Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5150

Berlangsung Sengit, Kejari Batam Tekuk Polresta Barelang

0
IMG 20230723 140238 1 scaled e1690172144536
Tim Kejari Batam menerima piala tenis beregu Adhyaksa Open 2023 Kejati Kepri di Lapangan Tenis KDA 1.1, Batamcenter, Minggu (23/7).

batampos – Pertandingan final tenis beregu Adhyaksa Open 2023 Kejati Kepri di Lapangan Tenis KDA 1.1, Batamcenter, Minggu (23/7) berlangsung sengit. Tim beregu Adhyaksa dari Kejari Batam akhirnya berhasil menekuk Tim Bhayangkara dari Polresta Barelang 2-1.

Babak final Adhyaksa Open 2023, berlangsung mulai pukul 07.00 WIB. Tim beregu yang terdiri dari 3 partai, bertanding secara bergantian. Partai pertama ganda putra usia 70 tahun, dimenangkan oleh tim Bhayangkara dengan skor 8-1.

Kemudian pada partai kedua pada ganda campuran, Tim Adhyaksa berhasil menang dari Bhayangkara dengan skor 8-7. Begitu juga dengan partai ketiga ganda putra 110, dengan skor 8-7. Artinya, Tim Adhyaksa berhasil menekuk Tim Bhayangkara 2-1.

Selama pertandingan berlangsung, tim Bhayangkara lebih banyak mendapat dukungan dari suporter yang memenuhi bangku penonton. Pertandingan persahabataan itu juga disaksikan langsung Kepala Kejari Batam, Herlina Setyorinu, Kapolres Barelang Kombes Nurgroho, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Kepala Dinas Olaharaga Kota Batam, Zulkarnain dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Jefridin Membuka Turnamen Jaloh Cup ke-8

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Herlina Setyorini mengaku sangat “suprise” dengan kemenangan yang diraih Tim Adhyaksa. Yang mana sebelumnya, ia tak berpikir sama sekali untuk menang, karena menilai Tim Bhayangkara cukup tangguh.

“Perasaan saya nano-nano, masih kaget. Saya sempat minder juga, karena tim satunya arahan dari para suhu-suhu penjuru dunia, sedangkan saya mau bingung mau kasih arahan apa, karena belum terlalu paham tenis lapangan ini,” ujar Herlina yang terlihat bahagia.

Menurut Herlina, tujuan Open Adhyaksa 2023 Piala Kejati Kepri, lebih untuk silaturahmi dengan external Kejaksaan (FKPD dan Forkopimda) di Batam. Silaturahmi juga sebagai perayaan menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-63.

“Kami sebagai penyelenggara berpartisipasi dengan mengirimkan atlet. Tak terlintas kalah menangnya. Yang penting silaturahmi, serta membantu pemerintah daerah mendapatkan atlet tangguh. Kalah menang itu tak masalah, yang penting menjujung tinggi sportifitas dan solidaritas,” sebut Herlina.

Baca Juga: Kepala BP Batam Buka Turnamen Futsal PK NTT 2023

Terlepas bisa menjadi pemenang, wanita kelahiran Demak, ini mengangap sebagai hadiah untuk Kejari Batam di HBA ke-63. Ia pun mengucapkan rasa syukur atas partisipasi semua pihak, terutama untuk para Kasi dan Kasubag, serta jajaran pegawai dan honorer di Kejari Batam. Begitu juga dengan panitia dan pihak lainnya yang mendukung sehingga Open Adhyaksa 2023 berjalan dengan sukses.

“Ini suatu keberuntungan kami, karena selama pertandingan, kedua tim sama-sama kuat. Saya saja deg-degan selama pertandingan berlangsung. Dan Alhamdulillah ini pertama kalinya, kami bisa menang melawan tim polisi. Semoga kegiatan ini setiap tahunnya bisa terus berlanjut, dan silaturahmi tetap terjaga,” tegas Herlina.

Ia juga berpesan agar kemenangan ini tak membuat jajarannya cepat berbangga dan berpuas diri. Namun menurutnya kemenangan harus dijadikan motivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi lagi.

