Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5125

Oknum Polisi di Polda Sulsel Diduga Paksa Tahanan Perempuan Oral Seks di Dalam Toilet

0
Ilustrasi pelecehan seksual. (Dok. JawaPos)

batampos – Seorang oknum polisi yang bertugas di Polda Sulsel berinisial SA, diduga melakukan hal tak senonoh terhadap seorang tahanan perempuan di dalam sel. Oknum aparat korps bhayangkara berpangkat Brigadir Satu (Briptu) tersebut, melakukan pelecehan seksual berupa memeluk dan memegang payudara, hingga memaksa korban melakukan oral seks.

Dikutip dari Fajar.co.id (Jawa Pos Group) kabarnya, dugaan pelecehan terhadap tahanan perempuan berinisial FM ini, terjadi pada akhir Juli lalu.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana membenarkan aksi pelecehan yang dilakukan aparatnya yang bertugas di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti).

Komang menyebut, ada anggotanya yang saat ini sementara diperiksa Propam terkait kasus tersebut.

“Ada diproses anggota. Progres kasusnya sementara ditangani Propam Polda Sulsel, cuma lebih jelasnya belum ada,” ujar Komang, Selasa (15/8) malam.

Saat melakukan aksinya, pelaku diduga sementara terpengaruh minuman keras Miras lalu masuk ke sel tahanan perempuan.

Oknum tersebut masuk lalu berbaring di belakang korban yang sedang tertidur dan memeluk dari belakang lalu memegang dada korban. Tak hanya itu, Briptu SA mengajak korban ke toilet untuk melakukan sesuatu. Saat itu korban sempat menolak, tapi pelaku membisikan kata-kata yang tidak pantas. Hingga pelaku buka celananya dan memaksa korban untuk melakukan oral seks.

Terkait pengaruh miras, Komang menegaskan masih dalam proses pemeriksaan.

“(Terkait pengaruh miras) masih kita cek. Informasinya ada, tapi saya belum dapat informasi akurat dari Kabid Propam,” ungkapnya.

Ditegaskan Komang, jika terbukti pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum polisi tersebut.

“Jelas pasti ditindak tegas. Kapolda tidak main-main pasti tindak tegas anggota yang melanggar,” tegasnya. (*)

Reporter: P Group

Mantan Kades Parit Dijatuhi Hukuman 8 Tahun Penjara

0
sidang putusan mantan kades parit

batampos– Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Selasa (15/8) kembali menggelar sidang perkara korupsi Dana Desa (DD) tahun 2013 hingga 2019 dengan terdakwa mantan Kepala Desa (Kades) Basri Muhammad yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Siti Hajar dan dua anggota hakim Anggalanton Boang Manalu dan Syaiful Arif.

Dalam agenda sidang kali ini, pembacaan amar putusan hakim dengan memutuskan kepada terdakwa terbukti dengan hukuman 8 tahun penjara dan harus mengembalikan kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar.

” Sebelumnya terdakwa Basri Muhammad dituntut penjara selama 8 tahun dan denda Rp.300 juta dengan subsider 6 bulan kurungan oleh jaksa penuntut. Namun putusannya terdakwa dipenjara 7 tahun dan dendanya Rp200 juta dengan subsider 5 bulan kurungan,” terang Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karimun Rezi Dharmawan mewakili Kepala kejaksaan Negeri Karimun Firdaus.

BACA JUGA: Pegawai BPKP jadi Saksi Dalam Sidang Mantan Kades Parit

Selain itu, putusan Hakim juga menyatakan bahwa terdakwa dibebankan uang pengganti sebesar Rp.1.116.810.856,- dengan batas waktu pengembalian 1 bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan tetap.

” Jika tidak diganti dalam kurun waktu yang ditetapkan. Maka harta benda terdakwa akan di sita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut,” ujarnya.

Dan jika uang hasil lelangnya tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka terdakwa dipidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan. Sedangkan, bertindak selaku Jaksa Penuntun Umum (JPU) Febby Erwan dan terdakwa didampingi penasehat hukum yang ditunjuk majelis hakim Rusman.

