Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 51

Hari Pertama Kerja, Amsakar Achmad Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan

0

batampos – Mengawali hari pertama kerja usai libur bersama Idulfitri 1447 H, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung melakukan peninjauan berbagai proyek pembangunan, Rabu (25/3/2026).

Turut hadir dalam peninjauan ini, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, Direktur Pembangunan Infrastruktur, Boy Zasmita dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam.

Adapun proyek pertama yang dikunjungi adalah, pembangunan taman di kawasan Bandara Hang Nadim. Selanjutnya pembangunan box culvert di Simpang Helm, pembangunan taman di Simpang Frengky, pembangunan kolam retensi di Simpang Kepri Mall, pengembangan Simpang Laluan Madani dan pembangunan IPA 50 LPD Sei Ladi.

Ditemui usai peninjauan, Amsakar Achmad menjelaskan bahwa berbagai proyek pembanguan yang ditinjau tersebut merupakan proyek yang sudah dimulai sejak tiga bulan terakhir. Secara keseluruhan, proyek yang dikerjakan telah sesuai dengan yang direncanakan.

“Pekerjaan yang dilaksanakan saat ini, sebagai bentuk ikhtiar dan komitmen saya bersama ibu Li Claudia Chandra. Sekaligus juga sebagai jawaban atas ekspektasi dari masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.

Amsakar menjelaskan, untuk taman dikawasan Bandara Hang Nadim, saat ini sudah ada beberapa tanaman yang telah ditanam. Namun, tanaman itu tampak layu akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu belakangan ini. Untuk itu, Amsakar Achmad meminta kepada unit terkait, melakukan penyiraman secara berkala.

Kemudian Box Culvert di Simpang Helm, Amsakar juga memastikan bahwa pengaspalan diatas Box Culvert itu akan segera dilakukan setelah tanah yang berada di dekat pembangunan padat. Termasuk juga, pembangunan taman di Simpang Frengky yang progresnya saat ini sudah ada dua taman dan akan dibangun dua taman lagi. Amsakar juga meminta agar taman-taman di Simpang Frengky juga ditanam dengan tanaman yang akan menambah estetika Kota Batam kedepannya.

“Dari sana, kami lanjutkan untuk melihat kolam rentensi di Simpang Kepri Mall. Disana sudah dalam proses pengerjaan dan nantinya akan dibangun kolam retensi lainnya. Pembangunan ini dimaksudkan untuk meminimalisir titik banjir ketika curah hujan sedang tinggi,” jelas Amsakar.

Dari simpang Kepri Mall, Amsakar melanjutkan peninjauannya di Simpang Laluan Madani. Sesuai dengan perencanaan, Simpang Laluan Madani dari arah Tiban akan diperluas menjadi tiga lajur disetiap jalurnya.

Terakhir, Amsakar juga menyempatkan diri untuk meninjau pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Ladi berkapasitas 50 liter per detik. Pembangunan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan, pembangunan ini bisa selesai dan sudah bisa jalan pada bulan Agustus mendatang.

“Tentunya kami sangat senang, semua tim dari BP Batam maupun Pemko Batam sudah bekerja dengan baik. Semoga ikhtiar yang kita lakukan ini, kita dapat melihat Kota Batam yang lebih baik dan lebih hebat lagi kedepannya,” tutup Amsakar. (*)

Artikel Hari Pertama Kerja, Amsakar Achmad Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari Pertama Kerja, Amsakar Achmad Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan

0

batampos – Mengawali hari pertama kerja usai libur bersama Idulfitri 1447 H, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung melakukan peninjauan berbagai proyek pembangunan, Rabu (25/3/2026).

Turut hadir dalam peninjauan ini, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, Direktur Pembangunan Infrastruktur, Boy Zasmita dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam.

Adapun proyek pertama yang dikunjungi adalah, pembangunan taman di kawasan Bandara Hang Nadim. Selanjutnya pembangunan box culvert di Simpang Helm, pembangunan taman di Simpang Frengky, pembangunan kolam retensi di Simpang Kepri Mall, pengembangan Simpang Laluan Madani dan pembangunan IPA 50 LPD Sei Ladi.

Ditemui usai peninjauan, Amsakar Achmad menjelaskan bahwa berbagai proyek pembanguan yang ditinjau tersebut merupakan proyek yang sudah dimulai sejak tiga bulan terakhir. Secara keseluruhan, proyek yang dikerjakan telah sesuai dengan yang direncanakan.

