batampos – Kurang dari sepekan masa pelunasan ongkos naik haji (ONH), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang mencatat masih ada sekitar 60 jemaah calon haji (JCH) yang belum melunasi biaya keberangkatan.
Kepala Kemenag Tanjungpinang, Ahmad Husein menjelaskan data sementara ada sekitar 60 an yang belum melunasi ONH, angka itu manurutnya terus berubah menjelang keberangktan.
“Ini data sementara sekitar 60 orang dan jumlah itu terus bergerak,” kata Husein, Senin (8/5).
Kata Husein, jika JCH tidak melunasi hingga batas waktu yang ditentukan, maka calon jemaah haji (CJH) yang ada di daftar antrean berikutnya akan diberangrgkatkan sebagai penggantinya.
“Boleh berangkat tapi sesuai urus posisinya,” ujar Husein.
Tahun 2023 ini, Husein menerangkan Kota Tanjungpinang mendapat kuota sebanyak 272 orang dan yang sudah melunasi ONH sekitar 200 an JCH. Sebelumnya pemerintah pusat juga sudah memperpanjang masa pelunasan hingga 14 Mei 2023.
“JCH yang sudah lunas ada sekitar 200 lebih,” terangnya.
Menurut Husein, JCH yang belum melunasi biaya haji itu karena ada yang mengundurkan diri dan ada yang meninggal dunia, namun belum melapor ke Kemenag Tanjungpinang untuk pembatalan.
Kemenag Tanjungpinang akan melakukan penelusuran kepada yang bersangkutan dan sudah menginformasikan mengenai batas waktu pelunasan biaya tersebut.
“Jika hingga batas waktu yang sudah diberikan, tetap belum lakukan pelunasan, maka mereka akan digantikan oleh JCH yang sudah melunasi,” tambahnya. (*)
Reporter: Peri Irawan