” Terhadap putusan tersebut JPU menyatakan pikir-pikir dahulu. Sedangkan, terdakwa menerima putusan tersebut,” tutunya.(*)

reporter: tri haryono

Disdukcapil Batam Dapat Tambahan Blangko 6.000, Masih Kurang 13 Ribu Blangko

0
Disdukcapil Batam e1692103330997
Layanan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Batam, Selasa (15/8)

batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, menerima 6.000 keping blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik dari Kementerian Dalam Negeri. Saat ini blangko e-KTP itu mulai didistribusikan untuk mengakomodir percetakan antrean kependudukan yang sempat tertunda.

“Sudah mulai kita distribusikan. Semua antrean yang masuk kemarin sudah mulai proses percetakannya,” ujar Sekretaris Disdukcapil Batam, Ashraf, Selasa (15/8).

Menurutnya, dalam dua hari ini proses percetakan e-KTP telah mencapai lebih dari 2.000 keping. Jumlah tersebut masih sangat jauh dibandingkan dengan antrean tunggu percetakan e-KTP yang masuk ke Disdukcapil Batam yang mencapai 13 ribuan.

“Kalau untuk mengakomodir semua antrean tunggu masyarakat tentu tak cukup, karena kita dapatnya juga hanya 6.000 keping sedangkan antreannya sudah mencapai 13 ribu,” ucap Ashraf.

Baca Juga: Waspada Banjir, Batam Masih Berpotensi Hujan Lebat Beberapa Hari Kedepan

Tambahan 6.000 blangko ini, lanjutnya, jauh dari pengajuan awal dari Disdukcapil Batam ke Kemendagri. Dimana saat pengajuan Disdukcapil meminta 30 ribu blanko untuk mengakomodir seluruh antrean dan kebutuhan di Kota Batam.

“Kita gak bisa berbuat banyak juga. Sebab, persoalan blangko e-KTP tergantung pemerintah pusat. Kita hanya mengajukan. Namun begitu dari Kemendagri berjanji akan memberikan secara bertahap, kita minta masyarakat bersabar,” bebernya.

Guna mensiasati banyaknya daftar tunggu tersebut, kata Ashraf, pihaknya memprioritaskan percetakan bagi yang sudah lama atau pemohon yang dirasa sangat membutuhkan seperti keperluan kuliah, melamar pekerjaan, sakit dan sebagainya.

“Untuk saat ini yang kita prioritaskan cetak yang sudah terlebih dahulu berkasnya masuk dan mereka yang prioritas, secara bertahap kita selesaikan daftar antrean ini,” ucapnya.

Baca Juga: Lacak Produk Kosmetik Ilegal, Tim Cyber Patrol BPOM Batam Patroli di Jagad Maya

Sementara itu sejumlah warga Batam berharap pemerintah daerah bisa segera menyelesaikan masalah blangko e-KTP ini. Warga menilai, kebutuhan KTP ini sangat dibutuhkan terutama bagi yang baru tamat sekolah yang ingin mencari pekerjaan.

“Kalau bisa diselesaikan lah pak, karena mau nyari kerja dan ini sudah 3 bulan tak kunjung selesai,” ujar Arif warga Batam.

Amron, warga Batam Center, mengaku sudah dua bulan mengurus KTP ke kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam namun tidak kunjung selesai. Bahkan tidak ada informasi mengenai KTP-nya itu.

“Apa kendala terkait blagnko atau apa belum dijelaskan pihak Disduk katanya,” ungkap Amron.

Ia pun berharap KTP tersebut bisa secepatnya diselesaikan oleh pihak yang bersangkutan. “Mau buat lamar pekerjaan jadi butuh kali, kalau bisa dipercepat lah pak,” tambahnya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Sunan Kalijaga: Band Radja Diboikot di Beberapa Daerah, Dirugikan

0
Ian Kasela dkk menceritakan kejadian penyekapan yang dialaminya dalam podcast Denny Sumargo./ YouTube

batampos – Band Radja dan manajemen yang menaunginya mengambil langkah tegas dengan melaporkan channel YouTube Dunia Manji ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik buntut dari konten yang diunggah di sana.

Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum band Radja mengatakan, kliennya mengalami kerugian besar berkat konten tersebut. Radja klaim diboikot di beberapa daerah dan beberapa job Radja terancam dibatalkan.

“Itu menyebabkan klien kami band Radja diboikot, dirugikan, dan band Radja juga mendapatkan makian. Bahkan sadisnya, ada yang bilang Radja itu maling,” kata Sunan Kalijaga di Polda Metro Jaya, Senin (14/8).

