Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5597

Tercemar Mikroplastik, Sebanyak 35 Sungai di Indonesia Tidak Sehat

0
Ilustrasi sungai

batampos – Ecoton Foundation melansir data yang memprihatinkan. Sebanyak 35 sungai di Indonesia kondisinya tidak sehat. Pasalnya tercemar kandungan mikroplastik yang cukup tinggi. Upaya menjaga kelestarian sungai dengan pengelolaan sampah yang tepat terus digencarkan.

Tim divisi edukasi Ecoton Foundation Alaika menuturkan kesehatan 35 sungai di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
“Sungai-sungai tersebut positif terkontaminasi mikroplastik akibat banyaknya sampah plastik,” kata Alaika kepada wartawan Kamis (11/5).
Dia mengatakan, temuan tersebut didapati setelah mereka melakukan penelitian audit sampah di beberapa sungai di Indonesia. Alaika menjelaskan dalam riset itu mengukur kontaminasi mikroplastik serta pengaruh dan potensi dampak mikroplastik terhadap organisme hidup termasuk manusia.
Program Ekspedisi Sungai Nusantara Ecoton berhasil mengidentifikasi sampah plastik berdasarkan merek dan perusahaan yang berkontribusi terhadap sampah di lingkungan. Brand yang mendominasi di masing-masing sungai pun berbeda-berbeda.
“Kedepannya kami berharap harus ada tanggung jawab produsen terhadap sampah yang telah mereka hasilkan,” kata Alaika.
Persoalan sampah juga menjadi sorotan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Juru Kampanye Perkotaan WALHI Abdul Ghofar mereka terus melakukan kampanye atau edukasi mengurangi sampah plastik. Termasuk plastik kemasan air minum. Baik itu yang gelas, botol, maupun galon.
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat bahwa produksi sampah di Indonesia mencapai 68,5 juta ton pada 2021 lalu. Dari angka tersebut, sebesar 11,6 juta ton atau sekira 17 persen disumbang oleh sampah plastik. Laporan data produksi sampah plastik nasional di tahun 2021 juga menyebutkan, bahwa tipe bahan plastik yang kerap ditemukan adalah Polyethylene Terephthalate (PET). Bahan tersebut merupakan kemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) sekali pakai.
Untuk itu, permasalahan sampah plastik yang ditimbulkan akibat peredaran galon sekali pakai patut menjadi perhatian bersama. Karena bertentangan dengan rencana pemerintah untuk mengurangi 70 persen sampah plastik pada 2025.
“Kampanye masif yang mendorong penggunaan galon sekali pakai ini kontradiktif dengan semangat pengurangan sampah plastik,” kata Ghofar.
Walhi mengungkapkan, dalam satu hingga dua tahun belakangan ini ada satu produk tertentu yang melakukan kampanye penggunaan galon sekali pakai secara intensif. Menurut dia, penggunaan galon sekali pakai itu tidak dipromosikan secara besar-besaran.
Data Asosiasi Produsen Air Minum Kemasan Nasional (Asparminas) menyebutkan bahwa penjualan galon sekali pakai mengalami peningkatan menjadi delapan persen pada awal 2023. Apabila produsen memproduksi 100 jt galon perhari maka dengan peningkatan konsumsi yang terjadi sudah ada 8 juta sampah galon sekali pakai per hari. (*)
Reporter: JP Group

58 Orang JCH Bintan Telah Lunasi Biaya Haji

0
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah pada kantor Kemenag Bintan, Muhammad Ridwan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sekira 58 orang jemaah calon haji (CJH) Bintan telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji 1444 hijriah / 2023.

“Sudah semua melunasi,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah pada kantor Kemenag Bintan, Muhammad Ridwan saat ditemui di kantor Kemenag Bintan, jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Toapaya, Kamis (11/5/2023).

Selain 58 orang JCH, dia menyampaikan, 8 orang JCH yang masuk dalam daftar cadangan pun telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji.

