Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5190

Ria Ricis: Ibu Pengen Jalan Pagi

0
Ria Ricis bersama ibunya di mobil seusai pulang dari Mekkah. (instagram riaricis1795)

batampos – Ria Ricis mengatakan sang ibu hanya ingin jalan pagi setelah beliau bisa keluar dari rumah sakit. “Hal apa yang pertama kali di pikiran ibu, yang pengen ibu lakuin ketika pulang,” tanya Ricis dilansir dari YouTube Ria Ricis pada Jumat (28/7).

“Ibu pengen jalan pagi,” jawab sang ibunda.

Diketahui Ibunda Ria Ricis, Yunifah Lismawati sempat jatuh sakit saat berada di Mekkah. Saat ini ibunda Ricis sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit. Sang ibu pun mengungkapkan keinginannya seusai sembuh.

Baca Juga:Masakan Orang Lain Lebih Enak Daripada Buatan Sendiri? Ternyata Dipengaruhi Faktor Psikologi

Dalam video tersebut, Ria Ricis mengira bahwa ibunya akan pulang hari ini. Namun, kabar yang ia dengar ternyata salah.
Ustazah Oki mengungkapkan bahwa sang ibu belum bisa pulang karena membutuhkan pemeriksaan ekokardiografi. Hal tersebut pun membuat Ria Ricis kecewa.
Namun, hal tersebut tidak membuatnya merasa sedih di depan ibunya. Ia juga menyapa sang ibunda dengan kata semangat yang dapat membuat ibunya terlihat gembira.

“Wah.. sudah seger banget mukanya guys, ibu aku..” ucap Ricis.

Ibu Ria Ricis memang telah sakit sejak melakukan ibadah haji bulan kemarin. Cuaca Mekkah yang sangat panas membuat kesehatan sang ibunda drop bahkan sempat dirawat di ruang ICU selama 11 hari.

Ibunda Ria Ricis pulang ke Indonesia bersama Ustadzah Oki dan suaminya pada kamis (20/7) lalu. Seusai turun dari bandara, ibunda ria ricis langsung masuk ICU di salah satu rumah sakit Jakarta dan sampai sekarang. (*)

Reporter: Jpgroup

Remaja Perempuan Dirudapaksa Bergiliran di Seipanas

0
cba1f3f6 bdcf 42f8 a947 6ba1d6923264
Foto dari AKP Betty untuk Batam Pos.
Tiga orang pelaku yang rudapaksa remaja perempuan berusia 14 tahun di Seipanas, Batamkota.

batampos – Remaja perempuan dirudapaksa bergiliran di Seipanas, Batamkota. Remaja berusia 14 tahun itu, dirudapaksa setelah dipaksa meminum miras. 

Kejadian ini bermula, saat remaja itu diajak nongkrong di kos-kosan pelaku, di Sei Panas, Batamkota. Saat itu, 3 orang pelaku membeli miras dan memaksa remaja perempuan tersebut ikut minum.

Usai remaja itu tak sadarkan diri, para pelaku beraksi rudapaksa korban. 

Kejadian ini terkuak, saat korban tidak pulang ke rumahnya. Sehingga, orang tua melaporkannya ke Mapolsek Batamkota. 

“Kami melakukan pencarian dan mendapatkan korban di kosan pelaku. Saat itu, korban mengaku dicabuli oleh para pelaku,” kata Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia. 

Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Rudapaksa, Pejabat BP Batam Ngaku Dizalimi Istri

Berdasarkan pengakuan korban, jajaran reskrim Polsek Batamkota melakukan penyelidikan. Akhirnya, polisi dapat menangkap tiga orang pelaku yakni  IW, 28, RI, 16, dan MU, 16.  

IW dan RI ditangkap di kosan tempat terjadinya pencabulan. Sedangkan IW ditangkap di kosannya di Perumahan Pondok Asri, Sei Panas.

“Pelaku sudah kami amankan. Nanti akan diekspos,” ujar Betty.

Dengan kejadian ini, Betty mengimbau para orangtua untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta orang tua untuk rutin mengingatkan dan mengedukasi anaknya tentang memilih teman dalam bergaul.

“Selalu ingatkan anak kita tentang bahayanya salah memilih teman dalam pergaulan. Orang tua harus waspada,” ujarnya. 