“Kepada tim Kejari Batam yang meraih gelar juara, saya ucapkan selamat atas capaian yang membanggakan ini. Kiranya prestasi yang diraih ini tidak membuat puas namun prestasi yang diraih ini dapat menjadi pemacu untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Untuk yang belum berhasil, agar tetap berbangga hati dan terus berusaha dengan tidak adanya kata menyerah agar dapat mencapai hasil yang diharapkan,” harap Herlina.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Adhyaksa 2023, Amanda mengatakan total hadiah Rp 27,5 juta, Piagam, serta mendali. Juara 1 berhadiah Rp 10 juta, juara 2 Rp 7,5 juta dan juara 3 Rp 5 juta. Dalam turnamen tersebut ada 16 Tim beregu yang sudah bertanding sejak Jumat (21/7).

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Kemenangan ini juga hadiah untuk kami. Untuk semua pihak yang terlibat dalam pertandingan ini saya ucapkan banyak terimakasih,” sebut Amanda.

Baca Juga: Pembunuh Istri di Sengkuang Lolos Dari Hukuman Seumur Hidup

Salah satu peserta, dari Tim Adhyaksa Encik Firman mengaku bertanding dalam keadaan kurang sehat. Namun, ia tetap optimis bisa menang dan mengharumkan nama Adhyaksa. Meski akhirnya, pria berusia 54 tahun itu harus mendapat tambahan oksigen karena kelelahaan.

“Saya optimis bisa menang, Alhamdulillah suport dari teman-teman membuat saya bisa tetap bertahan, ” sebutnya.

Hal senada diungkapkan Tania Kharina yang juga menjadi penentu kemenangan Tim Adhyaksa, mengaku bangga bisa mengharumkan nama Adhyaksa. Latihan yang dilakukan setiap hari demi pertandingan itu pun tak sia-sia.

“Meski babak belur dalam pertandingan ini, Alhamdulillah hasilnya dapat mengharumkan nama Kejari Batam. Pertandingan tadi (kemarin) lumayan lama, tangan sempat keram juga. Lawan saya bermain sangat baik, tapi Alhmdulillah saya dapat memberikan yang terbaik,” pungkas wanita berusia 21 tahun ini. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Amblas 2021, Jembatan di Kampung Rekoh Segera Dibangun dengan Anggaran Rp 600 Juta

0
Masyarakat melintasi jembatan darurat pasca amblas akibat banjir tahun 2021 lalu di Kampung Rekoh, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, belum lama ini. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah daerah segera membangun jembatan di Kampung Rekoh, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan setelah amblas akibat banjir yang terjadi pada awal tahun 2021.

“Informasi dari PUPR masih proses lelang, kita upayakan dalam waktu 1 bulan sudah mulai dikerjakan,” kata Sekda Bintan, Ronny Kartika usai meninjau jembatan amblas di Desa Rekoh, belum lama ini.

Pembangunan jembatan, kata dia, menggunakan APBD Bintan tahun 2023 dengan alokasi anggaran sekira Rp 600 juta.

BACA JUGA:AIIB Segera Putuskan Rencana Investasi Pembangunan Jembatan Babin

Jembatan ini, masih kata dia, akan dibangun dengan panjang sekira 9 meter dan lebar sekitar 7 meter.

“Targetnya akhir tahun sudah bisa dilalui,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, akses jalan dan box culvert di Kampung Rekoh, Desa Penaga amblas tergerus air setelah banjir dan hujan deras, Januari 2021 lalu.

Akibatnya, akses jalan kampung tersebut sempat terputus.

Warga kemudian bergotong-rotong untuk membangun jembatan darurat dengan batang pohon kelapa agar bisa dilalui sementara. (*)

reporter: slamet

Hasil Balapan Formula 1 GP Hungaria: Lagi-lagi Verstappen yang Juara

0
Max Verstappen raih kemenangan ke-9 musim ini di Formula 1 GP Hungaria. (VLADIMIR SIMICEK / AFP)

batampos – Red Bull kembali memenangi balapan Formula 1 melalui dominasi Max Verstappen sejak lap pertama sampai finis. Ini adalah kemenangan ke-9 bagi pembalap Belanda itu musim ini. Dan tujuh kali secara beruntun.