BACA JUGA:60 Jamaah Calon Haji Tanjungpinang Belum Lunasi ONH

“Tiap orang melunasi biaya perjalanan haji sekira Rp 47,4 juta,” kata dia.

Dia mengungkapkan, awalnya ada 59 orang JCH Bintan telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji.

Dalam perjalanan, 2 orang JCH menunda perjalanan ibadah haji, 1 orang diantaranya mengalami sakit.

Kemudian, 2 orang JCH pindah atau mutasi dari Bintan, Provinsi Kepri ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Lalu, 3 orang JCH masuk ke Bintan, yakni dari Batam, Tanjungpinang dan Karimun.

Dia menyampaikan, beberapa orang JCH telah melakukan manasik dan pembinaan di kecamatan. Selanjutnya, JCH akan melaksanakan manasik dan pembinaan tingkat kabupaten.

“Kemungkinan tanggal 18 dan 19 Mei,” kata dia.

Dia mengatakan, dijadwalkan JCH Bintan akan dilepas pada 24 Mei dari Bintan ke Batam. Lalu, JCH akan masuk dalam kloter 3 dan dijadwalkan akan diberangkatkan dari Batam ke Tanah Suci pada 25 Mei.

“Lama penerbangan sekira 7 sampai 8 jam,” kata dia.

JCH Bintan, kata dia, akan berada di Tanah Suci selama lebih kurang 40 hari.

Selama di sana, JCH asal Bintan akan didampingi ketua kloter, pembimbing ibadah dan tenaga kesehatan.

“Mungkin bulan Juli sudah kembali ke Tanah Air,” kata dia.

Dia mengatakan, sampai saat ini sekira 1.556 orang masuk dalam daftar antre JCH Bintan. Jumlah ini termasuk sekira 58 orang JCH yang telah melunasi biaya perjalanan haji.

“Dari tahun 2012 sampai sekarang dengan batas tunggu sekira 23 tahun,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan Santriwati

0
Ilustrasi pelecehan seksual. ( Dok. JawaPos)

batampos – Seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) berinisial LM,40, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan terhadap santriwati. Adapun penetapan tersangka dilakukan penyidik Kepolisian Resor Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

“Iya, LM sudah kami tetapkan sebagai tersangka dengan menerapkan sangkaan pidana yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang TPKS (Tindak Pidana Perlindungan Anak),” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur AKP Hilmi Manossoh Prayugo, dikutip dari Antara, Kamis (11/5).

Tindak lanjut dari penetapan tersebut, dia pun memastikan bahwa penyidik telah melakukan penahanan terhadap LM di ruang tahanan Polres Lombok Timur.

“Yang bersangkutan sudah kami tahan di Polres Lombok Timur,” ujarnya.

Hilmi menjelaskan bahwa pihaknya menangani kasus ini berawal dari adanya laporan dua orang santriwati. Dalam laporan, aksi pelecehan tersebut terjadi sejak satu tahun terakhir.

Modus tersangka melakukan aksi pelecehan itu dengan meyakinkan korban akan masuk surga dan mengatakan bahwa perbuatan tersebut dilakukan atas restu nabi.

Terkait penanganan kasus ini, Hilmi meyakinkan bahwa Polda NTB melalui tim subdirektorat remaja, anak, dan wanita (subdit renakta) tetap memberikan asistensi.

Kepala Subdit Renakta Reskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati pun menyampaikan bahwa penyidik Polres Lombok Timur sudah menangani kasus tersebut sesuai prosedur hukum.

“Penanganan oleh Polres sudah on the track, jadi kami hanya kawal saja,” ujar Pujawati. (*)

Reporter: JP Group

DPR RI Sebut Batam Termasuk Daerah Rawan Bencana

0
longsor
Ilustrasi. Rumah warga yang tertimpa tanah longsor di Tiban Lama, Sekupang. Foto: Anto untuk Batam Pos

batampos – Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Maman Imanulhaq, menyebut Kota Batam, masuk dalam wilayah rawan bencana.

Hal ini disampaikan usai menggelar rapat bersama Pemerintah Kota Batam, Kamis (11/5/2023). Selain itu ia juga menyoroti Batam yang belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kita mendengarkan juga dari BNPB tadi secara keseluruhan, Batam termasuk rawan bencana. Meskipun kami yakin Batam bisa mengatasi persoalan bencana, namun akan lebih baik ada BPBD, agar lebih cepat respon dan tanggap bencana,” kata Maman.

Baca Juga: Investor Diminta Libatkan Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Pulau Rempang

Batam dengan infrastruktur yang berkembang pesat, tetap harus mempersiapkan langkah mengantisipasi adanya bencana. Batam yang memiliki curah hujan cukup tinggi, sering kali menyebabkan banjir di sejumlah titik.

“Saya yakin nanti dalam pembangunan Batam akan mengacu pada pola-pola yang menyelematkan masyarakat,” tuturnya.

Secara keseluruhan, Batam dengan polanya yang profesional, sudah memiliki sistem penanganan bencana. Sehingga pencegahan sedini mungkin bisa dilakukan.

Baca Juga: Mengintip Desain Kota Modern di Kota Batam

Menurutnya, kebutuhan BPBD merupakan hal yang relatif. Kesiapan Pemda dalam mencegah bencana sangat penting. Selain itu, edukasi ke masyarakat mengenai bencana yang mengancam Batam.

“Jadi pemerintah bersama masyarakat bisa bersama-sama kerja mengatasi bencana,” ujarnya.

Sebelum itu, Pemko Batam mengajukan Peraturan Daerah (Perda) untuk pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa waktu lalu.

Pemko Batam menyatakan, pembentukan BPBD penting untuk menangani dan mencegah potensi rawan bencana di Kota Batam.

Baca Juga: Sidak Mall Pelayanan Publik Batam, Ombudsman Temukan Banyak Loket Kosong

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid sudah mengusulkan adanya BPBD.

“Kita usulkan agar penangan bencana tersendiri. Alhamdulillah, kita di Batam bencananya tak sebesar daerah lain,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin.

Ia menjelaskan, selama ini Pemko Batam tidak memiliki BPBD, karen memang belum memiliki rincian pasti perihal itu. Namun, dengan memperhatikan kondisi saat ini, Kota Batam dinilai perlu kehadiran BPBD.

“Dalam proses. Kami juga ingin punya bagian khusus dalam kebencanaan ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Gubernur Ansar Dampingi Menteri KKP Tinjau Pembangunan 2 Kapal Pengawas Perikanan di Tanjunguncang

0

batampos– Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono kembali menyambangi Provinsi Kepri. Kali ini Menteri Trenggono hadir di Kota Batam guna melakukan kunjungan kerja sekaligus membuka langsung Rakernis Dirjen PRL KKP RI. Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menyambut langsung kedatangan Menteri Trenggono di Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (10/5).

Setibanya di Batam, Menteri Trenggono bersama Gubernur Ansar bergegas menuju Tanjung Uncang, Kota Batam guna melaksanakan agenda pertama kunjungan kerjanya. Keduanya meninjau langsung progres pembangunan Kapal Pengawas Perikanan di Lokasi tersebut.

Sebagai informasi, pada Tahun Anggaran jamak 2022-2023, telah dianggarkan Pembangunan 2 unit Kapal Pengawas Perikanan yang pekerjaannya dilaksanakan di Kawasan Shipyard Tanjung Uncang, Batam.

BACA JUGA:KKP Segel Pulau Bawah di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepri

Menteri Trenggono pada kesempatan itu menyampaikan, peninjauan dimaksudkan untuk memantau langsung progres pembangunan 2 kapal pengawas perikanan kelas II tersebut yanh diharapkan akan selesai dan dapat beroperasi dalam waktu dekat.

“Kami hadir meninjau langsung progresnya, sebab kapal-kapal ini diproyeksikan untuk memperkuat armada pengawasan perikanan di Laut Natuna Utara Zona I. Sekaligus saya ingin memastikan kesiapan penerapan Ekonomi Biru di Kepri” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP RI, Laksda TNI Dr. Adin Nurawaluddin menyampaikan dalam laporannya kepada Menteri KKP bahwa pengerjaan 2 unit Kapal Pengawas Perikanan ini berjalan dengan lancar.

