Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5557

Meninggal Dunia, Anna Shay Jadi Trending di Google

0
f: Anna Shay meninggal dunia./dok Netflix

batampos – Meninggal dunia, Anna Shay jadi trending di Google. Bintang reality show di streaming Netflix itu meninggal di usia 62 tahun.

Pihak keluarga mengonfirmasi Anna Shay yang merupakan bintang reality ‘Bling Empire’ meninggal setelah terkena stroke. Keluarga menyatakan sedih sekali harus kehilangan sosialita sekaligus crazy rich tersebut.

“Sedih hati kami mengumumkan bahwa Anna Shay, seorang ibu yang penuh kasih, nenek, bintang kharismatik, dan sinar matahari kami yang paling cerah, telah meninggal dunia pada usia 62 tahun karena stroke,” kata perwakilan keluarga seperti dilansir dari Variety.

Baca juga: Lewat Anime, Jangkau Pendengar Sekaligus Penonton Luar Negeri

Di mata keluarga, Anna Shay sangat berkesan karena banyak mengajari mereka tentang pembelajaran hidup. Pihak keluarga menyebut pembelajaran hidup yang diberikan Anna Shay tak terlupakan lantaran sangat membekas.

“Pengaruhnya pada hidup kita akan selamanya dirindukan dan tidak pernah dilupakan, ”lanjut pihak keluarga.

Pemain ‘Bling Empire’, Kevin Kreider mengungkap duka sekaligus memberikan penghormatan pada Anna Shay lewat unggahannya di Instagram. Dia menyebut meninggalnya Shay tak terduga.

“Kamu tidak pernah tahu kapan perpisahan terakhirmu. Sangat tidak terduga dan berharap ketika aku melihatmu terakhir kali untuk makan siang, aku akan mengambil waktu sejenak untuk mencium bunga mawar dan melakukan satu petualangan terakhir denganmu,” tulisnya.

Baca juga: Inara Rusli Curhat, Saya yang Diselingkuhi, Saya yang Disuruh Minta Maaf

Anna Shay dikenal publik luas usai menjadi bintang acara reality ‘Bling Empire’ pada tahun 2021 silam. Dia membintanginya bersama Kane Lim, Gabriel, Christine Chiu, Kim Lee, Jaime Xie, dan yang lainnya. Pertunjukan itu kerap digambarkan sebagai ‘Crazy Rich Asians’ di kehidupan nyata.

Anna Shay berpikir untuk membintangi ‘Bling Empire’ tujuan utamanya bukan untuk mencari polularitas. Dia melakukannya untuk menghibur diri sendiri setelah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun merawat putranya. (*)

Reporter: JPGroup

KPK Duga Uang Haram Eks Bupati Pemalang Mengalir ke Muktamar PPP

0
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo usai diperiksa usai OTT KPK, Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, uang penerimaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengalir untuk muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Makassar pada 2022. Diduga, uang itu mengalir melalui mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo (MAW).

