Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 5166

Marak Pembuangan Limbah di Permukiman Warga, DPRD Batam Soroti Kinerja DLH

0
RDP Limbah 1 F Cecep Mulyana scaled e1694745599472
Komisi III DPRD Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam dan warga melakukan rapat dengar pendapat terkait limbah, Kamis (14/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Warga Sagulung terdampak pembuangan limbah oleh salah satu perusahaan di wilayah tersebut. Limbah bongkahan semen cair dan sudah membatu mencemari lingkungan sekitar sungai di lokasi.

Komisi III DPRD Batam, Djoko Mulyono mengatakan persoalan limbah ini harus segera ada solusinya. Area terbuka umum bukan untuk tempat pembuangan limbah atau lainnya.

Perusahaan harus mengelola limbah mereka sendiri. Membuang limbah di lokasi tersebut menurutinya adalah perbuatan yang melanggar.

“Apa pun kondisinya tidak boleh ada limbah dibuang sembarangan. Apalagi berdekatan dengan aliran air. Pencemaran lingkungan akan menyebar,” kata dia usai menghadiri RDP di Komisi III DPRD Batam, Kamis (14/9).

Baca Juga: Disdik Masih Menyusun Sekolah yang Akan Menampung Siswa Rempang di Batam

Djoko juga menilai beberapa tahun lalu, DLH juga pernah mengusulkan pembuatan laboratorium untuk menguji soal limbah dan lainnya. Bahkan sudah pernah diusulkan Detail Engineering Desaign (DED).

Namun di tengah perjalanan usulan ini hilang. Padahal kondisi Batam ini sangat lekat dengan sektor industri. Tentunya akan selalu berhubungan dengan limbah dan pengujian lainnya.

“Padahal penting. Di daerah industri ini, Batam tidak miliki lab pengecekan, dan bergantung kepada perusahaan lainnya. Ini sangat miris memang,” ujarnya.

DLH diminta untuk menanggapi serius persoalan ini. Hingga kini limbah masih ada, dah masyarakat yang ada di sekitar wilayah merasa terganggu.

“Kan tidak efektif kalau kita mau ngecek mengandalkan swasta. Berapa lagi biayanya,” sebutnya.

Baca Juga: Disdik Masih Menyusun Sekolah yang Akan Menampung Siswa Rempang di Batam

Djoko mendesak, persoalan limbah ini bisa selesai dalam waktu dekat ini. Jangan sampai ada pembiaran atas keluhan warga setempat.

“Saya juga sudah mengecek ke lapangan. Faktanya memang ada limbah itu. Perusahaan juga harus dipanggil terkait hal ini di RDP berikutnya,” tegasnya.

PT China Communications Construction (CCCI) adalah industri yang bergerak di bidang penyedia jasa konstruksi terbesar yang memproduksi tiang pancang berukuran besar. Industri ini beroperasi di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Namun, perusahaan tersebut ditengarai selalu membuang limbah sembarangan di kawasan Kecamatan Sagulung.

Salah satu tokoh masyarakat Sagulung, Jefrie Muju menuturkan sampai saat ini limbah masih ada di area tersebut. Hingga kini belum ada solusi terkait keberadaan limbah ini.

Baca Juga: Rusunawa Pemko Batam hanya Bisa Tampung 100-an KK Warga Rempang

Jefrie melanjutkan, saat membuang limbah, transporter atau pengangkut limbah itu melakukan pembuangan ke area bangunan yang digunakan dalam aktivitas pendidikan.

Antara lain di SMKN 8, SMKN 5, SMPN 60, Pondok Pesantren Al Ustmaniyah Dapur 12, dan tempat lain yang jadi pusat pendidikan. Kondisi ini sangat memprihatinkan.

“Seharusnya sudah ada sampel dari DLH, apa kandungan dari limbah itu, ini sampai sekarang tak ada,” ujarnya.

Perusahaan harus bertanggung jawab terhadap pengelolaan lomba limbah mereka. Menurutnya, limbah ini juga menjadi pendapatan daerah.

