Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 5471

Tahanan Meninggal saat Dirawat, Ini Penjelasan Rutan Batam

0
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Seorang terdakwa yang menghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Batam meninggal dunia diduga karena penyakit yang dideritanya.

Tahanan tersebut berinisial Ds, kelahiran tahun 1989. Ds sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji namun nyawanya tak tertolong. Dia meninggal dunia, Selasa (2/1) sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi yang didapat, Ds yang berada di ruangan karantina mulanya mengeluh sakit sakit di bagian tangan. Dia kemudian ditangani di klinik Rutan Batam. Namun selang tak berapa lama Ds mengeluh sakit lagi sehingga dirujuk ke RSUD.

Baca Juga: Ini Pengakuan Pria Pedofil di Batam, Sasarannya Siswi SMP

Menurut keterangan pihak Rutan, tahanan tersebut meninggal diduga karena penyakit gangguan saluran pencernaan. Saat ini jenazahnya masih ditangani pihak Kepolisian Sagulung.

Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra membenarkan kejadian tersebut. Laporan yang ia terima dari pihak Rutan, Ds meninggal karena sakit.

“Sakit informasi awalnya. Lagi didalami dan sedang koordinasi dengan keluarga korban,” ujar Nyoman.

Karutan Batam Faizal G Putra melalui Kepala Pengamanan Rutan Batam Ismail juga membenarkan kejadian tersebut. Ds dilarikan ke rumah sakit karena sakit namun meninggal saat dalam perawatan medis.

“Iya betul. Sakit yang bersangkutan,” ujar Ismail.

Baca Juga: Ikuti IMDEX Asia, 3 KRI Bertolak dari Batam ke Singapura

Terpisah, Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan, membenarkan adanya salah satu terdakwa yang meninggal di Rutan. Namun menurutnya, terdakwa telah berstatus sebagai tahanan Hakim Pengadilan Negeri Batam.

“Benar (ada yang meninggal), namun yang bersangkutan adalah tahanan Hakim, karena sudah masuk proses persidangan,” katanya.

Disinggung penyebab meninggalnya tahanan yang telah berstatus terdakwa, Andreas belum bisa memastikan. Menurutnya, pihaknya juga tengah mencari informasi.

“Untuk penyebab meninggalnya, saya belum bisa komentar. Masih cari informasi pastinya,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Atlet Panjat Tebing Indonesia Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Korea

0
Ketua FPTI Yenny Wahid bersama Menpora Dito Ariotedjo sambut atlet yang telah berlaga pada kejuaraan dunia panjat tebing di Korea Selatan. (Istimewa)

batampos – Atlet nasional Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) merebut satu medali emas dan satu medali perunggu di ajang IFSC Climbing World Cup 2023, Seoul, Korea Selatan. Emas dipersembahkan Veddriq Leonardo pada nomor speed putra, sedangkan perunggu diberikan Desak Made Rita Kusuma Dewi pada nomor speed putri.

Veddriq Leonardo meraih medali emas sekaligus mempertajam rekor dunia nomor speed putra pada piala dunia kali ini. Pemanjat tebing berusia 26 itu, keluar sebagai pemenang setelah di final perebutan medali emas mencatatkan waktu 5,01 detik. Veddriq mengalahkan atlet asal Tiongkok, Jinbao Long yang mencatatkan waktu 5,12 detik.

Dalam gelaran itu, FPTI menurunkan sembilan atlet yang terdiri atas enam pemanjat putra dan tiga putri. Ajang itu berlangsung sejak 28 hingga 30 April.

Puas dengan raihan positif atlet binaannya, Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenni Wahid selaku Ketua Umum FPTI, menyambut kedatangan para atlet di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (1/5).

Baca Juga: Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Panjat Tebing 2023

”Alhamdulillah hari ini kita menyambut atlet panjat tebing Indonesia yang memecahkan rekor dunia dan meraih medali emas dalam Piala Dunia Panjat Tebing di Seoul, Korea Selatan,” kata Yenny Wahid saat menyambut kedatangan atlet.

Yenny mengatakan, prestasi konsisten atlet panjat tebing Indonesia dalam turnamen dunia tak lepas dari strategi yang diterapkan FPTI dalam membina para atlet. Terutama soal bagaimana atlet dijaga untuk selalu fokus dalam latihan dan perbaikan skill agar bisa meraih prestasi tertinggi dalam tiap perlombaan.

