Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 5469

Selama Momen Ramadan dan Idulfitri 1444 H, Trafik Broadband Telkomsel Tumbuh 11,7 Persen

0

 

batampos – Telkomsel Siaga sukses menjaga semangat #NyalakanKebersamaan pelanggan selama momen Ramadan dan Idulfitri 1444 H (RAFI 2023) yang ditunjukkan dengan memastikan kenyamanan dan kelancaran konektivitas pelanggan.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, sepanjang momen RAFI 2023, Telkomsel mencatat pertumbuhan trafik broadband mencapai 11,7 persen dibanding rerata hari biasa atau 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Foto: Telkomsel untuk Batam Pos
Telkomsel sukses mengoptimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan, serta memastikan ketersediaan produk dan layanan yang customer centric selama momen Ramadan dan Idulfitri 1444 H.

“Untuk layanan pesan singkat (SMS) tumbuh sekira 14,1 persen, sedangkan trafik layanan panggilan suara (voice call) mengalami penurunan sebesar 20 persen dibandingkan hari biasa,” kata Saki, Jumat (28/4).

Hasil trafik broadband Telkomsel Siaga RAFI 2023 tersebut didorong dengan adanya peningkatan aktivitas pelanggan dalam mengakses layanan digital. Telkomsel mencatat peningkatan aktivitas digital yang mencakup akses layanan komunikasi, seperti instant messaging dan video conference yang tumbuh mencapai 5,5 persen, serta akses gim mobile yang melonjak hingga 15,2 persen.

Saki menjelaskan, untuk layanan digital yang tumbuhan trafik tertinggi dikontribusi dari akses pelanggan ke layanan aplikasi instant messaging WhatsApp yang melonjak hingga 40,3 persen, aplikasi media sosial seperti TikTok sekira 28,5 persen, SnackVideo yang mencapai 23,4 persen, Instagram yang naik mencapai 14,2 persen. “Layanan streaming video YouTube yang meningkat hingga 12 persen,” imbuhnya.

“Telkomsel mengucapkan selamat Idulfitri 1444 H bagi seluruh umat muslim di Indonesia. Selama bulan suci Ramadan hingga momen puncaknya pada Idulfitri, Telkomsel terus berupaya melampaui ekspektasi pelanggan dengan membuka lebih banyak peluang dalam membangkitkan semangat #NyalakanKebersamaan,” tuturnya.

Dengan mengedepankan Program Telkomsel Siaga RAFI 2023, secara keseluruhan, Telkomsel, lanjutnya, telah mengantisipasi lonjakan trafik layanan broadband melalui optimalisasi infrastruktur jaringan berteknologi terdepan serta menjamin ketersediaan produk dan layanan digital unggulan.

Seluruh aktivitas digital yang dilakukan pelanggan juga berkontribusi dalam meningkatkan trafik penggunaan layanan broadband selama momen RAFI 2023 di sejumlah wilayah dibandingkan hari biasa. Lima wilayah yang mengalami peningkatan trafik broadband tertinggi, antara lain di wilayah operasional Kabupaten Cilacap yang tumbuh 58,8 persen, Kabupaten Ciamis sekira 58,4 persen, Kabupaten Tasikmalaya mencapai 54,9 persen, Kabupaten Garut tumbuh 54,4 persen, dan Kabupaten Langkat di Provinsi Sumatra Utara hingga 38,7 persen.

Saki lebih lanjut menambahkan, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada tahun ini, Telkomsel menemuken bahwa Kabupaten Cilacap, Kota Bandung, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Tasikmalaya menjadi lima wilayah destinasi tujuan mudik yang mengalami pergerakan pelanggan paling signifikan.

“Kami berharap kontribusi Telkomsel melalui semangat #NyalakanKebersamaan yang menghadirkan konektivitas broadband andal, merata, serta setara selama Ramadan dan Idulfitri 1444 H lalu dapat mewujudkan momen silaturahmi yang penuh kehangatan bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.