Sementara Lando Norris dan McLaren juga menunjukkan bahwa mobil mereka memiliki potensi untuk meraih podium di setiap balapan di sisa musim 2023.

Norris tampil gemilang dengan menahan Sergio Perez sepanjang 10 lap terakhir dan finis di posisi runner up. Red Bull menggenapi dominasinya dengan menempatkan Perez di podium terakhir.

Lewis Hamilton sejatinya melakukan start bagus dengan mempertahankan posisinya sebagai pole sitter. Namun, memasuki tikungan 1 Max Verstappen menyodok dari sisi dalam yang memaksa Hamilton melebar.

Duel tersebut menyisakan ruangan cukup lebar di sisi dalam tikungan yang dimanfaatkan sangat baik oleh Oscar Piastri (McLaren). Begitu keluar tikungan, Piastri sudah berada di antara Verstappen di depan dan Hamilton di tempat ketiga.

Semakin berat bagi Hamilton karena Lando Norris juga menyusul di belakang Piastri. Lepas lap 1 Hamilton anjlok dari pole ke posisi ke-4.

Piastri pit di lap 18. Disusul Norris di lap berikutnya untuk melakukan undercut. Strategi itu berhasil. Norris keluar pitlane tepat di depan Piastri di posisi 4.

Lap ke-20 Verstappen tetap memimpin, namun belum melakukan pit. Dibayangi rekan setimnya Sergio Perez yang memasang ban hard di tempat kedua. Jarak keduanya 23 detik.

Verstappen pit di lap 24 dan tetap memimpin setelah kembali ke trek. Verstappen memasang ban hard untuk melancarkan strategi satu kali pit stop.

Perez it di lap ke-25 dan keluar di posisi ke-7. Dengan begitu, posisi kedua menjadi milik Norris dan ketiga Piastri.

Lap 28, Perez yang memiliki ban lebih fresh menyalip Carlos Sainz (Ferrari) dan merebut posisi ke-6. Berselang beberapa tikungan berikutnya, George Russell menjadi korban Perez berikutnya, P5.

Piastri pit stop kedua di lap ke-44. Posisinya turun ke urutan ke-4. Kemudian Norris juga pit dan kembali di posisi ke-3.

Lap ke-47 Perez berhasil menyalip Piastri dan merebut posisi ke-4.

Lap 57 Hamilton menyalip Piastri untuk merebut posisi ke-4.

Memasuki 10 lap terakhir, Perez memburu Norris di posisi kedua. Jarak mereka 3,8 detik.

Namun, Norris tampil konsisten dengan menjaga aman dari Perez dan finis di posisi kedua. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Sejumlah SMA dan SMK di Batam Terima Kembali Ratusan Siswa yang Sempat Tak Lolos PPDB

0
sma negeri 1
Sejumlah orangtua siswa baru terlihat datang ke SMA Negeri 1 Batam, Senin (17/7). F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri perlahan mulai menyelesaikan persoalan daya tampung SMA dan SMK Negeri di Kota Batam. Penerimaan peserta didik baru dalam kuota tambahan telah berjalan dan ratusan anak kembali diterima di masing-masing sekolah yang membludak dengan peserta dalam PPDB sebelumnya.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto menyebutkan, kuota tambahan telah disesuaikan dengan kapasitas daya tampung maksimal di beberapa SMA dan SMK yang ada di Kota Batam. SMKN 1 dan SMAN 1 Batam misalkan telah menerima kuota tambahan, bahkan hingga 200 orang dalam kuota tambahan yang dibuka sepekan belakangan ini.

Baca Juga: Polisi Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

“Alhamdulillah, sudah berjalan dengan baik, semoga dengan cepat selesai, agar anak-anak segera mendapatkan pembelajaran di sekolah masing-masing,” ujar Kasdianto.