Reporter: YOFI YUHENDRI

KPK Nyatakan Khilaf Tetapkan Kabasarnas Henri Alfiandi Tersangka

0
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak. (Hendra Eka/jawapos)

batampos – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak mengaku khilaf telah menetapkan dua Anggota TNI sebagai tersangka. Kedua Anggota TNI yang ditetapkan tersangka tersebut yakni Kepala Basarnas (Kabasarnas) periode 2021-2023 Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC).

Henri Alfiandi dan Afri Budi Cahyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di Basarnas RI tahun anggaran 2021-2023. Penetapan tersangka kedua Anggota TNI tersebut hasil gelar perkara dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.
“Dalam pelaksanaan tangkap tangan itu ternyata tim menemukan, mengetahui adanya anggota TNI dan kami paham bahwa tim penyelidik kami mungkin ada kekhilafan, kelupaan, bahwasannya, manakala ada keterlibatan TNI harus diserahkan kepada TNI, bukan kita yang tangani,” kata Johanis Tanak di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/7).
Berdasarkan aturan hukum peradilan, jika ada Anggota TNI yang terjerat kasus, maka peradilan militer yang menangani. Hal itu diatur dalam aturan hukum peradilan militer. Oleh karenanya, KPK meminta maaf karena telah menetapkan Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Letkol Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka.
“Di sini ada kekeliruan dari tim kami ada kekhilafan. Oleh karena itu, tadi kami sampaikan atas kekhilafan ini kami mohon dimaafkan,” tegas Johanis.
Sebelumnya, KPK menetapkan Kabasarnas RI Marsekal Madya Henri Alfiandi sebagai tersangka. Henri menyandang status tersangka setelah KPK menggelar OTT di Jakarta dan Bekasi, pada Selasa (25/7).
KPK menduga, Henry Alfiandi menerima suap sebesar Rp 88,3 miliar. Suap itu diterima Henry melalui anak buahnya Koorsmin Kabasarnas RI, Afri Budi Cahyanto (ABC) selama periode 2021-2023.
Henri menyandang status tersangka bersama Koorsmin Kabasarnas RI, Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC); Komisaris Utama PT. Multi Gtafika Cipta Sejati, Mulsunadi Gunawan (MG); Direktur Utama PT. Intertekno Grafika Sejati, Marilya (MR); Direktur Utama PT. Kindah Abadi Utama, Roni Aidil (RA).
“Dari informasi dan data yang diperoleh tim KPK diduga HA bersama dan melalui ABC diduga mendapatkan nilai suap dari beberapa proyek di Basarnas tahun 2021 hingga 2023 sekitar Rp 88, 3 miliar, dari berbagai vendor pemenang proyek,” ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/7).
Alex menjelaskan, semenjak 2021 Basarnas melaksanakan beberapa tender proyek pekerjaan yang diumumkan melalui LPSE, yang dapat diakses umum. Bahkan, pada 2023 Basarnas kembali membuka tender sejumlah proyek pekerjaan.
Pertama, pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar. Kedua, pengadaan Public Safety Diving Equipment dengan nilai kontrak Rp 17, 4 miliar. Ketiga, pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (Multiyears 2023-2024) dengan nilai kontrak Rp 89,9 miliar.
Menurut Alex, agar tiga proyek tersebut dapat dimenangkan, pihak swasta dalam hal ini Mulsunadi Gunawan, Marilya dan Roni Aidil melakukan pendekatan secara personal, dengan menemui langsung Kabasarnas Henri Alfiandi dan Afri Budi Cahyanto selaku Koorsmin Kepala Basarnas merangkap Asisten sekaligus orang kepercayaan Henry.
“Dalam pertemuan ini, diduga terjadi deal pemberian sejumlah uang berupa fee sebesar 10 persen dari nilai kontrak,” ucap Alex.
Alex menyebut, penentuan besaran fee itu diduga ditentukan langsung oleh Henry. Oleh karena itu, Henry siap mengondisikan dan menunjuk perusahaan Mulsunadi dan Marilya sebagai pemenang tender untuk proyek pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan tahun anggaran 2023.
“Sedangkan perusahaan Roni menjadi  pemenang tender untuk proyek pengadaan Public Safety Diving Equipment dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (Multiyears 2023-2024),” papar Alex.
Alex memastikan, KPK akan terus melakukan pendalaman lebih lanjut atas dugaan penerimaan suap oleh Henri itu. Dalam melakukan pendalaman, akan dilakukan oleh tim gabungan penyidik KPK serta Puspom Mabes TNI.
Adapun untuk proses hukum terhadap Henri dan Afri akan diserahkan ke pihak TNI. Langkah ini dilakukan mengacu ketentuan yang berlaku.
“Terhadap dua orang tersangka HA dan ABC yang diduga sebagai penerima suap penegakan hukumnya diserahkan kepada Puspom Mabes TNI untuk proses hukum lebih lanjut yang akan diselesaikan oleh tim gabungan penyidik KPK dan tim penyidik Puspom Mabes TNI sebagaimana kewenangan yang diatur di dalam undang-undang,” tegas Alex.
Sementara Mulsunadi Gunawan, Marilya dan Roni Aidil sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun  2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.  (*)
Reporter: JP Group

