Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 5685

Ini Sosok Ideal Pengganti Neymar Jr di Paris Saint-Germain

0
Selebrasi striker Paris Saint-Germain asal Brasil, Neymar, usai mencetak gol ke gawang Stade de Reim, Minggu (29/1) lalu. Neymar Jr berpotensi dilepas manajemen PSG musim panas nanti.

batampos – Paris Saint-Germain (PSG) bersedia menawarkan 100 juta euro (Rp 1,6 triliun) untuk mengontrak Kvicha Kvaratskhelia dari SSC Napoli sebagai pengganti Neymar Jr.

Keinginan PSG itu tak lepas dari performa apik yang dilakukan Kvaratskhelia bersama Napoli di segala kompetisi musim ini. Pemain asal Georgia berusia 22 tahun itu telah muncul sebagai salah satu talenta terbaik di Eropa.

Mantan pemain Rubin Kazan itu telah mengumpulkan 14 gol dan 16 assist dalam 30 pertandingan di seluruh kompetisi untuk tim asuhan Luciano Spaletti. Capaian itu membuat Kvaratskhelia menarik perhatian klub-klub besar Eropa lewat penampilannya.

Baca Juga: Pertahanan Gado-gado Disebut Biang PSG Kalah di Kandang

Sementara itu, masa depan Neymar belum jelas di Parc des Princes. Pemain asal Brasil itu bahkan absen hingga akhir musim karena cedera, walau Neymar mencetak 18 gol dan memberikan 17 assist dalam 29 pertandingan sebelum mengalami masalah kebugaran.

Neymar bergabung dengan PSG setelah memecahkan rekor dunia 222 juta euro (Rp 3,6 triliun) pada 2017. Mantan bintang Barcelona itu telah mencetak 118 gol dan memberikan 77 assist bersama Les Parisiens.

Walau begitu, tersiar kabar bahwa Neymar mungkin akan keluar di musim panas nanti. Sementara Kvaratskhelia bisa menjadi pengganti yang layak untuk peran No.10.

Sementara Michel Platini mengatakan Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe bisa terus bermain bersama PSG. Ketiganya telah membentuk trio penyerang terbaik dalam permainan.

Baca Juga: Hasil Berbeda untuk Juara Bertahan La Liga dan Bundesliga di Bulan April

Namun, ada keluhan bahwa Les Parisiens harus mengkompromikan tingkat kerja pertahanan mereka saat ketiganya bermain bersama di lapangan.

Platini dengan tegas menepis anggapan itu. Legenda Prancis itu yakin ketiga superstar itu pasti bisa bermain bersama.

“Tentu saja Messi, Neymar, dan Mbappe bisa bermain bersama. Saya lebih suka ada satu di Paris, satu di Marseille, dan satu lagi di Lyon. Seperti halnya dengan Ronaldo-Messi, dan ini pertarungan, tetapi mereka semua berada di klub yang sama. Mereka luar biasa; mereka bermain bagus,” ungkap Platini dikutip Goal.

Baca Juga: Mimpi Liverpool ke Liga Champions Bisa Berantakan, Ini Penyebabnya

“Sungguh luar biasa melihat Paris Saint-Germain bermain. Setelah Anda memainkan pertandingan Piala Eropa, Anda bermain melawan Real Madrid, yang merupakan pertandingan yang sangat besar di Eropa, dan itu berjalan buruk.”

“Kemudian Anda melawan Bayern, yaitu pertandingan yang sangat besar di Eropa dan berjalan buruk – begitulah adanya, itulah sepak bola. Bahkan, Neymar dan Messi tidak memenangkan Piala Eropa setiap tahun saat masih di Barcelona.”

Dengan situasi Neymar absen selama sisa musim dan mengingat masa depannya yang tidak pasti di Parc des Princes, para penggemar PSG mungkin sudah melihat opsi terbaik. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Warga Perumahan Kesulitan Dapatkan Gas 3 Kg, Rumah Makan Justru Kelebihan Stok

0
Bazar Gas LPG Dalil Harahap4 scaled e1679462969701
Ilustrasi: Warga saat membeli gas 3 kilogram di Kecamatan Batuaji saat operasi pasar yang digelar Disperindag Batam, Hiswana Migas, dan Pertamina, Selasa (21/3). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pasokan gas Elpiji tiga kilogram masih bermasalah di Batuaji. Warga masih kesulitan mendapatkan pasokan gas melon tersebut, sebab stok sebagian besar pangkalan masih kosong.