“Telkomsel senantiasa berkomitmen menghadirkan inovasi teknologi jaringan serta layanan terdepan guna memperkuat ekosistem gaya hidup digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Saki. (*)

ABG di Cianjur Dihamili Pacar Lalu Kepalanya Ditembak dari Jarak Dekat

0
Ilustrasi penembakan. Antara

batampos – Seorang remaja perempuan berinisal RP (17 tahun) asal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang meregang nyawa dihabisi oleh pacarnya sendiri, AG (17). Hal itu karena si pelaku tidak mau bertanggung jawab atas janin yang ada di perut korban.

Janin yang ada di dalam perut korban hasil hubungan gelap keduanya. Kedua remaja itu diketahui kerap melakukan hubungan suami istri hingga sang perempuan hamil.

Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan menjelaskan, peristiwa itu bermula saat keduanya bertemu pada Minggu 23 April 2023 lalu. Saat itu, korban mengajak pelaku bertemu di sebuah kebun teh untuk meminta pertanggungjawaban atas kehamilannya.

Akan tetapi, AG menolak dan menuding bahwa janin yang dikandung RP adalah hasil hubungan dengan laki-laki lain yang kerap menelepon RP.

“Keduanya lalu terlibat cekcok dan tidak ada titik temu,” ujar AKBP Aszhari Kurniawan, Jumat (28/4).

Saat korban tak berdaya itulah, AG mendekati korban dan langsung menembak kepala RP dari jarak sekitar 3 meter.

“Dari hasil otopsi korban, memang didapati peluru mimis pada bagian kepala korban dan juga betul korban dalam kondisi hamil kurang lebih sudah 3 hingga 5 bulan,” ujar AKBP Aszhari.

Setelah korban meninggal dunia, pelaku langsung mengikat korban dan menaikkan jenazah RP ke mobil bak terbuka yang dibawanya.

“Setelah ditembak kedua kalinya, dengan alasan tidak mau kena darah korban di badannya, ditarik menggunakan tali lalu dinaikan ke mobil,” ujarnya.

Selanjutnya, jenazah kekasihnya itu dibuang AG ke sebuah sungai melalui jembatan.

“Dibawa ke lokasi pembuangan (sungai) dengan jarak kurang lebih 900 meter serta batu digunakan untuk pemberat badan,” paparnya.

Pelaku sendiri berhasil ditangkap hanya sekitar 4 jam usai korban ditemukan. Pelaku ditangkap di sebuah rumah di Kampung Tangkil, Desa Pasirbaru, Kecamatan Pagelaran, pada Senin (24/4/2023) sekitar pukul 01.30 WIB.

Akibat perbuatannya, AG dijerat dengan Pasal 80 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 340 KUHP Pidana.

“Dengan ancaman hukuman 15 tahun hingga pidana mati atau seumur hidup,” tandasnya. (*)

Reporter: JP Group

Ribuan Pemudik Tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang

0
pelabuhan sekupang
Para penumpang memadati Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS). Tercatat ada ribuan pemudik kembali ke Kota Batam hingga Jumat (28/4/2023). Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Warga yang beberapa waktu lalu mudik ke Pulau Sumatera, kini terpantau mulai kembali ke Kota Batam. Ribuan pemudik itu tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang, Kamis (27/4/2023). Mereka diangkut menggunakan sejumlah fery baik rute dalam maupun luar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Pos Kesyahbandaran pelabuhan Fery Sekupang, Parsaoran Samosir, mengatakan, tercatat ada sebanyak 33 pelayaran antar dan luar provinsi terjadi di Kamis (27/4). Angka ini diprediksi akan terus meningkat dan disinyalir puncaknya akan terjadi pada pada Sabtu (29/4) dan Minggu (30/4) mendatang.

“Sudah mulai ramai, ” ujar Kepala pos Kesyahbandaran pelabuhan Fery Sekupang, Parsaoran Samosir, Jumat (28/4/2023).