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur menjelaskan, Mukti Agung Wibowo diduga telah menerima uang suap jual beli jabatan dari tujuh pejabat di Pemalang senilai Rp 650 juta. Uang itu diterima Mukti Agung melalui orang kepercayaannya, Adi Jumal Widodo (AJW).
“Uang terkumpul sejumlah sekitar Rp 650 juta diistilahkan ‘uang syukuran’ yang kemudian digunakan AJW membiayai berbagai kebutuhan MAW, yang diantaranya untuk mendukung kegiatan muktamar salah satu partai di Makassar tahun 2022,” kata Asep Guntur di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (5/6) malam.
Asep mengungkapkan, uang suap jual beli jabatan senilai Rp 650 juta itu berasal dari enam pejabat Pemkab Pemalang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka di antaranya Sekretaris DPRD Pemalang, Sodik Ismanto (SI); Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang, Abdul Rachman (AR).
Kemudian, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Pemalang, Mubarak Ahmad (MA); Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Moh Ramdon (MR); Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bambang Haryono (BH); Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Suhirman (SR); serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Raharjo (RH).
Abdul Rahman, Mubarak Ahmad, Suhirman, Sodik Ismanto, Moh Ramdon, serta Bambang Haryono diduga telah menyuap Mukti Agung Wibowo masing-masing sebesar Rp100 juta untuk mendapatkan jabatan eselon II di Pemkab Pemalang. Sementara Raharjo, menyuap Mukti sebesar Rp50 juta.
“AR, MA, SR, SI, MR, BH masing-masing memberikan Rp100 juta sedangkan RH memberikan Rp50 juta dalam rangka mengikuti seleksi untuk posisi jabatan eselon II sebagaimana tawaran dari Adi Jumal Widodo agar dapat dinyatakan
lulus,” ucap Asep.
Saat ini, KPK telah menahan tiga dari tujuh tersangka baru tersebut. Ketiga tersangka yang telah ditahan yakni, Mubarak Ahmad; Abdul Rachman; dan Suhirman. Ketiganya ditahan untuk masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan di Rutan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
“Untuk keperluan proses penyidikan, tim penyidik menahan tersangka MA, AR dan SR untuk masing-masing selama 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 5 Juni 2023 sampai dengan 24 Juni 2023 di Rutan KPK pada gedung Merah Putih,” pungkasnya. (*)
Reporter: JP Group

Polda Kepri Ungkap Pemilik Kokain yang Ditemukan di Anambas, Profesinya Nelayan dan PHL BUMN

0
polda kepri
Barang bukti narkotika jenis kokain yang diamankan dari kedua pelaku. Foto: Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri mengungkap dua tersangka atas kepemilikkan narkotika golongan satu kokain seberat 3.2 kilogram.

Keduanya yakni AS ,36, dan AT, 44 yang berprofesi sebagai nelayan dan pegawai harian lepas di salah satu BUMN di wilayah Letung, Anambas.

“Dua tersangka ini adalah hasil pengembangan dari penangkapan tiga tersangka kasus kokain sebelumnya pada 18 Mei lalu, dimana dari tangkapan sebelumnya terdapat 1.4 kg dan kemudian barang bukti dari dua tersangka ini terdapat 3.2 kg,” ujar Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol Komaruddin, Selasa (6/6/2023).

Komaruddin menerangkan, kokain ini didapatkan oleh dua tersangka di pinggir pantai Pulau Darak Desa Air Biru di Pulau Peneson Kecil Desa Air Biru, Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kemudian di simpan kedalam jerigen lalu di tanam atau dikubur.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Mewah di Batam, Milik Mantan Pejabat BC

“Rencananya kokain ini akan dijual pada orang yang memesan (membeli) dengan harga 70 sampai 80 juta. Sementara harga kokain di pasaran senilai Rp 7 miliar untuk satu kilogram,” terangnya.

Peran dari AS, ialah mencari pembeli kemudian untuk AT berperan menyerahkan barang bukti kokain kepada AS.

“Motif pelaku ialah ekonomi untuk mendapatkan keuntungan, jadi kokain ini disimpam terkubur sampai menunggu adanya pembeli,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Binops Ditresnarkoba Polda Kepri , Kompol Felix Mauks, menyampaikan, dari rangkaian pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kepri serta Polresta Barelang dan Polres Anambas terdapat 58 kg.

Baca Juga: Satreskrim Polresta Barelang Rutin Lakukan Pengawasan ke Arena Gelper

“Artinya kasus pengungkapan ini akan berlanjut dan indikasi kokain tersebut masih terdapat di wilayah Anambas dan wilayah lain,” ujarnya.

Ia menerangkan, peristiwa bermula pada Selasa (23/5/2023), anggota Satresnarkoba Polres Anambas menerima laporan dari Polsek Jemaja mengenai adanya penemuan barang bukti narkotika jenis kokai 3.2 kg dimasukkan kedalam jerigan kemudian dikubur di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru, Jemaja, Anambas.

“Setelah itu Satresnarkoba Polres Anambas menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lanjutan,” ujarnya.