Untuk dapatkan gas, warga harus merogok kocek lebih dalam karena tersedia di warung yang bukan merupakan pangkalan resmi. Gas 3 Kg eceran itu dijual hingga Rp 22 ribu per tabung.

Baca Juga: Operasi Pasar, 4.752 Tabung LPG 3 Kg Disalurkan di 9 Kecamatan di Batam

Inilah yang dialami sebagian warga di Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji, Marina Tanjungriau, Sekupang dan Seibinti, Sagulung dalam sepekan terakhir ini. Warga kewalahan dengan stok gas melon.

Meskipun demikian pantauan di lapangan keberadaan atau stok gas untuk pelaku usaha seperti rumah makan, kedai kopi dan warung di pinggir jalan tetap tersedia dengan baik. Bahkan, ada yang memiliki stok lebih dari dua tabung.

Baca Juga: Ini Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Batam

Warga berharap agar pengawasan dari pihak terkait ditingkatkan agar praktek penyelewengan seperti ini tidak terjadi. “Karena ini nyata. Warga yang pakai di rumah sulit mendapatkan gas, sementara pedagang di pinggir jalan dan rumah makan malah kelebihan stok. Kita tak melarang cuman jangan sampai mengorbankan masyarakat seperti ini. Boleh dikasih ke pedagang karena mereka harus menjalankan usahanya tapi stok untuk warga di pemukiman tetap diperhatikan juga,” ujar Sumarni, warga Marina. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Polisi dan Sipir Geledah Rutan Batam, Ini yang Ditemukan

0
Razia Rutan Jleang Ramadan Dalil Harahap 7 e1679462399837
Pegawai Rutan Batam melakukan razia di ruang tahanan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Senin (20/3). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Kepolisian Sektor Sagulung melakukan penggeledahan di kamar tahanan warga binaan Rutan Batam Kelas II A Batam, Senin (20/3). Penggeledahan dalam rangka bersih-bersih kamar tahanan dari benda yang dilarang dan petugas mengamankan sejumlah benda yang memang dilarang berada di dalam lingkungan Rutan.

Benda-benda terlarang tersebut seperti korek api, pena, sisir, botol dan tali gelang. Benda-benda ini dilarang karena bisa dijadikan sebagai senjata untuk melukai diri sendiri atau tahanan lainnya. Usai digeledah benda-benda ini dimusnahkan langsung di lokasi razia dengan cara dibakar ataupun kerusakan.

Baca Juga: Air Berhari-Hari Ngadat di Sengkuang, SPAM Bilang Akibat Kurangnya Pasokan

Karutan Batam Faizal G Putra menjelaskan, kegiatan bersih-bersih ini merupakan kegiatan rutin untuk memastikan bahwa lingkungan dalam Rutan Batam aman dari benda yang dilarang.

Sasaran utamanya adalah narkoba dan senjata tajam yang bisa saja melukai warga binaan lainnya. Dua barang yang paling dilarang ini tidak ditemukan.

“Alhamdulillah, untuk benda atau barang yang paling dilarang tak ditemukan. Bersih dari Narkoba ataupun senjata tajam. Yang ada paling benda-benda biasa seperti pena, sisir dan korek api. Ini tetap kita larang karena bisa disalahgunakan untuk melukai diri sendiri ataupun warga binaan lain,” ujar Putra.

Baca Juga: Disperindag Jamin Stok Sembako Aman Hingga 3 Bulan ke Depan

Penggeledahan ini dilakukan secara merata di seluruh ruangan tahanan warga binaan dengan menggandeng kerja sama dengan kepolisian Sagulung. “Sebentar lagi mau Ramadhan jadi memang perlu kegiatan bersih-bersih bersama pihak kepolisian seperti ini,” ujar Putra.

Dikatakan Putra, selain kegiatan bersih-bersih ini, pegawai Rutan Batam juga rutin dengan kegiatan razia harian. Hampir setiap hari kamar tahanan digeledah untuk memastikan aman dari ancaman benda tajam ataupun narkoba dan lain sebagainya. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

 

 

Ketua DPRD Kepri Ingatkan ASN Pemprov, Etos Kerja Tidak Boleh Kendor di Bulan Ramadan

0
Jumaga Nadeak

batampos– Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menegaskan, etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kepri tidak boleh kendor di bulan Ramadan. Ia mengharapkan kinerja harus tetap maksimal, dan memberikan pelayanan yang optimal.

