Hakim membacakan putusan dalam Sidang Putusan PN Jakpus soal Pemilu 2024 di Pengadilan Tinggi, DKI Jakarta, Selasa (11/4/2023). PT DKI Jakarta menerima permohonan banding KPU RI, Putusan banding tersebut dianulir menjadi tahapan pemilu tidak ditunda. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos )
batampos – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta sudah membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Tidak ada penundaan Pemilu 2024. Namun, putusan banding itu tidak lantas menyurutkan niat partai lain untuk mengikuti jejak Partai Rakyat Adil Makmur (Prima).
Terbaru, Partai Republik juga mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat. Sebelumnya, gugatan serupa diajukan Partai Berkarya. Sejauh ini, hakim PN Jakarta Pusat belum memutus gugatan tersebut.
Dalam gugatan yang diregistrasi dengan nomor 245/PDT.G/2023/PN. JKT PST, Partai Republik menuding KPU melakukan perbuatan melawan hukum. Atas dasar itu, Republik meminta diberikan haknya untuk dapat menjadi peserta Pemilu 2024.
Menanggapi itu, Komisioner KPU Mochammad Afifuddin meyakini gugatan Partai Republik akan kandas. Sebab, sudah ada putusan PT DKI Jakarta yang memberi petunjuk soal kewenangan PN. ’’Kami sih berharap gugatan itu tidak diterima,’’ ujarnya kemarin (16/4).
Meski demikian, Afif menegaskan, pihaknya akan menghadapi gugatan itu secara serius. Mulai dari menyiapkan jawaban, kuasa hukum, hingga menghadirkan saksi jika diperlukan.
Sementara itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menilai bertambahnya parpol yang mengadopsi langkah Prima berpotensi menyebabkan ke-chaos-an hukum. Jika terus terjadi, hal itu dapat memicu ketidakpastian hukum. “Kalau tidak dipatahkan di pengadilan, akan terjadi gonjang-ganjing persiapan pemilu,” ucapnya.
Dia berharap PN tidak mengulangi kekeliruan putusan dalam merespons gugatan Partai Berkarya maupun Republik. Sebab, putusan PT DKI Jakarta yang membatalkan putusan PN Jakarta Pusat harus menjadi yurisprudensi dalam menangani perkara selanjutnya. (*)
Ketua Umum PP MuhammadHaedar Nashir (kiri) dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
batampos – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekalongan dan Pemerintah Kota Sukabumi yang kini mengizinkan pemakaian Lapangan Mataram dan Lapangan Merdeka dijadikan tempat salat Idul Fitri berjamaah, pada 21 April 2023. Hal ini setelah sebelumnya kedua pemerintah daerah tersebut menolak digelarnya salat Id untuk warga Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Wali Kota Pekalongan (Afzan Arslan Djunaid) dan Wali Kota Sukabumi (Achmad Fahmi) yang mengizinkan lapangan Mataram dan Merdeka sebagai tempat pelaksanaan Shalat Idul Fitri bagi umat Islam pada 1 Syawal 1444 H bertepatan 21 April 2023,” kata Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti kepada JawaPos.com, Senin (17/4).
Mu’ti menyampaikan apresiasi atas dukungan jajaran pemerintah pusat, Kementerian Agama, Polri, pimpinan partai politik, anggota DPR/DPRD, tokoh masyarakat dan semua pihak yang mendukung ditegakkannya konstitusi. Serta menciptakan suasana saling menghormati dan suasana yang kondusif untuk persatuan umat dan bangsa.
Sebab, salat Idul Fitri di lapangan tidak hanya untuk warga Muhammadiyah tetapi untuk seluruh umat Islam. Mu’ti pun mengingatkan seluruh umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, agar dapat melaksanakan ibadah Idul Fitri dengan khidmat, menjaga kebersihan, dan tenggang rasa.