“Jika sudah selesai akan langsung dilakukan uji coba agar penambahan armada dapat langsung memperkuat keamanan kelayakan perikanan di Kepri” jelasnya. (*)

 

BSI Yakin Pelunasan Calon Jamaah Haji Rampung Hari ini

0
Ilustrasi Pelayanan Bank Syariah Indonesia. (dok Jawa pos)

batampos – Normalisasi layanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah rampung. Nasabah sudah bisa bertransaksi melalui kantor cabang, mesin anjungan tunai mandiri (ATM), maupun mobile banking.

“Proses normalisasi BSI berlangsung baik. Prioritas utama untuk meyakinkan dana dan data nasabah aman,” kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi di kantornya, kemarin (11/5).

Kini, BSI tengah melakukan peningkatan kapasitas. Agar core banking dan critical channel bisa kembali dipulihkan dengan cepat dan stabil. Sehingga layanan kepada nasabah dapat sepenuhnya normal.

Hery mengatakan, pihaknya menemukan indikasi adanya serangan siber. Sehingga perlu dilakukan temporary switch off beberapa channel. Untuk memastikan keamanan sistem.

BSI akan melakukan penelusuran. Perlu pembuktian lebih lanjut melalui audit dan digital forensik. Koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak. Baik itu regulator maupun pemerintah.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami nasabah dalam mengakses layanan BSI. “Atas nama Bank Syariah Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nasabah karena adanya kendala dalam mengakses layanan BSI,” ujarnya.

Terkait pelunasan jamaah haji, Corporate Secretary BSI Gunawan Arief Hartoyo menyampaikan, kuota calon jamaah haji BSI yang berhak melunasi sebanyak 161.544 orang. Yang sudah melunasi sejumlah 153.472 orang. Dengan rincian, 142.625 orang jamaah reguler dan 10.847 orang jamaah cadangan.

“Cadangan adalah jamaah yang masuk dalam kuota pelunasan. Namun akan berangkat jika secara total ada jamaah haji reguler atau non cadangan yang tidak berangkat. Cadangan sudah memiliki bukti pelunasan haji. Ini pelunasan sudah 95 persen,” bebernya saat ditanyai Jawa Pos.

Dia optimistis pelunasan bisa selesai tepat waktu. Mengingat, BSI memiliki kantor cabang lebih dari 1.000 unit. “Untuk haji kita nggak main-main. Mereka tamu Allah,” tegas Gunawan.

Dalam kesempatan yang sama, SVP Retail Deposit and Payroll Solution Vita Andrianty menjelaskan, semula jadwal pelunasan calon jamaah haji pada 5 Mei. Seluruh kantor cabang sudah diinstruksikan bagi calon jamaah haji yang belum melunasi harus dicari alamatnya. Jika tidak memiliki nomor telepon, didatangi ke rumahnya.

BSI berupaya agar orang yang berhak lunas, jangan sampai tidak melunasi. Karena ada calon jamaah haji yang sudah mendaftar 15 tahun yang lalu. “Ini sebelum kejadian 8 Mei. Itu teman-teman cabang karena target awal tgl 5 Mei. Makanya begitu kami ada masalah Senin (8/5) lalu, kami nggak terlalu worried. Karena sudah mengejar sebelumnya,” terang Vita.

Data Kementerian Agama (Kemenag) menunjukkan, bahwa rata-rata pelunasan itu calon jamaah haji hanya 92-93 persen. Karena ada calon jamaah haji yang meninggal dunia, sakit, atau secara ekonomi belum siap. “Artinya, pelunasan 95 persen sudah melebihi rata-rata pelunasan tahunan,” tambahnya.

Saat ini, posisi tabungan haji BSI sudah sekitar 4,7 juta rekening tabungan haji. Untuk pelunasan tahun ini se-Indonesia sebanyak 81 persen merupakan nasabah BSI.