“Meskipun puasa, namun semangat kerja tidak boleh kendor, pelayanan yang diberikan harus tetap prima,” ujar Jumaga Nadeak, Selasa (21/3) di Tanjungpinang.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, ASN harus tetap semangat dalam bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, di samping menjalankan ibadah puasa secara baik dan benar sesuai ajaran agama Islam. Menurut di bulan puasa ini, etos kerja harus lebih ditingkatkan.

BACA JUGA:Pemkab Lingga Ajukan Penambahan ASN ke BKN RI

“Sebagai ASN kita harus bekerja secara profesional, tulus dan ikhlas pasti membuahkan hasil yang maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada pendapatnya, aktivitas di bulan Ramadan tentunya akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Selain itu, bekerja adalah bagian dari ibadah. Atas dasar itu, tidak ada alasan bagi ASN untuk bermalas-masalan dalam bekerja. Karena ini adalah bagian dari tanggungjawab.

“Bekerja juga bagian dari ibadah, terlebih niatnya mencari rezeki yang halal untuk keluarga,” tutup Jumaga Nadeak.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan, meskipun dibulan puasa, roda pemerintahan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ia menekankan, ASN Pemprov Kepri harus tetap fokus bekerja, walaupun dalam kondisi puasa.

“Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri bertanggungjawab untuk mengawasi bawahannya. Karena pelayanan harus tetap optimal,” ujar Marlin Agustina.

Pada kesempatan itu, Marlin turut mengingatkan, ASN Pemprov Kepri untuk saling menjaga toleransi dan menghormati satu sama lainnya, baik yang berpuasa atau tidak berpuasa. Karena ini adalah bagian dari sikap saling menghargai antara satu dengan yang lainnya.

“Kita harus mengedepankan toleransi, dalam bentuk menghargai antara puasa dengan yang tidak berpuasa,” jelas Marlin.(*)

reporter: jailani

1.944 Nelayan di Kota Batam Kantongi BPJS Ketenagakerjaan

0
bp batam 27
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada salah seorang nelaya di Kecamatan Galang. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 1.944 nelayan di Kota Batam saat ini telah mengantongi kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Bantuan ini diberikan Pemko Batam untuk melindungi para nelayan saat beraktivitas di laut. Kali ini penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk para nelayan di lima kecamatan.

Di antaranya Kecamatan Nongsa, Seibeduk, Lubukbaja, Batam Kota serta Bengkong. Total penerima sebanyak 691 nelayan.

“Asuransi yang bapak ibu terima ini, dari Maret hingga Desember sudah kami bayar semua,” kata Rudi, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Tim Gabungan Grebek Simpang Dam, Kapolresta: Tidak Ada Bekingan dan Pembiaran

Se-Kota Batam, total nelayan kecil penerima bantuan iuran asuransi BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023 mencapai 1.944 nelayan.

Ia mengatakan, asuransi ini merupakan bentuk perhatian Pemko Batam kepada para nelayan.

“Asuransi ini adalah usaha manusia, usaha saya sebagai kepala daerah untuk menjaga bapak ibu. Saya tak berharap musibah menimpa bapak ibu,” harap dia.

Baca Juga: Buruh Usulkan Pemprov Kepri Bentuk Dewan K3

Rudi mengungkapkan, nelayan merupakan salah satu profesi yang membantu penggerakan ekonomi untuk Batam.

“Untuk itu, perlindungan terhadap nelayan sangat penting,” imbuhnya.

Selain dengan BPJS Ketenagakerjaan, Rudi juga menyampaikan pihaknya telah menandatangani MoU dengan BPJS Kesehatan bahwa seluruh masyarakat miskin Kota Batam sudah bisa berobat ke Puskesmas maupun rumah sakit rujukan bagi yang sudah mendaftar.

Baca Juga: Disperindag Jamin Stok Sembako Aman Hingga 3 Bulan ke Depan

“Bagi yang belum daftar, segera daftar. Jangan tunggu sakit. Berobat saja, semua dibayar Pemko Batam, sudah saya tandatangani,” ungkap dia.

Ia mengajak semua pihak untuk selalu kompak. Karena kolektivitas merupakan kunci suksesnya pembangunan.

“Masyarakat kurang mampu menjadi perhatian bagi pemerintah. Salah satunya melalui bantuan asuransi kesehatan nelayan ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

1.944 Nelayan di Kota Batam Kantongi BPJS Ketenagakerjaan

0
bp batam 27
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada salah seorang nelaya di Kecamatan Galang. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 1.944 nelayan di Kota Batam saat ini telah mengantongi kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Bantuan ini diberikan Pemko Batam untuk melindungi para nelayan saat beraktivitas di laut. Kali ini penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk para nelayan di lima kecamatan.

Di antaranya Kecamatan Nongsa, Seibeduk, Lubukbaja, Batam Kota serta Bengkong. Total penerima sebanyak 691 nelayan.

“Asuransi yang bapak ibu terima ini, dari Maret hingga Desember sudah kami bayar semua,” kata Rudi, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Tim Gabungan Grebek Simpang Dam, Kapolresta: Tidak Ada Bekingan dan Pembiaran

Se-Kota Batam, total nelayan kecil penerima bantuan iuran asuransi BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023 mencapai 1.944 nelayan.

Ia mengatakan, asuransi ini merupakan bentuk perhatian Pemko Batam kepada para nelayan.

“Asuransi ini adalah usaha manusia, usaha saya sebagai kepala daerah untuk menjaga bapak ibu. Saya tak berharap musibah menimpa bapak ibu,” harap dia.

Baca Juga: Buruh Usulkan Pemprov Kepri Bentuk Dewan K3

Rudi mengungkapkan, nelayan merupakan salah satu profesi yang membantu penggerakan ekonomi untuk Batam.

“Untuk itu, perlindungan terhadap nelayan sangat penting,” imbuhnya.

Selain dengan BPJS Ketenagakerjaan, Rudi juga menyampaikan pihaknya telah menandatangani MoU dengan BPJS Kesehatan bahwa seluruh masyarakat miskin Kota Batam sudah bisa berobat ke Puskesmas maupun rumah sakit rujukan bagi yang sudah mendaftar.

Baca Juga: Disperindag Jamin Stok Sembako Aman Hingga 3 Bulan ke Depan

“Bagi yang belum daftar, segera daftar. Jangan tunggu sakit. Berobat saja, semua dibayar Pemko Batam, sudah saya tandatangani,” ungkap dia.

Ia mengajak semua pihak untuk selalu kompak. Karena kolektivitas merupakan kunci suksesnya pembangunan.

“Masyarakat kurang mampu menjadi perhatian bagi pemerintah. Salah satunya melalui bantuan asuransi kesehatan nelayan ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Penyesuaian Jam Kerja Tak Kurangi Layanan, Produktifitas dan Kinerja Pegawai BP Batam

0
bp batam 32
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadan 1444 H, Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan penyesuaian jam kerja bagi seluruh pegawainya.

Penyesuaian jam kerja tersebut dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 6 Tahun 2023, tentang Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Bulan Ramadhan 1444 H di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Kemudian dilanjutkan dengan adanya Disposisi Kepala Badan Pengusahaan Batam atas nota dinas Kepala Biro Sumber Daya Manusia nomor 292 tanggal 21 Maret 2023. Mengenai Usulan Penyesuaian Jam Kerja pada Bulan Suci Ramadan 1444 H di lingkungan BP Batam.

Baca Juga: BP Batam Akan Kembali Hadirkan Layanan BLINK

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengimbau kepada seluruh pegawai BP Batam agar terus meningkatkan etos kerja di Bulan Suci Ramadan ini, guna mendukung pembangunan yang kini sedang gencar dilakukan.

“Seperti yang saya sampaikan di awal, Batam ini sedang dibangun. Jika pembangunan cepat, ekonomi juga akan berkembang dan warga Batam akan menikmatinya,” kata Rudi.

Menurutnya, jika kolektivitas sudah terbangun secara utuh, proses pembangunan juga akan berjalan dengan lancar dan cepat.

“Maka Batam Kota Baru akan segera terwujud,” imbuhnya.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Lilik Lujayanti mengatakan, penyesuaian jam kerja tersebut mencakup unit kerja yang memberlakukan lima hari kerja dan enam hari kerja.