“Karena masih ada sebagian umat Islam yang kemungkinan masih menjalankan ibadah puasa Ramadan. Demi menghormati umat Islam yang masih berpuasa dan menjaga persatuan, warga Muhammadiyah hendaknya tidak melakukan open house pada Jumat, 21 April,” pinta Mu’ti. “Open House dan silaturrahim dilaksanakan mulai 22 April setelah umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri,” sambungnya.
Oleh karena itu, Mu’ti meminta semua pihak mengambil hikmah dari peristiwa di Kota Pekalongan dan Kota Sukabumi. “Sebab, semata untuk persatuan umat serta kepentingan bangsa dan negara,” ujar dia.
Sebelumnya, beredar surat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tentang penolakan izin menggunakan lapangan terbuka untuk salat idul Fitri pada 21 April. Terbaru, Pemda Sukabumi tidak memberikan izin penggunaan lapangan untuk digunakan sebagai tempat melaksanakan salat Idul Fitri 1444 H di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam surat bernomor HK.09.01/598/1/10/HKM/2023 menyatakan bahwa pelaksanaan salat ied masih harus menunggu ketetapan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI tentang penentuan 1 Syawal 1444 H. (*)
batampos- Polres Karimun, Senin (17/4) melaksanakan apel gwlar pasukan. Hal ini dilakukan untuk Operasi Ketupat Seligi 2023. Dalam operasi ini, selain melibatkan unsur Polri, juga melibatkan unsur dari TNI AD, TNI AL, Satpol PP dan instansi lainnya.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang memimpin apel gelas pasukan Operasi Ketupat Seligi 2023 mengatakan, sesuai dengan amanat dari Kapolri bahwa operasi ini melibatkan 148.261 personil gabungan yang ditempatkan di 1.857 pos pengamanan.
Bupati Karimun memeyematkan pita tanda operasi ke perwakilan personil.
”Kemudian, juga didirikan 713 pos pelayanan dan 217 pos terpadu. Tujuannya, untuk mengamankan 52.636 objek pengamanan di seluruh Indonesia. Tentunya dipersiapkan dalam rangka mengamankan kegiatan agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat melaksanakan mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah,” ujarnya.
Diharapkan Bupati, diharapkan operasi ini berjalan dengan baik. Sehingga dapat memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 144 H berjalan lancar. Kemudian dapat mewujudkan mudik yang aman dan berkesan. Tidak hanya pada saat mudik, harapan pemerintah juga situasi tetap aman, nyaman lancar pada saat arus balik.
”Pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini kita perlu lebih berhati-hati. Saya juga berpesan agar rekan-rekan senantiasa menjaga kesehatan dan terus meningkatkan keimanan, serta ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah. Tanamkan dalam diri, bahwa apa yang kita lakukan merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta merupakan bagian dari ibadah itu sendiri,” jelasnya.
Kapolres Karimun, AKBP Ryky Widya Muharam menyebutkan, di Kabupaten Karimun pihaknya telah mendirikan 7 pos pelayanan, 2 pos pengamanan dan 1 pos terpadu di pelabuhan domistik.
”Untuk jajaran Polres Karimun sendiri mengerahkan 261 personil. Operasi ini akan berakhir Senin (1/5). Mari kita laksanakan operasi ini dengan penuh tanggung jawab dengan dukungan penuh masyarakat. Tingkatkan semangat dan rasa kebersamaan guna mendukung keberhasilan pelaaan Operasi Ketupat 2023,” paparnya. (*)
Ketua DPRD Batam Nuryanto saat menerima para pedagang seken di kantor DPRD Batam
batampos– Ratusan pedagang barang-barang seken di Kota Batam menghadiri RDPU di DPRD. Kehadiran Pedagang seken dikarenakan adanya larangan penjualan barang seken oleh Pemerintah Pusat. Hal ini memicu keprihatinan para pedagang yang sudah bertahun mengeluti usaha tersebut di Kota Batam.
Pedagang seken Batam yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Seken (APS) Batam beranggotakan mencapai 3.000 orang dan kini nasibnya diujung tanduk akibat adanya aturan dari Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia yang melarang penjualan barang bekas atau barang import bekas masuk ke Wilayah Indonesia.
