Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5636

Beasiswa Pendidikan Indonesia 2023 Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya

0
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, selain jenjang S1 hingga S3 untuk pendidikan kesarjanaan dan keprofesian, BPI juga tersedia untuk pendidikan non gelar. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT) resmi membuka Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2023. Beasiswa ini diberikan kepada siswa, insan kebudayaan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk dapat meraih gelar pada jenjang yang lebih tinggi.

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, selain jenjang S1 hingga S3 untuk pendidikan kesarjanaan dan keprofesian, BPI juga tersedia untuk pendidikan non gelar.

“Pada 2021, kami memberikan dukungan pendanaan untuk lebih dari 2.000 penerima beasiswa dan pada 2022 jumlahnya meningkat menjadi 4.000 penerima. Penerimanya meliputi pelajar berprestasi, pelaku budaya, guru, tenaga kependidikan, serta dosen yang mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di dalam maupun luar negeri,” kata Nadiem.

Melalui BPI diharapkan para penerima beasiswa dapat meneruskan pendidikan ke jenjang selanjutnya, serta dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitas. “Tunjukkan bahwa Anda adalah pembelajar sepanjang hayat yang selalu semangat belajar, berkarya, dan berkontribusi untuk Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti menambah, sejak tahun 2021 hingga 2022, BPI telah berhasil membiayai 6.236 penerima beasiswa. Mereka sekarang sedang menjalankan studi di berbagai perguruan tinggi pada berbagai jenjang, baik di dalam maupun luar negeri. Dari keseluruhan penerima beasiswa tersebut sebanyak 89,1 persen di antaranya menempuh studi di dalam negeri dan 10,9 persen di luar negeri.

“Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualifikasi tenaga pendidik, Kemendikbudristek berusaha semaksimal mungkin agar program–program beasiswa yang berpihak pada tenaga pendidik dan kependidikan akan terus berlanjut/sustain. Kami juga akan melakukan berbagai macam terobosan untuk menjamin ketersediaan akses beasiswa bagi siswa-siswa berprestasi dan insan budaya,” ujar Suharti.

Kepala Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi, Anton Rahmadi memaparkan mengenai garis besar penerimaan BPI, yaitu dana pendidikan, dana pendukung, dan biaya pendukung (penyandang disabilitas). Jadwal pendaftaran BPI tujuan perguruan tinggi (PT) luar negeri berlangsung pada 2 sampai 31 Mei 2023, sedangkan masa pendaftaran BPI tujuan PT dalam negeri berlangsung pada 2 Mei sampai 30 Juni 2023.

Terdapat tujuh program BPI bergelar yaitu Beasiswa Calon Guru SMK (S1), Beasiswa Pelaku Budaya (S1—S3), Beasiswa Indonesia Maju (S1—S3) secara mandiri, Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (S2—S3), Beasiswa Perguruan Tinggi Vokasi (S2—S3), Beasiswa Pendidik dan Tenaga Kependidikan (S2—S3), dan Dosen LPTK/Pendidikan Profesi Guru (S3).

Berbeda dari tahun sebelumnya, batasan usia maksimal pendaftar disesuaikan dengan Permendikbud Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil Kemendikbudristek dan Persesjen Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Permendikbud Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil Kemendikbudristek. Hal ini karena Kemendikbudristek menyesuaikan dengan aturan lain yang berlaku saat ini.

“Selain batasan usia, program BPI tahun ini syarat on going tidak ada, fresh intake. Misalnya sudah mendapat Letter of acceptance (LoA) pada awal tahun 2024, dipersilakan mendaftar,” tambah Anton.

Anton menekankan, semua proses dilakukan melalui sistem, sehingga para calon penerima beasiswa dapat mematuhi semua aturan dan syarat yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut, para calon penerima beasiswa dapat mengakses kanal resmi Kemendikbudristek maupun mengirimkan email ke helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id , dan media sosial @awardee_bpi.

