batampos – Seorang Wanita berinisial RS (22) ditemukan meninggal dunia usia pergi berenang bersama dua rekannya di Pantai Sekilak, Kampung Jabi, Nongsa, Kota Batam, Rabu (24/5/2023).
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Nongsa, Kompol Fian Agung.
“Peristiwa itu terjadi jam 11 siang saat tiga orang remaja pergi berenang di Pantai Sekilak. Sekitar sejam kemudian air laut sudah mulai pasang sehingga korban bersama temannya mulai berenang ke pinggir pantai. Namun pada saat bersamaan korban diketahui tidak bisa berenang dan tenggelam,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, dari keterangan saksi korban mengunjungi Pantai Sekilak bersama rekannya.
“Awalnya mereka berenang di area bibir pantai saat itu kondisi air pantai sedang surut , disaat air pasang korban di ketahui tidak bisa berenang, alhasil rekannya langsung berteriak meminta tolong dan penjaga pantai di lokasi berusaha menyelamatkan korban dengan cara menyelam ke titik tenggelamnya korban,” terangnya.
Upaya menyelamatkan korban tidak berhasil meski sempat diberikan pertolongan pertama. Lalu korban di bawa ke Rumah Sakit Soedarsono untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.
“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS.Sudarsono,” jelasnya.
Kapolsek Nongsa mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya saat bermain di luar rumah.
batampos – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad melepas secara resmi 363 jamaah calon haji (JCH) yang masuk Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Batam, bertempat di Aula Arafah 2 Asrama Haji Kota Batam, Rabu (24/5) dini hari.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (kiri), bersama istri (2 dari kiri) saat melepas jamaah calon haji kloter 1 di Asrama Haji, Batam.
Jamaah calon haji ini terbang melalui Bandara Hang Nadim Batam sekitar jam 08.15 WIB menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines nomor penerbangan SV 5009 menuju Medinah, dan dijadwalkan tiba pada hari yang sama Rabu 24 Mei 2023.
Gubernur Ansar dalam sambutannya mengajak semua jamaah calon haji, untuk terus bersyukur, karena telah terpilih sebagai tamu Allah SWT yang akan melaksakan ibadah rukun Islam kelima tahun ini.
“Tidak semua dari kita yang dipanggil Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji. Karenanya patut bapak dan ibu semua syukuri karena bisa melaksanakan ibadah yang senantiasa diimpikan setiap umat muslim,” katanya.
Gubernur Ansar juga berpesan kepada semua jamaah calon haji, untuk senantiasa menjaga diri dengan baik. Mengikuti setiap rangkaian ibadah demi ibadah yang diarahkan oleh masing masing pimpinan kelompok atau mutowifnya.
“Dengan demikian semua akan bisa mengikuti setiap rangkaian kegiatan ibadah dengan baik dan khusuk nantinya, “pesan Gubernur Ansar.
Masih kata Gubernur Ansar, selama menjalankan ibadah haji, Ansar juga berharap kepada semua jamaah calon haji untuk bisa menjaga sikap dan menunjukan prilaku yang baik. Mengingat jiat datang semata-mata untuk beribadah, serta mengharapkan pahala dari-Nya.
“Akhirnya atas nama Pemerintah Provinsi Kepri dan juga pribadi, saya mengucapkan selamat melakasanakan ibadah haji, semoga semuanya dilancarkan oleh Allah SWT, dan bapak dan ibu semua bisa kembali ke tanah air dengan selamat, dan menjadi haji yang mabrur, ” doanya.
Seperti diketahui, sebanyak 363 jamaah calon haji yang masuk kloter pertama kali ini semua berasal dari Provinsi Kepri. Dimana mereka berasal dari Kabupaten Natuna sebanyak 101 orang, Kabupaten Anambas 48 orang, Kabupaten Lingga 41 orang, Kota Batam 24 orang dan Kabupaten Karimun sebanyak 149 orang.
Selain jamaah calon haji, turut serta dalam rombongan kloter pertama Embarkasi Batam kali ini, 3 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), dan 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).
Untuk musim haji tahun ini, Embarkasi Batam akan memberangkatkan sebanyak 11.926 orang. Mereka berasal dari empat provinsi. Masing -masing Provinsi Kepri sebanyak 1.291 orang, Provinsi Riau sebanyak 5.047 orang, Provinsi Jambi sebayak 2.909 orang, dan Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 2.519 orang. (*)
Karyawan Kawasan PT Bandar Abadi Shipyard mengevakuasi anak tenggelam saat memancing di Tanjunguncang. F Polsek Batu Aji untuk batampos.
batampos – Enam orang anak tenggelam di Tanjunguncang, akibat disenggol kapal saat memancing di sekitar perairan kawasan PT Bandar Abadi Shipyard, Rabu (24/5).
Keenam anak ini memancing menggunakan perahu kecil. Lalu, ada kapal besar yang lewat dan menyenggol perahu yang dinaiki keenam anak tersebut.
“Saat perahu kecil anak-anak itu tenggelam, mereka teriak minta tolong,” kata saksi mata di lokasi, Suwadi.
Ia mengatakan, dari 6 orang anak, 4 orang dapat diselamatkan. Namun, dari 4 orang yang berhasil diselamatkan, satu orang dalam kondisi kritis.
Karyawan Kawasan PT Bandar Abadi Shipyard mengevakuasi anak tenggelam saat memancing di Tanjunguncang. F Polsek Batu Aji untuk batampos.
batampos – Enam orang anak tenggelam di Tanjunguncang, akibat disenggol kapal saat memancing di sekitar perairan kawasan PT Bandar Abadi Shipyard, Rabu (24/5).
Keenam anak ini memancing menggunakan perahu kecil. Lalu, ada kapal besar yang lewat dan menyenggol perahu yang dinaiki keenam anak tersebut.
“Saat perahu kecil anak-anak itu tenggelam, mereka teriak minta tolong,” kata saksi mata di lokasi, Suwadi.
Ia mengatakan, dari 6 orang anak, 4 orang dapat diselamatkan. Namun, dari 4 orang yang berhasil diselamatkan, satu orang dalam kondisi kritis.
Foto bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Ketua Koperasi Marin Agri Sejahtera, Imam Kadarisman dan CEO VCPlus Limited, Clarence Chong di Kampung Keter Tengah, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada Selasa (23/5/2023). F.Kiriman Imam Kadarisman untuk Batam Pos.
batampos– Koperasi Marin Agri Sejahtera menjalin kerja sama dengan investor asal Singapura, VCPlus Limited diawali dalam ketersediaan bibit untuk mengoptimalkan sumber daya alam terutama di sektor budidaya dan pengembangan ekosistem.
Kerja sama ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Ketua Koperasi Marin Agri Sejahtera, Imam Kadarisman dan CEO VCPlus Limited, Clarence Chong di Kampung Keter Tengah, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada Selasa (23/5/2023).
Ketua Koperasi Marin Agri Sejahtera, Imam Kadarisman menyampaikan, Koperasi Marin Agri Sejahtera sebagai koperasi organik yang sudah memiliki pondasi budidaya dan pengembangan ekosistem.
Untuk itu, dia merasa perlu untuk mengembangkan kegiatan budidaya pada skala industri yang lebih besar dengan menggandeng mitra pengembangan di bidang ketersediaan bibit agar produk budidaya menjadi sustainable.
Mitra yang dipilih adalah VCPlus Limited yang berbasis di Singapura.
Dalam kerja sama ini, dia menjelaskan, VCPlus Limited akan menyediakan teknologi, akses marketplace kepada pasar global, menjamin keberlanjutan hasil produksi budidaya perikanan, akses pada modal kapital dan manajemen pengelolaan bisnis untuk mendapatkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi anggota koperasi.
Sementara CEO VCPlus Limited, Clarence Chong menyampaikan, kehadiran VCPlus Limited sebagai perusahaan yang berbasis di Singapura untuk memastikan pertumbuhan produksi perikanan budidaya dari koperasi dengan menghadirkan teknologi yang tepat dan applicable.
Koperasi Marin Agri Sejahtera sendiri saat ini mengelola area di Keter Tengah dengan mengadakan budidaya hulu ke hilir dari pendederan, pembesaran untuk siklus panen jenis bawal, kakap dan kerapu sepanjang 6 bulan.
Pada tahap awal untuk pilot project pemenuhan kapasitas produksi sejumlah 2 ton per bulan diperlukan biaya sekira Rp 5 miliar, yang akan ditingkatkan menjadi 20 ton secara gradual untuk pemanfaatan ruang laut seluas 5 hektare senilai Rp 100 miliar sehingga cita-cita besar Bintan Fisheries Estate yang mampu melayani kebutuhan pasar baik lokal, regional maupun internasional akan dapat terwujud.
“Saya berharap kita akan terus meningkatkan kerja sama dan koordinasi antarkelembagaan baik pemerintahan daerah maupun pusat, VCPlus, pihak swasta, para pelaku usaha dan stakeholder lainnya agar tercipta hubungan baik dan saling sinergis satu sama lain,” ungkap Imam.
Lebih jauh Imam juga menjelaskan bahwa kegiatan budidaya ini harus didukung oleh ekosistem yang baik, antara lain terciptanya pendirian pabrik pakan, pabrik keramba jaring apung, manajemen logistik, pelatihan SDM, serta dukungan konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal berupa terbentuknya rantai pasok berupa tersedia nya sdm Handal tersertifikasi dan kelompok masyarakat yang tetap berkegiatan di kawasan budidaya, terhubungnya ekosistem dari hulu sampai hilir.
Oleh karena itu broodstock center, nursery, pabrik pakan, pabrik keramba jaring apung, prosesing unit dan jasa lainnya harus tersedia di kawasan tersebut. Ini akan dilakukan dalam bentuk rencana jangka menengah dan jangka panjang.
Selama ini, Koperasi Marin Agri Sejahtera mendapatkan pembinaan dari beberapa pihak, antara lain dari Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, Balai Besar Perikanan Budidaya Batam, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Perikanan Kabupaten Bintan dan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan.
Kehadiran pemerintah pusat dan daerah juga berperan penting dalam membuat kebijakan budidaya dan kebijakan investasi di bidang perikanan.
Bintan Fisheries Estate memerlukan lahan hingga 50 hektare sebagai wilayah ekosistem budidaya. Target produksi akan terus ditingkatkan hingga 60 ton per bulan. Tentunya dengan target yang lebih besar akan diperlukan nilai investasi yang lebih besar pula.
Nilai investasi inilah yang akan disupport secara penuh oleh VCPlus Limited.
Untuk menuju skala industri, maka diperlukan pertumbuhan secara kualitatif dan kuantitatif.
Pertumbuhan ini akan menciptakan nilai tambah dan daya saing, yang pada akhirnya akan membawa manfaat berupa peningkatan pendapatan, kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup bagi anggota koperasi dan masyarakat sekitar kepri. (*)
Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar memaparkan berbagai peluang investasi di Kota Solok. F istimewa.
batampos – Sumatera Barat memiliki potensi yang besar dalam dunia investasi, termasuk Kota Solok. Di kota penghasil beras ini, ada beberapa peluang investasi.
Berdasarkan pemaparan dari Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar, ada potensi dan peluang investasi di kawasan Pulau Belibis dan Taman Pramuka.
“Pulau Belibis berjarak 3 kilometer dari pusat Kota Solok,” kata Zul Elfian Umar di kegiatan West Sumatera Investment Forum 2023 di Harris Hotel Batam, Senin (22/5).
Ia mengatakan, Pulau Belibis adalah kawasan wisata yang memiliki keunikan. Pulau Belibis adalah gabungan dari pesona keindahan alam serta fasilitas rekreasi.
Fasilitas yang tersedia di Pulau Belibis mulai dari untuk kegiatan outbound, taman bermain anak serta kawasan kemping.
Tentunya, lokasi ini cocok untuk liburan keluarga atau perorangan.
Pulau Belibis berada di area perbukitan dan berdekatan dengan beberapa lokasi lainnya, serta gampang diakses dari berbagai daerah lainnya di Sumatera Barat.
Pengembangan Pulau Belibis ke depannya menyesuaikan dengan kebutuhan pariwisata.
Pengembangannya, kata Zul, akan terencana, terpadu, tepat guna, efisien dan berkesinambungan.
Ada berbagai konsep di Pulau Belibis, program edukasi, program rekreasi dan program konservasi.
Selain Pulau Belibis, ada berbagai wahana atau lokasi wisata di Kota Solok. Mulai dari Danau Kembar, area kebun teh dan kawasan seribu rumah gadang.
Sebagai tambahan informasi, Kota Solok memiliki luas 57,64 kilometer persegi, atau 0,14 persen dari luas Provinsi Sumatera Barat.
Kota Solok adalah daerah yang beriklim tropis, dengan rata-rata curah hujan 215 milimeter per tahun. Jumlah hari hujannya mencapai 202 hari per tahunnya.
Secara administratif Kota Solok terbagi dalam 2 kecamatan dan 13 kelurahan. Jumlah penduduk Kota Solok, 75.850 jiwa.
Penduduk usia produktifnya rata-rata bekerja di sektor perdagangan 41 persen, jasa 30 persen dan pertanian 6 persen.
Kota Solok memiliki 6 hotel dan 22 homestay. Sehingga, sanggup menampung ratusan hingga ribuan turis. (*)
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji Embarkasi Batam saat berada di Asrama Haji Batam, Senin (22/5/2023). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Tujuh jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Batam yang masuk dalam kloter pertama gagal berangkat menuju tanah suci.
Pembatalan keberangkatan JCH ini dilakukan usai tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan tahap akhir di Asrama Haji, saat JCH akan diberangkatkan.
“Di asrama ini ada tim medis. Jadi setelah dilakukan pemeriksaan tahap akhir. Tim medis memutuskan JCH menunda keberangkatan, usai melakukan pemeriksaan akhir,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kepri, Mahbub Daryanto saat dijumpai, Rabu (24/5).
Mahbub mengungkapkan, para jemaah itu batal berangkat karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
Tujuh jemaah yang batal itu terdiri dari empat jemaah asal Natuna, satu asal Lingga, dan dua asal Karimun.
Ia menjelaskan, dua dari empat jemaah asal Natuna itu adalah pasangan suami istri. Mereka batal berangkat karena istri sedang dalam kondisi hamil dan tidak memungkinkan untuk berangkat.
“Sehingga mereka berdua memutuskan mundur sebagai JCH tahun ini, dan melakukan permohonan untuk masuk dalam kuota haji tahun depan,” jelasnya.
Sedangkan lima jemaah lainnya dalam kondisi sakit. Akan tetapi, beberapa di antaranya masih dalam pantauan tim medis.
Tim medis memantau perkembangan kesehatan kelima jemaah ini. Ia menyebutkan dua JCH mengalami gangguan sesak nafas. Saat ini JCH sudah dirujuk ke rumah sakit di Batam, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Kalau memang kondisinya memungkinkan, kloter berikutnya kita berangkatkan. Yang dipastikan tidak berangkat itu 7 orang,” ucap Mahbud.
Berdasarkan data yang diterima dari PPIH total JCH yang berangkat 363, sebanyak 7 orang gagal berangkat dengan rincian lima sakit dan menunggu kesehatan membaik, sedangkan dua orang (suami dan istri) batal karena kondisi hamil.
Sementara itu, JCH kloter kedua mulai masuk asrama hari ini. Ia menjelaskan, kloter kedua itu terdiri dari JCH asal Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan sebagian jemaah asal Kota Batam.
Sebanyak 279,2 kilogram barang bukti narkoba senilai Rp 409 M di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (24/5) (Royyan/JawaPos.com)
batampos – Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan 279,2 kilogram barang bukti narkoba hasil sitaan dari para pengedar. Dalam bentuk uang, barang bukti narkoba itu senilai sekitar Rp 409 miliar.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan, narkoba yang dimusnahkan tersebut berjenis sabu dan ganja yang didapatkan sejak Februari-Mei 2023. Adapun tersangka yang bertanggung jawab atas hal itu adalah G, RE, SSP, RA, MS, dan SDJ.
“Dalam tempo kurang lebih tiga bulan kami dari Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil melakukan pengungkapan lima kasus yang barang buktinya akan kami musnahkan pada hari ini,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (24/5).
Pada kasus pertama, ia mengatakan pengungkapan dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam dengan barang bukti 266 kilogram sabu. Pengungkapan kasus kedua di Samarinda, Kalimantan Timur dengan sabu seberat 2 kilogram.
“Ini hasil pengembangan pengungkapan awal dengan barang bukti 2 paket teh cina. Dua paket sabu yang dikemas di dalam teh cina merek Guanyingwang yang berisi sabu dengan berat 2 kg,” jelas Syahduddi.
Pada kasus ketiga, ia mengatakan barang bukti sabu seberat 3,6 kilogram diamankan dari Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sedangkan kasus kelima 950 gram sabu diamankan dari Kabupaten Bogor, dan kasus kelima diamankan 2,2 kilogram ganja dari Pulo Gadung, Jakarta Timur.
“Adapun barang bukti yang berhasil kami ungkap dan akan kita musnahkan pada hari ini untuk narkotika jenis sabu seberat 272 kilogram, sedangkan untuk ganja seberat 2,2 kilogram,” ungkapnya.
Atas perbuata para tersangka, enam orang tersebut dikenakan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 111 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat lima tahun dan maksimal hukuman mati,” pungkas Syahduddi. (*)
batampos – Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan) Bambang menargetkan Pelabuhan Batu Ampar Kota Batam menjadi Zona Hijau Penerapan Stranas PK tahun 2023. Hal tersebut disampaikan Kabarantan saat menyaksikan penandatanganan SOP Bersama Pabean Karantina Terhadap Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar, Rabu (24/5).
Foto Humas untuk Batam Pos Penandatanganan SOP Bersama Pabean Karantina Terhadap Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar, Rabu (24/5).
“Dari 14 lokus pelabuhan yang dinilai Stranas PK di tahun 2022 kemarin Batam masih berada pada penilaian merah tapi saya yakin dengan adanya penandatangan SOP Bersama hari ini, Pelabuhan Batu Ampar dapat segera menyusul mendapatkan penilaian sebagai zona hijau,” kata Bambang, di Batam, Rabu (24/5).
Kata Bambang, dibutuhkan semangat dan upaya untuk merealisasikan target Stranas PK karena pada dasarnya pihaknya sedang menerapkan Instruksi Presiden nomot 5 tahun 2020 untuk mewujudkan National Logistic Ecosystem (NLE).
“ini upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah dan bebas korupsi,” ungkapnya.
Menurut Bambang, meskipun Batam adalah wilayah yang unik dengan otoritas khususnya sebagai wilayah Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas, peran karantina dalam melakukan prosedur pemeriksaan sebagai penjaminan keamanan dan kesehatan komoditas pertanian yang masuk wilayah Kepri tidak boleh dilewatkan. Harus dilaksanakan dengan baik demi menjaga kelestarian sumber daya alam Indonesia.
“Dengan penerapan pemeriksaan bersama melalui SSmQC, seluruh proses pemeriksan Karantina Pertanian, Karantina Ikan dan Bea Cukai akan dilakukan di border dan setiap pergerakan barang juga akan terpantau secara online, semua proses akan menjadi efektif dan efisien bagi para pelaku usaha,” terangnya.
Sementara itu Kepala KSOP Khusus Batam, Takwim Masuku mengatakan, ada tiga catatan dari Tim Stranas PK terhadapa pelabuhan Batu Ampar agar bisa berstatus hijau.
Pertama adalah penerapan SSm QC, Kedua manajemen BP Batam selaku regulator dan operator di kawasan pelabuhan Batu Ampar serta proses trucking yang harus diperbaiki.
Pelabuhan Batu Ampar menjadi salah satu pintu masuk utama komoditas perdagangan termasuk komoditas pertanian untuk kepulauan Kepri.
Kepala Balai Karantina Kelas I Batam, Iyus Hidayat menjelaskan berdasarkan data IQFast frekuensi lalulintas pemasukan komoditas pertanian periode Januari – Mei 2023 terjadi sebanyak 487 kali dengan volume mencapai 940,230 ton. Sementara frekuensi ekspor mencapai 591 kali dengan total 59,145 ton senilai Rp.1,828 triliun.
“Dengan kerjasama dan kolaborasi yang baik antara seluruh instansi terkait di kawasan pelabuhan diharapkan target tahun 2023 untuk penerapan SSm QC impor di 32 pelabuhan dan 6 bandara kita juga SSm QC ekspor dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya. (*)
TANJUNGPINANG (BP) – Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah (Lanud RHF) Tanjungpinang, menggelar sosialisasi pilot drone di Mako Lanud Tanjungpinang, Rabu (24/5). Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Kolonel Pnb Agung Sasongkojati didampingi Danlanud RHF Kolonel Nav Arief Budiman, mengatakan pesawat tanpa atau drone harus terbang sesuai regulasi dan ketentuan Undang-Undang Penerbangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2018.
Foto: Yusnadi Naza / Batam Pos Kepala dinas Penerangan Angkatan Udara Kolonel Pnb Agung Sasongkojati (kiri) didampingi Danlanud RHF Kolonel Nav Arief Budiman menjelaskan ketentuan penerbangan pesawat tanpa awak atau drone.
Agung menjelaskan pengoperasian pesawat tanpa awak pada ruang udara yang dilayani meliputi Controlled Airspace, memiliki persetujuan Direktur Jenderal.
Kemudian Uncontrolled Airspace dengan ketentuan pengoperasian pada ketinggian 120 meter dari permukaan tanah tanpa persetujuan Direktur Jenderal. Selanjutnya pengoperasian di atas ketinggian 120 meter harus dengan persetujuan Direktur Jenderal.
“Drone boleh terbang tanpa izin di Ruang Udara yang tidak dikendalikan,” sebut Agung.
Kemudian pengoperasian pada kawasan udara terlarang dan terbatas, harus memiliki izin dari instansi berwenang pada kawasan tersebut.
Selain itu, pengoperasian pesawat tanpa awak yang digunakan untuk keperluan hobi dan rekreasi wajib memenuhi ketentuan Civil Aviation Safety Regulation (CASR).
Selanjutnya, jika pesawat tanpa awak yang beroperasi dan melakukan pelanggaran izin dan ketentuan, maka terdapat sanksi pidana dan administratif.
“Sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sanksi administratif berupa pencabutan persetujuan dan masuk daftar hitam (blacklist),” jelas Kolonel Agung. (*)