Baca Juga: Banjir dan Genangan Air Masih Melanda Batuaji dan Sagulung

Menurutnya, berdasarkan data kedatangan penumpang, otoritas pelabuhan mencatat penumpang yang paling banyak datang dengan pelayaran dari Buton, Dumai kemudian lintas pulau dalam provinsi.

Sementara itu untuk Jumat (28/4/2023) ini, tercatat penumpang datang berjumlah 3.916 penumpang yang turun di Pelabuhan Domestik Sekupang. Lalu penumpang yang naik berjumlah 1.153 penumpang. Penumpang tersebut diangkut oleh 33 pelayaran kapal.

Sementara Rabu (27/4/2023) tercatat ada 4.218 penumpang yang turun di Pelabuhan Fery Domestik Sekupang dan 2.137 penumpang naik serta 20 penumpang lanjutan. Penumpang itu diangkut oleh 34 kapal.

“Penumpang dominan datang (arus balik) ,” ujarnya.

Baca Juga: Cegah PMI Non Prosedural, Polda Kepri akan Tindak Tegas Pihak yang Terlibat

Pantauan di Pelabuhan Fery Domestik Sekupang, sejumlah petugas terlihat mengawal kedatanga penumpang, petugas ini disiagakan mulai dari ponton dermaga, ruang kedatangan hingga kawasan parkiran pelabuhan.

Kunjungan penumpang didominasi kedatangan (arus balik). Apalagi saat pelayaran kapal tiba, puluhan bahkan ratusan penumpang seketika akan memadati kawasan pelabuhan.

Para penumpang itu datang secara berombongan, menenteng tas ransel, koper hingga karton bersama keluarga layaknya pemudik.

Baca Juga: Berikan Rasa Aman, PMI Kota Batam Siagakan Pos Pelayanan Pertolongan Pertama dan Ambulans Siaga Lebaran 2023

Disamping itu, para porter pelabuhan juga turun lalu lalang membantu membawa barang milik penumpang. Suasana pelabuhan itu tampak ramai, hilir mudik penumpang sili berganti datang dan berangkat.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Dua Pemuda Cabuli Remaja di Perkebunan

0
Ilustrasi. Grafis: JawaPos.com

batampos– Unit Reskrim Polsek Palmatak menangkap dua pemuda di Desa Sangir Palmatak, Kamis (27/4). Dua pelaku tersebut dilaporkan telah mencabuli seorang remaja berusia 14 tahun di salah satu perkebunan di Palmatak.

Kapolsek Palmatak, Iptu Muhammad Jamil, melalui Kanit Reskrim Polsek Palmatak Bripka Aidil Fitriko, mengatakan dua pemuda inisial DI, 20 dan AN, 18 berprofesi sebagai nelayan.

Dua pemuda tersebut awalnya menghubungi korban. Kemudian dua pelaku mendatangi korban mengajak korban jalan-jalan. Namun korban menolak.

BACA JUGA:Cabuli Anak Tiri, Warga Bintan Sempat Buron Dua Bulan Sebelum Ditangkap di Jambi

Dua pemuda tersebut kemudian memaksa korban menaiki sepeda motor menuju perkebunan. “Dua pelaku secara bergantian melakukan pencabulan,” ungkap Aidil.

Setelah itu, dua pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya. Tiba di rumah, korban langsung mengadu ke pihak keluarganya. “Karena pencabulan itu, korban mengalami trauma,” kata Aidil.

Kini, kasus pencabulan itu telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Anambas guna penanganan lebih lanjut. Dua pelaku telah ditahan guna proses hukum lebih lanjut. (*)

reporter: yusnadi

Stok Vaksin Covid-19 Habis

0
vaksin
Ilustrasi. Vaksin dosis keempat atau booster kedua Covid-19 yang digelar di Polsek Lubukbaja beberapa waktu lalu. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Stok vaksin Covid-19 di Kepri sudah habis sejak sebulan lalu. Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, sudah menyurati ke Kementerian Kesehatan terkait habisnya stok ini.

