Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 5606

Bima: Saya Mohon Maaf Terlambat 15 Tahun

0

batampos – Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku perasaannya campur aduk dalam peresmian Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pengadilan Pos Bogor Barat kemarin (9/4). Di satu sisi, dia mengaku bahagia, di sisi lain dia menyesal.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian (tengah) saat memberikan keterangan usai peresmian GKI Pengadilan di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/4/2023). (ANTARA/Linna Susanti)

Penyesalan yang dimaksud Bima adalah menyesal karena tidak mampu menyelesaikan konflik berkaitan dengan pembangunan gereja itu dengan cepat. ’’Izinkan saya sekali lagi memohon maaf karena terlambat 15 tahun. Bahagia karena sudah 15 tahun, ujungnya adalah happy ending untuk semua,” ucapnya dalam peresmian gereja yang semula berlokasi di bilangan Yasmin, Kota Bogor, dan karenanya dikenal sebagai GKI Yasmin seperti dilansir Radar Bogor.

Peresmian gereja yang bertepatan dengan perayaan Paskah tersebut ditandai dengan pemukulan gong. Juga, penandatanganan prasasti oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta Wali Kota Bogor Bima Arya.

Bima mengatakan, keberadaan GKI Pengadilan Pos Bogor Barat tentu merupakan wujud dari mimpi yang dicita-citakan dan yang diinginkan sejak lama sebagai tempat ibadah. Bagi dia, peresmian GKI Pengadilan sendiri merupakan bentuk toleransi di Kota Bogor.

’’Tapi, insya Allah bagi kita semua, gereja ini adalah sumber hikmah bahwa keberagaman dan toleransi tidak akan bisa tumbuh hanya dengan retorika dan narasi semata,” ungkap Bima.

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau bangunan GKI Yasmin pada Sabtu (8/4/2023). (ANTARA/HO Pemkot Bogor)

Kasus GKI Yasmin Bogor telah berlangsung sejak 2008. Yakni, ketika jemaat GKI mulai membangun gereja setelah memperoleh izin mendirikan bangunan (IMB) resmi. Tapi, pembangunan itu mendapat penolakan dari sejumlah kalangan.

Pada 2020, wali kota dua periode itu menunjuk Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih untuk membantu menyelesaikan konflik GKI Yasmin. Pertengahan 2021, Pemkot Bogor memberikan lahan hibah untuk pembangunan gereja. Lahan tersebut bergeser beberapa ratus meter dari lokasi sebelumnya.

Setelah memberikan hibah lahan, Pemkot Bogor menindaklanjutinya dengan menerbitkan surat izin mendirikan bangunan (IMB). Langkah Pemkot Bogor itu mendapat dukungan dari pihak sinode, para jemaat, Forum Kerukunan Umat Beragama, MUI, DMI, RT, RW, LPM, serta pihak lainnya. Berdasar catatan, ada sekitar 30 pertemuan resmi dan 100 pertemuan informal yang telah digelar demi mencari ujung penyelesaian konflik GKI Yasmin.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kegigihan Wali Kota Bogor Bima Arya dalam upaya penyelesaian konflik panjang GKI Pengadilan Pos Bogor Barat selama 15 tahun. ’’Saya memahami betul langkah beliau bergerak di pusat, bergerak door-to-door, dan tidak kenal berhenti sehingga akhirnya bisa memediasi semua pihak,’’ ucapnya.

Menko Polhukam Mahfud MD menekankan, Indonesia merupakan negara yang berdasar konstitusi dan negara kebangsaan yang berketuhanan. ’’Sehingga semua agama harus dilindungi dan dijamin haknya untuk hidup. Terutama para pemeluknya tidak berdasar jumlah pengikut, tetapi semua yang memeluk agama harus dilindungi sesuai dengan jaminan atau perintah konstitusi,’’ bebernya. (*)

Reporter: JP Group

Bima: Saya Mohon Maaf Terlambat 15 Tahun

0

batampos – Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku perasaannya campur aduk dalam peresmian Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pengadilan Pos Bogor Barat kemarin (9/4). Di satu sisi, dia mengaku bahagia, di sisi lain dia menyesal.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian (tengah) saat memberikan keterangan usai peresmian GKI Pengadilan di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/4/2023). (ANTARA/Linna Susanti)

