Polisi menggiring ZA, remaja pencuri motor ke Mapolsek Bengkong. F.Aris untuk Batam Pos
batampos – Unit Reskrim Polsek Bengkong menangkap remaja berusia 17 tahun berinisial ZA. Resedivis ini kembali diciduk setelah 4 kali mencuri motor di kawasan Bengkong.
Kapolsek Bengkong, AKP Muhammad Rizqy Saputra mengatakan pelaku ditangkap setelah menerima laporan dan penyelidikan kasus hilangnya motor di Bengkong Harapan 1.
“Dari laporan korban, kita melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku,” ujar Rizqy.
Rizqy menambahkan pelaku ditangkap di kawasan Batuaji. Saat itu, pelaku hendak menjual motor hasil curiannya dengan sistem cash on delivery (COD).
“Pelaku merupakan residivis kasus yang sama dan menjalani hukuman di Lapas Anak selama 10 bulan,” katanya.
Kepada polisi, ZA mengaku berkeliling ke kos-kosan untuk mencari target curian. Modusnya, pelaku mematahkan kunci stang sepeda motor, dan mendorongnya hingga tempat yang sepi.
“Kemudian ia menghidupkan sepeda motor dengan menyambungkan kabel,” ungkap Rizqy.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Ipda Anwar Aris mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap pelaku. Pengembangan untuk mencari barang bukti motor curian lainnya.
“Setelah bebas, pengakuannya sudah 4 kali mencuri. Ini masih kita kembangkan,” tutupnya. (*)
Kapal Kelud saat sandar di Pelabuhan Batuampar, Rabu (26/7). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Sebanyak 1.234 orang meninggalkan Batam dengan menumpang KM Kelud dari Pelabuhan Batuampar menuju Belawan, Medan, Minggu (30/7). Kapal milik Pelni ini sebelumnya dari Jakarta membawa 989 penumpang yang turun di Batam dan 348 penumpang transit dengan tujuan akhir Pelabuhan Belawan, Medan .
Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melakukan pengamanan kedatangan KM Kelud yang tiba dari Pelabuhan Tanjung Priok ini hingga berangkat di Pelabuhan Batu Ampar.
“Ya, hari ini kita laksanakan pengamanan untuk kedatangan kapal Kelud, ” ujar Kapolsek KKP Batam Iptu Jaya Putra Tarigan, Minggu (30/7).
Menurutnya, kegiatan pengaman dan pelayanan arus balik ini meliputi penumpang turun dari kapal sampai dengan pintu keluar dan juga tempat keberangkatan calon penumpang sampai dengan mereka menaiki KM Kelud.
“Sasaran kita penumpang yang turun, arus lalu lintas truk kontainer, kendaraan parkir tepi jalan dan keluarga atau pengantar, ” lanjutnya.
Selain pengamanan aparat kepolisian dari KKP juga melakukan razia pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang. Hal ini bertujuan antisipasi dan pencegahan terjadinya tindak pidana narkoba dan barang terlarang lainnya.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang terlarang atau barang berbahaya,” sebut Kapolsek.
Tidak hanya disitu saja pantauan Batam Pos, sejumlah personil kepolisian terlihat membantu masyarakat yang turun maupun yang akan naik ke Kapal Kelud. Masyarakat yang dibantu kebanyakan adalah yang kewalahan membawa koper atau barang-barang bawaannya.
Salah seorang Penumpang asal Batam, Lukman mengaku memilih menumpang KM Kelud karena biaya yang cukup terjangkau dibanding sarana transportasi lain. Selain itu, kapal Kelud juga memiliki jadwal rutin setiap pekannya.
“Dibanding kapal lain, Kelud jauh lebih ramah di saku,” katanya.
Penumpang Kelud lainnya Yahya mengaku sangat terbantu atas hadirnya aparat kepolisian KKP ini. Ia mengaku segala tindakan kejahatan akan berkurang jika ada pengamanan dari polisi. “Kita turun kapal saja sudah dijaga, tentu kami sebagai masyarakat pengguna jasa Kelud sangat terbantu dari sisi keamanan, ” ujarnya.
