
batampos – Tingginya antusiasme masyarakat menonton konser Coldplay pada November justru berujung kecewa. Sebab, ada indikasi penjualan tiket band asal Inggris tersebut justru dikuasai para calo.
Bahkan, Puteri Indonesia Inteligensia 2019 Lycie Joanna Jon Sen turut menjadi sorotan karena menjual 100 tiket konser Coldplay dengan harga dua kali lipat. Dia menyebutnya tiket-tiket itu diperoleh dari ’’orang dalam”.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, masyarakat jangan membeli tiket Coldplay yang dijual dengan harga tidak masuk akal. ’’Jangan terkecoh dan tergiur dengan penipuan dan percaloan tiket Coldplay,” kata menteri yang akrab disapa Sandi itu saat menghadiri acara Beasiswa Pelatihan Youthpreneurship Berbasis Digital di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya kemarin (25/5).
Sandi menuturkan, tiket Coldplay hanya dijual di kanal resmi. Jadi, masyarakat diimbau agar tidak memaksakan diri jika tidak kebagian tiket. Sebab, banyak oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan.
’’Apalagi kalau mencari sumber-sumber pendapatan dari pinjaman online. Sebaiknya jangan dipaksakan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, laki-laki yang pernah menjabat wakil gubernur DKI Jakarta ke-14 itu meminta agar mereka yang terang-terangan menjual tiket Coldplay di luar kanal resmi dan dengan harga yang tidak wajar ditindak secara tegas. Tidak terkecuali Putri Inteligensia 2019 Lycie Joanna.
’’Ya, itu harus diproses secara hukum. Kita negara hukum, segala tindak pidana harus diproses hukum dan diberi sanksi tegas jika terbukti bersalah,” katanya.
Sandi juga menyebut, sudah ada 60 laporan ke kepolisian terkait penipuan tiket Coldplay. Karena itu, jangan sampai ada korban tambahan lagi. Apalagi, tiket konser Coldplay sudah habis dan belum ada konfirmasi resmi terkait tambahan kuota atau hari.
’’Beli tiket dari sumber tepercaya. Jangan tergiur oleh calo karena tiket Coldplay sudah habis,” ujarnya.
Sementara itu, Sandi menyebut konser Coldplay yang akan digelar pada November 2023 membawa angin segar bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Indonesia. Bahkan, hotel-hotel di kawasan inti seputar GBK (Gelora Bung Karno) sudah 90 persen terpesan penuh. Begitu juga okupansi di seluruh kawasan pendukung yang berkaitan dengan wisatawan mancanegara dan Nusantara sudah di atas 50 persen.
’’Ini juga dapat membuka lapangan kerja, UMKM, penyedia kuliner pun bisa terangkat,” imbuhnya.
Selain itu, konser Coldplay juga memiliki peluang untuk mengundang 10–12 ribu wisatawan mancanegara. ’’Targetnya, dapat mencapai 8,5 juta wisatawan mancanegara di 2023,” ujarnya. (*)
Reporter: JP Group