Dengan adanya penyesuaian jam kerja itu, waktu kerja pegawai di lingkungan BP Batam tentunya lebih singkat dari hari biasanya.

“Meski ada penyesuaian jam kerja, sesuai arahan dari pak Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk tidak mengurangi pelayanan, produktifitas dan kinerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bagi unit kerja yang berlakukan lima hari kerja, hari Senin hingga Kamis dijadwalkan mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Sementara hari Jumat pukul 08.00-15.30 WIB.

“Istirahat siang itu tidak ada makan siang, tetapi hanya ada istirahat sholat setengah jam dari jam 12.00 sampai 12.30. Kemudian, hari Jumat pulangnya 15.30 karena ada sholat Jumat, jadi lebih panjang. Jam istirahatnya itu dari 12.00 sampai 13.00. Itu untuk yang 5 hari kerja,” jelasnya.

Sementara untuk unit kerja yang berlakukan enam hari kerja, hari Senin hingga Kamis dan Sabtu, dijadwalkan mulai pukul 08.00-14.00. Begitu juga dengan hari Jumat, mulai pukul 08.00-14.00. Sementara untuk jam istirahat, tidak ada perbedaan dengan unit kerja yang berlakukan lima hari kerja.

Baca Juga: Jalan dibuat 6 Lajur, BP Batam Pastikan Penghijauan Jalan Tidak Terhambat

“Pada prinsipnya kita menghargai pegawai yang menjalani puasa. Namun, kita harus mengutamakan pelayanan maksimal kepada masyarakat, karena BP Batam adalah salah satu instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Khusus kepada unit-unit pelayanan, seperti RSBP Batam, Bandara Internasional Hang Nadim, Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, maupun Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan dapat menyesuaikan jadwal kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai dengan berpusa, mengurangi kuantitas dan kualitas pelayanan. Kita tetap mengharapkan, mereka melaksanakan pekerjaan sesuai dengan standart pelayanan di BP Batam,” katanya.

Baca Juga: Sahabat Humas BP Batam dan Pertamina Kumpulkan 4 Ton Sampah di Belakangpadang

Dengan adanya penyesuaian jam kerja ini, Lilik kembali berpesan untuk tetap menjaga produktifitas meskipun tengah menjalankan ibadah puasa. Sebab, seluruh pegawai tentunya mempunyai target kinerja yang sama seperti hari biasa.

“Mudah-mudahan, teman-teman dapat dua-duanya. Pahalanya dapat, mengabdi juga dapat. Karena kita bagian dari itu,” katanya.

Ia menambahkan, kepada masyarakat agar dapat menyesuaikan dan mengakses layanan di BP Batam sesuai jam kerja yang telah diatur. Sebab, pada bulan Ramadan nanti, jam pelayanan akan lebih singkat dari hari biasanya.

“Tetapi kami harapkan adanya penyesuaian tadi, masyarakat dapat menyesuaikan pada jam pelayanan,” imbuhnya.(*)

Penyesuaian Jam Kerja Tak Kurangi Layanan, Produktifitas dan Kinerja Pegawai BP Batam

0
bp batam 32
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadan 1444 H, Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan penyesuaian jam kerja bagi seluruh pegawainya.

Penyesuaian jam kerja tersebut dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 6 Tahun 2023, tentang Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Bulan Ramadhan 1444 H di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Kemudian dilanjutkan dengan adanya Disposisi Kepala Badan Pengusahaan Batam atas nota dinas Kepala Biro Sumber Daya Manusia nomor 292 tanggal 21 Maret 2023. Mengenai Usulan Penyesuaian Jam Kerja pada Bulan Suci Ramadan 1444 H di lingkungan BP Batam.

Baca Juga: BP Batam Akan Kembali Hadirkan Layanan BLINK

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengimbau kepada seluruh pegawai BP Batam agar terus meningkatkan etos kerja di Bulan Suci Ramadan ini, guna mendukung pembangunan yang kini sedang gencar dilakukan.

“Seperti yang saya sampaikan di awal, Batam ini sedang dibangun. Jika pembangunan cepat, ekonomi juga akan berkembang dan warga Batam akan menikmatinya,” kata Rudi.

Menurutnya, jika kolektivitas sudah terbangun secara utuh, proses pembangunan juga akan berjalan dengan lancar dan cepat.