“Pekerjaan yang dilaksanakan saat ini, sebagai bentuk ikhtiar dan komitmen saya bersama ibu Li Claudia Chandra. Sekaligus juga sebagai jawaban atas ekspektasi dari masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.

Amsakar menjelaskan, untuk taman dikawasan Bandara Hang Nadim, saat ini sudah ada beberapa tanaman yang telah ditanam. Namun, tanaman itu tampak layu akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu belakangan ini. Untuk itu, Amsakar Achmad meminta kepada unit terkait, melakukan penyiraman secara berkala.

Kemudian Box Culvert di Simpang Helm, Amsakar juga memastikan bahwa pengaspalan diatas Box Culvert itu akan segera dilakukan setelah tanah yang berada di dekat pembangunan padat. Termasuk juga, pembangunan taman di Simpang Frengky yang progresnya saat ini sudah ada dua taman dan akan dibangun dua taman lagi. Amsakar juga meminta agar taman-taman di Simpang Frengky juga ditanam dengan tanaman yang akan menambah estetika Kota Batam kedepannya.

“Dari sana, kami lanjutkan untuk melihat kolam rentensi di Simpang Kepri Mall. Disana sudah dalam proses pengerjaan dan nantinya akan dibangun kolam retensi lainnya. Pembangunan ini dimaksudkan untuk meminimalisir titik banjir ketika curah hujan sedang tinggi,” jelas Amsakar.

Dari simpang Kepri Mall, Amsakar melanjutkan peninjauannya di Simpang Laluan Madani. Sesuai dengan perencanaan, Simpang Laluan Madani dari arah Tiban akan diperluas menjadi tiga lajur disetiap jalurnya.

Terakhir, Amsakar juga menyempatkan diri untuk meninjau pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Ladi berkapasitas 50 liter per detik. Pembangunan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan, pembangunan ini bisa selesai dan sudah bisa jalan pada bulan Agustus mendatang.

“Tentunya kami sangat senang, semua tim dari BP Batam maupun Pemko Batam sudah bekerja dengan baik. Semoga ikhtiar yang kita lakukan ini, kita dapat melihat Kota Batam yang lebih baik dan lebih hebat lagi kedepannya,” tutup Amsakar. (*)

Artikel Hari Pertama Kerja, Amsakar Achmad Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang Masih Normal, Puncak Arus Balik Tujuan Malaysia Diprediksi Akhir Pekan

0
Calon penumpang rute internasional tujuan Malaysia masih terlihat lengang di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun saat arus balik Lebaran, Rabu (25/3). F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 untuk rute internasional dari Tanjungbalai Karimun menuju Malaysia terpantau masih normal. Hingga Rabu (25/3), belum terlihat lonjakan signifikan penumpang yang bepergian ke luar negeri.

Jika arus balik penumpang domestik telah mencapai puncaknya pada Selasa (24/3), kondisi berbeda justru terjadi pada rute internasional.

Calon penumpang tujuan Johor Bahru melalui Pelabuhan Internasional Kukup dan Pelabuhan Internasional Puteri Harbour belum memadati Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.

Manajer Pelayaran PT BFerry Tanjungbalai Karimun, Dorry, mengatakan lonjakan penumpang rute internasional belum terjadi.

“Memang, untuk dalam negeri puncak arus mudik sudah terjadi Selasa (24/3). Namun, untuk tujuan Malaysia belum terlihat peningkatan signifikan,” ujarnya.

Ia memperkirakan lonjakan arus balik penumpang tujuan Malaysia baru akan terjadi pada akhir pekan, tepatnya Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3). Hal ini disebabkan aktivitas sekolah dan perkantoran di Malaysia baru kembali normal pada Senin pekan depan.

Dorry memastikan kesiapan armada kapal dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang tetap optimal. Namun, pihaknya belum berencana menambah jadwal perjalanan ekstra.

“Dengan lima kali keberangkatan setiap hari dari Tanjungbalai Karimun menuju Kukup, kapasitas armada masih mencukupi untuk mengantisipasi peningkatan penumpang,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Cabang Pelayaran PT Putramaju Global Indonesia, Asrizal, menyebut jumlah penumpang rute Puteri Harbour International Ferry Terminal mulai menunjukkan peningkatan sejak Rabu (25/3).

“Penumpang sudah mulai ramai, tetapi puncaknya kami prediksi tetap terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, perusahaan menambah satu slot keberangkatan. Jika sebelumnya hanya tersedia tiga kali pelayaran per hari, kini menjadi empat kali perjalanan dengan tambahan jadwal pukul 09.45 WIB.