Program beasiswa ini tidak dapat digabungkan bersama dengan beasiswa lainnya. Apabila melanggar akan dikenakan sanksi. Program BPI juga hanya untuk kelas reguler, sehingga jika ingin mendaftar program ini, pastikan daftar universitas tujuan tertera pada daftar yang ada. (*)

Reporter: JP Group

Otopsi Rampung, Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Penembak Kantor MUI

0
Petugas kepolisian memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023).Berdasarkan keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto pelaku penembakan Kantor Majelis Ulama Indonesia berjumlah satu orang yang dinyatakan meninggal dunia di lokasi usai melakukan aksinya yang melukai dua orang pegawai dan diduga menggunakan airsoftgun. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)

batampos  – Tim Pusdokkes Mabes Polri sampai kini belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Mustop NR, pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat.

Padahal, polisi telah selesai melakukan autopsi untuk menyelidiki kematian Mustopa NR, 60, warga Desa Sukajaya, Kecamatan Kedongdong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung itu.

Rangkaian autopsi yang dilakukan pun belum bisa diketahui penyebab pasti kematian pelaku. Hal itu dikarenakan masih ada rangkaian pemeriksaan yakni uji patologi anatomik terhadap sampel organ tubuh Mustofa yang diambil pada saat proses autopsi.

“Pemeriksaan-pemeriksaan itu kita mengambil organ dalam untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium patologi anatomik,” ujar Kepala RS Polri, Brigjen Hariyanto kepada awak media, Rabu (3/5).

Adapun organ tubuh yang diambil untuk diteliti adalah sampel jantung dan paru-paru. Kedua organ tersebut dapat menjelaskan penyebab kematian Mustopa NR.

Dari pemeriksaan itu akan dilakukan uji patologi anatomik untuk mengetahui apakah Mustopa tewas karena sakit jantung atau asma seperti riwayat penyakit yang dimilikinya.

“Dari patologi anatomik sebenarnya yang asma yang bisa membunuh itu pengaruhnya, ya itu nanti pengaruhnya ke jantung dan sebagainya,” jelasnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Diharapkan, nantinya bisa diketahui dengan pasti penyebab kematian Mustopa NR, pelaku penembakan di Kantor MUI.

“Jadi, nanti hasil dari pemeriksaan patologi yang akan menjawab bahwa yang bersangkutan ini sebenarnya sebab kematian itu karena apa,” kata Brigjen Hariyanto.

Sementara, Densus 88 Antiteror memastikan Mustopa NR tidak terkait dengan kelompok atau jaringan terorisme di Indonesia.

“Kami sudah koordinasi dengan Detasemen Khusus 88, hasil penyelidikan Densus bahwa tersangka ini tidak termasuk jaringan teror,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (3/5/2023).

Kombes Hengki menegaskan, bahwa penembakan yang dilakukan tersangka juga bukan merupakan aksi terorisme. “Pelaku bukan merupakan wujud dari teror lone wolf,” ujarnya.

Dari hasil pendalaman Densus 88, Mustopa NR juga tidak terindikasi faham radikal dan ideologi Islam yang ektrim. “Juga tidak terkooptasi dengan ideologi agama yang ekstrem,” tegasnya. (*)

Reporter: JP Group

Proses Pencairan Dana Bos jadi Persemester

0
Para pelajar sedang mengikuti cara menggosok gigi beberapa waktu lalu f,TRI

batampos – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang biasanya pencairannya dilakukan secara tiga tahap, pada tahun ini berbeda yaitu dua semester. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Riauwati mengatakan, bahwa pada semester pertama mulai bulan januari hingga juni dan semester kedua juli hingga desember.

” Alhamdulillah, untuk semester pertama sudah disalurkan dana BOS langsung kerekening sekolah masing-masing untuk tingkat SDN dan SDS,” terangnya, Rabu (3/5).