”Jadi dari federasi, kita coba memfasilitasi para atlet agar mereka bisa berlatih maksimal, sambil juga menyiapkan prasarana yang dibutuhkan para atlet,” jelas Yenny.

Selain Yenny, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo juga ikut menyambut kedatangan atlet di bandara. Dia bangga dan puas atas raihan atlet nasional panjat tebing di Korea Selatan.

Baca Juga: Lepas 599 Atlet ke SEA Games 2023, Jokowi Minta Indonesia Naik Peringkat

”Alhamdulillah, kita menjemput para atlet potensial peraih medali emas Olimpiade 2024,” kata Menpora Dito.

Menurut Dito, secara statistik, seharusnya atlet Indonesia mampu berbicara banyak pada event Olimpiade 2024. Menpora mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang sudah berlaga dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Dan kepada FPTI yang sudah memberikan pendampingan dan pembekalan kepada para atlet.

Menurut dia, apa yang sudah dilakukan FPTI dalam membina atlet lewat pelatihan fisik yang dikolaborasikan dengan sport science bisa menjadi contoh untuk cabang olahraga lain dalam pembinaan atlet Indonesia pada masa depan.

”Ini akan kita coba dorong juga untuk cabang olahraga lain agar atlet harus dibina secara holistik, selain fisik, psikologis, dan sport science, harus dibina juga,” ucap Dito.

Sementara itu, Yenny Wahid menyampaikan, setelah seri di Seoul, Korea Selatan, seri Piala Dunia Panjat Tebing 2023 akan dilaksanakan di Indonesia. Tepatnya di areal Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Baca Juga: Menang Tipis 1-0, Barcelona Kian Dekat Juara Liga Spanyol

Perhelatan piala dunia tersebut rencananya digelar pada pekan ini, yakni pada Sabtu dan Minggu (5-6/5).

”Pada seri di Jakarta, yang akan dilombakan adalah kategori speed putra dan putri. Piala Dunia akan digelar weekend ini. Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung silakan datang ke GBK. Beri dukungan kepada atlet kita,” ucap Yenny.

Selain mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan seri Piala Dunia Panjat Tebing di Jakarta, Yenny juga mengimbau agar masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dan menggunakan sarana transportasi umum untuk menuju ke GBK demi kelancaran dan keamanan masyarakat. (*)

 

 

Reporter: JPgroup

 

Panggil Peternak dan Pemasok untuk Bahas Kebutuhan di Idul Adha

0
Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karimun meninjau salah satu peternakan sapi di Karimun

batampos– Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Karimun akan segera memanggil para peternak sapi dan sekaligus pemasoknya. Hal ini terkait dengan kebutuhan sapi untuk dijadikan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha mendatang. Dan sekaligus sosialisasi larangan memasukkan sapi dari daerah zona merah.

”Dalam minggu ini kita akan panggil semua peternak dan pemasok sapi yang terdaftar. Kemudian kita bahas bersama berapa perkiraan kebutuhan sapi tahun ini untuk hewan kurban. Selain itu, kita juga akan sosialisasi aturan lalu lintas hewan yang baru dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri,” ujar Kepala Distanpan Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Selasa (2/5).

BACA JUGA:Stok Daging Sapi Segar di Beberapa Pasar di Bintan Kosong

Khusus untuk kebutuhan, katanya, sesuai arahan dari Bupati Karimun agar sapi yang diternakkan di Karimun menjadi prioritas untuk dijual. Artinya, tidak semua kebutuhan sapi untuk Hari Raya Idul Adha 1444 itu didatangkan dari luar. Apalagi, saat ini berbagai daerah penghasil sapi banyak yang zona merah atau terpapar virus.

”Persediaan sapi lokal dari hasil peternakan di Karimun dan dapat dikurbankan pada saat hari raya nanti 100 sampai 159 ekor. Dan, jika melihat kebutuhan minimal sama dengan tahun lalu itu sebanyak 450 ekor. Artinya, kalau harus didatangkan dari luar daerah kebutuhannya 300 ekor lebih,” ungkapnya.

Perlu disampaikan, lanjutnya, untuk daerah Kepri seperti tahun lalu itu sapi didatangkan dari Natuna. Sedangkan, untuk saat ini di Kepri yang zona merah iti hanya Kota Batam. Jadi, sapi dari sana tidak boleh dibawa keluar. Namun, kalau masukkan sapi masih boleh.