Penyesalan yang dimaksud Bima adalah menyesal karena tidak mampu menyelesaikan konflik berkaitan dengan pembangunan gereja itu dengan cepat. ’’Izinkan saya sekali lagi memohon maaf karena terlambat 15 tahun. Bahagia karena sudah 15 tahun, ujungnya adalah happy ending untuk semua,” ucapnya dalam peresmian gereja yang semula berlokasi di bilangan Yasmin, Kota Bogor, dan karenanya dikenal sebagai GKI Yasmin seperti dilansir Radar Bogor.

Peresmian gereja yang bertepatan dengan perayaan Paskah tersebut ditandai dengan pemukulan gong. Juga, penandatanganan prasasti oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta Wali Kota Bogor Bima Arya.

Bima mengatakan, keberadaan GKI Pengadilan Pos Bogor Barat tentu merupakan wujud dari mimpi yang dicita-citakan dan yang diinginkan sejak lama sebagai tempat ibadah. Bagi dia, peresmian GKI Pengadilan sendiri merupakan bentuk toleransi di Kota Bogor.

’’Tapi, insya Allah bagi kita semua, gereja ini adalah sumber hikmah bahwa keberagaman dan toleransi tidak akan bisa tumbuh hanya dengan retorika dan narasi semata,” ungkap Bima.

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau bangunan GKI Yasmin pada Sabtu (8/4/2023). (ANTARA/HO Pemkot Bogor)

Kasus GKI Yasmin Bogor telah berlangsung sejak 2008. Yakni, ketika jemaat GKI mulai membangun gereja setelah memperoleh izin mendirikan bangunan (IMB) resmi. Tapi, pembangunan itu mendapat penolakan dari sejumlah kalangan.

Pada 2020, wali kota dua periode itu menunjuk Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih untuk membantu menyelesaikan konflik GKI Yasmin. Pertengahan 2021, Pemkot Bogor memberikan lahan hibah untuk pembangunan gereja. Lahan tersebut bergeser beberapa ratus meter dari lokasi sebelumnya.

Setelah memberikan hibah lahan, Pemkot Bogor menindaklanjutinya dengan menerbitkan surat izin mendirikan bangunan (IMB). Langkah Pemkot Bogor itu mendapat dukungan dari pihak sinode, para jemaat, Forum Kerukunan Umat Beragama, MUI, DMI, RT, RW, LPM, serta pihak lainnya. Berdasar catatan, ada sekitar 30 pertemuan resmi dan 100 pertemuan informal yang telah digelar demi mencari ujung penyelesaian konflik GKI Yasmin.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kegigihan Wali Kota Bogor Bima Arya dalam upaya penyelesaian konflik panjang GKI Pengadilan Pos Bogor Barat selama 15 tahun. ’’Saya memahami betul langkah beliau bergerak di pusat, bergerak door-to-door, dan tidak kenal berhenti sehingga akhirnya bisa memediasi semua pihak,’’ ucapnya.

Menko Polhukam Mahfud MD menekankan, Indonesia merupakan negara yang berdasar konstitusi dan negara kebangsaan yang berketuhanan. ’’Sehingga semua agama harus dilindungi dan dijamin haknya untuk hidup. Terutama para pemeluknya tidak berdasar jumlah pengikut, tetapi semua yang memeluk agama harus dilindungi sesuai dengan jaminan atau perintah konstitusi,’’ bebernya. (*)

Reporter: JP Group

Perpanjangan STNK 5 Tahunan dan Rubentina Sudah Bisa Dilayani di Kantor Samsat Kijang

0
Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi menerangkan alur layanan perpanjangan STNK 5 tahunan di salah satu loket pelayanan yang ada di Kantor Samsat Kijang, Sabtu (8/4/2023). F.Satlantas Polres Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Layanan perpanjangan STNK 5 tahunan dan rubah bentuk ganti warna (rubentina) kini sudah bisa dilakukan di Samsat Kijang.

