Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 5176

Fajar/Rian dan Leo/Daniel Tumbang di China Open

0
Fajar Alfian dan Rian Ardianto saat menghadapi Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di Changzhou Olympic Sports Centre Xincheng Gymnasium, Changzhou. (PBSI)

batampos – Apa yang dikhawatirkan badminton lovers Indonesia menjadi kenyataan. Dua wakil ganda putra langsung berguguran di babak pertama China Open.

Jika Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin ditaklukkan wakil tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang (15-21, 18-21), Fajar Alfian/Rian Ardianto kalah oleh jagoan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (19-21, 19-21).

Kekalahan itu terjadi di Changzhou Olympic Sports Centre Xincheng Gymnasium, Changzhou, Selasa (5/9). Praktis, harapan untuk merebut gelar bergantung kepada tiga wakil ganda putra yang tersisa. Ketiganya baru bertanding hari ini (6/9).

Leo begitu menyesalkan kekalahan yang diderita di babak pertama. Sebab, di game pertama dan kedua, pasangan berakronim LeoNil itu sempat unggul. ’’Tapi, kami tidak bisa memaksimalkan itu. Malah terkejar lagi oleh lawan,’’ keluhnya kemarin.

Seharusnya, sambung Leo, di turnamen level super 1000 seperti ini, dia bisa bermain lebih aman. ’’Tadi kami malah terlalu mudah mati. Melawan mereka tidak bisa satu dua kali pukulan langsung poin,’’ ungkapnya.

Hal senada disampaikan Rian. Dia menyesalkan tak bisa memanfaatkan kesempatan saat beberapa kali unggul. ’’Harusnya bola bisa masuk dulu. Tapi, kami malah terburu-buru ingin mendapat poin, jadi nyangkut atau keluar,’’ ucap Rian.

Sebaliknya, Fajar menyebutkan bahwa lawan bermain sangat sabar dan percaya diri. ’’Mau menyerang ataupun bertahan mereka siap. Dibandingkan kami, mereka lebih safe mainnya, terutama di poin-poin kritis,’’ tuturnya.

Padahal, lanjut dia, saat bermain ada beberapa momen bola tanggung. Tapi, lawan masih bisa mengembalikan dengan baik. ’’Itu cukup berpengaruh bagi kami. Karena di pertandingan seperti ini satu poin sangatlah penting,’’ ucapnya.

Faktor nonteknis juga harus menjadi bahan evaluasi. ’’Beberapa kali kalah di babak pertama pasti membuat lawan lebih percaya diri saat bertemu kami. Ini yang harus kami cari solusi secepatnya,’’ ujar Fajar.

Ya, dalam beberapa turnamen terakhir, FajRi –akronim Fajar/Rian– gugur di babak awal. Sebelumnya, mereka juga tersisih di babak 32 besar kejuaraan dunia. Mereka saat itu kalah oleh wakil Taiwan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (18-21, 19-21).

Perihal kepercayaan diri yang menghilang, Rian mengaku awalnya susah bermain lepas tanpa memikirkan hal lain. ’’Hanya memang pas di lapangannya kami tidak bisa keluar dari tekanan permainan lawan dan kurang sabar,’’ jelasnya.

Di sisi lain, duo ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria E. Widjaja dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari bakal menantang unggulan. Mereka kemarin meraih kemenangan di babak pertama.

DeGlo –akronim Dejan/Gloria– menundukkan Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang (21-16, 21-14) dan RiPith –sapaan Rinov/Pitha– mengalahkan Chang Ko Chi/Lee Chih Chen (21-19, 16-21, 21-19).

Di babak 16 besar pada Kamis (7/9), DeGlo bakal menghadapi Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dan RiPith menghadapi Dechapool Puavaranukroh/Sapsiree Teerattanachai. ’’Ya, kami akan kembali bertemu Zheng/Huang di babak kedua. Kemarin di kejuaraan dunia baru ketemu juga. Jadi nanti harus lebih berani saja, nothing to lose,’’ kata Dejan. (*)

 

Reporter: JPGroup

Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Rempang Berdialog

0

 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk kembali bertemu dengan masyarakat Rempang, Rabu (6/9/2023). Melalui forum berjudul “Dialog Pengembangan Rempang”, kehadiran Muhammad Rudi pun mendapat sambutan hangat dari ratusan masyarakat yang hadir di Harmoni One Hotel, Batam Center.

rempang rudi
Foto: Humas BP Batam
Kepala BP Batam, Rudi, saat berdialog dengan warga Rempang

Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengaku senang dengan kehadiran masyarakat Rempang pada pertemuan ini.

