Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5442

Ini Upaya SPAM Batam Atasi Krisis Air di Tanjunguncang

0
Krisis Air Dalil Harahap 5 scaled e1686219351325
Warga saat menampung air dari mobil tanki yang dipasok Spam Batam di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (30/5).. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) berupaya mengatasi krisis air di Tanjunguncang. Krisis air di wilayah ini sudah terjadi selama beberapa pekan ini.

Masyarakat Tanjunguncang pun berkali-kali mengeluhkan pasokan air yang tidak lancar. Masyarakat sudah melakukan aksi, mulai dari pasang papan bunga hingga demo.

Tapi, permasalahan air di Tanjunguncang tak kunjung menemukan titik solusi. Namun, usai pertemuan dengan perangkat RT dan RW serta tokoh masyarakat di Tanjunguncang, SPAM Batam mengambil langkah cepat, dalam mengatasi persoalan distribusi air.

Baca Juga: Dishub Batam Uji Coba Parkir di 100 Lokasi

Salah satu langkah yang diambil adalah, memaksimalkan sumber air baku di dekat perusahaan Batamec. SPAM Batam akan mengambil sampel air baku, untuk dibawa ke laboratorium.

Apakah air baku itu layak atau tidak, untuk digunakan oleh masyarakat. “Insya allah Kamis (8/6/2023) ini akan keluar hasil laboratoriumnya. Saya berharap, itu bisa digunakan,” kata Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano.

Apabila air baku di dekat PT Batamec bisa digunakan. Denny berharap, dapat membantu pasokan air wilayah Tanjunguncang.

Nantinya, jika bisa digunakan air baku di tempat itu, SPAM Batam akan memanggil pengelola PT Batamec.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias, Hadiahnya Rp36 Juta

Denny mengatakan, penggunaan sumber air baku di Batamec, setelah tim teknis dari Badan Usaha SPAM BP Batam melakukan pengkajian.

Problem air di Tanjunguncang, kata Denny akibat dari instalasi Pengolahan Air (IPA) Mukakuning, tidak dapat menjangkau hingga Tanjung Uncang.

Oleh karena itu diperlukan suntikan air dari Tanjung Uncang agar, persoalan distribusi air ini dapat teratasi.

“Kami menargetkan tiga bulan kedepan. Kami akan selesaikan Tanjunguncang, kemudian Patam, Tanjung Riau, Tiban sekitarnya itu selesai,” ujarnya. (*)

 

Reporter: FISKA JUANDA

PKP Peduli Donor Darah Kembali Digelar, Berhasil Kumpulkan 174 Kantong Darah untuk Masyarakat yang Membutuhkan

0
pkp
Kegiatan donor darah yang digelar PT PKP di Mega Mall. Dari kegiatan sosial itu, berhasil terkumpul 174 kantong darah.. Foto: PT PKP untuk Batam Pos

batampos – Developer properti terkemuka Kota Batam PT. Putera Karyasindo Prakarsa atau PKP kembali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah bersama PMI Kota Batam melalui kegiatan PKP Peduli.

Kegiatan yang dulunya rutin diadakan PKP setiap dua setengah bulan ini sempat terhenti karna pandemi Covid 19. Donor darah dilaksanakan pada Sabtu (10/6/2023) di Atrium Barat Mega Mall Batam Center.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB dan melayani 265 calon pendonor. Dari kegiatan sosial itu, berhasil terkumpul 174 kantong darah.

Baca Juga: Promo PKP BIG SALE, Perumahan King Selebriti 2 Berikan Promo Besar-Besaran Tanpa Syarat

Manager Promosi dan CSR PKP, Rio Naldi, mengatakan, berharap darah yang terkumpul tersebut dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan darah PMI Batam.

“PKP mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi atas partisipasi para pendonor yang telah datang, antre dan sudi menyumbangkan darahnya untuk kebutuhan kemanusiaan dan terpenuhuninya kebutuhan stok darah Kota Batam,” ujarnya.

Baca Juga: Pameran PKP EXPO Berakhir, Konsumen Perumahan Himalaya Menangkan Undian Rp50 Juta

PKP lanjutnya, juga berterima kasih kepada Tim dari PMI Kota Batam.

“Dari pihak PMI hadir 10 orang yang ikut mensukseskan acara donor kali ini, mulai dari Dokter, tim medis / perawat dan tim administrasi lainnya”, tutup Rio Naldi.

Sebagian besar dari pendonor adalah mereka yang sudah sering berpartisipasi rutin dalam kegiatan PKP Peduli yang sudah berlangsung selama 11 tahun.(*)

Bantah Ada Bunker Narkoba di Kampus, Rektorat UNM Makassar: Yang Benar Brankas Kecil yang Ditanam di Ruangan

0
Suasana salah satu ruangan dipasangi garis polisi usai polisi menemukan brankas diduga berisi narkoba di kampus UNM Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA)

batampos – Pihak Rektorat Universitas Negeri Makassar (UNM) membantah adanya dugaan bunker narkoba yang dikabarkan berada di kampus UNM wilayah Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan. Ihwal adanya hal ini dikatakan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNM Prof Andi Muhammad Idkhan.

“Ada pemberitaan yang menyatakan terdapat semacam bunker di dalam kampus. Setelah saya melihat di lokasi, ternyata yang dimaksud bunker itu adalah tidak benar,” ujar Muhammad Idkhan kepada wartawan di kampus setempat, dikutip dari Antara Sabtu (10/6).

Menurut Idhkhan, yang ditemukan pihak kepolisian bukan bunker melainkan brankas kecil yang ditanam pada salah satu ruangan, di ruang sekretariat mahasiswa yang tidak pernah digunakan sejak masa pandemi COVID-19, sehingga tidak terurus.

“Yang benar itu adalah brangkas kecil yang berada di bawah lantai. Sebenarnya kita juga keberatan kalau dikatakan bunker, karena pengertian bunker itu adalah bisa sebesar apa. Ternyata setelah kita lihat dari di lokasi itu, hanya semacam brangkas. ukurannya, sekitar 40×40 centimeter,” ungkap Idkhan.

Saat ditanyakan berapa kedalaman brankas itu ditanam dan apa isinya, kata dia, tidak sempat melihat. Namun demikian katanya, brankas memang di tanam di ruangan itu di bawah ubin.