Hal ini setelah dibukanya layanan tersebut di kantor Samsat Kijang di Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Sabtu (8/4/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, Kepala Bapeda Provinsi Kepri, Diky Wijaya dan Kepala UPT PDD Kijang Irawati Puspa Dewi.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi menyampaikan, selama ini masyarakat mengeluhkan untuk pengurusan perpanjangan STNK 5 tahunan dan Rubentina harus ke Samsat Tanjunguban di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Kemudian, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menghadirkan layanan perpanjangan STNK 5 tahunan dan rubentina di Samsat Kijang.

“Alhamdulillah, Bapeda Kepri mengiyakan permintaan kita atas dasar masyarakat,” kata dia.

Dia mengatakan, jika selama ini pelayanan perpanjangan STNK 5 tahunan dan rubentina hanya bisa dilakukan di kantor Samsat Tanjunguban. Namun sekarang pelayanan tersebut sudah bisa dilakukan di kantor Samsat Kijang.

BACA JUGA:Perpanjangan STNK Boleh Diwakilkan, Tapi Harus…

“Jadi tak jauh lagi jika ingin mengurus perpanjangan STNK 5 tahunan dan rubentina karena sekarang Samsat Kijang sudah membuka layanan ini,” kata dia.

Salah seorang warga Kijang menyampaikan apresiasinya kepada Bapeda Kepri dan Polres Bintan karena telah membuka layanan perpanjangan STNK 5 tahunan dan rubentina di Samsat Kijang.

“Alhamdulillah tidak jauh lagi karena sebelumnya saya harus mengurus surat-surat kendaraan di kantor Samsat Tanjunguban,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Ingin Jembatan Batamcenter Nongsa Segara Dibangun, Warga Tagih Janji BP Batam

0
IMG 20230409 WA0047 e1681056400667
Lokasi rencana pembangunan Jembatan Batamcenter Nongsa.

batampos – Masyarakat yang berdiam di sekitaran SMAN 3 dan SMPN 8 Nongsa, kembali menagih janji Badan Pengusaha (BP) terkait rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Nongsa dan Batamcenter di dekat SMAN 3 Batam.

Pasalnya jembatan tersebut sangat membantu untuk memperpendek jarak tempuh dari Nongsa ke Batamcenter ataupun sebaliknya.

Mereka berharap agar jembatan itu diprioritaskan pada anggaran tahun 2023 ini sebab sudah sangat mendesak.

“Sudah lama ini diwacanakan tapi tak kunjung ada realisasi. Padahal sangat membantu kalau ada jembatan itu. Tak perlu mutar jauh kalau mau ke Sambau atau sebaliknya,” ujar Irma, warga Batamcenter yang bekerja di Nongsa.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Naik Jelang Lebaran, Pemko Batam Gelar Pasar Murah di 10 Titik

Senada disampaikan Susanti warga perumahan Graha Nusa Permai yang mengaku, sangat terbantu untuk antar jemput anaknya yang sekolah di Sambau jika jembatan itu dibangun.

“Kalau mau antar anak ke SMPN 8 harus mutar lewat Batubesar. Padahal kami tinggalnya dekat SMAN 3. Kalau jadi jembatan itu bentar aja nyebrang ke Sambau sana,” ujar Usrin.

Rencana pembangunan jembatan Batamcenter Nongsa ini sudah digaungkan sejak tahun 2017 lalu dan tahun 2018 silam Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo saat itu sudah berjanji akan dibangun tahun ini. Jembatan ini sangat dibutuhkan, sebab memperpendek jarak tempuh masyarakat yang berdiam di sekitarnya seperti Perumahan Bukit Raya satu sampai tiga dan warga Buana Vista satu sampai empat.

Baca Juga: Beredar Isu Korban Begal di Seitemiang, Ini yang Dilakukan Polsek Sekupang

“Selain untuk kepentingan anak sekolah, banyak warga yang kerja di kawasan resort nongsa, seperti Montigo, Batam View, Nongsa Point, Palm Spring, sehingga sangat terbantu jika jembatan ini jadi. Kami berharap ini segera direalisasikan,” ujar Sumarno, tokoh masyarakat di sekitar SMAN 3 Batam.

Jika akses jembatan tersebut dibangun maka akan banyak masyarakat sekitar yang terbantu. Warga Greend Nongsa City (perumnas) dan warga sekitar wonderland termasuk perumahan Bida Asri III yang merupakan perumahan karyawan BP Batam juga akan mendapatkan manfaat.