Namun, sampai saat ini, stok vaksin belum juga dikirimkan dari pemerintahan pusat ke Kepri.

“Sudah bersurat. Kami dengar stok vaksin di pusat pun sudah habis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, Jumat (28/4/2023).

Bisri mengatakan, bahwa di Kepri tidak ada tersisa satu dosis vaksin. Sehingga, beberapa masyarakat yang ingin vaksin, tidak mendapatkan layanan.

Baca Juga: Pembersihan Eceng Gondok Terus Dilakukan Demi Ketersediaan Air

Stok vaksin kosong ini, di tengah ancaman varian baru Covid-19 jenis Omicron Arcturus. Varian baru ini menyebabkan peningkatan kasus di beberapa negara dan wilayah di Indonesia.

Meskipun, saat ini belum ada lonjakan kasus Covid-19 di Kepri. Bisri cukup khawatir juga. Sebab, Januari lalu kondisi imun tubuh masyarakat Kepri masih tinggi.

Namun, setiap bulannya, kondisi imun itu akan terus turun. Ditakutkan, saat imun turun, ada varian baru lagi atau Arcturus menjangkit masyarakat.

“Saya harap, saat stok vaksin berkurang ini. Masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang ada,” ujarnya.

Baca Juga: Adanya Temuan Bahan Berbahaya, BPOM Batam Periksa Sejumlah Sampel Mie Instan

Bagi masyarakat yang bepergian. Bisri berharap, memastikan agar selalu memperhatikan protokol kesehatan.

“Memakai masker, mencuci tangan, termasuk di tengah keramaian,” ujar Bisri.

Paling penting lagi, kata Bisri adalah menjaga kondisi daya tahan tubuh yang baik. Jika kondisi tubuh yang baik, pastinya imun juga terjaga dengan baik.

Baca Juga: Arus Balik Mudik di Pelabuhan Domestik Sekupang Meningkat, Kapal Datang Tembus 46 Per Hari

“Perhatikan asupan gizi yang baik untuk tubuh. Selain itu, istirahat yang cukup,” tuturnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Penumpang Kapal Roro Tujuan Batam Kecebur saat Hendak Masuk Kapal di Pelabuhan ASDP Tanjunguban

0
Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo. F.Polres Bintan

batampos– Sebanyak 4 orang penumpang kapal Roro KMP Teluk Singkil tujuan Batam dalam arus balik Lebaran kecebur ke laut di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan pada Jumat (28/4/2023) sekira pukul 10.55 WIB.

Mereka adalah Leni, 30, pengendara sepeda motor Honda BP 2238 AR yang membonceng Suryani, 51 dan dua orang anak yakni Wahyu, 9 dan Marsya, 6.

Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian, korban Leni membeli tiket kapal di pelabuhan lalu mengantri di blok antrean untuk sepeda motor.

Setelah kapal menurunkan penumpang dan kendaraan dari Batam, giliran penumpang dan kendaraan dari Tanjunguban masuk ke dalam kapal Roro.

Termasuk Leni yang membonceng tiga orang pun bersiap masuk ke dalam kapal.

Namun, peristiwa nahas terjadi. Leni hilang kendali saat hendak masuk ke kapal.

Diduga, sepeda motor yang dikendarai Leni tergelincir karena ponton yang licin setelah hujan.

BACA JUGA:Dishub Segera Razia Truk ODOL di Pelabuhan Roro

Leni tak bisa mengendalikan motornya dan menyebabkan motor bergerak ke pinggir sebelah kiri ponton dermaga.

Akhirnya, motor yang dikendarai Leni beserta tiga orang lainnya kecebur ke laut.

Tidak ayal kejadian ini membuat penumpang lain dan petugas panik. Mereka langsung menolong Leni dan tiga korban lainnya yang terjatuh ke laut.

Kru kapal melempar pelampung dan tali ke arah Leni dan tiga korban lain. Kemudian, mereka ditarik ke atas ponton dermaga pelabuhan.

Setelah itu, mereka dibawa ke dalam kapal untuk ditangani tim medis yang ada di kapal dan pelabuhan.