Seperti diketahui dalam PPDB yang sudah berjalan berpolemik. Ratusan bahkan ribuan siswa tidak terakomodir dalam PPDB tersebut. Orangtua yang anaknya tidak lolos PPDB bertahan di lokasi sekolah. Mereka ngotot anaknya diakomodir kembali sehingga Dinas Pendidikan Provinsi Kepri kembali membuka kuota tambahan. Kuota tambahan ini tetap tidak mengakomodir semua siswa yang belum tertampung.

Baca Juga: Turis Warga Belanda Dijambret di Daerah Penuin, Uang Jutaan Raib

Dinas Pendidikan Kota Batam telah mengatur siasat untuk memeratakan jumlah maksimal siswa di semua sekolah yang ada. Yang tetap tidak kebagian bangku di sekolah negeri disarankan untuk mendaftar ke sekolah swasta.

“Tetap tak bisa semuanya kita akomodir, karena daya tampung tambahan tetap ada batasannya,” ujar Kepala SMKN 1 Batam Deden Suryana. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Pembunuh Istri di Sengkuang Lolos Dari Hukuman Seumur Hidup

0
838bbad831db9d7868ea705c15672949
Ilustrasi sidang

batampos – Reza Pahlewi, terdakwa pembunuh Riska, istrinya sendiri lolos dari hukuman seumur hidup. Hukuman itu ia dapat setelah mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi.

Dalam amar putusan, majelis hakim PT membatalkan vonis seumur hidup penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam. Kemudian menghukum Terdakwa Reza dengan 12 tahun penjara.

Kuasa hukum terdakwa Reza, yakni Mangara Sijabat mengatakan putusan PT terhadap banding kliennya keluar pada 13 Juli lalu. Majelis hakim yang memutus perkara tetap menyatakan Reza bersalah, namun punya pertimbangan pasal lain untuk terdakwa.

Menurut dia, pada dasarnya putusan banding tersebut, sesuai dengan fakta yang ada, yaitu bukan pembunuhan berencana, tapi kekerasan fisik dalam rumah tangga mengakibatkan kematian

“Pasal yang terbukti oleh majelis PT bukan pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), tapi UU PKDRT. Ini sesuai dengan pledoi maupun memori banding kami dari LBH Mawar Saron Batam, ” kata pria yang juga menjabat sebagai Direktur Mawar Saron di Batam ini.

Menurut dia, sejak awal terdakwa sangat menyesali atas kejadian tersebut. Terdakwa mmelakukan kekerasan karena khilaf, namun menyebabkan sang istri meninggal dunia.

“Klien kami bersyukur atas putusan ini karena dari awal dia tidak ada niat melakukan pembunuhan, ” tegas Mangara.

Sementara, Kasi Pidum Kejari Batam, Amanda belum menerima salinan putusan PT dari PN Batam. Sehingga pihaknya belum mengetahui pasti apa yang menjadi isi putusan PT terhadap Terdakwa Reza.

“Kami belum menerima salinan putusan secara resmi. Sehingga belum bisa memastikannya,” tegas Amanda.

Sebelumnya, majelis hakim PN Batam menjatuhkan pidana terhadap Reza Pahlewi dengan seumur hidup penjara karena terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap, Riska sesuai dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Vonis itu juga sama persis dengan tuntutan jaksa penuntut dengan seumur hidup penjara.

Diketahui pada keterangan sidang saksi, ibu korban yakni Erni menjelaskan pembunuhan terhadap putri kandungnya terjadi di dalam rumahnya pada 29 November 2022 lalu. Saat itu, ia keluar rumah untuk kegiatan olahraga. Sedangkan di rumah, ada Riska (korban), terdakwa, serta cucunya berusia 4 tahun.

Sepulang dari luar rumah, ia melihat cucunya tengah bermain. Kemudian Erni menanyakan keberadaan Riska kepada cucunya yang tengah bermain.

Mengetahui lampu di kamar putrinya mati, ia pun mencoba untuk menghidupkan dengan cara memutar bola lampu. Saat lampu hidup, ia melihat putrinya tengah berbaring dan ditutupi selimut. Ia sempat memanggil korban, namun tak ada respon sama sekali. Saat selimut dibuka, ia melihat kepala sangat putri, sudah berlumur darah dan tak bernafas.