Polsek Sagulung Amankan Belasan Siswa, Penyebabnya Begini

0
WhatsApp Image 2023 07 28 at 16.23.42
Foto Polsek Sagulung untuk Batam Pos.
Polsek Sagulung mengamankan belasan siswa yang merokoh, balap liar dan standing di Tembesi, Batuaji, Kamis (27/7).

batampos – Polsek Sagulung amankan belasan siswa, Kamis (27/7) pukul 16.30. Belasan siswa itu diamankan, karena adanya keluhan dari warga di Perumahan Rexvin, Tembesi. 

Belasan siswa itu dari membawa motor dengan menggunakan knalpot bising. Tak hanya itu, para siswa itu juga menggelar balapan liar hingga standing-standing. 

“Anak-anak berpakaian sekolah. Mereka berkumpul sambil merokok, balapan, jamping-jamping dan suara kendaraan yang mengganggu warga. Makanya saya minta reskrim dan bhabinkamtibmas cek,” kata Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan, Jumat (28/7). 

Ia mengatakan, pengecekan itu dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu M Yuda Firmansyah. Dari pengecekan itu, ternyata benar informasi disampaikan oleh masyarakat. 

Baca Juga: Polsek Sagulung Bekuk Pelaku Pencongkel Jok Motor

Ada sebanyak 13 orang anak SMA serta SMP dan 4 sepeda motor diamankan oleh petugas kepolisian. 

Donald mengatakan, belasan anak dan 4 sepeda motor tersebut dibawa ke Mapolsek Sagulung.

“Saya meminta orang tua dan pihak sekolah datang menjemput anak-anak ini,” ujarnya. 

Ia berharap, tidak ada lagi anak sekolah melakukan balap liar. Atau anak-anak yang berkumpul untuk menonton aksi-aksi kawannya yang balap liar atau mengangkat-angkat motor. 

“Standing, jumping itu berbahaya bagi siswa atau orang yang berada di jalan raya. Lalu, penggunaan knalpot racing sangat mengganggu masyarakat atau pengguna jalan raya lainnya,” ucap Donald. (*)

Fans Inter Miami Tinggalkan Stadion, Lionel Messi Tersenyum Keheranan

0
Lionel Messi mencetak dua gol ketika Inter Miami mengalahkan Atlanta United dengan skor 4-0. (Antara)

batampos – Bintang sepak bola dunia Lionel Messi kembali memenangkan pertandingan antara Inter Miami dengan Atlanta United 4-0. Messi menyumbangkan dua gol di pertandingan pada Rabu (26/7) tersebut.

Messi menyumbangkan kedua gol di babak pertama. Yakni di menit ke-8 dan ke-22. Messi juga sempat memberikan satu assist di awal babak kedua, pada menit ke-53. Unggul 2-0, Inter Miami tetap bermain serius dan beringas selama pertandingan.

Striker Inter Miami menambah selisih skor, kali ini giliran Robert Taylor yang menjebol gawang Atlanta United menit ke-44. Robert Taylor memanfaatkan assist Benjamin Cremaschi. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Inter Miami dengan skor 3-0.

Baca Juga: Kiper Legendaris Manchester United Bakal Datang ke Indonesia

Menit ke-53, Robert Taylor kembali menjebol gawang Atlanta United lewat assist brilian Lionel Messi. Pemain Atlanta United yang menyaksikan gawangnya kebobolan untuk keempat kali hanya bisa menunduk lesu.