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo membenarkan kejadian ini. “Kejadiannya mau sekira pukul 11.00 WIB siang,” kata dia.

Dia mengatakan, saat itu selepas hujan dan membuat kondisi lantai ponton dermaga licin.

Diduga, korban kurang hati-hari dalam berkendara dan terlalu ke pinggir ponton saat hendak masuk ke kapal sehingga membuat terjatuh.

Setelah kejadian, dia mengatakan, 4 orang korban berhasil diselamatkan dan ditangani petugas yang ada di pos pelayanan terpadu dan kapal.

“Hanya luka lecet,” kata dia.

Selanjutnya, para korban dipulangkan ke rumahnya di Batu Aji, Batam.

“Sudah diantar pulang ke rumahnya di daerah Batu Aji, Batam,” kata dia.

Dia mengimbau kepada penumpang yang membawa kendaraan agar dapat berhati-hati saat hendak masuk ke dalam kapal.

Kalau membawa penumpang, dia menyarankan sebaiknya sebelum masuk kapal, penumpangnya turun.

“Kalau membonceng orang, sebaiknya yang dibonceng turun dulu dan berjalan kaki saat hendak masuk ke dalam kapal,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Polisi Imbau Warga yang Naik Kapal jangan Memaksa Ikut jika Sudah Penuh

0
Kanit binmas Polsek Kundur Iptu Sadi saat melakukan himbauan kepada calon penumpang di ruang tunggu pelabuhan Tanjungbatu Jumat (28/4)

batampos-Pasca kecelakaan laut yang dialami Speedboat Evelyn Calisca 01 Tembilahan tujuan Tanjungpinang Kamis (27/4) kemarin. Jajaran Polsek Kundur bersama Syahbandar wilayah kerja Tanjungbatu gencar menghimbau calon penumpang agar selalu hati-hati.

Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa melalui kanitbinmas Iptu Sadi membenarkan. Dalam himbauanya pada Jumat (28/4) mengingatkan dan menghimbau agar calon penumpang tetap hati-hati dalam perjalanan. Jangan paksakan diri menaiki kapal jika kapasitas kapal sudah penuh.

BACA JUGA:Korban Kecelakaan Kapal Terbalik Evelyn Calisca 01 Bertambah Jadi 78 Orang

“Tolong seluruh calon penumpang yang hendak bepergian selalu hati-hati. Jaga kesehatan, keselamatan selama dalam perjalanan jangan paksakan diri jika kapal sudah penuh,” terang Iptu Sadi.

Pantauan di lapangan kondisi arus balik lebaran ke tujuh berangsur sepi. Bahkan tidak terlihat desakan penumpang di ruang tunggu penumpang. Selain itu jadwal keberangkatan kapal di berbagai tujuan juga cukup normal. (*)

reporter: imam sukarno

Pembersihan Eceng Gondok Terus Dilakukan Demi Ketersediaan Air

0
bp batam eceng gondok
Pembersihan eceng gondok di Dam Duriangkang. Foto; BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pembersihan tumbuhan liar dan eceng gondok terus menjadi perhatian serius Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam.

Mengingat, pertumbuhan tanaman air yang memiliki nama ilmiah Eichhornia Crassipes ini, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ketersediaan air bersih yang berada di beberapa waduk.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, pada tahun 2022 lalu luasan waduk yang tertutupi eceng gondok seluas 600 hektar. Namun saat ini sudah tersisa 400 hektar.

Baca Juga: Adanya Temuan Bahan Berbahaya, BPOM Batam Periksa Sejumlah Sampel Mie Instan

Dijelaskan Denny, pertumbuhan eceng gondok yang pesat karena adanya kegiatan-kegiatan masyarakat seperti keramba ikan. Sebab, sisa dari pakan ikan membuat pertumbuhan eceng gondok semakin subur.