Sekitar pukul 15.00 WIB, KM Kelud bertolak dari Pelabuhan Batuampar dengan tujuan Belawan Medan. (*)
batampos – Timnas bola voli indoor putra Indonesia masih menjadi yang terkuat di Asia Tenggara. Terbaru, pasukan Jeff Jiang Jie sukses mengamankan gelar juara pada SEA V.League seri kedua di Laguna, Filipina, Minggu (30/7).
Timnas memastikan diri sebagai juara pekan kedua setelah mengalahkan rival bebuyutan, Thailand, dalam laga terakhir di Santa Rosa, Laguna. Pasukan Jeff Jiang Jie menang dramatis 3-2 (25-27, 20-25, 25-21, 25-21, dan 15-9). Indonesia sempat tertinggal 0-2 karena kecolongan di dua set awal.
Asisten pelatih timnas Indonesia Erwin Rusni menyatakan, penampilan Dio Zulfikri dkk cukup mengkhawatirkan. Ada banyak kesalahan yang dilakukan. Baik saat servis, receive, maupun passing. ”Sehingga kami dapat tekanan dari lawan dan tidak bisa berkembang,” katanya kepada Jawa Pos (grup Batam Pos) melalui pesan singkat.
Namun, performa timnas membaik setelah itu. Tiga set beruntun berhasil direbut untuk memastikan kemena-ngan. Hasil ini membuat pasukan Merah Putih mendapatkan dua angka tambahan untuk keluar sebagai juara SEA V.League 2023 seri kedua dengan delapan poin.
Timnas sebelumnya menjadi yang terbaik pada seri pertama di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Bogor, Jawa Barat, pekan lalu. Saat itu mereka juara dengan mengoleksi sembilan poin, hasil tiga kemenangan. Masing-masing atas Filipina (3-0), Vietnam (3-0), dan Thailand (3-1).
Keberhasilan ini semakin menegaskan dominasi Indonesia di kejuaraan tingkat Asia Tenggara atau ASEAN. Sebelum juara edisi perdana SEA V.League 2023, Indonesia tercatat sebagai peraih medali emas dalam tiga edisi SEA Games beruntun.
”Target awal di SEA V.League ini harus kita ambil. Sama aja dengan SEA Games. (Juara) jadi harga mati,” tegas Erwin.
Kini timnas mengalihkan fokus ke ajang berikutnya. (drw/c14/bas/*)
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Luqman Hakim/Antara)
batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menyatakan bahwa proses hukum atas kasus dugaan korupsi di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) harus terus berjalan.
Dia menyebut, persoalan yang sempat muncul pasca penetapan tersangka Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dan anak buahnya, Letkol Adm Afri Budi Cahyanto tidak perlu diperdebatkan lebih jauh.
Keterangan itu disampaikan oleh Mahfud agar penegakan hukum yang sudah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berhenti. Bagi Mahfud, kelanjutan proses hukum lebih penting. Karena itu, dia menyampaikan bahwa penegakan hukum atas substansi masalah tersebut harus terus dilakukan. Substansi masalah yang dimaksud oleh Mahfud adalah dugaan tindak pidana korupsi. ”Sebab, KPK sudah mengaku khilaf secara prosedural,” kata dia.
Di sisi lain, Mahfud menyebut, TNI sudah menerima substansi masalah yang terjadi. ”Yakni sangkaan korupsi untuk ditindaklanjuti berdasar kompetensi peradilan militer,” beber dia. Karena itu, tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan terkait prosedur penetapan tersangka berlatar belakang personel TNI aktif tersebut. ”masalah korupsi yang substansinya sudah diinformasikan dan dikoordinasikan sebelumnya kepada TNI harus dilanjutkan dan dituntaskan melalui pengadilan militer,” ujarnya.
Pejabat asal Madura itu menegaskan, perdebatan dan polemik yang belakangan muncul di ruang publik tidak boleh membuat substansi perkara menjadi kabur. Meski tidak sedikit kritik bernada pesimis terhadap peradilan militer, Mahfud yakin personel TNI yang melanggar hukum bakal dihukum berat. ”Biasanya jika suatu kasus sudah bisa masuk ke pengadilan militer sanksinya sangat tegas dengan konstruksi hukum yang jelas,” kata dia.