Pada Rabu, total penumpang yang diberangkatkan melalui empat trip pelayaran tercatat sebanyak 720 orang. (*)

Artikel Penumpang Masih Normal, Puncak Arus Balik Tujuan Malaysia Diprediksi Akhir Pekan pertama kali tampil pada Kepri.

ASN Pemkab Anambas Masuk Kerja Perdana Usai Lebaran, Sebagian Masih Cuti

0
Bupati Kepulauan Anambas Aneng didampingi Forkopimda mengecek langsung kehadiran ASN saat apel perdana pascalibur Lebaran. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mulai kembali masuk kerja pada Rabu (25/3) setelah masa cuti bersama Idulfitri.

Hari pertama kerja diawali dengan apel gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan.

Apel perdana tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang turut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Seluruh ASN diwajibkan hadir sebagai bentuk kedisiplinan sekaligus memastikan kesiapan kembali menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Aneng menekankan pentingnya menjaga semangat kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan publik usai libur panjang. Ia juga melakukan pengecekan langsung terhadap tingkat kehadiran pegawai pada hari pertama masuk kerja.

Berdasarkan hasil pengecekan, masih terdapat sejumlah ASN yang belum hadir mengikuti apel. Meski demikian, ketidakhadiran tersebut dinilai masih dapat dimaklumi karena sebagian pegawai masih berada di luar daerah dan menjalani cuti tahunan yang telah disetujui sebelumnya.

“Sebagian ASN yang belum hadir hari ini masih berada di luar daerah karena sedang menjalani cuti tahunan yang sudah disetujui,” ujar Aneng.

Selain itu, Pemkab Kepulauan Anambas juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi sebagian pegawai. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari Kementerian PAN-RB terkait fleksibilitas sistem kerja ASN.

Namun, Aneng menegaskan kebijakan WFA tidak berlaku bagi seluruh pegawai, terutama instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat. Sejumlah sektor vital tetap diwajibkan masuk kerja seperti layanan administrasi kependudukan dan fasilitas kesehatan.

“Pegawai yang bekerja di bagian pelayanan harus tetap masuk, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, rumah sakit, dan puskesmas karena pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dihentikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama meskipun pemerintah memberikan fleksibilitas pola kerja bagi ASN.

Aneng berharap seluruh ASN dapat kembali fokus bekerja, menjaga disiplin, serta meningkatkan kinerja di masing-masing instansi demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

“Setelah masa libur ini, saya minta seluruh ASN kembali bekerja dengan disiplin, menjaga tanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Anambas,” tutupnya. (*)

Artikel ASN Pemkab Anambas Masuk Kerja Perdana Usai Lebaran, Sebagian Masih Cuti pertama kali tampil pada Kepri.

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring, Menko PMK: Belajar Tetap Tatap Muka

0
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com).

batampos – Pemerintah membatalkan wacana penerapan sekolah daring untuk penghematan energi pada April 2026. Keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan lintas kementerian dan mempertimbangkan efektivitas proses belajar mengajar.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran siswa tetap dilaksanakan secara tatap muka di sekolah seperti biasa.

“Proses pembelajaran harus semakin optimal. Jangan sampai timbul learning loss,” ujar Pratikno dalam keterangan tertulis, Rabu (25/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah sebelumnya sempat membahas kemungkinan penerapan metode pembelajaran hybrid yang menggabungkan sistem luring dan daring sebagai bagian dari langkah efisiensi energi nasional.

Namun, hasil pembahasan bersama sejumlah kementerian menyimpulkan bahwa pembelajaran daring belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Pemerintah memprioritaskan kualitas pendidikan dan efektivitas interaksi langsung antara guru dan siswa.

Menurut Pratikno, keputusan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

Beberapa program strategis pendidikan yang tengah dipercepat pemerintah antara lain revitalisasi sekolah, pengembangan Sekolah Rakyat, serta program Sekolah Unggul Garuda di berbagai daerah.

“Kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, maupun Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi. Ini prioritas utama pemerintah,” tegasnya.

Pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal dengan sistem tatap muka guna menjaga capaian akademik siswa serta mencegah potensi penurunan kualitas pembelajaran. (*)

Artikel Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring, Menko PMK: Belajar Tetap Tatap Muka pertama kali tampil pada News.

