Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5250

Kapolda Tekankan Pentingnya Komunikasi Suami Istri dalam Membangun Keluarga

0
image0 3 e1689481881752
Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun.

batampos – Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun mengingatkan agar seluruh jajaran personil Polda Kepri memahami dan membangun komunikasi yang harmonis antar suami dan istri dalam keluarga.

Sebab, komunikasi yang baik antar suami dengan istri akan berdampak pada hubungan keluarga, anak dan juga sosial masyarakat.

Hal itu ditegaskan Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun pada personil dan bhayangkari dalam forum seminar di Mapolda Kepri, Jumat (14/7).

Disamping itu, istri sang jenderal Irjen Tabana juga turut memberikan dorongan motivasi bagi seluruh jajaran istri personil di Polda Kepri. Sebagai Ketua Bhayangkari Polda Kepri, Imelda Tabana Bangun menekankan pentingnya harmonisasi keluarga Polri.

Baca Juga: Warga Minta Polisi Tingkatkan Patroli di Bengkong

Ia menekankan komunikasi merupakan suatu hal penting yang diperlukan dalam keluarga, masyarakat, dan lingkungan kerja. Tanpa adanya komunikasi segala sesuatu pasti tidak akan berjalan dengan baik.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan terima kasih kepada psikolog yang telah meluangkan waktunya dan hadir di tengah-tengah kita untuk memberikan materi. Saya berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti dan melaksanakan kegiatan ini dengan seksama dan bersungguh-sungguh sehingga apa yang disampaikan pada hari ini dapat bermanfaat,” tutur Imelda Tabana Bangun.

Baca Juga: Komisi 1 DPRD Kepri Soroti Persoalan PPDB di Batam: Gubernur Kurangilah Pencitraan

Bersamaan dengan Imelda, Irjen Tabana mengingatkan agar pesan dan arahan tersebut dapat diimplementasikan kepada masyarakat dan kepada kedinasan sebagai keluarga besar Polri. Diharapkan juga agar Bhayangkari dapat mengikuti dan mendukung kebijakan Polri di tahun 2023 ini dan di awal tahun 2024 hingga akhir tahun 2024.

“Kami di sini juga membina perkembangan anak dan masyarakat, ada nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di kehidupan sehari-hari yang harus kita jalani dalam mensupport Suami pada kedinasan untuk keluarga dan anak bisa berjalan sejahtera, harmonis serta penuh dengan rasa nyaman,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Pengamat Sebut Ganjar Pranowo Punya Karakter Mirip Presiden Jokowi

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada pembukaan Pornas Korpri XVI/2023 di Semarang, Jumat (14/7/2023) malam. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

batampos – Pengamat Politik Pertahanan Kusnanto Anggoro menilai salah satu keunggulan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo adalah memiliki karakter seperti Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut yang membuat kelompok milenial kampus menilai Ganjar Pranowo sebagai capres ideal.