”Kemudian, jika pemasok ingin mendatangkan sapi dari Provinsi Riau sudah tidak bisa lagi. Karena, seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut masuk zona merah. Yang terbaru masuk zona merah Kabupaten Meranti. Padahal sebelumnya zona hijau,” jelasnya. (*)

reporter: sandi

Tim Gabungan Selidiki Sumber Limbah Hitam di Laut Kampung Melayu

0
IMG 20230503 WA0051 e1683088727493
Limbah oli berwarna hitam mencemari laut Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Tim gabungan mulai menyelidiki sumber limbah hitam di Laut Kampung Melayu, Batubesar, Rabu (3/5/2023).

Tim itu terdiri dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepri, hingga kepolisian.

“Kami akan bersama-sama melakukan penyelidikan. Setahu saya tiga bulan di sini, baru kali ini. Infonya ini juga sampai ke Kabupaten Bintan,” kata Kepala KSOP khusus Batam, M. Takwin.

Ia menjelaskan, langkah pertama yang dilakukan adalah menanggulangi kondisi saat ini agar tidak semakin menyebar. Pasalnya, saat ini limbah itu telah mengotori pantai Kampung Melayu sekitar 1,5 Km. Kemudian tim gabungan itu akan mencari sumbernya.

Baca Juga: Ikuti IMDEX Asia, 3 KRI Bertolak dari Batam ke Singapura

Takwin menduga, limbah itu berjenis Marine fuel oil (MFO) atau pun aspal. Namun, hal itu perlu dipastikan lebih lanjut lagi. Limbah tersebut diketahui juga mencari sebagian pantai Kabupaten Bintan.

“Ini kemungkinan limbah jenis MFO atau bisa juga aspal. Tapi kita belum bisa pastikan. Kita tunggu juga dari DLH,” ujarnya.

“Penindakannya nanti jelas akan kita lakukan. Yang pasti kita temukan dulu sumbernya,” tegas Takwin.

Baca Juga: Ini Pengakuan Pria Pedofil di Batam, Sasarannya Siswi SMP

Sebelumnya, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Khairul Bahri, mengungkapkan, limbah itu mulai tampak sekitar jam 7 pagi di sepanjang bibir pantai Kampung Melayu.

Ia menjelaskan, limbah hitam itu sangat menganggu aktivitas warga sekitar. Terlebih, daerah itu merupakan kawasan wisata yang mengandalkan alam sebagai daya tarik utamanya.

Selain itu, lingkungan sekitar sangat tercemar sehingga pasti mempengaruhi ekosistem yang ada. Ia mengaku, tak mengetahui pasti asal atau sumber dari limbah tersebut.

“Kami berharap ini agar segera ditindaklanjuti karena sangat merugikan,” tegasnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Terkait Kasus 50 Kg Ganja, Anggota TNI AD Kopda N Ditangkap

0
Ilustrasi narkoba. Dok JawaPos

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten menangkap seorang anggota TNI AD, Kopda N. Kasus ini terkait penyalahgunaan 50 kilogram ganja.

Kopda N ditangkap bersama seorang warga sipil di Kos Soponasakti Islamic Village, Jalan Islamic Raya Komplek Soponasakti, Tanggerang, Banten. Keduanya langsung diamankan untuk proses pemeriksaan.
“Benar, terduga pelaku dari TNI AD, Kopda N. Sudah diamankan,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari saat dikonfirmasi, Rabu (3/5).
Hamim mengatakan, Kopda N dan seorang warga sipil ditangkap pada Selasa (2/5). Untuk Kopda N telah dibawa ke Pomdam Jaya untuk proses hukum.
“Yang bersangkutan bertugas di Kodam IM (Iskandar Muda), tapi karena locusnya di wilayah Kodam Jaya, sekarang dalam penanganan Pomdam Jaya berkoordinasi dengan Pomdam IM,” jelas Hamim. (*)
Reporter: JP Group

Ikuti IMDEX Asia, 3 KRI Bertolak dari Batam ke Singapura

0
KRI e1683092406269
KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 akan menghadiri IMDEX Asia ke 13 di Singapura.

batampos – Tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI AL bertolak dari Batam menuju Singapura, Selasa (2/5). Kapal ini akan mengikuti International Maritime Defence Exhibition & Conference (IMDEX) Asia ke 13 di Singapura.