Pertandingan ditutup dengan kegagalan Thiago Almada mencetak skor ke gawang Inter Miami pada menit ke-86. Skor akhir pertandingan 4-0 dengan kemenangan yang diraih Inter Miami.

Namun di pertengahan babak kedua, terdapat kejadian unik dari sisi tribun penonton. Sesaat setelah Lionel Messi diganti, banyak penonton yang beranjak meninggalkan stadium. Hal itu sejalan dengan para fans yang bersorak saat pemain bintang tersebut memegang kendali bola.

Baca Juga: Ini Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 Konfederasi Asia, Indonesia Harus Main dari Babak Pertama

Fans Inter Miami beranjak dari tribun dan berbondong-bondong pergi menuju pintu keluar, saat tim yang didukungnya unggul 4-0. Dilansir dari kanal YouTube King Kabawo TV, Messi yang sudah duduk di bangku cadangan hanya bisa tersenyum keheranan melihat penonton yang memadati tangga dan menuju pintu keluar.

Dilansir dari website GiveMeSport, Lionel Messi memberikan dampak yang signifikan dari segi penjualan tiket. Bahkan dengan adanya peningkatan harga, tiket tetap terjual hingga habis tak tersisa di pertandingan melawan Atlanta United kemarin.

Sebelumnya, Inter Miami hanya mampu menjual 12.821 tiket sebelum Messi datang. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Pria Lansia di Bintan Cabuli Anak Temannya usai Minta Cabut Uban

0
Penyidik memeriksa pelaku cabul terhadap anak temannya di Mapolsek Gunung Kijang pada Jumat (28/7/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang pria lansia di Bintan berinisial H, 58, ditangkap polisi karena mencabuli bocah berusia 7 tahun.

Pelaku adalah teman kerja dari orangtua korban. Pelaku diamankan di rumahnya, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Sabtu (15/7/2027).

Kasus ini bermula saat pelaku yang datang ke rumah korban pada waktu istirahat kerja.

Pelaku sering meminta korban untuk mencabut uban. Ini dimanfaatkan pelaku untuk mencabuli korban.

Kasus ini terungkap setelah teman dari ibu korban mengadukan apa yang diketahuinya ke ibu korban.

Ibu korban lalu membuat aduan ke polisi pada Rabu (12/7/2023).

Kapolsek Gunung Kijang, AKP Satri Putra mengatakan, pelaku sudah diamankan setelah menerima laporan dari ibu korban.

BACA JUGA:Anak anak 9 Tahun Dicabuli Tetangga Usai Diiming-imingi Uang Jajan

Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya.

“Perbuatan ini sudah dilakukan lebih dari sekali berdasarkan hasil visum,” kata dia.

Dia mengatakan, sampai saat ini pelaku masih dimintai keterangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku sendiri dijerat Pasal 82 Ayat 1 Jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 KUHP.

“Pelaku diancam penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak sekira Rp  5 miliar,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Enam Kelas di SMAN 1 Batam Belajar Online

0
sma negeri 1
Sejumlah orangtua siswa baru terlihat datang ke SMA Negeri 1 Batam, Senin (17/7). F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Kepala SMAN 1 Batam Bahtiar menyebutkan, sebanyak enam kelas siswa baru tahun ini akan melaksanakan pembelajaran online atau daring. Belajar online ini menjadi solusi terakhir sekolah tersebut, lantaran kurang kelas dan membludaknya siswa tambahan yang akan masuk ke SMAN 1.

“Kita tak ada solusi lain selain daring. Ada enam kelas belajar online,” ujar Bahtiar kepada Batam Pos, Jumat (28/7).

Menurutnya, sebagian siswa kelas 1 ini nantinya akan belajar dari rumah masing-masing secara online. Sementara belajar ekstrakurikuler akan tetap dilaksanakan dari sekolah. Bahtiar juga tidak bisa memastikan sampai kapan belajar daring ini.

“Selain itu siswa yang belajar online ini juga tak ada roling atau masuk bergantian, ” tambahnya.

Baca Juga: Ini Tiga SMA Negeri di Batam yang Buka Kelas Online

Kondisi ini, lanjut Bahtiar, tentu saja menyulitkan pihak sekolah dalam proses belajar mengajar dan mengatur jadwal pelajaran. Jumlah kelas yang ada saat ini melebihi dari ketersediaan jumlah peserta didik baru. Pihak sekolah juga mulai kesulitan di dalam menentukan kelas dan pilihan jam belajar yang ada dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Karena kelas yang ada harus sesuai dengan fasilitas kelas yang tersedia dalam dapodik. Semoga saja pihak dinas segera memperbaiki kelas yang rusak. Kalau untuk pengajar sejauh ini masih bisa diatasi,” pungkasnya.