Untuk prosesnya sendiri pihak sekolah harus mengisi di aplikasi data pokok pendidikan (dapodik). Dan, masing-masing sekolah sudah ada sistemnya yang mana didalam dapodik tersebut sudah lengkap item-item yang dibutuhkan sebagai syarat pencairan dana BOS.

BACA JUGA:Kadisdikpora Ingatkan Pihak Sekolah Soal Penggunaan Dana BOS

” Di aplikasi dapodik sudah lengkap data yang harus diisi oleh pihak sekolah. Mulai dari personil sekolah, sarana dan prasarana sekolah, rekening sekolah. Jadi, kita disini (Disdikbud Karimun) hanya sebagai pendamping kepada sekolah-sekolah untuk memenuhi persyaratan di dapodik,” ungkapnya.

Masih kata Riauwati lagi, pada tahun ini untuk kabupaten Karimun tingkat SD mendapatkan dana BOS semester pertama totalnya sebesar Rp 14,5 miliar lebih. Kemudian, semester dua Rp 14,5 miliar lebih dengan total mencapai Rp29,154 juta lebih.

” Sekolah penerima dana BOS totalnya ada 121 SDN dan 18 SDS. Pemanfaatan dana BOS tidak ada perubahan, sesuai juknis ada 8 standar yang sudah baku,” ucapnya. (*)

reporter: tri haryono

Jawab Tudingan Tio Pakusadewo, Yayasan Jeera Foundation Jelaskan Soal Dugaan Monopoli Bisnis di Penjara

0
Ilustrasi penjara. (Dok. JawaPos)

batampos – Founder Jeera FoundationYamitema Laoly membantah melakukan monopoli bisnis di dalam lapas maupun rutan. Dia membantah tudingan yang dilontarkan oleh aktor Tio Pakusadewo yang menyebut ada bisnis terselubung di dalam penjara.

“Tudingan itu tidak benar sama sekali. Saya merasa heran dengan tuduhan melakukan monopoli bisnis, karena di dalam lapas ada banyak yayasan dan organisasi yang bekerja sama dengan pihak lapas. Jadi saya juga heran dengan tudingan monopoli bisnis di dalam lapas, dasarnya apa? Karena sepengetahuan saya ada beberapa lembaga yang bekerja sama dengan pihak lapas,” ujar Yamitema kepada wartawan, Kamis (4/5).
Sementara Pimpinan Yayasan Jeera, Raden Gusti menjelaskan, yayasan ini dibentu berawal dari semangat membina para narapidana supaya bisa mengembangkan diri. Baik itu aspek keahlian, jati diri dan kemampuan setelah bebas.
“Saat itu Yamitema diundang salah organisasi kepemudaan yang bicara soal rencana melakukan pembinaan para napi, beliau merasa tergerak dengan semangat karena napi pasti ingin hidup lebih baik setelah keluar nanti, tapi mereka tak punya skill sehingga kami bersepakat membentuk Yayasan Jeera,” ujar Raden.
Raden mengatakan, sejak dibentuk tahun 2016 lalu, ada sekitar 500 warga binaan sudah diberikan pelatihan di bidang keterampilan tas kulit, barista kopi, seni musik,barber, seni lukis, sampai membuat roti.
“Tujuannya nanti setelah selesai menjalani hukuman penjara mereka sudah mempunyai bekal keterampilan, apakah musisi, mau jadi pelukis, barista atau usaha kerajinan. Banyak dari mereka yang sudah berhasil, walau tentu tidak semua berhasil juga, tapi paling tidak Yayasan Jeera ini bisa memberikan berkontribusi bagi mereka,” jelasnya.
Raden menambahkan, yayasan melihat warga binaan sebagai orang yang bermasalah secara sosial, namun mereka harus merubah hidupnya asalkan mereka mau dididik agar tidak bermasalah lagi. Maka Yayasan Jeera hadir untuk memberikan pendidikan.
Terkait tudingan yang beredar bahwa Yamitema terlibat dalam bisnis narkoba, Raden mengatakan tuduhan itu sangat keji. “Ini pembunuhan karakter dan fitnah keji. Beliau orang yang anti dengan narkoba, karena itu dalam kepengurusan maupun warga yang dibina selalu dilakukan tes urine untuk dipastikan tak ada yang menggunakan narkoba,” jelasnya.
Ketika disinggung terkait isu artis Tio Pakusadewo yang pernah terlibat sebagai pelatih dalam kegiatan pembinaan seni lukis Yayasan Jeera, dia pada akhirnya diberhentikan karena ada pelanggaran. “Ya, benar beliau pernah terlibat di yayasan ini. Beliau pernah melakukan pelanggaran sehingga dikeluarkan dari program,” pungkas Raden. (*)
Reporter: JPGroup

