Ilustrasi. Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Ada lima rute favorit masyarakat Batam, dari Bandara Hang Nadim ke berbagai daerah lainnya di Indonesia. Lima rute favorit itu yakni dari Batam ke Jakarta, Batam ke Medan, Batam ke Palembang, Batam ke Padang dan Batam ke Yogyakarta.
Lima rute ini menjadi favorit masyarakat Batam, jelang liburan sekolah. Banyak masyarakat Batam menuju kelima daerah ini.
“Semua rute ramai dan penuh, bahkan banyak juga datang ke Batam. Tapi, rute favoritnya dari Hang Nadim yang ke beberapa daerah itu (Jakarta, Medan, Palembang, Yogyakarta dan Padang),” kata Direktur BIB Batam, Pikri Kurniansyah.
Pikri mengatakan, kelima daerah ini, paling padat lalu lintas penumpangnya.
Pikri mengatakan, sehari rata-rata penumpang yang lalu lalang di Bandara Hang Nadim sebanyak 12 ribu orang. Sedangkan, jumlah penerbangan rerata seharinya 86 flight.
Dari penelusuran batampos untuk kelima rute favorit ini, harga tiketnya bervariasi.
Rute Batam ke Jakarta, harga tiketnya mulai dari Rp 900 ribuan. Rute dari Batam ke Palembang, harga tiketnya mulai Rp 700 ribuan. Rute dari Batam ke Medan, harga tiketnya mulai Rp 800 ribuan.
Rute dari Batam ke Yogyakarta, harga tiketnya mulai Rp 1,5 juta. Sementara itu, rute dari Batam ke Padang harga tiketnya mulai Rp 700 ribuan.
Pikri mengatakan, kondisi pertumbuhan penumpang di Bandara Hang Nadim mulai membaik. Animo masyarakat meningkat.
Oleh sebab itu, ia mengatakan, akan terus meningkatkan konektivitas dari Bandara Hang Nadim ke beberapa daerah lainnya di Indonesia.
“Kami berupaya untuk menambah jumlah rute. Saat ini, Hang Nadim itu memiliki 20 rute domestik,” ujar Pikri. (*)
Sekda Kota Batam, Jefridin (tiga dari kanan) berfoto bersama setelah membuka secara resmi Pelatihan Kewirausahaan (Entrepreneurship) Angkatan 4 di Pacific Palace Hotel. Foto: MEdia Center Pemko Batam
batampos – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengajak warga Batam untuk mempersiapkan kuliner dan cenderamata khas Batam.
Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi Pelatihan Kewirausahaan (Entrepreneurship) Angkatan 4 di Pacific Palace Hotel, Jumat (23/6/2023).
Jefridin mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Jefridin berharap melalui ini, masyarakat dapat turut mengambil manfaat dari masifnya pembangunan yang tengah dikerjakan Pemerintah Kota Batam.
“Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berkomitmen agar Batam dapat lebih maju dan rakyat sejahtera, sesuai visi menuju Batam bandar dunia madani,” katanya mengawali sambutan.
Kedepannya kata dia, melalui kegiatan ini mudah- mudahan menghasilkan orang- orang yang bisa mengambil manfaat dari pembangunan.
“Tujuannya agar investor maupun wisatawan betah dan nyaman berada di Batam, maka untuk menjadi suatu kota baru infrastruktur kita benahi,” kata Jefridin.
Jefridin juga mengajak warga Batam untuk menyiapkan berbagai kuliner dan cendera mata berciri khas Batam. Sebagaimana tujuan dari kegiatan yaitu agar para pelaku usaha dapat meningkatkan keterampilan untuk memajukan khususnya usaha mikro dan UMKM pada umumnya.
“Bukan hanya enak, tapi buatlah usaha yang juga menarik secara kemasan dan higienis, serta mempunyai daya tarik bagi wisatawan. Cara memasarkannya juga bisa dilakukan secara online. Ini harapan Pak Wali, bagaimana agar masyarakat Batam dapat ambil manfaat dari apa yang sudah dibangun,” ujar Jefridin.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Hendri Arulan, menyampaikan, kegiatan ini digelar pada 23 hingga 24 Juni 2023 dan diikuti sebanyak 50 orang pelaku usaha mikro yang terlibat dalam entrepreneur pemula.