Baca Juga: BP3MI Salurkan 326 PMI Secara Legal, Dikirim ke Jepang dan UEA

Jalan pintas ini berupa jembatan sepanjang 50 meter, dengan bentang jalan 100 meter. Titik jembatan rencananya dibangun di daerah Sambau, Nongsa. Anggaran yang akan dikucurkan sekitar Rp 50 miliar.

Wacana pembangunan jalan pintas ini untuk meningkatkan infrastruktur di Kota Batam sehingga jarak tempuh dari Nongsa ke Batam ataupun sebaliknya lebih singkat. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Lonjakan Arus Mudik Melalui Bandara Hang Nadim Diprediksi Mulai16 April

0
Bandara Hang Nadim Batam 1 F Cecep Mulyana 1
Ilustrasi. Suasana Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Mengantisipasi lonjakan arus mudik Bandara Hang Nadim Batam melakukan beberapa langkah dengan mendirikan posko mudik lebaran serta berkoordinasi bersama pihak maspakai penerbangan untuk penambahan ekstra flight. Pihak pengelola memperkirakan jumlah penumpang akan meningkat hingga 20 persen selama momen mudik lebaran Idulfitri 2023 ini.

“Pendirian posko lebaran dari berbagai unsur stakeholder yang terkoordinir dengan posko nasional dan posko Kota Batam. Mempersiapkan semua peralatan infrastruktur dan alat pendukung kesiapan operasi dan layanan Bandara,” ujar Direktur BIB Bandara Hang Nadim Batam, Pikri Ilham Kurniansyah, Minggu (9/4/2023).

Baca Juga: Mudik dengan Kapal Roro Sangat Diminati, Tiket untuk Kendaraan Tersisa Tanggal 10-12 April

Pikri menyebutkan lonjakan penumpang saat mudik lebaran Idulfitri melalui Bandara Hang Nadim diperkirakan akan mulai terjadi pada tanggal 16 April. Puncak arus mudik diperkirakan pada tanggal 19 April hingga H-1 lebaran.

Ia menambahkan pada momen lebaran diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga mencapai 13 ribu penumpang.

“Untuk kedatangan dan keberangkatan hari normal masing-masing mencapai 5 ribu orang. Momen mudik lebaran Idulfitri diperkirakan mencapai sekitar 6.500 orang baik di kedatangan maupun keberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga: Bapenda Batam Lanjutkan Pemberian Diskon PBB-P2

Pikri juga meminta masyarakat atau pengguna jasa bandara yang akan melakukan perjalanan saat mudik lebaran agar melakukan check in online. Hal itu meminimalisir antrian di konter check in Bandara Hang Nadim.

“Perencanaan perjalanan dan juga diharapkan melakukan web check in untuk kemudahan dan tidak membawa barang berharga dan mudah pecah ke dalam pesawat,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Firli Bahuri Disebut Tak Bisa Jaga Marwah KPK

0
Ketua KPK Firli Bahuri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKBambang Widjojanto alias BW menduga, dokumen rahasia KPK yang bocor merupakan Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP). Namun di sisi lain, surat yang bocor terindikasi kuat menyerupai dokumen Laporan Hasil Penyelidikan.