Dorongan agar KPK menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi di Basarnas juga disampaikan oleh kelompok masyarakat sipul. Diantaranya Ketua Badan Pengurus Centra Initiative Al Araf. Dia bahkan mempertanyakan sikap KPK yang belum mengeluarkan sprindik terhadap dua prajurit aktif TNI yang diduga menerima suap proyek pengadaan di Basarnas. Padahal, secara ketentuan, KPK punya dasar untuk melakukan hal tersebut.
Apalagi, diketahui bahwa prajurit TNI aktif itu mengemban tugas sebagai penyelenggara negara atau berdinas di lembaga negara yang mestinya juga harus tunduk pada aturan sipil. Bukan hanya tunduk terhadap aturan militer yang berlaku. ”Akan menjadi aneh jika KPK justru tidak mentersangkakan Kabasarnas dan anak buahnya padahal dalam perkara ini mereka berdua diduga sebagai penerima suap,” ujarnya.
Al Araf tidak sepakat dengan dalil yang menyebut bahwa penetapan prajurit TNI aktif sebagai tersangka hanya bisa dilakukan oleh penyidik TNI. Menurutnya, dalil itu bisa dipatahkan karena kasus dugaan korupsi di Basarnas tidak ada kaitan sama sekali dengan institusi TNI dan kepentingan militer. Menurut dia, Kabasarnas dan anak buahnya yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dapat diproses hukum oleh Lembaga Antirasuah.
Namun demikian di luar perdebatan teknis tersebut, Al Araf berharap peristiwa OTT di lingkungan Basarnas dapat menjadi momentum untuk merevisi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer. Tujuannya agar UU tersebut tidak menjadi sarana impunitas dan alibi untuk tidak mengadili prajurit TNI di peradilan umum. ”Pemerintah juga wajib mengevaluasi keberadaan prajurit aktif di berbagai instansi sipil,” imbuhnya.
Senada dengan Al Araf, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) M. Isnur menyampaikan bahwa Kabasarnas harusnya bisa diproses hukum lewat mekanisme peradilan umum. Keterangan itu disampaikan melalui diskusi yang dilaksanakan di Jakarta kemarin. “Ketika ada penugasan di Basarnas, ketentuan jabatan administrasi TNI tidak berlaku lagi,” ungkap dia. Karena itu, pihaknya bersama Koalisi Masyarakat Sipil menyayangkan sikap KPK.
Menurut Isnur, pimpinan KPK mestinya tidak perlu menyampaikan permohonan maaf. Apalagi sampai menyalahkan tim yang sudah bekerja. ”KPK seharusnya menggunakan UU KPK sebagai pijakan dan landasan hukum dalam memproses militer aktif yang terlibat dalam kejahatan korupsi tersebut,” terang dia. Dia menambahkan, KPK bisa mengabaikan mekanisme peradilan militer dengan dasar asas lex specialis derogat lex generalis.
Di samping itu, Isnur menyampaikan bahwa kasus dugaan korupsi di Basarnas harus menjadi bahan evaluasi pemerintah. Khususnya terkait dengan penempatan prajurit TNI aktif di berbagai instansi sipil. ”Terutama pada instansi yang jelas bertentangan dengan ketentuan yang diatur dalam UU TNI, karena hanya akan menimbulkan polemik hukum ketika terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI aktif tersebut,” bebernya.
Pasca pengungkapan kasus dugaan korupsi di Basarnas, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sudah menegaskan harus dilakukan evaluasi. Dia meminta seluruh jajarannya untuk mawas diri dan tidak hanya melihat dari sudut pandang pemberitaan negatif. Yang penting bagi Yudo, hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Pesan itu berlaku bagi personel yang bertugas di dalam maupun di luar organisasi TNI.
Secara tegas, Yudo menyampaikan hal itu kepada para personel TNI yang sudah akan melaksanakan tugas di luar tubuh TNI. ”Para pejabat yang nantinya bertugas di luar, Pak Marsdya Kusworo yang nantinya di Basarnas, Pak Irvansyah yang nanti di Bakamla, tolong jangan lepas dari induknya,” pinta Yudo. ”Harus tetap ditanamkan ke diri masing-masing, bahwa aku ini TNI,” tambah mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) tersebut.