“Kalau kedalamannya, saya tidak sempat lihat bagaimana. Tapi semacam brangkas di situ. Tapi memang ditanam. Isinya, saya belum dapat informasi terkait apa yang ada di dalamnya itu,” ujarnya kepada awal media.

Meski demikian, pihak kampus memberikan kewenangan sepenuhnya kepada aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut, serta menangkap oknum pelakunya diduga mencemarkan nama kampus. Ia pun memberikan apresiasi kepada polisi membongkar adanya peredaran di kampus.

“Kami mengapresiasi langkah kepolisian yang melakukan suatu hal yang luar biasa ini,” kata mantan Ketua Jurusan Teknik Mesin ini menambahkan.

Secara terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi I Komang Suartana, menjelaskan bahwa temuan adanya bunker diduga menyimpan narkoba adalah bukan bunker melainkan hanya safety box atau brankas yang ditanam dan simpan di salah satu ruangan kampus Fakultas Bahasa dan Sastra di Parangtambung.

“Itu kan bukan bunker, itu hanya konotasi (bahasa) saja. Itu kan ditanam, dengan menggunakan safety box, di atas ada barang di dalam kamar,” kata Kombes Pol I Komang saat dikonfirmasi wartawan.

Saat ditanyakan Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan telah menyegel ruangan tempat brankas itu ditemukan, selanjutnya dipasangi garis polisi , dan apa saja barang yang diamankan, kata dia, belum ada informasi soal itu.

“Sudah digaris polisi. Saya belum dapat informasi (isi brankas) Masih di cek, bisa ke Pak Dir (Narkoba) saja,” kata Mantan Kabid Humas Nusa Tenggara Barat ini.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Sulsel mengungkap ada temuan bunker penyimpanan narkoba pada salah satu kampus ternama di wilayah Kota Makassar.

“Bunkernya ada brankas untuk penyimpanan barang bukti dan transaksi narkoba. Penelusuran terakhir, sebenarnya sudah masuk tiga kilogram di situ dan sudah beredar cukup lama,” ungkap Diresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan saat rilis kasus narkoba disertai tersangka di Mapolda Sulsel, Makassar, Kamis, 8 Juni 2022. (*)

Reporter: JP Group

25 Sekolah di Batam Kelebihan Pendaftar, Ini Sekolah yang Sepi Pendaftar

0
PPDB 1 F Cecep Mulyana scaled e1685887364205
Ilustrasi: Panitia PPDB SD 010 Batamkota saat melakukan verifikasi pendataran PPDB online, (3/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Hari terakhir pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD, sejumlah sekolah di Batam mulai kelebihan pendaftar. Sebab, banyak dari orangtua yang memaksakan anak untuk mendaftar di sekolah tertentu, yang jauh dari tempat tinggal.

Pelaksana Harian Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Nila Desmin mengatakan pendaftaran ditutup tadi malam pukul 23.59 WIB. Saat ini panitia PPDB di sekolah masih melakukan verifikasi berkas yang masuk.

“Hari terakhir. Kalau melihat traffic sudah mulai berkurang yang mendaftar di hari terkahir ini. Karena PPDB dibuka selama lima hari sejak tanggal 6-10 Juni ini,” kata dia, Sabtu (10/6).

Baca Juga: 8.841 Siswa Daftar PPDB SD, Masih Banyak Orangtua Lupa Password dan Titik Koordinat

Nila menjelaskan berdasarkan hasil pendaftaran sementara, sebanyak 25 sekolah sudah kelebihan pendaftar. Sehingga melebihi rencana daya tampung (RDT). Selain kepadatan jumlah penduduk, salah satu faktor lain yang juga mempengaruhi sekolah tertentu ramai pendaftar adalah penilaian orangtua terhadap sekolah tujuan.

“Pertimbangan mereka SD A kurang bagus, padahal dekat dari rumah. Malah orangtua memaksa mendaftar di SD B hanya karena popularitas sekolah yang dinilai bagus, atau predikat sekolah unggulan. Padahal semua sekolah sama statusnya sekarang. Sudah tidak ada lagi sekolah unggulan,” jelasnya.

Kendati demikian tidak semua sekolah penuh. Masih banyak sekolah yang masih kurang atau sepi pendaftar. Seperti sekolah yang ada di Sekupang masih aman seperti SDN 013, SDN 005, begitu juga dengan wilayah lainnya.

“Ada juga yang belum memenuhi RDT yang disediakan. Tidak merata memang penyebaran pendaftar. Faktornya karena orangtua punya penilaian sendiri terhadap sekolah yang akan dituju untuk mendaftarkan anaknya,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemko Batam Kembali Usulkan Penerimaan CPNS dan PPPK

Nila menjelaskan, persoalan lainnya adalah orangtua memaksakan mendaftar meskipun usia anak tidak memenuhi syarat. Misalnya, banyak yang mendaftar anaknya usia 6 tahun 2 bulan, 6 tahun 4 bulan. Padahal jelas dalam ketentuan minimal itu 6 tahun 9 bulan.

“Untuk SD negeri tetap memprioritaskan usia 7 tahun untuk lolos, dan diterima. Tahun ini kami menerima berkas anak usia 11 tahun baru mendaftar di SD. Jadi nanti akan dirunut oleh panitia. Selain usia, juga dilihat jarak rumah ke sekolah,” bebernya.

Di hari terakhir ini, panitia juga akan membantu orangtua yang sempat tertolak saat melakukan pendaftaran. Beberapa berkas memang ada yang ditolak, karena masuk di luar jalur pendaftaran.

“Misalnya orangtua yang daftar zonasi saat jalur afirmasi dibuka pekan lalu. Jadi yang tertolak ini lagi kami coba selesaikan. Intinya semua bisa daftar, dan berkas diterima. Untuk tahap seleksi nanti itu urusan selanjutnya, karena pantia akan seleksi berdasarkan syarat dan ketentuan yang sudah ada,” papar Nila.

Baca Juga: Pajak Alat Berat Kembali Diberlakukan, UPT Samsat Batuaji Lakukan Pendataan ke Perusahaan

Berdasarkan data total rencana daya tampung SD negeri tahun 2023 mencapai 14.228 dengan jumlah 396 rombongan belajar (rombel). Sebanyak 1.836 merupakan kuota afirmasi atau tidak mampu. Sedangkan 12.392 merupakan kuota untuk jalur zonasi, dan perpindahan orangtua.