Setelah itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut didapati informasi bahwa kokain tersebut sebelumnya sudah ditemukan 1 Mei 2023 dan kemudian dikuasai lalu dikubur dan disimpan didalam tanah yang berlokasi di sebuah kebun di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru Kec Jemaja , Anambas oleh kedua tersangka.

Baca Juga: Jefridin: Perempuan Pemegang Kunci Utama Kualitas Pendidikan Indonesia

Setelah itu pada 24 Mei 2023 Satreesnarkoba menuju Polsek Jemaja untuk mengamankan kedua pelaku dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, sebagai perantara, kepemilkkan, dan menguasai

Kedua pelaku dikenakkan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal  132 Ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun dan paling singkat 5 tahun,” tutupnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

BP Batam dan LAN RI Gelar Pelatihan Teknis Manajer Madya

0
bp batam 4
25 manajer tingkat madya BP Batam mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia berkomitmen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam melayani masyarakat dan mengembangkan inovasi untuk kemajuan daerah ke depan.

Melalui kerja sama dan kolaborasi yang sudah terjalin, BP Batam mengirimkan sebanyak 25 orang manajer tingkat madya untuk mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (5/6/2023).

Kepala Biro SDM BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi seluruh manajer madya di BP Batam dalam mengembangkan inovasi serta terobosan baru guna kemajuan roda organisasi.

Baca Juga: Menko Perekonomian Apresiasi Kerja Keras BP Batam

Ia menjelaskan, hal ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang menginginkan seluruh SDM mampu memberikan kontribusi aktif terhadap kemajuan Kota Batam.

“Kemajuan organisasi menjadi atensi kami. Dengan harapan, ilmu yang didapatkan mampu diterapkan secara maksimal. Di mana, para manajer madya harus mampu membuat lompatan baru terhadap perubahan yang lebih baik dari segi pelayanan dan pengusahaan,” katanya usai pembukaan agenda pelatihan teknis.

Dengan program pelatihan tersebut, lanjut Lilik, pihaknya berupaya untuk membawa BP Batam ke arah yang lebih baik. Termasuk dalam mencetak kepemimpinan organisasi.

“Sesuai arahan Kepala BP Batam, kita terus berupaya agar BP Batam memberikan manfaat dengan seluruh lompatan baru ke depannya,” tambahnya.

Baca Juga: PT TEC Indonesia Apresiasi BP Batam dalam Percepatan Investasi

Agenda Pelatihan Teknis Manajer Madya BP Batam bersamaan dengan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto.

Adi mengatakan, pelatihan teknis untuk para Manajer Madya BP Batam diharapkan mampu mengembangkan potensi, kompetensi, serta kapasitas SDM yang ada.

“LAN bekerja sama dengan BP Batam dalam menyelenggarakan pelatihan teknis untuk manajer madya di BP Batam. Kita harapkan, pelatihan ini dapat mengembangkan kapasitas kompetensi BP Batam di level madya. Terutama kemampuan mereka dalam meningkatkan kinerja organisasi, mengembangkan inovasi dan terobosan baru,” ujarnya.

Baca Juga: BP Batam Sampaikan Sasaran Strategis Tahun 2024

Ia berharap, kolaborasi dengan BP Batam dapat terus berjalan baik dan berlanjut ke depan.

Mengingat, pengembangan SDM berkualitas menjadi atensi serius setiap instansi dan lembaga pemerintah.

“Ini kolaborasi yang baik dengan kurikulum pelatihan juga kita desain dan susun bersama. Mudah-mudahan Diklat ini bermanfaat dan berhasil sehingga menjadi model pengembangan untuk ke depannya,” pungkasnya.(*)

BP Batam dan LAN RI Gelar Pelatihan Teknis Manajer Madya

0
bp batam 4
25 manajer tingkat madya BP Batam mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia berkomitmen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam melayani masyarakat dan mengembangkan inovasi untuk kemajuan daerah ke depan.

Melalui kerja sama dan kolaborasi yang sudah terjalin, BP Batam mengirimkan sebanyak 25 orang manajer tingkat madya untuk mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (5/6/2023).

