batampos– Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri, Mangara Simarmata mengatakan, pihaknya tengah membentuk posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR). Bagi perusahaan yang tidak tunduk pada peraturan, akan diberikan sanksi.
“THR adalah sesuatu satu kewajiban bagi perusahaan. Karena apabila tidak melaksanakannya, sudah pasti ada sanksinya,” ujar Mangara Simarmata, Rabu (5/4) di Tanjungpinang.
Ditegaskannya, lewat Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan sudah jelas. Pada Pasal 10 ayat 1 ditegaskan pengusaha yang terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh akan dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar.
“Pengenaan denda tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh,” tegasnya.
Menyikapi kondisi ini, pihaknya akan membentuk posko pengaduan THR di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Hal tersebut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Nomor M/2/HK.04.00/III/2023 tentang Pelaksanaan Pemberian THR.
“SE yang diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2023 tersebut ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia. Dan ini sudah diteruskan ke masing-masing perusahaan,” jelasnya.
Lebih lanjut Mangara menjelaskan, dalam SE Menaker tersebut sudah diatur pembayaran THR keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh. THR keagamaan wajib dibayarkan secara penuh dan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.
“THR keagamaan ini harus dibayar penuh, tidak boleh dicicil. Saya minta perusahaan agar taat terhadap ketentuan ini,” tegasnya lagi.
Ia menambahkan pengaduan terkait pembayaran THR, dapat disampaikan ke website https://poskothr.kemnaker.go.id. Kebijakan ini akan lebih memudahkan masyarakat membuat pengaduan THR secara online dibanding datang langsung ke posko pengaduan.
“Pak Gubernur juga sudah menyerukan perusahaan untuk membayar THR bagi karyawannya tepat waktu,” tutup Mangara Simarmata. (*)
Reruntuhan kebakaran di Plaza Botania 1 masih mengeluarkan kepulan asap, Kamis (6/4). F.Yulitavia
batampos – Pasca kebakaran yang terjadi di Plaza Botania 1, pemilik kios dan beberapa pegawai masih berjaga di sekitar lokasi.
Kepulan asap pekat masih menyeruak di lokasi kebakaran. Di beberapa titik terlihat masih ada api yang menyala meskipun kecil.
Bau pekat usai kebakaran juga begitu terasa di sekeliling pasar. Pengunjung pasar basah juga mengenakan masker, karena menghindari pekatnya asap sisa kebakaran.
Rio, salah seorang pegawai di Universal terlihat meninjau toko tempatnya bekerja. Dari bawah terlihat bingkai kursi usai kebakaran. Ada juga beberapa peralatan elektronik yang masih tersisa, namun belum bisa diselamatkan.
Hal ini karena kondisi bangunan yang sudah rapuh bekas kebakaran. Pecahan kaca juga terlihat berserakan di sekitar lokasi.
“Saya ngecek aja, karena diminta sama bos ke sini. Semua habis terbakar,” ujarnya, Kamis (6/4).
Lina pegawai toko lainnya mengatakan sejak kejadian, ia bersama rekannya berjaga di sekitar lokasi. Ia mengaku berada di lokasi hingga pukul 23.00 WIB.
“Habis semua barang-barang. Tapi kalau dilihat dari bawah sini, masih ada sepertinya beberapa barang yang selamat dari kebakaran. Tapi tak bisa diambil, karena kondisi bangunan,” jelasnya.
Ia menceritakan kebakaran sudah mulai terjadi sejak pukul 02.00 WIB dinihari. Kobaran api dengan cepat menjalar, karena banyak barang-barang yang murah terbakar.
“Sekitar pukul 03.00 WIB asap sudah tebal, dan api membesar. Sehingga sudah tidak bisa ditangani. Setelah itu baru tiba mobil pemadam kebakaran,” jelas Lina.
Pemilik kios lainnya juga terlihat mendatangi kios miliknya. Meskipun asap tebal menyeruak, tidak menyurutkan niat mereka mendatangi kios yang sudah terbakar.
