batampos- Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan apresiasi kepada atlet asal Provinsi Kepri yang sudah memberikan medali bagi Indonesia diajang SEA Games 2023 yang digelar di Kamboja. Sebagai bentuk penghargaan Gubernur memberikan bonus berupa uang pembinaan.
Pemberian bonus tersebut menjadi warna pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-115 yang dipusatkan di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (22/5). Reward tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Adapun mereka yang mendapatkan apresiasi dari Gubernur Ansar adalah Muhammad Ramadhan Sananta yang turut mengantarkan Indonesia meraih medali emas dari cabang olahraga sepakbola. Medali emas tersebut sangat berharga, karena Indonesia mendapatkan medali serupa 32 tahun silam.
Atlet Provinsi Kepri lainnya yang juga menyumbang medali emas di Seagame Kaboja 2023 adalah Tengku Muhammad Septiadi Ardiansyah, dari cabang E-Sport. Baik Ramadhan Sananta maupun Tengku Muhammad Septiadi Ardiansyah sama-sama berasal dari Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
BACA JUGA:Dojo Laksana Diharapkan Lahirkan Atlet Berprestasi
Satu nama lainnya yang juga mengharumkan Provinsi Kepri dipesta olahraga Asia Tenggara tersebut adalah Claudions Reco. Ia merupakan atlet kickboxing yang meraih medali perunggu. Ketiganya menjadi pelecut semangat bagi atlet lainnya di Provinsi Kepri.
Bagi atlet peraih medali emas masing-masing mendapat bonus sebesar Rp100 juta. Kemudian untuk atlet yang menyumbang medali perunggu medapatkan uang pembinaan sebesar Rp30 juta.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, sejalan dengan peringatan Harkitnas ke-115 ini, ia bersyukur dapat hadir bersama putra-putra terbaik Kepri. Ia yakin ketiga atlet tersebut akan menjadi pemantik semangat kebangkitan pemuda di Kepri menghadirkan karya terbaiknya di event nasional maupun internasional.
“Hasil yang adinda raih saat ini jangan dijadikan suatu kepuasan dan berhenti berkarya. Tapi teruslah berlatih, belajar, menambah pengalaman,” ujar Gubernur Ansar.
Pesan serupa juga ditujukan Gubernur untuk pemuda lain di Kepri, mari bangkit bersama bawa nama baik Kepri ke depannya. Ia yakin, atlet-atlet Provinsi Kepri bisa berbuat banyak kedepanya. Pemprov Kepri, akan terus memberikan dukungan untuk pengembangan atlet di Provinsi Kepri.
“Apa yang diraih atlet kita hari ini, bisa menjadi pelecut semangat. Saya yakin, kedepan akan banyak atlet-atlet Provinsi Kepri bisa mengharumkan Indonesia,” tutup Gubernur.
Lewati Pandemi Covid-19, Kepri Bangkit Pulihkan Ekonomi
Pemprov Kepri memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 115 yang dipusatkan di Pelataran Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Senin (22/5). Gubernur Ansar menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan yang dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Provinsi Kepri tersebut.
Dalam dalam amanatnya, Gubernur Ansar membacakan sambutan Plt. Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Moh. Mahfud MD yang mengusung tema “Semangat untuk Bangkit”. Dikatakannya, 115 tahun lalu, bara persatuan Indonesia sebagai negara mulai menyala.
Hal ini ditandai dengan meleburnya berbagai gerakan perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi satu barisan yang utuh dengan didirikannya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.
“Sejak saat itu, gerakan perjuangan Indonesia dengan gegap gempita bergerak maju mewujudkan Republik Indonesia sebagai negara yang satu, berdaulat, adil, dan makmur” ucapnya.
Gubernur Ansar menambahkan, kebangkitan Indonesia di tengah krisis dunia juga ditunjukkan melalui kiprah Indonesia di berbagai forum Internasional. Dunia telah menyaksikan kepiawaian Indonesia dalam memimpin forum yang beranggotakan 20 negara – entitas regional dengan kekuatan ekonomi terbesar, yakni G20.
Ia melanjutkan, kepemimpinan Indonesia di tingkat dunia pun terus berlanjut dengan keketuaannya dalam forum ASEAN di tahun 2023 yang efektif berlaku sejak tanggal 01 Januari 2023 yang lalu.
“Tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia menjadi momentum untuk mengimplementasikan semangat Kebangkitan Nasional dalam menyambut era pasca-pandemi Covid-19 sekaligus perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Mengutip perkataan dr. Soetoemo.
“Generasi yang mau berjuang untuk kemandirian bangsanya adalah generasi yang mencintai generasi penerusnya dan mencintai tanah airnya,” tutup Gubernur Ansar. (*)