Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 5239

Kasus Demam Berdarah di Batam Turun Signifikan

0
ilustrasi demam berdarah
Ilustrasi. Foto: Jawapo.com

batampos – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Batam menunjukkan tren penurunan. Memasuki bulan ke enam tahun 2023 ini, Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat hanya ada 217 kasus DBD. Jumlah tersebut berbeda jauh jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Alhamdulillah dibandingkan tahun lalu angkanya turun signifikan. Dimana pada periode tahun lalu atau sampai 4 Juli 2023 ada sekitar 500 kasus DBD di Kota Batam,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, Rabu (5/7).

Ia menambahkan, di tahun ini kasus DBD tertinggi terjadi pada bulan Januari. Yakni sebanyak 65 kasus.

Selanjutnya, selama Februari hanya ditemukan sebanyak 46 kasus, serta di bulan Maret ada 44 kasus. Angka tersebut terus menurun, dimana pada Mei 2023 ada 19 kasus dan Juni 2023 hanya 19 kasus.

Baca Juga: Jalan Utama ke Kampung Piayu Laut Masih Terputus

“Selanjutnya bulan Juli ada sampai dengan 4 Juli 2023 ini ada 9 kasus DBD. Penderita DBD mayoritas masih dari kelompok usia produktif yakni berusia antara 15-44 tahun,” terang Didi.

Dilanjutnya, dari ratusan kasus sepanjang tahun ini diketahui, satu orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.

Diketahui, satu pasien meninggal ini adalah anak usia 9 tahun warga Citra Pandawa, Buliang Kecamatan Batuaji. Pasien meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Graha Hermine.

“Sebagian pasien ini rawat jalan, ada juga rawat inap namun tidaklah banyak, ” ungkap Didi.

Baca Juga: Ini Nama Polisi yang Terkena Anak Panah di Tangki Seribu dan Kondisinya Kini

Turunnya kasus DBD di Kota Batam ini juga tidak lepas dari langkah antisipasi yang dilakukan semua pihak, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan perumahan.

Bahkan, peningkatan kesiapsiagaan DBD terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Batam meliputi, pemingkatan peran serta dari masyarakat untuk ikut peduli mencegah peningkatan DBD ini.

Dinkes juga meminta puskesmas untuk mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik dengan menunjuk juru pemantau jentik (jumantik) memantau dan memastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing. Tujuannya agar tidak ada lagi anak atau warga yang terjangkit demam berdarah.

“Dinkes Kota Batam terus berupaya mengendalikan kasus DBD dengan mengajak masyarakat untuk peduli kesehatan lingkungan dan mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik, ” ungkap Didi.

Baca Juga: Pemulangan Jemaah Haji Dimulai, Bandara Hang Nadim Tambah Petugas Khusus

Selain itu pihaknya juga meminta agar semua kasus tersangka deman wajib dilaksanakan penyelidikan epidemiologi DBD dan melaporkan ke Dinas Kesehatan Batam. “Ini semua sudah kita lakukan sehingga bisa meminimalisir kasus DBD, ” tutup Didi.

Sebagaimana diketahui, kasus DBD di Batam sepanjang tahun 2022 berjumlah 902 kasus dengan 6 kasus kematian. Angka ini naik dibanding tahun 2021 yakni sebanyak 710, dengan 4 kasus kematian.

Lalu di tahun 2020 ada sebanyak 763 kasus dengan kasus kematian tiga orang. Lalu di tahun 2019 ada sebanyak 728 kasus dengan kasus kematiannya dua orang.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kerja Sama EV Penting karena Australia Punya Lithium

0
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersiap melakukan jamuan santap malam bersama Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Selasa (4/7/2023). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr.

batampos – Hasil pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese terkait kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi akan ditindaklanjuti. Delegasi kedua negara dalam waktu dekat menghelat pertemuan Economic, Trade, and Investment Ministerial Meeting (ETIMM).

”Pertemuannya di Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut mendampingi Presiden Jokowi.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) juga turut menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Australia Barat mengenai rencana aksi pengolahan mineral kritis di Indonesia dan Australia. Ketua Kadin Arsjad Rasjid mengatakan, langkah tersebut merupakan hasil tindak lanjut pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dan PM Australia Anthony Albanese pada KTT G20 tahun lalu di Bali.

Arsjad menganggap bahwa perjanjian yang ditandatangani tersebut penting untuk mendukung ekosistem kendaraan elektrik atau EV di Indonesia. ”Dengan perjanjian ini, kami akan mendorong perusahaan-perusahaan Australia dan Indonesia untuk bisa bekerja sama dalam membangun mineral kritis mulai penambangan sampai pengolahan,” ujar Arsjad.

Arsyad menambahkan, kerja sama tersebut sangat penting mengingat ada satu mineral kritis yang tidak terdapat di Indonesia dan ditemukan di Australia, yakni lithium. Lithium merupakan mineral utama dalam pembuatan baterai kendaraan listrik selain nikel, mangan, dan kobalt.

”Perusahaan Australia dan Indonesia dapat bersinergi dalam bisnis tersebut,” tambahnya.

Jokowi bertemu dengan Albanese Selasa (4/7) lalu. Dia menegaskan, sedari awal fokus kunjungan balasannya ke negeri jiran tersebut adalah penguatan ekonomi.

Di hadapan Albanese serta CEO sejumlah perusahaan, Jokowi memastikan bahwa Indonesia merupakan mitra terbaik untuk berinvestasi di kawasan Asia Tenggara. Ada beberapa sektor prioritas yang memiliki potensi tinggi bagi para investor untuk menanamkan modal di Indonesia.

”Indonesia memiliki potensi tinggi sebagai tujuan investasi dengan kekayaan sumber daya alam, bonus demografi, pasar yang besar, stabilitas ekonomi dan politik yang terjaga,” ujarnya.

Dalam bidang hilirisasi industri, Indonesia dan Australia memiliki potensi besar untuk berintegrasi dalam mengembangkan industri baterai mobil listrik. ”Indonesia sudah targetkan untuk mulai produksi baterai EV tahun depan serta produksi 1 juta mobil listrik dan 3,2 juta motor listrik pada 2035,” tuturnya.

Arsjad menyampaikan, langkah selanjutnya setelah penandatanganan nota kesepahaman adalah kunjungan pengusaha-pengusaha Australia ke dalam negeri. Arsjad menjadwalkan kunjungan tersebut dilakukan pada 2–9 September 2023 atau sepanjang KTT ASEAN Ke-43 2023.

Sementara itu, setelah dari Australia, Jokowi melanjutkan lawatannya ke Papua Nugini kemarin. Di negara yang berbatasan darat langsung dengan Indonesia itu, Jokowi menghadiri forum bisnis pertama kedua negara.

Di forum tersebut, Jokowi mendorong pembahasan PTA (preferential trade agreement) Indonesia-Papua Nugini. Tujuannya, kerja sama ekonomi kedua negara semakin tumbuh dan berkembang.

”PNG (Papua Nugini) dan Indonesia masing-masing adalah raksasa ekonomi,” katanya.

Papua Nugini, lanjut dia, adalah raksasa ekonomi di Pasifik dan Indonesia di Asia Tenggara. Jadi, kata Jokowi, bisa dibayangkan jika dua potensi tersebut bergabung.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, Indonesia akan mendukung program Connect PNG. Salah satunya melalui BUMN konstruksi Indonesia yang telah berpengalaman di beberapa negara.

Presiden menyebut infrastruktur dan konektivitas merupakan syarat utama untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. ”Konektivitas juga terus kita kembangkan dengan pembukaan rute pelayaran PNG Express dan pembukaan penerbangan Denpasar–Port Moresby,” ungkap Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi turut mengatakan bahwa Indonesia dan Papua Nugini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dengan perbatasan kedua negara yang mencapai lebih dari 800 km. Bahkan, berdasar data yang diterima Pos Skouw, Papua, tercatat perdagangan lebih dari USD 3 juta pada 2019.

”Ini perlu kita maksimalkan,” katanya.

Kedua negara, tambah dia, perlu menjadikan titik-titik perbatasan sebagai pusat kegiatan ekonomi baru. Itu tidak hanya sangat berdampak untuk masyarakat perbatasan, tapi juga ekonomi kedua negara. (*)

Reporter: JP Group

Berikut Penjelasan BP Batam Mengenai Status Lahan di Kawasan Tangki Seribu

0
bp batam 4
Kabiro Humas dan Promosi BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Demi terciptanya pemerataan pembangunan di Kota Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) telah mengalokasikan lahan di kawasan Tangki Seribu kepada PT. Buskon Tunas Jaya. Dengan nomor PL, 25.85030217.H1 tanggal 5 Desember 2005 dengan luasan 19.995 M².

Selanjutnya pada tahun 2008, PT Buskon Tunas Jaya mengajukan permohonan peralihan hak atas lahan tersebut ke PT. Batamas Indah Permai. Atas permohonan peralihan hak tersebut, BP Batam kemudian mengeluarkan IPH dengan nomor 4939/PL/X/2008 tanggal 22 Oktober 2008.

Usai menerima pengelolaan lahan di kawasan Tangki Seribu dari PT. Buskon Tunas Jaya, PT. Batamas Indah Permai melakukan pembayaran perpanjangan UWT pada 11 Januari 2016.

Baca Juga: Jalan Utama ke Kampung Piayu Laut Masih Terputus

Sehingga, saat ini telah memiliki dokumen PL; SPPT; SKPT; UWTO dan IPH dari BP Batam atas nama PT Batamas Indah Permai.

“PT. Batamas Indah Permai sudah mempunyai UWTO 9 Desember 2015 sampai dengan 8 Desember 2045,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait,

Terkait dengan relokasi yang dilakukan oleh tim terpadu, Rabu (5/7/2023) pagi, sebelumnya telah dilakukan dialog bersama dengan warga yang menduduki lahan milik PT Batamas Indah Permai, pada pada 07 Maret 2023.

Baca Juga: Jefridin Ingin Siswa Baru Tetap Nyaman Belajar di Kelas

Dalam dialog itu, PT. Batamas Indah Permai telah menyiapkan solusi bagi warga yang selama ini menduduki lahannya.

Kepada warga Tangki Seribu, PT Batamas Indah Permai menawarkan relokasi kepada warga di kawasan Punggur. Dari 500 Kepala Keluarga (KK), ada 450 KK yang bersedia direlokasi. Namun, 50 KK lainnya menolak dan tetap bertahan.

Baca Juga: Diduga Provokator Kericuhan di Tangki Seribu, 14 Warga Diamankan Polisi

Kepada masyarakat yang menolak, tim terpadu memberikan surat peringatan pertama pada 10 Maret, surat peringatan kedua pada 20 Maret dan Surat Peringatan ketiga pada 8 Juni 2023.

“Jadi sebelumnya semua tahapan sudah dilakukan sesuai dengan ketentutan yang berlaku. Hingga pada hari ini (Rabu, red) dilakukan upaya pembongkaran oleh tim terpadu,” imbuhnya.(*)

Berikut Penjelasan BP Batam Mengenai Status Lahan di Kawasan Tangki Seribu

0
bp batam 4
Kabiro Humas dan Promosi BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Demi terciptanya pemerataan pembangunan di Kota Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) telah mengalokasikan lahan di kawasan Tangki Seribu kepada PT. Buskon Tunas Jaya. Dengan nomor PL, 25.85030217.H1 tanggal 5 Desember 2005 dengan luasan 19.995 M².

Selanjutnya pada tahun 2008, PT Buskon Tunas Jaya mengajukan permohonan peralihan hak atas lahan tersebut ke PT. Batamas Indah Permai. Atas permohonan peralihan hak tersebut, BP Batam kemudian mengeluarkan IPH dengan nomor 4939/PL/X/2008 tanggal 22 Oktober 2008.

Usai menerima pengelolaan lahan di kawasan Tangki Seribu dari PT. Buskon Tunas Jaya, PT. Batamas Indah Permai melakukan pembayaran perpanjangan UWT pada 11 Januari 2016.

Baca Juga: Jalan Utama ke Kampung Piayu Laut Masih Terputus

Sehingga, saat ini telah memiliki dokumen PL; SPPT; SKPT; UWTO dan IPH dari BP Batam atas nama PT Batamas Indah Permai.

“PT. Batamas Indah Permai sudah mempunyai UWTO 9 Desember 2015 sampai dengan 8 Desember 2045,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait,

Terkait dengan relokasi yang dilakukan oleh tim terpadu, Rabu (5/7/2023) pagi, sebelumnya telah dilakukan dialog bersama dengan warga yang menduduki lahan milik PT Batamas Indah Permai, pada pada 07 Maret 2023.

Baca Juga: Jefridin Ingin Siswa Baru Tetap Nyaman Belajar di Kelas

Dalam dialog itu, PT. Batamas Indah Permai telah menyiapkan solusi bagi warga yang selama ini menduduki lahannya.

Kepada warga Tangki Seribu, PT Batamas Indah Permai menawarkan relokasi kepada warga di kawasan Punggur. Dari 500 Kepala Keluarga (KK), ada 450 KK yang bersedia direlokasi. Namun, 50 KK lainnya menolak dan tetap bertahan.

Baca Juga: Diduga Provokator Kericuhan di Tangki Seribu, 14 Warga Diamankan Polisi

Kepada masyarakat yang menolak, tim terpadu memberikan surat peringatan pertama pada 10 Maret, surat peringatan kedua pada 20 Maret dan Surat Peringatan ketiga pada 8 Juni 2023.

“Jadi sebelumnya semua tahapan sudah dilakukan sesuai dengan ketentutan yang berlaku. Hingga pada hari ini (Rabu, red) dilakukan upaya pembongkaran oleh tim terpadu,” imbuhnya.(*)

Ini Alasan Warga Tangki Seribu Enggan Pindah Dari Tempat Tinggalnya

0
Penggusuran di Tangki Seribu
Suasana penggusuran di Tangki Seribu, Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (5/7). Foto: Azis Maulana

batampos – Warga Tangki Seribu yang enggan pindah dari tempat tinggalnya ternyata memiliki alasan sendiri.

Hal itu disampaikan Ketua RT 03/RW 06 Tangki Seribu, Prisa Koni Laban Mora. Ia mengatakan, mereka tak mau pindah sebab ganti rugi dinilai tak sepadan.

“Tempat kami mau dipindahkan pun, itu statusnya hutan lindung. Nanti kami pindah, malah dipindah lagi karena statusnya belum jelas,” kata Prisa, sebelum bentrokan terjadi.

Baca Juga: Jalan Utama ke Kampung Piayu Laut Masih Terputus

Ia mengakatan, para warga yang pindah merupakan hak pribadi masing-masing. Ia tak mempermasalahkan hal itu, sebab keputusan itu bisa jadi pertimbangan karena anak dan keluarga.

“Kami mau bertahan ini karena kami di sini sudah lebih 20 tahun,” kata dia.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, pihaknya mengamanka 14 warga Tangki Seribu, yang diduga menjadi provokator kerusuhan saat penggusuran di Tangki Seribu, Rabu (5/7/2023).

Baca Juga: Pekerja Masjid Agung Batam Terjatuh, Begini Kondisinya

“Akan kita proses sesuai hukum. Negara harus hadir di sini, tidak boleh kalah, untuk menciptkan Kamtibnas di Kota Batam,” kata Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto.

Nugroho mengatakan, penertiban kali ini dilakukan atas nama Tim Terpadu Kota Batam, yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Ditpam BP Batam.

“Di lokasi ini (Tangki Seribu), secara legalitas itu PL-nya (Pemetaan Lokasi) ada di PT Batam Mas. Statusnya sudah jelas,” kata dia.

Baca Juga: Anggota Kepolisian Terkena Anak Panah Saat Penggusuran di Tangki 1000 Batam

Menurutnya, tahapan mulai dari sosialiasi, dan ganti rugi telah diberikan. Namun, masih ada warga yang tak menerima dan tidak setuju terkait rencana relokasi tersebut.

“Dari 500 hanya 50 menolak direlokasi. 450-nya sudah pindah. Perusahaan menyiapkan relokasi lahan di Bengkong,” kata dia.

Selain itu, bagi masyarakat yang menolak, sudah mendapat surat peringatan (SP) dari SP 1 hingga SP 3. Menurutnya secara prpsedur sudah sesuai.

Baca Juga: Lihat Kreatifitas Siswa SMPN 37, Jefridin: Ini Keren dan Sangat Kreatif

“Walaupun sempat ada penolakan, tapi situasi sudah aman dan kondusif,” kata dia.

Saat ini, pihak Ditpam BP Batam, bersama Satpol PP Kota Batam, tengah mengeluaran barang-barang, milik warga, sebab lokasi akan diratakan.