“Maka Batam Kota Baru akan segera terwujud,” imbuhnya.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Lilik Lujayanti mengatakan, penyesuaian jam kerja tersebut mencakup unit kerja yang memberlakukan lima hari kerja dan enam hari kerja.

Dengan adanya penyesuaian jam kerja itu, waktu kerja pegawai di lingkungan BP Batam tentunya lebih singkat dari hari biasanya.

“Meski ada penyesuaian jam kerja, sesuai arahan dari pak Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk tidak mengurangi pelayanan, produktifitas dan kinerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bagi unit kerja yang berlakukan lima hari kerja, hari Senin hingga Kamis dijadwalkan mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Sementara hari Jumat pukul 08.00-15.30 WIB.

“Istirahat siang itu tidak ada makan siang, tetapi hanya ada istirahat sholat setengah jam dari jam 12.00 sampai 12.30. Kemudian, hari Jumat pulangnya 15.30 karena ada sholat Jumat, jadi lebih panjang. Jam istirahatnya itu dari 12.00 sampai 13.00. Itu untuk yang 5 hari kerja,” jelasnya.

Sementara untuk unit kerja yang berlakukan enam hari kerja, hari Senin hingga Kamis dan Sabtu, dijadwalkan mulai pukul 08.00-14.00. Begitu juga dengan hari Jumat, mulai pukul 08.00-14.00. Sementara untuk jam istirahat, tidak ada perbedaan dengan unit kerja yang berlakukan lima hari kerja.

Baca Juga: Jalan dibuat 6 Lajur, BP Batam Pastikan Penghijauan Jalan Tidak Terhambat

“Pada prinsipnya kita menghargai pegawai yang menjalani puasa. Namun, kita harus mengutamakan pelayanan maksimal kepada masyarakat, karena BP Batam adalah salah satu instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Khusus kepada unit-unit pelayanan, seperti RSBP Batam, Bandara Internasional Hang Nadim, Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, maupun Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan dapat menyesuaikan jadwal kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai dengan berpusa, mengurangi kuantitas dan kualitas pelayanan. Kita tetap mengharapkan, mereka melaksanakan pekerjaan sesuai dengan standart pelayanan di BP Batam,” katanya.

Baca Juga: Sahabat Humas BP Batam dan Pertamina Kumpulkan 4 Ton Sampah di Belakangpadang

Dengan adanya penyesuaian jam kerja ini, Lilik kembali berpesan untuk tetap menjaga produktifitas meskipun tengah menjalankan ibadah puasa. Sebab, seluruh pegawai tentunya mempunyai target kinerja yang sama seperti hari biasa.

“Mudah-mudahan, teman-teman dapat dua-duanya. Pahalanya dapat, mengabdi juga dapat. Karena kita bagian dari itu,” katanya.

Ia menambahkan, kepada masyarakat agar dapat menyesuaikan dan mengakses layanan di BP Batam sesuai jam kerja yang telah diatur. Sebab, pada bulan Ramadan nanti, jam pelayanan akan lebih singkat dari hari biasanya.

“Tetapi kami harapkan adanya penyesuaian tadi, masyarakat dapat menyesuaikan pada jam pelayanan,” imbuhnya.(*)

Istri Pamer Gaya Hidup Mewah, Brigjen Endar Priantoro Diperiksa KPK

0
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. Benardy Ferdiansyah/Antara (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – KPK melanjutkan pemeriksaan dan klarifikasi asal muasal kekayaan para pejabat yang istrinya terciduk warganet menonjolkan kekayaan di ruang digital. Salah seorang pejabat yang diklarifikasi adalah Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Jakarta Timur Sudarman Harjasaputra. Istri Sudarman menjadi sorotan karena memamerkan kekayaan.

Selain Sudarman, Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro harus mengklarifikasi ulah istrinya yang pamer gaya hidup mewah di media sosial. Namun, berbeda dengan Sudarman, Endar tidak hanya diklarifikasi pihak Direktorat LHKPN KPK, tetapi juga diperiksa Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Mengingat Endar merupakan pejabat KPK.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menjelaskan, sama dengan pejabat dan pegawai pemerintah yang pernah diperiksa kekayaannya oleh KPK, kemarin kepala BPN Jaktim didalami asal-usul dan perolehan harta kekayaannya. Satu per satu item kekayaan yang dipamerkan istri Sudarman dicek. ”Apakah sudah sesuai antara faktual harta yang dimiliki dan yang dilaporkan (di LHKPN, Red),” ujarnya.

