Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 5671

Polisi yang Dikeroyok di Kampung Bule Babak Belur dan Patah Kaki

0
penganiayaan pengeroyokan
Ilustrasi. Jawapos.com

batampos – Pengeroyok anggota polisi di Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan Kampung Bule, Jodoh mengaku sengaja mencelakai korban. Dalam penganiayaan itu, kepala korban dihantam menggunakan botol minuman alkohol, dan kaki korban dipijak hingga patah.

“Mereka sengaja melakukannya. Saat datang itu, anggota sudah mengenalkan diri dari Polsek Batuampar,” ujar Kapolsek Batuampar, Kompol Dwihatmoko Wiroseno, Jumat (24/3) siang.

Diketahui, pengeroyokan itu bermula dari laporan pihak bar pada Selasa (21/3) malam. Di dalam bar tersebut tengah terjadi keributan antara pengunjung dan sekuriti.

Baca Juga: Bazar Ramadan Ramai, Polisi Ingatkan Masyarakat Waspadai Aksi Kejahatan

Kemudian dari laporan itu, anggota Polsek Batuampar Bripka Hendrik Tanjung yang tengah piket mendatangi lokasi dan melerai keributan tersebut.

“Kami sangat mengecam aksi premanisme ini. Tidak ada preman di Batam,” tegasnya.

Moko menambahkan pihaknya tengah memburu satu pelaku lagi berinisial JS. Informasi yang didapatkan, JS merupakan oknum anggota TNI.

“Kita masih melakukan penyelidikan terkait identitasnya. Jika memang satuan samping (TNI), kita lakukan koordinasi dengan instansinya,” ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Audit BPK Terkait Kasus Perjalanan Dinas DPRD Batam

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota Polsek Batuampar, Bripka Hendrik Tanjung dikeroyok di Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan Kampung Bule, Jodoh. Akibatnya, korban yang bertugas di Sat Intelkam ini mengalami luka dibagian kepala, wajah, hingga kaki patah. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Muncul 2 Kubah Lava, Erupsi Gunung Merapi Berpotensi Kian Meluas

0
Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (13/3/2023). Menurut data BPPTKG periode pengamatan 13 Maret 2023 pukul 00.00-06.00 WIB telah terjadi 30 kali guguran lava pijar dengan jarak luncuran maksimal 1.100 meter ke arah barat. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/nym)

batampos – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan keberadaan dua kubah lava aktif berpotensi membuat erupsi semakin meluas di Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan potensi bahaya erupsi tidak hanya di arah tenggara saja melainkan juga ke arah barat daya.

“Kalau di arah tenggara itu ada Kali Gendol. Sedangkan, arah barat daya ada banyak kali mulai dari ada Kali Krasak, Kali Boyong, dan Kali Kuning,” kata Agus saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Jumat (24/3).

Gunung Merapi kini memiliki dua kubah lava aktif dalam satu periode erupsi yang menjadi fenomena pertama kali dalam sejarah.

Kubah lava itu adalah kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah. Pasca kemunculan pada Januari 2021, kedua kubah lava tersebut saat ini masih terus tumbuh.

Berdasarkan pemantauan visual dan termal pada 18 Maret 2023, kubah lava barat daya masih terlihat aktif yang ditunjukkan oleh suhu tinggi mencapai 230 derajat Celcius.

Bagian selatan kubah arah Kali Boyong juga tampak masih aktif.

Suhu kubah lava tengah kawah tidak jauh berbeda dengan bebatuan sekitarnya, namun ada titik panas di tepi timur kubah dengan suhu mencapai 114 derajat Celcius.

“Dengan adanya kubah lava yang di barat daya, maka daerah yang berpotensi terdampak erupsi ini jadi ke barat daya juga,” ujar Agus.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa keberadaan dua kubah lava itu belum bisa dipastikan apakah meningkat intensitas erupsi atau tidak karena sesuai karakter dari Gunung Merapi.

Apabila gunung api itu sudah mengeluarkan erupsi yang bersifat efusif, maka aktivitas vulkaniknya terhitung sering dengan periode empat tahunan.