Kepala Biro SDM BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi seluruh manajer madya di BP Batam dalam mengembangkan inovasi serta terobosan baru guna kemajuan roda organisasi.

Baca Juga: Menko Perekonomian Apresiasi Kerja Keras BP Batam

Ia menjelaskan, hal ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang menginginkan seluruh SDM mampu memberikan kontribusi aktif terhadap kemajuan Kota Batam.

“Kemajuan organisasi menjadi atensi kami. Dengan harapan, ilmu yang didapatkan mampu diterapkan secara maksimal. Di mana, para manajer madya harus mampu membuat lompatan baru terhadap perubahan yang lebih baik dari segi pelayanan dan pengusahaan,” katanya usai pembukaan agenda pelatihan teknis.

Dengan program pelatihan tersebut, lanjut Lilik, pihaknya berupaya untuk membawa BP Batam ke arah yang lebih baik. Termasuk dalam mencetak kepemimpinan organisasi.

“Sesuai arahan Kepala BP Batam, kita terus berupaya agar BP Batam memberikan manfaat dengan seluruh lompatan baru ke depannya,” tambahnya.

Baca Juga: PT TEC Indonesia Apresiasi BP Batam dalam Percepatan Investasi

Agenda Pelatihan Teknis Manajer Madya BP Batam bersamaan dengan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto.

Adi mengatakan, pelatihan teknis untuk para Manajer Madya BP Batam diharapkan mampu mengembangkan potensi, kompetensi, serta kapasitas SDM yang ada.

“LAN bekerja sama dengan BP Batam dalam menyelenggarakan pelatihan teknis untuk manajer madya di BP Batam. Kita harapkan, pelatihan ini dapat mengembangkan kapasitas kompetensi BP Batam di level madya. Terutama kemampuan mereka dalam meningkatkan kinerja organisasi, mengembangkan inovasi dan terobosan baru,” ujarnya.

Baca Juga: BP Batam Sampaikan Sasaran Strategis Tahun 2024

Ia berharap, kolaborasi dengan BP Batam dapat terus berjalan baik dan berlanjut ke depan.

Mengingat, pengembangan SDM berkualitas menjadi atensi serius setiap instansi dan lembaga pemerintah.

“Ini kolaborasi yang baik dengan kurikulum pelatihan juga kita desain dan susun bersama. Mudah-mudahan Diklat ini bermanfaat dan berhasil sehingga menjadi model pengembangan untuk ke depannya,” pungkasnya.(*)

Atlet ASEAN Para Games Indonesia Terserang Tomcat di Kamboja

0
Atlet ASEAN Para Games 2023 Indonesia saat upacara pemberian medali. Para atlet mengaku masih banyak serangga tomcat di Wisma Atlet di Kamboja. (ANTARA)

batampos – Sejumlah atlet ASEAN Para Games asal Indonesia masih terserang serangga tomcat di wisma atlet, tempat menginap di kawasan Komplek Olahraga Morodok Techo Phnom Penh, Kamboja.

“Masih, masih ada tomcat, banyak,” kata atlet para-renang Riyanti di kawasan Wisma Atlet Komplek Olahraga Morodok Techo Phnom Penh Kamboja, Senin (5/6).

Riyanti menyebut dirinya harus membersihkan sprei kasur terlebih dulu dan mengamati agar tempat tidurnya benar-benar bersih dari serangga untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Aldila Fokus ke Ganda Campuran French Open 2023

Sebelumnya, atlet SEA Games ke-32 yang juga menginap di wisma yang sama di Morodok Techo menyebut terkena serangan gigitan tomcat pada awal Mei lalu. Kondisi tersebut tidak berubah hingga penyelenggaraan ASEAN Para Games.

Kendati demikian, tim dokter dari Indonesia telah melakukan antisipasi dengan memberikan obat-obatan seperti salep dan obat minum untuk mengobati efek yang ditimbulkan. Gigitan tomcat menyebabkan kulit gatal dan bahkan bisa sampai iritasi seperti herpes.