Menurut Sunan, untungnya beberapa sponsor berhasil diyakinkan sehingga tidak jadi melakukan pembatalan pekerjaa . Kendati demikian, dampak yang dirasakan Radja tetap sangat besar.

Baca Juga:Unggahan Cesen Eks JKT48 Bikin Penasaran

“Alhamdulillah kami tetap dapat memberikan keyakinan bahwa Radja bukan maling. Ada hal yang nanti akan kita buka di penyidikan siapa yang benar dan salah. Kemana pun kami siap,” tuturnya.

Pihak Radja mengaku konten itu lebih merupakan upaya penggiringan opini.

“Kenapa grup band Radja tidak mau melayani perang di media Kami lebih mengutamakan data dan fakta,” akunya.

Baca juga:Diancam akan Dibunuh saat Radja Konser di Malaysia, Ian Kasela Sempat Mengira Prank

Diketahui, konten YouTube dari channel Dunia Manji membahas soal band Radja yang dianggap Ipay laki-laki yang mengaku sebagai pencipta lagu Cinderella telah mencuri karyanya.

Ipay yang berbincang dengan Anji, dia menceritakan banyak hal atas lagu Cinderella. Termasuk ketika lagu itu berpindah tangan dibawakan oleh band Radja dan pencipta lagunya didaftarkan atas nama Ian Kasela. (*)

Reporter: jpgroup

Polisi Mulai Selidiki Kasus Oklin Fia yang Jilat Es Krim

0
Oklin Fia. (@oklinofia/akun fanbase)

batampos – Polisi akan mulai melakukan penyelidikan terkait kasus Tiktokers Oklin Fia yang mengunggah video menjilat es krim di depan posisi kelamin pria. Ia dilaporkan oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PB SEMMI) ke Polres Metro Jakarta Pusat, terkait Undang-undang Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE).

“Pertama undangan klarifikasi ya, untuk pemeriksaan saksi-saksi, terhadap laporan, karena laporan terhadap organisasi ya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Hady Siagian saat dihubungi wartawan, Selasa (15/8).

Baca Juga:Heroik, Tonton 5 Film Perjuangan dan Biografi Pahlawan Indonesia di Hari Kemerdekaan

“Jadi tentunya kita panggil terkait kasus tersebut saksi-saksinya,” imbuhnya.

Setelah seluruh pihak-pihak yang dibutuhkan untuk memberikan keterangan dipanggil, Hady mengatakan pihaknya akan melakukan gelar perkara.

“Sebelum naik ke proses sidik, kita gelarkan kasus itu apakah cukup bukti untuk naik ke sidik,” pungkasnya.

Baca juga: Oklin Fia Bikin Konten Jilat Es Krim, Pengamat Sebut Strategi Marketing

Sebelumnya, konten tak senonoh Tiktokers Oklin Fia Putri berbuntut panjang. Atas perbuatannya itu, ia dilaporkan oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PB SEMMI) ke Polres Metro Jakarta Pusat.

“Kami meminta Oklin Fia buat bertanggung jawab atas perbuatannya serta meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khusunya umat muslim,” ujar Ketua Bidang Hukum dan HAM PB SEMMI Gurun Arisastra kepada wartawan, Senin (14/8).

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/ 2020/VIII/2023/SPKT/ POLRES METRO JAKARTA PUSAT/ POLDA METRO JAYA, tertanggal 14 Agustus 2023.

Dalam laporannya, Gurun menyertakan bukti video konten Oklinfia yang menjilat es krim sambil berjongkok di depan kemaluan pria.
Mulanya, PB SEMMI hendak menjerat Oklin Fia dengan pasal Asusila dan Penodaan Agama. Namun, akhirnya Oklinfia dilaporkan dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Karena ini meresahkan, dapat berpotensi merusak moralitas bangsa,” ucap Gurun. (*)

Reporter: jpgroup

COO Miss Universe Indonesia Disebut Sebagai Inisiator Body Checking Finalis

0
Melissa Anggraini selaku pengacara sejumlah korban pelecehan pada ajang Miss Universe 2023. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami finalis Miss Universe Indonesia masih menjadi sorotan publik luas sampai sekarang. Proses hukumnya kini sedang bergulir di Polda Metro Jaya.