Merujuk keputusan Panglima TNI yang diteken oleh Yudo pada 17 Juli lalu, Marsekal Madya TNI Kusworo menjadi kepala Basarnas yang baru. Sementara Laksamana Madya TNI Irvansyah diberi tugas untuk menggantikan Laksamana Madya TNI Aan Kurnia sebagai kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla). Kepada mereka berdua, Yudo meminta seluruh personel TNI di Basarnas dan Bakamla juga dibina dengan baik. Sebab, tidak sedikit personel TNI bertugas di kedua lembaga tersebut. (*)
batampos – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, terpilih sebagai Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kota Batam periode 2023-2027. Mantan Kepala Bagian Humas Setdako Batam itu terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Kota (Muskot) Pengkot PSAWI Kota Batam di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam, Minggu (30/7).
F. istimewa Ardiwinata (kiri), terpilih memimpin PSAWI Kota Batam periode 2023-2027.
Ardiwinata mengapresiasi semua pihak yang sudah mendukung dirinya untuk memimpin PSAWI Kota Batam. Ia berharap, semua pihak terus mendukung agar PSAWI makin jaya ke depannya dan tetap dapat menyumbangkan prestasi terbaik.
”Terima kasih kepada seluruh pemilik suara, panitia dan juga seluruh insan olahraga yang hadir di Muskot. Mari bersama-sama memajukan PSAWI ini,” ujarnya.
Setelah terpilih, Ardiwinata mengaku segera menyiapkan susunan pengurus dan berkoordinasi dengan pengurus sebelumnya untuk bersama memajukan organisasi tersebut.
”Selain menyiapkan struktur organisasi, tentu harus cepat dibuat kira-kira program ke depan apa untuk kemajuan PSAWI ini,” katanya.
Dalam Muskot itu, turut hadir Wakil Ketua KONI Batam, Nur Syafriadi, Ketua Bidang Binpres KONI Batam, Rosita, Ketua Bidang OKK KONI Batam, Zakaria dan Sekretaris Bidang Humas dan Hukum KONI Batam, Amir, dan segenap pemilik hak suara.
Ketua Pelaksana Muskot PSAWI Kota Batam, Zakaria, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muskot ini untuk memilih Ketua Pengkot PSAWI. Dimana, pengurusan sebelumnya sudah berakhir sejak 4 Mei 2023.
”Setelah bersepakat, sudah terpilih pak Ardiwinata sebagai Ketua Pengkot PSAWI Kota Batam yang baru,” ujarnya. (*)
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos
batampos – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam terus melengkapi fasilitas dan layanan untuk operasi pemasangan ring jantung. Operasi pemasangan ring jantung ini merupakan layanan terbaru dan dibutuhkan masyarakat Batam.
Semenjak dibuka layanan baru ini melayani dua hingga tiga pasien per hari. Ini jumlah yang tergolong banyak mengingat fasilitas layanan yang masih terbatas.
Direktur RSUD Embung Fatimah Batam dr Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari menuturkan, pihaknya tengah merombak dan melengkapi ruangan dan tempat tidur untuk penanganan pasien ring jantung ini. Ruangan ini disebut The Cardiovascular Intensive Care Unit (CVICU). Semacam ruangan ICU, tetapi untuk penanganan pasien ring jantung.
Rencananya akan ditambah tiga tempat tidur bersama fasilitas penunjangnya. “Masih terus dikerjakan. Semoga secepatnya rampung karena sudah banyak pasien (Pemasangan Ring Jantung) ini. Tiga pasien dalam sehari yang kita layani,” ujarnya.
Persiapan lain untuk memaksimalkan layanan pasien pemasangan ring jantung ginjal ini, kata Sri, juga terkait BPJS Kesehatan. RSUD akan kembali membahas dengan pihak BPJS agar penanganan pasien ring jantung ini disesuaikan dengan kelas ataupun kebutuhan BPJS Kesehatan masyarakat.
“Karena rencana BPJS pakai kelas standar semua. Nanti kalau yang kelas III tentu kerepotan dan begitu juga pasien yang masuk ke kelas I akan tambah biaya. Kita akan bahas ulang masalah ini,” kata Sri.
Seperti diketahui, layanan peserta BPJS Kesehatan untuk pemasangan ring jantung sudah berjalan efektif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. Sehari bisa sampai tiga pasien yang dilayani.