Selain mempererat tali silaturahmi, kata Rudi, forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan BP Batam untuk kembali memaparkan rencana pengembangan Kawasan Rempang yang termasuk dalam daftar Program Strategis Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Tahun 2023 kepada masyarakat.

Dengan tujuan, masyarakat tak lagi terpengaruh dengan kesimpangsiuran informasi terkait rencana investasi yang akan menyerap 306.000 ribu tenaga kerja hingga tahun 2080 tersebut.

Pasalnya, banyak masyarakat yang telah menerima disinformasi sejak beberapa hari terakhir.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah bersedia hadir. Masalah tak akan selesai jika tak ada pertemuan seperti ini. Saya tegaskan kepada bapak dan ibu semua bahwa pemerintah tidak akan pernah menyengsarakan masyarakatnya,” ujar Rudi membuka dialog.

BP Batam sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, lanjut Rudi, berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan Kawasan Rempang. Termasuk mengupayakan hak-hak yang akan diperoleh warga yang terdampak pembangunan jika proyek berjalan.

“BP Batam memahami betul kondisi masyarakat Rempang saat ini. Namun, momentum pembangunan dan investasi ini diharapkan mampu membawa masyarakat lebih sejahtera dan maju ke depannya,” tambahnya.

Hak-Hak Masyarakat

Sesuai arahan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, beberapa waktu lalu, BP Batam akan menyiapkan kaveling seluas 500 meter persegi untuk masyarakat yang memiliki rumah di atas Areal Penggunaan Lain (APL) dan bersedia direlokasi ke areal yang telah ditetapkan. Di kaveling tersebut akan dibangun pula rumah dengan tipe 45.

Dengan kriteria warga terdampak sebagai berikut :

  • Warga kampung dalam Kelurahan Sembulang atau Kelurahan Rempang Cate;
  • Memiliki KTP dan KK Kelurahan Sembulang atau Rempang Cate;
  • Bermukim minimal 10 tahun berturut-turut di kampung dalam Kelurahan Sembulang atau Kelurahan Rempang Cate dengan dibuktikan melalui Surat Keterangan Ketua RT, RW, Lurah, dan Camat setempat.

“Pemerintah juga akan menyiapkan fasilitas umum, fasilitas sosial, pendidikan, serta prasana lainnya untuk mempermudah aktivitas masyarakat ke depan,” ungkap Rudi lagi.

Dengan nilai investasi yang cukup besar, Rudi optimistis jika pendidikan dan pelatihan khusus yang akan diberikan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) kepada masyarakat apabila proyek berjalan nantinya sangat berguna untuk meningkatkan taraf perekonomian ke depan.

“BP Batam berkomitmen, tak memindahkan tanpa persiapan yang maksimal. Saya berharap, masyarakat bisa maju dan perekonomian lebih baik,” tutup Rudi. (*)

Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Rempang Berdialog

0

 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk kembali bertemu dengan masyarakat Rempang, Rabu (6/9/2023). Melalui forum berjudul “Dialog Pengembangan Rempang”, kehadiran Muhammad Rudi pun mendapat sambutan hangat dari ratusan masyarakat yang hadir di Harmoni One Hotel, Batam Center.

rempang rudi
Foto: Humas BP Batam
Kepala BP Batam, Rudi, saat berdialog dengan warga Rempang

Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengaku senang dengan kehadiran masyarakat Rempang pada pertemuan ini.

Selain mempererat tali silaturahmi, kata Rudi, forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan BP Batam untuk kembali memaparkan rencana pengembangan Kawasan Rempang yang termasuk dalam daftar Program Strategis Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Tahun 2023 kepada masyarakat.

Dengan tujuan, masyarakat tak lagi terpengaruh dengan kesimpangsiuran informasi terkait rencana investasi yang akan menyerap 306.000 ribu tenaga kerja hingga tahun 2080 tersebut.

Pasalnya, banyak masyarakat yang telah menerima disinformasi sejak beberapa hari terakhir.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah bersedia hadir. Masalah tak akan selesai jika tak ada pertemuan seperti ini. Saya tegaskan kepada bapak dan ibu semua bahwa pemerintah tidak akan pernah menyengsarakan masyarakatnya,” ujar Rudi membuka dialog.

BP Batam sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, lanjut Rudi, berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan Kawasan Rempang. Termasuk mengupayakan hak-hak yang akan diperoleh warga yang terdampak pembangunan jika proyek berjalan.