Dengan alasan bisnis pakaian bekas impor bukan hanya merugikan para pelaku UMKM dalam negeri, namun juga masyarakat salah satunya bisa terkena penyakit. Karena itu dihentikan peredaran pakaian bekas.
Adrianus, Ketua Asosiasi Pedagang Seken Batam disela-sela rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam. Senin (17/4/2023). Kami sangat resah atas adanya larangan penjualan barang seken di Batam, “terang Adrianius.
Ia menambahkan, jika dihentikan aktivitas berjualan tentu akan menganggu mata pencaharian para pedagang yang sudah berjualan sejak puluhan tahun silam.
“Kami pedagang seken ini, memohon kepada Pemerintah agar tidak menghentikan aktivitas jualan pakai sekan kami ini. Nanti, dimanalah kami bisa mendapatkan pencarian dan penghasilan bagi keluarga kami,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan pedagang alinnya, Hendra Simatupang yang mengaku pasca-adanya larangan tersebut membuat usaha mereka menjadi mati suri.
“Saat ini, kondisi kami sangat susah pak. Dan terbilang mati suri. Kami tidak mencari kekayaan pak, kami hanya mencari ‘makan’ dan penghasilan untuk anak dan keluarga kami. Untuk itu, kami minta agar dipertimbangkanlah aturan ini. sehingga kami bisa berjualan persekenan,” tegasnya.
Sementara itu, unsur Pemerintahan yang terdiri dari Bea Cukai Batam, Kepolisian, BP Batam hingga Pemko Batam memiliki pendapat senada. Yang menegaskan bahwa mereka tidak bisa melanggar apa yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat.
Mengingat, mereka yang ada di daerah hanyalah pelaksana dari aturan-aturan yang sudah tentukan. Dan jika melanggar, tentunya institusi akan memberikan sanksi tegas kepada mereka.
“Kami hanya mengikuti arahan dan aturan yang sudah dibuat dari Pemerintah Pusat. Sehingga kami tidak bisa berbuat apa-apa. Jika kami memperbolehkan bapak dan ibu berjualan, maka kami akan diproses oleh pimpinan kami. Dan kami juga paham akan kondisi yang dirasakan oleh para pedagang. Akan tetapi pihaknya tidak bisa melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat,” tegas Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Batam M. Rizki Baidillah dalam RDPU tersebut.
Merespon hal tersebut, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto yang memimpin RDPU tersebut mengaku sangat memahami dan mengerti akan kondisi para pedagang seken di Batam. Kiranya, perlu ada evaluasi aturan tentang pelarangan penjualan barang seken khusus di Batam, sehingga tidak menghilangkan mata pencarian masyarakat.
Mengingat, kondisi Batam merupakan kawasan khusus. Sehingga kiranya perlu adanya perlakuan khusus juga diterapkan untuk para pedagang barang seken ini.
“Kami di DPRD Kota Batam juga ikut prihatin. Akan tetapi aturan ini bisa diubah jika nanti perwakilan dari unsur-unsur Pemerintahan Daerah bisa menyampaikan keluhan para pedagang seken ini ke Pemerintah Pusat. Jadi ada perpanjangan tangan,” tegas Politisi PDI Perjuangan ini.
Larangan ini pun, tegas Cak Nur sangat dilematis. Di satu sisi pemerintah melindungi pedagang dan UMKM resmi, namun banyak pula masyarakat Batam yang menggantungkan hidupnya dari penjualan barang seken.
“Sangat Dilema. Untuk itu, dari hasil RDPU ini kiranya bisa menjadi rujukan bagi kami dan unsur-unsur Pemerintah Daerah dalam memberikan masukan kepada Pemerintah Pusat. Sehingga bisa mengusulkan kekhususan Batam sebagai Free Trade Zone, sehingga bisa para pedagang seken ini,” ujarnya. (*)
Petugas patroli gabungan Polres Karimun mengamankan motor yang menggunakan knalpot brong.
batampos – Dua unit kendaraan motor berhasil diamankan jajaran Polres Karimun, Sabtu (15/4/2023) malam.