“Akan kita ratakan ruma liar yang ada di lokasi,” kata dia.

Terlihat di lokasi, warga yang histeris saat akan dipindahkan barang-barangnya oleh petugas. Mereka bersikukuh ingin bertahan. Bahkan petugas sampai mengangkat mereka agar barang bisa dikeluarkan.(*)

Reporter: Azis Maulana

Imigrasi Tanjungpinang Sosialisasikan E-VOA, VOA, BVK dan Second Home Visa untuk Dukung Pariwisata

0

 

 

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang sosialisasikan kebijakan keimigrasian mengenai layanan saat kedatangan atau electronic visa on arrival (E-VoA), bebas visa kunjungan (BVK) untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Peri Irawan/Batam Pos
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang Khairil Mirza.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Khairil Mirza menyampaikan,
sosialisasi ini dilaksanakan pada 21 Juni 2023 lalu di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan dan dihadiri oleh Instansi terkait.

“Diantaranya perwakilan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri, Perangkat Kecamatan yang ada di Bintan serta para pimpinan hotel dan perusahaan Bintan,” kata Mirza ke Batam Pos, Rabu (5/7).

Mirza menyebut sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan informasi terbaru terkait E-VoA, VoA, bebas visa kunjungan dan second home visa.

Layanan E-VoA akan memberi kemudahan bagi warga negara asing (WNA) yang akan masuk ke Indonesia, sebab tidak perlu antre dua kali, cukup dengan mendaftar dari negaranya melalui aplikasi molina.imigrasi.go.id.

Sebelum berangkat ke Indonesia para WNA ini harus mendaftar melalui aplikasi dan akan mendapatkan voucher, sehingga saat sampai yang bersangkutan bisa langsung ke antrean di imigrasi.

“Sosialisasi berjalan dengan lancar dan suasana sosialisasi terlihat sangat interaktif, para peserta sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan,” terangnya.

Saat ini Mirza menyebutkan berdasarkan surat edaran nomor IMI-0133.GR.01.01 tahun 2023 terdapat 92 negara yang menjadi subjek VoA, kemudian 10 negara yang menjadi subjek BVK.

“Kegiatan yang diperbolehkan untuk negara tersebut adalah untuk kunjungan wisata, tugas pemerintahan, pembicaraan bisnis, pembelian barang, rapat dan transit,” paparnya.

Selanjutnya visa tinggal terbatas rumah kedua yang diberikan kepada orang asing bersama keluarganya untuk tinggal di Indonesia selama 5 tahun atau 10 tahun setelah memenuhi persyaratan.

“Tujuan yang diperbolehkan adalah untuk kunjungan wisata, investor dan wisatawan lanjut usia atau pensiunan,” terangnya.

Mirza berharap sosialisasi ini dapat dipahami dengan baik oleh para peserta, sehingga nantinya dapat diterapkan dan terlaksana dengan baik. (*)

 

 

Reporter: Peri Irawan

BPPTKG: Aktivitas Gunung Merapi Siaga Level 3

0
Awan Panas Gunung Merapi 5 Juli 2023 Pukul 20.26 WIB (Foto : Akun Twitter @BPPTKG).

batampos – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengunggah tweet berisi video awan panas Gunung Merapi. Video itu dibagikan pukul 20.26 WIB.

Selamat malam warga Merapi! Berikut video awan panas guguran Gunung Merapi pada 5 Juli 2023 pukul 20.26 WIB dengan jarak luncur 2700 m ke arah Barat Daya (Kali Bebeng) arah angin ke Timur. Tingkat aktivitas Gunung Merapi SIAGA (Level 3). #MerapiSiaga,” ujar BPPTKG dalam pernyataan tertulisnya.
“Amplitudo maksimum 60 milimeter dan durasi 254,24 detik,” ujar Agus Budi Santoso selaku Kepala BPPTKG yang dikutip dari Antara.
Akun Twitter @merapi_uncover turut mengunggah tweet laporan bahwa saat ini terjadi hujan abu tipis. “[Breaking News] Dilaporkan terjadi hujan tipis saat ini di sekitar Dukuh Plalangan – Desa Lencoh, Kec. Selo – Boyolali,” ujarnya pada postingan tertulisnya tersebut.
BPPTKG sendiri menulis dalam keterangan bio Twitter nya bahwa Merapi ditetapkan Siaga sejak 5 November 2020. (*)
Reporter: JP Group

Gantung Sepatu, Fabregas Jadi Pelatih Klub Milik Orang Terkaya di Indonesia

0
Cesc Fabregas saat diperkenalkan sebagai pemain baru Como pada tahun lalu (Daily Mail )

batampos – Pesepakbola Cesc Fabregas mengumumkan bahwa dirinya bakal banting setir menjadi pelatih, setelah memutuskan untuk gantung sepatu alias pensiun dari sepak bola, pada Minggu (2/7) lalu. Fabregas sendiri pensiun di Como, setelah malang-melintang memperkuat sejumlah klub di Eropa seperti FC Barcelona, Arsenal, dan Chelsea.

“Saya sekarang akan mulai melatih tim B dan tim Primavera (Como 1907). Sebuah klub luar biasa dengan proyek jangka panjang yang membuat saya sangat bersemangat,” kata Fabregas dalam keterangan resminya lewat sosial media pribadinya, dikutip JawaPos.com pada Rabu (5/7).

Diketahui, klub yang akan menjadi debutnya sebagai pelatih itu adalah salah satu klub Italia yakni Como 1907.

Baca Juga: Mason Mount Dijual ke MU, Berikut Daftar Cuci Gudang Pemain Chelsea

Meski berada di Italia, namun klub itu merupakan milik orang terkaya di Indonesia, yakni Robert Budi Hartono, yang juga pemilik perusahaan Djarum Group sekaligus pemegang saham terbesar di Bank Central Asia (BCA).

Dirangkum dari berbagai sumber, kepemilikan Robert Budi Hartono terhadap klub Como 1907 senior itu tidak serta merta begitu saja.

Diketahui, Robert memang dikenal sebagai sosok yang sangat menyukai olahraga. Buktinya, adalah bagaimana ia berhasil mengorbitkan banyak atlet bulu tangkis berbakat lewat PB Djarum yang didirikannya sejak 1969.

Robert melirik Como 1907, saat klub tersebut terlilit sejumlah masalah. Ia membeli Como 1907 dengan harga Rp 5 miliar, untuk kemudian menjadi bagian dari Djarum Group yang ada di Indonesia.

Baca Juga: AC Milan Kepincut Pemain Bola Keturunan Indonesia

Como 1907 sendiri pernah berjaya di dunia sepak bola pada era Serie A Italia pada 2002 dan 2003. Klub ini lantas sempat meredup untuk beberapa tahun.

Hingga pada akhirnya, di tangan Robert, Como 1907 kembali melambung dan melesat naik ke Serie B pada 2021-2022.

Sementara Cesc Fabregas sendiri, dengan pengalamannya di Eropa selama 20 tahun, optimistis akan mampu mengembangkan karir sebagai pelatih di klub itu.

“Saya sangat beruntung bahwa karir saya memungkinkan saya untuk bermain di klub yang paling indah. Como tidak terkecuali,” tandasnya seperti dikutip dari DailyMail. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

 

Kasus Monopoli Tower BTS Dinilai Sangat Rugikan Masyarakat

0
ILUSTRASI BTS. (Pixabay)

batampos – Pengamat Telekomunikasi Heru Sutadi mengatakan dugaan monopoli tower base transceiver station (BTS) yang terjadi di Kabupaten Badung, Bali dinilai sangat merugikan masyarakat serta industri terkait. Heru menyebut masyarakat tak punya pilihan untuk menggunakan layanan lain.

“Ketika terjadi praktik monopoli cenderung masyarakat dan industri sejenis dirugikan, masyarakat dirugikan karena tidak punya pilihan untuk menggunakan layanan lain, industri sejenis kesulitan masuk untuk memberikan pelayanan,” kata Heru kepada wartawan, Rabu (5/7).
Heru mengingatkan, praktik monopoli dilarang berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli san Persaingan Usaha Tidak Sehat. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah memberikan akses dan kesempatan yang sama kepada semua perusahaan menara telekomunikasi BTS.
“Semua pemain yang ada diberikan kesempatan yang sama untuk membangun tower, sehingga tak ada hambatan. Tidak boleh ada perjanjian ekslusif, misalnya di satu wilayah cuma boleh si A,” ujarnya.
Direktur Eksekutif ICT Institute ini pun mendukung langkah Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) untuk menaikkan kasus dugaan monopoli menara telekomunikasi bersama atau tower BTS ke tahap penyelidikan oleh penegakan hukum.
“Praktik monopoli dalam bentuk apapun tidak bagus bagi terselenggaranya kompotesi, tidak terjadi persaingan usaha yang sehat, ini artinya masyarakat sangat dirugikan, jadi memang beri akses ke semuanya,” tegasnya.
Sebelumnya, Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) menaikkan kasus dugaan monopoli menara telekomunikasi bersama atau tower BTS di kabupaten Badung ke tahap penyelidikan atau penegakan hukum.
Kepala Kantor Wilayah IV KPPU, Dendy Rakhmad Sutrisno mengatakan sudah melakukan pemanggilan kepada semua pihak terkait dan mendengarkan keterangan mereka. Dari hasil kajian tersebut ditemukan dugaan pelanggaran hukum yang harus diselidiki lebih lanjut.
“Setelah mendengar keterangan dari berbagai pihak, baik pelaku usaha yang bersangkutan, asosiasi usaha, dan pemerintah daerah setempat, KPPU menilai perlu untuk meningkatkan menjadi penyelidikan awal perkara inisiatif, yang berfokus pada dugaan pelanggaran pasal 17 dan 24 UU No. 5/1999”, ucap Dendy dari keterangan resminya, Selasa (4/7).
Lebih lanjut, Dendy menjelaskan dalam tahap penyelidikan, KPPU akan fokus mendalami dugaan monopoli sesuai dengan pasal 17 tentang dugaan penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat.
“Proses penyelidikan awal perkara inisiatif yang teregister dengan No. 03-81/DH/KPPU-I/VI/2023 ini akan berlangsung selama 14 hari kerja dan berakhir pada tanggal 13 Juli 2023,” pungkasnya. (*)
Reporter: JP Group

Jalan Utama ke Kampung Piayu Laut Masih Terputus

0
WhatsApp Image 2023 07 05 at 15.46.51
Ilutrasi, jalan putus di Kampung Piayu Laut. F Eusebius Sara/ Batam Pos.

batampos – Jalan utama ke Kampung Piayu Laut masih terputus. Jalan tersebut tak kunjung juga diperbaiki. Sehingga, sampai saat ini masyarakat masih menggunakan jalur alternatif yang disediakan Pemko Batam. 

Jalur alternatif ini tidak begitu bagus, karena masih berupa pengerasan biasa dan turun naik perbukitan. 

Masyarakat pengguna jalan berharap agar kerusakan jalan utama, dekat pintu gerbang kampung Tua Tanjungpiayu ini segera diperbaiki. Supaya lalulintas kembali lancar seperti sebelum jalan itu terputus.

“Sudah setengah tahun jalan ini putus, tapi belum diperbaiki juga. Mobil harus melalui jalur alternatif tapi jalannya tidak bagus. Jadi terhambat aktivitas masyarakat di sini (Tanjungpiayu Laut),” ujar Ahmad, warga Tanjungpiayu Laut. 

Baca Juga: Jalan Putus di Tanjungpiayu Belum Diperbaiki

Kampung tua Tanjung Piayu Laut selama ini dikenal sebagai kampung tujuan wisata kuliner. Ada banyak kelong atau rumah makan yang menyediakan menu makanan laut dengan harga terjangkau. 

Pengunjung biasanya berjubel tiap akhir pekan. Namun semenjak jalan tersebut putus, pengunjung mulai berkurang dan ini berimbas pada pundi-pundi penghasilan masyarakat kawasan tersebut. 

Masyarakat berharap agar kerusakan jalan diperbaiki secepat. 

“Kalau boleh buatkan jembatan saja,” usul Udin, warga lainnya. 

Camat Seibeduk Dwiki Septiawan saat dikonfirmasi mengaku, belum ada informasi perbaikan dari Pemerintah Provinsi Kepri selaku penanggung jawab jalan tersebut. 

Pemprov masih fokus dengan perbaikan kerusakan jalan utama S Parman Seibeduk. 

“Itu belum (perbaikan jalan putus). Pemprov masih fokus dengan perbaikan jalan utama ( S Parman),” ujar Dwiki. 

Reporter: EUSEBIUS SARA