Membludaknya siswa yang ingin masuk ke SMAN 1 Batam menjadi dilema bagi Kepala SMAN 1 Batam, Bahtiar. Sekolah yang seharusnya hanya mampu menampung 504 siswa baru, namun kenyataannya masih ada sekitar 265 siswa lagi yang statusnya masih menunggu dan berharap untuk bisa diterima di sekolah yang menjadi favorit tersebut.

“Itulah kondisi yang kita hadapi saat ini. Kita hanya mampu terima 14 rombel dengan total siswa 504 orang,” ujar Bahtiar.

Baca Juga: Masyarakat Batam Mengeluhkan Lampu Jalan Padam

Menurutnya salah satu keterbatasan sekolah saat ini adalah dari sisi ruangan kelas. Dimana SMAN 1 Batam hanya memiliki 25 ruangan kelas saja. Ruangan tersebut diisi oleh kelas 12 sebanyak 14 rombel dan sisanya 11 kelas diperuntukkan untuk kelas 11 dengan jumlah rombel yang juga mencapai 14 kelas.

“Artinya untuk kelas 11 saja kita sudah minus tiga kelas. Dan jelas kita sudah tidak memiliki ruangan lagi,” tuturnya.

Sementara itu untuk kelas 10 atau siswa baru, katanya, akan memakai sistem double shift. Dimana siswa kelas 11 pulang siang dan dilanjutkan masuk siswa kelas 10. Namun persoalan tidak sampai disitu saja, pasalnya masih ada sekitar 265 siswa lagi yang masih menunggu agar diterima di SMAN 1 Batam ini.

“Dengan 14 rombel saja kita sudah minus 3 kelas bagaimana kita menambah rombel lagi jika sekolah tetap menampung 265 siswa ini untuk masuk di SMAN 1 Batam,” sesalnya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Rekam Medis Elektronik Wajib Dijalankan Seluruh Faskes Pada 31 Desember

0
Aktivis kesehatan sekaligus Chief Operating Officer Maxquad Dr Hartati B. Bangsa (kiri) memberikan penjelasan soal E-Medical Record di Jakarta (28/7). (Hilmi/Jawa Pos) 

batampos – Digitalisasi dunia medis di Indonesia terus dikembangkan. Aturan terbaru adalah penerapan rekam medis elektronik (E-Medis Record). Seluruh fasilitas kesehatan (faskes) wajib menerapkan rekam medis elektronik pada 31 Desember tahun ini.

Ketentuan soal rekam medis elektronik tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 24 Tahun 2022. Di dalam aturan tersebut masa transisi berjalan sampai akhir tahun ini. Sehingga seluruh faskes wajib menerapkan rekam medis elektronik selambat-lambatnya pada 31 Desember 2023.

Aktivis kesehatan sekaligus Chief Operating Officer Maxquad Dr Hartati B. Bangsa mengatakan digitalisasi dunia medis di Indonesia sudah tidak bisa dihindarkan. Layanan rekam medis elektronik itu terkait dengan riwayat kesehatan pasien. Nantinya rekam medis elektronik tersebut dijalankan secara terintegrasi.

“Mulai dari rumah sakit pemerintah maupun swasta, klinik, laboratorium, apotik, dan lainnya,” katanya dalam diskusi Maxquad E-Medical Record di Jakarta pada Jumat (28/7). Dia mengatakan isu penting dalam penerapan rekam medis elektronik adalah keamanan datanya.

Tati mengatakan sistem rekam medis elektronik nantinya akan mengumpulkan seluruh data rekam medis pasien. Meliputi riwayat kesehatan, diagnosa, hasil tes laboratorium, obat yang dikonsumsi, dan lainnya. “Privasi pasien harus dijaga,” katanya.

Menurut dia, sistem rekam medis elektronik itu sangat penting. Bisa digunakan untuk pemantauan kesehatan masyarakat. Karena bisa mengetahui riwayat kesehatan seseorang. Data tersebut bisa untuk pencegahan atau peringatan dini atas kasus kesehatan tertentu.

