Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 5686

Polisi Tangkap Mantan Kades Paret, jadi Tersangka Korupsi Rp1,1 Miliar Lebih

0
Basri, mantan Kades Paret saat dibawa ke Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun

batampos – Penyidik dari Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Karimun menahan Basri yang merupakan mantan kepala desa (Kades) Paret. Sebelum ditangkap, Basri telah beberapa kali diperiksa dalam kasus korupsi. Termasuk meminta keterangan 41 orang saksi.

Kapolres Karimun, AKBP Ryky Widya Muharam melalui Kasat Reskrim, AKP Gideon Karo Sekali menyatakan, penangkapan terhadap mantan Kades Paret berinisial B (Basri, red) setelah penyidik menemukan barang bukti dan alat bukti yang cukup, maka dilakukan penyidik menetapkan B sebagai tersangka dan langsung melakukan penangkapan serta penahanan.

BACA JUGA:Serapan Dana Desa di Kepri Tidak 100 Persen 

”Pengumpulan bukti-bukti sudah dilakukan penyidik sejak Agustus 2022. Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, maka didapat bukti tersangka B telah menyalahgunakan wewenangnya selaku Kades,” ujarnya.

Yang menjadi fokus penyidikan dari kasus korupsi mantan Kades Paret ini adalah dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) pada APBDes periode tahun anggaran 2017 sampai 2019. Hasil perhitungan yang telah digunakan untuk kepentingan pribadi. Sehingga menyebabkan kerugian negara Rp1,1 miliar lebih atau Rp1.116.810.856.

”Tersangka sengaja melakukan korupsi dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Caranya menggunakan jabatannya untuk mengelola sendiri anggaran DD dan ADD pada APBDes 2017 sampai 2019,” papar Gideon.
Modus yang dilakukan, kata Gideon, anggaran yang digunakan untuk pembangunan fisik desa maupun kegiatan lainnya tanpa melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang telah ditunjuk. Sehingga, diduga ada anggaran yang dipergunakan untuk keperluan lain maupun keperluan pribadi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

”Penahanan terhadap tersangka tindak pidana korupsi B sudah kita lakukan sejak Desember 2022. Selain itu, barang bukti yang disita diantaranya rekening koran Desa Paret, dokumen APBDes Paret dari 2012 sampai 2019 dan buku catatan bendahara,” ungkapnya.

Gideon Karo Sekali, menghimbau kepada seluruh Kades yang ada di Kabupaten Karimun agar mengelola dana desa harus sesuai dengan prosedur. Hal ini agar tidak terjadi penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara. Selain itu, program pemerintah melalui dana desa untuk mewujudkan desa yang mau dan sejahtera bisa terealisasi. (*)

reporter: sandi

Rumah Tahfiz SMPN 12 Luluskan 28 Siswa

0

 

batampos – Rumah Tahfiz SMPN 12 Batam meluluskan sebanyak 28 siswa. Para siswa yang lulus ini ada yang sudah hafal satu, dua dan bahkan sampai tiga juz Al Quran. Kebanyakan 28 siswa SMPN 12 yang di wisuda tersebut, dari kelas VII dan VIII.

“Mereka ini hafal juz 28, 29 dan 30,” kata Kepala SMPN 12 Batam, Nurmi, Senin (20/3).

tahfiz
Foto: Fiska Juanda / Batam Pos
Kepala Sekolah SMPN 12 Batam foto bareng dengan wisudawan Tahfiz Qur’an didampingi orangtua siswa.

Ia mengatakan, siswa SMPN 12 yang mengikuti kegiatan tahfiz ini ada sebanyak 48 orang. Namun, yang baru diluluskan sebanyak 28 orang. Hal ini dikarenakan baru ke 28 orang ini yang sudah hafal satu juz Al Quran.

“10 orang lainnya masih belum hafal satu juz,” ucap Nurmi.

Nurmi mengatakan, bahwa yang melakukan tes dari Kantor Perwakilan Kementerian Agama Kepri. Ada sebanyak tiga orang Kemenag datang ke SMPN 12 Batam.