Arc Elbaph Resmi Hadir di Anime One Piece, Tayang Perdana April 2026

0
Sumber gambar: x.com/ComplexPop.

batampos – Anime One Piece memasuki babak baru dengan dimulainya Arc Elbaph yang dijadwalkan tayang perdana pada 5 April 2026. Alur cerita ini menjadi salah satu arc yang paling dinantikan penggemar karena telah lama disinggung sejak awal petualangan serial tersebut.

Arc Elbaph akan mengikuti perjalanan Monkey D. Luffy bersama kru Topi Jerami saat tiba di Pulau Elbaph yang dikenal sebagai negeri para raksasa.

Dalam petualangan tersebut, mereka akan berinteraksi dengan para raksasa sekaligus menghadapi konflik besar yang melibatkan kekuatan global.

Ancaman dari kelompok Knights of God disebut menjadi salah satu elemen penting dalam konflik yang berkembang di Elbaph. Arc ini diproyeksikan menjadi bagian krusial dalam alur menuju puncak cerita.

Kehadiran Arc Elbaph juga menandai perubahan besar dalam sistem produksi anime. Mulai 2026, serial ini akan menggunakan format musiman dengan jumlah sekitar 26 episode per tahun. Kebijakan tersebut diambil guna meningkatkan kualitas animasi serta pendalaman alur cerita.

Elbaph menjadi bagian dari final saga karya kreator manga Eiichiro Oda yang telah berlangsung sejak 1997. Arc ini disebut akan mengungkap berbagai misteri besar yang selama ini menjadi tanda tanya para penggemar.

Sejumlah karakter baru dari ras raksasa juga mulai diperkenalkan, di antaranya Gerd dan Road yang akan memperluas dinamika cerita.

Dari sisi pengisi suara, beberapa nama baru dipastikan bergabung. Ayane Sakura dan Ryota Takeuchi dikonfirmasi mengisi peran karakter penting dalam Arc Elbaph.

Kehadiran karakter dan pengisi suara baru diharapkan semakin memperkaya semesta One Piece yang telah dikenal luas dengan dunia cerita yang kompleks.

Arc Elbaph diproyeksikan menjadi fase penting yang menjembatani konflik besar menuju akhir kisah petualangan Luffy dan kru Topi Jerami. (*)

Artikel Arc Elbaph Resmi Hadir di Anime One Piece, Tayang Perdana April 2026 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Proyek Pipa Air Bersih Sukajadi–M3G Dimulai April, Target Operasi Agustus

0
Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano. F. Istimewa

batampos – Proyek pembangunan jaringan pipa air bersih dari Sukajadi menuju M3G hingga Tangki Ozon segera memasuki tahap konstruksi. BP Batam memastikan proses lelang telah rampung dan pemenang tender sudah ditetapkan.

Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan pekerjaan fisik dijadwalkan mulai awal April 2026.

“Pemenang sudah ada, pekerjaan dimulai awal April,” ujarnya, Rabu (25/3).

Baca Juga: Produk Timah Solder Batam Tembus Pasar India

Menurut Denny, proyek ini bertujuan memperkuat distribusi air bersih, terutama di wilayah yang selama ini belum terlayani optimal. Meski belum mencakup seluruh pelanggan, peningkatan layanan diyakini akan signifikan.

“Belum 100 persen, tapi akan memberi kontribusi besar terhadap peningkatan layanan air,” jelasnya.

Terkait potensi gangguan, ia memastikan pekerjaan konstruksi tidak akan mengganggu distribusi air secara luas. Gangguan hanya kemungkinan terjadi saat proses penyambungan jaringan di tahap akhir.

Baca Juga: Investasi Wait and See, Ekonomi Batam Tetap Bertahan di Jalur Moderat

“Gangguan hanya saat connecting pipa, itu pun terbatas,” katanya.

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan. Dengan demikian, jaringan pipa baru diharapkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

“Target kami Agustus sudah bisa beroperasi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat,” tutupnya. (*)

Artikel Proyek Pipa Air Bersih Sukajadi–M3G Dimulai April, Target Operasi Agustus pertama kali tampil pada Metropolis.

Kasus Guru Cabul di SMKN 1 Batam Segera Rampung

0
Ilustrasi guru dan siswa. Kasus dugaan pencabulan di salah satu sekolah kejuruan Batam mengguncang institusi pendidikan. Foto: Canva

batampos – enanganan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang guru di SMKN 1 Batam terhadap siswanya memasuki tahap lanjutan. Penyidik Polsek Batuaji saat ini tengah melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengatakan proses pelengkapan berkas ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Masih kita lengkapi. Pekan depan akan rampung,” ujarnya, Rabu (25/3).