Dua motor yang diamankan saat patroli skala besar itu, diduga untuk ikut balapan liar. Selain itu, kedua motor menggunakan knalpot brong, dan tidak dilengkapi dokumen.
“Saat ini kendaraan tersebut diamankan di Polres Karimun,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Ryky W Muharram SH SIk.
Dijelaskan Kapolres, razia gabungan skala besar yang dilaksanakan dalam rangka ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif jelang Hari Raya Idul Fitri.
Untuk itu, Polres Karimun dan polsek daratan nelaksanakan patroli gabungan memberantas kejahatan jalanan, dan penyakit masyarakat.
Patroli gabungan dipimpin Kabag SDM Polres Karimun AKP Binsar Samosir SH MH.
“Kegiatan ini juga guna menindaklanjuti program Polri pada saat Kapolres melaksanakan Jumat Curhat ada aspirasi masyarakat tentang kenakalan remaja dan balap liar. Oleh karena, kita perintahkan pada jajaran untuk rutin melaksanakan patroli,” papar Kapolres.
Adapun jalur patroli yang dilaksanakan antara lain Bazar Ramadhan Pasar Puan Karimun, Coastal Area, Jembatan Kuning, Stadion Badang Perkasa, dan PT. Oil Tanking.
“Patroli secara mobile yang kami laksanakan ini tujuanya adalah untuk memberantas aksi balap liar serta mengurangi potensi timbulnya gangguan Kamtibmas lainnya,” ungkap Kapolres.
Dalam kegiatan ini Polres Karimun akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat Kab. Karimun, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. (*)
Safari Ramadhan Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di Masjid Besar Baiturahman, Kecamatan Moro.
batampos-Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengakhiri kunjungan kerjanya ke Kabupaten Karimun dengan bersafari ramadhan di Masjid Besar Baiturahman, Kecamatan Moro, Minggu (16/4) malam.
Di Masjid Baiturrahman, Gubernur Ansar dan rombongan menunaikan ibadah sholat Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah setelah sebelumnya menunaikan sholat Maghrib di Masjid At Taqwa Sidodadi.
Dalam safarinya, Gubenur Ansar sekaligus menyerahkan bantuan dari Bank Riau Kepri Syariah sebesar Rp5 juta, serta bantuan dari Pemkab Karimun untuk masing-masing 2 orang imam, bilal, dan khatib.
Saat itu, Gubernur Ansar kembali mengajak masyarakat untuk menyambut hari raya Idul Fitri dengan prinsip-prinsip yang sederhana karena hari raya Idul Fitri ini hari kemenangan bagi semua, menjadi insan pari purna yang terukur kesholehannya.
“Mari maknai Idul Fitri secara sederhana. Kita harus cinta Allah dengan melantunkan ayat ayat Al-Qur’an dan bersholawat, mentranformasi nasehat-nasehat orang tua kita dahulu dan gurindam 12, banyak cara cara kita mendekatkan diri ke pada Allah SWT.
Kemudian Gubernur Ansar menjelaskan dengan angka indeks digitalisasi Kepri terbaik kedua se-Indonesia dan terbaik di Sumatra, maka semua pihak harus melanjutkan capaian tersebut.
“Untuk itu mari kita dorong anak-anak kita untuk semangat belajar sebab mereka adalah penentu masa depan bangsa. Maka dari itu dampingi meraka dengan iman yang kuat, biarkan mereka mengunakan handphone agar mereka bisa mengetahui tehnologi, tapi dengan pengawasan dan pengaturan waktu yang tepat” pesan Gubernur Ansar.
Terakhir Gubernur Ansar mengajak di akhir bulan suci Ramadhan ini untuk memperbanyak sholawat dengan keistimewaannya dalam bulan suci ini adalah Allah SWT turunkan ayat suci Al-Qur’an agar umatnya selalu membaca. (*)
batampos – Abbas, terdakwa pencabul anak tiri hingga hamil divonis 17 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Senin (17/4)l. Vonis tersebut sama persis dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Batam.
