Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5188

Perkara Selesai, Panji Gumilang Cabut Gugatan Terhadap Mahfud

0
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang saat memenuhi panggilan penyidik Dittipidum Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penistaan agama. (DERY RIDWANSAH)

batampos – Panji Gumilang resmi mencabut gugatan Rp 5 triliun terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD. Lewat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kemarin (31/7), pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun itu secara sah mencabut gugatan tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam Sugeng Purnomo hadir dalam sidang itu untuk mewakili Mahfud. Kepada awak media dia menjelaskan bahwa surat pencabutan gugatan dari Panji Gumilang telah disampaikan kepada pengadilan sejak 20 Juli lalu. Secara resmi, majelis hakim membacakan penetapan pencabutan gugatan itu kemarin. ”Dan perkara dinyatakan selesai,” kata dia.

Sejak mendapat informasi Panji Gumilang melayangkan Gugatan, Sugeng menyampaikan, pihak Mahfud MD mengikuti perkembangan gugatan itu. Tujuannya untuk memastikan kesiapan menghadapi proses hukum. Dia mengaku tidak tahu persis alasan pencabutan gugatan oleh Panji Gumilang. ”Yang terpenting adalah bahwa perkara ini tidak bisa dilanjutkan karena (gugatannya) dicabut,” imbuhnya.

Di lain sisi, Hendra Effendi sebagai penasihat hukum Panji Gumilang menyampaikan bahwa kliennya juga mencermati perkembangan terkait isu Al Zaytun dari hari ke hari. Termasuk keterangan yang disampaikan oleh Mahfud berkaitan dengan kualitas lulusan Al Zaytun. ”Bahwa Ponpes Al Zaytun itu ponpes yang bagus, yang baik, anak-anaknya sehat-sehat, semuanya pintar-pintar,” imbuhnya.

Menurut Hendra, keterangan itu mendapat respons positif dari kliennya. Sehingga gugatan yang diajukan kemudian dicabut. ”Maka kami support itu semua. Memang itulah yang kami harapkan. Tentang bagaimana sebuah persoalan diselesaikan,” kata dia. ”Jadi, Alhamdulillah persoalan gugatan terhadap Mahfud MD sudah selesai,” tambahnya.

Berkaitan dengan pemanggilan Panji Gumilang oleh Bareskrim hari ini (1/8), Hendra memastikan bahwa pihaknya juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Karena itu, dia memastikan kliennya kooperatif. ”Kami rencanakan akan hadir mengawal persoalan ini. Dan kemungkinan klien kami (Panji Gumilang, Red) akan hadir,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Hendra, pihaknya juga sudah menyusun rencana untuk mengajukan audiensi dengan Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Komisi III DPR. ”Dengan kurang lebih kami akan bersama-sama seribu advokat,” imbuhnya. Kemudian, mereka juga berencana melakukan aksi damai untuk menyuarakan persoalan yang terjadi.

Sementara Bareskrim bakal kembali memeriksa Panji Gumilang hari ini (1/8). Bila, Panji kembali mangkir, maka Bareskrim memiliki kewenangan untuk melakukan penjemputan paksa. Namun begitu, kuasa hukum Panji Gumilang memastikan kehadiran kliennya tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Djuhandhani Raharjo Puro menuturkan, penyidik memiliki kewenangan untuk melakukan upaya paksa sesuai dengan undang-undang. “pelaksanaanya tentu sesuai ketentuan,” paparnya.

Apalagi, sakitnya Panji Gumilang berdasarkan surat dokter tersebut tidak bsia dibuktikan. Penyidik secara formil tidak bisa memastikan kebenaran Panji Gumilang sedang sakit. “Makanya, dilayangkan surat panggilan kedua,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Gubkepri: Pemprov Kaji Pemutihan Denda PKB

0
Gubkepri Ansar Ahmad

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, Pemprov Kepri tengah melakukan kajian untuk membuka kembali program pemutihan Pajak Kenderaan Bermotor (PKB). Karena masih banyak wajib pajak yang menunggak.