Setelah berkas dinyatakan lengkap (P21), penyidik akan segera melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum untuk proses persidangan.

“Untuk tahap II nanti akan kita informasikan, segera,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diduga melakukan perbuatan cabul dengan modus memberikan sanksi kepada siswa yang terlambat mengikuti pelajaran. Korban disebut diberi tiga pilihan hukuman, yakni penambahan skor pelanggaran hingga 1.000 poin yang berujung pada ancaman dikeluarkan dari sekolah, pemanggilan orang tua, atau opsi lain yang disebut sebagai “tahan malu”.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam, Erry Syahrial, meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman maksimal kepada pelaku.

“Pelaku guru ini harus dihukum maksimal dengan pasal pemberatan. Guru seharusnya mendidik dan melindungi, bukan malah merusak masa depan anak,” tegasnya.

Ia berharap hukuman berat dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi tenaga pendidik lainnya agar tidak melakukan tindakan serupa.

Kasus ini menjadi sorotan dan menambah perhatian terhadap pentingnya pengawasan serta perlindungan terhadap siswa di lingkungan sekolah.(*)

Artikel Kasus Guru Cabul di SMKN 1 Batam Segera Rampung pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Sembako Naik, Cabai Rawit di Anambas Tembus Rp100 Ribu per Kg Usai Lebaran

0
Pedagang melayani pembeli di Pasar Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (25/3). Pasca-Lebaran, harga sejumlah bahan pokok mulai mengalami kenaikan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Harga sejumlah bahan pokok di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, mulai merangkak naik pasca Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Kenaikan terjadi pada beberapa komoditas utama kebutuhan masyarakat dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tarempa, komoditas rempah-rempah menjadi yang paling terdampak. Harga bawang merah tercatat naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.

Kenaikan serupa juga terjadi pada bawang putih yang kini dijual Rp50 ribu per kilogram, meningkat Rp5 ribu dibandingkan harga sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit mengalami lonjakan harga cukup tinggi. Dari sebelumnya Rp90 ribu per kilogram, kini menembus Rp100 ribu per kilogram.

Berbeda dengan komoditas lainnya, harga cabai merah terpantau masih stabil di angka Rp85 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang Pasar Tarempa, Azroi, mengatakan kenaikan harga dipicu keterlambatan pasokan barang yang masuk ke wilayah Anambas.

“Pasokan barang belum banyak masuk. Kapal pengangkut dari Bintan juga belum tiba sehingga stok masih terbatas,” ujarnya, Rabu (25/3).

Menurutnya, keterbatasan stok membuat harga sejumlah bahan pokok naik secara bertahap dalam beberapa hari terakhir.

Selain komoditas rempah, kenaikan harga juga terjadi pada produk daging ayam beku. Saat ini ayam beku dijual Rp48 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.

Untuk potongan ayam tertentu seperti paha dan sayap, harga jual bahkan bisa mencapai Rp50 ribu per kilogram.

“Kalau ayam potong bagian paha atau sayap saja harganya sekitar Rp50 ribu per kilo,” kata Azroi.

Meski demikian, ia menilai kenaikan harga ayam relatif tidak terlalu signifikan karena hanya terjadi pada jenis tertentu.

Di sisi lain, aktivitas jual beli di pasar terpantau belum sepenuhnya pulih setelah Lebaran. Daya beli masyarakat masih cenderung rendah sehingga suasana pasar terlihat lengang.

Azroi menduga kondisi tersebut dipengaruhi kebiasaan masyarakat yang masih memiliki persediaan bahan pokok di rumah usai Lebaran.

“Pembeli masih sepi. Mungkin warga masih memiliki stok bahan makanan sehingga belum banyak berbelanja,” ujarnya.

Para pedagang berharap distribusi barang segera kembali normal seiring kedatangan kapal logistik dari luar daerah agar harga bahan pokok kembali stabil dan aktivitas pasar kembali ramai. (*)

Artikel Harga Sembako Naik, Cabai Rawit di Anambas Tembus Rp100 Ribu per Kg Usai Lebaran pertama kali tampil pada Kepri.

Elnino, Kota Batam Terancam Kekeringan Parah

0
Ilustrasi kekeringan. F istimewa

batampos – Ancaman fenomena El Nino kembali menjadi perhatian serius. Kali ini, skenarionya tidak ringan. Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kepulauan Riau, Prastiwo Anggoro menyebut Indonesia berpotensi menghadapi El Nino dengan dampak besar, bahkan ia mengibaratkannya sebagai “El Nino Godzilla”.

