Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5273

Pengungsi Afganistan Jadi Tersangka Perusakan Kamera Wartawan

0
batampos– Polisi menetapkan seorang pengungsi asal Afganistan sebagai tersangka dalam kasus perusakan kamera wartawan.
Kasi Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Giofany Casanova membenarkan Satreskrim telah menetapkan pengungsi inisial YJ tersangka perusakan.
“Sudah tersangka beberapa waktu lalu,” katanya.
Saat ini, Satreskrim Polresta Tanjungpinang telah mengirim berkas perkara (Tahap 1) ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.
Kendati demikian, polisi belum menjerat tersangka dengan Undang-Undang Pers atas perusakan kamera wartawan.
Atas perbuatanya, tersangka YJ dijerat Pasal 406 KUHP tentang perusakan. Ancaman pidana 2 tahun 8 bulan penjara.
“Tersangka YJ tidak ditahan karena faktor ancaman hukuman yang rendah,” jelas Giofany.
Sebelumnya diketahui, kamera salah seorang wartawan televisi dirusak saat meliput unjuk rasa pengungsi di Rudenim Pusat Tanjungpinang Desember 2022 lalu.
Saat wartawan merekam suasana unjuk rasa, YJ tiba-tiba emosi dan marah lalu menepis kamera milik seorang wartawan. Akibatnya kamera terjatuh dan rusak. (*)
reporter: yusnadi

Aliansi Maritim Indonesia Dukung Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Pelabuhan Peti Kemas

0
osman ALMI
Ketua ALMI, Osman Hasyim. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) mendukung langkah BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif bongkar muat pelabuhan peti kemas di Kota Batam.

Ketua ALMI, Osman Hasyim, menjelaskan, langkah tersebut sudah sangat tepat untuk kelangsungan perawatan, pelayanan dan pembangunan infrastruktur pelabuhan ke depan.

Mengingat, BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi, telah menyiapkan beberapa rencana strategis guna menjadikan pelabuhan peti kemas lebih maju dan modern serta berdaya saing internasional.

“Hal itu memang sudah wajar. BP Batam sudah terlalu baik, sejak berdiri sampai saat ini masih terus memberikan subsidi agar biaya pelabuhan murah. Justru hal ini kontraproduktif menurut pandangan saya,” ujar Osman, Rabu (28/6/2023).

Baca Juga: BP Batam Dukung Pengembangan Fasilitas Penumpang di Bandara Hang Nadim

Menurut Osman, negara telah berinvestasi begitu besar untuk kemajuan industri maritim di Kota Batam.

Karena itu, kata dia, pengelolaan pelabuhan pun harus mendatangkan pendapatan (income) yang memadai. Hal ini tentunya juga mempertimbangkan kesesuaian antara peraturan perundangan serta kajian terhadap seluruh aspek.

Mulai dari aspek komersil/investasi, aspek daya saing, dan aspek kemampuan masyarakat atau kemampuan industri.

“Pelabuhan itu sudah ditetapkan sebagai pelabuhan komersil. Artinya pelabuhan juga harus beroperasi dengan cara komersil. Bukankah dalam menetapkan tarif sudah ada alat ukurnya? Dilihat dari satu aspek saja, menurut saya harga yang ditetapkan jauh di bawah standar atau sangat murah. Ini malah tidak sehat. Padahal, yang kita inginkan semuanya sehat,” bebernya lagi.

Baca Juga: Kepala BP Batam: Persoalan Air Masih Menjadi Prioritas Utama

Osman menilai, penyesuaian tarif bongkar muat tersebut sebetulnya bukan menaikkan nilai. Tapi, hanya menggeser pola pengelolaannya saja.

Sehingga, BP Batam juga memiliki porsi yang pas dalam langkah pemenuhan investasi agar pelayanan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan terus terjaga.

“Undang-Undang kita bagus sebetulnya. Pemerintah tidak bisa menetapkan harga sembarangan. Jadi, kontrolnya dari asosiasi. Tapi, asosiasi juga tidak boleh menjadi penghambat. Kita ingin pelabuhan kita jauh lebih baik dari sekarang. Jadi incomenya pun juga harus cukup,” pungkasnya.