“Adapun materi akan disampaikan para akademisi dan praktisi dari Kota Batam. Berisi mengenai pengetahuan, strategi kewirausahaan, branding, dan promosi, untuk menciptakan pengusaha muda yang handal dan berdaya saing,” katanya.(*)
KITA dapat berkomunikasi, berinteraksi, berbagi jaringan kerja, dan melakukan
berbagai kegiatan lain melalui media sosial (medsos).
Medsos mengunakan teknologi berbasis situs web atau aplikasi yang dapat
menampilkan suatu komunikasi dalam bentuk dialog interaktif. Platform digital
yang dapat digunakan untuk komunikasi di antaranya ialah blog dan jejaring
sosial seperti Facebook, Youtube, Instagram, Twitter, Whatsapp, Line.
Aktivitas di platform tersebut menyebabkan transformasi nilai-nilai (budaya,
sosial, etika, dan pengetahuan, dan lain-lain), regulasi, pembangunan, dan cara
bertransaksi: e-commerce, e-banking, cyber notary, dan e-voting.
Hal ini disebabkan kemudahan dan kecepatan penyebaran informasi yang dapat
mencapai jarak yang sangat luas dengan biaya murah dan efektif. Namun,
kemudahan dan kecepatan penyebaran informasi dalam medsos juga cenderung
menimbulkan kontradiksi, baik dari segi penulisan informasi yang tidak sesuai
dengan ketentuan bahasa, gaya bahasa yang tidak tepat, ambiguitas, maupun
berbagai permasalahan lain.
Selain itu, di medsos sering muncul komentar-komentar buruk terhadap
informasi atau isu-isu yang belum diketahui kebenarannya.
Oleh karena itu, dalam memanfaatkan dan menggunakan media sosial, kita
harus waspada. Banyak kasus yang merupakan dampak komunikasi di dunia
maya menempatkan bahasa atau tuturan sebagai barang bukti.
Suatu tuturan dapat berdampak secara moral atau hukum. Jenis-jenis kasus
kebahasaan di medsos dapat berupa hoaks, pencemaran nama baik, atau ujaran
kebencian. Hoaks disebut juga berita palsu. Hal itu disebabkan oleh berita atau
informasi yang disajikan belum diketahui kebenaran dan buktinya, serta tidak
adanya sumber relevan dalam penyampaian materi-materinya.
Ciri-ciri hoaks adalah (a) tidak memiliki sumber yang jelas; (b) berisi fanatisme
atas nama ideologi atau lainnya; (c) provokatif; dan (d) terlihat konyol dan
meragukan. Hoaks dapat berkembang di semua segmen kehidupan masyarakat,
seperti agama, politik, kesehatan, dan lain-lain.
Adapula pelanggaran yang merujuk pada ujaran kebencian. Ujaran kebencian
dapat berupa tindak pidana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum
Pidana (KUHP) dan ketentuan pidana lainnya di luar KUHP yang berbentuk,
antara lain (1) penghinaan, (2) pencemaran nama baik, (3) penistaan, (4)
provokasi, (5) menyebarkan berita bohong, (6) ujaran kebencian, (7) fitnah, dan
(8) ancaman. Semua kegiatan tersebut memiliki tujuan atau bisa berdampak
pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan/atau konflik
sosial.
Ujaran kebencian bertujuan menghasut dan menyulut kebencian individu dan
masyarakat dalam berbagai komunitas suku, agama, aliran
keyakinan/kepercayaan, ras, antargolongan, warna kulit, etnis, gender, kaum
difabel, dan orientasi seksual.
Kasus-kasus kebahasaan yang menimbulkan konflik di atas bukan tidak mungkin
meningkat menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.
Saat ini sudah mulai tampak kampanye terselubung dari para calon aggota
legeslatif (caleg) dalam iklan di baliho, media cetak, televisi, atau postingan
media sosial, padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan masa
kampanye yang berlangsung 75 hari itu baru akan dimulai pada 28 November
2023 hingga 10 Februari 2024.
Menurut UU Pemilu, kampanye adalah kegiatan peserta pemilu atau pihak lain
yang ditunjuk sebagai peserta pemilu untuk menyakinkan pemilih dengan
menawarkan visi, misi, program, dan citra diri peserta pemilu. Kegiatan tersebut
tentu akan semakin marak menjelang masa kampanye dan pemilihan umum
yang ditetapkan pada 14 Februari 2024.
Laju pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang semakin besar ditambah
teknologi yang semakin berkembang dapat menjadi ajang kreativitas para calon
untuk melakukan promosi diri dan kampanye secara digital.