“Pembocoran dokumen penyelidikan KPK seperti informasi di media maupun cuitan yang beredar di medsos makin mengarah pada dugaan kuat bahwa pelakunya adalah Firli Bahuri,” kata BW dalam keterangannya, Minggu (9/4).
Menurutnya, pernyataan salah satu Pimpinan KPK yakni Alex Marwata berkaitan peristiwa pembocoran dokumen KPK, memuat dan mengonfirmasi tiga hal penting. Pertama, Alex implisit, mengakui adanya pembocoran dokumen.
Kedua, Alex diduga mendistorsi fakta dan peristiwa karena yang dibocorkan, ternyata, menyerupai Laporan Hasil Penyelidikan bukan sekedar Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan KPK.
Ketiga, pernyataan Alex yang menyatakan pembocoran itu tidak ada dampaknya, mengonfirmasi indikasi keterlibatan dirinya atau setidaknya menunjukkan sikap permisifnya.
“Tindakan ini dapat dituding sebagai upaya untuk membelokkan peristiwa yang sesungguhnya dan sekaligus mendekonstruksi dampak luas dari tindakan pembocoran,” papar BW.
Ia mengungkapkan, informasi di media dan cuitan di media sosial yang terus beredar dan berkembang, secara benderang, menginformasi dan mengonfirmasi bahwa tindakan Alex Marwata dalam kapasitas sebagai salah satu Pimpinan KPK dapat dikualifikasi sebagai pelanggaran etik dan perilaku.
“Fakta dan peristiwa dalam informasi yang beredar melalui pesan whatsapp di masyarakat dapat disimpulkan, pembocoran dokumen yang bersifat rahasia menyerupai Laporan hasil Penyelidikan KPK ditujukan secara sengaja agar pihak yang tengah diperiksa KPK atau pihak ESDM dapat meng-counter atau mengantisipasi arah pemeriksaan KPK. Sekaligus dapat merintangi proses pemeriksaan yang tengah dilakukan KPK,” cetus BW.
Apalagi dokumen tersebut ditemukan tim penindakan KPK berada di ruangan Kepala Biro Hukum saat melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian ESDM pada Senin, 27 Maret 2023 lalu. Jika benar dokumen tersebut ditemukan oleh Penyelidik KPK di ruang kerja Kabiro Hukum Kementerian ESDM yang diperoleh dari Menteri ESDM, Arifin Tasrif dan berasal dari Firli Bahuri, maka dapat dinyatakan sebagai tersangka.
“Bukan lagi sekedar pihak yang melakukan pelanggaran etik dan perilaku. Yang mengerikan, jika kesemuanya benar terjadi, pemberantasan korupsi tengah dan telah dijegal dan dijagal oleh Pimpinan KPK sendiri,” papar BW.
Ia menyebut, terdapat empat Undang-undang yang dapat digunakan untuk menjerat dan menyatakan Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus pembocoran dokumen. Diantaranya Pasal 36 juncto Pasal 65 UU KPK UU Kerbukaan Informasi Publik, Pasal 21 UU Tipikor, Pasal 112 KUHP, yang mengatur mengenai tindak pidana membocorkan surat dan keterangan rahasia untuk kepentingan negara, dan Pasal 54 juncto Pasal 17 Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik.
“Alex Marwata salah satu Pimpinan KPK lainnya dapat juga dikualifikasi melakukan kejahatan bersama-sama Firli Bahuri karena begitu aktif dan reaktif untuk membantu dan melindungi Firli dari indikasi tindak kejahatannya. Sehingga dapat ditarik sebagai pihak yang turut serta melakukan perbuatan atau membantu melakukan kejahatan di atas,” tegas BW.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menegaskan, isu tersebut tidak benar. Ia
mempersilakan pihak-pihak yang mempunyai data valid untuk melaporkan dugaan itu ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
“Sejauh ini informasi yang kami terima, tidak benar ya seperti apa yang dituduhkan tersebut. Namun bila ada yang merasa memiliki informasi dan data valid silakan saja laporkan kepada Dewas KPK,” ucap Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/4).
Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa itu menekankan, laporan kepada Dewas harus berbasis data, bukan bermodalkan narasi asumsi saja. Selanjutnya, data tersebut akan diuji sebagaimana tugas pokok Dewas KPK.
Ali memastikan Dewas akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Ia menegaskan, Dewas akan bersikap independen.
“Disanalah akan diuji, bukan diobral di ruang publik dengan dibumbui narasi bermodalkan asumsi. Laporan harus berbasis data, bukan asal tuduh dan persepsi semata,” ujar Ali.
Selain itu, Ali menjelaskan status perkara dugaan korupsi tukin di Kementerian ESDM ini sudah naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Menurutnya, semua pimpinan KPK sepakat untuk menaikan status perkara dugaan korupsi ini.
Langkah tersebut diambil setelah KPK menemukan dua bukti permulaan yang cukup. “Semua pimpinan sepakat, dengan dasar ditemukan setidaknya dua alat bukti permulaan dan menemukan pihak-pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami akan tuntaskan semua,” pungkas Ali. (*)
Reporter: JP Group

Survei LSI: Kepercayaan Publik pada Kejagung Jauh Lebih Tinggi Dibanding pada KPK

0
Gedung Kejagung. (dok JawaPos.com)

batamposKejaksaan Agung (Kejagung) menjadi lembaga yang paling dipercaya publik dibanding lembaga penegak hukum lainnya. Kepercayaan terhadap Kejaksaan Agung berada hanya di bawah TNI dan Presiden.