“Atau ada juga sisa-sisa pertanian yang ada di atas (waduk), kemudian dibawa air ngalir kebawah. Itu semakin (membuat pertumbuhan eceng gondok menjadi) subur juga,” katanya, Kamis (27/4/2023).

Ia melanjutkan, saat ini ada beberapa waduk yang menjadi perhatian serius pihaknya dalam melakukan pembersihan tanaman ini. Ketiga waduk ini adalah, Waduk Duriangkang; Waduk Tembesi dan Waduk Monggak.

Baca Juga: Banjir dan Genangan Air Masih Melanda Batuaji dan Sagulung

“Dari tiga waduk yang ada eceng gondok ini, semua ada kegiatan masyarakatnya,” ujarnya.

Pengaruh dari aktifitas masyarakat terhadap percepatan pertumbuhan eceng gondok ini bukan tanpa alasan.

Ia mencontohkan, seperti Waduk Seiharapan dan Waduk Muka Kuning tidak ada tanaman eceng gondok. Hal ini dikarenakan tidak adanya aktivitas perikanan maupun pertanian.

“Sementara yang ada di Monggak, dulu ada tambak. Kemudian Duriangkang juga ada tambak dan pertanian. Sementara Tembesi ada pertanian diatasnya,” tuturnya.

Sehingga, upaya pembersihan tanaman liar dan eceng gondok di sekitar wilayah waduk terus dilakukan dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga memastikan, kecepatan pembersihan waduk saat ini lebih tinggi dari pada kecepatan pertumbuhan eceng gondok itu sendiri.

Baca Juga: Cegah PMI Non Prosedural, Polda Kepri akan Tindak Tegas Pihak yang Terlibat

“Sekarang ini sudah ada satu ekskavator amphibi sedang bekerja dan ditambah dengan harvester,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini juga sudah ada rencana dari salah satu perguruan tinggi untuk mengolah eceng gondok tersebut menjadi kompos. Sehingga, ia berharap rencana ini bisa segera terealisasi agar penanganan tanaman liar dan eceng gondok ini bisa cepat teratasi.

Disampaikan Denny, hal ini sesuai dengan pesan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada pihaknya, untuk terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Kota Batam.

“Kita bersama-sama tim Ditpam terus lakukan edukasi ke masyarakat. Tetap kita hindarkan upaya-upaya represif untuk menyelesaikan permasalahan ini,” imbuhnya.(*)

Pembersihan Eceng Gondok Terus Dilakukan Demi Ketersediaan Air

0
bp batam eceng gondok
Pembersihan eceng gondok di Dam Duriangkang. Foto; BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pembersihan tumbuhan liar dan eceng gondok terus menjadi perhatian serius Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam.

Mengingat, pertumbuhan tanaman air yang memiliki nama ilmiah Eichhornia Crassipes ini, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ketersediaan air bersih yang berada di beberapa waduk.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, pada tahun 2022 lalu luasan waduk yang tertutupi eceng gondok seluas 600 hektar. Namun saat ini sudah tersisa 400 hektar.

Baca Juga: Adanya Temuan Bahan Berbahaya, BPOM Batam Periksa Sejumlah Sampel Mie Instan

Dijelaskan Denny, pertumbuhan eceng gondok yang pesat karena adanya kegiatan-kegiatan masyarakat seperti keramba ikan. Sebab, sisa dari pakan ikan membuat pertumbuhan eceng gondok semakin subur.

“Atau ada juga sisa-sisa pertanian yang ada di atas (waduk), kemudian dibawa air ngalir kebawah. Itu semakin (membuat pertumbuhan eceng gondok menjadi) subur juga,” katanya, Kamis (27/4/2023).

Ia melanjutkan, saat ini ada beberapa waduk yang menjadi perhatian serius pihaknya dalam melakukan pembersihan tanaman ini. Ketiga waduk ini adalah, Waduk Duriangkang; Waduk Tembesi dan Waduk Monggak.

Baca Juga: Banjir dan Genangan Air Masih Melanda Batuaji dan Sagulung

“Dari tiga waduk yang ada eceng gondok ini, semua ada kegiatan masyarakatnya,” ujarnya.