IMDEX Asia rencananya berlangsung di Singapura mulai hari ini (3/5). Kapal yang ikut serta yakni KRI Jenis Bantu Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, KRI jenis KCR 60 KRI Halasan-630, dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (KRI GNR-332).

“Hari ini kami melepas keberangkatan tiga kapal perang bertolak dari Pelabuhan Batam menuju Singapura,” ujar Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Agus Darmawan saat melepas tiga Kapal Perang di Pelabuhan Batuampar, kemarin.

Baca Juga: KN Nipah-321 Bakamla RI Ikut IMDEX 2023 di Singapura

IMDEX 2023 merupakan kegiatan pameran kemaritiman dan pertahanan yang melibatkan puluhan negara sekaligus perusahaan multinasional yang bergerak dalam bidang teknologi pertahanan maupun keamanan untuk menunjukkan dan menawarkan produk terbaru unggulannya.

Selain itu kegiatan ini sebagai media untuk mempromosikan dan menunjukkan produk industri strategis Nasional kepada masyarakat dunia serta untuk menambah pengetahuan, wawasan dan informasi mengenai perkembangan teknologi maritim terbaru.

“Selain untuk memelihara dan meningkatkan hubungan kerja sama antar negara di Asia Pasifik, sekaligus juga untuk mendukung pemerintah dalam mempromosikan alutsista produksi industri strategis. Selain itu dalam event ini juga turut dipromosikan pariwisata dan kebudayaan Indonesia,” kata Agus.

Baca Juga: Mulai Bangkit, Resort dan Hotel Baru Bermuculan Marina Sekupang

Ia menambahkan nantinya dari tiap-tiap KRI akan menampilkan kesenian tari-tarian tradisional di antaranya, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, menampilkan kesenian Reog Ponorogo, Tari Saman, Tari Sinanggar Tulo, Tari Perang dan pencak silat.

Sedangkan KRI Halasan-630 akan menampilkan kesenian tradisional Tari Gaba-gaba dari Maluku, KRI I Gusti Ngurah Rai akan menampilkan kesenian Tari Dayak dan Tari Kecak. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Warga Jemaja dan Polisi Kembali Temukan Paket Diduga Berisi 1 Kg Kokain

0

batampos– Warga Desa Kuala Maras Jemaja Timur menemukan satu paket seberat lebih kurang 1 Kg diduga kokain di pesisir pantai Teluk Jebong Anambas, Senin (1/5).

Awalnya lima warga tengah mencari kayu. Kemudian beristirahat di pesisir pantai. Kemudian satu warga menyisir pantai mencari kerang. Saat itu, warga menemukan satu paket mencurigakan bertuliskan kode 730 berbendera Israel.

Warga bersama polisi menemukan satu paket yang diduga kokain di pesisir pantai Teluk Jebong Anambas. F. Humas Polres Anambas

Paket yang diduga kokain itu dibungkus karet balon berwarna hitam. Diperkirakan paket tersebut memiliki berat lebih kurang 1 Kg. Warga kemudian melaporkan penemuan benda mencurigakan itu ke Polsek Jemaja.

BACA JUGA:Gubernur Ansar Berikan Bantuan Insentif RT/RW dan Posyandu di Jemaja

Kapolsek Jemaja AKP Joko Setiasno paket yang ditemukan di pesisir pantai Teluk Jebong, memiliki kemiripan dengan temuan paket di Desa Air Biru, Jemaja Anambas pada 26 Desember 2022 lalu.

“Terbuka kemungkinan, paket yang mencurigakan itu berhubungan dengan paket kokain yang ditemukan sebelumnya tahun 2022 lalu” ungkap Joko.

Kini temuan paket yang diduga kokain itu telah diamankan ke Mapolsek Jemaja guna pemeriksaan lebih lanjut. (*)

reporter: yusnadi

Menang Tipis 1-0, Barcelona Kian Dekat Juara Liga Spanyol

0
Jordi Alba mengenakan ban kapten setelah mencetak gol untuk Barcelona dalam pertandingan Liga Spanyol lawan Osasuna di Camp Nou pada 3 Mei 2023. ANTARA/AFP/LLUIS GENE

batampos – Barcelona hanya mampu menang tipis 1-0 saat melawan 10 pemain Osasuna dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou pada Rabu (3/5) dini hari WIB, dikutip dari Antara.

Gol kemenangan Barca dicetak oleh Jordi Alba di akhir babak kedua, sementara Osasuna harus bermain dengan 10 orang setelah Jorge Herrando mendapatkan kartu merah.

Raihan tiga poin ini semakin mendekatkan Barcelona dengan gelar juara Liga Spanyol musim 2022/23. Mereka kini mengumpulkan 80 poin dari 33 pertandingan, unggul 12 poin dari rival terdekat mereka Real Madrid yang baru tampil 32 laga.

Sementara itu, Osasuna berada di posisi kesembiland dengan 44 poin, demikian catatan laman resmi LaLiga.

Baca Juga: Real Madrid Kalah 0-2 di Kandang Lawan, Barcelona Dapat Keuntungan

Duel kedua tim berjalan alot selama 20 menit tanpa ada tembakan.

Osasuna harus bermain dengan 10 orang di menit ke-27. Jorge Herrando diganjar kartu merah langsung karena menjegal Pedi.

Barcelona mengancam gawang Osasuna saat mendapatkan tendangan bebas. Bola tembakan Raphinha membentur tiang gawang tim tamu.

Meski unggul jumlah pemain, Barcelona kesulitan untuk mencetak gol. Pertahanan Osasuna sangat kuat sampai turun minum.

Pertandingan berlangsung sengit selama 20 menit pertama. Barcelona mendominasi penguasaan bola, tetapi mereka kesulitan membongkar pertahanan Osasuna.

Baca Juga: Arsenal Kembali Puncaki Klasemen Liga Inggris usai Sikat Chelsea 1-3

Barcelona memiliki peluang berbahaya pada menit ke-26. Alejandro Balde melakukan tusukan di sisi kiri dan mengirimkan umpan tarik kepada Pedri yang tendangannya masih melambung dari gawang Aitor Fernandez.

Semenit kemudian, Osasuna harus bermain dengan 10 orang setelah Jorge Herrando mendapat kartu merah langsung dari wasit usai menarik Pedri.

Meski unggul jumlah pemain, Barcelona gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Skor tetap 0-0.

Barcelona melanjutkan dominasi permainan mereka di babak kedua dan beberapa kali menembus lini pertahanan Osasuna lewat sayap. Namun, serangan bertubi-tubi Barcelona masih belum bisa menaklukkan Aitor Fernandez.

Baca juga: Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Panjat Tebing 2023

Barcelona sempat mencetak gol pada menit ke-79. Kemelut di depan gawang Osasuna berakhir dengan gol bunuh diri, tetapi gol itu dianulir karena Ferran Torres sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside.

Blaugrana akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-85, gol kemenangan mereka dicetak oleh Jordi Alba lewat tendangan voli setelah mendapatkan umpan dari Frenkie de Jong.

Aitor Fernandez akhirnya takluk dan Barcelona unggul 1-0. Tim tuan rumah mencoba untuk menambah keunggulan mereka, tetapi tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. (*)

 

 

Reporter: Antara

Ini Pengakuan Pria Pedofil di Batam, Sasarannya Siswi SMP

0
cabul
AA pelaku pedofilia yang ditangkap Polsek Lubukbaja. Foto: Yudi untuk Batam Pos

batampos – AA, pria pedofil di Batam mengaku sudah mencabuli 3 siswi SMP dalam sebulan belakangan. Pelaku mencabuli korban di lokasi yang sama, yakni di hotel kawasan Penuin.

“Dari pengakuan pelaku, ada 3 korban (pencabulan). Seluruhnya pelajar (siswi) SMP,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Thetio Nardiyanto, Selasa (2/5).

Thetio menjelaskan pelaku memiliki modus mencari target dari media sosial (medsos) Instagram. Kemudian memacari korban, mengajak korban jalan, serta makan.

Baca Juga: Ini Kata Bea Cukai Batam Terkait Joki IMEI HP Bekas Dari Luar Negeri

“Korban dibujuk rayu, diiming-imingi. Pelaku memanfaatkan medsos dan ketampanannya untuk mencari target,” katanya.

Dari pemeriksaan pelaku, para korban dicabuli berulang kali. Bahkan, pelaku meminta korban untuk tidak menceritakan aksi bejatnya kepada orang lain.

“Pelaku sudah sering membawa wanita ke hotel tersebut. Korbannya ganti-ganti,” ungkapnya.

Baca Juga: Mulai Bangkit, Resort dan Hotel Baru Bermuculan Marina Sekupang

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Lubukbaja menangkap pedofil berinisial AA. Dalam sepekan, pria 22 tahun ini sudah mencabuli 2 anak dibawah umur yang berstatus pelajar berinisial I, 15, dan B, 16.

Aksi pelaku terkuak dari laporan salah satu orangtua korban. Saat itu, korban menceritakan kepada orangtuanya sudah dicabuli pelaku.

Pelaku ditangkap di Komplek Ruko Jeni Prima, Penuin. Di lokasi, polisi juga menemukan pelaku tengah bersama anak di bawah umur lainnya.(*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pemeran Ikal di Film Laskar Pelangi ”Jual” Istri lewat MiChat

0
Mobil yang dipakai Zulfani Pasha cs yang digunakan menipu korban saat “jual istri” di Michat. (BELITONG EKSPRES)

batampos – Dia bukan lagi Ikal, bocah cerdas di film Laskar Pelangi. Selain karena usianya kini sudah 26 tahun, apa yang dilakukan Zulfani Pasha sungguh jauh dari sosok inspiratif dalam kisah yang dilayarlebarkan berdasar novel Andrea Hirata itu.

Zulfani ditangkap polisi setelah melakukan aksi penipuan dengan modus ”menjual” sang istri, Putri Amelia (selengkapnya lihat grafis). Selain itu, dia diketahui membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin dalam mobil yang digunakan untuk melakukan aksi penipuan di Belitung Timur, Bangka Belitung, tersebut.

”Saya meminta maaf kepada warga Belitung dan masyarakat Indonesia, saya akui bersalah. Hanya saja dari awal tidak ada niat untuk melakukan tindak kejahatan,” kata Zulfani saat dihadirkan sebagai tersangka dalam konferensi pers di Mapolres Belitung Timur kemarin.

Ada lima orang di dalam mobil All New Ertiga putih itu. Selain Zulfani, 26; dan Putri, 21; ada Aldi, 22; Hafandi, 18; dan Afandi, 18. Kejadian bermula pada Jumat (28/4) malam saat Zulfani ingin membawakan oleh-oleh untuk mertua yang akan dikunjungi di Manggar, Belitung Timur, tapi tak punya uang. Rentetan kejadiannya yang berujung penangkapan berlangsung sampai Sabtu (29/4) dini hari.

Zulfani Pasha, pemeran Ikal dalam film Laskar Pelangi. (BELITONG EKSPRES )

 

Kanit Res Polsek Gantung Ipda Sandi Iriawan kepada Belitong Ekspres menyebutkan untuk kasus penipuan Open BO dengan pelaku Putri ditangani Satreskrim Polres Beltim. “Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan dan ditahan di Polres Beltim,” katanya.

Penangkapan Zulfani cs diwarnai kejar-kejaran, serempetan, dan tabrakan. Saat meninggalkan korban penipuan di sebuah penginapan di Manggar, mereka langsung kabur menuju arah Kecamatan Gantung yang juga berada di Belitung Timur.

Aksi mereka ternyata diketahui korban dan langsung mengejar mobil ke arah Gantung bersama salah seorang rekan. Untuk meneror korban, Zulfani mengambil samurai untuk menakuti.

Sementara itu, mobil yang ditumpangi Zulfani Pasha dan Putri Amelia memilih kabur ke arah Dusun Langkang guna menghindari kejaran korban. Saat merasa aman, mereka kembali ke arah Gantung untuk mencari penginapan.

Sesampai di penginapan, Zulfani Pasha langsung beristirahat, sedangkan Putri Amelia dan rekannya berinisiatif keluar penginapan untuk membeli minuman dan rokok. Karena merasa ada yang mengejar, mobil justru menyerempet pengendara sepeda motor.

Lagi-lagi karena takut, mereka putar arah kembali dan kabur. Saat melintas di depan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Menumbing di Pasar Gantung, personel jaga mengenali mobil mereka dan segera menghubungi Kanitres Polsek Gantung untuk melakukan pengejaran. (*)

Reporter: JP Group