“Tadi sudah divonis 17 tahun, sama persis dengan tuntutan JPU,” ujar Kasi Pidum Kejari Batam, Amanda di Kantor Kejari Batam.
Menurut Amanda, atas vonis itu terdakwa hanya diam atau belum memberi jawaban. Hal itu juga yang dilakukan Jaksa, pikir-pikir selama satu minggu.
“Karena terdakwa belum memberi tanggapan, majelis hakim memberi waktu satu minggu untuk pikir-pikir, ” jelas Amanda.
Sebelumya, jaksa menuntut terdakwa Abbas dengan 17 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan karena terbukti bersalah mencabuli putri tirinya yang masih berusia belasan tahun.
Peristiwa ini berawal setelah ibu korban sakit dan meninggal di tahun 2017. Namun di tahun 2108, korban kemudian mulai dipaksa dan diancam agar melayani nafsu bejatnya. Jika korban tak menuruti, terdakwa mengancam akan menghabisi adiknya.
Mirisnya, pria berusia 38 tahun ini positif penyakit kelamin sipilis dan HIV. Sakit yang diderita Abas, ternyata menular pada gadis berusia belasan tahun itu. Belia itu hamil dengan status positif HIV.
Kasus pencabulan bapak terhadap anak tiri ini terjadi di wilayah Kecamatan Lubukbaja. Terungkapnya aksi pencabulan Abbas, karena kecurigaan dari masyarakat terhadap perut anak tirinya yang kian besar.
Sedangkan di tempat tinggal saat itu, hanya ada Abbas dan anak tirinya. Istri Abbas sudah lama meninggal karena sakit. Dan ternyata Abbas sudah mencabuli putri tirinya sejak 2018 hingga 2023. (*)
LOP Kota Batam memberikan bantuan sembako kepada warga Setokok. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Lintas Organisasi Perempuan (LOP) Kota Batam, bersama dengan Jimmi Siburian dan PT Wilnor, memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat Pulau Panjang Timur, Setokok, Kecamatan Bulang, Sabtu (15/4/2023).
Paket sembako yang diberikan berjumlah 74 paket yang ditujukan bagi penduduk Pulau Panjang Timur.
“Alhamdulillah, hari ini LOP Batam pertamakalinya memberikan bansos langsung di Pulau Panjang Timur,” kata Nensy.
LOP Batam yang sudah terbentuk sejak tahun 2010 silam ini, merupakan organisasi sosial untuk kepentingan masyarakat Batam. Mereka saat ini memiliki 60 anggota yang terdiri dari beragam etnis dan golongan.
“Untuk bansos, kami rutin memberikan. Karena ini bulan Ramadan, maka sasarannya warga Pulau Panjang Timur. Dan paket sembako dari LOP Batam berasal dari sumbangan organisasi, ucapnya.
“Semoga teman-teman yang lainnya bisa memberikan bantuan ke Pulau Panjang Timur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RT01/RW 06 Pulau Panjang Timur, Deli, berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu warganya.
Kata dia, bantuan ini sangat berguna bagi penduduk Pulau Panjang Timur, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Kami benar-benar berterimakasih kepada LOP, pak Jimmi dan bu Nora yang telah memberikan bantuan ini. Kami disini ada sekitar 74 kepala keluarga (KK),” singkatnya.(*)
Gapura lampu colok Ranggam juara pertama tahun lalu yang menghabiskan 5000 lampu colok miniatur masjid_f,TRI
batampos- Tim juri dari Dinas Pariwisata Karimun, Sabtu (15/4) malam melakukan penilaian terhadap peserta festival lampu hias 1444 H/2023 M untuk wilayah kecamatan Karimun dan Tebing. Kemudian dilanjutkan terakhir pada hari Minggu (16/4) di kecamatan Meral dan Meral Barat. Kepala Bidang Pemasaran Ahadian Zulseptriadi mengatakan, total peserta yang ikut lampu hias Eid Mubarak 144H mencapai 93 peserta yang terdiri dari 43 peserta lampu colok dan 50 peserta lampu elektrik.
