Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 5392

Punya Delapan Teknik Kejuruan, SMKN 3 Batam Terima 599 Siswa Baru

0
Dinas Pendidikan Kepri mengeluarkan petunjuk teknis (Jukni), tata cara pendaftaran dan waktu untuk PPDB SMA, SMK dan SLB.
Alur dan tata cara pendaftaran PPDB SMA, SMK dan SLB. Foto Istimewa.

batampos – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK dibuka serentak tanggal 15 Juni mendatang. Sesuai dengan petunjuk teknis yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, kuota daya tampung setiap sekolah berbeda-beda.

Kuota daya tampung disesuaikan dengan jumlah lokal yang tersedia. SMKN 3 Batam misalkan kuota daya tampung yang disiapkan sebanyak 599 orang. Kuota ini untuk mengisi delapan program kejuruan yang ada.

Baca Juga: Reaksi Wali Kota Batam Saat Tinjau Jalan Amblas di Turunan Bukit Daeng

Delapan kejuruan tersebut adalah Teknik Kendaraan Ringan Otomotif dengan kuota 72 orang untuk dua rombel, Teknik dan bisnis sepeda motor dengan kuota 36 orang, kelas industri Honda dengan kuota 25 orang, teknik pendingin dan tata ruang udara sebanyak 72 orang untuk dua rombel.

Teknik komputer dan jaringan sebanyak 108 untuk tiga rombel, kelas industri PT telkom Indonesia sebanyak 30 orang, teknik elektronika industri sebanyak 144 orang untuk empat rombel dan teknik desain pemodelan dan informasi bangunan sebanyak 72 orang untuk dua rombel.

“Teknisnya sama seperti diatur dalam petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Untuk tahun ini kuota kita 599 orang,” ujar Kepala SMKN 3 Batam Rafio.

Baca Juga: Ditlantas Polda Kepri Siap Tindak Tegas Truk yang Ugal-Ugalan di Batam

Sebelumnya SMKN 1 Batam juga telah mengeluarkan skema kuota daya tampung serupa. Kuota PPDB tahun sebanyak 546 siswa. Kuota ini sudah sesuai dengan daya tampung program pendidikan yang ada di SMAN 1 dan direstui oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Kepala SMKN 1 Batam Deden Suryana mengatakan, formasi daya tampung ini untuk mengisi 17 rombongan belajar yang telah disediakan. “17 rombel ini untuk 12 teknik kejuruan yang ada,” ujar Deden. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Disebut-sebut Masuk Radar Cawapres Ganjar, Menteri PUPR Basuki: Lebih Baik yang Lain Saja

0
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Aji Cakti/Antara)

batamposMenteri PUPR Basuki Hadimuljono buka suara terkait namanya yang disebut-sebut sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk pendamping Ganjar Pranowo. Sebelumnya, kabar ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

Menanggapi hal tersebut, Basuki mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait kabar tersebut. Terlebih, tidak ada komunikasi yang dilakukan oleh pihak partai kepada dirinya.
“Blas, engga ada komunikasi (terkait bakal cawapres Ganjar),” kata Basuki kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6).
Basuki bahkan menyebut hal tersebut sebagai wacana. Ia menilai bahwa penyebutan namanya sebagai bakal cawapres Ganjar hanyalah sebuah bentuk apresiasi.
Sebab menurutnya, hingga hari ini memang tidak ada komunikasi sama sekali terkait kabar tersebut kepada dirinya.
“Kalo itu merupakan apresiasi, wacana saya kira. Tapi, enggak ada komunikasi sama sekali,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Basuki juga menegaskan bahwa dirinya merupakan birokrat atau pegawai aparatur sipil negara. Sementara tahun depan, Basuki sudah berusia 70 tahun sehingga ia tak mengerti soal kabar yang menyebut dirinya masuk bursa cawapres Ganjar.
“Saya ini birokrat. Saya juga sudah mau umur 70 tahun depan, saya enggak ngerti itu,” lanjutnya.
Saat ditanya apakah mau menerima ketika ada pihak partai yang menawarinya sebagai cawapres Ganjar, Basuki menepis dan mengatakan lebih baik orang lain saja. “Saya, lebih baik (bakal cawapres) yang lain,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengakui, bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk pendamping Ganjar Pranowo tidak menjadi pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP hari ke dua di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).
Hasto juga membenarkan perihal nama-nama yang dipaparkan Puan Maharani sebelumnya terkait figur-figur cawapres yang ada dalam peta PDIP. Bahkan, Hasto mengungkapkan terdapat pula nama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang juga diusulkan sebagai pendamping Ganjar.
“Bahkan muncul juga nama pak Basuki menteri PUPR. Karena beliau ada ini dari daerah aceh mengalami kemajuan, Papua mengalami kemajuan, Sumatera palembang alami kemajuan dalam pembangunan infrastruktur kemudian NTT mengalami kemajuan, ada yang diusulkan pak Basuki yang dikatakan pak Jokowi sebagai bapak infrastruktur,” papar Hasto. (*)
Reporter: JP Group