“Di lokasi tempat menginap memang ada beberapa tomcat atau serangga yang memberikan dampak ke atlet. Tapi, kita siapkan juga obat-obatan salep dan obat minum sehingga penanganan tetap berjalan,” kata salah satu tim dokter Indonesia, dr Abdullah Al Hazmy.

Baca Juga: Benzema Pergi, Real Madrid Siapkan Nomor 9 untuk Harry Kane

Selain itu, Hazmy juga menemukan adanya peningkatan suhu pada atlet pada Sabtu (3/6) dan Minggu (4/6). Pada hari itu, cuaca di Phnom Penh Kamboja terasa panas menyengat dan suhu tubuh para atlet bisa mencapai 36 hingga 37 derajat celcius.

Dia mengingatkan pada para atlet untuk tetap terhidrasi dan memantau warna urin. “Untuk atlet ini sangat penting sekali, jangan sampai kehausan, jangan keringat terlalu berlebih, dipantau urinnya,” katanya. (*)

 

Reporter: JPGroup

Pegawai Harian Lepas BUMN di Letung, Anambas jadi Tersangka Pemilik 3,2 Kg Kokain

0

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melalui Subdit 1 telah mengungkap dua tersangka AS ,36, dan AT, 44,berprofesi sebagai nelayan dan pegawai harian lepas di salah satu BUMN di wilayah Letung, Anambas atas kepemilikkan narkotika golongan satu kokain seberat 3,2 kilogram.

“Dua tersangka ini adalah hasil pengembangan dari penangkapan tiga tersangka kasus kokain sebelumnya pada 18 Mei lalu , dimana dari tangkapan sebelumnya terdapat 1.4 Kg dan kemudian barang bukti dari dua tersangka ini terdapat 3.2 Kg,” ujar Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol Komaruddin, Selasa (6/6).

Komaruddin menerangkan, kokain ini didapatkan oleh dua tersangka di pinggir pantai Pulau Darak Desa Air Biru Di Pulau Peneson Kecil Desa Air Biru Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas. kemudian di simpan kedalam jerigen lalu di tanam (dikubur) .

“Rencananya kokain ini akan di jual pada orang yang memesan (membeli) dengan harga 70 sampai 80 juta. Sementara harga kokain di pasaran senilai Rp 7 milyar untuk satu kilogram,” terangnya.

Peran dari AS, ialah mencari pembeli kemudian untuk AT berperan menyerahkan barang bukti kokain kepada AS.

“Motif pelaku ialah ekonomi untuk mendapatkan keuntungan , jadi kokain ini disimpam terkubur sampai menunggu adanya pembeli,” ujarnya.

BACA JUGA:Polda Kepri Ungkap 2 Pelaku Kepemilikkan Kokain di Anambas

Sementara itu, Kabag Binops Ditresnarkoba Polda Kepri , Kompol Felix Mauks,menyampaikan dari rangkaian pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kepri serta Polresta Barelang dan Polres Anambas terdapat 58 Kilogram.

“Artinya kasus pengungkapan ini akan berlanjut dan indikasi kokain tersebut masih terdapat di wilayah Anambas dan wilayah lain,” ujarnya.

BACA JUGA:

Ia menerangkan, peristiwa bermula pada Selasa , 23 Mei 2023 anggota Satresnarkoba Polres Anambas menerima laporan dari Polsek Jemaja mengenai adanya penemuan barang bukti narkotika jenis kokai 3.2 Kg dimasukkan kedalam jerigan kemudian dikubur di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru Kec Jemaja, Anambas.

“Setelah itu Satresnarkoba Polres Anambas menindak lanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lanjutan,” ujarnya.

Setelah itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut didapati informasi bahwa kokain tersebut sebelumnya sudah ditemukan 1 Mei 2023 dan kemudian dikuasai lalu dikubur dan disimpan didalam tanah yang berlokasi di sebuah kebun di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru Kec Jemaja , Anambas oleh kedua tersangka.