Kondisi itu lebih dikontrol dari keberadaan sistem vulkanik yang ada di dalam Gunung Merapi tersebut.

“Jadi dari sananya memang Gunung Merapi kalau erupsi yang semacam ini dia termasuk lebih sering daripada yang erupsi besar efusif. Erupsi pada tahun 2010 perulangannya 100 tahunan. Kalau efusif seperti ini empat tahunan, rata-rata bisa plus minus,” jelas Agus.

BPPTKG terus meningkatkan pemantauan kubah lava, pemantauan pergerakan dari tubuh gunung, maupun pemantauan morfologi puncak dan kubah.

Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan dampak erupsi bagi masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Merapi, terkhusus penduduk yang berada di sektor tenggara maupun barat daya dari Gunung api tersebut.

Adapun dari sisi peralatan pemantauan saat ini sudah cukup memadai berupa peralatan seismik dan peralatan yang sifatnya real-time untuk memantau kondisi Gunung Merapi.

Agus mengimbau masyarakat untuk selalu sigap bila suatu waktu kubah kawah itu runtuh.

Sepanjang 2021 sampai 2023, karakteristik erupsi Gunung Merapi, di antaranya adalah tipe erupsi bersifat efusif yang didahului oleh erupsi-erupsi freatik, durasi erupsi yang panjang, adanya dua kubah lava, dan deformasi yang cukup besar.

Kejadian awan panas guguran saat ini masih sulit untuk diprediksi waktu kejadiannya namun dapat diperkirakan potensi bahayanya.

Langkah untuk mengurangi kerugian dan menghindari korban akibat erupsi adalah dengan cara meningkatkan keakuratan dan kecepatan asesmen bahaya serta memastikan masyarakat dapat merespon peringatan dini dengan cepat dan tepat.

“Masyarakat di daerah bahaya, yaitu tenggara dan barat daya untuk meningkatkan kesiapsiagaan karena karakter dari kejadian awan panas guguran sulit untuk diprediksi waktu kejadiannya,” pungkas Agus. (*)

Reporter: Antara

Kritik BEM UI Dikecam, Dianggap Serang Pribadi Puan

0
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengkritik DPR dengan mengunggah meme Ketua DPR RI Puan Maharani berbadan tikus. (istimewa)

batampos- Kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja menuai kecaman. Sebab, dianggap tidak mencerminkan kritik terhadap lembaga DPR RI.

Terlebih, konten yang diunggah di media sosial dianggap menyerang pribadi Ketua DPR RI Puan Maharani. Anggota Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Pusat (BBHAR) PDI Perjuangan, Roy Jansen Siagian, menyesalkan dan mengecam tindakan BEM UI tersebut.

“Tindakan tersebut bukanlah kritik atas kinerja DPR secara kelembagaan, melainkan bentuk framing negatif dan pembunuhan karakter terhadap individu dari Mbak Puan,” kata Roy kepada wartawan, Jumat (24/3).

Roy menduga ada kekuatan politik tertentu yang menggunakan lembaga mahasiswa tersebut untuk menyerang personal Puan. Hal itu menurut Roy juga merupakan bagian dari manuver politik di tengah-tengah memanasnya iklim politik Indonesia.

Roy menambahkan, kritik boleh dilontarkan dengan catatan tidak menyerang pribadi. Pasalnya, kritik tersebut memiliki tanggungjawab kekuatan moral atas yang disampaikan. Lebih lanjut, Roy mengatakan, Perppu Cipta Kerja merupakan manifestasi dari kewenangan atributif Presiden berdasarkan Pasal 22 ayat (1) UUD RI 1945.

DPR secara kelembagaan yang berkedudukan sebagai Constitutional State Organ, berdasarkan Pasal 22 ayat (2) UUD 1945, memiliki kewenangan untuk menentukan apakah Perppu tersebut dapat disahkan atau tidak untuk menjadi Undang-Undang. “Kalaupun ini kritik, jangan hanya wajah Mbak Puan dong yang ditampilkan, kan ini kesepakatan kolektif lembaga DPR bersama Pemerintah, namun yang ditampilkan seolah-olah kebijakan tersebut hanya keputusan Mbak Puan secara pribadi secara pribadi,” jelasnya.

Roy meminta mahasiswa menjadi garda terdepan dalam menjaga semangat demokrasi yang baik. Mahasiswa tidak boleh dijadikan alat untuk manuver politik kekuatan tertentu. Sebelumnya, Perppu Cipta Kerja ditetapkan dan diundangkan oleh Pemerintah pada 30 Desember 2022, lalu disahkan secara resmi oleh DPR menjadi Undang-Undang pada 21 Maret 2023.

Sehari berselang BEM UI mengunggah secara resmi sebuah video animasi berdurasi 26 detik melalui akun Instagram BEM UI, @bemui_official, sebagai bentuk kritik terhadap pengesahan tersebut. Selain menunjukan kritik, dalam video animasi itu juga menampilkan meme berupa wajah Ketua DPR Puan Maharani berbadan tikus. Hal ini yang menuai kritik dari berbagai pihak. (*)

Reporter : JP GROUP

Gerindra Tak Terlena Endorsement Kepala BIN

0
Muhaimin Iskandar (dua dari kanan) dan Prabowo Subianto (tengah) berfoto di acara pernikahan anak pengasuh Ponpes Bumi Shalawat KH Agoes Ali Masyhuri (dua dari kiri) di Sidoarjo, Jatim, Minggu (12/3). (PKB UNTUK JAWA POS)

batampos- Pernyataan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan belakangan menuai kritik dari Partai Demokrat. Sebab, pernyataan mantan Wakapolri itu terkesan meng-endorse Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai pengganti Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, saat mendampingi Presiden Jokowi di acara peresmian gedung Papua Youth Creative Hub di Kota Jayapura, Papua, pada Selasa (21/3) lalu, Budi Gunawan menyampaikan pujian untuk Prabowo. Ketua umum Partai Gerindra itu dinilai mewarisi aura dari Presiden Jokowi.

Menurut Herzaky Mahendra Putra, kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Indonesia merupakan negara demokrasi. Nah, dalam demokrasi, jabatan presiden diperebutkan dalam kontestasi yang jujur dan adil sesuai amanat konstitusi. ”Kita negara demokrasi, bukan negara kerajaan. Jabatan presiden bukan diwariskan atau diturunkan,” ujarnya kemarin (23/3).

Herzaky menambahkan, di Indonesia konstitusi menjamin hak kewenangan mengajukan calon presiden ada di partai politik. Bukan kemauan presiden sebelumnya ataupun pihak-pihak tertentu saja. ”Siapa pun putra-putri terbaik bangsa ini punya hak untuk maju. Mau didukung presiden ataupun tidak,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi santai penilaian endorsement untuk Prabowo. Dia pun meminta para kader tidak terbuai. ”Yang terpenting, kita jangan sampai terlena, apalagi menjadi tinggi hati dengan dinamika tersebut,” tuturnya dalam instruksi harian kemarin.

Dasco menyebutkan, tren positif angka elektabilitas survei hingga dukungan yang muncul dari tokoh-tokoh tertentu itu merupakan hal yang patut disyukuri. Sebab, hal tersebut menjadi pertanda baik untuk langkah Prabowo ke depan. Namun, dia berharap kader tidak lupa akan kelemahan serta kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki.

Partai pun telah menginstruksi jajaran di legislatif maupun eksekutif untuk tetap fokus kerja pemenangan. ”Begitu pula para pengurus partai, maksimalkan pembenahan mesin partai dengan berbaur dan melibatkan rakyat sekitar. Hari-hari ini adalah waktu yang paling tepat untuk terus berkonsolidasi,” tegasnya. (*)

Reporter : JP GROUP

Tersisa Sendiri di Swiss Open, Bagas/Fikri Tak Terbebani

0
Ganda putra Indonesia, Bagas/Fikri, bermain nothing to lose di setiap laga Swiss Open tahun ini. (ANTARA)

batampos – Pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mengaku tidak terbebani dengan menjadi satu-satunya ganda putra Indonesia yang tersisa hingga babak perempat final Swiss Open 2023.

“Meski kami tinggal sendirian setelah Pram/Yere dan Leo/Daniel sudah tersisih, kami tidak terbebani. Kami justru mau menunjukkan kalau kami bisa,” kata Bagas dalam informasi tertulis PP PBSI di Jakarta, Jumat (24/3/2023).

Sebelumnya, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan lebih dulu tersisih pada babak pertama turnamen BWF Super 300 tersebut.

Baca Juga: Putri KW Kalahkan Juara Dunia di 16 Besar Swiss Open

Leo/Daniel tersingkir pada babak 32 besar yang berlangsung pada hari pertama turnamen, Selasa (21/3/2023). Pasangan berjuluk The Babies itu ditundukkan pasangan Denmark Jeppe Bay/Lasse Molhede dalam dua gim langsung 20-22, 22-24.

Sedangkan Pram/Yere mengalami nasib serupa pada Rabu (22/3/2023), saat menghadapi Kenya Mitsuhashi/Hiroki Okamura asal Jepang. Meski sudah berjuang keras, namun pasangan berjuluk PraYer itu akhirnya kalah tiga gim 24-26, 21-15, 17-21.

Sementara itu, Bagas/Fikri mengamankan tiket perempat final berkat kemenangan atas Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan pada babak 16 besar yang berlangsung Kamis (24/3/2023) malam waktu Basel, Swiss.

“Walau tinggal kami yang bertahan di ganda putra, sebetulnya kami tidak terlalu terbebani. Kami berusaha fokus saja di setiap gim yang akan kami lalui,” kata Fikri.

Baca Juga: Liga Inggris Jeda Pertandingan Sejenak untuk Pemain Muslim Buka Puasa

Juara All England 2022 itu masih mempertahankan fokus dan kualitasnya hingga bisa keluar dari persaingan tiga gim kontra duo Taiwan itu.

“Alhamdulillah bisa menang dan diberi kelancaran. Pada gim pertama, kami sudah panas duluan, sehingga bisa bermain baik dan akhirnya bisa unggul jauh. Sebaliknya di gim kedua, lawan gantian mulai panas dan bisa menemukan performa terbaik. Selain itu, kami kalah juga karena banyak mati sendiri,” kata Bagas.

Gim ketiga Bagas/Fikri kembali mengunci kemenangan penentu setelah bermain tanpa beban dan menghindari mati sendiri dari lawan.

“Pada gim ketiga, kami bisa unggul kembali. Kuncinya jangan banyak mati sendiri di lapangan. Kami main nothing to lose saja dan yakin di tengah lapangan,” ujar Bagas. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Bazar Ramadan Ramai, Polisi Ingatkan Masyarakat Waspadai Aksi Kejahatan

0
IMG 20230323 160653 scaled e1679645430939
Warga berburu takjil untuk berbuka puasa di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (23/3). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Selama Ramadan ini, penjualan menu berbuka puasa atau bazar Ramadan ramai dikunjungi warga setiap sore. Ini bisa jadi kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk mendapatkan mangsa. Pencopet, pencurian sepeda motor dan kejahatan lainnya bisa saja mengintai warga di setiap pusat keramaian seperti itu.

Polsek Sagulung dan Batuaji tidak ingin itu terjadi dengan turun memantau aktifitas warga di lokasi bazar Ramadan ataupun pusat keramaian lainnya setiap sore. Selain mengintai pelaku kejahatan, mereka juga memberikan sosialisasi tentang keamanan diri dan barang berharga.

Baca Juga: Tiga Hari ke Depan Cuaca Cerah Berawan, Batam akan Terasa Panas

Untuk keamanan diri, polisi meminta masyarakat untuk tidak membawa perhiasan, uang tunai ataupun barang berharga lainnya yang berlebihan ke luar rumah. Begitu juga dengan kendaraan bermotor saat parkir hendaknya dipasang kunci ganda dan parkir ditempat yang terpantau sehingga aman dari incaran pelaku pencurian.