Informasi yang didapat Batam Pos, untuk layanan operasi pemasangan ring jantung ini dengan biaya sendiri bisa memakan biaya hingga Rp 40-an juta. Nah untuk layanan medis ini di RSUD semuanya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga pasien cukup membludak semenjak layanan ini dibuka.
Fasilitas layanan penanganan penyakit pemasangan ring jantung di RSUD Batam masih terbatas karena baru dibuka. Kedepannya rumah sakit ini terus menambah perlengkapan dan fasilitas penunjang dengan harapan bisa memberikan layanan yang lebih maksimal lagi.
Untuk operasi ring jantung ini sistemnya sama dengan penanganan penyakit lainnya dimana pasien harus memiliki kartu BPJS Kesehatan dan mendaftar di lobi pendaftaran.
Selain layanan pemasangan ring jantung, RSUD juga belum lama ini sudah membuka layanan untuk pemecahan batu ginjal. Hanya dengan sentuhan saja, alat ini bisa memecah penyakit ginjal yang ada di tubuh pasien.
Penambahan fasilitas layanan medis ini sebagai bentuk komitmen RSUD untuk meningkatkan mutu pelayanan medis bagi masyarakat. RSUD yang ditunjuk sebagai rumah sakit pusat rujukan berupaya keras untuk terus melengkapi fasilitas layanan medis di sana.
Gedung Tun Sendari Terpadu yang semula digunakan untuk menangani pasien Covid-19 kini juga sudah dibenahi kembali untuk menangani pasien dengan penyakit menular atau infeksi.
Rumah sakit ini juga tahun ini mempertahankan status paripurna sebagai rumah sakit berbintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sesuai dengan penilaian standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Dengan kembali diterimanya status ini RSUD Batam tentunya komitmen dengan layanan kesehatan kepada masyarakat. Peningkatan mutu pelayanan akan terus dibenahi sehingga benar-benar berjalan sesuai dengan yang diinginkan.
“Memang masih ada kekurangan tapi kita tetap komit untuk memperbaiki layanan, kepada masyarakat kedepannya. Semoga kedepannya lebih bagus lagi. Kita punya target kedepannya harus Join Commission International atau go internasional. Jadi bisa bersaing dengan RS luar negeri karena kita berhadapan langsung dengan negara tetangga,” ujar Sri. (*)
batampos – Ambisi Jonatan Christie untuk menghentikan Viktor Axelsen urung terwujud. Jojo, sapaan akrabnya, untuk kali kesekian harus mengakui ketangguhan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia itu. Jojo takluk pada final Japan Open 2023 di Yoyogi 1st Gymnasium, Tokyo, Minggu (30/7).
Jonatan Christie
Pemain jebolan PB Tangkas Jakarta itu dipaksa menyerah oleh Axelsen lewat pertaru-ngan dua game langsung de-ngan skor 7-21, 18-21. Ini menjadi kekalahan kedelapan sekaligus kelima secara beruntun yang diderita Jojo dari pemain asal Denmark tersebut.
Penampilan Jojo dalam laga itu kurang menggigit. Bahkan, di game pertama saja, dia sempat tertinggal 0-13 dari Axelsen. Jojo mengatakan, strategi yang disiapkan kurang berjalan dengan baik selama game pertama. Selain itu, pengembalian bolanya sering tanggung sehingga memudahkan Axelsen untuk menye-rang. ”Alhasil, saya tidak bisa keluar dari tekanan,” ucapnya.
Jojo mulai memperbaiki performanya di game kedua. Dia tampil lebih agresif dan terus mencoba membuat Axelsen kerepotan. Tapi, pada akhirnya kekalahan kembali didapatkan. Jojo sejak awal sejatinya sudah sadar bahwa tidak akan mudah menghadapi Axelsen.
”Memang harus siap capek dan harus lebih sabar,” ucapnya.
Nah, dua hal itu yang tidak bisa dilakukan Jojo kemarin. Legenda tunggal putra Indonesia Hariyanto Arbi menya-takan hal yang sama. Pria yang pernah mendapat julukan smes 100 watt itu menuturkan, Axelsen memang masih yang terbaik di dunia untuk saat ini. Tapi, bukan berarti tak bisa dikalahkan. ”Cara menghentikannya, si pemain mesti siap mental dan berani main rally yang tidak gampang mati sendiri,” kata Arbi kepada Jawa Pos (grup Batam Pos)melalui pesan singkat.