” Alhamdulillah, para peserta sangat antusias untuk menampilkan dekorasi lampu hias Eid Mubarak 1444H. Untuk di wilayah kecamatan Karimun dan Tebing ada 18 peserta. Dan, kecamatan Meral dan Meral Barat cukup banyak 24 peserta yang dilakukan penilaian,” ujarnya.
Dengan semaraknya, festival lampu hias Eid Mubarak 1444H di wilayah pulau Karimun besar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Karimun maupun warga luar Karimun saat berkunjung di Karimun. Sehingga, menjadi wisata religius dengan menampilkan miniatur masjid dengan berbagai ragam yang disuguhkan oleh masing-masing peserta.
” Insyallah, malam ini (Senin) malam ke 27 ramadan akan ada opening ceremony pembukaan festival lampu hias eid mubarak 1444 H oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq di rumah dinas yang diikuti seluruh peserta secara zoom,” ucapnya.
Masih kata Ahadian lagi, untuk sistem penilaian yang akan dilakukan oleh tim juri mulai dari kategori lampu colok maupun kategori lampu elektrik mulai dari keindahan dan kreatifitas, pesan dan kesan yang disampaikan bernuansa islami, banyaknya lampu colok khusus untuk kategori lampu colok. Kemudian, kerapian menara atau gerbang tersebut.
” Kalau dilihat hasil karyanya cukup bagus baik itu lampu colok maupun lampu elektronik dengan bernuansa islami. Warga juga, sangat antusias mengabadikan momen tersebut melalui telepon pintar,” ungkapnya.
Sementara pantauan dilapangan, semarak Idul Fitri 1444H sudah sangat terasa dengan ditandanya lampu hias Eid Mubarak 1444 H yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Karimun. Dengan bahu membahu para peserta merangkai miniatur tersebut berbentuk masjid, dengan penambahan ornamen-ornamen lafat Allah dan tanggal 1444 H.
” Bagus-bagus bentuknya. Sangat jarang dilakukan di daerah lain, di Karimun hampir tiap ramadan dilaksanakan,” kata Mega salah seorang warga Batam yang ingin berlebaran di Karimun.(*)
Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1444H di Masjid Nurul Huda Rusun Muka Kuning, Minggu (16/4/2023). Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1444H di Masjid Nurul Huda Rusun Muka Kuning, Minggu (16/4/2023).
Dalam agenda Safari Ramadhan terakhir ini, Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko selaku Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilulloh turut menyerahkan bantuan operasional Masjid serta sembako dan bingkisan untuk anak yatim dan dhuafa.
“Saya sampaikan salam dari Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ujar Asep dalam sambutannya.
“Mudah-mudahan bantuan ini berkenan diterima serta dapat bermanfaat bagi yang menerima,” harap Asep.
Asep turut berharap agar kita kembali dipertemukan pada bulan-bulan suci Ramadhan kedepannya.
“Di awal Ramadhan, kami membuka agenda safari di Masjid Rusun Batu Ampar dan sekarang kami tutup di Masjid Nurul Huda Rusun Muka Kuning ini,” terang Asep.
“Ramadhan 1444H sudah memasuki malam-malam terakhir, mudah-mudahan kita dapat kembali dipertemukan pada bulan-bulan Ramadhan berikutnya,” pungkas Asep.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Nurul Huda Rusun Muka Kuning, Yunito turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada perwakilan BKDI yang hadir.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu perwakilan BKDI BP Batam yang menyempatkan hadir di Masjid ini, mudah-mudahan menjadi berkah Ramadhan bagi kita semua,” tutur Yunito.
Turut hadir dalam kegiatan ini GM Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman, Herawan; Manajer Komersil Pelabuhan Penumpang, Dedi Suherli; serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam.(*)