“Termasuk juga berfungsi untuk menekan kematian ibu hamil dan bayi baru lahir,” katanya. Pasalnya data ibu hamil akan direkam setiap kali dia kontrol kesehatan. Penerapan rekam medis elektronik juga wajib dijalankan dari tingkat puskesmas-puskesmas.

Dia menjelaskan sosialisasi tentang sistem rekam medis elektronik harus dijalankan dengan baik. Supaya para tenaga kesehatan, termasuk layanan fasilitas kesehatan bisa menjalankannya dengan baik. Soal kepastian apakah rekam medis elektronik apakah benar-benar dijalankan per 31 Desember 2023 atau diperpanjang, merupakan kewenangan pemerintah.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan, aturan soal rekam medis elektronik merupakan kerangka regulasi pendukung dari implementasi transformasi teknologi kesehatan. Transformasi ini menjadi bagian dari pilar ke-6 Transformasi Kesehatan. Kebijakan ini hadir sebagai pembaharuan dari aturan sebelumnya yaitu PMK nomor 269 tahun 2008 yang dimutakhirkan menyesuaikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan pelayanan, kebijakan dan hukum di masyarakat. (*)

Reporter: JP Group

Tersangka dan Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri Dilimpahkan ke Kejati, Termasuk Anak Mantan Gubernur

0
Tersangka kourpsi e1690541008858
Penyerahan tersangka kasus korupsi dana hibah Dispora Provinsi Kepri ke Rutan kelas 1 Tanjungpinang untuk ditahan,

batampos – Direktortat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri telah melimpahkan berkas perkara korupsi dana hibah Dispora Provinsi Kepulauan Riau anggaran 2020. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tersangka beserta barang bukti juga dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi Kepri, di Tanjung Pinang.

“Jadi berkas perkara telah dilimpahkan dan dinyatakan P-21 oleh JPU Kejaksaan Tinggi Kepri beserta barang bukti yang telah diserahkan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Jumat (28/7).

Baca Juga: Kejari Batam Sediakan 12 Rumah Restorative Justice, Tempat Penyelesaian Perkara Tanpa Proses Persidangan

Nasriadi menjelaskan, ketiga tersangka yakni TW, ASR, dan AR telah diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi Kepri untuk mengikuti proses hukum selanjutnya.

“Usai ketiga tersangka bersama barang bukti diserahkan ke Kejati Kepri dan kini ditahan di Rutan kelas 1 Tanjungpinang,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus ini memasuki klaster ketiga usai Ditreskrimsus Polda Kepri menahan dua tersangka yaitu Abdi Surya Rendra yang menjabat sebagai Kepala Bidang BKAD dan Ari Rosandhi, Kepala Seksi (Kasi) di Bidang Aset BPKAD Pemprov Kepri, yang juga merupakan anak dari mantan Gubernur Kepri.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas tindak korupsi dana hibah terhadap kegiatan masyarakat sejumlah Rp 1,6 miliar yang diberikan kepada lembaga swadaya masyarakat dan diketahui kegiatan tersebut ialah fiktif (tidak ada).

Baca Juga: Polresta Barelang Ungkap 41 Kasus Narkotika Dalam 6 Bulan, Didominasi Penyelundupan Sabu

Keduanya diduga meminta alokasi anggaran ke Tri Wahyu Widadi, Kabid Anggaran BPKAD, yang juga menjadi tersangka. Usai mendapatkan alokasi anggaran, keduanya meminta Zu, On, An dan S, membuat kegiatan fiktif.

Klaster pertama ada sebanyak 6 orang tersangka yakni Tw, Mi, Sp, Mi, Mo dan Aa. Keenam orang ini membuat negara merugi sebesar Rp 6,2 miliar.

Klaster kedua, ditetapkan 4 orang tersangka, Zu, On, An dan S. Lalu, ditambah pengembangan dari kasus Ari dan Abdi. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Kiper Legendaris Manchester United Bakal Datang ke Indonesia

0
Goalkeeper legendaris Manchester United Peter Schmeichel. (Istimewa)

batampos – Premier League musim 2022/2023 telah usai. Manchester City telah dipastikan menjadi juara dengan mengantongi total 88 poin. Pada Agustus mendatang, musim baru (2023/2024) Premier League akan kembali hadir.