Baca Juga: BP Batam Lakukan Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Terminal Internasional

Sementara, BP Batam telah melakukan pembahasan internal terkait penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas tersebut, Kamis (22/6/2023) lalu.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, pihaknya berupaya untuk segera melakukan sosialisasi terkait penyesuaian tarif dalam waktu dekat.

“Pembahasannya awal Juni lalu sudah selesai. Akan tetapi, kami memerlukan waktu untuk melakukan sosialisasi. Minimal satu bulan ke depan,” ujarnya.(*)

Aliansi Maritim Indonesia Dukung Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Pelabuhan Peti Kemas

0
osman ALMI
Ketua ALMI, Osman Hasyim. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) mendukung langkah BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif bongkar muat pelabuhan peti kemas di Kota Batam.

Ketua ALMI, Osman Hasyim, menjelaskan, langkah tersebut sudah sangat tepat untuk kelangsungan perawatan, pelayanan dan pembangunan infrastruktur pelabuhan ke depan.

Mengingat, BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi, telah menyiapkan beberapa rencana strategis guna menjadikan pelabuhan peti kemas lebih maju dan modern serta berdaya saing internasional.

“Hal itu memang sudah wajar. BP Batam sudah terlalu baik, sejak berdiri sampai saat ini masih terus memberikan subsidi agar biaya pelabuhan murah. Justru hal ini kontraproduktif menurut pandangan saya,” ujar Osman, Rabu (28/6/2023).

Baca Juga: BP Batam Dukung Pengembangan Fasilitas Penumpang di Bandara Hang Nadim

Menurut Osman, negara telah berinvestasi begitu besar untuk kemajuan industri maritim di Kota Batam.

Karena itu, kata dia, pengelolaan pelabuhan pun harus mendatangkan pendapatan (income) yang memadai. Hal ini tentunya juga mempertimbangkan kesesuaian antara peraturan perundangan serta kajian terhadap seluruh aspek.

Mulai dari aspek komersil/investasi, aspek daya saing, dan aspek kemampuan masyarakat atau kemampuan industri.

“Pelabuhan itu sudah ditetapkan sebagai pelabuhan komersil. Artinya pelabuhan juga harus beroperasi dengan cara komersil. Bukankah dalam menetapkan tarif sudah ada alat ukurnya? Dilihat dari satu aspek saja, menurut saya harga yang ditetapkan jauh di bawah standar atau sangat murah. Ini malah tidak sehat. Padahal, yang kita inginkan semuanya sehat,” bebernya lagi.

Baca Juga: Kepala BP Batam: Persoalan Air Masih Menjadi Prioritas Utama

Osman menilai, penyesuaian tarif bongkar muat tersebut sebetulnya bukan menaikkan nilai. Tapi, hanya menggeser pola pengelolaannya saja.

Sehingga, BP Batam juga memiliki porsi yang pas dalam langkah pemenuhan investasi agar pelayanan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan terus terjaga.

“Undang-Undang kita bagus sebetulnya. Pemerintah tidak bisa menetapkan harga sembarangan. Jadi, kontrolnya dari asosiasi. Tapi, asosiasi juga tidak boleh menjadi penghambat. Kita ingin pelabuhan kita jauh lebih baik dari sekarang. Jadi incomenya pun juga harus cukup,” pungkasnya.

Baca Juga: BP Batam Lakukan Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Terminal Internasional

Sementara, BP Batam telah melakukan pembahasan internal terkait penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas tersebut, Kamis (22/6/2023) lalu.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, pihaknya berupaya untuk segera melakukan sosialisasi terkait penyesuaian tarif dalam waktu dekat.

“Pembahasannya awal Juni lalu sudah selesai. Akan tetapi, kami memerlukan waktu untuk melakukan sosialisasi. Minimal satu bulan ke depan,” ujarnya.(*)

Marlin & Jefridin Bagikan Insentif Kepada Ribuan Pemuka Agama di Sagulung dan Batuaji

0
jefridin 38
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina (foto atas) dan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin (foto bawah) memberikan insentif secara simbolis kepada ribuan pemuka agama di Sagulung dan Batuaji. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina dan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, membagikan insentif triwulan kedua (April-Juni) Tahun 2023 kepada ribuan pemuka agama di Sagulung dan Batuaji, Senin (26/6/2023).