Cekcok antara korban dan terdakwa, juga berawal saat korban meminta terdakwa menjemput mesin cuci yang ada di rumah untuk dibawa ke rumah mertua di Sengkuang. Saat itu, terdakwa dan korban tinggal sementara di rumah sang mertua. Merasa tak direspon, korban mendiamkan terdakwa, hingga membuat terdakwa sakit hati.

Sebelum membunuh, terdakwa sempat melakukan hubungan badan dengan korban. Namun ternyata, sakit hati yang dipendam terdakwa masih terus tergiang, hingga akhirnya membunuh istri yang telah memberinya satu anak. (*)

 

Reporter: Yashinta

Pusat Turut Perbaiki Jalan Daerah, Penyokong Pertumbuhan Industri jadi Prioritas

0
Ilustrasi. Presiden Jokowi meninjau Jalan Inpres Jalur Kerkap-Tanjung Agung Pali, di Kabupaten Bengkulu Utara dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Bengkulu, Jumat (21/7). (Setpres)

batampos – Pengerjaan jalan-jalan provinsi atau kabupaten yang rusak terus berjalan. Pada tahap pertama ini, sudah dianggarkan Rp 7 triliun. Ada beberapa kriteria jalan milik daerah itu bisa dibantu perbaikannya oleh pusat.

Kemarin (23/7) Presiden Joko Widodo meninjau rekonstruksi Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Tanah Air. “Ya ini sama seperti yang saya lihat di provinsi-provinsi yang lain, ini kita ingin memperbaiki, mempercepat, utamanya jalan provinsi, jalan kabupaten, dan jalan kota di seluruh Tanah Air,” katanya seusai peninjauan.

Untuk tahun ini penganggarannya dibagi dua. Pada tahap pertama Rp 7 triliun. Lalu pada tahap dua Rp 7 triliun.

Menurut Kepala Negara jalan-jalan provinsi di Jawa Tengah sudah baik yakni mencapai 88 persen. Lalu khusus untuk Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi, pemerintah menggunakan konstruksi cor yang lebih kuat karena jalan tersebut sering rusak sejak lama akibat kondisi tanahnya yang labil. Jokowi mengaku hafal dengan jalan ini karena sering lewat sejak dia masih kecil. “Konstruksinya seperti ini memang dua kali lebih mahal, tapi saya kira untuk pemakaian mungkin bisa lebih dari 10 tahun,” bebernya.

Selama ini jalan tersebut hanya menggunakan aspal dan hanya bertahan dua tahun. Lebih jauh, mantan Walikota Solo itu menyebut bahwa ketebalan cor jalan tersebut yaitu 10 cm untuk dasarnya. Lalu ditambah 25 cm lagi di atasnya.

Jokowi juga menegaskan bahwa perbaikan jalan-jalan di seluruh wilayah di Tanah Air akan terus berjalan. Dia menyebut bahwa pada akhir Juli proses rekonstruksi diharapkan telah berjalan seluruhnya. “Di Bengkulu juga berjalan, sebagian sudah berjalan. Tapi akhir Juli semuanya berjalan,” ucapnya.

Pada Instruksi Presiden (Inpres) No. 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditunjuk untuk segera memulai percepatan pembangunan jalan daerah yang menjadi prioritas pemerintah. Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Inpres Jalan Daerah bertujuan untuk menangani jalan-jalan non nasional yang rusak dan menigkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia melalui bantuan APBN. “Memulai tender pekerjaan pada Mei, sehingga Juni atau paling lambat Juli sudah bisa mulai diperbaiki kondisi jalannya,” kata Basuki.

Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menambahkan, percepatan penanganan kemantapan jalan dan jembatan diprioritaskan pada daerah yang memiliki tingkat kemantapan rendah. Terutama untuk ruas-ruas pengungkit pertumbuhan ekonomi dan peningkatan akses keterisolasian. “Kriteria ruas prioritasnya yang pasti jalannya harus rusak, mendukung pusat pertumbuhan ekonomi, dan konektivitas dengan jalan tol juga diprioritaskan,” ungkapnya. Dia menyebut kawasan industri strategis seperti Morowali, Konawe, Weda Bay, dan Tanjung Selor juga menjadi perhatian.