“Menurut saya, keunggulan Ganjar lebih karakternya yang hampir mendekati Presiden Jokowi,” kata Kusnanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (15/7) malam.
Selain itu, kata Kusnanto, kelebihan Ganjar Pranowo adalah memiliki pengalaman sebagai politisi saat bekerja di DPR dan kepala daerah.
“Meski Anies juga berangkat dari latar yang sama, tetapi hasil survei dari kalangan kritis kampus ini memperlihatkan realitas yang berbeda. Begitu pula Prabowo Subianto yang bisa dipahami oleh sebab pengalamannya belum begitu teruji sebagai kepala daerah,” ujarnya.
Kendati demikian, kondisi ini masih sangat dinamis dan selisih-nya juga diperkirakan tak berbeda jauh dengan survei-survei lainnya.
“Tetapi, hal menarik adalah indikator yang disajikan oleh LPI berbeda dengan riset mengenai preferensi dukungan dari lembaga survei lainnya,” tutur Kusnanto.
Selain itu, Dewan Pakar The Habibie Center Indria Samego melihat elektabilitas para capres masih dinamis dan belum ada kepastian.
Hanya saja Indria berharap siapa pun yang terpilih harus melanjutkan pembangunan era Jokowi dan melakukan perbaikan sehingga tidak perlu melakukan dikotomi antara diksi keberlanjutan dan perbaikan.
“Siapa pun terpilih, secara demokratis bisa diterima dan secara politis tidak ada pihak yang terlalu dirugikan. Yang terpenting, di dalamnya harus ada kelanjutan dan perbaikan,” pungkas Indria.
Untuk diketahui, survei terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menunjukkan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menjadi capres ideal versi milenial kampus. Ganjar mengungguli dua pesaingnya, yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan bakal capres Anies Baswedan.
“Dari semua indikator yang diukur, Ganjar unggul dengan angka 36,18 persen, Prabowo Subianto mendapat nilai 33,75 persen, dan Anis Baswedan mendapat nilai 30,07 persen,” ujar Direktur LPI Boni Hargens.
Survei itu menyajikan sejumlah indikator, yaitu rekam jejak, integritas, kompetensi, skill, leadership, nasionalisme, dan keselarasan dengan leadership presiden Jokowi.
Dari aspek rekam jejak, kata Boni, Ganjar unggul dengan angka 37,44 persen, disusul Prabowo Subianto 34,38 persen dan Anies Baswedan 28,18 persen. Begitu juga dengan aspek integritas, Ganjar 36,27 persen, Prabowo Subianto 33,93 persen dan Anies 29,80 persen.
“Hampir semua indikator disapu bersih oleh Ganjar Pranowo. Yang paling tinggi adalah indikator keselarasan dengan leadership Presiden Jokowi di mana 44,51 persen kaum milenial kampus menilai Ganjar selaras dengan leadership Jokowi, Prabowo Subianto 34,61 persen dan Anies Baswedan 20,89 persen,” tutur Boni.
Survei nasional LPI dilakukan pada 5 sampai 11 Juli 2023 yang bertujuan menggali pandangan milenial kampus tentang calon presiden ideal. Milenial kampus yang dimaksud dalam survei ini adalah kelompok anak muda yang berpendidikan tinggi (D3, S1, S2, S3) memiliki rentang umur dari 27 tahun sampai 42 tahun yang secara sadar dan aktif mengamati isu nasional dan memiliki pandangan mandiri terhadap isu-isu politik yang terjadi menjelang pemilu 2024, setidaknya selama semester pertama tahun 2023.
Populasi survei ini adalah para milenial kampus seperti mahasiswa S2 dan S3, peneliti, dosen, akademisi, dan para civitas akademika kampus. Teknik sampling yang digunakan pada riset ini adalah cluster sampling di mana subjek yang ditunjuk sebagai sampel adalah berdasarkan berdasarkan pengelompokan milenial dari setiap kampus di kota atau provinsi.
Berdasarkan teknik sampling tersebut, jumlah sampel yang di peroleh sebanyak 700 responden. Margin of error dari sampel tersebut sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan ± 97,2 persen. (*)
Reporter: Antara

Performa Menurun, Marquez Disarankan Pensiun Saja

0
Francesco Bagnaia beradu cepat dengan Marc Marquez dalam proses mendapatkan pole di GP Italia. (ANTARA)

batampos – Performa pembalap Repsol Honda Marc Marquez kian menurun. Dari delapan balapan yang telah berlangsung musim ini, belum ada satu pun yang membuahkan poin untuknya. Sebanyak 15 angka yang sudah dia dapat saat ini berasal dari sesi sprint race.

Sejak mengalami cedera lengan yang membuatnya absen semusim penuh pada 2020, Marquez terus dirundung cedera lanjutan. Mulai cedera penglihatan sampai cedera seperti patah ibu jari kanan.

Juara dunia MotoGP enam kali itu sampai saat ini juga kerap mengalami beberapa kali kecelakaan. Bahkan, di GP Jerman bulan lalu (18/6) dia tercatat lima kali terjatuh sebelum memutuskan untuk tidak tampil.

Baca Juga: Harga Tiket GP Indonesia: Termurah Rp 250 Ribu, Termahal Rp 20 Juta

Melihat realitas tersebut, legenda balap asal Australia Wayne Gardner buka suara. Juara dunia grand prix 500 cc edisi 1987 itu menyarankan agar Marquez pensiun saja.