Kampanye digital juga dianggap menjadi wadah paling efektif mengingat jumlah
calon pemilih yang banyak, wilayah Indonesia yang luas, dan percepatan akses
pemilih di luar negeri.
Dilansir dari Detik.com, data daftar pemilih sementara (DPS) nasional untuk
Pemilu 2024, yang diungkapkan oleh Ketua KPU, Hasyim Ashari, hingga bulan
April 2023 mencapai 205.853.518 orang. Jumlah ini bahkan bisa berubah
berdasarkan pemutakhiran data.
Sementara itu, dari hasil rekapitulasi DPS, ada 514 kabupaten dan kota, 7.277
jumlah kecamatan, 83.860 jumlah desa dan PPLN, dan 823.287 jumlah TPS dan
TPS LN (luar negeri).
Pada kesempatan kampanye tersebut, bukan tidak mungkin ada oknum
kompetitor yang melakukan pelanggaran dengan menyalahgunakan platform
kampanye digital.
Pelanggaran itu dapat berupa kampanye hitam dan kampanye negatif. Kedua
istilah ini sering muncul pada masa pemilu hingga pemilihan presiden. Keduanya
memiliki makna dan dampak yang berbeda dari segi hukum.
Ada tiga hal pembeda kampanye negatif dengan kampanye hitam. Dari sisi
sumber, pelaku kampanye negatif terlihat jelas, sedangkan pelaku kampanye
hitam tidak terlihat jelas. Dari sisi tujuan, kampanye negatif bertujuan untuk
mendiskreditkan karakter seseorang dan kampanye hitam bertujuan untuk
menghancurkan karakter seseorang. Kemudian dari sisi kebenaran, kampanye
negatif menggunakan data yang sahih sementara kampanye hitam datanya tak
sahih atau mengada-ada.
Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Indonesia, Topo Santoso, mengatakan
bahwa kampanye negatif dilakukan dengan menunjukkan kelemahan dan
kesalahan dari lawan dan kandidat lain. Bahkan, kampanye negatif sah-sah saja
karena dinilai dapat membantu pemilih membuat keputusan.
Untuk menangani dan mencegah pelanggaran etika kampanye digital lainnya,
disahkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai
pedoman etika dalam berkomunikasi politik.
Perbuatan kampanye hitam melalui media sosial bisa dijerat melalui Pasal 28
ayat (2) jo Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 yang diubah
melalui UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,
dengan ancaman 6 tahun penjara.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyampaikan bahwa meskipun larangan dan
sanksi di UU Pemilu hanya ditujukan kepada pelaksana, peserta, dan/atau tim
kampanye, tetapi tiap orang yang melakukan kampanye hitam di media sosial
dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan UU ITE.
Meskipun demikian, kita tetap dapat nyaman bermedia sosial tanpa khawatir
terjerat kasus dan efek negatif dari medsos asalkan ketika berkampanye
mengutamakan etika berkomunikasi.
Ketika menggunakan media sosial, kita perlu mengutamakan prinsip komunikasi,
yaitu kerja sama dan kesantunan. Selain itu, perhatikan juga sikap sopan santun,
tidak membagikan konten pornografi, tidak menyinggung SARA, menggunakan
fakta dan data, memastikan kebenaran informasi, menghargai hak cipta dengan
menyebutkan sumber, tidak emosional, dan tidak menggunakan identitas palsu.
Terakhir, kita juga perlu memahami bahwa norma yang berlaku di dunia nyata
dan norma di dunia maya tetap sama.
Dengan mempraktikkan prinsip-prinsip etika ini, kita dapat menjaga integritas
pemilu, menghormati hak setiap individu, dan memastikan bahwa kampanye
pemilu melalui media sosial dilakukan secara adil dan bertanggung jawab.
Semoga pemilihan umum di masa depan dapat berjalan dengan adil dan
demokratis untuk kepentingan negara dan masyarakat. (*)
Oleh: Novianti Pengkaji Bahasa dan Sastra, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau
GM PT. BIIE, Aditya Laksamana dan Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abas Manupassa turun tangan melakukan pengecatan dalam kegiatan bedah sekolah di SDN 003 Seri Kuala Lobam, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam pada Kamis (22/6/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Pekerja dari kawasan Bintan Industri Estate (BIE) Lobam turun tangan melakukan bedah sekolah di SDN 003 Seri Kuala Lobam, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam pada Kamis (22/6/2023).