Ditlantas Polda Kepri Siap Tindak Tegas Truk yang Ugal-Ugalan di Batam

0
truk pasir
Ilustrasi: Personel Satlantas Polresta Barelang mengedukasi salah seorang sopir truk untuk menggunakan terpal saat membawa muatan. Foto: Humas Polda Kepri

batampos – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri siap menindak kendaraan bermuatan (truk) yang kerap meresahkan pengguna jalan karena ugal-ugalan. Masyarakat Batam resah karena kerap melihat truk muatan tersebut melaju di beberapa ruas jalan seperti di Jalan Raja H Fisabilillah dari arah Labuan Madani hingga Pasir Putih, lalu di Jalan R Suprapto, Batuaji.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kepri, Kompol Sarbini menyampaikan, upaya Ditlantas dengan preentif tak henti mengimbau kepada supir truk muatan tersebut. Lalu dengan mencegah terjadinya potensi kecelakaan hingga represif dengan menindak langsung di tempat.

Baca Juga: Andhi Pramono Pernah Jadi Kasi Penindakan di Kanwil DJBC Kepri, Ini Sepak Terjangnya

“Upaya yang kita lakukan adalah preemtif, preventif dan represif. Untuk preemtif dilakukan patroli lalu lintas, untuk preventif dilakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas, sedangkan represif dilakukan penindakan di tempat terhadap truk yang ugal-ugalan,” ujarnya, Rabu (7/6).

Sarbini menambahkan, penanganan ini dilakukan dengan cara penanganan dilakukan memberikan himbauan dan pendidikan lalu lintas dan langkah penindakan di tempat terhadap pelanggar lalu lintas para supir truk.

Baca Juga: Krisis Air di Tanjunguncang

“Langkah tegas tentu ada dengan menindak langsung di tempat ke pelanggar lalu lintas yakni supir truk,” terangnya.

Terkait untuk jam operasional truk muatan yang melintas di jalan protokol Kota Batam pihak Ditlantas menyampaikan bahwa pengaturan lintasan dan rambu lalu lintas tersebut berada di wewenang Dinas Perhubungan.

“Untuk yang menentukan rambu lalu lintas Dishub. Termasuk pengaturan lintasan truk yang melintas,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Pedagang di Proyek Gurindam 12 Diminta Pindah Sementara

0
Satpol PP Kepri meminta pedagang di proyek Gurindam 12 pindah ke Anjung Cahaya. F. Yusnadi Nazar

batampos– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepri menertibkan sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan proyek Gurindam 12 Kota Tanjungpinang.

Satpol PP Kepri tidak melarang pedagang membuka lapak. Namun pedagang diminta pindah ke zona aman yaitu kawasan Anjung Cahaya.

Sekretaris Satpol PP Kepri Anwar mengatakan surat terbaru dari Dinas Pekerjaan Umum menyebut sepanjang zona merah kawasan proyek Gurindam 12 tidak diperbolehkan untuk berdagang.

“Zona kuning (aman) boleh digunakan pedagang, kalau zona merah dilarang,” kata Anwar.

Para pedagang, kata Anwar sudah diberikan tempat untuk berjualan yakni di belakang Anjung Cahaya dan mengimbau agar memindahkan lapaknya.

BACA JUGA:Tidak Mampu Bayar Sewa, 10 Pedagang Tersingkir dari Pasar Bintan Center

Larangan berjualan tersebut, lanjut Anwar, berlaku sejak Selasa (6/6) hingga pembangunan lanjutan proyek Gurindam 12 selesai.

“Ke depan akan ditertibkan kalau masih berjualan,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang Syarifah berharap pedagang diperbolehkan berjualan mulai pukul 17.00 WIB usai pekerjaan proyek berhenti.

“Kami minta setelah jam 5 sore dibuka jalannya. Itu yang kami minta. Buka sebelah jalan juga tidak apa,” harapnya. (*)

reporter: yusnadi

Reaksi Wali Kota Batam Saat Tinjau Jalan Amblas di Turunan Bukit Daeng

0
pemko batam 1
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat meninjau badan Jalan Letjend Soeprapto atau turunan Bukit Daeng yang amblas. Foto: Media Center Pemko Batam

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau badan Jalan Letjend Soeprapto atau turunan Bukit Daeng yang amblas, Rabu (7/6/2023).

Ia pun langsung memerintahkan agar badan jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak menghambat lalu lintas.

“Langsung kami perbaiki,” tegas Rudi saat meninjau lokasi.

Baca Juga: Krisis Air di Tanjunguncang

Rudi langsung memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Suhar, untuk segera melaksanakan perbaikan.

“Dalam waktu dekat, perbaikan ini sudah harus selesai,” ujar Rudi.

Sementara itu, Kepala BMSDA Kota Batam, Suhar, mengatakan, perbaikan sudah dimulai.

“Secara teknis akan pasang gorong-gorong sepanjang 12 meter agar benar-benar kokoh ke depan,” katanya.

Baca Juga: Personel Polresta Barelang yang Meninggal Dunia Karena Terlindas Truk Dimakamkan Secara Kedinasan

Untuk diketahui, ambrolnya jalan di lokasi itu akibat lepasnya gorong-gorong sehingga menyebabkan bahu jalan amblas.

Usai meninjau jalan tersebut, Rudi bergerak ke Bundaran Bandara Hang Nadim Batam. Rudi meninjau langsung pengerjaan yang hingga saat ini sudah mencapai 20 persen.

Baca Juga: Jelang PPDB Tingkat SMP, Jefridin: Jangan Memberi Janji-janji

Rudi sengaja meninjau langsung bundaran itu agar pengerjaannya selesai tepat waktu. Ia pun berharap, tidak ada kendala apapun untuk percepatan pembangunanya.

“Harus selesai sesuai jadwal. Dengan adanya bundaran ini, akses menuju dan dari Bandara Hang Nadim Batam lebih cepat,” tutup Rudi.(*)

Reaksi Wali Kota Batam Saat Tinjau Jalan Amblas di Turunan Bukit Daeng

0
pemko batam 1
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat meninjau badan Jalan Letjend Soeprapto atau turunan Bukit Daeng yang amblas. Foto: Media Center Pemko Batam

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau badan Jalan Letjend Soeprapto atau turunan Bukit Daeng yang amblas, Rabu (7/6/2023).

Ia pun langsung memerintahkan agar badan jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak menghambat lalu lintas.

“Langsung kami perbaiki,” tegas Rudi saat meninjau lokasi.

Baca Juga: Krisis Air di Tanjunguncang

Rudi langsung memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Suhar, untuk segera melaksanakan perbaikan.

“Dalam waktu dekat, perbaikan ini sudah harus selesai,” ujar Rudi.

Sementara itu, Kepala BMSDA Kota Batam, Suhar, mengatakan, perbaikan sudah dimulai.

“Secara teknis akan pasang gorong-gorong sepanjang 12 meter agar benar-benar kokoh ke depan,” katanya.

Baca Juga: Personel Polresta Barelang yang Meninggal Dunia Karena Terlindas Truk Dimakamkan Secara Kedinasan

Untuk diketahui, ambrolnya jalan di lokasi itu akibat lepasnya gorong-gorong sehingga menyebabkan bahu jalan amblas.

Usai meninjau jalan tersebut, Rudi bergerak ke Bundaran Bandara Hang Nadim Batam. Rudi meninjau langsung pengerjaan yang hingga saat ini sudah mencapai 20 persen.

Baca Juga: Jelang PPDB Tingkat SMP, Jefridin: Jangan Memberi Janji-janji

Rudi sengaja meninjau langsung bundaran itu agar pengerjaannya selesai tepat waktu. Ia pun berharap, tidak ada kendala apapun untuk percepatan pembangunanya.

“Harus selesai sesuai jadwal. Dengan adanya bundaran ini, akses menuju dan dari Bandara Hang Nadim Batam lebih cepat,” tutup Rudi.(*)

Ini Tiga Pemenang Penghargaan Individual La Liga

0
Bomber FC Barcelona Robert Lewandowski menjadi pesaing Karim Benzema dalam perebutan gelar sebagai top skorer La Liga. Dan, dia mewujudkannya. (Pau Barrena/AFP/Antara)

batampos – Sebagaimana liga-liga sepak bola lain, Liga Spanyol juga mengenal penghargaan-penghargaan individual yang akan diberikan kepada para pemenang pada akhir musim.

Liga Spanyol mengenal tiga bentuk penghargaan individual untuk menghormati penampilan gemilang yang dilakukan para aktor lapangan hijau di musim yang telah berakhir. Ketiga penghargaan itu adalah Trofi Pichici, Trofi Zarra, dan Trofi Zamora.

Trofi Pichici merupakan trofi yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di liga dalam semusim. Trofi itu terinspirasi dari nama mantan penyerang Athletic Bilbao Rafael “Pichici” Moreno Aranzadi yang dianggap sebagai salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah sepak bola Spanyol.

Dia merupakan pencetak gol utama Bilbao pada era 1910 sampai 1920 dan memiliki peran yang sangat signifikan bagi timnya.

Baca Juga: Karim Benzema Resmi Gabung Al Ittihad

Pada tahun ini terdapat nama baru yang mendapatkan Trofi Pichici. Dia adalah penyerang Barcelona Robert Lewandowski dengan koleksi 23 gol dari 34 pertandingan Barcelona. Peran penyerang Polandia ini juga diakui cukup besar untuk membawa klub Catalunya itu mengakhiri puasa gelar liga mereka selama empat tahun.

Performa Lewandowski semakin layak mendapat kredit karena dia baru didatangkan Barcelona dari Bayern Muenchen pada musim panas 2022. Ini sekaligus menjadi ke-20 kalinya pemain Barcelona mendapatkan Trofi Pichici dan semakin istimewa karena Lewandowski mengukir catatan tersebut tanpa sekali pun mengeksekusi penalti.

Setelah itu, Liga Spanyol juga mengenal Trofi Zarra yang diberikan kepada pemain asal Spanyol dengan koleksi gol terbanyak dalam semusim di liga. Penghargaan ini mengambil inspirasi dari nama mantan penyerang Bilbao lainnya, Pedro Telmo Zarraonandia Montoya. Pemain yang akrab disapa Zarra ini menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub Basque itu dengan koleksi 335 gol dari 345 pertandingan.

Baca Juga: Lionel Messi Sepakat Pulang ke Barcelona, Tapi Ada Satu Syarat

Pada musim ini, Trofi Zarra diserahkan kepada penyerang Espanyol Joselu. Dia memenangi penghargaan tersebut untuk pertama kalinya setelah menyelesaikan musim 2022/2023 dengan menduduki peringkat ketiga daftar pencetak gol di bawah Lewandowski dan Karim Benzema, dengan koleksi 16 gol.

Sayangnya, bagi Joselu penghargaan ini terasa pahit, sebab koleksi golnya tersebut tidak mampu mencegah klubnya terdegradasi dari divisi teratas. Meski demikian, bagi Joselu pribadi, pencapaian ini terhitung cukup baik, karena dia mampu mengungguli para kompatriotnya yakni Borja Iglesias (15 gol), Alvaro Morata (13 gol), dan Iago Aspas (12 gol).

Satu penghargaan individual terakhir adalah Trofi Zamorra, trofi yang diberikan kepada kiper terbaik. Acuan kiper terbaik adalah rasio kemasukan gol terendah per pertandingan di Liga Spanyol.

Trofi ini berasal dari nama kiper legendaris Ricardo Zamora dan pada musim ini penghargaan itu jatuh kepada kiper Barcelona asal Jerman Marc-Andre ter Stegen.

Ter Stegen memenangi Trofi Zamora untuk pertama kalinya setelah hanya kemasukan 18 gol. Kiper 31 tahun itu juga menyamai rekor clean sheet milik Paco Liano yang diukir tiga dekade lalu bersama Deportivo La Coruna. Hal itu pula yang membuatnya memiliki andil cukup besar dalam membawa Barcelona menjadi juara Liga Spanyol musim 2022/2023. (*)

 

Reporter: Antara

Tiket Capres Diberikan ke Ganjar, Butet Anggap Megawati Sebagai Negarawan

0
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama budayawan Butet Kertaradjasa di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6). (Istimewa)

batampos- Budayawan Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa menilai positif keputusan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang memberikan tiket capres kepada Ganjar Pranowo. Megawati dianggap mengesampingkan egonya, meski bisa mencalonkan dirinya sendiri.

Butet mengatakan, kiprah dan sepak terjang Megawati termasuk pemikirannya, sudah jauh melangkah ke depan demi bangsa bisa melompat lebih maju.
“Menurut saya ini ya, Bu. Kayaknya ini bukan sekadar politisi Ibu Megawati ini. Tapi, sudah makrifat politik. Makrifat politik itu levelnya negarawan kira – kira begitu. Kalau negarawan kelasnya ini pasti bukan transaksional,” kata Butet di sela – sela Rakernas III PDIP di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).
Butet menilai, level kenegarawanan politik Megawati, sudah terlihat sejak Pemilu 2014. Sampai sekarang pun kembali berlanjut ketika Ganjar diusung menjadi Calon Presiden.
“Nyatanya ya saya menyampaikan satu bukti yang saya apresiasi. Tahun 2014 misalnya, kalau saja Ibu Megawati ini memanjakan ego politiknya, saat itu Ibu maju sendiri itu jadi Presiden. Tapi tidak, Ibu menugasi Pak Jokowi sebagai kadernya,” kata Butet.
“Tahun ini kalau saja, masih juga egosentris dan belum level makrifat tentu mungkin Mbak Puan yang dipaksakan. Tapi, akhirnya kemarin kita lihat tanggal 21 April itu, Ganjar yang ditugasi oleh Ibu Megawati untuk menjadi Presiden Republik Indonesia berikutnya. Mosok kayak begitu transaksional, wong Ganjar neng kere,” imbuhnya.
Butet juga merasa terhormat lantaran tulisannya di koran nasional bertajuk ‘Pesan Punakawan’ dibaca oleh Megawati. Bahkan Megawati menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk membaca tulisan Butet.
Intisari dari tulisan itu, kata Butet, menggambarkan seorang punakawan – tokoh pewayangan Jawa- agar ‘ojo dumeh’, dan ‘ojo muntal negoro’.
“Di dalam tulisan saya itu kawan- kawan, saya menerangkan tentang kearifan kebudayaan dari masyarakat kecil yang menggambarkan punakawan yang selalu mengingatkan ksatria, ketika ksatria itu lengah. Salah satunya mengingatkan supaya ‘Ksatria jangan mentang – mentang; ojo dumeh. Jangan miliki kekuasaan membuat lupa. Jangan muntal negara. Muntal itu makan, nelan negara,” tandasnya. (*)
Reporter: JP Group

Krisis Air di Tanjunguncang

0

 

IMG 7400 scaled e1674449957403
ILUSTRASI: warga menampung air kubangan akibat krisis air bersih. Krisis air di Tanjunguncang. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Tanjunguncang mengalami krisis air. Upaya demonstrasi, diskusi, tak kunjung membuahkan solusi. 

Krisis air di Tanjunguncang ini, semakin membuat masyarakat menderita. Warga benar-benar kecewa dengan sistem pendistribusian air bersih di Batam. 

Krisis air di Tanjunguncang ini, tidak hanya membuat masyarakat sulit memenuhi kebutuhan air harian. Namun juga, sulit saat memandikan jenazah. Sebab pasokan air yang tidak lancar. 

“Jangan untuk memenuhi kebutuhan harian di rumah, untuk memandikan jenazah warga yang meninggal dunia harus membeli air ke luar wilayah Tanjunguncang,” kata Tokoh Masyarakat Tanjunguncang, Nasril. 

Baca Juga: Krisis Air Bersih Berkepanjangan, Warga Tanjunguncang Unjuk Rasa

Tokoh masyarakat hingga perangkat RT/RW telah menyambangi kantor pengelola air di Batamcenter. Namun, janji air akan mengalir lancar, tak kunjung ditepati oleh pengelola air. 

Begitu juga dengan janji untuk menyuplai air, dengan mobil tangki tak terpenuhi sampai saat ini. 

“Sampai sekarang tak ada perubahan. Hanya di Tanjunguncang saja yang begini di Batam ini. Apa Tanjunguncang sudah tak masuk Batam lagi ya,” ujar Nasril.

Nasril mengaku, sudah tidak tahu harus berbuat apa, agar problem pasokan air ini bisa selesai. Ia mengaku, berbagai cara sudah ditempuh, namun tak kunjung membuahkan hasil. 

Baca Juga: Warga Pindah Akibat Mati Air di Tanjunguncang

Sementara itu,  Ketua RT 01 RW 23 Perumahan Central Park Residence, Surya Darma Sitompul mengatakan, pasokan air yang tersendat ini, tidak hanya kawasan Tanjunguncang saja. Tapi, juga di kawasan Batuaji. 

“Sampai kapan seperti ini terus,” ujarnya. 

Banyak warga yang meneteskan air mata dengan persoalan ini. Sebab, protes atau demonstrasi dianggap angin lalu saja oleh pemerintah daerah maupun pengelola air. 

“Nangis ibu-ibu di sini kalau kami bahas masalah air ini. Teringat kembali bagaimana susahnya kami selama ini untuk mendapatkan air. Mau dengan cara apa lagi kami mengadu atau komplain,” ujar Surya. 

Reporter: EUSEBIUS SARA

Gedung Dekranasda Bintan di Teluk Bakau Tak Terawat

0
Gedung Dekranasda Bintan yang ada di kompleks eks MTQ di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang tak terawat pada Selasa (6/6/2023). F.Kiriman Yuli untuk Batam Pos.

batampos – Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bintan di kompleks eks MTQ di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang tak terawat.

“Tidak terawat, rumputnya sudah meninggi, cat dindingnya sudah memudar,” kata seorang warga, Marto.

Tak hanya itu, plapon di dalam toilet gedung Dekranasda sudah ambruk dan banyak sampah. Airnya pun tidak mengalir.

“Mau buang air kecil pun susah, tak ada air,” kata dia.

Selain gedung Dekranasda, bangunan lain di kompleks eks MTQ pun tidak terurus. “Macam mau roboh,” kata dia.

Melihat kondisi ini, dia mengaku prihatin terlebih di komplek itu berkantor dinas yang mempromosikan wisata Bintan.

“Harusnya dimaksimalkan lagi untuk mempromosikan pariwisata Bintan,” kata dia.

Ketua Dekranasda Bintan, Hafizha Rahmadhani mengakui gedung Dekranasda yang ada di komplek eks MTQ di Teluk Bakau tidak terawat.

BACA JUGA:Miris, Taman Kota Seri Kuala Lobam Tak Terawat

“Memang tak terawat, tapi akan dibenahi,” kata dia.

Sebelumnya Dekranasda Bintan berkantor di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Namun dikarenakan tidak lagi memungkinkan untuk menyimpan barang yang ada akhirnya Dekranasda Bintan pindah ke salah satu gedung di kompleks eks MTQ di Teluk Bakau ini.

Dia mengungkapkan alasan memilih salah satu gedung di komplek eks MTQ di Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang sebagai gedung Dekranasda yang baru karena dekat dengan objek wisata.

“Jadi kita bisa promosikan hasil kerajinan tangan dari masyarakat dengan menarik wisatawan untuk singgah ke sini,” kata dia. (*)

reporter: slamet