Rumah Tahfiz SMPN 12, kata Nurmi awalnya adalah ekstrakurikuler di 2018. Namun, terus berkembang dari tahun ke tahun. Tahfiz SMPN 12 Batam sempat terhenti selama dua tahun, akibat pandemi melanda Batam.

“Awalnya ekskul, yang hanya satu minggu sekali saja,” ucap Nurmi.

Lalu, karena ada permintaan orang tua dan dinilai satu minggu sekali tidak optimal. Maka, diminta tahfiz dilaksanakan tiga minggu sekali. “Orang Tua murid duduk bersama, akhirnya disepakati tiga minggu sekali. Anggaranya dari mana, itu dari para orangtua,” ujar Nurmi.

Tahun 2023, barulah didirikan rumah tahfiz di SMPN 12 Batam. Gurunya selain dari guru agama SMPN 12 Batam, juga didatangkan dari luar. Saat ini, rumah tahfiz SMPN 12 memiliki 3 orang guru.

“Rumah tahfiz SMPN 12 ini, juga bisa untuk alumni dari SMPN 12 Batam,” ucap Nurmi. (*)

 

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

 

 

 

Polsek KKP Kembali Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal

0
polsek kkp pmi
BH pelaku terduga pengiriman PMI ilegal diamankan Polsek KKP. Foto: Polsek KKP untuk Batam Pos

batampos – Kepolisian Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Batam kembali mengagalkan upaya pengiriman pekeja migran Indonesia (PMI) non prosedural melalui pelabuhan Harbourbay, Batam.

Penggagalan ini terjadi pada Sabtu (18/3/2023) lalu dan mengamankan BH, seorang pria yang terduga sebagai tersangka. Calon PMI yang akan dikirimkan dan turut diamankan sebagai korban ada dua orang pria asal Surabaya.

Kapolsek KKP, Iptu Jaya Putra Tarigan, menjelaskan, penggagalan upaya pengiriman PMI non prosedural ini bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat tentang adanya rencana keberangkatan dua korban ke Malaysia melalui pelabuhan Harbourbay.

Baca Juga: Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif, Nuryanto: Kami Tidak Tahu Dimana Kerugian Negara

Dua korban dijemput oleh BH di Bandara Hang Nadim dan langsung dibawa ke pelabuhan Harbourbay.

“Dua korban ini baru tiba dari Jakarta. Dijemput terduga pelaku ini di Bandara dan langsung ke Harbourbay. Mereka kita amankan saat terduga pelaku memberikan tiket kapal Feri tujuan Johor Baru, Malaysia,” ujarnya.

Dari tangan terduga pelaku dan dua korban, polisi mengamankan barang bukti berupa; dua paspor, dan KTP milik korban, dua lembar pas pelabuhan penumpang, dua lembar tiket dan boarding pass dan satu unit mobil Toyota Raize yang digunakan terduga pelaku untuk menjemput kedua korban.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

Atas penangkapan ini, Polsek KKP telah melakukan koordinasi dengan BP2MI serta mempercepat pemberkasan untuk selanjutnya dikirim ke JPU.

Atas penangkapan kasus ini, Polsek KKP mengimbau WNI yang hendak bekerja ke luar negeri wajib mematuhi peraturan terkait penempatan PMI di luar negeri.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Di antaranya visa bekerja di negara tujuan serta melengkapi dokumen pendukung seperti rekomendasi dari dinas terkait yang membidangi Ketenagakerjaan.

Baca Juga: BP3MI 23 Kali Pencegahan dan Amankan 70 PMI Ilegal, Deportasi Meningkat

“Jangan mudah tergiur oleh bujuk rayu dan iming-iming gaji besar dengan pekerjaan yang bagus, ” ujar Kapolsek.

Iptu Tarigan juga meminta kepada masyarakat segera melapor jika mencurigai adanya keberangkatan pekerja migran secara non prosedural (ilegal). Peran aktif masyarakat diharapkan dalam mencegah pemberangkatan calon TKI secara ilegal ini.