”Aku fans beratnya. Aku mengatakan ini bukan untuk mengkritik. Tapi karena sayang kepadanya,” ujar Gardner dilansir Motorcycle Sports.

Pembalap yang menjadi juara dunia bersama tim Rothmans Honda-HRC itu menambahkan, dengan berbagai teknologi dan perlengkapan balap yang tersemat di MotoGP saat ini, para rider memang lebih bisa terhindar dari cedera serius jika dibandingkan saat dirinya masih aktif dulu.

Namun, Gardner menjelaskan, ketika pembalap berkali-kali mengalami kecelakaan, yang diserang bukan hanya masalah fisik, tetapi juga psikis pembalap tersebut.

”Di usianya yang kini telah menginjak 30 tahun, mentalitasnya (Marc Marquez) kini jelas juga telah berbeda,” ujar Gardner.

”Dia memang selalu bisa kembali dari cedera. Namun, dia datang ke lintasan hanya untuk cedera lagi,” tambah mantan pembalap yang kini telah berusia 63 tahun tersebut.

Baca Juga: Vondrousova Mencatat Sejarah, Petenis Non Unggulan yang Menjuarai Wimbledon

Gardner berharap, dengan mengambil keputusan pensiun sekarang, Marquez masih bisa mengakhiri kariernya dengan kepala tegak. Gardner menyatakan, delapan gelar juara dunia grand prix yang telah dikumpulkan Marquez sejak 2010 sangat cukup membuatnya menjadi seorang legenda.

”Saya hanya mengkhawatirkan kehidupan masa depannya. Kita harus memiliki pandangan bahwa kita masih harus hidup untuk 50 tahun lagi,” tutur Gardner. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Warga Minta Polisi Tingkatkan Patroli di Bengkong

0
c28f66e3 2680 473f ab91 8d0812304413 e1689480159355
Kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas Polsek Bengkong, Jumat (14/7).

batampos – Warga Bengkong Laut meminta aparat kepolisian untuk meningkatkan kegiatan patroli di Bengkong. Permintaan ini disampaikan warga karena masih maraknya tindak pidana pencurian motor di kawasan tersebut.

Warga Bengkong Laut, Nur Alifah mengatakan pencurian motor hingga saat ini terus terjadi, khususnya di lingkungan RW 05 Bengkong Kodim.

“Curanmor masih saja terjadi di lingkungan kami ini dan biasanya beraksi pada jam-jam tengah malam dan dini hari,” ujar wanita yang juga selaku Ketua RW di Bengkong Laut ini saat kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas, Jumat (14/7) pagi.

Baca Juga: Polsek Sekupang Tegaskan Tidak Ada Biaya Saat Lapor ke Polisi

Selain curanmor, masyarakat mengeluh banyaknya aksi balap liar. Kemudian tongkrongan remaja hingga larut malam.

“Kami minta pak polisi untuk meningkatkan patroli malam karena dimana-mana sering terjadi pencurian, balapan liar hingga remaja yang nongkrong hingga larut malam,” katanya.

Sementara Kapolsek Bengkong, AKP Muhammad Rizqy Saputra berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.

Baca Juga: Bea Cukai Batam Disambangi Satgas Saber Pungli

“Jumat Curhat ini adalah upaya untuk lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat, mendengarkan keluhan, saran dan masukan dari warga terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Selain menindaklanjuti keluhan masyarakat, kata Rizky, pihaknya juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui program ini. Sehingga ia dapat mengetahui apa yang harus di kerjakan dan diperbaiki dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri ke depannya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Rumah Zakat Kepri Bikin Seminar Cegah Anak Kecanduan Gadget

0

 

 

batampos –Rumah Zakat Kepulauan Riau mengadakan Seminar Parenting yang bertema “Cegah anak kecanduan gadget bangun komunikasi efektif orang tua & anak” yang di isi langsung oleh Dr. H. Irfan Aulia, M.Psi.

rumah zakatKegiatan tersebut dilaksanakan pada Pukul 13.00 WIB di Aula PMI Kota Batam. Dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta yang terdiri dari Amil Rumah Zakat, Korwil Mentor, Anak Juara, Guru SD Juara, Orang Tua Anak Juara, dan Relawan Nusantara Kepri.

