
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Anambas menetapkan sebanyak 101 titik lokasi pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah.
Ratusan titik tersebut tersebar di 10 kecamatan, dengan dua lokasi berada di lapangan terbuka dan 99 lainnya di masjid serta surau.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Anambas, Ikhwan, mengatakan dua titik lapangan berada di Desa Ladan dan Desa Kuala Maras.
“Kalau lapangan bola lokasinya di Desa Ladan dan Desa Kuala Maras. Sisanya di masjid dan surau,” ujarnya, Selasa (17/3).
Ikhwan menjelaskan, penetapan titik-titik salat Idulfitri dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam beribadah tanpa harus menempuh jarak jauh.
Selain itu, Kemenag juga memastikan kesiapan seluruh lokasi agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar, aman, dan tertib.
“Kami berupaya memfasilitasi dan memastikan seluruh lokasi siap digunakan, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” tegasnya.
Terkait penunjukan khatib, Kemenag memberikan kewenangan kepada pengurus masjid dan surau di masing-masing wilayah.
Namun, untuk Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, penunjukan khatib dilakukan langsung oleh pemerintah daerah karena statusnya sebagai masjid milik pemerintah.
Kemenag Anambas juga mengimbau para khatib agar menyampaikan khotbah yang menyejukkan dan tidak memuat unsur politik maupun isu SARA.
“Kami mengimbau agar khotbah yang disampaikan bersifat adem, menyejukkan, dan tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat,” kata Ikhwan.
Ia menegaskan, materi khotbah sebaiknya difokuskan pada peningkatan keimanan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat persatuan umat.
Menurutnya, momen Idulfitri harus menjadi ajang mempererat kebersamaan dan saling memaafkan, bukan memunculkan perbedaan yang berpotensi memicu konflik.
Kemenag berharap seluruh rangkaian pelaksanaan salat Idulfitri di Anambas dapat berjalan lancar, aman, dan penuh khidmat. (()
Artikel Ada 101 Titik Salat Idulfitri di Anambas, Kemenag Imbau Khotbah Sejuk Tanpa Politik pertama kali tampil pada Kepri.