Kegiatan yang dilakukan mulai pengecatan dinding pagar, ruang kelas, ruang guru, UKS, toilet dan lapangan voli.
Mereka juga membuatkan gazebo taman baca dan bank sampah. Taman sekolah pun dibuat lebih indah asri.
Hadir dalam kesempatan ini, GM PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Aditya Laksamana, Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abas Manupassa dan Kades Busung, Rusli.
GM PT. BIIE, Aditya Laksamana menyampaikan, ini kegiatan tahunan yang dicanangkan oleh PT. BIIE berkolaborasi dengan tenant yang ada di kawasan BIE, diantaranya PT. CCI, PT. BOMC dan PT. Singatac.
Kegiatan ini diharapkan menciptakan infrastruktur yang bersih, indah dan rapi dilingkungan sekolah dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) profesional.
Selain itu, diharapkan dari kegiatan ini dapat memberikan kenyamanan agar proses belajar lebih menyenangkan, efektif, dan menambah semangat kerja guru dan belajar siswa.
Dia juga mengapresiasi tenant yang sudah ikut berpartisipasi membangun dunia pendidikan di Bintan.
“Mudah-mudahan bisa ditingkatkan dalam program lainnya,” kata dia.
Kepala SDN 003 Seri Kuala Lobam, Nuraini menyampaikan, terima kasih atas bantuan program bedah sekolah ini.
“Kami sangat senang sekolah kami mendapat bantuan program bedah sekolah ini,” kata dia.
Dia berharap, tampilan sekolah menjadi lebih baik dan membuat guru dan siswa semakin semangat bekerja, belajar, dan meraih prestasi.
Dalam kesempatan ini, GM PT. BIIE, Aditya Laksamana menyerahkan peralatan untuk menunjang program bedah sekolah. Kemudian, diserahkan bantuan peralatan alat pemadam api ringan (APAR), P3K dan alat olahraga ke pihak sekolah.
Dalam kesempatan ini juga, petugas Damkar PT. BIIE Lobam melakukan edukasi penggunaan APAR kepada guru.
Tak hanya itu, siswa pun mendapat edukasi pemilahan sampah dari tim lingkungan PT. BIIE. (*)
f: Tim Literasi Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau foto bersama pengurus TBM Yayasan Dawlat di Desa Piabung, Kecamatan Palmatak, Anambas pada Rabu (21/06)
batampos – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan kegiatan
Pemutakhiran Profil Komunitas Literasi di Kabupaten Kepulauan Anambas pada
18 hingga 23 Juni 2023.
Dalam kegiatan ini, Tim Literasi berkunjung ke beberapa taman bacaan
masyarakat (TBM) yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Siantan
Selatan, Kecamatan Palmatak, dan Kecamatan Siantan Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendata jumlah TBM di Kabupaten Kepulauan
Anambas dan mengelompokannya.
Sejumlah komunitas literasi yang terjaring, nantinya akan dibina dan diberi
bantuan. Program ini merupakan salah satu rangkaian dari program Gerakan
Literasi Nasional yang dinaungi oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan
Bahasa, Kemendikbudristek. (*)
batampos – Pengumuman Indonesia memasuki masa transisi Covid-19 bukan berarti kendor dalam hal preventif. Memang biaya vaksin dan perawatan pasien Covid-19 masih ditanggung negara, namun bisa jadi kedepannya aturan itu dicabut.
Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito kemarin (22/6) menyatakan rata-rata penambahan kasus positif harian selama bulan Januari sampai Juni tahun ini hanya sebesar 533 kasus positif. Jika dibandingkan dengan puncak kasus yang pernah dialami Indonesia, kasus sekarang turun 97 persen. Begitu juga dengan angka kematian yang juga terus turun. “Adanya perbaikan kondisi Covid-19 Indonesia tidak terlepas dari peran vaksin,” kata Wiku.
Pada awal Covid-19 masuk ke Indonesia pemerintah menetapkan status kesehatan kedaruratan kesehatan masyarakat melalui Keputusan Presiden Nomor 11 tahun 2020. Disusul Keputusan Presiden Nomor 12 tahun 2020 yang menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional. Lalu pada 21 Juni lalu, Presiden Joko Widodo secara resmi menyatakan Indonesia sudah mulai masuk masa transisi endemi Covid-19.