Banyak yang penasaran siapa yang harus bertanggung jawab atas kesalahan ini. Bisa jadi sejumlah orang ikut punya andil atas kesalahan dalam kasus ini. Namun untuk saat ini, yang paling mungkin harus bertanggung jawab adalah Chief Operating Office (COO) Miss Universe Indonesia.

Baca juga:

Mellisa Anggraini, kuasa hukum korban menyatakan, COO menjadi inisiator body checking yang kemudian diduga mengakibatkan terjadinya pelecehan seksual terhadap finalis. “Iya COO itu inisiatornya,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (14/8).

Pihak korban memiliki keyakinan orang yang harus diminta pertanggungjawaban hukum atas permasalahan tidak hanya satu orang saja. Oleh sebab itu, pihak korban menyasar kesalahan juga terletak pada korporasi.

“Kami juga mendorong terkait Pasal 18 terkait adanya pertanggungjawaban pidana terhadap korporasi. Karena kan masih di wilayah kewenangan perusahaan yang melaksanakan event sebesar Miss Universe Indonesia,” beber Mellisa Anggraini.

Diketahui, 30 finalis Miss Universe Indonesia dilakukan body checking. Meski hal ini bisa saja dilakukan di ajang kontes kecantikan, cara pihak penyelenggara saat melakukan body checking diduga tidak sesuai dengan SOP.

Itu karena body checking tidak dilakukan di tempat tertutup, malah dilalukan di sebuah ballroom hotel dalam keadaan cukup terbuka. Selain itu, body checking juga dipermasalahkan lantaran proses body checking dilakukan berramai-ramai. Bahkan beberapa laki-laki juga berada di lokasi melihat tubuh para finalis dalam keadaan telanjang.

Selain itu, oknum pelaku body chacking diduga juga melakukan body shaming terhadap para finalis dengan mengata-ngatai bagian tubuh mereka secara tak pantas. Dan yang membuat finalis resah serta gelisah, beberapa dari mereka difoto dalam keadaan telanjang kabarnya memperlihatkan area sensitif.(*)

Reporter: jpgroup

Unggahan Cesen Eks JKT48 Bikin Penasaran

0
Cesen Eks JKT48. (Instagram/ceseniy)

batampos – Kondisi rumah tangga pasangan Marshel Widianto dan Cesen eks JKT48 membuat penasaran warganet usai Cesen mengunggah foto denga caption yang tak biasa di Instagram. Pasalnya, setelah Cesen menghapus foto-fotonya dengan Marshel di Instagram, dia meng-upload foto dengan caption yang mengandung tanda tanya warganet.

Posting-an pada 14 Agustus itu berupa foto dirinya saat makan sambil berenang. Cesen menuliskan caption “Mari kita mulai hidup yang baru”. Sontak membuat warganet berkomentar.

Baca juga:Heroik, Tonton 5 Film Perjuangan dan Biografi Pahlawan Indonesia di Hari Kemerdekaan

“Bumil badmood, Dalam Islam kenapa wanita hamil banyak ujiannya,” tulis @dyazhermansyah.

Kemudian ada pula warganet yang mendoakan Cesen. “Semoga kamu bisa tenang dlm mengambil sikap karna mungkin ini ujian anak keduamu,” tulis @irapuspawijayaaa.
“Selamat ya Cesen dan Marshel atas kehamilan dan penantian anak ke dua, lancar dan selalu sehat-sehat GBU,” tulis @4drew_art.

“Komentnya dah OVT semua, bisa jadi maksudnya hidup baru ya hidup sebagai mama 2 anak,” tulis @grasietin.

Sementara itu, ada warganet yang berkomentar ditujukan kepada Marshel. “Marshel sadar dong Yansen kalo masih ada ngambek-ngambeknya berarti perasaan dia tulus. Harusnya dijaga dong perasaannya,” tulis @allebiant.

“Pasti gara-gara semalam bang Marshel gak pulang kerumah,” tulis @ramaangga508.

Yansen Indiani yang akrab dipanggil Cesen sendiri dikenal sebagai salah seorang penyanyi Indonesia dan mantan anggota grup idola JKT48 generasi ke-3. Ia telah menikah dengan Marshel dan tengah mengandung anak keduanya. (*)

Reporter: jpgroup

Setelah Sekian Purnama Akhirnya El Rumi dan Fuji Saling Follow

0
El Rumi dan Fuji. (jawapos.com)

batampos – “Setelah sekian purnama akhirnya El Rumi dan Fuji Saling Follow” haru netizen fans El Rumi dan Fuji. Netizen sudah cukup lama menjodoh-jodohkan. Fuji dan El Rumi akhirnya berinteraksi di media sosial. Keduanya sudah saling follow di Instagram, dikutip dari pojoksatu.

Hal ini membuat fans yang menjodohkan El Rumi dan Fuji yaitu Elji kegirangan. Momen keduanya saling follow terjadi pada Senin (14/8).

Diketahui El Rumi lebih dulu mem-follow akun Fuji. Tak lama kemudian Fuji mengikuti akun putra Ahmad Dhani itu.

Baca Juga:Heroik, Tonton 5 Film Perjuangan dan Biografi Pahlawan Indonesia di Hari Kemerdekaan

Meski begitu, sejatinya Fuji yang lebih dulu berani memajang foto bersama yang terdapat wajah El Rumi di newsfeed Instagram-nya. Awalnya, dia tak berani men-tag El Rumi. Kini setelah saling follow baik El Rumi dan Fuji juga saling merepost postingan di Instagram Story.

Berbagai video FYP di TikTok membahas soal Fuji dan El Rumisaling follow akun Instagram. Salah satunya di akun TikTok Kapten Elji @pawangelji19.

Fans Elji benar-benar merasa ini bagaikan hadiah besar, setelah selama ini dicap halu, karena memaksakan Fuji dan El Rumi bersatu, padahal tak ada satupun interaksi dua artis itu secara langsung.

“Setelah sekian purnama akhirnya saling follow, aku terharu @EL Rumi @Fujiiian,” komen @Betrica H***.

“Fuji udah follback si kapten akhirnya yang ditunggu-tunggu,” sambung aprili***.

“Terharu sampai pengen nangis saking bahagianya @elrumiii @fujiiian,” tulis @wulan

“Yeayyy, senangnya mereka udah saling folbak ya Allah,” sebut @Mars19***.

Seperti diketahui, El Fuji dan El Rumi kembali bertemu pada BNI Media Class yang berlangsung pada 12 Agustus 2023 di Istora Senayan. (*)

Reporter: jpgroup

Heroik, Tonton 5 Film Perjuangan dan Biografi Pahlawan Indonesia di Hari Kemerdekaan

0
Film Sang Pencerah (Instagram @moniquestheresia)

batampos- Negara Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus. Suasana peringatan kemerdekaan sudah bisa dirasakan masyarakat sejak memasuki bulan kedelapan ini.

Selain itu, peringatan kemerdekaan juga menjadi momen yang tepat untuk mengenang jasa para pahlawan. Salah satunya dengan menonton film-film bertema perjuangan dan biografi pahlawan besar Indonesia.

Baca juga:Poppy Capella Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual ke Finalis Miss Universe Indonesia

Dikutip dari Radar Bogor (Grup Batam Pos), berikut adalah film-film Indonesia bertema perjuangan yang dapat ditonton dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

1. Seokarno

Film ini menceritakan perjalanan Soekarno dalam perjuangannya membebaskan Indonesia dari penjajah, hingga akhirnya menjadi proklamator kemerdekaan. Selain itu, film ini juga dibumbui oleh kisah asmara presiden pertama Indonesia tersebut. Ario Bayu didapuk menjadi pemeran Soekarno, dan film ini digarap oleh sutradara papan atas Indonesia, Hanung Bramantyo.

2. Jenderal Soedirman

Rekam jejak perjuangan Jenderal Besar Soedirman yang sangat gigih melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan Indonesia dapat ditonton dalam film Jenderal Soedirman. Dari film ini penonton juga dapat mengetahui bagaimana taktik perang gerilya yang digunakan Soedirman dan juga perjuangannya mengusir penjajah meskipun sedang sakit. Film ini dibintangi Adipati Dolken sebagai Jenderal Soedirman dan disutradarai oleh Viva Westi.