“Kalau buang sembarangan begini, Batam kehilangan PAD mereka. Perusahaan selalu begini. Jangan sampai apa yang menjadi penghasilan daerah, dinikmati oleh oknum. Limbah ini masalah serius. Jadi jangan sampai seenaknya buang ke permukiman dan sungai. DLH jangan lembek lah,” tegasnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Pelajar dari 4 SD dari Rempang akan Belajar di SDN 11 Sagulung

0
SDN 07 Untuk Warga Rempang Batuaji Dalil Harahap1 scaled
SDN 007 Batuaji di Tanjunguncang salah satu sekolah yang disiapkan untuk siswa relokasi dari Rempang, Senin (11/9). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Proses belajar mengajar siswa sekolah dasar di Rempang, dipastikan tetap berlanjut. Hal itu disampaikan Alwani, SDN 016 Blongkeng, Rempang, Batam.

“(Kami sudah dapat pemberitahuan), bahwasanya kami tetap sekolah. Sudah diatur pemerintah,” kata Alwani.

Ia mengatakan, SDN 016 Blongkeng direncanakan akan belajar di SDN 11 Sagulung. Namun, Alwani mengatakan, hal ini dapat berubah, seiring kebijakan dari pemerintah.

Selain SDN 16 Blongkeng,  ada 3 SDN lainnya yang menggunakan bangunan SDN 11 Sagulung sementara waktu yakni, SDN 1 Sembulang, SDN 6 Dapur Enam, dan SDN 7 Monggak.

“Bagaimana teknisnya, pemerintahlah yang tahu,” ungkap Alwani.

BACA JUGA: Disdik Masih Menyusun Sekolah yang Akan Menampung Siswa Rempang di Batam

Ia mengatakan, di SDN 16 Blongkeng ada sekitar 64 siswa. Setiap kelasnya jumlah siswanya bervariasi, namun rata-rata belasan orang.

Terkait pendidikan bagi warga Rempang ini. Dari informasi yang didapat Batam Pos, hari ini (15/9) terakhir proses belajar mengajar di Rempang. Sebab, Senin (18/9) akan dimulai pengosongan sekolah dan perpindahan ke gedung-gedung sekolah sementara.

“Kabarnya begitu, tapi saya belum terima pemberitahuan lanjutannya,” kata salah seorang guru di Rempang, yang tak ingin namanya disebutkan.

Ia mengatakan, untuk beberapa wilayah kampung di Rempang, warganya akan tinggal di rusun belakang Majsid Sultan.

“Mereka menanggung biaya hidup. Anak sekolah disedikan bus dari rusun ke sekolah, antar jemput,” ujarnya.

Tim Sosialisasi Tidak Paham Konsep

Solusi pemerintah soal pendidikan ini, tidak tersampaikan dengan baik  ke masyarakat. Tim-tim sosialisasi hanya menyampaikan apa yang ada di brosur.

Namun, pertanyaan-pertanyaan masyarakat tidak terjawab secara detail. Sehingga, membuat masyarakat menjadi bingung.

Hal itu terjadi di Kampung Pasir Panjang. Warga bertanya mengenai, ganti rugi tanaman yang ada di wilayah HPL.

“Kami tanya itu, tapi tak di jawab oleh tim sosialisasi. Katanya datang ke kantor, itu kan jauh juga jadinya,” kata warga Pasir Panjang enggan disebutkan namanya.

Begitu juga ditanya, soal kapan kepastian rumah akan selesai dibangun. Tim sosialisasi tak jua memberikan jawaban yang pasti.

Bagi masyarakat, kepastian atas pertanyaan atau hal-hal yang membuat mereka bingung, sangat perlu dijelaskan oleh pemerintah. Namun, tim sosialisasi yang turun, kurang maksimal.