Sementara itu, menurut Fung Permadi yang juga mantan pemain tunggal putra Indonesia, Axelsen bisa mendominasi dunia karena dapat memanfaatkan kelebihannya sendiri. ”Dan bisa menjaga kondisi fisik mentalnya de-ngan baik,” ujar Fung.
Kekalahan oleh Axelsen ini membuat Jojo kembali gagal naik podium tertinggi di Japan Open. Dia sebelumnya pernah mengalami hal serupa pada 2019. Saat itu Jojo takluk oleh Kento Momota di final.
Meski gagal lagi, Jojo merasa capaiannya ini sudah baik. Di sisi lain, dia tak menampik ada beberapa hal yang mesti diperbaiki, terutama ketika melawan Axelsen. (*)
Propam memberikan hukuman push up kepada anggota yang terjaring operasi gaktibplin di halaman Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (28/7/2023). F.Polres Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Propam Polres Bintan melaksanakan operasi penegakan ketertiban dan disiplin (gaktibplin) di halaman Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (28/7/2023).
Dalam operasi, Propam memeriksa sejumlah anggota polisi yang tidak sesuai dengan sikap tampang sebagai anggota Polri.
Hasilnya, beberapa anggota polisi kedapatan memiliki rambut yang panjang dan jenggot yang tidak pantas.
Propam langsung memberi tindakan disiplin di tempat dengan memangkas rambut dan mencukur jenggot dari anggota yang terjaring operasi.
Tidak hanya itu, mereka diberi tindakan fisik diantaranya push up di tempat.
Tindakan ini diberikan agar ke depan, mereka berpenampilan lebih baik lagi.
Kasipropam Polres Bintan, AKP Sugiono mengatakan, operasi dilaksanakan di halaman Mapolres Bintan setelah pelaksanaan apel pagi.
Tujuannya, kata dia, untuk menegakkan kedisiplinan anggota dan mencegah terjadinya pelanggaran oleh anggota Polres Bintan.
“Tujuannya agar mereka terhindar dari masalah baik disiplin maupun kode etik profesi Polri,” kata dia.
Dalam operasi ini, dia mengatakan, pemeriksaan tidak hanya terkait sikap tampang anggota, namun penggunaan seragam yang rapi, atribut kepolisian yang wajib digunakan, serta kelengkapan surat identitas diri seperti kartu anggota, KTP, kelengkapan SIM dan STNK.
“Kalau ditemukan anggota yang melanggar, maka ditindak disiplin di tempat,” kata dia.
Dia berharap, dari operasi yang dilakukan dapat memberikan efek jera sehingga mereka tidak mengulangi lagi.
Dia juga berharap, pemeriksaan ini dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran anggota.
“Kalau sikap dan disiplin sudah diterapkan dalam diri sendiri, ini menunjukkan kesiapan anggota dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” kata dia. (*)
Oji ditemukan warga tak bernyawa di warung rujak. Polisi melakukan olah TKP.
batampos – Warga Kampung Panglong, Batu Besar, Nongsa digegerkan dengan penemuan jasad pria di warung rujak buah, Sabtu (29/7) malam. Jasad tersebut ditemukan dengan posisi duduk di kursi dan dagu menopang ke meja.
Jasad tersebut tanpa identitas dan hanya dikenal warga dengan nama Oji. Pria berusia sekitar 40 tahunan ini selalu menempati warung rujak saat malam hari.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Hardi mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan warga yang bermain catur tak jauh dari warung rujak tersebut.
“Jarak warga yang menemukan itu sekitar 20 meter. Warga ini sedang main catur,” katanya.
Dari pengakuan warga yang menemukan, sebelum tewas Oji masih terlihat beraktivitas sambil bernyanyi di warung rujak tersebut sekitar pukul 00.00 WIB.
“Setelah setengah jam, yang awalnya ada suara jadi hening. Kemudian warga mengecek ke warung tersebut dan menemukan yang bersangkutan sudah tidak bernyawa,” kata Hardi.