 

Tambang Pasir Ilegal di Bintan Diduga Beraktivitas Lagi, Polisi Cek ke Lokasi

0
Terdapat pipa yang diduga menjadi tempat aktivitas tambang pasir di daerah Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (3/5/2023). F.Kiriman Marto untuk Batam Pos.

batampos– Meski berulang kali ditertibkan, aktivitas tambang pasir ilegal di Bintan diduga kembali beroperasi.

Menurut pengakuan warga yang melintasi di lokasi, Rabu (3/5/2023) terdapat pipa yang diduga untuk menambang pasir dan terdengar suara mesin di lokasi.

BACA JUGA:Cek Lokasi Diduga Tambang Pasir Ilegal di Kampung Bugis, Tanjunguban, Polisi Sebut Hanya Temukan Warga Buat Kolam Ikan

Salah seorang warga, Andar mengatakan, semalam pulang kerja belum melihat aktivitas tambang pasir namun pagi ini baru melihat adanya aktivitas tambang pasir.

Sementara Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menegaskan, tambang pasir ilegal dilarang beraktivitas.

“Kita larang beraktivitas,” tegasnya.

Terkait informasi ini, dia meminta anggotanya untuk mengecek ke lokasi yang dimaksud.

“Anggota, saya perintahkan cek ke lokasi,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Kewajiban Developer Memasukan Sambungan Air ke Perumahan

0
Petugas Spam Cek Meteran Air Dalil Harahap 0 scaled e1674407334742
Ilustrasi: Petugas SPAM Batam mengecek meteran air di salah satu perumahan di Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (21/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Salah seorang warga di perumahan kawasan Batam Center, mengeluhkan belum masuknya sambungan air ke rumahnya. Meskipun, perumahannya termasuk cukup elite. Tapi, sambungan air belum masuk sejak ditempatinya.

Atas permasalahan ini, Corporate Communication (Corcom) SPAM Batam, Ginda Alamsyah mengatakan, SPAM Batam sudah hadir di seluruh wilayah Batam. “Apalagi di kawasan Batam Center,” kata Ginda.

Baca Juga: Tumpahan Limbah Hitam di Laut Batam, Nuryanto: Cari Siapa yang Bertanggung Jawab

Ginda mengatakan, warga ini ada kemungkinan adalah pemilik baru dari rumah tersebut. Sehingga, air belum terpasang ke rumahnya. Ia meminta, agar warga tidak panik.

Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu repot datang langsung ke Kantor Pelayanan Pelanggan di Bengkong. Ginda mengatakan, jika di kawasan perumahan, harusnya yang mengurus adalah dari developer.

“Developer yang harus mengurus, jika ingin menjadi pelanggan baru,” tutur Ginda.

Baca Juga: Wajib Divaksin, Tiga Ribu Hewan Kurban Tiba di Batam

Ia mengatakan, developer dapat datang ke Kantor Pelayanan Pelanggan di Bengkong. Warga yang ingin jadi pelanggan baru, cukup menyertakan fotokopi KTP miliknya ke developer perumahan.

“Nanti tinggal isi blangko,” ujar Ginda.

Jika seluruh persyaratan sudah dipenuhi, SPAM Batam akan memasang sambungan air ke perumahan tersebut. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

Timnas Indonesia Lawan Myanmar Hari Ini, Jadi Pembuktian Kebugaran

0
Rizky Ridho (kiri) dan Witan Sulaeman bersantai di kolam renang hotel tempat timnas U-22 menginap di Phnom Penh, Kamboja. (Tim Media PSSI)

batampos – Timnas Indonesia U-22 akan menjalani laga kedua Grup A SEA Games 2023 melawan Myanmar di Olympic Stadium, Phnom Penh Kamboja, Kamis (4/5/2023). Laga tersebut bakal menjadi pembuktian kebugaran pemain Garuda Muda.

Tim asuhan Indra Sjafri itu mendapatkan jadwal yang lebih menguntungkan dengan masa jeda empat hari dari pertandingan sebelumnya, sedangkan tim lawan praktis hanya mendapatkan waktu jeda dua hari. Kondisi tersebut menjadikan Indonesia lebih diunggulkan pada laga tersebut.

Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Indonesia Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Korea

Bersiap untuk meraih hasil terbaik disampaikan salah satu pemain timnas, Fajar Fatur Rachman. Pemain kelahiran Manokwari itu berharap mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk masuk tim utama pada laga kedua tersebut.

“Kami bersama teman-teman sudah siap untuk pertandingan nanti,” kata Fajar Fatur Rachman saat dikonfirmasi.

Pemain muda ini menilai Myanmar merupakan salah satu tim bagus di Grup A dan mempunyai target yang sama dengan tim lain, yakni meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.

“Saya kira target semua tim sama. Makanya, kami harus berusaha semaksimal mungkin,” kata Fajar Fatur Rachman dengan tersenyum.

Baca Juga: Lionel Messi akan Tinggalkan PSG pada Akhir Musim Ini

Timnas Indonesia U-22 yang berkekuatan 20 pemain saat ini dalam kondisi terbaik dan tidak ada yang cedera. Kondisi tersebut jelas bakal mempermudah pelatih Indra Sjafri dalam menentukan formasi dan 11 pemain pertama yang akan turun.

Witan Sulaeman, Marselino Ferdinan, dan Pratama Arhan berpeluang kembali menjadi pemain inti mengingat perannya cukup vital. Begitu juga dengan Irfan Jauhari yang tampil apik di laga pertama melawan Filipina berpeluang masuk tim inti.

“Yang jelas, 20 pemain yang dipanggil ke SEA Games 2023 adalah yang terbaik di usianya,” kata Manajer Timnas Indonesia U-22 Sumardji. (*)

Reporter: Antara

Tumpahan Limbah Hitam di Laut Batam, Nuryanto: Cari Siapa yang Bertanggung Jawab

0
IMG 20230503 WA0051 e1683088727493
Limbah oli berwarna hitam mencemari laut Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar. Foto: Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyoroti rawannya pencemaran lingkungan di pantai atau laut Batam. Seperti yang terjadi di Pantai Melayu Batam, Rabu (3/5).

Ia meminta pemegang kewenangan untuk menyelidiki dan mendalami asal limbah hitam yang diduga B3 atau aspal yang berada di laut Batam.

“Setiap tahun selalu terjadi. Namun tidak pernah ada pencerahan baik tersangka atau pelaku yang menyebabkan pencemaran lingkungan di laut,” ujarnya.

Menurutnya diperlukan koordinasi dan sinergi antara instansi agar bisa menindaklanjuti persoalan pencemaran lingkungan akibat limbah B3 atau apapun jenisnya.

Baca Juga: Limbah Oli Cemari Laut Kampung Melayu Batu Besar

Pencemaran lingkungan ini menyebabkan kerugian bagi para nelayan yang ada di lokasi laut. Karena mereka menggantungkan nafkah di lokasi yang sering rawan menjadi lokasi pencemaran lingkungan.

“Pantai Melayu ini merupakan salah satu destinasi wisata bagi masyarakat Batam. Kalau kejadian pencemaran lingkungan berulang sangat merugikan, belum lagi bagi nelayannya,” imbuhnya.

Ia meminta pemerintah setempat meningkatkan fungsi dan pengawasannya terhadap lingkungan hidup di sejumlah perairan di Kota Batam. Teguran ini terkait tumpahan minyak telah mengotori pantai Kampung Melayu.

“Kami sebagai wakil rakyat di daerah menyesalkan dan prihatin. Karena ini hampir setiap tahun pasti ada. Bisa jadi dua kali. Nah, harusnya aparat kita di pemerintah lebih meningkatkan fungsi dan pengawasannya. Ini tak boleh terjadi berkali-kali setiap tahun terjadi,” ucap Nuryanto.

Baca Juga: KSOP Batam Bentuk Tim untuk Selidiki Limbah Hitam yang Cemari Pantai di Kampung Melayu

Bahkan, kata Nuryanto, tumpahan limbah minyak yang telah mencemari perairan di Batam yang terjadi setiap tahunnya, menjadi pertanyaan apa penyebabnya. Oknum yang bertanggung jawab tidak diketahui sama sekali.

“Inilah yang belum pernah kita mendengar penyebabnya dari mana sumbernya. Siapa yang bertanggung jawab. Kalau ini, misalkan ini hampir tiap tahun terjadi ini kan seperti ada unsur kesengajaan. Yang menjadi problem kita, tidak pernah tahu ini sumbernya dari mana,” tegas pria disapa Cak Nur itu.

Peningkatan kinerja ditujukan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baik Batam dan Kepri, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), dan instansi terkait lainnya. Untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada sejumlah instansi perkapalan, agar jangan membuang limbah sembarang yang membahayakan habitat laut. Karena kejadiannya ini juga sangat merugikan masyarakat pesisir terutama nelayan.

“Untuk menyikapi pencemaran-pencemaran ini lebih serius. Segera dicari dari mana sumbernya dan siapa yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Baca Juga: Limbah Hitam di Kampung Melayu Diduga Dari Kebakaran Kapal di Perairan Malaysia

Tumpahan minyak tersebut telah mencemari pantai hingga 1,5 kilometer. Dugaan sementara, limbah tersebut sudah merembet hingga ke Bintan. Hal ini disampaikan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam M Takwin.

Ia mengatakan, limbah itu berjenis Marine fuel oil (MFO) atau aspal. Namun, hal itu masih dugaan. Pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui jenis limbah tersebut.

“Penindakannya nanti jelasnya akan kita lakukan. Yang pasti kita temukan dulu sumbernya,” tegasnya.

Sejumlah, tim gabungan terdiri dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepri, hingga kepolisian, mulai melakukan pembersihan dan segera menyelidikan tumpahan minyak hitam tersebut.

Air laut di Pantai Kampung Melayu jadi tercemar limbah oli yang menyebabkan air berubah menjadi hitam. Warga Kampung Melayu, Rai mengatakan, kejadian ini baru diketahui masyarakat setempat pada Rabu pagi. Hingga saat ini masih masih banyak masyarakat yang berdatangan ke Pantai Kampung Melayu untuk melihat langsung air laut yang menghitam tersebut.

“Air laut pantai ini ketumpahan oli. Sekarang juga ramai warga sekitar di pantai untuk lihat kondisinya,” ujar Rai. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Wajib Divaksin, Tiga Ribu Hewan Kurban Tiba di Batam

0
Hewan Kurban ff Iman Wachyudi
Hewan kurban di Batam. F.ImanWachyudi

batampos – Menyambut hari raya Iduladha atau hari raya kurban, sebanyak 1.700 sapi, dan 2 ribu kambing 1.800 tiba di Kota Batam.

Stok hewan kurban masih akan berdatangan mendekati hari raya kurban yang akan jatuh pada 29 Juni 2023 mendatang.

Saat ini ribuan hewan sudah melewati sejumlah pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat mewabah tahun lalu.

“Hewan kurban yang masuk ke Batam wajib vaksin dan dinyatakan sehat. Hal ini sudah menjadi persyaratan saat memasukan hewan kurban ke Batam,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Pertanian (DKPP) Batam, Mardanis, Rabu (3/5).

Baca Juga: Inflasi Batam Terkendali, Pasar Murah akan Digelar Berkesinambungan

Sapi yang ada di Batam didatangkan dari Lampung dan NTT. Setelah tiba di Batam hewan kurban ini kembali menjalani pemeriksaan kesehatan, guna memastikan kesehatan hewan.

“Misalnya apakah masih ada terindikasi terjangkit penyakit PMK. Sehingga bisa dilakukan penangan sedini mungkin,” ujarnya.

Ia menjelaskan sesuai dengan arahan pusat, syarat pemasukan ternak sapi di antaranya, mengantongi Sertifikat Veteriner yang ditandatangani oleh Pejabat Otoritas Veteriner (POV) daerah asal.

Hewan rentan PMK (HRP) yang dilalulintaskan adalah hewan ternak sehat. Melampirkan hasil uji laboratorium yang terdiri dari uji ELISA PMK SP dengan hasil tfler antibodi seropositif karena ternak sapi yang akan dilalulintaskan sudah divaksinasi.

Uji Anthrax dengan metode pewarnaan/antibodi perum, uji Brucellosis dengan Rose Bengai Test (RBT), uji Parasit Darah (tripanosomiasis) dengan apug darah, uji PCR Jembrana (khusus sapi ras Bali).

Baca Juga: Tuan Sing Holdings Luncurkan Proyek Properti Opus Bay di Kota Batam

Pengujian dilakukan di laboratorium veteriner yang terakreditasi dengan lama waktu pengujian maksimal dua minggu keberangkatan untuk tujuan perdagangan atau dipotong.

Berikutnya, melampirkan surat keterangan dari Pejabat Otoritas Veteriner (POV) yang menyatakan daerah asal hewan ternak rentan PMK (HRP) bebas penyakit penyakit Anthrax, Brucellosis, Parasit Darah, Lumpy Skin Disease (LSD), dan Septicemia epizootica.

Surat keterangan dari Pejabat Otoritas Veteriner (POV) yang menyatakan Hewan ternak rentan PMK (HRP) yang akan dilalulintaskan telah ditekukan masa karantina selama 14 hari di daerah asal. Hewan ternak rentan PMK (HRP) yang akan dilalulintaskan sudah dipasang dengan barcode yang telah teregister pada aplikasi identik PKH.

Hewan/ternak rentan PMK (HRP) yang dilalulintaskan ke Kota Batam wajib ditempatkan di Instalasi Karantina Hewan Sementara milik Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Batam atau tempat isolasi penampungkan khusus temak yang ditentukan/ditunjuk Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Naik hingga 32,45 Persen, Ini Asal Negara Paling Banyak

Mardanis mengatakan tahun ini pelaksanaan hewan kurban diprediksi mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Pengendalian wabah PMK menjadi faktor adanya peningkatan permintaan jumlah hewan kurban tahun ini.

“Stok 3 ribuan. Tahun ini cukup, berbeda dengan tahun lalu yang kurang. Karena kondisi Batam sudah masuk zona hijau. Dipastikan akan ada peningkatan permintaan hewan kurban,” sebutnya.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam menyebutkan untuk harga sapi diperkirakan berkisar Rp22-25 juta untuk yang paling murah. Sedangkan yang mahal nanti menyesuaikan dengan bobot badan sapi.

“Alhamdulillah Batam sudah masuk zona hijau. Sehingga dinyatakan aman untuk mendapatkan pasokan hewan kurban dari luar. Semoga selama pemeriksaan kesehatan kembali, hewan sehat dan tidak ada masalah,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

KPK Terima 373 Laporan Gratifikasi Selama Hari Raya Idul Fitri

0