Sehingga, masyarakat tidak puas, atas jawaban yang diberikan. (*)

reporter: Fiska Juanda

Pendataan Terus Berlanjut, Warga Rempang Mulai Ramai Datangi Posko Tim Satgas

0

 

Ratusan warga Rempang terus berdatangan ke posko Tim Satuan Tugas (Satgas) pendataan relokasi, Kamis (14/9/2023). Selain berkonsultasi, beberapa warga juga mulai menyerahkan berkas pendaftaran kepada Tim Satgas sebagai bentuk persetujuan untuk diKepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyambut baik kabar tersebut.

rempangg
Tim sosialisasi dan verifikasi saat berada di Posko Kantor Camat Galang

Berdasarkan laporan tim, kata Ariastuty, warga yang telah mendaftar berjumlah 91 KK dari empat posko yang dibuka. Sementara, sebanyak 168 KK masih dalam tahapan konsultasi bersama Tim Satgas.

“Kami harapkan jumlah itu terus bertambah. Mengingat, penambahan jumlah warga yang mendaftar cukup signifikan sejak awal dibuka,” ujar Ariastuty.

Ia menegaskan, tahapan sosialisasi dan pendataan (verifikasi) terhadap warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City akan terus berlanjut hingga tanggal 20 September 2023 mendatang.

Sehingga, lanjut Ariastuty, jumlah warga yang mendaftar pun diprediksi akan terus bertambah.

Apalagi BP Batam dengan dibantu personel keamanan gabungan serta warga setempat terus menggesa sosialisasi secara door to door ke masyarakat di Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate.

“Kami mengajak warga yang belum mendaftar untuk segera mendaftar ke posko Tim Satgas yang berlokasi di RSKI Galang, Kantor Camat Galang, Kantor Lurah Rempang Cate, dan di lantai dasar Gedung PTSP Batam Center,” pungkasnya. (DN/rilis)

Tokopedia Rekap Tren Belanja Online Kuartal III 2023: Transaksi Groceries Melesat

0

 

Belanja online masih menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan pascapandemi. Hal ini sejalan dengan sebuah laporan yang menyebutkan bahwa 82% masyarakat Indonesia memilih berbelanja berbagai produk kebutuhan lewat platform e-commerce.* Tingginya animo masyarakat tersebut juga tercermin dari data tren belanja online di Tokopedia sepanjang kuartal III 2023.

Kepala Divisi Corporate Affairs Tokopedia, Antonia Adega mengatakan, “Beberapa kategori produk yang paling laris di Tokopedia selama kuartal III 2023, antara lain Fesyen, Otomotif, Elektronik, Rumah Tangga dan Kebutuhan Sehari-hari atau Groceries (seperti Makanan dan Minuman, Kesehatan serta Perawatan Tubuh).” Tokopedia pun mengungkap tren belanja online sepanjang kuartal III 2023 dibandingkan dengan kuartal II 2023.

Intip tren belanja online kuartal III 2023 dan promo Tokopedia supaya makin hemat
“Pada kategori produk Fesyen di Tokopedia, pakaian adat, seragam koki dan long john menjadi beberapa produk terlaris, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 1,5 kali lipat. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat akan produk fesyen wanita, pria, maupun muslim atau modest wear, Tokopedia mengadakan kampanye, seperti Women in Style dan Galeri Fashion Pria dengan harga mulai Rp50.000 dan cashback hingga Rp500.000,” ujar Antonia.

Di sisi lain, pada kategori produk Otomotif, beberapa produk yang paling banyak dibeli masyarakat lewat Tokopedia, yaitu mobil, motor dan kunci helm, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 1,5 kali lipat. “Masyarakat bisa mendapatkan berbagai produk otomotif melalui Tokopedia Garage dengan diskon hingga 90%,” ungkap Antonia.

Di kategori produk Elektronik, beberapa produk terlaris di Tokopedia, antara lain monitor komputer, optical drive dan perangkat membaca buku digital (e-reader), dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 2 kali lipat.

Tingginya tren belanja online e-reader selaras dengan data Perpustakaan Nasional yang menyebutkan tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia naik dengan rata-rata nasional sebesar 63,8 poin.*** Tokopedia pun menghadirkan Mega Electrodeals untuk mempermudah masyarakat mendapatkan produk elektronik seperti e-reader dengan flash sale hingga Rp1 juta.