Pemuka agama yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), Persatuan Mubaligh Batam (PMB) dan Badan Musyawarah Guru Alquran (BMGQ), terdiri dari 906 orang di Sagulung, dan 678 orang di Batuaji.

“Izinkan saya menyampaikan salam, dari Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, beliau seyogyanya hadir tapi karena ada kegiatan yang tak kalah penting, sehingga saya diminta untuk mewakili,” kata Jefridin.

Baca Juga: Jefridin: Bapak Wali Kota Jadikan Batam Kota Terpandang di Kancah Nasional dan Internasional

Jefridin menyampaikan, bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari pemko terhadap peran aktif para imam, mubalig dan guru ngaji dalam memajukan sektor keagamaan di Kota Batam.

Ini sebagai bukti Pemko Batam tetap berkomitmen untuk terus mendukung sektor keagamaan, dan memajukan peran para pemuka agama dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Marlin dan Jefridin Temui Wali Murid Baru di SDN 009, Jefridin: Murid yang Tak Tertampung Diterima Semua

“Mudah-mudahan insentif ini bisa bermanfaat bagi para penerima. Kami sangat mengapresiasi organisasi ini dalam mendukung program-program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemko Batam,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Persatuan Mubalig Batam (PMB) Kecamatan Batuaji, Edi Saputra, mengungkapkan, rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Pemko Batam, khususnya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (HMR), terhadap masyarakat dan tokoh agama.(*)

Anggota Dewan Sebut Mutu Pendidikan di Batam Menurun

0
Hari Pertama Masuk Sekolah 1 F CecepMulyana
Ilustrasi hari pertama masuk sekolah. F.Cecep Mulyana

batampos – Pemerintah Kota Batam mengambil kebijakan dengan menambah jumlah siswa di kelas. Hal ini guna menampung siswa yang gagal saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) lalu.

Anggota DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho mengatakan menambah jumlah siswa mungkin menjadi solusi terakhir yang terpaksa diambil, agar anak-anak tetap bisa bersekolah.

“Memang maksimalnya kan 36 sesuai dengan aturan Kemendikbud, namun dengan luas ruang kelas yang dibangun selama ini, menurut saya 40 orang masih muat, dan tidak sesak juga,” kata Udin saat dihubungi, Selasa (27/6).

Baca Juga: Marlin dan Jefridin Temui Wali Murid Baru di SDN 009, Jefridin: Murid yang Tak Tertampung Diterima Semua

Anggota Komisi IV ini mengungkapkan tantangan bagi Batam saat ini adalah melahirkan anak didik yang berilmu, dan mencerdaskan. Dengan jumlah 40 siswa tersebut diharapkan tidak menggangu efektivitas sistem belajar mengajar di ruang kelas.

“Harus kita akui ada penurunan mutu pendidikan saat ini. Saya kurang mengerti detail penyebabnya. Namun jika dibandingkan sebelum Covid-19, mutu pendidikan cenderung turun,” tegasnya.

Untuk itu, yang perlu dilakukan saat ini adalah meningkatkan sistem belajar mengajar. Sehingga anak- anak yang menyelesaikan pendidikan mereka ini bisa menguasai apa yang mereka pelajari di sekolah.

“Kalau mereka tidak menguasai akan berdampak terhadap masa depan mereka. Jadi memang harus dididik sedini mungkin. Lahirkan anak-anak yang berdaya saing,” ungkapnya.

Baca Juga: Telantarkan Anak, Pensiunan BUMN Dituntut di Pengadilan Negeri Batam

Ia berharap dengan penambahan siswa di kelas dari 36 menjadi 40 ini tidak menurunkan efektivitas belajar, termasuk tingkat kreativitas guru dalam menyampaikan materi ajar.

“Saya rasa ini upaya yang bisa dilakukan saat ini. Asalkan mutu pendidikan tidak menurun,” ucap Udin.

Satu hal lagi yang menjadi perhatian adalah infrastruktur yang masih jauh dari kata layak. Ia mencontohkan SMPN 62 Batam yang berada di Bengkong. Meskipun sudah menamatkan angkatan pertama, dan masuk ke angkatan kedua gedung sekolah belum ada kemajuan.

“Ini juga menjadi masalah di Batam. Siswa menumpang tak kunjung teratasi. Akibatnya efektivitas dan psikologis anak terganggu, karena harus numpang di sekolah lain,” terangnya.

Ia berharap kepada pejabat yang membidangi ini, untuk bisa memenuhi kebutuhan infrasturktur yang layak. Hal ini bisa menjadi perhatian dan menjadi prioritas ke depannya.

“Saya berpesan kepada siapa pun pemimpin daerah Batam berikutnya. Tolong ini menjadi perhatian. Kasihan anak-anak ini karena masih numpang,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Pensiunan BUMN Dituntut 1 Tahun Karena Terlantarkan Anak

0
Borgol hukum
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – Pensiunan BUMN, JS, dituntut satu tahun penjara karena dinilai Jaksa terbukti menelantarkan anak.

Atas tuntutan tersebut, pria yang sudah menikah 3 kali ini meminta waktu untuk menyampaikan pembelaan dalam agenda sidang pledoi yang dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Batam.

“Terdakwa dituntut 1 tahun penjara, karena terbukti menelantarkan anak. Sidang selanjutnya pledoi Terdakwa, pada 6 Juni,” jelas Amanda.

Baca Juga: Lima Wajah Baru Komisioner KPU Batam

Dijelaskan Amanda, tuntutan hukuman terhadap JS dijatuhi Jaksa, setelah Jaksa menilai perbuataan terdakwa telah memenuhi unsur sebagai mana dakwaan jaksa. Hal itu dilihat selama proses persidangan, baik dari keterangan saksi hingga terdakwa.

“Pertimbangan jaksa, terdakwa tidak menafkahi anak-anak. Hal meringankan terdakwa bersikap sopan,” tegas Amanda.

Dalam sidang sebelumnya JS, pensiunan Telkom mengakui dirinya sudah 3 kali menikah. Dari pernikahan itu, ia telah memiliki 6 orang anak. 3 dari istri pertama yang telah dicerai dan 3 dari istri kedua. Sedangkan dari istri ketiga, ia belum dikarunia anak, namun ia memiliki anak sambung.

Baca Juga: 2 Terdakwa SIMRS BP Batam, Divonis 2 Tahun Penjara

Selama proses persidangan, majelis hakim yang diketuai Yuane sempat memarahi terdakwa, karena dinilai tidak bertanggung jawab. Apalagi terdakwa telah memiliki sejumlah anak dari pernikahan terdahulunya.

“Jangan mentang-mentang istrimu polisi (istri ke 2) tak kau kasih makan. Jadi kamu dipidanakan, ” jelas hakim Yuane dalam sidang sebelumnya.

Menurut Yuane, terdakwa yang menikah hingga 3 kali, harusnya sadar akan tanggungjawab. Apalagi dari pernikahan itu, ia sudah dikarunia beberapa orang anak.

“Harusnya, uang pensiunanmu dikasih ke anak-anak dari istri pertama, untuk istri kedua dari kos-kosan, dan istri ketiga dari kafe. Jangan semua kau ambil, dan tak menafkahi anak-anakmu,” nasehat hakim.

Baca Juga: Jefridin: Bicara Kesehatan Adalah Bicara Tentang Kehidupan

Proses Pembuktiaan, terdakwa juga sempat menghadirkan saksi meringankan, yang salah satunya adalah anak dari istri pertama.

Sang anak mengakui, jika sang ayah pernah mengatakan ingin meminjam uang, untuk menambah kos-kosan.

Namun pada faktanya, kos-kosan itu tak ada ditambah. Begitu juga dengan uang belanja, jarang diberi sang ayah.

Reporter: Yashinta

Mateo Kovacic Resmi Gabung Manchester City

0
Manchester City resmi memperkenalkan Mateo Kovacic sebagai pemain baru. (Manchester Evening News)

batampos – Manchester City resmi memperkenalkan Mateo Kovacic sebagai pemain baru. Gelandang Timnas Kroasia itu menandatangani kontrak empat tahun setelah pindah dari Chelsea.

“Ini adalah langkah brilian bagi saya, dan saya sudah tidak sabar untuk mulai karier saya bersama City,” kata Kovacic di situs resmi Manchester City pada Rabu (28/6).

Kovacic mengatakan sangat mengagumi cara bermain City di bawah pelatih Pep Guardiola dan menyebut City adalah tim terbaik di dunia saat ini.

“Siapa pun yang menyaksikan tahu bahwa tim ini sangat bagus di bawah Pep, mereka adalah yang terbaik di dunia. Trofi-trofi yang mereka menangkan adalah buktinya,” lanjut Kovacic yang pernah membela Inter Milan.

Baca Juga: Ilkay Gundogan Resmi Transfer ke Barcelona

“Bergabung dengan skuat ini adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi pesepak bola manapun,” imbuhnya.

Kovacic juga berharap dapat berkembang lebih baik lagi sebagai pemain di bawah pelatih sekaliber Pep Guardiola.

Pemain berusia 29 tahun itu telah memperkuat Chelsea selama lima musim dan mencatatkan 221 pertandingan. Dia berhasil membantu The Blues memenangkan sejumlah gelar seperti Liga Champions, Liga Europa, Piala Dunia AntarKlub, dan Piala Super Eropa.

Di tingkat internasional, dia telah 95 kali membela Timnas Kroasia dan menjadi pemain kunci saat negaranya mencapai final Piala Dunia 2018 dan finis peringkat tiga di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Baca Juga: Luka Modric Tolak Proposal Gaji Besar dari Arab Saudi, Ini Alasannya

Kovacic diberikan kostum nomor 8 peninggalan Ilkay Gundogan yang pindah ke Barcelona. Selama karirnya, Kovacic pernah mengenakan nomor 8 bersama Chelsea pada 2021-2022 dan 2022-2023. Sebelumnya, di Stamford Bridge dia mengenakan nomor 17 pada 2018-2019, 2019-2020, dan 2020-2021.

Kovacic juga mengenakan nomor 8 saat memperkuat Dinamo Zagreb pada 2010 hingga 2013. (*)

 

 

Reporter: Antara

Telantarkan Anak, Pensiunan BUMN Dituntut di Pengadilan Negeri Batam

0
838bbad831db9d7868ea705c15672949
Ilustrasi sidang

batampos – Joko Setiono, pensiunan BUMN dituntut satu tahun penjara karena dinilai Jaksa terbukti menelantarkan anak. Atas tuntutan tersebut, pria yang sudah menikah 3 kali ini meminta waktu untuk menyampaikan pembelaan dalam agenda sidang pledoi yang dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Batam.

“Terdakwa Joko dituntut 1 tahun penjara, karena terbukti menelantarkan anak. Sidang selanjutnya pledoi terdakwa, pada 6 Juni,” jelas Amanda.

Dijelaskan Amanda, tuntutan hukuman terhadap Joko dijatuhi Jaksa, setelah Jaksa menilai perbuataan terdakwa telah memenuhi unsur sebagai mana dakwaan jaksa. Hal itu dilihat selama proses persidangan, baik dari keterangan saksi hingga terdakwa.

“Pertimbangan jaksa, terdakwa tidak menafkahi anak-anak. Hal meringankan terdakwa bersikap sopan,” tegas Amanda.

Dalam sidang sebelumnya Joko, pensiunan Telkom mengakui dirinya sudah 3 kali menikah. Dari pernikahan itu, ia telah memiliki 6 orang anak. Tiga dari istri pertama yang telah dicerai dan 3 dari istri kedua. Sedangkan dari istri ketiga, ia belum dikarunia anak, namun ia memiliki anak sambung.

Selama proses persidangan, majelis hakim yang diketuai Yuane sempat memarahi terdakwa, karena dinilai tidak bertanggung jawab. Apalagi terdakwa telah memiliki sejumlah anak dari pernikahan terdahulunya.

“Jangan mentang-mentang istrimu polisi (istri ke 2) tak kau kasih makan. Jadi kamu dipidanakan, ” jelas hakim Yuane dalam sidang sebelumnya.

Menurut Yuane, terdakwa yang menikah hingga 3 kali, harusnya sadar akan tanggungjawab. Apalagi dari pernikahan itu, ia sudah dikarunia beberapa orang anak.

“Harusnya, uang pensiunan mu dikasih ke anak-anak dari istri pertama, untuk istri kedua dari kos-kosan, dan istri ketiga dari kafe. Jangan semua kau ambil, dan tak menafkahi anak-anakmu,” nasehat hakim.

Pada proses pembuktiaan, terdakwa juga sempat menghadirkan saksi, yang salah satunya adalah anak dari istri pertama. Sang anak mengakui, bahwa sang ayah pernah mengatakan ingin meminjam uang, untuk menambah kos-kosan. Namun pada faktanya, kos-kosan itu tak ada ditambah. Begitu juga dengan uang belanja, jarang diberi sang ayah. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Jeddah Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2023, Al Ittihad Bisa Jadi Batu Sandungan

0
Karim Benzema yang kini membela Al Ittihad Club bisa melawan bomber Manchester City Erling Haaland dalam Piala Dunia Antarklub 2023. (AFP-OSCAR DEL POZO/AFP)

batampos – Saudi Pro League tengah menjadi sorotan karena pergerakan masif dalam mendatangkan pemain bintang dari Eropa.

Piala Dunia Antarklub 2023 yang dihelat kali pertama di Arab Saudi pada 12 sampai 22 Desember mendatang tak pelak makin menambah atensi untuk negara Timur Tengah tersebut.

Kemarin (27/6) WIB FIFA telah memutuskan Jeddah sebagai kota venue. Dua stadion dipilih, masing-masing King Abdullah Sports City dan Stadion Prince Abdullah Al Faisal. Nama pertama merupakan kandang juara Saudi Pro League sekaligus tim tuan rumah PD Antarklub, Al Ittihad Club.

Baca Juga: Luka Modric Tolak Proposal Gaji Besar dari Arab Saudi, Ini Alasannya

Seiring sukses mendatangkan Karim Benzema dan N’Golo Kante plus memiliki pelatih Nuno Espirito Santo, Al Ittihad bisa menjadi batu sandungan bagi tim favorit seperti juara Liga Champions Eropa Manchester City.

Selain juara Liga Champions Eropa, tim favorit lainnya adalah juara Copa Libertadores yang baru diketahui pemenangnya (final) pada 5 November mendatang.

Berkaca pada tahun lalu, klub Saudi Pro League lainnya, Al Hilal SC, secara mengejutkan juga mampu lolos ke final PD Antarklub di Maroko.

Sayang, dalam laga final, Al Hilal yang musim panas tahun ini mendatangkan Ruben Neves dan Kalidou Koulibaly harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 3-5.

”Rumah Benzema.” Begitu media-media di Arab maupun Eropa menyebut tantangan yang dihadapi City ketika bermain dalam PD Antarklub nanti.

Baca Juga: Ilkay Gundogan Resmi Transfer ke Barcelona

Ya, Benzema bisa menyulitkan tactician City Pep Guardiola menyegel trofi juara PD Antarklub untuk kali keempat. Pep pernah memenangkannya bersama FC Barcelona (2 kali) dan Bayern Munchen (1 kali). Belum ada pelatih yang bisa memenangkan trofi itu sampai empat kali.

Arab Saudi sebagai penyelenggara PD Antarklub juga berharap kejutan Al Hilal tahun lalu menginspirasi Al Ittihad yang notabene bakal main di kandang sendiri.

”Kami percaya dengan menggelar turnamen internasional sekelas Piala Dunia Antarklub akan menyediakan peluang bagi kami untuk tumbuh berkembang. Klub yang mewakili kami juga bisa kompetitif,” beber Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) Yasser Al Misehal di laman resmi FIFA.

SAFF memang berharap PD Antarklub sebagai pijakan untuk kesuksesan saat menjadi tuan rumah Piala Asia 2027. Target lebih besar adalah membidik tuan rumah Piala Dunia 2034.

Baca Juga: Tinggalkan Chelsea, Hakim Ziyech Gabung Al-Nassr

Bukan hanya ambisi tuan rumah yang sukses, SAFF juga mengklaim kesuksesan dalam program mereka lainnya. Untuk timnas, misalnya. Arab Saudi lolos kali keenam di Piala Dunia dalam perhelatan di Qatar tahun lalu serta kesuksesan Arab Saudi U-23 memenangi Piala Asia.

Di level akar rumput, Arab Saudi telah membuka 28 fasilitas latihan sepak bola untuk talenta belia, kenaikan jumlah pesepak bola (58 persen) sejak 2021, hingga kenaikan jumlah pelatih dari 750 pada 2018 menjadi 5.500 untuk saat ini. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Lima Wajah Baru Komisioner KPU Batam

0
IMG 20230509 155033 scaled e1684039675925
Kantor KPU Batam.

batampos – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengumumkan nama-nama anggota KPU kabupaten/kota se-Provinsi Kepri. Mereka akan menjabat sebagai komisioner KPU kabupaten/kota periode 2023-2028.

Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari dengan pengumuman Nomor 63/SDM.12-pu/04/2023 tertanggal 26 Juni 2023, tentang Pengumuman Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota terpilih pada 44 Kabupaten/Kota di lima provinsi periode 2023-2028.

Untuk Kota Batam, ada lima wajah baru yang bakal menjabat komisioner di periode 2023-2028.

Baca Juga: Biaya Kontainer dari Batam ke Singapura Naik, Pengusaha Protes

Secara lengkap nama-nama komisioner KPU Batam terpilih, dikutip dari pengumuman KPU RI ini adalah Adri Wislawawan, Rosdiana, Aksara Pandapotan Manurung, Bosar Hasibuan dan Mawardi.

“Sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan KPU Nomor 739 Tahun 2023 tentang Penetapan Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota terpilih pada 44 Kabupaten/Kota di lima Provinsi adalah sebagai berikut,” bunyi pengantar pengumuman KPU yang ditandatangani oleh Ketua KPU Pusat, Hasyim Asy’ariAsy’ari pada Senin (26/6).

Komisioner KPU terpilih Bosar Hasibuan mengatakan, pelantikan anggota KPU Kota Batam dilaksanakan Rabu (28/6) di Kantor KPU RI oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari. Dalam pelantikan itu juga sekaligus dilakukan pengambilan sumpah dan penandatangan berita acara pelantikan serta pakta integritas.

“Pelantikan besok di Jakarta, yang latik Ketua KPU. Ini saya masih di bandara mau ke Jakarta, ” ujar Bosar, Selasa (27/6).

Baca Juga: Ini Lokasi Titik Jemput Penumpang untuk Taksi Online di Bandara Hang Nadim

Seperti diketahui Bosar Hasibuan bukan nama baru di panita penyelenggaraan pemilu. Sebelumnya dosen Universitas Riau Kepulauan (Unrika) ini juga sempat menjabat sebagai Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam.

“Alhamdulillah setelah dari Bawaslu saya dipercaya menjadi komisioner KPU Kota Batam, ” ungkap Bosar.

Sementara itu komisioner KPU Batam periode 2018-2023 Martius mengaku masih melihat peluang ke depan. Meskipun ia tidak lolos di periode kali ini, mantan ketua KPU Kota Batam itu mengaku bersyukur bisa mengabdikan dirinya selama 3,5 tahun di KPU Batam. “Karena ilmu yang kita dapat disini tidak akan kita dapatkan di bangku kuliah manapun, ” ujarnya.

Martius yang juga dosen akutansi di Unrika dan Universitas Nagoya Indonesia mengaku akan kembali mengajar di kampus yang sudah belasan tahun ia geluti. “Yang pasti karena saya dosen, tentu akan kembali mengajar lagi. Dimana pun profesi yang kita kerjakan tentu disitu juga kita bekarya,” ucapnya.

Baca Juga: HARRIS Hotel Batam Center Menawarkan Paket Makan Malam untuk Perayaan Hari Raya Idul Adha dengan Menu Spesial

Hal senada juga dikatakan Komisioner KPU periode 2018-2023 Herigen. Ia mengaku masih fokus pendaftaran Bawaslu Batam yang saat ini masuk tahap seleksi administrasi. “Ya seandainya masih dipercaya menjadi pengawas pemilu, ya mungkin saya akan coba mendedikasikan pengetahuan dan ilmu saya di Bawaslu. Tapi jika seandainya ada yang lebih baik nantinya ya mungkin saya balik ke basic awal saya, wiraswasta, ” ujarnya.

Herigen sendiri mengaku sudah terjun ke penyelenggaraan pemilu sejak tahun 2009 lalu mulai dari tingkat kecamatan dan bahkan ia terlibat dan terjun langsung ke masyarakat.

“Intinya kita terima apa yang dipercayakan kepada kita. Kalaupun tidak Bawaslu, dengan ilmu yang sudah kita miliki ini tentu kita bisa memberikan saran dan masukan kepada teman teman komisioner KPU yang baru. Artinya tetap berkontribusi kepada masyarakat Batam, ” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra