
batampos – Meninggal dunia, Anna Shay jadi trending di Google. Bintang reality show di streaming Netflix itu meninggal di usia 62 tahun.
Pihak keluarga mengonfirmasi Anna Shay yang merupakan bintang reality ‘Bling Empire’ meninggal setelah terkena stroke. Keluarga menyatakan sedih sekali harus kehilangan sosialita sekaligus crazy rich tersebut.
“Sedih hati kami mengumumkan bahwa Anna Shay, seorang ibu yang penuh kasih, nenek, bintang kharismatik, dan sinar matahari kami yang paling cerah, telah meninggal dunia pada usia 62 tahun karena stroke,” kata perwakilan keluarga seperti dilansir dari Variety.
Baca juga: Lewat Anime, Jangkau Pendengar Sekaligus Penonton Luar Negeri
Di mata keluarga, Anna Shay sangat berkesan karena banyak mengajari mereka tentang pembelajaran hidup. Pihak keluarga menyebut pembelajaran hidup yang diberikan Anna Shay tak terlupakan lantaran sangat membekas.
“Pengaruhnya pada hidup kita akan selamanya dirindukan dan tidak pernah dilupakan, ”lanjut pihak keluarga.
Pemain ‘Bling Empire’, Kevin Kreider mengungkap duka sekaligus memberikan penghormatan pada Anna Shay lewat unggahannya di Instagram. Dia menyebut meninggalnya Shay tak terduga.
“Kamu tidak pernah tahu kapan perpisahan terakhirmu. Sangat tidak terduga dan berharap ketika aku melihatmu terakhir kali untuk makan siang, aku akan mengambil waktu sejenak untuk mencium bunga mawar dan melakukan satu petualangan terakhir denganmu,” tulisnya.
Baca juga: Inara Rusli Curhat, Saya yang Diselingkuhi, Saya yang Disuruh Minta Maaf
Anna Shay dikenal publik luas usai menjadi bintang acara reality ‘Bling Empire’ pada tahun 2021 silam. Dia membintanginya bersama Kane Lim, Gabriel, Christine Chiu, Kim Lee, Jaime Xie, dan yang lainnya. Pertunjukan itu kerap digambarkan sebagai ‘Crazy Rich Asians’ di kehidupan nyata.
Anna Shay berpikir untuk membintangi ‘Bling Empire’ tujuan utamanya bukan untuk mencari polularitas. Dia melakukannya untuk menghibur diri sendiri setelah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun merawat putranya. (*)
Reporter: JPGroup





batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melalui Subdit 1 telah mengungkap dua tersangka AS ,36, dan AT, 44,berprofesi sebagai nelayan dan pegawai harian lepas di salah satu BUMN di wilayah Letung, Anambas atas kepemilikkan narkotika golongan satu kokain seberat 3,2 kilogram.