Terkait pendanaan pembangunan jalan daerah, Hedy menerangkan bahwa terdapat 3 instrumen pendukung. Yakni meliputi Dana Alokasi Khusus (DAK), bantuan pemerintah dari APBN reguler, dan yang terakhir melalui Inpres yang sifatnya lebih top down. Alokasi anggaran yang direncanakan untuk pelaksanaan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah yaitu sebesar Rp32,79 triliun. “Percepatan peningkatan konektivitas tersebut akan dilanjutkan tahun 2024,” ucapnya.

Proses persiapan penanganan jalan daerah tersebut harus melalui beberapa tahapan mulai dari perencanaan, seleksi, verifikasi dan prioritisasi, kemudian penetapan prioritas, hingga penganggaran. Hal tersebut juga berlaku pada jalan daerah yang akan ditangani Kementerian PUPR. “Kriteria prioritas dan readiness criteria harus sesuai. Seperti desainnya sudah siap, lahan tidak bermasalah, dan dokumen lingkungan yang memadai,” ucapnya. (*)

Reporter: JP Group

Polisi Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

0
71536ac6 a5f3 452f 9e6c 2502f7aaf54a e1690126339522
Polisi sosialisasi keselamatan kepada pelajar di sekolah dalam kegiatan bertajuk “Police Go To School”

batampos – Operasi Patuh Seligi yang digelar serentak di Kepri turut menyambangi sekolah-sekolah. Kegiatan yang bertajuk “Police Go To School” ini untuk mensosialisasikan keselamatan berkendara kepada para pelajar.

“Dalam sosialisasi ini kita memberikan imbauan kepada sekolah-sekolah, khususnya para pelajar, guna meningkatkan pemahaman tentang hukum berlalu lintas,” ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombes, Zahwani Pandra Arsyad, Minggu (23/7).

Sosialisasi ini dilakukan di seluruh Mapolres. Seperti Mapolresta Barelang menyambangi MAN 1 Kota Batam, Polresta Tanjung Pinang ke SMP Islam De Green Camp, Polres Bintan ke SMPN 15 Bintan.

Baca Juga: Ingatkan Bahaya Berlalu Lintas dan Narkoba, Polsek Nongsa Datangi Sekolah

“Polres Lingga, Anambas, dan Natuna juga menggelar kegiatan pengaturan dan patroli lalu lintas dengan melibatkan gabungan Satsamapta Polres,” kata Zahwani.

Ia menambahkan Operasi Patuh Seligi 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas guna menciptakan keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas di wilayah Kepri.

Adapun sasaran operasi inj berupa pemberian teguran pada 7 prioritas pelanggaran. Seperti pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi atau pengendara yang masih di bawah umur, pengemudi atau pengendara yang berboncengan lebih dari 1 orang.

Baca Juga: Disnaker Catat Ada 6.766 Pencaker, Didominasi Lulusan SMA

Kemudian pengemudi atau pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi pengendara ranmor yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi atau pengendara yang dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, pengemudi atau pengendara yang melawan arus dan pengemudi atau pengendara yang melebihi batas kecepatan.

“Dengan dukungan penuh dari para personel dan pihak berwenang, diharapkan keselamatan berlalu lintas dapat lebih ditingkatkan untuk kesejahteraan dan keselamatan bersama,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Ganjar dan Gibran Berbincang dengan Prabowo dan Erick di Adi Soemarmo

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kanan) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (dua kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Antara)

batampos  – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir di Bandara Adi Soemarmo, Senin (24/7). Momen itu terjadi saat mereka menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo.

Erick Thohir mengunggah gambar melalui media sosial Instagram @erickthohir yang menunjukkan keempatnya sedang sarapan pagi sembari berbincang santai. Erick mengatakan, mereka bertukar pikiran terkait keberlanjutan ekonomi di tengah situasi ekonomi global yang tak menentu.