Terkait pemeriksaan Endar, Ali mengungkapkan, proses klarifikasi kekayaan Endar sepenuhnya diserahkan kepada Dewas KPK. Itu seiring tugas dan wewenang dewas yang tercantum dalam UU KPK.
Ali menyebutkan, dewas pasti akan bertindak profesional dan independen dalam melaksanakan tugasnya. ”Kami mengajak masyarakat untuk menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung,” tuturnya.

Dia menambahkan, maraknya pejabat dan keluarganya yang memamerkan gaya hidup mewah di ruang digital jadi momentum bagi KPK untuk mengajak penyelenggara negara mengisi LHKPN secara faktual. KPK pun berjanji memastikan kebenaran pelaporan LHKPN setiap penyelenggara negara yang jadi sorotan publik. ”Itu wujud komitmen KPK untuk proaktif dalam upaya memastikan LHKPN yang dilaporkan telah diisi dan dilaporkan sesuai faktualnya,” paparnya.

KPK mengajak para wajib lapor LHKPN periodik segera menunaikan kewajibannya menyampaikan laporan kekayaannya ke KPK. Masa pelaporan LHKPN periodik dibatasi sampai akhir bulan ini.

Di sisi lain, Ketua IM57+ Institute M. Praswad Nugraha menyebut rangkaian isu perilaku pejabat yang erat kaitannya dengan korupsi belakangan ini merupakan imbas kurang maksimalnya peran aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

”Isu dugaan TPPU Rp 300 triliun juga termasuk kurang maksimalnya penegak hukum menindaklanjuti indikasi penyelewengan yang dilakukan pejabat dan pegawai pemerintah,” terangnya. (*)

Reporter: JP Group

Terjadi Gejolak Harga Jelang Ramadan di Pasar Tanjungpinang

0

 

 

batampos – Sehari menjelang ramadan 2023, harga sejumlah kebutuhan masak di Pasar Bintan Center mengalami gejolak harga yang tidak beraturan. Rabu (22/3) sekitar pukul 08.15 WIB, harga cabai setan ada yang dijual Rp 89 ribu per Kilogram (Kg) karena pedagang mengaku ada kenaikan, namun ada juga yang masih menjual di harga Rp 70 ribu per Kg.

Tidak hanya cabai setan, harga daging yang sekarang lagi banyak dicari oleh warga juga terjadi gejolak, seperti daging beku ada yang menjual Rp 100 ribu, namun ada juga yang menjual Rp 130 ribu per Kg.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Warga berebut membeli daging sapi di Pasar Bintan Center, Rabu (22/3/2023)

Begitu juga dengan daging segar yang biasa dijual Rp 120 saat ini mengalami kenaikan mencapai Rp 180 ribu per Kg.

Salah seorang pembeli, Atik mengaku kaget harga sejulah kebutuhan masak menjelang ramadan terjadi kenaikan mendadak, sehingga ia terpaksa mengurangi belanjaan.

“Daging beku yang biasa dijual Rp 80 ribu sekrang harganya sama dengan daging segar, Rp 130 ribu,” kata Atik di Pasar Bintan Center, Rabu (22/3/2023).

Ia khawatir menjelang ramadan ini sebagaian pedagang mulai menaikkan harga secara sepihak, karena tingginya kebutuhan permintaan dari masyarakat.

“Kalau naik sih boleh saja, tapi jangan langsung naik drastir gitu, daging beku ini naik Rp 20-50 ribu,” ucapnya.

Sementra itu, Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Muhammad Endy Febri mengatakan pihaknya bersma satgas pangan akan menelusuri pedagang nakal jika terjadi kenaikan harga di luar faktor wajar.

“Faktor wajar itu seperti hukum ekonomi, harga naik jika kebutuhan tinggi, atau tingkat kesegaran. Barang yang baru pasti lebih mahal, itu juga wajar,” kata Endy saat dikonfirmasi.

Menanggapi harga daging beku yang tidak beraturan, kata Endy daging beku yang dijual di pasar itu memiliki kategori. Begitu juga dengan cabai jika dalam kondisi segar harganya pasti lebih mahal.

“Ada kategorinya, mungkin beda, jadi harganya ada yg lebih mahal,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Peri Irawan