Pengaruh dari aktifitas masyarakat terhadap percepatan pertumbuhan eceng gondok ini bukan tanpa alasan.

Ia mencontohkan, seperti Waduk Seiharapan dan Waduk Muka Kuning tidak ada tanaman eceng gondok. Hal ini dikarenakan tidak adanya aktivitas perikanan maupun pertanian.

“Sementara yang ada di Monggak, dulu ada tambak. Kemudian Duriangkang juga ada tambak dan pertanian. Sementara Tembesi ada pertanian diatasnya,” tuturnya.

Sehingga, upaya pembersihan tanaman liar dan eceng gondok di sekitar wilayah waduk terus dilakukan dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga memastikan, kecepatan pembersihan waduk saat ini lebih tinggi dari pada kecepatan pertumbuhan eceng gondok itu sendiri.

Baca Juga: Cegah PMI Non Prosedural, Polda Kepri akan Tindak Tegas Pihak yang Terlibat

“Sekarang ini sudah ada satu ekskavator amphibi sedang bekerja dan ditambah dengan harvester,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini juga sudah ada rencana dari salah satu perguruan tinggi untuk mengolah eceng gondok tersebut menjadi kompos. Sehingga, ia berharap rencana ini bisa segera terealisasi agar penanganan tanaman liar dan eceng gondok ini bisa cepat teratasi.

Disampaikan Denny, hal ini sesuai dengan pesan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada pihaknya, untuk terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Kota Batam.

“Kita bersama-sama tim Ditpam terus lakukan edukasi ke masyarakat. Tetap kita hindarkan upaya-upaya represif untuk menyelesaikan permasalahan ini,” imbuhnya.(*)

Adanya Temuan Bahan Berbahaya, BPOM Batam Periksa Sejumlah Sampel Mie Instan

0
bpom 1
Kepala BPOM Batam, Lintang Purba (kanan). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Balai POM Batam masih menunggua arahan dari BPOM Pusat untuk penarikan varian mie instan setelah Taiwan menemukan kandungan berbahaya etilen oksida dalam paket bumbu Indomie raya ayam spesial produksi Indonesia.

Kepala BPOM Batam, Lintang Purbajaya menyebutkan ada temuan etilen oksida dalam kandungan mie instan yang dilarang di Taiwan. Sementara di Indonesia masih dinyatakan aman dikonsumsi. Namun dalam hal ini ada perbedaan cara metode pengujian.

“Pengaturan EtO di Taiwan adalah tidak boleh terdeteksi adanya EtO dalam pangan, sedangkan Indonesia telah mengatur Batas Maksimal Risidu (BMR) EtO sebesar 0,01 ppm. (Kep Ka BPOM Nomor 229 thn 2022 ttg Pedoman Mitigasi Risiko Kesehatan Senyawa Etilen Oksida),” ujar kepala BPOM Batam, Lintang, Jumat (28/4).

Baca Juga: Banjir dan Genangan Air Masih Melanda Batuaji dan Sagulung

Menurutnya masyarakat tidak perlu takut apalagi panik untuk mengkonsumsi mie instan. Pasalnya, mie instan tersebut telah melalui uji laboratorium BPOM hingga diedarkan.

Terkait jika ada pelarangan edar maupun penarikan varian indomie tersebut, kata Lintang, pihaknya masih menunggu arahan dari BPOM pusat.

“Saat ini masih menunggu arahan dari BPOM Pusat untuk penarikan varian mie instan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Arus Balik Mudik di Pelabuhan Domestik Sekupang Meningkat, Kapal Datang Tembus 46 Per Hari

Namun untuk pencegahan Balai POM Batam telah melakukan langkah awal dengan turun mengecek langsung ke pasar dan toko-toko untuk memeriksa sejumlah sampel mie instan tersebut.

“Hanya saja untuk langka awal, kita telah turun ke pasar dan memeriksa sejumlah sampel mie instan,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana