Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil. (Riau Pos.co)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi kedap tersebut, tim penindakan lembaga antirasuah menangkap Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Muhammad Adil.
Selain orang nomor satu di bumi ‘Tanah Jantan, tim KPK juga menjaring beberapa pihak lain yang diduga turut terlibat dalam perkara dugaan pemerasan, seperti pihak pemberi dan perantaranya.
Lebih lanjut, tim KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti uang senilai ratusan juta yang diterima bupati, dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang diduga diperasnya.
“Diterima melalui ajudannya uangnya,” ujar sumber JawaPos.com, di Jakarta, Jumat (7/4).
Diduga, pemberian uang tersebut bukan yang pertama kalinya, sehingga tim meyakini sang bupati telah melakukan tindak pidana korupsi dalam bentuk pemerasan.
Terpisah, Terkait adanya OTT ini, Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Ali Fikri, membenarkanya.
“Benar, tadi malam, (6/4) tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten kepulauan Meranti Riau,” kata Ali kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/4).
Ali menambahkan, usai dilakukan penangkapan, para pihak ini tengah menjalani pemeriksaan intensif, guna ditentukan status hukumnya dalam waktu 1×24 jam.
“Saat ini tim KPK masih bekerja. Terus kami kumpulkan bahan keterangan dari beberapa pihak. Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat,” tukas Ali. (*)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama rombongan menggelar Safari Ramadhan dan Tarawih bersama di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Buliang, Batuaji. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kota Batam, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi bersama rombongan menggelar Safari Ramadhan dan Tarawih bersama di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kamis (6/4/2023).
Kehadiran Muhammad Rudi dan rombongan disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh warga masyarakat setempat.
Sebab, sosok Muhammad Rudi, yang menurut warga telah banyak memberi konstribusi perubahan pembangunan dan perekonomian Kota Batam menjadi lebih baik selama Kota ini dipimpin Muhammad Rudi.
Ketua Yayasan Baiturrahman, Akhirman mengatakan, Muhammad Rudi sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan di Kota Batam. Bahkan, saat ini seluruh jemaah yang ada di Masjid Baiturrahman sudah merasakan langsung dampak dari pembangunan selama ini.
“Terima kasih banyak bapak pembangunan, Muhammad Rudi. Kami sekarang sudah tidak merasakan macet lagi. Terutama di simpang Barelang itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengaku bahagia dan bangga atas sambutan yang diberikan kepadanya. Sambutan hangat dari masyarakat ini, kata Muhammad Rudi, karena adanya hubungan emosional yang sudah terjalin sejak lama.
“Silaturahmi ini dekat sekali, karena ada rasa saling menghargai dan sudah dekat. Jadi seperti sudah tidak ada batas. Sehingga suasana menjadi hidup,” ujarnya.
Ia melanjutkan, melalui kegiatan ini dirinya berharap dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat Kota Batam. Hal ini tak lain, sebagai wujud sinergi, guna membangun Kota Batam menjadi kota Madani dan Modern.
“Mari kita terus menjaga kekompakan ini untuk membangun Batam yang kita cintai ini,” ujar Muhammad Rudi.(*)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama rombongan menggelar Safari Ramadhan dan Tarawih bersama di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Buliang, Batuaji. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kota Batam, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi bersama rombongan menggelar Safari Ramadhan dan Tarawih bersama di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kamis (6/4/2023).
Kehadiran Muhammad Rudi dan rombongan disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh warga masyarakat setempat.
Sebab, sosok Muhammad Rudi, yang menurut warga telah banyak memberi konstribusi perubahan pembangunan dan perekonomian Kota Batam menjadi lebih baik selama Kota ini dipimpin Muhammad Rudi.
Ketua Yayasan Baiturrahman, Akhirman mengatakan, Muhammad Rudi sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan di Kota Batam. Bahkan, saat ini seluruh jemaah yang ada di Masjid Baiturrahman sudah merasakan langsung dampak dari pembangunan selama ini.
“Terima kasih banyak bapak pembangunan, Muhammad Rudi. Kami sekarang sudah tidak merasakan macet lagi. Terutama di simpang Barelang itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengaku bahagia dan bangga atas sambutan yang diberikan kepadanya. Sambutan hangat dari masyarakat ini, kata Muhammad Rudi, karena adanya hubungan emosional yang sudah terjalin sejak lama.
“Silaturahmi ini dekat sekali, karena ada rasa saling menghargai dan sudah dekat. Jadi seperti sudah tidak ada batas. Sehingga suasana menjadi hidup,” ujarnya.
Ia melanjutkan, melalui kegiatan ini dirinya berharap dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat Kota Batam. Hal ini tak lain, sebagai wujud sinergi, guna membangun Kota Batam menjadi kota Madani dan Modern.
“Mari kita terus menjaga kekompakan ini untuk membangun Batam yang kita cintai ini,” ujar Muhammad Rudi.(*)
Gegap gempita menyambut bulan suci ramadhan riuh rendah tersiar melalui sejumlah akun media sosial warganet. Bukan hanya sebatas ucapan, para warganet juga turut merayakan bulan suci ramadhan dengan beragam kegiatan. Dari lomba adzan hingga lomba kasidahan. Lomba-lomba yang memang menjadi identik dengan bulan suci ramadhan entah sejak kapan dan biasanya akan tuntas menjelang lebaran. Bukan hanya sebatas lomba, pawai pun digelar, mulai menjelang masuknya hari pertama ramadhan dan seminggu menjelang datangnya hari raya idul fitri. Selama bulan suci ramadhan, para warga juga gegap gempita mengikuti shalat terawih, tedarusan, berbuka puasa bersama, memburu dan berbagi ta’jil hingga bersukaria saur on the road.
Sekilas tak ada yang menarik apalagi mengisyaratkan suatu kesalahan dari satu paragraf di atas yang ditulis Erwin, seorang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Ketika itu saya meminta rekan-rekan mahasiswa untuk menuliskan pengetahuan mereka tentang bulan suci Ramadan. Hari itu pertemuan terakhir menjelang bulan suci Ramadan dan tulisan Erwin tersebut merupakan perwakilan dari tulisan rekan-rekannya. Bukan hanya mewakili rekan-rekannya, tulisan Erwin juga mewakili kesalahan umum berbahasa Indonesia para pengguna bahasa yang kerap ditemui menjelang, selagi, dan setelah bulan suci.
Jika dicermati, beberapa kosakata yang ditulis Erwin dalam paragraf tersebut menandakan suatu kesalahan berbahasa, tak sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan. Kesalahan semacam yang dituliskan Erwin tersebut teramat sering terjadi. Oleh karena itu kesalahan berbahasa tersebut diidentifikasi sebagai salah satu bagian dari kesalahan umum berbahasa Indonesia yang kemudian hari disebut dengan istilah hiperkoreksi. Hiperkoreksi merupakan perwujudan sikap dan upaya yang sia-sia oleh pengguna bahasa karena, sebagimana pengertiannya, merupakan upaya pengguna bahasa membetulkan penulisan kosakata yang telah betul. Upaya pembetulan ini justru menjadi bumerang bagi para pengguna bahasa dan mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia. Sebagai acuan dalam berbahasa, terlebih dalam berbahasa tulis, Kamus Besar Bahasa Indonesia mencatat bahwa hiperokoreksi merupakan perbuatan memperbaiki secara berlebihan sehingga hasilnya malah menjadi sebaliknya. Upaya tersebut dicontohkan Erwin (baca: pengguna bahasa Indonesia) dengan membetulkan sejumlah kosakata yang kerap ditemui pada bulan suci ini, semisal penulisan kata Ramadan yang ditulis menjadi ramadhan, azan menjadi adzan, salat tarawih menjadi shalat terawih, tadarusan menjadi tedarusan, dan takjil menjadi ta’jil.
Tampaknya bukan hanya hiperkoreksi, kesalahan umum lainnya dalam berbahasa Indonesia di bulan suci juga dapat kita temui ketika menjelang akhir. Kesalahan ini yang dapat dengan mudah dan sering disebarluaskan melalui grup-grup WhatsApp maupun di sejumlah akun media sosial lainnya semisal dalam penulisan Selamat Hari Raya Idulfitri. Jika tak cermat, penulisan semacam ini dianggap telah sesuai dengan kadiah kebahasaan. Namun sayangnya, dalam kaidah penulisan bahasa Indonesia yang benar, penulisan tersebut merupakan suatu kekeliruan, keliru atau salah karena berlebih-lebihan. Berlebih-lebihan dan kekeliruan semacam ini dalam bahasa Indonesia diidentifikasi dan dikenal dengan sebutan pleonasme.
Selamat Hari Raya Idulfitri dikategorikan pleonasme karena dalam penulisan kalimat tersebut terdapat kosakata bermakna sama yang dituliskan dalam satu kalimat. Penulisan kosakata secara bersama tersebut ialah hari raya dan idulfitri. Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, Idulfitri memiliki makna hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan puasa selama bulan Ramadan. Jika dengan menuliskan kosakata idulfitri saja telah merujuk pada suatu hari raya, penulisan Selamat Hari Raya Idulfitri menunjukkan inefisiensi, suatu pemborosan. Hal yang sama kerap terjadi pada hari raya yang lain, misalnya saat menyambut Iduladha.
Hiperkoreksi dan pleonasme menjadi yang paling lumrah dalam penulisan kosakata bahasa Indonesia, khususnya ketika Ramadan menjelang dan pergi. Kesalahan dan kekeliruan telah dianggap lumrah bahkan telah mendarah daging bagi para pengguna bahasa Indonesia dan kerap disepelekan. Padahal, berbahasa Indonesia bukan hanya dituntut dapat menggunakan bahasa Indonesia secara baik tapi juga–khususnya dalam penulisan kosakata berbahasa Indonesia–harus memperhatikan kebenaran bahasa Indonesia. Berbahasa Indonesia yang baik memperhatikan kondisi sosial-budaya penutur dan petuturnya sementara berbahasa Indonesia yang benar memperhatikan dan berlandas pada sejumlah kaidah yang telah ditetapkan dalam berbahasa Indonesia. Berbahasa Indonesia yang benar bukan hanya mewajibkan penggunaan bahasa baku dalam sebuah tulisan tapi juga memperhatikan keefektifan kosakata yang digunakan.
Diperlukan kesadaran kolektif para pengguna bahasa untuk memperbaiki pola pikirnya dalam merespons kesalahan-kesalahan yang selama ini dianggap lumrah. Para pengguna bahasa Indonesia seyogianya perlu menghabituasikan kecermatan dalam memilah dan memilih kosakata yang akan dituliskan sehingga tabur ragam kesalahan berbahasa Indonesia dapat diminimalisasi dalam setiap kesempatan. Sebab, kalau bukan para pengguna bahasa Indonesia, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Terlebih lagi, sebagaimana dalam melaksanakan ibadah, dalam berbahasa pun ada kaidahnya dan tak elok jika berlebih-lebihan.
Hubbi S. Hilmi Pascasarjana Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta
Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menyelenggarakan Diskusi Sastra di Ruang Publik pada Kamis, 6 April 2023. Diskusi sastra ini dilaksanakan di salah satu kafe yang berlokasi di kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri foto bersama narasumber dan peserta kegiatan Diskusi Sastra di Ruang Publik pada Kamis (6/4/2023).
Tema yang diusung dalam diskusi sastra ini ialah “Tadarus Puisi Religius”. Adapun narasumber dari diskusi ini adalah Rida K Liamsi, seorang maestro sastra dan budaya, serta Zainal Takdir, sastrawan muda Tanjungpinang.
Diskusi ini dipandu oleh N. Asti Lalasati yang merupakan anak muda pegiat sastra sekaligus pendiri dari Komunitas PSB Putri Payung. Diskusi juga dihadiri sederet pejabat, seperti Kepala Balai Pelestari Kebudayaan Wilayah IV, Kepala Museum Kota Tanjungpinang, dan perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepri. (*)
batampos – Pemberhentian Brigjen Pol Endar Priantoro sebagai direktur penyelidikan KPK terus memicu polemik. Sebagian kalangan di internal KPK, khususnya di Direktorat Penyelidikan, menyatakan penolakan atas pemberhentian itu. Bahkan, ada yang mengancam akan mogok kerja.
Jika belum ada penjelasan masuk akal dari pimpinan KPK terkait pemberhentian Endar.
Seorang pegawai KPK mengungkapkan, komunikasi internal di KPK sejauh ini belum menjawab pertanyaan-pertanyaan para pegawai negeri Polri yang ditugaskan (PNYD) di KPK tentang pemberhentian Endar. Klarifikasi KPK terkait hal itu justru lebih banyak disampaikan ke media massa daripada diinformasikan ke jajaran internal. ”Mirip seperti kisruh TWK (tes wawasan kebangsaan, Red) dulu,” ujarnya kemarin (6/4).
Dia menambahkan, pemberhentian Endar memicu polemik di kalangan internal PNYD dari Polri. Mereka melakukan protes dengan berbagai cara. Ada yang mengirim surat tertulis, ada pula yang walk out saat audiensi dengan pimpinan KPK. ”Ada juga yang mogok kerja dengan berbagai alasan,” tuturnya.
Dia menerangkan, penjelasan KPK soal pemberhentian Endar yang berpedoman pada Peraturan Komisi Nomor 1/2022, Permen PAN-RB Nomor 62/2020, Peraturan BKN Nomor 16/2022, dan Perkap Nomor 4/2017 juncto Nomor 12/2018 dinilai kurang pas. Sebab, penugasan Polri tidak termasuk dalam konsep PNS yang dimaksud dalam permen PAN-RB dan peraturan BKN.
Sementara itu, terkait perkom, dia menyebut aturan itu hanya mengatur PNS/PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) KPK serta keabsahan KPK untuk menerima bantuan dari PNS lain dan anggota Polri. ”Teman-teman dari Polri yang bertugas di KPK itu sejatinya pegawai negeri pada Polri, bukan pegawai negeri sipil (PNS, Red),” terangnya.
Kepala Bidang Litigasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Gufroni menambahkan, kisruh pencopotan Endar harus segera diselesaikan. Sebab, itu bisa memengaruhi kinerja pemberantasan korupsi di KPK, khususnya dalam hal penindakan. Saat ini, posisi Dirlidik definitif belum terisi pasca ditinggalkan Endar.
Gufroni menyebut, Dewan Pengawas (Dewas) KPK mestinya menjadi penengah untuk menyelesaikan kerumitan itu. Dia mendesak dewas segera menindaklanjuti aduan terkait dugaan pelanggaran etik Firli dkk atas pemberhentian Endar yang kontroversial itu. ”Dewas harus menjatuhkan sanksi tegas untuk Firli jika terbukti melanggar etik,” ungkapnya.
Di sisi lain, pemberhentian Endar direspons Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dengan aksi demonstrasi di gedung KPK, Jakarta. Mereka mendesak Firli mundur dari jabatannya karena semena-mena mencopot Endar sebagai Dirlidik. Massa yang mengenakan jas merah itu menilai pemberhentian Endar sarat muatan politis.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menegaskan bahwa pemberhentian Endar sudah sesuai ketentuan. Pasal 3 Ayat (2) Perkom Nomor 1/2022, kata dia, jelas menyebutkan bahwa KPK dapat meminta dan menerima penugasan dari PNS dan anggota Polri sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Ali menambahkan, penugasan PNS pada instansi pemerintah dan di luar instansi pemerintah juga diatur dalam Permen PAN-RB Nomor 62/2020. Pasal 1 peraturan itu menyebut bahwa PNS diberi penugasan atas dasar permintaan instansi yang membutuhkan dan penugasan dari instansi induknya. (*)
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat melakukan monitoring harga pangan di Pasar Legenda, beberapa waktu lalu.
batampos – Jelang Lebaran Idulfitri 2023, Pemerintah Kota Batam terus melakukan koordinasi demi menjaga inflasi daerah.
Berdasarkan hasil pemantauan ke pasar, beberapa komoditi mengalami penurunan harga. Hal ini merupakan kabar baik, jelang mendekati lebaran.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan sejumlah komoditi dilaporkan mengalami penurunan harga dari sebelumnya seperti telur. Sementara komoditi lainnya terpantau normal.
“Inflasi kita jaga. Komoditi kita penuhi. Bersama dengan distributor yang memiliki peran penting dalam pasokan ke Batam ini,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Batam, Kamis (6/4).
Selain pasokan memadai, harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam dan bawang juga turun. Komoditi yang perlu diantisipasi kenaikannya adalah daging sapi.
“Karena permintaan meningkat. Jadi akan berpengaruh pada harga. Sehingga hal ini perlu diantisipasi,” ujarnya.
Pemerintah bersama distributor berupaya melakukan intervensi harga pasar. Kegiatan intervensi harga dilakukan dengan menggelar pasar murah, mendekati lebaran yang tinggal dua pekan lagi.
“Pekan depan sudah mulai kembali berjalan pasar murah. Hal ini sesuai dengan rencana awal terkait pelaksanaan pasar murah di tengah bulan puasa atau mendekati lebaran,” sebutnya.
Komoditi strategis akan menjadi fokus dari distributor selama pasar murah. Komoditi seperti daging sapi beku akan ditambah, guna memenuhi permintaan.
“Saya berharap tidak ada panic buying mendekati lebaran ini. Karena pasti akan berdampak terhadap harga nantinya. Semua panik harga naik. Jadi ini yang harus kami jaga. Salah satunya pasar murah, dan kontrol harga di pasar,” ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan pasar murah akan digelar mulai tanggal 12-18 April di 10 titik yang ada di sembilan kecamatan mainland. Beberapa komoditi di antaranya, Baai merah, cabai rawit, daging beku, beras, minyak makan, gula pasir, dan lainnya. (*)
Ketua KPK Firli Bahuri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Meranti Muhammad Adi. Operasi senyap ini merupakan yang pertama dilakukan KPK pada 2023.
“Hari ini kita berhasil tangkap tangan Bupati Meranti. Selama tiga bulan sejak Januari sampai dengan 31 Maret 2023, tidak ada tangkap tangan,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dikonfirmasi, Jumat (7/4).
Firli menegaskan, pihaknya bekerja secara profesional dalam mengusut perkara dugaan korupsi. Menurutnya, kerja-kerja pemberantasan korupsi diklaim tidak boleh ada cacat hukum.
“Saya selalu menyampaikan bahwa saya bekerja profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan,” ucap Firli.
Mantan Deputi Penindakan KPK ini pun menegaskan, proses hukum yang berjalan di KPK dipastikan tidak ada cacat hukum. Bahkan, diputuskan bersama lima pimpinan KPK.
“Tidak boleh ada cacat hukum di akhir masa jabatan pimpinan KPK, karena kami berlima selalu hati-hati, proden dan kompak dalam membuat keputusan. Setiap keputusan diambil secara bulat,” tegas Firli.
KPK sebelumnya membenarkan melakukan OTT di Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Salah satu yang ditangkap merupakan Bupati Meranti Muhammad Adi.
“Benar, tadi malam Kamis (6/4) tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau,” ujar Ali.
“Beberapa pihak sudah ditangkap di antaranya Bupati,” sambungnya.
Ali menyampaikan, saat ini pihak-pihak yang diamankan termasuk Bupati Meranti Muhammad Adi sedang dalam pemeriksaan. KPK pun turut mengamankan alat bukti dalam operasi senyap itu.