“Kita awasi di setiap lokasi keramaian, tapi kita tetap minta masyarakat untuk berhati-hati. Jangan sampai mengundang orang untuk berbuat jahat. Bawa uang secukupnya aja. Perhiasan juga sebaiknya jangan pakai karena bisa jadi umpan bagi pelaku kejahatan,” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Audit BPK Terkait Kasus Perjalanan Dinas DPRD Batam

Senada disampaikan Kapolsek Batuaji Kompol Restia Octane Guchy yang meminta warga untuk memperhatikan keamanan kendaraan saat parkir. Masyarakat harus bisa jadi polisi bagi diri sendiri dan keluarga.

“Intinya tetap waspada. Sekalipun ini bulan Ramadan, pelaku kejahatan tetap mengintai. Semoga kita semua selalu aman di manapun. Kami polisi siap mengawasi,” ujar Guchy.

Di Batuaji dan Sagulung, pusat keramaian untuk bazar Ramadan ini cukup banyak. Tidak saja di pusat perbelanjaan, di pemukiman warga juga ramai. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Kantor Bahasa Provinsi Kepri Memberdayakan SDM Internal melalui Penyusunan dan Reviu POS dan SP

0

 

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin sampai dengan Selasa, 20—21 Maret 2023 di Hotel Aston Tanjungpinang. Melalui kegiatan penyusunan POS dan SP tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Kantor Bahasa Provinsi Kepri menjadi lebih baik dan efisien. Sebanyak 25 pegawai diberikan materi terkait dengan surat kedinasan dan penyusunan prosedur operasional standar (POS) yang sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Seluruh pegawai Kantor Bahasa Provinsi Kepri mengikuti kegiatan Penyusunan dan Reviu POS dan SP yang dilaksanakan di Hotel Aston Tanjungpinang pada Senin s.d. Selasa (20—21/03).

Selain itu, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk membekali para calon Widyabasa dari Kantor Bahasa Provinsi Kepri guna memantapkan diri dalam memberikan pelayanan kepada publik. Pelayanan tersebut tentunya dalam ranah kebahasaan dan kesastraan. Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari program Pencanangan ZI WBK-WBBM yang telah dilaksanakan beberapa pekan sebelumnya. (*)

Warga Perum Taman Carina Tanjunguncang Keluhkan Suplai Air Bersih Kecil

0
air
Aktivitas tangki air yang mengambil air bersih di depan POP PP. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Warga Perumahan Taman Carina, Tanjunguncang, mengeluhkan suplai air bersih ke tempat mereka tidak berjalan lancar bahkan terkadang mati total.

Ketua RW 02 Perumahan Taman Carina, Hakimin, mengatakan, tersendatnya suplai air bersih ke permukiman warga dikarenakan ada mobil tangki air di hidrant pintu kepuar POP PP.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Audit BPK Terkait Kasus Perjalanan Dinas DPRD Batam

“Ini mengakibatkan tekanan air dari pipa induk untuk suplai ke Perum Taman Carina kecil dan terkadang mati total,” jelasnya, Jumat (24/3/2023).

Ia mengatakan, warga sekitar sangat dirugikan karena aktivitas tangki air tersebut.

“Kami merasa dirugikan, sekali pun mereka mempuyai ijin dari BP Batam. Jadi kami harap kepada Kepala BP Batam agar melakukan kajian ulang terkait hal ini. Karena masih banyak (hydrant) di tempat lain untuk mengambil air. Tidak semerta-merta di depan POP PP saja,” tuturnya.

Baca Juga: Umrah di Bulan Ramadan Banyak Diminati Warga Batam

Kata dia, sampai saat ini pasokan air bersih ke tempat tinggal mereka masih sangat kecil.

“Ada kala mau menjelang salat maghrib, di saat ibadah puasa air warga kami mati total,” katanya.

Ia berharap hal ini dapat segera ditangani oleh ppihak-pihak terkait.

“Agar warga kami tidak anarkis,” ujarnya.(*)

Reporter: Dalil Harahap

Sudah Lama Tidak Beroperasi, Pelabuhan Seri Kuala Tanjung di Desa Teluk Sasah, Kini Jadi Tempat Joging dan Mancing

0
Pelabuhan Seri Kuala Tanjung yang sudah lama tidak beroparasi di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Pelabuhan Seri Kuala Tanjung di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan sudah lama tidak beroperasi.

Sebabnya, karena sepinya penumpang speed yang menggunakan pelabuhan tersebut.

Kini, pelabuhan tersebut telah dijadikan tempat joging tiap akhir pekan dan memancing ikan oleh masyarakat setempat.

Seorang warga, Jon yang ditemui di pelabuhan membenarkan, kalau setiap akhir pekan, masyarakat setempat mengisi waktu dengan berolahraga seperti joging di kawasan pelabuhan.

Selain joging, dia mengiayakan kalau masyarakat juga memanfaatkan pelabuhan untuk memancing ikan.

BACA JUGA:Lapor Pak Polisi….!, Dekat Pelabuhan Ada Anak-anak Ngelem

Dia mengatakan, dulunya pelabuhan ini dibangun untuk penumpang speed yang mau ke Tanjungpinang atau Batam.

“Dulu speed dari Batam ke Tanjungpinang dan sebaliknya singgah di sini,” kata dia.

Dia mengatakan, waktu itu, penumpang yang mau ke Batam lebih senang lewat pelabuhan Bulang Linggi di Tanjunguban.

“Kalau dari Tanjunguban setiap jam selalu ada speed yang ke Batam,” kata dia.

Kemudian, penumpang yang mau ke Tanjungpinang juga lebih senang menggunakan transportasi darat. Apalagi, sekarang sudah ada jalur Lintas Barat.

Kata dia, karena sepinya penumpang sehingga membuat pelabuhan tak lagi beroperasi.

Tidak hanya masyarakat, pantauan di lokasi, banyak nelayan yang memanfaatkan pelabuhan untuk sandar sampan. Bahkan, kantor pelabuhan terlihat sudah dijadikan seperti gudang untuk menyimpan hasil dari laut.

Kondisi pelabuhan pun sudah memprihatinkan. Bangunannya sudah terlihat rusak, pegangan di trestle atau jembatan dari darat menuju ke dermaga pelabuhan sudah berkarat dan atap sudah tidak ada lagi.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pelabuhan Seri Kuala Tanjung sepertinya  dikelola pemerintah provinsi Kepri.

“Kita akan koordinasi dahulu,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Kapolri: Sirene yang Melengking Itu Mengganggu!

0
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

batampos- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta penggunaan sirene atau strobo di jalan raya saat proses pengawalan kendaraan dikurangi, terutama saat jalan macet. Mengingat hal itu bisa mengganggu kenyamanan pengendara lain.

“Penggunaan sirene, penggunaan strobo tolong kita juga melihat sensivitas pada saat jalan sedang padat, masyarakat juga sedang padat-padatnya, suara itu juga menjadi masalah, sirene yang terlalu melengking dan model suaranya yang bising itu juga mengganggu,” kata Sigit, Jumat (24/3).

Oleh karena itu, Sigit meminta agar kegiatan pengawalan tidak juga memberikan keleluasaan untuk melanggar lalu lintas. Kecuali, untuk beberapa pengawalan yang dikecualikan seperti ambulans.

“Gunakan suaranya yang lebih pas lah, misalkan (lampu) dim kah, suara-suara yang membuat masyarakat kemudian berpikir di satu sisi ‘oke nih ada kegiatan pengawalan’, namun di sisi lain juga tidak terlalu mengusik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri itu meminta agar kegiatan pengawalan bisa lebih tertib supaya tidak menimbulkan kecemburuan masyarakat. “Tolong yang seperti ini rekan-rekan bisa lebih selektif, memahami, apalagi pada saat situasi macet, sehingga kemudian semua pengguna jalan betul-betul merasakan bahwa ada norma-norma yang harus kita jaga. Hal-hal ini memang harus dilatih, karena ini bicara sense of crisis,” pungkas Sigit. (*)

Reporter : JP GROUP