Hardi menambahkan dari pemenuam warga tersebut dilaporkan ke Mapolsek Nongsa. Kemudian Tim Inafis Polresta Barelang mendatangi lokasi dan membawa jasadnya ke RS Bhayangkara.
“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Jasad dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum,” katanya.
Dari pengakuan warga, Oji sudah berada di Kampung Panglong selama 3 pekan. Ia bekerja serabutan dan menempati warung untuk tidur karena tidak memiliki keluarga di Batam.
“Dari pengakuan warga, yang bersangkutan juga beberapa kali mengeluh sakit di bagian perut. Dugaannya meninggal karena sakit,” tutupnya. (*)
Ilustrasi: Konsumen sedang memilih obat di apotek. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
batampos – Industri farmasi dalam negeri terus menggeliat. Apalagi Indonesia sudah bisa memproduksi sendiri delapan dari sepuluh bahan baku obat konvensional. Di lain sisi, obat berbahan dari alam mengalami kesulitan bahan baku.
Kementerian Kesehatan mendorong agar terjadi ketahanan obat nasional. Mengingat pada pandemi Covid-19 lalu kesulitan untuk mendapatkan obat maupun alat kesehatan, maka produksi dalam negeri terus digenjot. Pemerintah memfasilitasi change source atau pergantian sumber bahan baku impor dengan bahan baku obat produksi dalam negeri untuk industri farmasi. Saat ini industri bahan baku obat nasional sudah dapat memproduksi delapan dari sepuluh bahan baku obat yang paling banyak digunakan di Indonesia, yaitu Parasetamol, Omeprazol, Atorvastatin, Clopidogrel, Amlodipin, Candesartan, Bisoprolol, dan Azitromisin.
“Change source merupakan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan menjadi milestone dalam mewujudkan ketahanan sektor kefarmasian di tanah air,” ujar Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Rizka Andalusia.
Sejauh ini sudah ada 38 industri farmasi telah difasilitasi change source untuk lima bahan baku obat dalam negeri yakni Clopidogrel, Atorvastatin, Amlodipine, Candesartan, dan Bisoprolol.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pemerintah menargetkan penurunan impor bahan baku obat sebesar 20 persen. Dengan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, maka ketersediaan obat dengan bahan baku dalam negeri semakin cepat terwujud.”Melalui change source ini Kemenkes berupaya untuk meningkatkan ketahanan sektor farmasi dan alat kesehatan di Indonesia, bebernya.
PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia merupakan salah satu dari industri farmasi yang mendapat fasilitas change source. Business Development Manager PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia Dimas Ranggaditya menyampaikan program ini merupakan terobosan atau inovasi insentif dan merupakan program pemerintah yang sangat efektif dalam rangka mewujudkan kemandirian farmasi dalam negeri. Dengan program change source memberikan dampak kepada harga obat yang bisa menjadi murah. “Kami selaku produsen bahan baku obat dalam negeri sangat mengapresiasi program change source ini. P,” tuturnya.
Di sektor industri farmasi obat tradisional, masalah kualitas, kuantitas, dan kontinuitas bahan baku obat tradisional menjadi hambatan. Di tempat terpisah, Kepala BPOM Penny K. Lukito menyampaikan bahwa terdapat 1.060 sarana produksi obat bahan alam yang memproduksi berbagai jenis produk, termasuk jamu. ”Hingga saat ini, lebih dari 15.000 obat tradisional, 81 produk obat herbal terstandar, dan 22 produk fitofarmaka terdaftar di BPOM,”ungkap. Hal ini baik karena terlihat adanya peluang pengembangan obat bahan alam sebagai obat herbal terstandar (OHT) dan fitofarmaka agar dapat digunakan pada pelayanan kesehatan.
Lebih lanjut Penny menjelaskan bahwa obat bahan alam berbeda dengan obat konvensional. Bahan baku Obat bahan alam seharusnya relatif lebih mudah dikembangkan di Indonesia. “Sejalan dengan arahan Presiden bahwa kekayaan dan keragaman hayati Indonesia harus menjadi modal dasar kebangkitan industri obat dalam negeri, serta penguatan ketahanan kesehatan masyarakat,” kata Penny. (*)