Berdasar survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), dari sejumlah lembaga yang diminta pendapat publik tentang kepercayaan mereka, diketahui TNI mendapatkan kepercayaan paling tinggi dengan 91 persen. Diikuti berturut-turut Presiden (84 persen), Kejagung (78 persen), Pengadilan (68 persen), media massa (66 persen), KPK (64 persen), Kepolisian (63 persen), DPR (52 persen), parpol (50 persen).
“Belum berubah masih TNI dan Presiden yang paling teratas. Baru kemudian diikuti kejaksaan,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Penegakan Hukum, Isu Piala Dunia U-20, Aliran Dana Tak Wajar di Kemenkeu, Dugaan Korupsi BTS, dan Peta Politik Terkini’ secara virtual, Minggu (9/4).
Tren kepercayaan publik terhadap lembaga hukum secara umum dinilai mengalami peningkatan. Kepolisian yang pada Januari 2023 terpuruk di tingkat 52 persen, meningkat menjadi 63 pada April 2023.
Begitu juga pengadilan yang pada Januari 2023 di angka 58 persen meningkat menjadi 68 persen. Sementara untuk Kejagung tren kepercayaan relatif stabil, yang pada Januari 2023 di 60 persen, pada April 2023 di angka 68 persen.
Adapun yang sedikit mengalami penurunan adalah KPK. Pada Januari 2023 kepercayaan di 54 persen. Lalu naik pada Februari menjadi 68 persen, tapi kemudian turun di April menjadi 64 persen.
“Di banding Februari ada penurunan walaupun tidak signifikan adalah KPK. Tapi yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah Kepolisian, dari 61 persen ke 63 persen. Lalu ada Kejaksaan Agung,” ucap Djayadi.
Mengenai kepercayaan berdasar demogafi, lanjut Djayadi, yang memiliki pola adalah kepercayaan terhadap polisi. Misalnya dari segi pendidikan.
“Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin turun kepercayaannya. Begitu juga semakin tinggi tingkat pendapatan, maka semakin menurun kepercayaan terhadap kepolisian,” papar Djayadi.
Pola seperti ini, lanjut dia, tidak ditemukan pada Kejaksaan AgungKPK dan Pengadilan. Menurutnya, kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum berkorelasi dengan penilaian kinerja presiden.
Mereka yang menyatakan puas dengan kinerja presiden, kata Djayadi, kepercayaannya jauh lebih tinggi terhadap lembaga penegak hukum dibanding yang tidak puas terhadap presiden.
“Misalnya untuk kepolisian, 41,3 persen saja dari masyaakat yang tidak puas kepada kinerja presiden yang menyatakan puas dengan kinerja kepolisian. Lebih sedikit dari yang menyatakan percaya,” pungkas Djayadi. (*)
Reporter: JP Group

Peringati Malam Nuzulul Qur’an, Gubkepri  Ajak Transformasikan dan Memasyarakatkan Nilai Alqur’an

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1444 H / 2023 M Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Masjid Darul Maghfirah, Sagulung, Kota Batam, Sabtu (8/4).

Acara digelar usai Shalat Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah dengan mengambil tema ‘Al-Qur’an Sebagai Obat dan Rahmat’. Adapun hadir sebagai Penceramah mengisi tausiah Dai Kondang yang cukup sering muncul di layar kaca, Habib Ahmad Al Habsyi. Gubernur Ansar bersama Habib Ahmad pun berkesempatan menyerahkan bantuan sarung sebanyak 600 buah pada kesempatan itu.

Gubernur Ansar sebelum ceramah Habib Ahmad menyampaikan sambutannya diawali dengan mengajak para hadirin untuk melantunkan Sholawat yang telah diijazahkan menjadi Sholawatnya Kepri langsung oleh Habib Segaf bin Hasan Baharun yakni Sholawat Busyro dan mengakhirinya pula dengan Sholawat Ilahana.

Kemudian Gubernur Ansar menyampaikan tujuan memperingati Nuzulul Quran tak lain adalah untuk mendapatkan keberkahan Al-Quran. Karena Al-Quran itu memiliki multifungsi. Sebagai satu-satunya kitab yang diimani Umat Muslim, dan Alquran sebagai pedoman.

Ansar Ahmad menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1444 H / 2023 M Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Masjid Darul Maghfirah, Sagulung, Kota Batam, Sabtu (8/4).

“Al-Qur’an adalah pembeda antara yang haq dan yang batil. Al-Qur’an juga solusi bagi kehidupan kita dimana dunia terus berkembang seperti ini, mari kita kembali kepada Al-Qur’an. Insya Allah agar jalan kehidupan kita menjadi lebih baik dan berkualitas di hadapan Allah SWT” ajak Gubernur Ansar.

BACA JUGA:Rumah Korban Longsor Serasan Dibangun Tahun Ini

Gubernur Ansar juga mengajak pada hadirin untuk dapat memasyarakatkan Al-Qur’an dan mentransformasikan nilai-nilai Al-Qur’an. Jadi Peringatan Nuzulul Quran ini tidak hanya sebatas seremonial peringatan biasa.

“Tapi Mari kita jadikan pemacu dan pemicu semangat kita untuk terus mentransformasi nilai-nilai Alquran di tengah-tengah masyarakat kita. Yakin kalau itu bisa kita lakukan bersama Insya Allah negeri ini dapat keberkahan Al-Qur’an” ucapnya.

Gubernur Ansar tak lupa berpesan kepada masyarakat dalam menghadapi hari raya Idul Fitri ini untuk bersama-sama menjaga ketenangan Negeri dan menyambut hari raya idulfitri ini dengan penuh kesederhanaan saja.

“Maka cukup sederhana dengan situasi ekonomi seperti ini kita jaga ketahanan ekonomi keluarga, kalau ada rezeki yang Allah anugerahkan lebih baik disisihkan untuk kepentingan-kepentingan lain yang nanti sangat kita butuhkan karena intinya idulfitri adalah kembalinya kita kepada fitrah Allah SWT” pesannya.

Sementara itu disela-sela tausiahnya, Habib Ahmad mengaku telah berkeliling Indonesia dimana sudah banyak Gubernur yang mengundangnya. Namun tak satupun yang seperti Gubernur Ansar.

“Malam ini saya sampaikan, Kepri harus bangga punya seorang pemimpin, seorang Gubernur, baru satu-satunya di Indonesia saya menemukan Gubernur yang ‘Istiqomah Sholawatan’. Baru kali ini saya mendengar dengan telinga, melihat dengan mata, ada seorang Gubernur yang mengajak warganya untuk tergila-gila kepada Rasulullah” ucapnya sungguh-sungguh.

Habib Ahmad pun senada dengan Gubernur Ansar dimana menurutnya wasila yang paling cepat membuat Allah SWT menurunkan rahmat adalah dengan lewat nama Rasulullah setelah menyebut nama Allah SWT.

“Maka tidak heran Sholawat itu cara paling cepat menunda murka Allah SWT, mengubah benci jadi cinta. Kita getarkan dulu masjid ini dengan bershalawat” ajak Habib Ahmad diikuti oleh seluruh jamaah.

Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua III DPRD Kepri Tengku Afrizal Dahlan dan Anggota DPRD Kepri, Forkopimda Kepri dan Batam atau yang mewakili, Para Pimpinan Instansi Vertikal, Tim Percepatan Pembangunan, Para Asisten, Staf Ahli, dan Para Kepala OPD Pemprov Kepri. (*)

 

Beredar Isu Korban Begal di Seitemiang, Ini yang Dilakukan Polsek Sekupang

0
kampolsek sekupang
Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Kapolsek Sekupang, Kompol Christoper Tamba, mengimbau warga yang mengalami tindak kejahatan yang disertai kekerasan agar segera melapor ke kepolisian terdekat. Imbauan tersebut menyusul beredarnya informasi di whastsapp group mengenai seseorang yang menjadi korban begal di Seitemiang, Kecamatan Sekupang.

Informasi yang beredar tersebut menyebutkan bahwa pelaku membegal korbannya menggunakan linggis. Modusnya, pelaku pura-pura minta tolong kepada korban sebelum dibegal. Akibat aksi begal itu korban disebut mengalami 12 luka jahitan di kepala.

Baca Juga: Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Mulai Terasa, Ini Harga Tiket Pesawat dari Batam

“Segera laporkan jika mengalami tindak kejahatan. Dan tetap untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas terutama pada waktu tengah malam,”ujar Kompol Christoper, Minggu (9/4).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho Lubis, mengatakan, sejak mengetahui informasi aksi begal yang telah beredar luas di masyarakat itu pihaknya telah melakukan penelusuran di tempat kejadian yang disebutkan hingga ke sejumlah rumah sakit untuk mencari korbannya. Tapi, hingga saat ini pihaknya belum menemukan korban begal tersebut.

Baca Juga: BP3MI Salurkan 326 PMI Secara Legal, Dikirim ke Jepang dan UEA

“Namun, jika memang korbannya ada, atau pihak yang merasa kerabat atau keluarganya yang menjadi korban begal silahkan melapor,” ujarnya.

Ia juga berharap warga tidak mudah percaya dengan informasi yang belum diketahui kebenarannya sebelum disebarluaskan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

20 Mortir Aktif Ditemukan di Tempat Pengepul Barang Bekas

0
Petugas Satbrimob Polda Balel memeriksa mortir aktif di tempat pengepul barang belas di Belitung, Sabtu (8/4) malam. (ANTARA/Kasmono)

batampos – Sebanyak 20 buah mortir diduga masih aktif ditemukan di tempat pengepul barang bekas di Jalan Pasir Putih, Desa Air Raya, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (8/4) malam, dikutip dari Antara.

Komandan Kompi Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Babel, Iptu Yudi Firmansyah di Tanjung Pandan, Minggu mengatakan sebanyak 20 buah mortir tersebut diduga masih dalam keadaan aktif.

“Kami meyakini mortir ini dalam keadaan aktif,” katanya.

Ia menjelaskan mortir tersebut diduga berasal dari sisa-sisa kapal perang dunia kedua yang tenggelam di wilayah perairan Pulau Belitung.

“Jadi kami imbau bagi masyarakat yang menemukan mortir sisa perang dunia kedua di laut, jangan diangkat karena dinilai akan membahayakan,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya segera mengevakuasi sebanyak 20 buah mortir tersebut.

Personel Batalyon B Satuan Brimob Polda Babel juga telah memasang garis polisi dan melakukan penjagaan di lokasi penemuan mortir tersebut.

“Untuk sementara mortir ini kami akan amankan terlebih dahulu bersama Polres Belitung karena ini dalam lingkungan masyarakat jadi kami mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Yudi mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi tempat penemuan mortir tersebut.

“Kami minta masyarakat tidak datang ke lokasi ini karena daerah ini berbahaya, sebab ada penemuan mortir itu diduga aktif,” ujarnya.

Pengepul barang bekas, Ataqwa mengatakan dirinya mendapatkan 20 buah mortir tersebut dari seseorang di Desa Selat Nasik.

“Saya mencari besi ke Selat Nasik karena ada yang menawarkan besi kepada saya kemudian saya beli,” katanya.

Menurut dia, berdasarkan keterangan penjualnya 20 buah mortir tersebut ditemukan ketika sedang menyelam mencari teripang di perairan Pulau Sumedang, Membalong.

“Katanya dapat saat menyelam di dasar laut, kemudian diangkat mortir itu dan di dasar laut lokasi tersebut juga ditemukan badan kapal tenggelam,” ujarnya.

Ataqwa yang merasa janggal dengan penemuan barang tersebut, sehingga dirinya melaporkan kepada pihak berwenang.

“Barang ini saya beli sekitar sebelum puasa Ramadhan ini, sehingga sudah 20 hari di sini aman-aman saja, namun saya merasa aneh, sehingga saya melaporkan ke Kodim,” katanya. (*)

Reporter: JP Group