Kegiatan acara juga di hadiri oleh BPJS Ketenagakerjaan yaitu Bapak Reza. Untuk keberkahan acara, kegiatan tersebut diawali dengan Tilawah Qur’an serta dilanjutkan dengan sambutan dari Branch Manager Rumah Zakat Kepulauan Riau, Bapak M. Isa, S. Sos.

Dalam sambutannya, bapak Muhammad Isa menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu upaya Rumah Zakat untuk upgrading kormen, mentor, guru SD juara, amil dan relawan agar bisa terus membangun komunikasi efektif orang tua dan anak. Sebagai salah satu upaya orang tua untuk terus mengawasi anak-anak nya dari penggunaan gadget di media sosial.

Kegiatan ini juga dimeriahi dengan tampilan anak juara, yaitu menampilkan puisi, pidato dan juga sholawat oleh anak juara binaan Rumah Zakat Kepri.

Sesi terakhir kegiatan adalah penyerahan sembako dari donatur Rumah Zakat serta pembagian hadiah untuk wilayah binaan anak juara atas lomba cooking calss yang di adakan di bulan juni kemaren. Para orang tua, dan kormen mentor merasa senang dan bersyukur saat mendapatkan paket sembako tersebut. Mereka mendo’akan agar donatur Rumah Zakat selalu di berikan kesehatan dan rezeki yang berkah oleh Allah.

Alhamdulillah acara seminar parenting kali ini berjalan dengan lancar. Terimakasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah ikut partisipasi untuk mensukseskan acara seminar parenting ini. Sukses terus Rumah Zakat Kepri. (*)

Vondrousova Mencatat Sejarah, Petenis Non Unggulan yang Menjuarai Wimbledon

0
Petenis Republik Ceko Marketa Vondrousova menjuarai grand slam lapangan rumput Wimbledon 2023. (SEBASTIEN BOZON / AFP)

batampos – Setahun lalu, Marketa Vondrousova datang ke All England Club dalam keadaan tidak bisa bermain tenis sama sekali.

Ia harus mengenakan gips pada pergelangan tangan kirinya yang baru saja dioperasi. Sehingga kedatangannya ke Wimbledon terbatas hanya jalan-jalan di sekitar London bersama adiknya.

Namun, perjalanannya kali ini ke London jauh lebih berkesan. Dia datang ke Wimbledon dan keluar sebagai juara Grand Slam.

Baca Juga: Ke Final Wimbledon, Jabeur Akan Menjadi Perempuan Arab Pertama yang Memenangi Grand Slam

Vondrousova menjadi petenis putri non-unggulan pertama yang menjuarai Wimbledon. Pada laga yang berakhir Minggu dinihari (16/7). Pentenis Republik Ceko itu bangkit dan memenangi laga kontra Ons Jabeur yang lebih diunggulkan 6-4, 6-4.

“Ketika saya kembali (dari cedera), saya tidak tahu apa yang akan terjadi, apakah saya bisa bermain di level itu lagi,” kata petenis 24 tahun itu. Sebelum ini, capaian terbaiknya adalah runner-up di Prancis Terbuka 2019 di lapangan tanah liat.

“Di lapangan rumput (Wimbledon), saya tidak pernah bermain sebaik ini sebelumnya. Saya pikir ini adalah Grand Slam yang paling mustahil saya menangkan.”

”Jadi, saya bahkan tidak berani memikirkannya. Ketika kami datang, saya hanya berkata, ‘Cobalah untuk memenangkan beberapa pertandingan’. Sekarang, ini benar-benar terjadi. Ini gila,” serunya.

Baca Juga: Ricciardo Kembali ke Lintasan Balap F1 di Sisa Musim 2023

Setelah absen sejak April hingga Oktober, petenis kidal itu mengakhiri musim lalu dengan menduduki peringkat ke-99 dunia.

Ia berada di urutan ke-42 saat tiba di Wimbledon dan merupakan petenis wanita pertama yang tidak diunggulkan yang mencapai final di All England Club dalam 60 tahun terakhir.

Atap Centre Court yang dapat dibuka, ditutup untuk final. Tujuannya melindungi semua orang dari angin berkecepatan 20 mph (30 kpj) di luar.

Dan hal ini membuat pukulan Vondrousova yang halus berulang kali menemukan sasaran yang tepat.

Ia juga senang karena tidak perlu mengkhawatirkan embusan angin, sinar matahari, atau apa pun yang dapat mengganggunya saat bermain.

“Saya selalu bermain bagus di dalam ruangan,” kata Vondrousova. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

 

Komisi 1 DPRD Kepri Soroti Persoalan PPDB di Batam: Gubernur Kurangilah Pencitraan

0
SMAN 3 Batam Dalil Harahap 5 scaled e1689478812116
Gedung SMAN 3 Batam Kota, Sabtu (15/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Komisi 1 DPRD Provinsi Kepulauan Riau menyoroti kinerja Pemerintah Provinsi Kepri atas proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMAN dan SMKN di Kepri. Salah satu sekolah yang paling disoroti ialah SMAN 3 Batam, Batamkota.

Anggota Komisi I DPRD Kepri Uba Ingan Sigalingging, menyampaikan bahwa Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk mengurangi pencitraan di publik, dan meminta agar membenahi pendidikan terutama saat proses PPDB.

“Jadi kami minta Gubernur kurangilah pencitraan, benahi pendidikan dahulu,” ujarnya, Sabtu (15/7).

Baca Juga: Warga masih Ngotot Anaknya Sekolah di Sekolah Negeri, Sampai Antre di Sekolah

Uba menjelaskan kehadiran Komisi 1 DPRD Kepri ke SMAN 3 ialah memastikan kondisi dalam proses PPDB. Sebab menarik mengapa SMAN 3 masih dalam penilaian masyarakat sebagai sekolah favorit.

“Kami ingin memastikan kondisi sekolah SMAN dalam menjalani proses PPDB , menarik bahwa SMAN 3 bisa disebut dalam penilaian masyarakat ialah sekolah favorit, namun kita melihat situasinya tidak seperti yang kita bayangkan bahwa sekolah masih perlu pembenahan dalam segi infastruktur,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam ini pihaknya berharap agar Gubernur Kepri memiliki suatu kebijakan dan juga prioritas terhadap pendidikan secara keseluruhan di Kepri.

“Pada posisi ini kami berharap Gubernur memiliki kebijakan dan juga prioritas terhadap pendidikan.. Kalau kondisi di SMAN 3 saja begini bagaimana dengan sekolah-sekolah yang lain,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Kepri Gesa Perbaikan Infrastruktur Pendidikan di Pulau Karas

Uba juga tak ingin berspekulasi tentang kondisi soal kebijakan Gubernur, tetapi sampai saat ini belum mendapatkan statmen dari Pemprov yakni Dinas Pendidikan dalam mengatasi siswa yang tidak tertampung. Tidak sampai disitu, ia juga menyoroti sekolah lainnya yang masih kekurangan siswa.

“Tapi kita tidak mengetahui dan belum melihat kebijakan Gubernur dalam mengatasi permasalahan ini,” jelasnya.

Kehadiran dari DPRD Kepri juga dalam hal menilai gedung sekolah yang perlu direnovasi, serta ruang belajarnya.

“Tentu kami di Komisi IV DPRD Kepri selalu mengingatkan agar pendidikan tidak disikapi dengan setengah-setengah tapi perlu ditangani secara maksimal juga dengan kondisi sekolah-sekolah SMAN dan SMKN lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Dishub Rencana Sewa 21 Unit Bus untuk Trans Batam

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Batam, Silvia Andriyani, mengatakan mengharapkan adanya solusi untuk menyelesaikan masalah PPDB kali ini di Batamkota terutama di Kelurahan Belian.

“Kami hanya berharap sesuai dengan moto sekolah dimana saja sama sebab berlian tetap bersinar dimanapun berada,” kata dia.

Sampai kini jumlah siswa yang belum tertampung dan seharusnya sudah diterima di sekolah yang kuotanya kurang ada 113 siswa. Namun mereka tetap ngotot ingin masuk SMAN 3 Batam.

“Menurut keinginan orang tua tetap bersikukuh agar anaknya bisa sekolah di SMAN3, dimana saat ini sudah tidak memungkinkan lagi untuk dengan kondisi sekolah untuk bisa menerima sebanyak itu,” ujarnya.

Silvia menambahka masih ada sekolah yang masih ada kuota siswa di sekitar SMAN 3 yang masih membutuhkan siswa sampai saat ini dengan kuota yang telah ditentukan.

“Tentu kami masih menunggu kebijakan dari Disdik Kepri yang lebih berhak mengambil keputusan dan tindak lanjut kedepannya,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Ini Dia Wakil Kepri di Ajang Miss Universe Indonesia

0
6b787bfb c0d0 486c a8c8 6031764d64e7 e1689477950241
Stella saat berbincang dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata di Spice Cafe, Nagoya, Jumat (14/7).

batampos – Stella Vidyasari, putri terbaik dari Kota Batam terpilih mewakili Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di ajang pemilihan Miss Universe Indonesia 2023 di Jakarta, 3 Agustus 2023 mendatang. Nantinya, pemenang di ajang ini yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi Miss Universe.

Sebagai upaya untuk mengenalkan Kota Batam secara luas, Stella, panggilan akrabnya, mengaku akan mengenalkan batik motif khas Batam pada kompetisi tingkat nasional.

“Pada ajang ini saya juga akan memperagakan batik Batam motif ikan marlin yang indah dan menarik itu,” kata Stella saat berbincang dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata di Spice Cafe, Nagoya, Jumat (14/7).

Baca Juga: Warga masih Ngotot Anaknya Sekolah di Sekolah Negeri, Sampai Antre di Sekolah

Sebelumnya, anak pertama dari dua bersaudara ini juga aktif di Dekranasa Kota Batam sebagai model yang ikut tampil di acara Batam Batik Fashion Week. Gadis yang mahir berenang dan melukis ini menyampaikan mimpinya untuk menginspirasi anak muda lainnya.

“Supaya mereka juga percaya pada diri sendiri dan berani memulai meraih mimpi mereka,” ujarnya.

Alumni SMA Yos Sudarso Batam tersebut sedang melanjutkan studi di ARO Gopopin Jakarta jurusan Refraksionist Optician dan aktif di komunitas kesehatan mata bagi masyarakat.

Adapun, Malam Grand Final Pemilihan Miss Universe Indonesia akan diadakan di Beach City International Stadium, Jakarta.

Baca Juga: Jefridin: Batam Satu-satunya yang Lolos Seleksi Kota Sehat

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengaku bangga sekaligus mendukung Stella berkompetisi dan mengharumkan nama daerah.

“Saya atas nama Pemko Batam bangga. Terus promosikan keindahan Batam dan Kepri demi kemajuan pariwisata dan budaya yang sudah dan telah dicapai,” kata Kepala Dinas.

Kemudian, Ardi meminta seluruh lapisan masyarakat Kepri untuk mendukung keberhasilan Stella membawa nama baik daerah dengan terus mendukung melalui aplikasi Miss Universe Indonesia. Caranya, klik delegasi, klik cari delegasi, lalu ketik Stella Vidyasari. (*)

 

Reporter: Ratna Irtatik

Ribuan Dus Daging Dam Dikirimkan ke Indonesia

0
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Untuk kali pertama, daging dam haji tamattu dari jemaah dan petugas haji Indonesia akan dikirimkan ke tanah air. Paket daging itu bakal didistribusikan secara merata oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Khalilurrahman menyatakan, program tersebut merupakan kerja sama petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) dengan Baznas. Pihak yang membiayai pengemasan, pengiriman, hingga pendistribusian daging adalah Baznas. Dia berharap pengiriman daging dam itu dapat membantu menyukseskan program pengentasan stunting dari pemerintah.

“Ada 3.166 ekor kambing dari dam jemaah dan petugas yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Ukaisyah yang akan dikemas dan dikirimkan ke Indonesia,” kata Khalilurrahman kemarin (14/7).

Sebelum dikirim, kambing yang sudah disembelih itu dipotong dan dikemas dalam kardus ukuran 3,5 kg. Jumlahnya diperkirakan lebih dari 6.000 dus.

Selain itu, jemaah haji 2023 mendapatkan 10 liter air zamzam. Lima liter air zamzam diterima di asrama begitu sampai di tanah air. Tambahan 5 liternya lagi akan diterima di kantor wilayah Kementerian Agama kabupaten/kota.

Kadaker Bandara PPIH Arab Saudi 2023 M/1444 H Haryanto menjelaskan, untuk penambahan 5 liter air zamzam tersebut, PPIH sudah mengirimkan 90 ribu galon ke Indonesia.

“Mulai hari ini (kemarin, Red) sudah kami kirim air zamzam untuk jemaah gelombang 1. Tentunya ini masih kurang dan didistribusikan terus hingga nanti jemaah memiliki 10 liter zamzam per orang,” ungkap Haryanto di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Kamis (13/7) malam. Secara teknis, pembagiannya diserahkan kepada embarkasi setiap jemaah. (*)

Reporter: JP Group

PPDB Bermasalah Tiap Tahun, Rano Karno Usul Peraturan Menteri Dievaluasi

0
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Rano Karno. (Istimewa)

batampos – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Rano Karno mengatakan, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi harus berani mengevaluasi Peraturan Menteri tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dia menilai selama ini tidak ada solusi yang komprehensif dari Kementerian Pendidikan untuk menangani masalah yang terjadi setiap tahun.

”Semestinya dari tahun ke tahun itu harus ada evaluasi. Jangan sungkan mengubah peraturan ini, kalau memang ini nggak berjalan,” kata Rano, anggota Komisi 10 DPR RI mitra kerja Kemdikbudristek.

PPDB dengan seleksi zonasi sudah 7 tahun diterapkan. Rano Karno mengungkapkan, semula sistem itu dirancang dengan baik. Namun pada implementasinya pemer

intah pusat dan pemerintah daerah belum siap, sehingga timbul berbagai permasalahan.

Apabila dikaji lebih jauh, ketidaksiapan pelaksanaan PPDB didasari beberapa hal. Di antaranya ketersediaan sekolah negeri di setiap daerah belum merata, sistem zonasi dapat diterapkan apabila secara geosparsial tiap wilayah dapat terjangkau oleh sekolah negeri.

Rano mencontohkan, masih ada salah satu kecamatan di Kabupaten Tangerang yang tidak memiliki SMA dan SMK Negeri. Apabila mereka ingin di sekolah negeri, harus pindah ke kecamatan lain, dengan skema zonasi ini sudah dipastikan sulit bagi mereka untuk diterima di sekolah yang dituju.

”Bagaimana sebuah sistem mau ideal, kalau penunjangnya tidak siap. Ini kan harus ditambah dulu jumlah sekolahnya,” ujar Rano.

Permasalahan berikutnya adalah kualitas pendidikan yang belum merata di sekolah negeri. Itu menjadi celah untuk berlaku curang demi masuk sekolah favorit.

”Pada dasarnya, setiap orang ingin masuk ke sekolah yang terbaik. Artinya sekolah favorit itu harus ditambah,” kata Rano Karno.

Rano menambahkan, Kemdikbudristek punya instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dapat digunakan sebagai perbaikan kualitas pendidikan. Sekolah yang memiliki AKM rendah, akan ada intervensi dari pusat berupa peningkatan infrastruktur dan kompetensi tenaga pendidik.

Kemudian, hal yang tidak kalah penting yaitu kesiapan infrastruktur jaringan internet di tiap daerah. ”Tidak usah jauh-jauh, di Banten saja, masih ada daerah yang blank spot. Bagaimana sekolah atau keluarga mau meng-input data. Jangankan server, jaringan saja masih up and down,” tutur Rano.

Rano Karno, melalui Komisi 10 DPR terus mendorong Menteri Pendidikan untuk segera melakukan pembenahan secara menyeluruh, supaya tidak menjadi polemik setiap tahun. (*)

Reporter: JP Group