Dengan spirit kompetisi baru dan line up pemain yang juga baru, liga sepak bola kelas paling tinggi di Inggris itu akan segera menyapa kembali para penggemarnya di dunia dan Indonesia. Salah satunya melalui Vidio, sebagai platform video streaming berlisensi untuk Premier League musim pertandingan 2022-2025.

Menyambut penayangan musim kedua Premier League di Vidio dan untuk mendekatkan euforia pertandingan itu kepada para penggemar sepak bola di Indonesia, pada Kamis (20/7), Vidio mengumumkan sebuah kejutan spesial dengan mendatangkan goalkeeper legendaris Manchester United 1991-1999, Peter Schmeichel. Dia akan datang ke Indonesia pada 4 Agustus.

Baca Juga: Ini Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 Konfederasi Asia, Indonesia Harus Main dari Babak Pertama

Bagi para fans, Peter Schmeichel dikenal sebagai salah satu penjaga gawang paling mahir dalam sejarah Manchester United dan Denmark, bahkan sempat terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik Dunia pada 1992 dan 1993.

Sutanto Hartono, CEO Vidio mengungkapkan antusiasmenya dalam menerima kunjungan sang goalkeeper ke basecamp Vidio.

“Setelah mendatangkan striker bintang Manchester United & Liverpool Michael Owen, pada awal Premier League musim lalu (2022/2023), kali ini Vidio akan kembali dengan kejutan baru, yang tak kalah spesial. Agustus mendatang, kami akan menyambut kedatangan Peter Schmeichel ke Jakarta, untuk semakin memeriahkan penayangan musim baru Premier League di Vidio. Kami sangat bangga dan antusias menerima kunjungan Schmeichel, begitu-pun menyambut dimulainya musim baru dari Premier League, setelah sukses menayangkan secara seamless 380 pertandingan pada musim lalu,” ujar Sutanto Hartono.

Setelah terakhir kali mengunjungi Indonesia pada kurang lebih 10 tahun lalu, kini Peter Schmeichel akan kembali ke kota Ondel-ondel dengan banyak agenda perjalanan menarik. Vidio akan mengajak Peter Schmeichel bertemu para fans dan penggemar Premier League, termasuk komunitas pendukung klub Manchester United, pada acara Meet & Greet, yang rencananya akan digelar pada 4 Agustus.

Baca Juga: Alex Rins Menggantikan Posisi Morbidelli di Yamaha

Pada agenda itu, para fans berkesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan Schmeichel, berpartisipasi dalam sejumlah games interaktif, bahkan foto bersama. Semakin seru, para fans juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti fansigning, dengan membawa merchandise masing-masing untuk ditandatangani Schmeichel.

Agenda Meet & Greet dengan Schmeichel bersifat terbatas, hanya diperuntukkan bagi sejumlah fans beruntung, baik yang telah memenangkan games di akun media sosial Vidio maupun tergabung dalam komunitas resmi penggemar Premier League.

Salah satu agenda paling spesial dari kunjungan Peter Schmeichel ke Jakarta, adalah appearance di Vidio Premier League Festival pertama di Indonesia yang akan dilaksanakan pada 5 Agustus di Cilandak Town Square. Selain kedatangan Schmeichel, festival itu akan semakin dimeriahkan dengan penampilan dari sejumlah musisi terbaik tanah air. Dalam Vidio Premier League Festival, akan ada kegiatan jersey auction yang sangat ditunggu-tunggu para penggemar.

Baca Juga: Indonesia Tempatkan Lima Wakil di Perempat Final Japan Open

Vidio Premier League Festival dapat diikuti masyarakat, secara gratis! Peter Schmeichel merasa sudah tidak sabar datang ke Jakarta. Dikutip dari Instagram Post @vidisports pada Kamis (20/7), Peter Schmeichel menyapa secara online para penggemar di Indonesia dan menyampaikan rencana kedatangannya.

“Apa kabar Indonesia? Saya Peter Schmeichel, former-goalkeeper dari klub Manchester United. Untuk semua fans Premier League di Indonesia, ayo bertemu di Vidio Premier League Festival pertama di Jakarta! Saya akan hadir di sana dan saya ingin sekali berjumpa dengan kalian semua. Di Vidio Premier League Festival, kita akan seru-seruan bersama!” ujar dia. (*)

 

Reporter: JPGroup

Play sound