Garis polisi terbentang di sekeliling lokasi kebakaran. Lokasi kebakaran ini juga menjadi daya tarik warga. Banyak warga datang ke lokasi untuk melihat bekas kebakaran.
“Saya mau lihat saja. Ternyata masih ada api dan asapnya tebal sekali, dan buat sesak,” kata Aldy salah seorang warga yang dijumpai di lokasi kebakaran.
Dalam peristiwa ini, 50 kios hangus terbakar di Plaza Botania 1, Batamcenter. Kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah.
Kebakaran disinyalir berasal dari salah satu kios aksesoris di Plaza Botania 1. Api langsung menghanguskan kios yang berada di lantai 1.
Saat ini kios yang berada di lantai 1 Plaza Botania 1 ditutup semua. Tidak ada aktivitas di lokasi kebakaran.
Sementara pasar basah tetap beroperasi seperti biasa. Meskipun berdekatan dengan lokasi kebakaran, pasar basah selamat dari kebakaran. (*)
batampos – Anggota Polri yang berstatus sebagai pegawai negeri yang diperjakan (PYND) meminta dikembalikan ke institusi Polri apabila Brigjen Endar Priantoro tetap dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu disampaikan mereka sebagai bentuk protes kepada Ketua KPK Firli Bahuri.
Terkait itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penarikan dan penunjukan anggota untuk bertugas di KPK sudah ada aturan yang menaunginya. Sehingga, tidak bisa seenaknya menarik atau memindahkan orang.
“Saya kira aturan-aturan sudah ada, aturan di KPK dan aturan di kepolisian sudah ada, sehingga kita taat azas,” kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/4).
Sementara itu, terkait nasib Brigjen Endar sendiri masih diselesaikan oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Kapolri sendiri sudah jelas bahwa meminta agar Endar tetap menjabat sebagai Direktur Penyelidikan KPK.
“Karena ini masalah persoalan internal di KPK yang saat ini sedang diselesaikan di Dewas, ya kita tunggu saja. Yang jelas kami dalam posisi waktu itu tentunya pernah mengirim surat untuk perpanjangan pak Endar, namun demikin tentu kita akan lihat perkembangannya,” jelas Sigit.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kembali menyurati Ketua KPK Firli Bahuri terkait jawaban atas pengembalian anggota Polri untuk bertugas di lingkungan KPK.
Surat jawaban itu teregistrasi dengan Nomor: B/2725/IV/KEP./2023 yang ditandatangani Listyo Sigit pada Senin, 3 April 2023, berisi keputusan untuk tetap mempertahankan atau menugaskan Brigjen Pol. Endar Priantoro sebagai direktur penyelidikan KPK.
Dalam surat balasan tersebut, Listyo Sigit menyampaikan kepada pimpinan KPK terhadap penghadapan kembali Brigjen Pol. Endar Priantoro yang melaksanakan penugasan sebagai direktur penyelidikan KPK.
Brigjen Pol. Endar Priantoro sendiri menai pemberhentian terhadap dirinya adalah hal yang tidak wajar. Oleh karena itu, hal ini menjadi dasar baginya melaporkan hal tersebut ke Dewan Pengawas KPK.
“Saya ingin menguji secara independen terhadap isi rapat pimpinan yang memutuskan saya untuk diberhentikan dengan hormat. Justru ini saya melihat ini hal yang tidak wajar untuk saya,” kata Endar di Gedung KPK C1, Jakarta Selatan, Selasa (4/4).
Endar menyebut salah satu poin yang tidak wajar adalah soal lamanya dia menjabat sebagai direktur penyelidikan KPK. Dalam keputusan pemberhentian itu, Endar disebut telah menjabat selama tiga tahun. (*)
Penyidik KPK meninggalkan Kantor Kementerian ESDM usai melakukan penggeledahan, Senin (27/3/2023). Penggeledahan terkait dugaan korupsi di Kementerian ESDM. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
batampos – Viral informasi berupa tangkapan layar aplikasi percakapan whatsApp, yang menyebut adanya dugaan kebocoran informasi penyelidikan dugaan korupsi tunjangan kinerja (Tukin) di Kementerian ESDM.
Dalam informasi tangkapan layar yang tersebar di kalangan wartawan, disebutkan bahwa saat tim KPK melakukan penggeledahan, pada 27 Maret 2023 di kantor Kementerian ESDM di ruangan Kepala Biro Hukum dengan inisial X, menemukan dokumen yang menyerupai laporan hasil penyelidikan KPK.
“Padahal laporan tersebut bersifat rahasia dan hanya diperuntukkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas penyelidikan kepada Pimpinan KPK,” demikian bunyi informasi tersebut, dikutip Kamis (6/4).
Atas temuan itu, sejurus kemudian, tim KPK pun melakukan interogasi terhadap X dan diketahui bahwa dokumen tersebut diperoleh dari Menteri ESDM. Diduga, Menteri ESDM mendapatkannya dari Mr. Pimpinan KPK inisial F.
“Tujuan penyampaian dokumen tersebut supaya X berhati-hati dan melakukan antisipasi terhadap upaya penindakan yang dilakukan KPK,” tulis informasi tersebut.
Padahal di sisi lain, tim KPK sedang melakukan operasi tertutup untuk mengungkap kasus korupsi di Kementerian ESDM, sehingga kegiatan tersebut menjadi sia-sia.
“Oleh sebab itu, sangat penting untuk ditelusuri lebih jauh tentang kebenaran bocornya dokumen rahasia yang seharusnya hanya untuk kepentingan internal KPK,” imbuhnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menegaskan, informasi tersebut tidak benar. Ia mempersilakan pihak-pihak yang mempunyai data valid untuk melaporkan dugaan itu ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
“Sejauh ini informasi yang kami terima, tidak benar ya seperti apa yang dituduhkan tersebut. Namun bila ada yang merasa memiliki informasi dan data valid silakan saja laporkan kepada Dewas KPK,” ungkap Ali.
Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa itu menekankan, laporan kepada Dewas harus berbasis data, bukan bermodalkan narasi asumsi saja. Selanjutnya, data tersebut akan diuji sebagaimana tugas pokok Dewas KPK.
Ali memastikan Dewas akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Ia menegaskan, Dewas akan bersikap independen.
“Disanalah akan diuji, bukan diobral di ruang publik dengan dibumbui narasi bermodalkan asumsi. Laporan harus berbasis data, bukan asal tuduh dan persepsi semata,” ujar Ali.
Selain itu, Ali menjelaskan status perkara dugaan korupsi tukin di Kementerian ESDM ini sudah naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Menurutnya, semua pimpinan KPK sepakat untuk menaikan status perkara dugaan korupsi ini.
Langkah tersebut diambil setelah KPK menemukan dua bukti permulaan yang cukup. “Semua pimpinan sepakat, dengan dasar ditemukan setidaknya dua alat bukti permulaan dan menemukan pihak-pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami akan tuntaskan semua,” tegas Ali.
Menurut Ali, terkait adanya tuduhan ke KPK ketika sedang menangani perkara korupsi merupakan hal yang biasa. Ia pun mencontohkan, saat KPK mengusut perkara mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Dalam memproses kasus Rafael, KPK juga dituduh tidak melanjutkan proses penyelidikan. Mengingat salah satu pimpinan KPK merupakan teman seangkatan Rafael di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
“Nyatanya hanya kesengajaan untuk menghambat proses saja. Sudah biasa kami dituduh macam-macam seperti itu, ataupun bahkan di framing negatif oleh media tertentu,” tukas Ali. (*)
batampos – Salah satu kesalahan dalam berkendara sepeda motor yang dianggap biasa adalah berkendara dengan boncengan. Bukan boncengannya yang salah, tapi posisi duduk yang dibonceng yang kurang tepat.
Sejatinya, pengendara sepeda motor dan orang yang dibonceng harus memahami dan memiliki teknik berkendara yang baik dan benar. Di antara kesalahan yang sering ditemui dan dianggap biasa adalah orang yang dibonceng duduk dengan membuat jarak dari pengendara atau dengan posisi duduk menyamping.
Posisi berkendara tersebut tidak direkomendasikan karena jarak antara boncenger dan pengendara akan mengurangi kesimbangan. Seperti diketahui, hal utama dalam berkendara sepeda motor adalah mempertahankan keseimbangan.
Yuk, pahami cara aman berkendara sepeda motor saat boncengan :
1. Penggendara Wajib Paham Cara Berkendara yang #Cari_Aman
Pengendara harus memahami ilmu safety riding dan menerapkannya dalam berkendara.
Ingat, sepeda motor adalah kendaraan yang tak mengenal stabilitas pada saat bergerak, hanya terbatas pada keseimbangan semata.
Saat berboncengan, akan sangat memengaruhi kestabilan dan keseimbangan pengendalian sepeda motor. Karena itu, saat kondisi bergerak pengendara harus mampu mengendalikan dan menjaga keseimbangannya dengan sempurna.
Posisi duduk orang yang dibonceng menghadap ke depan adalah salah satu cara menjaga keseimbangan pengendalian sepeda motor.
Hal ini bertujuan untuk menyatukan distribusi bobot guna memaksimalkan center of gravity kendaraan dan keseimbangan. Jadi, stop duduk menghadap samping saat dibonceng ya!
3. Kurangi Ngobrol Saat di Jalan
Bekendara sepeda motor adalah full time job. Pengendara harus selalu fokus dan waspada pada kondisi sekitar selama berkendara. Mengobrol atau bercanda dengan orang yang dibonceng akan mengganggu dan menurunkan fokus serta kewaspadaan berkendara.
“Nah, itu dia tips berkendara saat boncengan. Ingat untuk selalu #Cari_Aman saat berkendara di jalan ya” tutup Christofer Valentino selalu Safety Riding Instructor PT. Capella Dinamik Nusantara Kepri.(*)
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani (kanan) bersama Menkopolhukam, Mahfud ND saat mengelar konferensi pers di Batam. Foto: Azis Maulana/Batam Pos
batampos – Korban penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia akan bernafas lega. Begitu pula sebaliknya, bagi sindikat mereka pasti kepanasan dengan sikap Perang Semesta yang digaungkan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Benny Rhamdani, selaku Kepala BP2MI tak main-main. Kali ini, Benny menghadirkan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk memerangi langsung para sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dengan dilaksanakannya Diskusi Publik Perang Semesta melawan sindikat penempatan ilegal PMI, Benny yakin efek jerah yang akan diberikan pemerintah pada para sindikat makin terasa.
“Akan terasa dan harus tegas, tanpa bertindak kompromi kepada para sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia. Dari Kota Batam kita memulai Perang Semesta tersebut. Batam juga menjadi entry point penempatan ilegal PMI. Diskusi ini akan memberi efek kejut, kita memerangi sindikat hingga ke akar-akaranya,” tutur Benny yang juga Waketum OKK DPP Partai Hanura ini, Kamis, (6/4/2023).
Disampaikannya pula bahwa berbagai macam praktek perdagangan manusia tidak bisa diberi ruang di negara Indonesia yang dikenal sebagai negara hukum ini.
Benny membongkar peta masalah penempatan yang disebutnya para pemangku kepentingan telah mengetahui ekosistemnya.
“Praktek sindikat penempatan ilegal PMI merupakan kejahatan transnasional terorganisir atau transnational organized crime (TOC). Kita sudah paham seperti apa modus mereka. Musuh kita sudah jelas siapa. Mereka adalah Para sindikat dan mafia penempatan ilegal yang kadang dibekingi oknum-oknum yang memiliki atributif-atributif kekuasaan-kekuasaan,” kata Benny.
Selanjutnya, Benny menguraikan soal apa itu yang disebut perang semesta. Negara akan mengambil posisi tegasnya membela PMI yang terus-menerus dikepung dan digoda para sindikat, mafia penempatan secara ilegal.
“Inilah yang kami sebut sebagi perang semesta melawan sindikat penempatan Pekerja Migran Indonesia. Kita tidak boleh membiarkan kejahatan kemanusiaan ini terus menerus membuat para sindikat berpesta pora dengan memperdagangkan anak-anak bangsa.],” katanya.
“Kita tidak boleh membiarkan mereka terus menerus mempermalukan negara yang membuat kita dianggap tidak berdaya. Kita tidak boleh membiarkan mereka terus menerus berpikir bahwa setiap apartur di negara kita, bisa dibeli oleh uang-uang meraka,” tegas Benny lagi.
Menurut Benny pemerintah tidak boleh membiarkan sindikat terus menerus berpikir bahwa setiap orang yang memiliki atributif kekuasaan di negara ini, bisa diajak kerjasama dalam kejahatan dan menjadi bagian dari mereka.
“Yang akhirnya catatan sejarah yang kita wariskan adalah sebuah takdir negara yang kalah dan tidak berdaya karena tidak mampu menyentuh setiap kejahatan mereka. Memang negara dalam bahaya sindikat. Kita sedang berada dalam darurat penempatan ilegal PMI, ” tutur Benny.
Tidak sekedar itu saja, Benny menegaskan perihal esensi dari Perang Semesta yang dibunyikan BP2MI dari Batam tersebut.
Menurut Benny Perang Semesta adalah perang melawan sindikat secara revolusioner. Benny mengutarakan 3 kunci penting dalam memerangi sindikat melalui strategi Perang Semesta.
“Kerja kolaboratif untuk perang semesta yang Revolutif, harus disertai dengan 3 tindakan. Yakni, 1. Sosialisasi dan edukasi publik yang masif. 2. Tindakan Pencegahan yang aktif, dan, 3. Penegakkan hukum secara progresif,” tukas Benny.
Negara Indonesia, kata Benny sedang berada pada situasi Darurat Penempatan Ilegal PMI. Dalam hal kejahatan terhadap PMI yang bersifat extraordinary, bukan sekedar TPPO.
Namun juga berbagai tindak pidana lainnya, melibatkan banyak oknum dari berbagai instansi (K/L), dan membutuhkan kerjasama berbagai pihak.
“Perlu penanganan yang luar biasa. Dimana pendekatan yang bersifat multidoors, pengenaan TPPO juga Tindak Pidana Korporasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Harus dicari otak pelaku (mastermind) agar menimbulkan efek jera. Ini adalah Kejahatan yang dilakukan secara sistematis, terorganisir, dan melibatkan banyak pihak,” kata Benny.(*)
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan tampil cemerlang di babak pertama Orleans Masters 2023. (ANTARA)
batampos – Ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memenangi babak pertama Orleans Masters 2023. Mereka sukses mematahkan perlawanan sengit Fang Chih Lee/Fang Jen Lee asal Taiwan, Kamis (6/4/2023).
Pram/Yere terlibat kejar mengejar poin pada akhir gim pertama, namun mereka juga bermain berani untuk membungkam Fang Chih/Fang Jen dengan dua gim langsung 28-26, 21-17.
“Pertandingan cukup menegangkan dan tidak mudah untuk menang karena mereka bermain sangat baik. Tapi, saya dan Pram mungkin lebih siap hari ini dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan,” kata Yeremia lewat informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Kamis (6/4/2023).
Gim pertama menjadi awal yang sulit bagi duo Indonesia dalam memulai turnamen BWF Super 300 itu. Setelah sempat tertinggal pada awal gim, Pram/Yere mampu membalikkan keadaan selepas interval.
Namun, kenyamanan mereka hanya bertahan hingga skor 19-16 saat kurang satu angka menuju gim poin.
Fang Chih/Fang Jen merebut empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan. Setelah itu, kedua pasangan terlibat kejar mengejar poin yang menegangkan.
“Di gim pertama kita sama-sama ngotot ya, tidak mau kalah jadi sangat beruntung mendapatkan poin dari miskomunikasi lawan di poin-poin akhir,” Yere menceritakan.
Sedangkan pada gim kedua, pasangan berjuluk The Prayer itu bermain lebih nyaman karena duo Taiwan tak memberikan perlawanan sekeras gim pertama.
Pram/Yere pun melaju dengan mudah untuk menggiring lawan menuju kekalahan karena sudah kehilangan konsentrasi.
“Menurut saya, konsentrasi dan fokus lawan sudah buyar pada gim kedua,” katanya.
Selain Pram/Yere, dua ganda putra Indonesia lainnya juga sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters, yaitu Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang menang atas pasangan Rory Easton/Zach Russ (Inggris) dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang mengalahkan Xin Yuan Boon/Tien Ci Wong (Malaysia) pada babak pertama. (*)
Piswan DPRD Batam membagikan paket takjil ke pengendara jalan di Kota Batam tepatnya di simpang Kepri Mall, dan simpang Kara, Batamkota.
batampos – Perkumpulan Istri Anggota Dewan (Piswan) Kota Batam melakukan pembagian paket takjil di bulan suci Ramadan 1444 Hijriah ke pengendara jalan di Kota Batam tepatnya di simpang Kepri Mall, dan simpang Kara, Batamkota.
“Ini merupakan rangkaian kegiatan rutinitas kita Piswan DPRD Batam setiap tahun pada momen bulan suci Ramadan. Kita berkumpul di simpang Kepri Mall untuk membagikan takjil, seperti kue, kurma, air atau kolak, dandan nasi kotak ke penggendara dan pengguna jalan,” ujar Ketua Panita Piswan, Rabiah Yunus, Rabu (5/4/2023).
Ia menambahkan, terdapat ribuan paket takjil telah dibagikan agar kehadiran Piswan bisa lebih dekat lagi dengan lapisan masyarakat Kota Batam.
“Terdapat dua lokasi yaitu di simpang Kepri Mall, dan simpang Kara dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara roda dua,” ujarnya.
Kegiatan seperti ini tidak hanya pada momen Ramadan melainkan pada hari-hari besar juga dilakasanakan ke beberapa panti asuhan dan berbuka dengan anak yatim.
Ketua Piswan DPRD Batam, Sandra Nuryanto mengatakan tujuan dari kegiatan ini agar kehadiran Piswan bisa lebih dekat dengan masyarakat.
“Iya ada 25 Anggota yang tergabung dalam pembagian takjil ini, dengan sasaran pengendara jalan roda dua dan apa yang kami berikan semoga menjadi berkah di bulan suci Ramadan,” tutupnya. (*)
KPU Karimun tetapkan jumlah pemilih di DPS mencapai 192.003 Pemilih f,TRI_2 (1)
batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, Rabu (5/4) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Komisioner KPU Karimun Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Mardanus mengatakan, untuk kabupaten Karimun telah ditetapkan DPS mencapai 192.003 pemilih untuk 14 kecamatan se kabupaten Karimun.
” Dari jumlah 192.003 pemilih yang telah ditetapkan DPS oleh kita (KPU Karimun), disitu sudah ada penambahan jumlah pemilih baru yang mencapai 8.908 pemilih, kemudian ada pemilih tidak memenuhi syarat juga cukup tinggi 8.280 pemilih. Kemudian, perbaikan data pemilih ada 6.904 pemilih dan pemilih potensial non KTP-eL 3.899,” terangnya.
Sementara itu, untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga terjadi perubahan yang sebelumnya 779 TPS yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu. Saat ini terjadi penambahan 2 TPS yang lokasinya berada di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun yang totalnya menjadi 781 TPS. Sehingga, penambahan 2 TPS khusus akan diperuntukan untuk Warga Binaan (WB) Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun dan warga sekitarnya yang telah terdaftar di TPS sebelumnya.
” Nah, untuk warga yang telah terdaftar di TPS sebelumnya akan dicorek atau TMS dan diaktifkan di TPS khusus nantinya. Agar, tidak terjadi pemilih ganda,” ungkapnya.
Masih kata Mardanus lagi, apabila dilihat per kecamatan, jumlah pemilih yang paling besar berada diwilayah kecamatan Meral, kemudian disusul kecamatan Karimun, kecamatan Kundur dan kecamatan Tebing.
” Kemungkinan akan bertambah terus jumlah pemilih nantinya. Tidak tertutup kemungkinan pemilih baru akan bertambah menjelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” tuturnya.
Sedangkan komisioner Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga memberikan sanggahan terhadap proses penetapan DPS oleh KPU Karimun. Dalam hal tersebut, ia mengingatkan agar pihak PPS, PPK supaya tidak lalai dalam memasukkan data. Sehingga, data yang diperoleh dari panwascam maupun panwaslu tidak berbeda jauh nantinya.
” Itu saya saran kita, jangan lagi ada salah pengetikan data atau penginputan data kedepannya. Sebab, nanti akan ditetapkan data pemilih dari DPS menjadi DPT. Sudah kita lampirkan data-data yang perlu diperbaiki,” tegasnya.
Pantauan dilapangan, para perwakilan parpol maupun anggota PPK dari 14 kecamatan satu persatu mempresentasikan data dari penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat tingkat PPS dan PPK sudah selesai ditingkat Panitia Pemungutan Suara. (PPS) bersama petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).(*)
batampos – Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Pauddasmen) bersama Direktur SMA Kementerian Pendididikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kunjungi SMA N 2 Tanjungpinang dalam rangka sosialisasi dan peninjauan penerapan kurikulum merdeka.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos Dirjen Pauddasmen bersama Direktur SMA Kemendikbudristek kunjungi SMA N 2 Tanjungpinang, Kamis (6/4/2023)
Dirjen Pauddasmen, Iwan Syahril mengatakan saat ini secara nasional sekitar 50 persen lebih sekolah sudah menerapkan kurikulum merdeka. SMA N 2 Tanjungpinang salah satu yang sudah menerapkan kurikulum itu menurutnya sudah bagus.
“Tadi kita ngobrol sama murid. Hasilnya luar biasa, dampaknya terhadap murid, keceriaan dan soft skill menjadi kunci untuk masa depan,” kata Iwan di SMA N 2 Tanjungpinang, Kamis (6/4).
Iwan berkomitmen untuk mendorong komunitas pendidik untuk bergotong royong, sebab itu menjadi kunci untuk transformasi yang lebih masif. Bagi yang sudah bisa diharapkan dapat membantu yang lain agar sama-sama bisa.
“Ajak lain bersama untuk menjalankan ide-ide yang ada. Apa lagi komunitas pendidiknya sudah muncul itu sudah sangat bagus,” ujarnya.
Ia berharap dunia pendidikan di Kepri bisa lebih maju, ditambah dorongan dari Dinas Pendidikan yang sudah bagus sehingga patut ditingkatkan.
“Masalah pendidikan bukan hanya kurikulum, melainkan masalah SDM-nya, ketika SDM sudah bagus maka Kepri semakin maju,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 2 Tanjungpinang, Kariadi mengaku senang dengan kunjungan itu, penilaian dirjen terhadap penerapan kirikulum merdeka di sekolah itu sudah pada jalurnya.
“Meskipun ada kendala, tapi sudah bisa diatasi segera,” ucapnya. (*)