“Selain itu, pada kategori produk Rumah Tangga di Tokopedia, kemasan makanan dan minuman (seperti food paper bag, box kardus makanan dan paper rice bowl), dekorasi (seperti slinger, lampu pohon Natal dan pohon Natal) serta kotak surat menjadi sejumlah produk terlaris, dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari 3,5 kali lipat,” kata Antonia.

“Data itu menunjukkan kemasan ramah lingkungan untuk makanan dan minuman kian diminati masyarakat. Untuk terus mengajak pembeli, penjual dan mitra strategis lain menggencarkan aksi menjaga lingkungan, Tokopedia menghadirkan gerakan Tokopedia Hijau,” jelas Antonia. Hal tersebut sejalan dengan salah satu komitmen Tiga Nol GoTo, yaitu Nol Sampah.

Antonia juga menjelaskan, “Pada kategori produk Groceries di Tokopedia, obat mual dan pencernaan, foot spray dan cuka apel menjadi sejumlah produk yang paling laris, dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari 10,5 kali lipat.”

“Untuk mempermudah masyarakat mengakses produk kebutuhan sehari-hari atau groceries–seperti makanan dan minuman, produk kesehatan serta perawatan tubuh–Tokopedia menyelenggarakan berbagai kampanye,” kata Antonia. Misalnya, Tokopedia NYAM! yang berisi berbagai produk makanan dan minuman dengan flash sale mulai dari Rp10.000; Tokopedia Beauty yang menyediakan berbagai produk perawatan tubuh, juga dengan flash sale mulai dari Rp10.000; dan Tokopedia Zona Sehat yang menghadirkan berbagai pilihan produk kesehatan dengan flash sale hingga 90%.

Hyperlocal Tokopedia dorong jumlah penjual di sejumlah wilayah naik 4,5 kali
Saat ini, di Tokopedia telah ada lebih dari 14 juta penjual, dimana hampir 100% pelaku UMKM. Di sisi lain, masyarakat di 99% kecamatan di Indonesia bisa mengakses lebih dari 1,8 miliar produk terdaftar dengan harga transparan melalui Tokopedia.

“Untuk terus meningkatkan daya saing pelaku UMKM di seluruh wilayah di Indonesia agar punya kesempatan yang sama dalam menciptakan peluang bisnis, sekaligus mempermudah pembeli mendapatkan produk kebutuhan yang lebih beragam dengan lebih cepat dan efisien, Tokopedia senantiasa menggencarkan inisiatif Hyperlocal,” jelas Antonia.

Antonia menambahkan, “Hyperlocal Tokopedia yang menerapkan teknologi geo-tagging memiliki berbagai manifestasi. Salah satunya, Kumpulan Toko Pilihan (KTP), halaman kurasi produk penjual terdekat dari lokasi pembeli. Ada pula Dilayani Tokopedia, layanan pemenuhan pesanan yang memungkinkan penjual menitipkan produk di gudang-gudang pintar Tokopedia para wilayah dengan permintaan tinggi.”

“Berkat inisiatif Hyperlocal dan manifestasinya, beberapa wilayah di Indonesia mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi, antara lain Dogiyai (Papua Tengah), Maluku Barat Daya (Maluku), Banggai Laut (Sulawesi Tengah), Kolaka Utara (Sulawesi Tenggara) dan Kepulauan Sula (Maluku Utara) dengan rata-rata peningkatan hampir 3,5 kali lipat,” ungkap Antonia.

Sementara beberapa wilayah di Indonesia yang mengalami kenaikan tertinggi jumlah penjual, antara lain Bolaang Mongondow Timur (Sulawesi Utara), Boalemo (Gorontalo), Sumba Barat Daya (Nusa Tenggara Timur), Bombana (Sulawesi Tenggara) dan Maluku Tenggara Barat (Maluku) dengan rata-rata peningkatan lebih dari 4,5 kali lipat.