“Sedang kita kaji, apakah program pemutihan PKB ini perlu dilakukan lagi atau tidak. Karena memang sampai saat ini, jumlah wajib pajak yang menunggak cukup tinggi,” ujar Gubernur Ansar di Hotel CK, Tanjungpinang, Senin (31/7)

Menurut Gubernur, kebijakan pemutihan pajak adalah untuk mendorong masyarakat sebagai wajib pajak menyelesaikan kewajibannya. Sehingga, akan memudahkan kepentingan masyarakat. Baik itu dalam melakukan jual beli aset kenderaan maupun kepentingan lainnya.

“Saat ini, Pemprov Kepri juga sudah memberikan program diskon bagi masyarakat yang ingin melakukan Balik Nama Kenderaan Bermotor,” jelasnya.

BACA JUGA:Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai, Pembayaran Bisa Dilakukan di sini…

Belum lama ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara mengatakan, di tahun ini pemprov akan menjalankan program pemutihan denda PKB . Hal ini merupakan upaya dari Pemprov Kepri, untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepri di tahun 2023 ini.

“Itu salah satu strateginya adalah dengan melakukan pemutihan denda pajak kendaraan,” ujar Adi Prihantara di Tanjungpinang belum lama ini.

Selain pemutihan denda pajak kendaraan, Pemprov Kepri juga menjalankan program Bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II. Sejauh ini, untuk program BBNKB II saat ini sudah berjalan.

“Untuk pemutihan pajak saat ini masih disusun kebutuhan anggaran untuk program itu. Mungkin sudah berjalan antara Agustus atau September,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kepri sudah membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp750 miliar untuk semester pertama TA 2023. Jumlah PAD yang dikumpulkan ini terhitung dari Januari-Juni 2023 dengan presentasi 55,65 persen.

“Khusus untuk PKB, angka yang terealisasi Rp233 miliar atau 51,51 persen dari target sebesar Rp453 miliar,” ujar Diki Wijaya. (*)

reporter: jailani

Pencaker di Batam Capai 11.934 Orang, 4 Kecamatan Paling Banyak

0
Pencaker Urus Kartu Kunong Dalil Harahap7
Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. F.Dalil Harahap

batampos – Angka pencari kerja (Pencaker) di Kota Batam masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam sampai dengan triwulan II Tahun 2023 ini, ada sebanyak 11.934 pencari kerja. Rinciannya, 6.095 pencari kerja perempuan dan 5.839 lainnya adalah pencari kerja laki-laki.

“Jumlah pencari kerja ini terdata berdasarkan permohonan kartu kuning, baik yang ngurus di kecamatan maupun yang mengurus di kantor Disnaker Batam sampai triwulan II 2023,” ujar Kepala Disnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti, Senin (31/7).

Seperti diketahui, bagi pencaker yang memiliki KTP Batam mengurus kartu kuning di kecamatan sesuai domisili. Sedangkan mereka yang ber-KTP luar Batam mengurus di kantor Disnaker Batam.

Baca Juga: Tarif ASDP Naik, Mulai Berlaku 3 Agustus

Dikatakan Rudi, secara keseluruhan paling banyak lulusan SMA sederajat. Rinciannya sebanyak 10.587 lulusan SMA sederajat. Sebanyak 622 lainnya lulusan D1 sampai D3, lulusan SMP 133 orang dan 592 lainnya merupakan lulusan S1 sampai dengan S3.

“Bila dikategorikan lulusan, pencaker masih didominasi lulusan SMA sederajat,” tambah Rudi.

Kecamatan Sagulung menjadi yang paling banyak mengurus kartu kuning di kecamatan yakni sebanyak 2.401 pencaker, disusul Seibeduk 1.511 pencaker serta Kecamatan Sekupang 1.080 pencaker. Lalu kecamatan Batuaji yakni 1.074 pencaker.

Rudi menyebutkan sebagian besar pencaker ini belum memiliki skill atau pengalama kerja. Hal ini diketahui pada saat wawancara petugas Disnaker dengan pencaker. Bahkan, pada saat kita tanya pekerjaan apa yang diinginkan, mereka kebingungan karena memang belum punya pengalaman dan skil di dunia kerja.