‎Istilah itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, pola yang mulai terbaca pada 2026 mengingatkan pada siklus El Nino kuat yang pernah terjadi pada 2015–2016, yang dikenal memicu kekeringan luas di berbagai wilayah Indonesia.

‎“Ini ilustrasi bahwa El Nino yang akan terjadi berpotensi membawa dampak kekeringan yang masif, seperti yang pernah kita alami sekitar 10 tahun lalu,” ujar dia kepada Batam Pos Rabu (25/3) siang.

‎Di Kepulauan Riau, termasuk Batam, tanda-tanda awal mulai terasa. Berdasarkan data BMKG, wilayah ini memasuki fase netral sejak Maret 2026.

‎Namun, kondisi atmosfer menunjukkan gejala yang tak bisa diabaikan, suhu udara siang hari meningkat hingga sekitar 34 derajat Celsius, sementara intensitas hujan mulai berkurang.

‎Puncak El Nino diperkirakan terjadi pada semester II tahun 2026. Pada fase itulah tekanan terhadap ketersediaan air akan semakin terasa, terutama bagi Batam yang memiliki karakter geografis yang rentan.

‎Batam bukan wilayah dengan sumber air alami dari pegunungan. Seluruh kebutuhan air bersih bertumpu pada waduk tadah hujan. Ketergantungan penuh ini membuat Batam sangat sensitif terhadap perubahan iklim, khususnya penurunan curah hujan.

‎“Batam ini pulau yang tidak punya sumber air dari pegunungan. Semua bergantung pada hujan yang ditampung di waduk. Kalau hujan berkurang, dampaknya langsung terasa,” kata Prastiwo.

‎Kondisi itu diperparah oleh menyusutnya daerah tangkapan air (DTA) di sekitar waduk. Alih fungsi lahan dan degradasi lingkungan membuat kemampuan waduk menampung air semakin terbatas.

‎Ia juga menyoroti kondisi waduk-waduk utama di Batam yang saat ini berada di level muka air normal (NAM). Namun, tren penurunan mulai terlihat.

‎Berdasarkan data BMKG, penurunan muka air tercatat berkisar 2 hingga 3 sentimeter per hari. Angka itu terlihat kecil, tetapi dalam akumulasi jangka panjang, menjadi ancaman serius bagi cadangan air kota.

‎“Kalau ini terus terjadi tanpa hujan yang cukup, maka cadangan air akan tergerus. Ini yang harus diantisipasi sejak sekarang,” kata dia.

‎Sebagai praktisi dan insinyur, ia mendorong pemerintah tidak hanya fokus pada solusi jangka pendek, tetapi mulai membangun strategi jangka panjang menghadapi siklus El Nino ini, baik yang tahunan maupun yang puncaknya terjadi setiap satu dekade.

‎Beberapa langkah konkret yang ia dorong antara lain menjaga dan mempertahankan daerah tangkapan air di sekitar waduk agar tidak terus menyusut.

‎Selain itu, ia mengusulkan kolaborasi dengan sektor swasta melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk program reboisasi di kawasan DTA yang telah mengalami penggundulan.

‎Dari sisi teknis distribusi, ia juga menekankan pentingnya menekan kebocoran jaringan pipa air bersih yang selama ini masih menjadi persoalan.

‎“Memperkecil kebocoran di pipa-pipa itu penting. Air yang hilang di distribusi sama saja dengan kehilangan sumber,” ujarnya.

‎Tak hanya itu, ia juga mendorong percepatan pembangunan water treatment plant untuk mengolah air limbah agar dapat digunakan kembali.

‎Menurutnya, ini menjadi bagian dari konsep kota cerdas yang harus mulai diterapkan di Batam. Gagasan lain yang kembali mengemuka adalah pembangunan desalination plant, yakni teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih.

‎“Ada ide untuk membangun desalination plant. Ini juga solusi kota cerdas dan perlu dipercepat realisasinya oleh BP Batam,” kata dia.

‎Di tengah ancaman El Nino yang kian nyata, peringatan ini menjadi penting. Bagi Batam, krisis air bukan sekadar kemungkinan, melainkan risiko yang bisa terjadi kapan saja jika persiapan tak dilakukan sejak dini.(*)

Artikel Elnino, Kota Batam Terancam Kekeringan Parah pertama kali tampil pada Metropolis.