”Berbincang santai dan tukar pikiran untuk membangun keberlanjutan ekonomi Indonesia di situasi global ekonomi yang tidak menentu,” kata Erick.

Unggahan media sosial Erick Thohir itu mendapat banyak respons dari warganet. Sebagian di antaranya mencermati bahwa dua dari empat tokoh dalam foto tersebut merupakan bakal calon presiden.

Foto itu juga mengonfirmasi pernyataan Jokowi saat menghadiri Syukuran 25 Tahun PKB di Stadion Manahan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (23/7).

Saat itu, Jokowi meminta masyarakat tidak bertengkar atau saling menjelekkan di media sosial terkait perbedaan pilihan politik, karena para bakal capres semua bersahabat bahkan minum kopi bersama.

Lha wong yang di atas-atas aja, ketua-ketua partai itu, sering makan-makan bareng. (Bakal) Capres-capres itu ngopi bareng, lha kok yang di bawah saling bertengkar dan berkepanjangan, kangge nopo? Kita ini satu saudara, sebangsa, dan se-Tanah Air Indonesia. Ampun kesupen, nggih mboten? (Jangan lupa, iya tidak?),” kata Jokowi. (*)

Reporter: JP Group

 

Kemen PPPA Tebar 360 Penghargaan Kota Layak Anak tahun 2023

0

 

batampos – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menganugerahi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2023 kepada 360 Kabupaten/Kota di Semarang, Jumat (22/7). Terdiri dari:

  • 19 kategori Utama,
  • 76 kategori Nindya,
  • 130 kategori Madya,
  • 135 kategori Pratama.

Penghargaan Provinsi Layak Anak (PROVILA) pun turut diberikan kepada 14 Provinsi yang telah melakukan upaya keras untuk menggerakkan Kabupaten/Kota di wilayahnya dalam mewujudkan KLA.

“Kami menyadari, tidaklah mudah dalam mewujudkan sebuah Kabupaten/Kota Layak Anak tanpa adanya komitmen kuat dari pimpinan daerah, kebijakan, dan program terintegrasi yang mementingkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Sinergi, kolaborasi, dan Kerjasama semua pihak yang terkait pun menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak,” tegas Menteri PPPA.

Dalam Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2023, sebanyak 19 Kabupaten/Kota meraih penghargaan Kategori Utama dimana 8 Kabupaten/Kota diantaranya berhasil mempertahankan predikat dari tahun lalu yaitu

  1. Kota Yogyakarta
  2. Kota Surabaya
  3. Kota Surakarta
  4. Kota Denpasar
  5. Kota Jakarta Timur
  6. Kota Probolinggo
  7. Kabupaten Sleman
  8. Kabupaten Siak.

Sementara itu, 11 Kabupaten/Kota berhasil meraih peningkatan dari predikat Kategori Nindya menjadi Kategori Utama, yakni

  1. Kabupaten Bantul
  2. Kota Balikpapan
  3. Kota Sawahlunto
  4. Kabupaten Tulungagung
  5. Kota Semarang
  6. Kota Jakarta Utara
  7. Kota Jakarta Selatan
  8. Kota Padang
  9. Kota Padang Panjang
  10. Kota Madiun
  11. Kabupaten Sragen.

 

Tahun ini, sebanyak 14 (empat belas) Provinsi berhasil meraih penghargaan Provinsi Layak Anak (PROVILA), yakni

  1. Provinsi Bali
  2. Provinsi Banten
  3. Provinsi DKI Jakarta
  4. Provinsi D.I Yogyakarta
  5. Provinsi Jawa Tengah
  6. Provinsi Jawa Timur
  7. Provinsi Kalimantan Selatan
  8. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
  9. Provinsi Kepulauan Riau
  10. Provinsi Lampung
  11. Provinsi Nusa Tenggara Barat
  12. Provinsi Riau
  13. Provinsi Sulawesi Utara
  14. Provinsi Sumatera Barat.

 

“Bagi daerah yang telah berhasil mencapai penghargaan terbaik sekali lagi saya ucapkan selamat, dan bagi daerah yang belum berhasil memperoleh penghargaan terbaiknya, saya harap dapat segera berbenah, realisasikan dan implementasikan perwujudan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak melalui kebijakan, program, dan kegiatan yang secara langsung menyentuh dan melibatkan anak,” tandas Menteri PPPA.