“Saat ini tim KPK masih bekerja. Terus kami kumpulkan bahan keterangan dari beberapa pihak,” ungkap Ali.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk mengumumkan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan.
“Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat,” pungkas Ali.
BP Batam kembali menggelar Safari Ramadhan pada Kamis (6/5/2023) dengan bersilaturahmi ke Masjid An Nur, Komplek Perumahan Taman Kotamas Marina. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar Safari Ramadhan pada Kamis (6/5/2023) dengan bersilaturahmi ke Masjid An Nur, Komplek Perumahan Taman Kotamas Marina.
Kunjungan dipimpin oleh Nova Ridwanullah Faizal selaku Sekretaris Panitia Ramadhan BP Batam yang hadir bersama para pejabat tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat silaturahmi yang senantiasa ditanamkan Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
Nova meyakini silaturahmi menjadi aspek paling penting sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang indah.
“Alhamdulillah kita bisa berbagi dan yang terpenting adalah silaturahmi dengan masyarakat Kotamas Marina. Dan luar biasa sambutan masyarakat disini.” Kata Nova.
Dalam kesempatan ini, BKDI BP Batam menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan operasional Masjid.
“Semoga apa yang kami salurkan dapat bermanfaat. Dan harapannya kegiatan ini dapat terus berlangsung, khususnya kedekatan dengan masyarakat melalui syiar dakwah.” Pungkas Nova Ridwanullah yang juga menjabat Kepala Bidang Data dan Informasi.
DKM Masjid An Nur Kotamas Marina, Umar Tri Bakti dan Ketua RW 18 Kotamas Marina Wahyudi bersama lebih dari 200 warga antusias menyambut hangat kehadiran BP Batam.
Mereka amat antusias dan mengapresiasi BP Batam yang senantiasa memberikan perhatian bagi warga Kotamas Marina.
“Terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada BP Batam selama ini. Kami termasuk beruntung sudah tiga kali kami dikunjungi dan dibantu oleh BKDI BP Batam.” Kata Umar Tri Bakti.
BP Batam kembali menggelar Safari Ramadhan pada Kamis (6/5/2023) dengan bersilaturahmi ke Masjid An Nur, Komplek Perumahan Taman Kotamas Marina. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar Safari Ramadhan pada Kamis (6/5/2023) dengan bersilaturahmi ke Masjid An Nur, Komplek Perumahan Taman Kotamas Marina.
Kunjungan dipimpin oleh Nova Ridwanullah Faizal selaku Sekretaris Panitia Ramadhan BP Batam yang hadir bersama para pejabat tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat silaturahmi yang senantiasa ditanamkan Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
Nova meyakini silaturahmi menjadi aspek paling penting sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang indah.
“Alhamdulillah kita bisa berbagi dan yang terpenting adalah silaturahmi dengan masyarakat Kotamas Marina. Dan luar biasa sambutan masyarakat disini.” Kata Nova.
Dalam kesempatan ini, BKDI BP Batam menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan operasional Masjid.
“Semoga apa yang kami salurkan dapat bermanfaat. Dan harapannya kegiatan ini dapat terus berlangsung, khususnya kedekatan dengan masyarakat melalui syiar dakwah.” Pungkas Nova Ridwanullah yang juga menjabat Kepala Bidang Data dan Informasi.
DKM Masjid An Nur Kotamas Marina, Umar Tri Bakti dan Ketua RW 18 Kotamas Marina Wahyudi bersama lebih dari 200 warga antusias menyambut hangat kehadiran BP Batam.
Mereka amat antusias dan mengapresiasi BP Batam yang senantiasa memberikan perhatian bagi warga Kotamas Marina.
“Terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada BP Batam selama ini. Kami termasuk beruntung sudah tiga kali kami dikunjungi dan dibantu oleh BKDI BP Batam.” Kata Umar Tri Bakti.