“BP Batam memahami betul kondisi masyarakat Rempang saat ini. Namun, momentum pembangunan dan investasi ini diharapkan mampu membawa masyarakat lebih sejahtera dan maju ke depannya,” tambahnya.

Hak-Hak Masyarakat

Sesuai arahan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, beberapa waktu lalu, BP Batam akan menyiapkan kaveling seluas 500 meter persegi untuk masyarakat yang memiliki rumah di atas Areal Penggunaan Lain (APL) dan bersedia direlokasi ke areal yang telah ditetapkan. Di kaveling tersebut akan dibangun pula rumah dengan tipe 45.

Dengan kriteria warga terdampak sebagai berikut :

  • Warga kampung dalam Kelurahan Sembulang atau Kelurahan Rempang Cate;
  • Memiliki KTP dan KK Kelurahan Sembulang atau Rempang Cate;
  • Bermukim minimal 10 tahun berturut-turut di kampung dalam Kelurahan Sembulang atau Kelurahan Rempang Cate dengan dibuktikan melalui Surat Keterangan Ketua RT, RW, Lurah, dan Camat setempat.

“Pemerintah juga akan menyiapkan fasilitas umum, fasilitas sosial, pendidikan, serta prasana lainnya untuk mempermudah aktivitas masyarakat ke depan,” ungkap Rudi lagi.

Dengan nilai investasi yang cukup besar, Rudi optimistis jika pendidikan dan pelatihan khusus yang akan diberikan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) kepada masyarakat apabila proyek berjalan nantinya sangat berguna untuk meningkatkan taraf perekonomian ke depan.

“BP Batam berkomitmen, tak memindahkan tanpa persiapan yang maksimal. Saya berharap, masyarakat bisa maju dan perekonomian lebih baik,” tutup Rudi. (*)

Taiwan Lirik KEK Nongsa Digital Park

0

 

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) mendapat perhatian Kementerian Ekonomi Taiwan. Bukan tanpa alasan, KEK NDP berhasil menggandeng sejumlah investor besar seperti Apple, IBM, dan Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

IMG 20211117 WA0014 e1637225760452
Nongsa Digital Park (NDP), di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Sejak ditetapkan sebagai KEK melalui PP Nomor 68 Tahun 2021, investasi di NDP pun terus bertumbuh dengan capaian Rp 2,49 triliun pada Juni 2023.

Bahkan, KEK NDP berhasil menyerap sebanyak 2.618 tenaga kerja sepanjang bulan Januari hingga Juni 2023 lalu.

Dimana, PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Nongsa pada bulan Juli 2023 melaporkan bahwa penyerapan ribuan tenaga kerja tersebut berasal dari 17 pelaku usaha yang beriventasi di kawasan.

Tak ayal, Kementerian Ekonomi Taiwan pun berencana untuk menanamkan investasi di sana. Khususnya investasi yang berkaitan dengan pengembangan ekosistem digital.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyambut baik rencana Taiwan tersebut.

Ariastuty berharap, Taiwan bisa merealisasikan investasi di KEK NDP. Sehingga, nilai proyek asal investor Taiwan di Kota Batam pun bisa bertambah dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dari catatan realisasi investasi Semester I lalu, sebanyak 60 proyek dari Taiwan ada di Batam. BP Batam berharap, rencana mereka untuk terus menanamkan modalnya bisa memberikan dampak pada ekonomi Batam ke depan,” ujar Ariastuty, Selasa (5/9/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, pengembangan KEK NDP sebagai pusat ekonomi digital dapat berimbas terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Batam.

Sehingga, investor yang masuk ke kawasan itu pun mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

“Kami mendukung penuh pengembangan KEK di Batam. Sesuai arahan Kepala BP Batam, beberapa langkah pun sudah dilakukan mulai dari mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung serta memberikan pelayanan kemudahan perizinan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa BP Batam menginginkan agar kehadiran investor mampu memberikan nilai tambah terhadap pengembangan KEK Nongsa maupun Kota Batam ke depannya.

“Kepala BP Batam selalu mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama menjaga iklim investasi. Ini bertujuan agar produksi bisa berjalan baik dan bermanfaat untuk banyak orang,” pungkasnya. (*)

Taiwan Lirik KEK Nongsa Digital Park

0

 

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) mendapat perhatian Kementerian Ekonomi Taiwan. Bukan tanpa alasan, KEK NDP berhasil menggandeng sejumlah investor besar seperti Apple, IBM, dan Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

IMG 20211117 WA0014 e1637225760452
Nongsa Digital Park (NDP), di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Sejak ditetapkan sebagai KEK melalui PP Nomor 68 Tahun 2021, investasi di NDP pun terus bertumbuh dengan capaian Rp 2,49 triliun pada Juni 2023.

Bahkan, KEK NDP berhasil menyerap sebanyak 2.618 tenaga kerja sepanjang bulan Januari hingga Juni 2023 lalu.

Dimana, PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Nongsa pada bulan Juli 2023 melaporkan bahwa penyerapan ribuan tenaga kerja tersebut berasal dari 17 pelaku usaha yang beriventasi di kawasan.

Tak ayal, Kementerian Ekonomi Taiwan pun berencana untuk menanamkan investasi di sana. Khususnya investasi yang berkaitan dengan pengembangan ekosistem digital.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyambut baik rencana Taiwan tersebut.

Ariastuty berharap, Taiwan bisa merealisasikan investasi di KEK NDP. Sehingga, nilai proyek asal investor Taiwan di Kota Batam pun bisa bertambah dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dari catatan realisasi investasi Semester I lalu, sebanyak 60 proyek dari Taiwan ada di Batam. BP Batam berharap, rencana mereka untuk terus menanamkan modalnya bisa memberikan dampak pada ekonomi Batam ke depan,” ujar Ariastuty, Selasa (5/9/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, pengembangan KEK NDP sebagai pusat ekonomi digital dapat berimbas terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Batam.

Sehingga, investor yang masuk ke kawasan itu pun mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

“Kami mendukung penuh pengembangan KEK di Batam. Sesuai arahan Kepala BP Batam, beberapa langkah pun sudah dilakukan mulai dari mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung serta memberikan pelayanan kemudahan perizinan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa BP Batam menginginkan agar kehadiran investor mampu memberikan nilai tambah terhadap pengembangan KEK Nongsa maupun Kota Batam ke depannya.

“Kepala BP Batam selalu mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama menjaga iklim investasi. Ini bertujuan agar produksi bisa berjalan baik dan bermanfaat untuk banyak orang,” pungkasnya. (*)

Asparnas Kepri Kembali Gelar Pawai Lampion di Tanjungpinang

0

 

batampos – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kepri bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbud) Kota Tanjungpinang akan kembali menggelar Kepri Lantern Dream Parade atau pawai lampion.

Foto Asparnas Kepri untuk Batam Pos.
Pembukaan pawai lampion yang diadakan Asparnas Kepri 2022 di Jalan Merdeka, Tanjungpinang.

Ketua DPD Asparnas Kepri, Mulyadi Tan kepada Batam Pos menyampaikan tahun 2022 lalu, event ini sudah sukses dilaksanakan di Kota Tanjungpinang.

Tahun ini akan kembali digelar pada 29 September 2023 dengan tema secerca cahaya sejuta harapan.

“Temanya sama seperti tahun lalu. Nanti ajan diikuti oleh 2.000 lebih peserta,” kata Mulyadi Tan, Selasa (5/9).

Dalam rangkaian acaranya, Mulyadi Tan menyebut akan diikuti dengan pawai pada titik star di Kota Tua, Jalan Merdeka dan berakhir di Tugu Sirih.

“Ini terkenal dengan festival di musim semi, bagi warga Tionghoa cap gomeh yang sudah ada sejak 3.000 tahun lebih, yang merupakan salah satu perayaan penting dalam budaya Tionghoa, sama pertingnya dengan perayaan tahun baru imlek,” paparnya.

Pada acara ini nantinya, lanjut Mulyadi Tan akan diisi dengan acara rakyat seperti makan bersama, menikmati kue bulan, pertunjukan barongsai, pawai keliling kota dengan menyalakan lampion, penampilan artis ibu kota, dan atraksi penampilan seni budaya.

“Tujuan kita melalui acara ini dapat mempromosikan Tajungpinang sebagai salah satu destinasi wisata multibudaya,” paparnya.

Mulyadi Tan menambahkan, dalam event ini semua etnis yang ada di Tanjungpinang akan diundang dalam event ini agar bisa lebih ramai dan meriah. “Yang jelas dapat mempererat silaturahmi antar suku di Kepri,” demikian Mulyadi. (*)

Reporter : Peri Irawan

4 Remaja Bobol Bengkel, Gasak Uang dan Onderdil Senilai Rp 50 Juta

0

 

batampos – Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur menangkap empat remaja di Bintan dan Tanjungpinang. Empat remaja itu melakukan aksi kejahatan membobol bengkel di Jalan Adi Sucipto Tanjungpinang.

Empat remaja yang ditangkap polisi yakni AB, 16, AN, 15, MK, 16 dan RE, 15. Semua pelaku pembobol bengkel di Tanjungpinang ini masih berstatus sebagai pelajar.

Setelah mendapat laporan dari pemilik bengkel, Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.

Awalnya polisi menangkap AN di kawasan Kijang, Bintan Timur. Kemudian berdasarkan pengembangan, polisi menangkap AB, MK dan RE di Tanjungpinang.

“Kurang lebih 24 jam, Unit Reskrim berhasil menangkap para pelaku yang masih anak-anak,” ungkap Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Rifi Hamdani, Rabu (6/9).

Berdasarkan penyelidikan, pelaku MK berperan memantau situasi di luar bengkel. Sementara AN, AB dan RE bertugas masuk ke dalam bengkel dengan cara membobol pintu belakang bengkel.

“Hasil curian onderdil rencananya akan dijual. Beberapa onderdil motor dipasangkan di motor pelaku,” jelas Rifi.

Pengungkapan kasus pembobolan bengkel ini berawal saat pemilik bengkel yakni Muhammad Lemek mendapat informasi dari mekanik bengkel yaitu Dodi.

Mekanik menginformasikan kepada Muhammad, bengkel Ceka Garage yang berada di Jalan Adi Sucipto itu telah dibobol pencuri, Minggu (3/9) dinihari.

Sejumlah onderdil sepeda motor raib. Uang tunai hasil usaha yang berada di laci sebesar Rp 8,3 juta juga tak berbekas dibawa kabur pelaku.

“Total kerugian korban sebesar Rp 51 juta,” jelas Rifi.

Saat ini, empat remaja telah diamankan di Mapolsek Tanjungpinang Timur. Para pelaku terancam pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Pencurian.

Untuk proses hukum, polisi mengacu kepada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Saat ini masih proses sistem peradilan anak, kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” terang AKP Rifi. (*)

 

Reporter : YUSNADI NAZAR

 

 

 

Polisi Telusuri Keterlibatan Am, Pengusaha Hiburan Malam dalam Sindikat Love Scamming 

0
reskrim
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi.

batampos– Walau para WNA telah diserahkan ke polisi China dalam kasus Love Scamming, Polda Kepri memiliki pekerjaan lainnya. Yakni menelusuri kebenaran informasi tentang Am, pengusaha hiburan malam dan hotel di Batam yang diduga ikut membantu atau menyediakan akomodasi untuk para pelaku love scamming.

Informasinya dalam praktik sehari hari, pengusaha AM dibantu WNA China berinsial A. A ini juga informasi yang diterima redaksi sudah mengantongi KTP Indonesia. Terbaru,  Am dan A diduga sudah kabur ke negara tetangga, Malaysia.

Dir Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Nasriadi mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap keterlibatan pengusaha tersebut di dalam sindikat ini.

“Ada warga Indonesia yang membantu, yang memfasilitas, yang memberikan tempat kepada mereka,” katanya di Mapolresta Barelang, Rabu (6/9) siang.

Nasriadi menjelaskan untuk memastikan keterlibatan pengusaha ini, pihaknya akan melakukan tracing aset usaha, properti kendaraan, tempat persmbunyian, hingga mengarah ke money laundry.

BACA JUGA: Pengusaha Hiburan Berinisial AM Diduga Ikut Bantu Aksi Love Scamming di Batam 

“Kita masih dalami. Kita akan cek apa perannya, dan keuntungan yang didapat dari sindikat ini . Kita cek keberadaannya,” katanya.

Sebelumnya, polisi berhasil membekuk 88 Warga Negara Tiongkok yang terlibat love scamming di tiga lokasi di Kota Batam, jajaran Polda Kepri kembali mengamankan 42 WN Tiongkok di Pulau Kasu, Belakangpadang, Selasa (5/9) petang. Dari 42 orang tersebut, terdiri dari 8 perempuan, selebihnya laki-kali.

Mereka ditempatkan di salah satu rumah warga. Dari pemeriksaan, polisi memastikan mereka satu sindikat yang digerebek di kawasan Simpang Kara. (*)

reporter: timredaksi

Kunjungan Wisman Turun, Ini Tanggapan Disbudpar Batam

0
WhatsApp Image 2023 06 24 at 12.34.17
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyambut ribuan wisman Singapura di depan Museum Batam Raja Ali Haji, Sabtu (24/6/2023). F Ratna Irtatik/ Batam Pos.

batampos – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam turun per Juni ke Juli 2023. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, persoalan kunjungan ini bukan dari bulan ke bulan, namun dari tahun ke tahun.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, kunjungan wisman mengalami kenaikan dua kali lipat.

Ardi mengklaim untuk event, Batam tidak pernah sepi. Meskipun dari pemerintah tidak banyak, namun adanya peran swasta menjadikan Batam selalu menghadirkan event yang bisa membuat wisman memiliki tujuan ketika ke Batam.

“Pelaku wisata kita sangat kreatif. Bahkan beberapa waktu lalu ada event internasional yang dihadiri 51 perwakilan negara menggelar pertemuan di Batam,” kata dia, Selasa (5/9).

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Anjlok

Ardi mengungkapkan, angka kunjungan ini juga bergantung dari public holiday (hari libur) di Singapura. Angka kunjungan ini ada dipengaruhi peak season setiap tahunnya. Namun di beberapa momen memang ada penurunan kunjungan wisman.

“Dalam 12 bulan itu, tidak semua rame, bahkan ada yang sepi karena memang mereka tak libur. Untuk itu, kita dorong mendatangkan wisata keluarga setiap minggunya. Jadi, mereka yang punya keluarga di Batam untuk rutin berkunjung,” harap Ardi.

Mengenai dampak kenaikan harga tiket Batam-Singapura atau sebaliknya, Ardi menjelaskan untuk wisman ke Batam tidak ada permasalahan. Menurutnya kenaikan tidak terlalu besar atau hanya 3 dolar Singapura.

Sehingga kenaikan ini disinyalir bukan penyebab berkurangnya angka kunjungan ke depannya. Ia mengakui di semester kedua angka kunjungan memang selalu menurun.

Baca Juga: Anggota Dewan Batam Kecam Tindakan Diskriminasi Guru Soal LKS

Namun, di penghujung tahun nanti angka kunjungan akan kembali meningkat, dan ramai. Sehingga target 2 juta wisman bisa tercapai. Untuk itu, menurunnya angka kunjungan ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

“Tidak perlu dibesar-besarkan. Intinya kami terus upayakan agar kunjungan wisman ini terus terjaga, dan tercapai,” ujar Ardi.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juli 2023 rata-rata 40,03 persen atau turun 12,51 persen poin dibanding TPK Juni 2023 yang tercatat sebesar 52,54 persen.

“Semua berdampak memang. Kalau kunjungan turun, tingkat hunian hotel rendah. Makanya kita yang positif-positif saja,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Pengungsi Afganistan Minta Maaf karena Merusak Kamera Wartawan

0
ilustrasi. f. net

batampos- Pengungsi Afganistan Yahya Jamili, tersangka perusakan kamera wartawan, meminta maaf atas perbuatannya dan telah mengganti kamera milik wartawan yang rusak.

Tersangka dan korban sepakat menyelesaikan kasus tersebut melalui Restorative Justice (RJ) di Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

“Saya meminta maaf kepada bapak Chairullah atas kejadian 7 September 2022 lalu. Saya akui perbuatan itu, saya khilaf,” kata Yahya di Mapolresta Tanjungpinang, Selasa (5/9).

Yahya turut meminta maaf karena telah menghalang-halangi kerja wartawan saat meliput dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya janji hormati semua wartawan” jelas Yahya.

BACA JUGA: Pengungsi Afganistan Jadi Tersangka Perusakan Kamera Wartawan

Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Giofany Casanova mengatakan dalam.kasus tersebut, penyidik masih melakukan proses administrasi RJ.

“Korban dan tersangka telah saling bermaafan dan saat ini masih proses RJ,” katanya.

Sebelumnya diketahui, polisi menetapkan seorang pengungsi asal Afganistan sebagai tersangka dalam kasus perusakan kamera wartawan.

Kamera salah seorang wartawan televisi dirusak saat meliput unjuk rasa pengungsi di Rudenim Pusat Tanjungpinang September 2022.

Saat wartawan merekam suasana unjuk rasa, tersangka tiba-tiba emosi dan marah lalu menepis kamera milik seorang wartawan. Akibatnya kamera terjatuh dan rusak. (*)

reporter: yusnadi