“Makanya kita arahkan untuk mengambil sesuai dengan jurusannya masing-masing,” ungkap Rudi.

Baca Juga: Pasien Rawat Jalan Membeludak, Sehari 500 Orang ke RSUD Embung Fatimah

Bila dibandingkan dengan tahun 2022 lalu, pencari kerja di Batam mencapai 29.477 orang. Rinciannya 14.739 perempuan dan 14.738 pencaker laki-laki. Pencaker lulusan SMA sederajat juga masih mendominasi yakni sebanyak 26.683 orang

Sisanya, 390 pencari kerja lulusan SD dan SMP, 858 lulusan D1-D3 dan 1.546 pencaker lulusan S1-S3.

Ridwan salah satu pencaker yang ditemui di kantor Disnaker Batam mengaku sudah dua bulan di Batam dan belum memiliki KTP Batam. Sementara untuk syaratnya sendiri, KTP luar Batam mengurus di disnaker, sementara bagi mereka yang sudah punya KTP Batam cukup di kantor kecamatan.

“Mau urus kartu kuning, kemarin sudah ke kantor kecamatan namun diarahkan datang kesini,” tambahnya.

Baca Juga: Timbun Area Hutan Bakau, Proyek di Tembesi Dikeluhkan Warga

Yudi, pencaker lainnya mengaku baru sebulan di Batam. Ia memilih Batam karena banyak teman sekolahnya dulu yang merantau kesini dan sudah memiliki pekerjaan yang tetap. “Mana tau disini saya bisa dapat pekerjaan pak, sudah lama di kampung tapi belum memiliki pekerjaan, ” ujarnya.

Pengurusan kartu kuning di kantor Disnaker juga tidak berlangsung lama, hanya hitungan menit AK-1 selesai dibuat. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Beri Sinyal Tak Akan Kabulkan Pengunduran Diri Dirdik KPK Brigjen Asep Guntur

0
Ketua KPK Firli Bahuri. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Pol Asep Guntur Rahaya nampaknya akan tetap bertugas di KPK. Hal itu menyusul pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang akan mempertahankan Asep.

“Yang pasti, kami pimpinan dan segenap insan KPK mengatakan bahwa kami membutuhkan dan mempertahankan Saudara Asep Guntur Rahayu untuk tetap melaksanakan tugas sebagai Direktur Penyidikan KPK,” kata Firli di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/7).
Firli mengatakan, pengunduran diri memang menjadi hak pegawai KPK. Namun, ada aturan mengenai mundurnya seorang pegawai dari jabatannya.
“Sebagaimana ketentuan bahwa pengunduran diri adalah hak daripada para pihak yang akan mengundurkan diri. Tetapi juga ada ketentuan hukum dan perundang-undangan tentang apakah pengunduran diri tersebut akan dikabulkan atau tidak,” jelas Firli.
Sebelumnya, Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu dikabarkan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) sekaligus Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengunduran ini diduga buntut kekecewaan Asep atas sikap pimpinan KPK Johanis Tanak, menyalahkan tim penindakan yang menetapkan Kabasarnas RI periode 2021-2023  Mayjen TNI Henri Alfiandi dan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas, Letkol Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka.
“Sehubungan dengan polemik terkait OTT di Basarnas dan hasil pertemuan dengan jajaran POM TNI beserta PJU Mabes TNI. Dimana kesimpulannya dalam pelaksanaan OTT dan penetapan tersangka penyidik melakukan kekhilapan, sebagai pertanggung jawaban saya selaku Direktur Penyidikan dan Plt Deputi Penindakan dengan ini saya mengajukan pengunduran diri,” demikian bunyi pesan singkat dalam aplikasi whatsApp yang beredar di kalangan wartawan, Jumat (28/7) malam.
Dalam pesan itu, disebutkan bahwa alasan Asep mengundurkan diri karena dinilai gagal menjadi pemimpin bagi anak buahnya dalam melakukan penyidikan perkara korupsi.
“Karena itu bukti saya tidak mampu mengemban amanah sebagai Direktur Penyidikan dan Plt Deputi Penindakan,” lanjut pesan tersebut. (*)
Reporter: JP Group

Pilu, Bayi di Batam Dijual Ibu Kandung via Medsos

0
Pelaku perdagangan bayi di Batam ditangkap Reskrim Polresta Barelang.
Foto Dalil Harahap/Batam Pos.
Pelaku perdagangan bayi, Betty saat diperiksa di Mapolresta Barelang, Senin (31/7).

batampos – Batam kembali menorehkan kisah pilu. Setelah hiruk pikuk ramainya anak dilecehkan orang terdekat, bahkan oleh ayah kandungnya. Kini, ibu kandung rela menjual bayinya melalui media sosial (medsos).