3. Sang Pencerah

Film ini menceritakan tentang biografi Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Islam Muhammadiyah. Dalam perjalanannya, Ahmad Dahlan menghadapi berbagai macam tantangan selama menegakkan agama Islam di Jawa. Film ini dibintangi dibintangi Lukman Sardi, Slamet Rahardjo, dan Zaskia Adya Mecca, dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

4. Sang Kyai

Sang Kyai menampilkan kisah hidup dan perjuangan tokoh Islam di Indonesia, K.H. Hasyim Asy’ari dari Nahdhatul Ulama. Diceritakan K.H. Hasyim Asy’ari dan para santrinya berjuang melawan kekejaman penjajahan Jepang. Film Sang Kiai dibintangi Ikranagara dan Adipati Dolken, serta disutradarai oleh Rako Prijanto.

5. Kartini

Sesuai judulnya, film ini menceritakan kisah R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan Indonesia dan menentang patriarki. Dian Sastro Wardoyo didapuk sebagai pemeran R.A. Kartini, dan didukung bintang lainnya seperti Ayushita, serta Acha Septriasa. Sedangkan Hanung Bramantyo bertindak sebagai sutradara.

Itulah film-film perjuangan tokoh-tokoh pahlawan nasional yang bisa ditonton dalam memperingati kemerdekaan Indonesia. Dari film-film itu penonton dapat mengambil hikmah dan pelajaran atas perjuangan para pahlawan sehingga lebih menghargai bangsa Indonesia. (*)

Reporter: jpgroup

Promosikan Wisata Berkelanjutan dan Berbasis Masyarakat, ITB Hadirkan Website dan Booklet Discover Pengudang

0
Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB, Meditya Wasesa saat kegiatan sosialisasi aplikasi big data untuk mendukung keputusan pariwisata berkelanjutan Desa Pengudang di balai Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Selasa (15/8/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan website dan booklet Discover Pengudang untuk mempromosikan destinasi wisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB, Meditya Wasesa menyampaikan, Desa Pengudang memiliki potensi luar biasa dan berbagai atraksi wisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Salah satunya Pengudang Bintan Mangrove.

“Ini menjadi magnet bagi tim untuk melakukan penelitian di Desa Pengudang,” kata dia setelah kegiatan sosialisasi aplikasi big data untuk mendukung keputusan pariwisata berkelanjutan Desa Pengudang di balai Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Selasa (15/8/2023).

BACA JUGA: Desa Teluk Sasah Dipilih Jadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba

Penelitian bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan dan terluar dengan didanai Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITB, kata dia, menghasilkan produk panduan pariwisata berupa website dan booklet yang disajikan dalam bahasa Inggris.

Dari website dan booklet Discover Pengudang, dia berharap menjadi media promosi dan informasi bagi turis asing.

“Fokus kami menyadarkan turis asing ada destinasi wisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat di Desa Pengudang,” kata dia.

Dia berharap, melalui website dan booklet ini makin mengenalkan atraksi wisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat Desa Pengudang.

“Mudah-mudahan  panduan pariwisata ini bisa menginsipirasi turis asing untuk datang ke objek wisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat di Desa Pengudang,” kata dia.

Kabid Pemerintahan Desa dan Aparatur Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bintan, Sumardiyanti menyampaikan apresiasi kepada ITB karena sudah merancang bangun aplikasi untuk mempromosikan wisata di Desa Pengudang.

Dia berharap, program pendampingan serupa dapat diberikan di desa lain di Bintan.

Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bintan, Adriansyah berterimakasih kepada ITB yang sudah melakukan penelitian dan membangun aplikasi untuk mempromosikan wisata di Desa Pengudang.

Dengan aplikasi ini dia berharap, membantu mengintegrasikan semua atraksi wisata dan produk unggulan di desa.

Cluster Coordinator bidang Sustainability Banyan Tree Hotels and Resorts di Asia Pasifik, Henry Ali Singer mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan digaungkan Kemenparekraf RI tentang digitalisasi.

Dia berharap, digitalisasi ini mempercepat perkembangan wisata di Desa Pengudang.

Pelopor Pengudang Bintan Mangrove, Iwan Winarto menyampaikan terima kasih atas perhatian dari berbagai universitas termasuk ITB untuk Desa Pengudang.

Kegiatan turut dihadiri perwakilan dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Pemerintah Desa Pengudang.

Kegiatan sosialisasi diakhiri penyerahan booklet dan kaos ke para tamu undangan dan dilanjutkan foto bersama dengan peserta yang mengikuti sosialisasi. (*)

reporter: slamet