Setelah itu pada 24 Mei 2023 Satreesnarkoba menuju Polsek Jemaja untuk mengamankan kedua pelaku dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, sebagai perantara, kepemilkkan, dan menguasai

Kedua pelaku di kenakkan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun dan paling singkat 5 tahun,” tutupnya. (*)

reporter: azis

KPK Kembali Sita Aset Rafael Alun, Terkini Properti di Jateng

0
Rafael Alun, eks Pejabat Kantor Pajak jakarta Selatan.

batampos – Aset milik Rafael Alun kembali disita. Terkini, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset berupa properti milik mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) tersebut, yang berada di Jawa Tengah.

“Yang terakhir itu, ini update ya, di salah satu provinsi istimewa di Jawa Tengah kita juga sudah menyita properti,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur saat dikonfirmasi, dikutip dari Antara Selasa (6/5).

Asep belum bersedia menjelaskan lebih lanjut soal lokasi dan nilai dari aset yang baru saja disita tersebut, namun menyebut nilai aset tersebut cukup besar nilainya.

“Ada propertinya, nilainya lumayan besar,” ujarnya.

Lebih lanjut Asep juga mengatakan penyidik KPK masih menelusuri aset-aset lainnya yang diduga adalah milik Rafael namun terdaftar atas nama orang lain.

“Kalau rekan-rekan punya informasi tolong disampaikan ke kita, karena itu bisa di siapa saja. Tidak harus di saudara, keluarga, anaknya, adiknya, kakaknya, ibunya. Mungkin di kenalannya, atau mungkin di siapa kita tidak pernah tahu dipindahkan atas namanya, kan seperti itu,” tuturnya.

Sebelumnya penyidik KPK kembali menyita aset yang diduga milik Rafael Alun Trisambodo berupa satu unit motor gede (moge) Triumph 1200cc di Yogyakarta, serta satu unit Toyota Land Cruiser dan Toyota Camry di Kota Solo.

Penyidik KPK juga menyita tiga unit rumah milik Rafael, yakni satu unit rumah di Simprug, satu rumah indekos di Blok M dan kontrakan di Meruya.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan tim penyidik KPK akan terus melakukan penelusuran aset terkait perkara korupsi dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk tersangka Rafael Alun Trisambodo.

KPK masih terus lakukan follow the money dan identifikasi aset terkait perkara ini untuk optimalisasi asset recovery dari hasil korupsi,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Jefridin: Perempuan Pemegang Kunci Utama Kualitas Pendidikan Indonesia

0
jefridin
Sekda Kota Batam, Jefridin, berfoto bersama sesaat setelah membuka Pelatihan Peningkatan dan Pengembangan SDM Perempuan di Davienna Hotel Nagoya Batam, Senin (5/6/2023). Foto: Media Center Pemko Batam

batampos – Sekretaris Daerah (Sekda) Batam mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Perempuan yang berkualitas. Ia menyebut perempuan adalah pemegang kunci utama kualitas pendidikan Indonesia.

Hal itu disampaikan Jefridin saat mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Pelatihan Peningkatan dan Pengembangan SDM Perempuan di Davienna Hotel Nagoya Batam, Senin (5/6/2023).

Jefridin menjelaskan, SDM perempuan yang berkualitas akan menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak sejak dini. Sehingga mampu melahirkan generasi bangsa yang berkualitas dan menjunjung tinggi etika moral.

Baca Juga: Bersihkan Sampah, Sekda Kota Batam Sampai Turun ke Dalam Parit

“Perempuan jangan lelah untuk terus belajar, menimba ilmu, agar kompeten dalam berbagai bidang,” katanya.

Bagi jefridin, perempuan adalah pemegang kunci utama kualitas pendidikan Indonesia. Bahkan, peran seorang perempuan sangat besar terhadap sukses atau tidaknya suatu generasi.

“Perempuan merupakan sosok penting dibalik pembentukan karakter bagi anak-anaknya. Energi dalam bentuk kasih sayang, teladan, nasihat, hingga doa yang mampu mengubah sesuatu yang terlihat seakan tidak mungkin menjadi mungkin”, ujarnya.

Baca Juga: Dihadiri Sekda Batam, Ribuan Jemaah Padati Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Ia menuturkan, sesuai Data Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat dari total jumlah guru secara nasional saat ini sebanyak 2,906,239 orang, 61 persen di antaranya atau 1.781.711 orang merupakan guru perempuan.

“Yang perlu ditekankan dalam mencapai SDM perempuan yang berkualitas, banyak peluang dan tantangan ke depan, antara lain banyak profesi-profesi baru bermunculan, perubahan budaya masyarakat, kemudahan akses dan perkembangan teknologi informasi yang tidak terbatas, dan sebagainya,” katanya.

“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis sebagai pendidik utama dan pertama bagi generasi penerus hingga turut membangun karakter anak hingga anak mampu berkembang dan menjawab tantangan global,” tutup Jefridin.

Tak hanya penting dalam pendidikan, perempuan juga memiliki peran penting dalam bidang ekonomi hingga kesehatan.

“Dengan beragam keterampilan, perempuan bisa mendorong peningkatan ekonomi keluarga hingga mendukung program pemerintah dalam menekan angka sunting,” katanya.

Untuk diketahui, Data Badan Pusat Statistik (2020) mencatat jumlah penduduk Indonesia mempunyai komposisi yang nyaris seimbang antara perempuan (133,5 juta jiwa) dan laki-laki (136,7 juta jiwa). Sumber Daya Manusia atau Human Capital tersebut, baik laki-laki dan tentunya juga perempuan menjadi potensi bangsa yang harus dikelola.

“Bangkitlah perempuan, jadilah perempuan yang berkualitas,” tutup Jefridin.(*)

Pelajar Dilarang Bawa Kendaraan ke Sekolah

0
Disdikbud Karimun keluarkan SE larangan pelajar membawa kendaraan roda dua maupun empat f,TRI_2

batampos– Setelah kejadian lakalantas beberapa waktu lalu, dengan memakan korban jiwa pelajar hingga meninggal dunia. Akhirnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.422/DISDIKBUD.PSMP/V/1187 tentang larangan membawa kendaraan roda dua dan empat bagi peserta didik.

” Berlaku sejak SE tersebut saya tandatangani yang ditujukan kepada kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta se kabupaten Karimun,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Sugianto, Senin (5/6).

Dalam SE tersebut, berbunyi berdasarkan pasal 281 Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan lalu lintas selain tidak diizinkan membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) dan melarang anak dibawah usia 17 tahun. Tidak diperbolehkan berkendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobi.

Maka, atas dasar tersebut dirinya menyampaikan kepada bapak atau ibu hal-hal sebagai berikut. Pertama, kepada orang tua atauwali murid untuk mengantarkan anak-anaknya kesekolah atau menggunakan transportasi umum. Kedua, melarang siswa untuk membawa kendaraan bermotor roda dua dan empat tanpa SIM.

BACA JUGA:Pelajar SMP Tinjau Kebun Hidroponik Lanal TBK

Ketiga, mencantumkan larangan membawa kendaraan bermotor kedalam tata tertib sekolah dan terakhir atau keempat berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi tata tertib lalulintas.

” Sekali lagi saya himbau kepada orangtua atau wali murid agar anak-anaknya jangan diberikan kesempatan untuk membawa kendaraan roda dua maupun empat. Baik saat disekolah atau dirumah, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan semua pihak,” pesannya.

Sementara itu pemerhati pendidikan Karimun Raja Zurantiaz mendukung kebijakan dari Disdikbud Karimun atas SE ke masing-masing sekolah. Sehingga, bisa menjadi acuan bagi sekolah untuk menegaskan kepada orangtua agar melarang anak-anaknya membawa kendaraan ke sekolah.

” Sangat setuju. Cuman, lagi-lagi tergantung orangtua murid. Pada dasarnya, aturan dibawah 17 tahun dilarang membawa kendaraan roda dua atau empat. Tapi, masih juga membandel masyarakat kita. Apakah anaknya atau orangtuanya. Sebab, bukan terjadi di Karimun tapi secara Nasional juga terjadi banyak anak dibawah 17 tahun yang membawa kendaraan tanpa SIM,” tegasnya.(*)

reporter: tri haryono