Selanjutnya, pihak sekolah akan melakukan verifikasi berkas, dan seleksi penerimaan peserta didik baru. Disdik akan mengumumkan hasil seleksi 13 Juni mendatang secara daring, dan luring di pajang pengumuman sekolah. Bagi siswa yang diterima, wajib melakukan pendaftaran ulang tanggal 14-16 Juni 2023.

Selanjutnya Disdik Batam akan membuka penerimaan untuk jenjang pendidikan SMPN. Pendaftaran jalur afirmasi akan dibuka mulai tanggal 12-14 Juni 2023. (*)

Reporter: YULITAVIA

ASNUR, Pemilik Aksesori Muslim Reni Asman

0
F 2 Wirausaha Asnur Pemilik Aksesori Muslim Reni Asman F Suprizal Tanjung 8
Asnur di kios Aksesori Muslim Reni Asman, di Jodoh, Jumat (2/6/2023). F Suprizal Tanjung

Dipercaya Pengusaha Bukittinggi

Ingin mendapatkan aneka aksesori muslim? Datang saja ke kios Aksesori Muslim Reni Asman, nomor 18 E samping kantor pos Babinsa Jodoh.  Di kios ini tersedia aneka aksesori muslim dengan harga relatif murah dibandingkan dengan barang yang sama dijual di mal atau toko.

BACA JUGA: Dewi Asriani, Pemilik Zahran Cake

”Meskipun di kios. Barang yang saya jual dari merek-merek berkelas. Merek mahal. Dan itu barang asli,” papar Pemilik Aksesori Muslim Reni Asman, Asnur, Jumat (2/6/2023).

BACA JUGA: Indra Hidayat, Pemilik Warung Prasmanan Mama Kembar

Barang-barang yang dijual di sini papar Asnur, mulai dari sajadah, tasbih, kopiah, Alquran ukuran kecil,  sedang dan besar.

BACA JUGA: Sayidina Ali, Pemilik Ketupat Lontong Salero Sutan

Di samping aksesoris muslim sebut Asnur. Dia juga menjual pakaian anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama  (SMP). Dari sekolah. Beberapa jenis celana dan lainnya.

BACA JUGA: WANDI, Pemilik Barber Shop Three Brother

Asnur yang datang ke Batam tahun 2004 lalu itu mengakui. Pelangganya sangat beragam. Biasanya mereka adalah orang-orang yang lewat di depan kiosnya. Kadang ada juga pelanggan yang sengaja datang ke kiosnya untuk mendapatkan berbagai aksesori yang dijualnya.

Dalam berusaha, wanita asal Bukittinggi ini menerapkan sistem senang sama senang. Tidak memberatkan pelanggan. Misalnya ada pelanggan membeli kopiah. Ketika tiba di rumah. Kopiah tadi tidak cocok ukuran di kepala. Pelanggan bisa datang lagi mengganti dengan kopiah dengan ukurang lain yang cocok. Namun hanya bisa menukar barang. Tidak  membatalkan pembelian. Jadi. Pelanggan tidak perlu khawatir akan rugi bila salah beli barang di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Ibu delapan anak ini melanjutkan, sebelum berusaha menjual aksesori muslim ini, dia dulu berdagang kerupuk di muka Jodoh Center, Jodoh, Batam tahun 2005-2006. Lewat satu komunikasi, ada pengusaha dari Bukittinggi yang memberikan piutang pakaian muslim. Artinya. Pengusaha tadi memberikan barang-barangnya dijual oleh Asnur. Jual saja barang itu. Untungnya ambil lebih besar oleh Asnur. Modal dan sedikit keuntungan kembalikan kepada pengusaha Bukittinggi tadi.

Asnur pun kemudian menyewa gerobak dan mulai menjual pakaian tadi. Lama-lama.  Usahanya ini mulai berkembang. Dari utang hanya beberapa juta rupiah juga saja. Kini sudah mencapai Rp 50  juta ke atas. Pengusaha yang membantu Asnur bukan lagi dari Bukittinggi. Tapi sudah ada bantuan barang dari pengusaha asal Jakarta.

Bagaimana cara mendapatkan bantuan utang berupa pakaian, aneka aksesori muslim tadi? Kuncinya hanya satu.

”Jujur dan apa adanya. Kita utang barang orang. Ketika sudah ada uang dan bisa membayar utang. Ya bayar. Jangan ditunda,” papar Asnur dalam menjaga kepercayaan orang lain.

Saat  ini, barang-barang dan aksesori di kios Asnur sudah mulai berkurang. Dia belum bisa memesan barang ke Bukitinggi atau ke Jakarta. Alasannya. Kalau memesan barang Rp 5 juta ke bawah kurang enak dengan dua pengusaha tadi. Terlalu sedikit. Setidaknya dia baru memesan barang dan aksesori bila pesanan sudah mencapai lebih dari Rp 50 jutaan. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung

Eks KSAL Ungkap Alasan 1.000 Purn TNI-Polri Dukung Ganjar Jadi Capres 2024

0
Bakal capres Ganjar Pranowo di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/6). ( Ridwan)

batampos – Relawan Gapura Nusantara (RGN) memberikan dukungan politik kepada Ganjar Pranowo maju sebagai Capres 2024. Relawan ini mengatasnamakan 1.000 jenderal purnawirawan TNI-Polri.

Dukungan diberikan karena Ganjar dinilai mampu mempertahankan empat konsensus dasar bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ganjar juga dianggap punya ketegasan dalam melanjutkan program pembangunan yang telah dirintis oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Beliau yang paling tegas. Visi kita itu kan mempertahankan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan hanya Pak Ganjar yang punya ketegasan untuk melakukan itu,” kata Ketua Dewan Pembina RGN Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh yang juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) di Grand Ballroom Kelapa Gading Sport Center, Jakarta Utara, Sabtu (10/6).
Ganjar merespon dukungan itu dengan bangga dan apresiasi tinggu. Dia merasa terharu lantaran banyak purnawirawan yang peduli terhadap konsensus bernegara.
“Semangatnya tadi luar biasa, bagaimana konsensus berbangsa dan bernegara yang empat itu betul-betul dijaga,” kata Ganjar.
Gubernur Jawa Tengah itu mengajak anak muda untuk meniru semangat itu dengan menjaga empat konsensus negara. Sehingga kedaulatan Indonesia bisa dirasakan hingga generasi-generasi mendatang.
“Sehingga kita generasi muda betul-betul punya fondasi yang sangat kuat bagaimana menjaga bangsa, dan negara, kerukunan, perbedaan yang harus kita hormati agar kita bisa mencapai apa yang menjadi cita-cita negara ini,” tuturnya.
Tak lupa, Ganjar juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung hilirisasi industri dan pembangunan yang telah dilakukan Jokowi selama dua periode sebagai Presiden. Lewat dukungan itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan dirasakan masyarakat.
“Soal memanfaatkan infrastruktur yang sudah dimanfaatkan Pak Jokowi, terus bagaimana kita bicara IKN mesti bisa selesai, dan tentu bagaimana ekonomi bisa direcover dengan baik, di mana ekonomi-ekonomi baru mesti kita tumbuhkan dan kembangkan,” jelasnya.
Adapun tokoh-tokoh yang hadir dalam deklarasi itu mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksdya TNI (Purn) Agus Setiaji yang juga Ketua Umum RGN, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, dan mantan Sekretaris Militer Presiden era Megawati Soekarnoputri, Mayor Jenderal TNI (Purn) Tb Hassanudin.
Hadir juga para senior TNI/Polri di antaranya Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Marsekal Madya TNI (Purn) Dede Rusamsi, hingga Laksamana Madya TNI Purn Mudjito.
Selain purnawirawan TNI/Polri, turut hadir Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi S Kamri, pegiat budaya dan sosial, akademisi, kaum milenial, kaum nasionalis, serta perwakilan sejumlah organ relawan. Mereka datang dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Sulawesi Utara, hingga Papua. (*)
Reporter: JP Group

Lisa Yulia SS, Ketua DPD Praktisi Maritim Indonesia (Pramarin) Kepri  

0
F 1 Figur Bu Lisa Yulia Rabu 24 Mei 2023 F Pribadi 6
Lisa Yulia. F Pribadi

Dari Karyawan Biasa, Kini Jadi Pengusaha 

ADA pandangan sebagian masyarakat. Wanita yang baik itu hanya berada di rumah. Mengurus anak. Perlahan-lahan pandangan itu berubah. Wanita yang baik itu adalah  ibu yang sayang kepada anak-anaknya. Istri yang setia kepada suaminya. Sekaligus wanita yang juga aktif dalam berbagai kegiatan. Syukur-syukur bisa menjadi pengusaha.

BACA JUGA: Ns Didi Yunaspi MKep, Wakil Rektor IKMB Batam

Apakah ada? Profil yang saat ini cukup  hangat dibicarakan dalam komunitas wanita  di Kepri adalah Lisa Yulia. Wanita berdarah Minang ini bisa dikatakan memiliki segalanya. Muda, cantik, pintar dan sayang keluarga. Aktif di organisasi dengan menjabat Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Praktisi Maritim Indonesia (Pramarin) Kepri; Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Batam;  anggota Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI); Ketua Komunitas Basiba Sumatera Barat (Sumbar) Provinsi Kepri; dan Bendahara Umum Generasi Muda (Gema) Minang di Batam.

BACA JUGA: Drs Buralimar MSi, Mantan Birokrat Bergabung di PDI-P Kepri

Lisa termasuk wanita sukses di bidang ekononi dengan memperkerjakan ratusan karyawan termasuk crew kapal. Bertemu dan berbisnis dengan pengusaha kemaritiman nasional bahkan internasional. Dia merupakan salah satu inspirasi para wanita yang ingin sukses berkarier dan berusaha. Dia sangat aktif dalam mendukung pergerakan anak muda utuk berwirausaha. Kerap mengisi acara dan berbagai kegiatan lainnya untuk mendorong pemuda untuk berwirausaha sendiri.

BACA JUGA: Sirajudin Nur, Wakil Ketua Komisi IV DRPD Kepri

Bagaimana sejarahnya Lisa bisa menjadi pengusaha? Tentu banyak suka duka dan tantangan. Kepada Redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung dari Batuampar, Jumat (24/5/2023), Lisa menyampaikan awal perjuangannya. Apa yang akan terus dilakukannya guna meningkatkan perekonomian masyarakat Kepri dan nasional.

BACA JUGA: Putra Caesar Odang BBA SE, Ketua PC PPM Kota Batam

Bagaimana sejarahnya Anda medirikan perusahaan?

Terima kasih. Begini. Saya biasa belajar mandiri dan kerja keras. Saya cukup susah sejak kecil. Lahir dari keluarga dengan latar belakang ekonomi menengah. Almarhum ayah bekerja sebagai pedagang tirai bambu, sedangkan ibu sebagai ibu rumah tangga. Saya diasah ayah kalau mau dapat uang harus kerja. Dari SD, tiap pulang sekolah membantu orang tua menjalin tirai bambu sepanjang 2 meter. Ikut ke sawah atau ke ladang. Kehidupan sederhana dan susah saat kecil membuat saya bertekad bekerja keras demi mengangkat perekonomian keluarga. Dari kecil saya bercita-cita menjadi guru, namun takdir membawa saya menjadi seorang pengusaha di dunia pelayaran keagenan kapal di Batam dan Kepri. Alhamdulillah.

Awalnya saya dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) masuk ke Batam tahun 2008. Ketika itu masih gadis. Baru lulus jurusan Bahasa Inggris di Sekolah Tinggi Bahasa Asing Haji Agus Salim Bukittinggi (STBA HAS), Sumatera Barat (Sumbar). Pertama di Batam, saya bekerja sebagai staf di satu perusahaan di Mukakuning sekitar tujuh bulan.

Saat ada informasi lowongan kerja, saya melamar kerja dan diterima di perusahaan pelayaran PT Batam Samudra (Bias Mandiri Group) Batuampar dari tahun 2008 sampai 2019. Sedikit kilas balik kenapa tertarik di bidang pelayaran? Saya senang melihat pelaut. Mereka melalui banyak waktunya di kapal. Menarik.

Awal berkarir di perusahaan pelayaran sebagai staf penagihan kurang lebih empat tahun. Kemudian menjadi Chief Executive Officer (CEO). Tidak mudah menjadi CEO termuda di usia 27 tahun, dengan membawahi ratusan karyawan di enam perusahaan Bias Mandiri Group.

F 3 Figur Bu Lisa Yulia Rabu 24 Mei 2023 F Pribadi 1
Lisa Yulia. F Pribadi

Empat tahun memegang delapan jabatan. Saya menguasai project project oil and gas di Indonesia pada saat itu. Mengerti tentang perizinan atau regulasi yang dibutuhkan setiap kegiatan. Memahami apa yang dibutuhkan owner kapal atau pemilik proyek.

Pada saat itu, walaupun sudah menduduki jabatan tinggi dan gaji besar sebagai CEO di perusahaan Bias Mandiri Group, saya memilih mengambil risiko. Memberanikan diri resign (keluar, red) dari zona nyaman. Kenapa? Meskipun sudah mapan dan punya jabatan tinggi, saya tetap karyawan. Jiwa muda saya tertantang untuk berinovasi dan berkreasi. Saya memutuskan menjadi pengusaha sesuai dengan passion saya yaitu perusahaan keagenan kapal.

Jujur. Saya tidak pernah bermimpi atau  mempersiapkan diri menjadi pengusaha. Loyalitas sangat tinggi kepada perusahaan membuat saya hanya berpikir bagaimana menghasilkan keuntungan dan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Lalu saya mencoba mendirikan perusahaan sendiri. Keputusan mendirikan perusahaan bisa dibilang mendadak, setelah 12 tahun berkarir menjadi CEO di perusahaan pelayaran terbesar di Batam itu.

Menjadi pengusaha biasanya dimulai dari nol. Itu tentu membutuhkan kerja keras dan waktu tidak singkat. Membangun bisnis tak mudah. Risiko gagal kemungkinan besar dapat terjadi. Selain itu dibutuhkan juga visi, misi, dan target dalam meraih hasilnya. Tidak ada hasil instan untuk menjadi pengusaha sukses. Perlu proses panjang. Jatuh bangun. Pengusaha dan calon pengusaha harus berani, serta siap melaluinya.

Kabarnya Anda mendirikan saat Pandemi Covid-19?

Benar. Tepatnya 5 Maret 2020 saya mendirikan PT Pelayaran Kencana Global (PKG). Saat  itu kita berada di masa Pandemi Covid-19. Segala aktivitas dibatasi, tidak boleh berinteraksi, work from home (WFH) dan lainnya. Sebagai orang muda, saya tidak boleh diam. Harus tetap produktif, berinovasi dan kreatif. Saya berupaya merubah mindset. Dengan  memiliki modal jaringan luas (networking), saya tidak kesulitan mendapat pasar karena sebagian besar perusahaan owner kapal atau pemilik proyek sudah tahu dengan cara dan kapasitas kerja saya.

Kerja keagenan kapal itu apa?

Ini bentuk usaha jasa mengurus kepentingan kapal perusahaan angkutan laut asing dan/ atau kapal perusahaan angkutan laut nasional selama berada di Indonesia. Direktur Jendral Perhubungan Laut pada tanggal 6 November 2020 menandatangani Surat Edaran Nomor SE 43 Tahun 2020 yang memuat tentang peningkatan pelayanan jasa pada bidang kepelabuhanan dan kepelautan di masa penanggulanan Covid-19 untuk memberikan fasilitas pergantian awak kapal berbendera asing dan juga pelayanan jasa kepelabuhanan terhadap awak kapal WNI yang akan bekerja di luar negeri. Ada 11 pelabuhan dibolehkan melakukan pergantian awak kapal WNA atau WNI pada kapal berbendera asing termasuk Batam. Kesempatan ini kita manfaatkan sebesar-besarnya agar pemilik kapal luar negeri dan dalam negeri melakukan kegiatan di pelabuhan Batam dengan dengan tetap melaksanakan standar operasional prosedur (SOP) yang ditentukan Satgas Covid-19 pemerintah Indonesia.

Pelayanan jasa apa saja yang diberikan?

Perusahaan pelayaran keagenan bertujuan melayani kebutuhan kapal dan crew pada saat sandar di dermaga atau diperairan hingga berangkat. PT Pelayaran Kencana Global (PKG) mengageni semua jenis kapal, seperti contanier vessel, motor tanker, Cable Ship, AWB, Tug Boat and Barges, Bulk Carrier dan lainnya. Peranan penting agen operasional sangat berpengaruh dalam kelancaran suatu kapal saat berlabuh, sandar, bongkar/ muat,  dan berlayar. Bahkan project mobilisasi. Persiapan pemberitahuan serta pengurusan izin kedatangan dan keberangkatan merupakan tugas utama keagenan sebelum kapal tiba dan sebelum kapal berangkat. Itu dikenal dengan istilah Clearance in and Clearance out. Hubungan baik antar manajemen perusahaan, agen, principal, dan instansi-instansi terkait harus dijalin demi kelancaran agen operasional di lapangan dalam melaksanakan tugasnya.

Proses Clearance in and Clearance out sebuah kapal harus didukung dengan surat pemberitahuan kedatangan dan keberangkatan kapal, dokumen utama dan dokumen pendukung lainnya untuk mempermudah pengurusan izin masuk dan keluar kapal ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan ( KSOP ), Bea Cukai, Imigrasi, Karantina dan BP Batam. Pelayanan jasa keagenan, salah satunya, berperan penting dalam kelancaran kegiatan kapal di pelabuhan atau di perairan. Bahkan dalam memenuhi semua permintaan owner kapal dalam melayani kebutuhan crew kapal itu sendiri.

Manfaat bagi warga Batam apa?

Pasti. Saat owner kapal memilih Batam untuk crew change, kita bisa membantu meningkatkan perekonomian di Batam. Contohnya crew kapal pasti akan tinggal di hotel, mereka pasti melakukan pengsian Bahan Bakar Minyak (BBM), food provision, fresh water (air minum), spare part kapal, atau kebutuhan jasa  jasa lainnya, hotel dan restoran juga beruntung. Kita bawa mereka ke hotel dan restoran. Mereka tidur dan makan di hotel.

Saat ini apa proyek apa yang Anda jalankan?

Kami sedang meng-handle salah satu proyek oil and gas, cable repair, dredging, lay up kapal. Juga melayani kapal kapal yang masuk baik dari dalam maupun luar negri

Banyak orang bilang Anda sudah sukses.

Kesuksesan itu relatif, dan saya tidak pernah merasa sukses. Ada orang mengatakan bahwa duit banyak dan punya jabatan tinggi itu sukses. Saya mengatakan tidak. Biarlah orang menilai. Saya selalu berprinsip hidup itu harus belajar, kerja keras, fokus, harus bisa membantu keluarga dan bermanfaat bagi orang banyak. Jadi ibaratnya sekarang kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Itu orientasinya sama dengan ibadah. Yakin saja sama Allah.

Tantangan terbesar membangun bisnis?

Kesulitan berbisnis seperti mencari jodoh. Agak sulit mencari partner yang tepat dengan value dan visi sama. Semua orang kan beda. Yang bisa disamakan adalah cara kita berkomunikasi. Harus dicari partner yang punya business dan life’s values serta visi dan misi sejalan dengan kita. Bukan hanya itu, waktu juga menjadi tantangan terbesar bagi saya dalam membangun bisnis. Kalau dulu kerja di perusahaan sudah ada semuanya, SOP, sistem, SDM dan lainnya. Setelah punya perusahaan sendiri, saya harus upgrade skill, set diri sendiri. Saya masih banyak belajar dari semua sisi sampai saat ini dalam berbisnis, Paling penting adalah saya harus memotivasi diri sendiri untuk belajar dan berkembang agar terus maju.

Dalam memimpin, saya menggabungkan profesionalisme dan rasa kekeluargaan. Kombinasi keduanya dianggap paling pas agar direksi, staf, dan tim operasional dan keuangan merasa perusahaan sebagai rumah mereka sendiri. Sebagai agen kapal kita dituntut berkomunikasi dengan baik dan tepat. Bagaimana memotivasi teamwork, menangani dan mendelegasikan tanggung jawab, mendengarkan umpan balik (feedback), dan memiliki fleksibilitas untuk memecahkan masalah di tempat kerja yang selalu berubah.

Banyak wanita merasa insecure (tidak aman, red) menjadi pemimpin. Ada motivasi untuk mereka?

Memang ada sebagian wanita takut menjadi pengusaha. Lebih mudah teori daripada praktik. Namun, jangan terlalu banyak berpikir negatif.  Pastikan saja mengambil langkah selanjutnya. Kelilingi dirimu dengan orang-orang positif,  dan orang yang mau mendukungmu. Cari mentor supaya selalu bisa belajar. Selalu punya rasa penasaran. Jangan takut bertanya. Menurut saya setiap orang itu setara. Jadi saya rasa, wanita juga bisa melakukan sesuatu lebih baik dari pria. Jadi pola pikir bahwa wanita juga bisa diandalkan sangat penting. Harus bisa mengupgrade kualitas diri. Harus banyak bertanya. Jangan ragu bertanya.

Anda juga menjadi anggota BPP HIPMI? Kabarnya satu-satunya dari Kepri?

Alhamdulillah. Saya masuk di jajaran pengurus BPP HIPMI sejak Februari 2023. Namun saya bukan satu-satunya. Kami ada dua orang dari Kepri. Satu lagi sahabat saya. Dia sudah pindah ke Lampung.

Apa yang Anda berikan untuk Kepri saat menjadi anggota BPP HIPMI?

Saya suka sekali pertanyan ini. Kepri  berbatasan langsung dengan negara luar. Memiliki posisi strategis dan  harus bisa dimaksimalkan  untuk membangkitkan perkonomian. Utamanya membangkitkan kedaulatan maritim sebagai kekuatan utama ekonomi Kepri. Saya masuk ke BPP HIPMI agar bisa memberikan masukan kepada BPP HIPMI. Bagaimana agar pengusaha muda di Kepri ini dilibatkan, diberdayakan, diberikan kesempatan ikut membangun dalam berbagai proyek-proyek strategis di pemerintahan. Bahkan bagaimana kita juga bisa berkolaborasi dengan pengusaha nasional lainnya. Ini tugas kita semua, teman-teman pengusaha muda untuk mewarnai ekonomi nasional ini. Tunjukkan kita bisa berdaya saing dan menjadi pelaku utama, lokomotif ekonomi di Kepri. Saya sangat berharap agar dari Kepri banyak lahir enterpreneur-enterpreneur muda  sebagai penggerak utama perekonomian Kepri di masa mendatang. Pelaku usaha termasuk pelaku UMKM se-Kepri, harus bisa kita dorong untuk membantu pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi pasca hantaman Pandemi Covid-19.

Apa saja yang bisa dilakukan pengusaha muda di Kepri saat ini?

Pembangunan Batam yang dilakukan saat ini harus dimanfaatkan dengan cerdas dan pintar mencari dan mendapatkan peluang. Pembangunan di Kepri seperti bandara, Pelabuhan Batuampar, infrastruktur jalan, rumah sakit, gedung, KEK Kesehatan di Sekupang, taman-taman publik dan pembangunan lainnya bisa dikerjakan pengusaha muda daerah.

Kita pengusaha muda daerah minta dilibatkan dalam proyek KEK di Rempang Galang. Agar nanti kita bisa membuktikan bahwa pengusaha muda Kepri tidak kalah bersaing dan bisa dipercaya.

Anda juga Ketua DPD Praktisi Maritim Indonesia (Pramarin) Kepri?

Alhamdullilah lagi. Ini adalah amanah dari Ketua Umum Pramarin pusat DR Datep Purwa Saputra SSos MM MBA; Sekjen Hutkemri Ali; dan tokoh senior praktisi maritim dan kawan-kawan di sektor kemaritiman. Saya dilantik sebagai Ketua Pramarin Kepri di Jakarta Tahun 2022. Pramarin hadir di Kepri sebagai rumah bagi para Praktisi Maritim Indonesia.  Ini untuk saling berkomunikasi dan menghasilkan suatu kebijakan kepada pemerintah dalam mendorong daya saing masyarakat dan pelaku industri maritim secara berkelanjutan dan lebih kuat dari waktu ke waktu. Praktisi adalah aktor utama dalam memastikan perubahan tersebut.

Pramarin menjadi wadah menyuarakan semua permasalahan kemaritiman dan dapat berkolaborasi dengan pemerintah melalui Kementerian terkait. Untuk menciptakan suatu kebijakan yang mendorong daya saing Industri Kemaritiman pada level yang lebih tinggi menuju Indonesia Maju pada 2024 nanti. Pramarin adalah wadah dari para penggiat, korporasi bidang maritim, asosiasi kemaritimin, konsultan maritim dan juga pejabat pemerintah yang mempunyai visi dan misi untuk mewujudkan cita cita untuk Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Anda juga Ketua Komunitas Basiba Kepri dan Gema Minang Batam?

Benar. Saya juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Basiba Sumatera Barat (Sumbar) Provinsi Kepri. Dilantik sebagai ketua pada 14 Nov 2021. Juga Gema Minang Batam pada Maret 2023

Komunitas Basiba sendiri dibentuk dengan latar belakang merawat dan melestarikan budaya baju basiba di Kepri. Baju basiba merupakan baju kurung wanita khas Minangkabau dengan beragam-macam ciri khas tingkuluak di kepala. Diharapkan, melalui komunitas ini, bisa menjadi fasilitas menciptakan pengusaha baru di bidang UMKM khususnya di sektor kebudayaan. Karena ada begitu banyak permintaan untuk baju basiba ini. Termasuk juga tingkuluak, tas, dan aksesoris lainnya yang banyak diminati.

Pasca terbentuknya komunitas ini, diharapkan bisa membantu UMKM yang ada di seluruh kabupaten kota di Kepri dan Sumbar.  Alhamdullah sahabat saya ketua Komunitas Basiba Kota Batam, Bundo Winda Rival sudah membuka rumah sulam dan sudah membuka pelatihan UMKM sulam dan jahit.

Untuk diketahui, baju adat selalu memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara (wisman). Di tengah semangat memulihkan ekonomi dari sektor pariwisata, komunitas Basiba ini dapat menjadi salah satu pendorong untuk menarik wisman ke Batam, Kepri khususnya. Jadi Basiba ini merupakan kesempatan wanita Minang untuk bersatu melestarikan budaya dan menjadi motivasi di berbagai bidang. Selain memiliki program di sektor ekonomi, komunitas ini juga membuat program-program sosial. Salah satunya yang sudah terealisasi mendirikan Rumah Tahfidz Sultan Barelang, Batam.

Target kita, padusi (wanita, red) dan masyarakat Minang di Kepri, ikut melestarikan baju basiba di acara tertentu, di berbagai pertemuan Pemko se-Kepri, Pemkab se-Kepri, dan di acara Pemprov Kepri. Juga ikut dalam pawai, baralek (pesta, red), pawai, pameran, dan di acara organisasi lainnya. Kita pakai baju basiba ini. Sekaligus mempromosikan baju basiba ini ke seluruh pelosok negri bahkan dunia.

Kita mau ada tempat wisata untuk wisatawan asing, atau orang Indonesia yang berwisata ke kepri bisa memakai baju basiba.

Saat berada di Istana Pagaruyung, di Tanah Datar, Sumbar, ada penyewaan pakaian Minang. Waktu kita wisata di Korea, kita pakai baju adat mereka. Kita sewa. Kita bangga.

Kenapa tidak pula kita buat orang Korea, Jepang, Amerika, Eropa mencoba memakai basiba di Kepri  ini? Ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Tukang jahit dapat omset menjahit basiba dengan segala pernak perniknya. Wisata Kepri akan semakin bangkit dan bergairah. Insya Allah. (*)

 Biografi

Nama: Lisa Yulia SS

Tempat dan tanggal lahir: Kampung Tangah, Sumbar, 16 Juli 1985.

Saudara: Anak ke-8 dari 9 bersaudara.

Ibu: Nirwati

Ayah: Sukiman ( Almarhum )

Pendidikan

  • SD Negri 05 Sikabu – Lubuk Basung. 1998.
  • SLTP Negri 3 Manggopoh – Lubuk basung. 2001.
  • SMA Negri 2 Lubuk basung . 2004.
  • S1, Sastra Inggris STBA HAS Bukittinggi 2007

Pekerjaan

  • Owner & President Director of PT Pelayaran Kencana Global
  • Owner & President Director of PT. Prosalvage Kencana Global
  • Founder Lisa Foundation
  • Former CEO of Bias Mandiri Group (Marine & Port Bussiness)

Organisasi

  • 2017 – 2019 Ketua ABUPI (Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia).
  • 2017 – 2021 Pengurus PRAMARIN (Praktisi Kemaritiman Indonesia).
  • 2016 – 2019 Pengurus INSA (Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional).
  • 2018 – 2021 Wakil Ketua HIPMI bidang perdagangan, perindustrian & BUMN.
  • 2020 – Now Wakil Ketua KADIN Kota Batam Bidang Tol Laut & Perhubungan.
  • 2019 – Now Pengurus Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA).
  • 2022 – Now Ketua Wilayah Praktisi Maritim Indonesia (Pramarin) Kepri.
  • 2023 – Now Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
  • 2021 – Now Ketua Basiba Kepri (Perkumpulan Wanita Minang).
  • 2023 – Now Bendahara Umum Generasi Muda (Gema) Minang Batam.

Reporter: Suprizal Tanjung

Balita 3 Tahun Positif Narkoba Usai Minum Air dari Tetangga

0
ilustrasi: Balita positif narkoba (Dok.JawaPos.com)

batampos – Malang nian nasib balita di Tanah Merah, Samarinda ini. Gegara minum air dari tetangganya pada Selasa (6/6) malam, bali berusia 3 tahun ini dinyatakan positif narkotika jenis sabu.

Hasil positif tersebut dari pemeriksaan urine Rumah Sakit Jiwa Bakti Husada setelah ibu korban melihat anaknya balita alami hal yang tak wajar seperti tidak tidur tiga hari tanpa makan dan aktif bergerak serta berkeringat berlebihan.

Ketua TRC PPA Rina Zainun, mengatakan balita 3 tahun usai diperiksa dan positif narkoba diarahkan untuk rawat inap opname ke rumah sakit. Hal ini karena dikhawatirkan ginjal balita tersebut terganggu.

“Setelah balita opname, kami mengajak orang tua korban untuk melapor ke kepolisian Polres Samarinda,” ujar Rina dikutip dari Pro Kal.co, Sabtu (10/6).

Rina mengaku mendapat kasus balita positif narkoba bermula ada rekannya melihat curhatan seorang ibu di media sosial facebook pada hari Rabu (7/6), usai kejadian balita minum air di hari Selasa (6/6) lalu.

“Hari Rabu, kita berkomunikasi. Malamnya langsung balita kita bawa ke rumah sakit jiwa dites narkoba. Balita awalnya juga ingin dibawa ke rumah sakit karena kena sakit dan mengira kesurupan setelah dari rumah temannya. Tetapi, kita melarang karena ciri-cirinya disebutkan seperti narkoba dan kita ingin pastikan dulu apakah positif narkoba sebelum kita lapor ke polisi,” ujarnya.

Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Samarinda.  (*)

Reporter: JP Group

Jaga Pantai dan Ekosistem Laut, 1.000 Mangrove Ditanam di Pesisir Pantai di Desa Teluk Sasah

0

batampos– Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di pesisir pantai dekat Pelabuhan Seri Kuala Tanjung, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (9/6/2023) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di wilayah Polda Kepri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-77 tahun 2023.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mendukung upaya Polres Bintan dalam melestarikan lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove.

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo dan Sekda Bintan, Ronny Kartika menanam mangrove di pesisir pantai dekat Pelabuhan Seri Kuala Tanjung, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (9/6/2023) pagi. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Menurutnya, penanaman mangrove sebagai upaya menjaga pantai dan ekosistem laut karena pantai rentan sedimentasi akibat erosi pantai dan gelombang laut.

“Menanam mangrove untuk menjaga garis pantai dan memberi ruang biota laut seperti ketam, ikan dan ekosistem lainnya,” kata dia.

Karena itu, dia mengajak semua pihak mencintai lingkungan salah satunya dengan melakukan penanaman mangrove.

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo mengatakan, kegiatan ini rangkaian dari peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 tahun 2023.

“Sebagian daerah kita terdiri dari laut dan memiliki garis pantai cukup panjang, makanya petunjuk Pak Kapolda agar jajaran di Polda Kepri melakukan penanaman mangrove,” kata dia.

BACA JUGA:Lestarikan Lingkungan, Polisi Tanam 500 Mangrove

Dia mengatakan, saat ini 1.000 bibit mangrove yang ditanam dengan bibit dari Bpdas Sei Jang Duriangkang.

Dia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya dilakukan anggota polisi dan aparatur pemerintah namun melibatkan masyarakat di sekitarnya.

“Besar harapan dari kegiatan ini semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” kata dia.

Dia berpesan ke masyarakat di sekitarnya agar turut menjaga mangrove yang sudah ditanam.

“Tak hanya menanam, kita mengajak masyarakat di sini ikut menjaganya,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Pelaku Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Tak Diwajibkan Lagi Terapkan Protokol Kesehatan

0
Situasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten pada H+3 Lebaran, Senin (24/4) (Rian Alfianto/JawaPos.com)

batampos- Satgas Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) No.1 Tahun 2023 tentang Protokol kesehatan Pada Masa Transisi Endemi Untuk Mencegah Penularan COVID-19. Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa pelaku perjalanan dalam dan luar negeri sudah tidak diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, kondisi Covid-19 di Indonesia dan dunia sudah mengarah lebih baik. Badan Kesehatan Dunia juga telah mencabut Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Sehingga kondisi sekarang menjadi momentum yang tepat untuk melakukan penyesuaian kebijakan protokol kesehatan untuk pelaku perjalanan dalam dan luar negeri, kegiatan skala besar, maupun kebijakan di fasilitas publik dalam upaya memaksimalkan peningkatan ekonomi di Indonesia.
“Demi memaksimalkan perekoniman Indonesia dan proses transisi endemi, Satgas Covid-19 telah melakukan relaksasi kebijakan dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.1 Tahun 2023 tentang Protokol kesehatan Pada Masa Transisi Endemi Untuk Mencegah Penularan COVID-19,” kata Wiku.
Dia menambahkan, SE terbaru tersebut sekaligus mencabut SE No. 24/2022 tentang pelaku perjalanan dalam negeri, SE No. 25/2022 tentang Pelaku Perjalanan Luar Negeri, SE No.20/2022 tentang Kegiatan Skala Besar, dan SE No. 19/2021 tentang Satgas di Fasilitas Publik.
Dalam surat edaran terbaru secara umum mengatur terkait protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dalam dan luar negeri, pelaku kegiatan berskala besar, dan kegiatan di fasilitas publik untuk melakukan perlindungan atau tanggung jawab secara pribadi untuk mencegah penularan Covid.
Anjuran pertama yakni tetap melakukan vaksinasi Covid-19 sampai dengan booster kedua terutama bagi masyarakat rentan seperti lansia dan komorbid.  Kedua, diperbolehkan tidak menggunakan masker bagi masyarakat dalam keadaan sehat dan tidak beresiko penularan Covid-19 serta dianjurkan tetap menggunakan masker dengan baik apabila dalam keadaan tidak sehat atau beresiko penularan Covid-19.
Ketiga, dianjurkan tetap membawa hand sanitizer atau menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan untuk terhindar dari virus. Keempat, dianjurkan untuk menjaga jarak bagi orang dalam keadaan tidak sehat dan beresiko tertular atau menularkan COVID-19.
Terakhir, dianjurkan tetap menggunakan aplikasi SATUSEHAT untuk terus memonitor kesehatan pribadi.
Selanjutnya, kepada seluruh pengelola dan operator fasilitas transportasi, fasilitas publik, dan kegiatan skala besar bersama dengan pemerintah daerah dianjurkan untuk tetap melakukan perlindungan kepada masyarakat melalui upaya preventif dan promotif serta tetap melakukan pengawasan, pembinaan, penertiban, dan penindakan terhadap pelaksaanaan protokol kesehatan, hal ini bertujuan untuk mengendalikan penularan Covid-19.  (*)
Reporter: JP Group