AHA,17, ibu muda yang memiliki bayi dari pernikahan sirinya. Bayi yang baru berusia 6 bulan itu, dijualnya seharga Rp 11 juta. Penjualan bayi ini dibantu oleh pacarnya, Ir,19.

Asal mula kisah pilu ini, bermula saat AHA bergabung di salah satu grup media sosial di Facebook.

Dari group Facebook, pelaku berkomunikasi dengan wanita bernama Betty, 39, warga Medan, Sumatera Utara. Dari percakapan keduanya, ada kesepakatan penjualan bayi.

Setelah adanya kesepakatan itu, Betty datang ke Batam dari Medan. Pertemuan Betty dengan AHA di Kawasan Sagulung. Saat itu, Betty menyerahkan uang tunai senilai Rp 11 juta kepada AHA.

Kepada penyidik kepolisian, AHA mengaku alasan menjual bayinya, karena butuh uang. “Anak itu, kemudian dibawa (oleh Betty) ke Medan,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Budi Hartono.

Oleh Betty, anak tersebut dijual kepada wanita berinisial ES di Medan, Sumatera Utara. ES membeli bayi tersebut seharga Rp 15,5 juta. Kemudian ES menjual bayi kepada NH di Dumai.

“Jadi per orang itu ada dapat keuntungan. Dari awal, memang rencananya akan diadopsi warga Dumai,” ungkap Budi.

Baca  Juga: Ibu Kandung di Batam Jual Anak Rp 11 Juta 

NH diketahui sudah 8 tahun menikah dan tak memiliki momongan. Wanita ini merogoh kocek Rp 20,5 juta untuk mengadopsi bayi berjenis kelamin perempuan tersebut.

Perdagangan bayi ini diduga melibatkan sindikat yang berada di Medan, Sumatera Utara. Sindikat ini mengambil keuntungan Rp 4-5 juta per orang.

Atas kasus penjualan bayi itu, polisi sudah menetapkan 3 orang tersangka, yakni AHA, Ir, dan Betty. Sedangkan, ES kini masih diburu polisi.

“Untuk ibu korban atau pelaku sementara ini belum kita tahan. Karena masih dibawah umur, dan menimbang pelaku ada anak kecil,” kata Budi.

Bayi yang dijual AHA, ada hasil hubungannya pernikahan siri pertamanya dengan pria berinisial SN. Namun, saat hamil 8 bulan keduanya berpisah.

Kini, AHA tengah mengandung hasil hubungannya dengan Ir.

Anak bayi tersebut merupakan hasil pernikahan siri AHA dengan pria berinisial SN. Keduanya berpisah saat korban hamil dengan kandungan 8 bulan. Kini, pelaku juga tengah hamil hasil hubungan bersama Irgi, dengan usia kandungan 4 bulan.

Kasus ini terungkap dari laporan nenek korban atau ibu AHA berinisial YW. Saat itu, nenek korban tak menemukan anak dan cucunya di rumah. Sehingga kasus ini dilaporkan ke Mapolsek Bengkong.

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pasokan Air Tak Lancar di Batam, Ini Penyebabnya

0
bos spam
Foto BP Batam untuk Batam Pos.
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano.

batampos – Pasokan air tak lancar dibeberapa wilayah di Batam, Senin (31/7). Bahkan, ada beberapa daerah air tidak menyala berhari-hari.

Penyebab dari air tak lancar dan mati ini adalah pengerjaan perbaikan dua pompa Intake di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang.

Akibat pengerjaan itu, pasokan air tak lancar di Batam Center, Batuaji, Marina, Tanjunguncang, Bengkong, Nagoya, Jodoh, Punggur, Kabil, Batubesar, Sengkuang, Batumerah, Baloi dan sekitarnya.

Kerusakan pompa Intake di IPA Duriangkang, menyebabkan SPAM Batam kehilangan suplai sebesar 360 lpd (liter per detik). Sehingga, berdampak terhadap 36 ribu sambungan rumah tangga.

“Rewinding sudah kita lakukan pada hari Sabtu kemarin. Tapi perbaikan as motornya (komponen mesin, red) itu diperkirakan selesai hari Kamis. karena barangnya tidak ada disini, sehingga kita terpaksa cari ke Singapura,” kata Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano.

Baca Juga: Krisis Air di Batam Belum Berakhir

Ada beberapa problem perbaikan pompa Intake. Denny mengatakan, komponen mesin yang dibeli dari Singapura, tidak langsung dipasang. Komponen tersebut harus dibubut terlebih dahulu, sehingga memakan waktu hingga Kamis (3/8) mendatang.

“Pengerjaaan kami lakukan 24 jam tanpa henti, agar selesai sebelum Kamis (3/8),” ujar Denny.

Meskipun nanti telah dipasang. Denny mengatakan, air kembali normal membutuhkan waktu beberapa lama. Terutama pada area dengan kontur tanah (elevasi) yang tinggi.

“Selain itu, daerah yang jauh dari waduk atau pelayanan juga akan mengalami normalisasi secara bertahap,” ujarnya.

Untuk membantu masyarakat, BU SPAM BP BATAM dan PT Moya Indonesia menyiapkan mobil tangki air bersih, untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air bersih selama 1×24 jam.

Bahkan saat ini, BU SPAM BP Batam telah meminta bantuan mobil tangki dari Pemadam Kebakaran BP Batam dan Pemko Batam. (*)

J Trust Bank Pertahankan Kinerja Positif, Catatkan Laba Bersih Rp 90,62 Miliar

0
J Trust Bank.

batampos – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank/Perseroan) mampu melanjutkan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 90,62 miliar dalam Laporan Keuangan Kuartal II tahun 2023.

Katalis dalam peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto menjadi sebesar Rp 21,70 triliun dari sebelumnya Rp 15,28 triliun atau tumbuh 42,00 persen YoY (Year-on-Year). Sementara dana pihak ketiga (DPK) juga terlihat meningkat menjadi Rp 29,24 triliun dari Rp 20,18 triliun atau sebesar 44,87 persen YoY pada posisi Kuartal II 2023 dibandingkan Kuartal II 2022.

“Kami senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian sehingga membuat rasio NPL (non-performing loan) Bank pada Kuartal II 2023 terus membaik, dengan NPL gross berada di level 1,62 persen dan NPL net di 1,18 persen,” jelas Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai.

Capital Adequacy Ratio (CAR) J Trust Bank tercatat sebesar 13,51 persen pada Juni 2023 dengan modal inti sebesar Rp 3,17 triliun di mana tetap memenuhi Peraturan OJK No.12/POJK. 03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum yang mewajibkan bank memiliki modal inti Rp 3 triliun.

Sementara itu, pendapatan bunga tercatat meningkat menjadi Rp 1,17 triliun pada Kuartal II 2023 dari sebelumnya Rp 723,66 miliar pada Kuartal II 2022 atau tumbuh 62,32 persen YoY yang dipicu oleh peningkatan pendapatan bunga pinjaman.

Sebagai informasi, untuk menunjang kinerja bisnis, J Trust Bank dalam tahapan pengembangan New Core Banking System dengan peningkatan kemampuan data warehouse dan sistem informasi manajemen agar lebih efisien dan efektif yang direncanakan rampung di akhir tahun 2023.

“Dengan new core banking system kami yakin dapat melakukan ekspansi bisnis disertai pengembangan layanan yang lebih optimal karena ditopang dengan sistem yang mumpuni,” tutup Ritsuo Fukadai. (*)

Krisis Air Semakin Menjadi di Tanjunguncang, Ketua RT: Warga Mau Demo Silakan!

0
Banyak masyarakat pindah dari Tanjunguncang, akibat mati air di kawasan tersebut.
Protes masyarakat atas mati air di Tanjunguncang, dengan memasang karangan bunga, Rabu (31/5/2023). Foto Dalil Harahap.

batampos – Krisis air bersih yang berkepanjangan di Kelurahan Tanjunguncang kembali memantik emosi warga. Warga berencana akan melakukan aksi demontrasi besar-besaran ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam dan pengelola air bersih di Kota Batam.

Beberapa waktu lalu warga di sana sudah bertekad melakukan aksi unjuk rasa. Namun ada permintaan dari pihak pengelola dan menandatangani kesepakatan bersama. Pengelola air bersih berjanji akan melancarkan aliran ataupun suplai air menggunakan layanan mobil tanki sehingga warga membatalkan rencana demo.

Baca Juga: Air Mati serta Call Center Tak Respon, Membuat Warga Batam Lelah

Belakangan warga kembali berang sebab komitmen tersebut tidak terealisasi. Krisis air bahkan semakin menjadi sehingga akan menggelar aksi dalam waktu dekat ini.

“Tak bisa dipegang lagi omongan pengelola air bersih di Batam ini. Tak ada perubahan sama sekali, malah makin parah belakangan ini. Warga sudah mulai mengamuk dan akan lakukan aksi demo nantinya,” ujar Hendra, warga Perumahan Putera Jaya Tanjunguncang.

Perangkat RT/RW setempat juga menyampaikan hal yang sama. Warga benar-benar geram saat ini, sebab komitmen yang dibuat sebelumnya belum terpenuhi.

“Terserahlah warga mau demo silakan. Selama ini kita berupaya meredamkan aksi dari warga tapi nyatanya tak ada perubahan,” ujar Ketua RT 01/ RW 023 Surya Dharma Sitompul.

Baca Juga: Air Mati Selama 2 Hari, Warga Bengkong Menderita

Suplai air bersih di Kelurahan Tanjunguncang saat ini cukup memprihatinkan. Suplai air hanya mengalir di malam hari dengan tekanan yang sangat kecil. Warga harus bergadang hingga pagi hanya untuk mendapatkan pasokan air.

Sementara suplai air tanki dari pengelola tidak berjalan efektif sehingga kebutuhan ideal air warga tidak pernah terpenuhi.

Dari laporan perangkat RT/RW setempat ada banyak perumahan dan pemukiman yang selama ini memang bermasalah dengan pasokan air bersih di Kelurahan Tanjunguncang. Perumahan Sumberindo, Central Park, Bagaman, Glory, Kampung Tua Cunting, perumahan Putra Jaya, Puri pesona, Rusun Putra Jaya, Rusun Batamec, rusun serta Rusun Fanindo. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Lansia di Bintan Disengat Tawon Vespa

0
Petugas Damkar Tanjunguban memusnahkan sarang tawon di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan dibakar, Minggu (30/7/2023). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Seorang lansia di Bintan, Sutono, 57, sempat dilarikan ke puskesmas setelah disengat tawon vespa.

Kejadiannya saat korban melintas di jalan Gelatik, Kampung Sukadamai, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

BACA JUGA:Anggota Dewan Bintan Tersengat Tawon Vespa

Plt Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi membenarkan seorang lansia dilarikan ke puskesmas setelah disengat tawon vespa, beberapa hari lalu.

Setelah kejadian ini, dia mengatakan, korban baru melaporkan ke Damkar pada Minggu (30/7/2023).

Setelah menerima laporan, petugas turun ke lokasi untuk mengevakuasi sarang tawon vespa.

“Kita musnahkan sarang tawon dengan dibakar,” kata dia.

Dia mengimbau masyarakat yang melihat sarang tawon atau hewan lain yang dapat membahayakan agar segera menghubungi Damkar. (*)

reporter: slamet

KPK Kembali Tahan Tersangka Korupsi di Basarnas

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hadirkan tersangka dugaan suap di lingkungan Basasarnas, Mulsunadi Gunawan (MG), dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (31/7/2023). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penahanan terhadap Mulsunadi Gunawan (MG) setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengadaan barang di lingkungan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) tahun 2021-2023.

“Tim penyidik menahan tersangka MG untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 31 Juli 2023 sampai dengan 19 Agustus 2023 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (31/7).

Alex mengungkapkan kasus yang menjerat MG berawal pada tahun 2021, saat itu Basarnas melaksanakan beberapa tender proyek pekerjaan yang diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Basarnas yang dapat diakses oleh umum.

Kemudian pada 2023, Basarnas kembali membuka tender proyek pekerjaan, yakni pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan dengan nilai kontrak Rp9,9 miliar, pengadaan Public Safety Diving Equipment dengan nilai kontrak Rp17, 4 miliar, dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (tahun jamak 2023-2024) dengan nilai kontrak Rp89,9 miliar.

Untuk memenangkan proyek tersebut, Komisaris Utama PT. Multi Grafika Cipta Sejati (MGCS) Mulsunadi Gunawan (MG), Direktur Utama PT IGK (Intertekno Grafika Sejati (IGK) Marilya (MR), dan Direktur Utama PT Kindah Abadi Utama (KAU) Roni Aidil melakukan pendekatan pribadi kepada Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi (HA) dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC), selaku orang kepercayaan Kabasarnas.

Dalam pertemuan tersebut, diduga terjadi kesepakatan pemberian sejumlah uang berupa fee sebesar 10 persen dari nilai kontrak. Penentuan besaran fee dimaksud diduga ditentukan langsung oleh HA.

Dalam pertemuan dicapai kesepakatan bahwa HA siap mengondisikan dan menunjuk perusahaan MG dan MR sebagai pemenang tender untuk proyek pengadaan
peralatan pendeteksi korban reruntuhan tahun anggaran 2023.

Kemudian perusahaan RA ditunjuk menjadi pemenang tender untuk proyek pengadaan Public Safety Diving Equipment dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (tahun jamak 2023-2024).

Penyerahan uang juga diberi kode “dako” (dana komando) untuk HA melalui ABC.

MG kemudian memerintahkan MR untuk menyiapkan dan menyerahkan uang sejumlah sekitar Rp999,7 juta secara tunai di parkiran salah satu Bank yang ada di Mabes TNI Cilangkap.

Sedangkan RA menyerahkan uang sejumlah sekitar Rp4,1 miliar melalui aplikasi pengiriman setoran bank.

Tim KPK yang mendapat informasi adanya penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari MR kepada ABC di salah satu parkiran Bank di Mabes TNI Cilangkap, kemudian langsung bergerak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap para pihak tersebut.

Dalam OTT itu turut diamankan goodie bag yang disimpan dalam bagasi mobil ABC yang berisi uang Rp999,7 Juta.

Para pihak yang terjaring OTT tersebut kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif hingga berujung dengan penetapan lima orang tersangka.

Lima tersangka tersebut, yakni Kabasarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto, kemudian Mulsunadi Gunawan, Marilya, dan Roni Aidil.

Alex mengatakan untuk Marsdya Henri Alfiandi dan Letkol Adm Afri Budi Cahyanto yang diduga sebagai penerima suap, penegakan hukumnya diserahkan kepada Puspom TNI dengan supervisi KPK.

“Proses hukum lebih lanjut akan diselesaikan oleh tim gabungan penyidik KPK dan tim penyidik Puspom Mabes TNI sebagaimana kewenangan yang diatur dalam undang-undang,” kata Alex.

Sedangkan tiga tersangka sipil yakni Marilya, Roni Aidil, dan Mulsunadi Gunawan, proses hukumnya langsung ditangani oleh KPK.

Tim Penyidik kemudian langsung menahan dua tersangka yakni MR dan RA selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 26 Juli 2023 sampai dengan 14 Agustus 2023.

“Untuk tersangka MG, kami ingatkan untuk kooperatif segera hadir ke Gedung Merah Putih KPK mengikuti proses hukum perkara ini,” kata Alex.

Ketiga tersangka sipil tersebut disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: Antara

Play sound