“Bahkan Tokopedia mencatat pengiriman terjauh pada kuartal III 2023 terjadi dari Aceh Tengah ke Jayapura untuk produk kopi,” tambah Antonia. “Kami juga melihat dampak positif pada pertumbuhan ekonomi berkat kehadiran Hyperlocal Tokopedia di berbagai wilayah di Indonesia. Berdasarkan riset Tokopedia dan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), sepanjang 2019-2021, rerata persentase pertumbuhan ekonomi di kota tanpa Hyperlocal tercatat sebesar 1,26%, sedangkan di kota dengan Hyperlocal Tokopedia angkanya lebih tinggi, yaitu 2,78%,” tutup Antonia.
***

Tentang Tokopedia
Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia, memiliki misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Visi Tokopedia adalah membangun sebuah Super Ecosystem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun. Saat ini, Tokopedia memberdayakan jutaan penjual dan pengguna melalui marketplace dan produk digital, fintech dan pembayaran, logistik dan fulfillment, serta Mitra Tokopedia. Tokopedia adalah bagian dari grup GoTo, ekosistem digital terbesar di Indonesia yang mencakup Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial.

Kontak Media
Tim PR Tokopedia | [email protected]

Target Pendapatan APBD Karimun 2024 Naik Rp1,42 Triliun

0
Aunur Rafiq

batampos– Target pendapatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun tahun 2024 mencapai Rp1,420.962.453.254 triliun.

Target tersebut naik dibanding dengan target pendapatan sebagaimana yang tertuang dalam Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2024 sebesar Rp1.274.962.453.254

“Untuk target pendapatan daerah pada postur rancangan APBD 2024, mengalami kenaikan dibandingkan target yang tertuang dalam Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2024 sebesar Rp1.274.962.453.254,” jelas Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai paripurna pembacaan pidato pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Karimun 2024, Rabu (13/9).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD M Yusuf Sirat, Bupati memaparkan postur APBD 2024. Diantaranya pendapatan daerah, belanja daerah, defisit, dan pembiayaan.

BACA JUGA: Belum Serahkan PSU, Jalan Perum TMK Diaspal Pakai Dana APBD

Untuk proyeksi pendapatan daerah tahun anggaran 2024, disampaikan Aunur Rafiq, sebesar Rp1.391.962.453.254. Sedangkan belanja daerah, ditargetkan sebesar Rp1.420.962.453.254.

“Artinya, target belanja juga mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan target belanja yang tertuang dalam Rancangan KUA dan PPAS tahun 2024 sebesar Rp1.303.962.453.254,” papar Aunur Rafiq.

Sementara defisit dan pembiayaan para rancangan APBD tahun 2024, jika melihat struktur pendapatan dan belanja, maka terdapat selisih defisit sebesar Rp27.500.000.000.

Untuk menutupi defisit itu, menurut Bupati, akan diambil dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp29 miliar yang seluruhnya bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun sebelumnya.

“Sisa dari pembiayaan penerimaan setelah digunakan untuk menutupi defisit, yakni sebesar Rp1.500.000.000 akan digunakan untuk pengeluaran pembiayaan yang diproyeksikan dengan jumlah yang sama, sebagai penyertaan modal kepada PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Karimun,” jelasnya.

Sementara tanggapan fraksi DPRD terhadap pidato nota Keuangan Rancangan APBD Karimun 2024, dilakukan secara tertulis. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Menteri Investasi RI Dukung Percepatan Relokasi Masyarakat Rempang

0

 

Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, mendukung langkah BP Batam untuk mempercepat proses relokasi masyarakat Kawasan Rempang.

Tidak hanya itu, pihaknya optimis jika pengembangan Rempang sebagai mesin ekonomi baru Indonesia bisa terealisasi dengan baik.

Bukan tanpa alasan, selain memberikan multiplier effect terhadap Kepri, proyek Rempang Eco-City juga akan membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

“Saya sudah sampaikan, pemerintah tak akan merelokasi masyarakat tanpa persiapan maksimal. Formulasi dan solusinya, per KK diberikan lahan seluas 500 meter persegi disertai sertifikat. Pemerintah juga memberikan pembiayaan untuk membangun rumah tipe 45 senilai Rp 120 juta per KK,” ujar Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (13/9/2023).

Ia yakin dan percaya, BP Batam mampu untuk mewujudkan rencana pengembangan Rempang Eco-City tersebut.

Sehingga, Batam sebagai lokomotif perekonomian Kepri pun menjadi magnet investasi bagi Indonesia untuk menyaingi Singapura.

invetasi rempang
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bersama Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia.

“BP Batam itu bertugas untuk menjadikan Kota Batam mengimbangi Singapura. Namun menjadi pertanyaan, kenapa setiap ada investasi besar masuk Batam, selalu saja ada hambatan. Ini ada apa? Tapi perlu diketahui, tidak ada urusan investasi yang selalu berjalan mulus. Yakinlah ini bisa terselesaikan,” tambahnya.

Bahkan, Bahlil mengungkapkan jika Presiden Joko Widodo telah menugaskannya untuk kembali turun ke Kota Batam guna mengawal percepatan relokasi masyarakat Rempang.

“Untuk investasi besar, selalu ada dinamikanya,” pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkomitmen untuk menyelesaikan realisasi investasi Rempang Eco-City.

Hal ini sangat beralasan. Mengingat, proyek pengembangan Rempang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional yang tertuang dalam Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023.

“Kami diberikan tugas agar realisasi investasi bisa terselesaikan. Pengembangannya akan kita lanjutkan dengan rencana relokasi untuk saudara kita di Rempang. Kami sudah sepakat dari pusat ke daerah untuk menyelesaikan ini. Mudah-mudahan masyarakat bisa menerima dengan baik” tegas Rudi. (DN/rilis)

Menteri Investasi RI Dukung Percepatan Relokasi Masyarakat Rempang

0

 

Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, mendukung langkah BP Batam untuk mempercepat proses relokasi masyarakat Kawasan Rempang.

Tidak hanya itu, pihaknya optimis jika pengembangan Rempang sebagai mesin ekonomi baru Indonesia bisa terealisasi dengan baik.

Bukan tanpa alasan, selain memberikan multiplier effect terhadap Kepri, proyek Rempang Eco-City juga akan membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

“Saya sudah sampaikan, pemerintah tak akan merelokasi masyarakat tanpa persiapan maksimal. Formulasi dan solusinya, per KK diberikan lahan seluas 500 meter persegi disertai sertifikat. Pemerintah juga memberikan pembiayaan untuk membangun rumah tipe 45 senilai Rp 120 juta per KK,” ujar Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (13/9/2023).

Ia yakin dan percaya, BP Batam mampu untuk mewujudkan rencana pengembangan Rempang Eco-City tersebut.

Sehingga, Batam sebagai lokomotif perekonomian Kepri pun menjadi magnet investasi bagi Indonesia untuk menyaingi Singapura.

invetasi rempang
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bersama Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia.

“BP Batam itu bertugas untuk menjadikan Kota Batam mengimbangi Singapura. Namun menjadi pertanyaan, kenapa setiap ada investasi besar masuk Batam, selalu saja ada hambatan. Ini ada apa? Tapi perlu diketahui, tidak ada urusan investasi yang selalu berjalan mulus. Yakinlah ini bisa terselesaikan,” tambahnya.

Bahkan, Bahlil mengungkapkan jika Presiden Joko Widodo telah menugaskannya untuk kembali turun ke Kota Batam guna mengawal percepatan relokasi masyarakat Rempang.

“Untuk investasi besar, selalu ada dinamikanya,” pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkomitmen untuk menyelesaikan realisasi investasi Rempang Eco-City.

Hal ini sangat beralasan. Mengingat, proyek pengembangan Rempang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional yang tertuang dalam Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023.

“Kami diberikan tugas agar realisasi investasi bisa terselesaikan. Pengembangannya akan kita lanjutkan dengan rencana relokasi untuk saudara kita di Rempang. Kami sudah sepakat dari pusat ke daerah untuk menyelesaikan ini. Mudah-mudahan masyarakat bisa menerima dengan baik” tegas Rudi. (DN/rilis)

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Ketua Harian Kompolnas

0

 

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menerima kunjungan Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny Mamoto beserta rombongan pada hari Kamis (14/9/2023) bertempat di Marketing Center BP Batam.

Dalam kunjungannya, Irjen (Purn) Benny Mamoto mengatakan ingin melihat langsung kondisi Kota Batam pasca aksi demonstrasi di Kantor BP Batam yang berakhir ricuh pada Senin (11/9/2023) lalu.

“Kami hadir hari ini untuk melihat kondisi Batam pasca aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Senin kemarin,” ujarnya.

“Mungkin Pak Kepala BP Batam bisa jelaskan kronologisnya sekaligus memberikan informasi detail mengenai pengembangan Pulau Rempang ini kepada kami,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Purnawirawan Jenderal Polisi Bintang Dua ini juga berharap Pemerintah Pusat melalui BP Batam dapat segera menemukan solusi terbaik dalam pengembangan salah satu Program Strategis Nasional 2023 ini.

“Harapan kami semoga kedepannya segera didapatkan solusi terbaik demi kelancaran proyek pengembangan Rempang Eco-City ini,” harap Irjen (Purn) Benny Mamoto.

kompolnasKepala BP Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari rombongan Kompolnas yang dipimpin oleh Irjen (Purn) Benny Mamoto selaku Ketua Harian Kompolnas.

“Selamat datang di Batam Pak Irjen (Purn) Benny Mamoto beserta rombongan, terima kasih sudah berkunjung ke BP Batam,” kata Rudi.

Selanjutnya, Rudi berkesempatan menjelaskan kronologis beberapa kejadian terkait pengembangan Rempang Eco-City yang telah terjadi beberapa waktu ini.

Rudi juga mengatakan bahwa pihaknya sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di Kota Batam akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh poin yang menjadi hak masyaraat Pulau Rempang yang terdampak proyek ini sehingga harus di relokasi.

“Kami disini (BP Batam) berupaya memenuhi hak masyarakat terdampak relokasi, seperti pemberian rumah tipe 45 senilai 120 juta Rupiah per Kepala Keluarga (KK) di tanah seluas maksimal 500 m2 hingga legalitas tanah dan rumah itu sendiri,” terang Rudi dihadapan rombongan Kompolnas yang hadir.

Rudi turut berharap melalui relokasi ini kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang juga dapat meningkat.

“Saya tentu berharap melalui momentum pembangunan ini, masyarakat Pulau Rempang bisa semakin sejahtera kedepannya,” ujar orang nomor satu di Batam ini.

Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan ini, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro serta Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam. (mi/rilis)

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Ketua Harian Kompolnas

0

 

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menerima kunjungan Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny Mamoto beserta rombongan pada hari Kamis (14/9/2023) bertempat di Marketing Center BP Batam.

Dalam kunjungannya, Irjen (Purn) Benny Mamoto mengatakan ingin melihat langsung kondisi Kota Batam pasca aksi demonstrasi di Kantor BP Batam yang berakhir ricuh pada Senin (11/9/2023) lalu.

“Kami hadir hari ini untuk melihat kondisi Batam pasca aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Senin kemarin,” ujarnya.

“Mungkin Pak Kepala BP Batam bisa jelaskan kronologisnya sekaligus memberikan informasi detail mengenai pengembangan Pulau Rempang ini kepada kami,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Purnawirawan Jenderal Polisi Bintang Dua ini juga berharap Pemerintah Pusat melalui BP Batam dapat segera menemukan solusi terbaik dalam pengembangan salah satu Program Strategis Nasional 2023 ini.

“Harapan kami semoga kedepannya segera didapatkan solusi terbaik demi kelancaran proyek pengembangan Rempang Eco-City ini,” harap Irjen (Purn) Benny Mamoto.

kompolnasKepala BP Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari rombongan Kompolnas yang dipimpin oleh Irjen (Purn) Benny Mamoto selaku Ketua Harian Kompolnas.

“Selamat datang di Batam Pak Irjen (Purn) Benny Mamoto beserta rombongan, terima kasih sudah berkunjung ke BP Batam,” kata Rudi.

Selanjutnya, Rudi berkesempatan menjelaskan kronologis beberapa kejadian terkait pengembangan Rempang Eco-City yang telah terjadi beberapa waktu ini.

Rudi juga mengatakan bahwa pihaknya sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di Kota Batam akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh poin yang menjadi hak masyaraat Pulau Rempang yang terdampak proyek ini sehingga harus di relokasi.

“Kami disini (BP Batam) berupaya memenuhi hak masyarakat terdampak relokasi, seperti pemberian rumah tipe 45 senilai 120 juta Rupiah per Kepala Keluarga (KK) di tanah seluas maksimal 500 m2 hingga legalitas tanah dan rumah itu sendiri,” terang Rudi dihadapan rombongan Kompolnas yang hadir.

Rudi turut berharap melalui relokasi ini kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang juga dapat meningkat.

“Saya tentu berharap melalui momentum pembangunan ini, masyarakat Pulau Rempang bisa semakin sejahtera kedepannya,” ujar orang nomor satu di Batam ini.

Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan ini, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro serta Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam. (mi/rilis)

Dahlan Iskan Tidak Tahu Soal Pembelian LNG Pertamina

0
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan usai diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (14/9). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Eks Menteri BUMN 2011-2014 Dahlan Iskan memenuhi panggilan KPK kemarin. Dahlan dipanggil sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina 2011-2014. Di periksa sekitar enam jam, Dahlan ditanya soal pembelian LNG itu.

Keluar dari pemeriksaan pukul 15.25 WIB, Dahlan langsung dikerubungi wartawan. Dia pun meminta untuk duduk saja ketika ditanya wartawan. “Boleh di sini saja,” ucapnya sambil duduk di pintu masuk Gedung Merah Putih KPK. Dahlan menjelaskan pemeriksannya terkait dengan Mantan Dirut Pertima Karen Agustiawan. “Iya soal ibu Karen,” katanya.

Saat di tanya soal aliran dana, Dahlan menjawab singkat. “Tidak ada,” celetuknya. Dia menyebut, sebagai Menteri BUMN, dirinya bukan merupakan kuasa pengguna anggaran. Sebab, kuasa anggaran itu milik kementerian teknis. Sedang BUMN, kementerian yang pernah dia duduki itu tidak.

Dia juga mengungkapkan, penyidik memang bertanya soal beli-beli LNG. Namun, Dahlan tidak mengetahui soal pembelian gas alam cair itu. “Saya bilang nggak tahu,” terang lelaki 72 tahun tersebut.

Dahlan tidak tahu mengenai soal pembelian seperti itu, karena merupakan masalah teknis sekali dalam perusahaan. Dan, dia bukan merupakan seorang komisaris, juga bukan orang direksi.

Sebelum kembali berdiri, Dahlan juga sempat nyeletuk. Bahwa saat membaca dokumen-dokumen yang disodorkan penyidik dia menemukan ada perbedaan tanda tangannya. “Ternyata tanda tangan saya berberda antara Dirut PLN sama Menteri. Saya baru ingat,” katanya seraya tersenyum.

Saat menuju mobil, dia mengatakan selama diperiksa, penyidik mencecarnya dengan banyak pertanyaan. “Banyak, saya nggak hafal,” katanya. Dia juga tidak mau berkomentar rinci apa saja yang ditanyakan. Menurutnya tidak elok, jika dibeberkan.

Kasus dugaan korupsi LNG Pertima semula merupakan kasus yang diungkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Maret 2021. Pada Juni 2022 kasus tersebut kemudian ditangani oleh KPK dan dinaikan ke tahap penyidikan. KPK telah memeriksa beberapa orang. Di antaranya, Direktur Utama PT Pertamina periode 2014-2017 Dwi Soetjipto dan Dewan Komisaris PT Pertamina periode 2010-2013 Evita Herawati Legowo. (*)

Reporter: JP Group