Banyak pertanyaan setelah status transisi endemi di tetapkan, bagaimana dengan pengobatan pasien Covid-19. Termasuk vaksinasi. “Saat ini vaksinasi dan penanganan atau pengobatan pasien covid-19 masih dijamin oleh pemerintah kemudian kebijakan selanjutnya akan diatur,” katanya. Untuk itu dia minta masyarakat yang belum vaksin agar segera imunisasi Covid-19.
Transisi endemi ini menurutnya tidak berarti melupakan pola hidup sehat. Pemakaian masker di kendaraan umum memang tidak diwajibkan. Namun, dia minta kesadaran masyarakat jika sakit maka menggunakan masker.
Dokter spesialis paru dr Erlina Burhan SpP pun menyatakan hal yang sama dengan Wiku. Dia meminta masyarakat untuk tetap saling memproteksi. Selain pakai masker saat berpotensi menularkan penyakit, juga melakukan pola hidup bersih dan sehat. Vaksinasi masih dirasa perlu.
Lalu bagaimana dengan tes untuk mengetahui kondisi kesehatan? Pada kelompok yang rawan tertular, tes covid-19 masih diperlukan. Begitu juga untuk pasien di rumah sakit yang memerlukan perawatan intensif seperti operasi. “Yang interaksi antara dokter dan pasien itu lama, saya kira masih perlu tes Covid-19 dulu,” sarannya.
Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi SpOT mengungkapkan jika pandemi Covid-19 merupakan pembelajaran untuk saling kolaborasi berbagai stakeholder untuk menyelesaikan masalah kesehatan. Selanjutnya, paradigm yang harus dibangun adalah paradigma sehat. “Harus dipikirkan promotif dan preventif. Tidak ada negara yang mampu membiayai kesehatan kalau yang dipikirkan hanya hilirnya,” bebernya.
Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK) Muhadjir Effendy menyebut, penambahan hari libur pada momen Hari Raya Idul Adha 1444H/2023M diputuskan salah satunya lantaran berakhrinya pandemi Covid-19 yang kini sedang menuju endemi. Meski, sebelumnya secara de facto, ia telah memasuki ke era endemi. Sehingga, persiapan untuk masuk ke endemi dari kementerian-kementerian terkait sudah relative siap.
Selain perubahan pandemi menjadi endemi, penambahan libur ini juga dilakukan dengan pertimbangan untuk menumbuhkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Termasuk, meningkatkan intensitas kebersamaan dalam keluarga dengan memanfaatkan masa libur sekolah.
”Insyaallah sudah siap (transisi, red),” ungkapnya, kemarin (22/6).
Seperti diketahui, pemerintah telah menyepakati cuti bersama Idul Adha bertambah 2 hari. Yaitu pada tanggal 28 dan 30 Juni 2023. Keputusan ini ditetapkan melalui perubahan SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023.
Pesiapan yang dimaksutkan olehnya ini termasuk soal pemindahan pelayanan. Muhadjir mengatakan, bagi mereka yang masih terkena Covid-19 yang semula menggunakan dana KCP PEN maka ke depan pembiayaan-pembiayaan tersebut akan kembali menggunakan skema lama.
”Apa itu? Yaitu nanti khusus untuk pembiayaan itu akan dibebankan kepada pihak yang sakit melalui skema BPJS Kesehatan,” katanya. Sehingga, mereka yang berasal dari instansi perusahaan akan ditanggung iurannya oleh perusahaan. Sementara, apabila yang bersangkutan seorang pengusaha mandiri maka iuran BPJSnya ditanggung sendiri. ”Tetapi untuk yang tidak mampu itu tetap akan dibantu iurannya dari pemerintah yaitu skema PBI, baik dananya yang ada di pusat maupun yang ada di daerah,” sambungnya.
Ketentuan tersebut sudah berlaku saat ini. Persis setelah dideclair oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan pandemi Covid-19 telah usai.
Artinya, semua yang berkaitan dengan pananganan pandemi termasuk anggaran sudah rampung. Yang sebelumnya ada refocusing untuk penanganan Covid-19 sudah dikembalikan lagi ke APBN. Kemudian, tahap berikutnya difokuskan dengan pemulihan ekonomi.
Disinggung soal risiko munculnya varian baru, Muhadjir mengatakan, bahwa kemungkinan tersebut masih tak terelakkan. Mengingat, ketika dinyatakan sebagai endemi tak berarti penyakit ini habis sama sekal. Namun, berubah menjadi penyakit biasa. ”Penyakit pernafasan, penyakit menular tapi eskalasinya insya allah tidak akan sampai pada tingkat berbahaya sehingga perlu ada kedaruratan,” ungkap Mantan Mendikbud tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Mantan Mendikbud tersebut turut meluruskan soal perubahan status pandemi Covid-19 dengan kampanye pilpres. Dia menegaskan, bahwa perubahan status ini tak ada kaitannya dengan politik. Sebab, proses pengkajian sudah dilakukan sejak lama. Hingga akhirnya kementerian teknis seperti Kementerian Kesehehatan dan Kemenko Perekonomian telah memaparkan kesiapan Indonesia untuk bertransformasi dari pandemi ke endemi. ”Enggak lah,” tegas dia. (*)
Pemerintah pusat akan membangun pusat data di Nongsa Digital Park (NDP), pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id
batampos – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia siap mendirikan satu pusat data di kawasan Nongsa, Batam. Tujuannya agar bisa melayani seluruh klien pemerintah dengan nilai investasinya mencapai USD 160 juta.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo RI, Bambang Dwi Anggono. Menurut dia, selama ini data-data pemerintahan masih banyak yang mengandalkan pusat data luar negeri, atau pusat data yang tidak bersertifikasi.
“Maka dari itu kami (Kominfo) tengah proses proses pematangan lahan, rencananya groundbreaking pada akhir tahun ini, dan pembangunannya ditargetkan selama dua tahun,” ujarnya, Rabu (21/6).
Bambang menjelaskan, pusat data Kementerian Kominfo menjadi salah satu dengan kapasitas terbesar, yakni memiliki 25.000 core processor, 300 terabyte memory, dan 40 petabyte.
Proyek ini akan menjadi salah satu dari sembilan pusat data yang akan dibangun di Nongsa. Nilai investasinya mencapai USD 160 juta, yang merupakan hasil pinjaman dari Korea Selatan.
“Investasi tersebut ialah hasil pinjaman dari Korea Selatan, sebab sekarang masih mengandalkan server pusat,” kata dia.
Ia menilai, pembangunan infrastruktur digital di Batam dapat menjadi percontohan bagi daerah lain. Infrastruktur ini juga diproyeksikan menjadi sarana konektivitas Indonesia dengan dunia internasional,
“Pasar ekonomi digital saat ini sangat gencar dikembangkan.Indonesia sudah menyumbangkan 40 persen pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” sebutnya.
Selain di Kepri, Kementerian Kominfo RI juga tengah mengembangkan tiga pusat data lainnya di beberapa daerah. Satu pusat data di Cikarang sudah berfungsi, kemudian akan dibangun satu pusat data lainnya di Ibu Kota Nusantara (Kalimantan Timur), dan satu di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Disamping itu, Direktur PT. CitraConnect Mr. Marco Bardelli, mengatakan bahwa proyek Nongsa Digital Park (NDP) pada tahun 2018, berdasarkan visi Presiden Jokowi yang menginginkan NDP menjadi “Jembatan Digital” antara Indonesia dan seluruh dunia.
“Kami berhasil menarik investor internasional, mendirikan fasilitas dan program pendidikan kelas dunia dengan mitra seperti Apple, IBM, dan Universitas RMIT. Kunci sukses kelanjutan NDP adalah dengan memiliki infrastruktur kelas dunia sehingga NDP dipandang sebagai Center of Excellence di Asia Tenggara,” kata dia.
Sebagai pusat teknologi digital terkemuka di Asia Tenggara, NDP telah berhasil menarik perhatian dunia internasional.
“Kami telah menerima penghargaan dari berbagai organisasi internasional atas kontribusi kami dalam mengembangkan ekosistem teknologi digital di Indonesia,” pungkasnya. (*)
BU SPAM akan membangun tower air untuk membantu kebutuhan air warga Tanjunguncang.
batampos – Krisis air di Batam, membuat masyarakat bertanya-tanya. Apakah Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) atau PT Air Batam Hilir (ABH) bisa mengatasinya. Sebab, krisis air di Batam, khususnya di Tanjunguncang, sudah lebih dari sebulan.
Pertanyaan-pertanyaan masyarakat ini, dijawab oleh BU SPAM dengan membuat berbagai terobosan. Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, sudah memiliki solusi jangka pendek atas permasalahan air di Batam.
BU SPAM akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton, untuk membantu kebutuhan warga Tanjunguncang. Tower ini dapat menamba waktu pasokan air untuk warga selama dua jam.
“Pembangunan tower ini, mulai beberapa hari kedepan. Maksimal 3 minggu sudah selesai,” kata Denny.
Denny mengatakan, proses pengisian tower air ini nantinya setiap hari. Begitu juga dengan pengaliran airnya ke masyarakat. Ia berharap, solusi jangka pendek ini menjawab permasalahan air di sekitaran perumahan Putra Jaya dan Central Park.
Sedangkan di kawasan Patam Lestari, Sekupang dan sekitarnya. Denny mengatakan, permasalahan air di wilayah itu, akan teratasi dengan pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Sei Harapan
Pemasangan IPA baru dari Sei Harapan ini diprediksi selesai Agustus mendatang. IPA dari Sei Ladi dan Sei Harapan, dapat memperkuat jaringan pipa ke arah Patam Lestari, Dangas dan sekitarnya.
Problem air tidak hanya karena pasokan yang tersendat, akibat permasalahan produksi air saja atau rendahnya tekanan air di suatu wilayah.
Tapi, penyebab lainnya adalah kebocoran pipa, akibat alat berat. Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan, kebocoran pipa itu adanya human eror dan kurangnya data (aliran perpipaan).
Agar mencegah kebocoran pipa saat pengerjaan jalan atau hal lainnya. BP Batam berupaya, agar koordinasi dengan pihak-pihak yang bekerja di dekat pipa milik SPAM Batam. Sehingga, kebocoran pipa dapat diminimalisir.
“Bahkan sampai saat ini, kami sudah menegur kontraktor yang bersangkutan,” ujarnya.
Ariastuty mengatakan, BU SPAM dan PT ABH terus berupaya mengatasi permasalahan air di Batam. Baik solusi jangka pendek, maupun jangka panjang.
“PT ABH berjanji bulan September akan mengupayakan masalah ini dapat diselesaikan,” kata Ariastuty.
Meskipun begitu, Ariastuty mengimbau masyarakat Batam, dapat menyediakan penampungan air. Hal itu, demi mengantisipasi terjadinya gangguan suplai air.
“Saya yakin, masyarakat Batam adalah masyarakat yang cerdas. Dan kita juga sepakat, bahwa pembangunan harus terus berjalan untuk kepentingan Kota Batam dan masyarakat sendiri,” ujarnya. (*)
batampos – BPJS Kesehatan kemarin (22/6) meluncurkan aplikasi bernama i-Care JKN. Aplikasi yang dicobakan ke 25 rumah sakit ini disebut dapat memberi kemudahan. Sebab dokter antar fasilitas kesehatan bisa melihat rekam jejak kesehatan dan penanganan pasien. Akhirnya perawatan yang tidak tepat bisa diminimalisir.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti kemarin menyatakan tahun ini adalah tahun transformasi mutu. Ada tiga hal yang menjadi komitmen dalam transformasi, yakni lebih mudah, lebih cepat, dan setara dalam pelayanan. Sehingga munculah berbagai inovasi. Salah satunya i-Care.
“Saat ini BPJS Kesehatan sedang fokus memanfaatkan data riwayat pelayanan kesehatan,” kata Ghufron. Ini untuk memberikan nilai tambah dari layanan JKN. Jika dalam sehari ada 1,4 juta masyarakat yang memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan. Sehingga ini menjadi data yang besar.
“Data yang terkumpul ini bisa dimanfaatkan dokter untuk memberikan layanan yang optimal,” katanya. Melalui aplikasi ini, dokter atas seizing pasien bisa transfer informasi kesehatan pasien. Misalnya terkait perawatan yang pernah diberikan atau alergi obat. Sehingga tenaga medis yang melihat rekam medis ini dapat menggunakan informasi ini untuk pengobatan yang optimal. Peluang kesalahan pemberian obat yang menyebabkan alergi atau tindakan yang sebelumnya pernah dilakukan.
Ghufron menyebut aplikasi ini seperti ATM. Dengan hanya membawa kartu, data bisa diketahui. Meski untuk tindakan harus melelalui persetujuan pasien. “Ini bisa digunakan untuk memberikan informasi yang lebih akurat pada dokter atau faskes atas apa riwayat pengobatan pasien,” ungkapnya. Sehingga membantu penegakan diagnosis lebih tepat dengan pelayanan lebih cepat.
Peserta JKN juga dapat mengakses i-Care JKN secara langsung melalui Aplikasi Mobile JKN. Peserta JKN dapat melihat riwayat pelayanan yang telah diberikan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Termasuk informasi surat rujukan, seperti diagnosa, tindakan, faskes pemberi layanan, dan tanggal pelayanan.
Aspek yang ditakuti adalah soal keamanan data. Direktur Bidang Teknologi Informasi Edwin Aristiawan menjamin keamanan data. Sebab akses hanya bisa diberikan oleh pemilik data. Dalam hal ini pasien. “Ada password sendiri,” katanya. Dokter yang akan menggunakan i-Care harus menggunakan inform concern yang berisi persetujuan pasien dan tujuan penggunaan data dalam i-Care.
Selain itu, Sistema dalam i-Care dapat mengetahui siapa saja yang mengakses data tersebut. Sehingga jika ada penyalahgunaan dapat terdeteksi. “Dokter yang menggunakan juga harus pada saat praktik. Di luar itu tidak bisa,” ujarnya.
Edwin menyatakan bahwa sejauh ini sudah uji coba terkait ada peluang pembobolan data. Namun dia cukup optimis dengan sistem yang ada cukup aman dalam menjaga keamanan data. Jika ada indikasi penggunaan data secara tidak sah, maka sistem sudah melakukan enkripsi. “Memang akan kami evaluasi terus karena ini akan efektif jika sudah diujicobakan langsung,” katanya. (*)
BP Batam akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Perumahan Putra Jaya dan sekitarnya. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Krisis air di Batam, membuat masyarakat bertanya-tanya. Apakah Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) atau PT Air Batam Hilir (ABH) bisa mengatasinya. Sebab, krisis air di Batam ini sudah lebih dari sebulan.
Pertanyaan-pertanyaan masyarakat ini, dijawab oleh BU SPAM dengan membuat berbagai terobosan. Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, sudah memiliki solusi jangka pendek atas permasalahan air di Batam.
BU SPAM akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton, untuk membantu kebutuhan warga Tanjunguncang. Tower ini dapat menamba waktu pasokan air untuk warga selama dua jam.
“Pembangunan tower ini, mulai beberapa hari kedepan. Maksimal 3 minggu sudah selesai,” kata Denny.
Denny mengatakan, proses pengisian tower air ini nantinya setiap hari. Begitu juga dengan pengaliran airnya ke masyarakat. Ia berharap, solusi jangka pendek ini menjawab permasalahan air di sekitaran perumahan Putra Jaya dan Central Park.
Sedangkan di kawasan Patam Lestari, Sekupang dan sekitarnya. Denny mengatakan, permasalahan air di wilayah itu, akan teratasi dengan pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Sei Harapan
Pemasangan IPA baru dari Sei Harapan ini diprediksi selesai Agustus mendatang. IPA dari Sei Ladi dan Sei Harapan, dapat memperkuat jaringan pipa ke arah Patam Lestari, Dangas dan sekitarnya.
Problem air tidak hanya karena pasokan yang tersendat, akibat permasalahan produksi air saja atau rendahnya tekanan air di suatu wilayah.
Tapi, penyebab lainnya adalah kebocoran pipa, akibat alat berat. Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan, kebocoran pipa itu adanya human eror dan kurangnya data (aliran perpipaan).
Agar mencegah kebocoran pipa saat pengerjaan jalan atau hal lainnya. BP Batam berupaya, agar koordinasi dengan pihak-pihak yang bekerja di dekat pipa milik SPAM Batam. Sehingga, kebocoran pipa dapat diminimalisir.
“Bahkan sampai saat ini, kami sudah menegur kontraktor yang bersangkutan,” ujarnya.
Ariastuty mengatakan, BU SPAM dan PT ABH terus berupaya mengatasi permasalahan air di Batam. Baik solusi jangka pendek, maupun jangka panjang.
“PT ABH berjanji bulan September akan mengupayakan masalah ini dapat diselesaikan,” kata Ariastuty.
Meskipun begitu, Ariastuty mengimbau masyarakat Batam, dapat menyediakan penampungan air. Hal itu, demi mengantisipasi terjadinya gangguan suplai air.
“Saya yakin, masyarakat Batam adalah masyarakat yang cerdas. Dan kita juga sepakat, bahwa pembangunan harus terus berjalan untuk kepentingan Kota Batam dan masyarakat sendiri,” ujarnya. (*)