(*)

Gubkepri Hadiri Pelantikan Pengurus KBB Kepri

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri acara silaturahim dan pelantikan pengurus wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Kepulauan Riau bersama Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat KBB se-dunia. Acara ini berlangsung di Planet Holiday Hotel, Batam, Minggu (23/07).

Ansar Ahmad yang akrab di sapa dengan panggilan Bang Ansar dan Sahbirin Noor dengan panggilan Paman Birin ini, keduanya disambut antusias oleh masyarakat Banjar yang hadir. Tepukan tangan mengiringi hingga keduanya duduk berdampingan di kursi yang sudah diatur oleh prktokol.

Dalam kesempatan ini, Ansar menyampaikan bahwa Provinsi Kepri adalah wilayah yang majemuk, mengakomodasi berbagai suku, adat istiadat, agama, dan budaya. Kepri mempunyai posisi yang sangat strategis, menjadi tujuan banyak orang dalam melakukan kegiatan ekonomi dan perdagangan.

BACA JUGA:Kepri Raih 6 Piala Bergengsi di MTQ Nasional

Sangat membahagiakan bahwa meskipun Kepri merupakan wilayah majemuk, namun kemajemukan ini semakin kuat dan harmonis. Tidak ada konflik horizontal yang terjadi, sehingga pada tahun 2022, Pemerintah Pusat menobatkan Kepri sebagai provinsi terbaik pertama dalam tingkat moderasi dan toleransi agama.

“Kemajuan ini diharapkan menjadi modal penting bagi masyarakat untuk melanjutkan pembangunan di Kepulauan Riau,” kata Gubernur Ansar.

Kepulauan Riau memiliki keistimewaan karena berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Wilayah ini juga berada di salah satu dari empat choke point perdagangan dunia, yaitu Teluk Oman, Terusan Zeus, Selat Zilbarter, dan Selat Malaka.

“Dengan mengingat hal ini, Kepri menjadi salah satu jalur penting perhubungan di Indonesia, meliputi Selat Sunda, Selat Makassar, Selat Malaka, hingga Lombok,” ujarnya.

Kepri juga ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus dengan tiga kawasan industri yang sudah ada, seperti Kawasan Industri Galang Batam, Nongsa Digital Park, dan Batam Aero Teknik. Tiga kawasan di Batam juga ditetapkan sebagai kawasan pelabuhan bebas dan perdagangan bebas, yaitu Batam, Bintan, dan Karimun.

Selain industri pariwisata, sektor pariwisata juga menonjol di Kepri. Gubernur berharap adanya peluang kerja sama antara Provinsi Kalimantan Selatan dan Kepulauan Riau, baik di bidang pariwisata, industri, maupun bidang lainnya.

“Acara silaturahim dan pelantikan pengurus wilayah KBB ini menjadi momentum strategis bagi kedua provinsi untuk menjalin kerja sama yang lebih erat ke depannya,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar sekaligus mengajak masyarakat Kerukunan Bubuhan Banjar di Kepri untuk bersama-sama bahu membahu dan bergandengan tangan memberikan kontribusi dan sumbangsih bagi negeri tercinta ini. Ia menegaskan bahwa di Kepri tidak ada kelas 1 dan kelas 2, semua memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam membangun Kepulauan Riau ke depan yang lebih baik.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar, H. Sahbirin Noor, beserta istri. Selain itu, hadir pula beberapa tokoh dan pejabat penting, seperti Anggota DPD RI dapil Provinsi Kepri, Ir. H. Riasaptarika, Gubernur periode 2016-2019, Dr. H. Nurdin Basirun, Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad, Ketua Umum Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar Provinsi Kepri, H. Febrialin Razak, serta tokoh agama dari Kalimantan Selatan, KH. Muamar ZA, dan para tokoh agama, masyarakat, dan pemuda Kerukunan Bubuhan Banjar Provinsi Kepulauan Riau. (*)