Dampak gangguan sistem BSI dirasakan banyak masyarakat. Diantaranya dirasakan Dian Susilo, warga Tangerang Selatan, Banten. “Saya sampai pinjam uang dulu ke teman,” katanya kemarin. Pasalnya uang untuk kebutuhan transaksi harian, dia simpan semuanya di BSI.

Transaksi harian yang dia maksud adalah untuk bayar listrik, tagihan internet, sampai untuk layanan pesan antar makanan secara online. Kebetulan saat itu meteran listriknya sedang berbunyi, menandakan segera habis.

Dian sejatinya adalah nasabah Bank Syariah Mandiri (BSM). Ketika sejumlah bank syariah plat merah merger, dia otomatis jadi nasabah BSI. Sejak awal dia lebih tertarik menabung di bank syariah. Atas kejadian ini, dia pikir-pikir untuk ganti bank namun tetap yang syariah.

Dia menuturkan gangguan BSI terjadi mulai Senin. Pada Selasa malam sempat normal dan bisa melihat saldo lewat aplikasi BSI. Dian mengira gangguan sudah selesai dan belum sempat menarik sebagian uangnya. Dia kembali terkejut pada Rabu sampai Kamis kemarin BSI gangguan lagi. “Saat saya cek dia media sosial, yang sampai berhutang karena BSI gangguan banyak sekali,” paparnya.

Dampak dari gangguan BSI tidak hanya dirasakan masyarakat perorangan. Tetapi juga lembaga atau institusi. Diantaranya disampaikan Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta Mukhaer Pakkanna. Sebagai pimpinan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dengan ratusab dosen karyawan serta staff, selama ini loyal sebagai nasabah BSI.

“Hampir setiap saat mereka minta penjelasan ke sata tentang masalah BSI ini,” katanya. Kondisi serupa juga terjadi di AUM-AUM lainnya. Sebagai nasabah BSI, dia merasakan masyarakat lainnya pasti resah karena tidak bisa bertransaksi.

Kepanikan bakal semakin menjadi, ketika seseorang hanya menggunakan BSI untuk menyimpan dan bertransaksi. Mereka tidak bisa bertransaksi, padahal gaji, upah, honor, dan lainnya disimpan di BSI.

“Banyak di antara mereka adalah nasabah ultra mikro, mikro, dan kecil, bahkan berpenghasilan rendahan,” terangnya. Kelompok ini memiliki anak, saudara, dan keluarga yang butuh pembayaran.

Mukhaer justru menyayangkan sikap pimpinan BSI yang menyalahkan para hacker. Menurut dia para pimpinan BSI digaji besar, untuk menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat. Termasuk menjaga keamanan sistem BSI itu sendiri. Dia juga kecewa sampai hari keempat tidak ada ucapan permohonan maaf dari pimpinan BSI secara terbuka.

Sejak awal terjadi gangguan di sistem BSI, sejumlah pihak menduga pemicunya adalah serangan siber. Diantaranya disebabkan oleh serangan Ransomware. Pada 2017 lalu, serangan Ransomware membuat lumpuh RS Dharmais dan RS Harapan Kita di Jakarta. “Sampai akhirnya (serangan siber BSI) diakui sendiri oleh Menteri BUMN,” kata pengamat kebijakan publik dari UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat. Dia mengatakan serangan siber berhari-hari itu telah memengaruhi kepercayaan masyarakat.

Dia mengamati hampir semua layanan BSI tidak bisa digunakan. Termasuk layanan di aplikasi mobile banking sampai ATM. Jadi menurut dia wajar publik menjadi marah, sampai ada yang menghujat lewat media sosial.

Achmad mengatakan tumbangnya sistem BSI itu, memunculkan kekhawatiran sistem keamanan perbankan milik negara. “Serangan siber ke instansi pemerintah, termasuk perbankan BUMN ini bukan pertama kali. Namun respon solusi lambat sekali,” jelasnya.

Dia mencontohkan beberapa waktu lalu website Kementerian Hukum dan HAM sempat dijebol sehingga menjadi website judi online. Begitupun website pemda dan sejumlah kampus negeri, juga sempat jadi korban peretasan. Namun dampaknya tidak sampai seperti yang terjadi pada BSI kali ini. Dia menegaskan tumbangnya layanan BSI selama tiga hari lebih itu merupakan yang terparah dalam sistem perbankan tanah air.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal mengungkapkan, terkait adanya sejumlah jamaah haji yang belum bisa melunasi setoran pelunasan haji karena adanya kendala pada sistem BSI, pihaknya telah meminta Kakanwil Kemenag untuk aktif menjemput bola. Termasuk memastikan jamaah haji mendapatkan jalan keluar yang prinsipnya tidak merugikan.

“Tapi, kita lihat besok (hari ini, red) bagaimana, masih ada tidak jamaah haji yang belum melakukan pelunasan. Karena batasannya itu besok,” jelasnya. Karena itu, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah waktu pelunasan biaya haji akan diperpanjang.

Hanya saja, Faisal berharap pihak BSI dapat segera mengatasi permasalahan teknis yang terjadi pada sistemnya. Sehingga jamaah haji juga dapat segera melakukan pelunasan. Jika sudah banyak yang lunas, tentu waktu pelunasan biaya haji pun tidak perlu diperpanjang. “Kalau permasalahannya belum selesai juga mungkin bisa menggunakan data secara manual,” terangnya.

Diakui Faisal, hingga saat ini memang masih banyak jamaah haji yang belum melakukan pelunasan. Namun, untuk jumlah pastinya, dia memang belum menerima datanya. Sebab, di setiap daerah juga berbeda-beda jumlahnya. “Tapi yang jelas lewat BSI itu lumayan banyak. Untuk Jawa Timur saja, itu saya dapat laporan sekitar 60 persen lewat BSI,” ucapnya. (*)

Reporter: JP Group

Stok Banyak Harga Telur Ayam Justru Naik

0
Telur Pasar Botania I Batamcentre ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Pedagang telur di Pasar Botania Batam. Foto: Cecep Mulyana

batampos – Harga telur ayam buras di pasaran Batam kembali naik, meski sempat turun usai Hari Raya Idul Fitri. Meski begitu, stok telur di Batam banjir atau melebihi dari kebutuhan masyarakat Kota Batam.

Ahmad, warga Batamcenter salah satunya yang mengeluhkan harga telur ayam naik. Ia pun mempertanyakan kenapa harga telur naik, setelah sempat turun pasca lebaran.

“Padahal sudah selesai lebaran, tapi harga telur yang sempat turun, naik lagi. Kemarin itu cuma Rp 47 ribu, sekarang jadi Rp 52 ribu,” ujar Ahmad.

Baca Juga: Investor Diminta Libatkan Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Pulau Rempang

Sementara Ketua Asosiasi Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto membenarkan sedikit kenaikan harga telur dari Medan. Meski begitu, kenaikan itu ditentukan oleh peternak dari Medan, yang disebabkan pakan ternak naik.

“Memang ada sedikit penyesuaian harga dari peternak di Medan, karena harga pakan mereka naik,” jelas Aryanto.

Meski begitu, lanjut Aryanto. Harga telur di Batam bisa dikategorikan lebih murah dari yang seharusnya. Para distributor hanya menjual modal telur, karena pasokan telur tinggi atau banjir. Jumlah stok telur, jauh dibanding kebutuhan.

Baca Juga: Dititipkan Ibu di Batuaji, Gadis 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan

“Harusnya dijual lebih tinggi, namun distributor menjual harga modal saja karena stok di Batam banjir, sementara barang (telur, red) tak bisa disimpan lama, karena akan rusak,” imbuhnya.

Menurut dia, beberapa distributor telur juga sempat mengeluh. Hal itu terjadi lantaran pembeliaan mereka sepi. Sementara, modal untuk telur sudah dikeluarkan cukup banyak.

“Jadi memang distributor mengeluh, karena pembeliaan sepi. Mereka hanya jual modal saja. Jadi harga Rp 51 itu, harga modal saja, ” sebut Aryanto.(*)

Reporter: Yashinta

KNKT SegeraInvestigasi Penyebab Tergelincirnya Pesawat di Bandara Morowali

0
Aparat kepolisian berjaga di dekat pesawat jenis Hawker 900XP PK LRU yang tergelincir saat mendarat di Bandara Maleo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (11/5/2023). (ANTARA/HO-pri)

batampos – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada Jumat (12/5) besok akan melakukan investigasi penyebab tergelincirnya pesawat Hawker 900XP PK LRU, saat mendarat di Bandara Maleo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (11/5). Ihwal adanya hal ini dikatakan Kepala Kepolisian Resor Morowali Ajun Komisaris Besar Polisi Suprianto.

“Besok proses investigasi penyebab insiden ini, posisi pesawat juga masih ada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi,” kata Suprianto saat dihubungi dari Palu, dikutip dari Antara Kamis (11/5) malam.

Kapolres mengemukakan, penyidik KNKT memiliki kewenangan untuk menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat itu, apakah murni kesalahan teknis atau ada faktor lain.

Polres Morowali siap mendukung proses investigasi dari sisi pengamanan dan sterilisasi area yang menjadi objek penyelidikan.

“Itu sebabnya badan pesawat belum dievakuasi karena menunggu proses investigasi. Alasan kedua, karena tidak ada alat derek khusus sehingga badan pesawat dibiarkan di lokasi dan tentunya mendapat penjagaan dari polisi untuk keamanan pesawat,” tuturnya.

Pesawat Hawker 900XP PK LRU yang disewa PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) tergelincir keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Maleo sekitar Pukul 15:10 Wita. Pesawat itu membawa empat orang penumpang dan empat orang kru.

Menurut Kapolres, KNKT sebagai otoritas keselamatan transportasi memiliki cara pandang dalam melihat rangkaian insiden ini dengan perhitungan teknis sehingga hasil dari penyelidikan akan menjadi acuan untuk menyimpulkan penyebab tergelincirnya pesawat itu.

“Kami dari polres mengerahkan 20 personel untuk mengamankan tempat kejadian perkara,” tambah Suprianto.

Kepala Bandara Maleo Morowali Sofyan Palandro mengemukakan delapan orang yang berada dalam pesawat setelah dievakuasi keadaan sehat tanpa cedera apa pun.

“Pesawat Hawker 900 mengalami kecelakaan saat mendarat. Pesawat ini berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta tujuan Morowali. Tidak ada korban jiwa dari insiden ini,” ujarnya.

Bandara Maleo Morowali yang beroperasi sejak 27 Mei 2017 memiliki panjang landasan pacu 1.850 meter dan melayani sejumlah maskapai penerbangan, salah satunya Wings Air. (*)

Reporter: JP Group

Dinas Pertanian dan Perternakan Kota Batam Pastikan Sapi Kurban Sehat dan Layak

0
Hewan Kurban 1 F Cecep Mulyana scaled e1683687864210
Seorang pekerja sedang memberikan makan untuk sapi hewan kurban di tempat penjualan hawan kurban Kandang Berkah. di kawasan Batamcenter, Selasa (9/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Batam, Mardanis, memastikan ribuan sapi yang telah tiba di Batam dalam keadaan sehat dan layak.

Mardanis menyebutkan, hewan ternak yang masuk ini telah melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Batam bersama Balai Karantina Kota Batam.

“Sapi yang dikirim dari daerah asal telah memiliki sertifikat, telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Jadi di daerah penerima tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, hewan ternak sapi yang telah tiba di Batam telah memiliki sertifikat hasil pemeriksaan uji laboratorium. Memiliki sertifika vaksin juga pemeriksaan darah.

Baca Juga: Investor Diminta Libatkan Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Pulau Rempang

“Setiap hasil uji itu ada sertifikatnya. Sehingga kita tak perlu lagi melakukan pemeriksaan sampel di daerah penerima ternak,” lanjutnya.

Mardanis mengatakan, sesuai dengan arahan pusat, syarat pemasukan ternak sapi di antaranya, mengantongi Sertifikat Veteriner yang ditandatangani oleh Pejabat Otoritas Veteriner (POV) daerah asal.

Hewan rentan PMK (HRP) yang dilalulintaskan adalah hewan ternak sehat. Melampirkan hasil uji laboratorium yang terdiri dari uji ELISA PMK SP dengan hasil tfler antibodi seropositif karena ternak sapi yang akan dilalulintaskan sudah divaksinasi.

Baca Juga: Warga Binaan Rutan Batam Terima Seragam Baru

Hewan/ternak rentan PMK (HRP) yang dilalulintaskan ke Kota Batam wajib ditempatkan di Instalasi Karantina Hewan Sementara milik Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Batam atau tempat isolasi penampungkan khusus temak yang ditentukan/ditunjuk Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam.

“Alhamdulillah Batam sudah masuk zona hijau. Sehingga dinyatakan aman untuk mendapatkan pasokan hewan kurban dari luar. Semoga selama pemeriksaan kesehatan kembali, hewan sehat dan tidak ada masalah,” ungkap Mardanis.

Sejauh ini sambung Mardanis belum ada temuan ternak sapi yang bermasalah.

“Kalau ada sapi pingsan atau mati, tentulah. Sebab, kan perjalanan sapi dari NTT sampai Batam 10 hari. Ternak mati, pingsan mungkin karena kecapekan,” tuturnya.

Baca Juga: Dititipkan Ibu di Batuaji, Gadis 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan

Terkait kebutuhan hewan kurban di Batam tahun ini, Mardanis mengaku diperkirakan akan mengalami peningkatan.

Dimana saat ini persediaan ternak sapi berkisar 2050 ekor. Ternak itu baru tiba di Batam sejak dua hari lalu. Sapi didatangkan langsung dari Lampung sebanyak 1500 ekor sapi dan NTT 550 ekor.

“Melihat kebutuhan saat ini kemungkinan ke depan akan ada lagi pengiriman sapi dari luar daerah, ” pungkasnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kasus Pencemaran Nama Baik, Keponakan Wamenkumham Ditahan

0
Ilustrasi ruang tahanan. (Istimewa)

batampos – Bareskrim Polri melakukan penahana kepada keponakan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, Archi Bela (AB). Dia ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka.

“Kabar buruk buat keadilan di Indonesia. Kabar buruk buat rakyat kecil di Indonesia, kami telah dikriminal, klien kami dan hari ini malam ini klien kami ditahan,” kata Pengacara Archi, Slamet Yuono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/5).
Tim kuasa hukum pun meyesalkan penahanan ini. Selanjutnya tim akan mengajukan langkah paperadilan dan mengajukan permohonan penangguhan penahanan.
Archi juga akan meminta perlindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menko Polhukam Mahfud MD, Menkumham Yasonna Laoly, DPR RI dan pihak-pihak lain.
“Kami coba akan minta kepada mereka supaya bisa memfasilitasi agar perkara ini bisa selesai dengan baik,” jelas Slamet.
Diketahui, Wamenkumham melaporkan AB ke Polda Metro Jaya pada 10 November 2022 terkait dugaan pencemaran nama baik. Laporan itu kemudian dilimpahkan ke Dittipidsiber Bareskrim Polri.
Laporan Wamenkumham teregister dengan Nomor LP/1123/I/YAN.2.5/2022/SPKT.PMJ lalu nomor laporan tersebut berubah menjadi  LP/B/0703/XII/2022/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 1 Desember 2022.
AB dipersangkakan Pasal 45 Ayat (3) jo Pasal 27 Ayat (3) dan atau Pasal 51 Ayat (1) jo Pasal 35 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau Pasal 310 KUHP, dan/atau Pasal 311 KUHP. (*)
Reporter: JP Group