“Pekerja luar negeri harus melalui prosedur yang benar, yaitu berangkat dengan memakai visa kerja. Jangan mudah percaya dengan iming gaji tinggi tanpa minta kualifikasi, ” tambah Iptu Jaya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kader Hidayatullah Kepri Gelar Lailatul Ijtima’ di Kampung Tua Setanggar

0
hidayatullah
Kader Hidayatullah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengadakan Lailatul Ijtima’ di Kampung Tua Setanggar, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Minggu (19/3/2023). Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Dalam rangka menyambut bulan Ramadan 1444 H, Kader Hidayatullah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengadakan Lailatul Ijtima’ di Kampung Tua Setanggar, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Minggu (19/3/2023).

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Bertaqwa, Menebarkan Manfaat, Bukti Nyata Kebaikan’ ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai Minggu (19/3) hingga Senin (20/3/2023).

Ketua DPW Hidayatullah Kepulauan Riau, Ustaz Darmansyah, menyampaikan, kepada semua kader Hidayatullah yang hadir agar selalu melaksanakan salat tahajud, meskipun katanya, salat tahajud bukanlah ibadah wajib melainkan dianjurkan sehingga rugi jika tidak
mendirikannya.

Baca Juga: BP3MI 23 Kali Pencegahan dan Amankan 70 PMI Ilegal, Deportasi Meningkat

“Semua kader Hidayatullah harus melaksanakan salat tahajud. Meskipun salat tahajud itu sunnah muakkad maka menjadi rugilah kader Hidayatullah jika tak melaksanakan salat tersebut,” kata pria yang akrab dipanggil Ustaz Anca itu saat mengisi Taujih Kelembagaan di Masjid Hidayatullah.

Selain itu, Ustaz Darmansyah juga menyampaikan pentingnya taat pada perintah dan intruksi dari seorang pemimpin.

“Taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dalam menjalankan kebaikan. Taatilah pemimpin yang dilandasi ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif, Nuryanto: Kami Tidak Tahu Dimana Kerugian Negara

Selain mengadakan lailatul ijtima’, kegiatan yang didukung penuh oleh Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kepri itu juga diisi dengan aksi bersih-bersih masjid, silaturahmi ke rumah warga, senam ruhul jadid dan jogging.

General Manager BMH Perwakilan Kepri Ustaz Abdul Azis mengatakan, kegiatan lailatul ijtima itu diadakan dalam rangka memberikan tarbiyah menyambut bulan suci Ramadan kepada masyarakat setempat yang mayoritas mualaf dan mengajak warga setempat agar
menjadikan masjid sebagai pusat peradaban Islam.

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat memperkuat akidah para mualaf di Kampung Setanggar. Mualaf dan anak-anaknya dapat memahami Islam secara benar. Dan menjadikan masjid ini sebagai pusat peradaban Islam,” ujar Ustaz Azis.

Baca Juga: ASDP Telagapunggur Tambah Armada Kapal ke Sei Selari, Pakning dan Kuala Tungkal

Ustaz Azis mengatakan, Masjid Hidayatullah di Kampung Setanggar dibangun oleh BMH Perwakilan Kepri pada tahun 2022 lalu. Masjid yang dilengkapi dengan sumur bor itu terbangun berkat dukungan para muhsinin.

“Insha Allah program ini terus berlanjut. Targetnya kampung-kampung tua dan pulau sekitar Kepulauan Riau yang membutuhkan fasilitas masjid akan terpenuhi berkat dukungan orang-orang yang melakukan sesuatu dengan cara terbaik yang mengharapkan ridha Allah Subhanahu Wata’ala. Kami juga berharap agar kedepannya pemerintah dapat mewujudkan jalan yang baik di sini dan ini menjadi harapan semua masyarakat Setenggar juga,” ucapnya.(*)

Reporter: Iman Wachyudi

Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif, Nuryanto: Kami Tidak Tahu Dimana Kerugian Negara

0
Keterangan Perihal Kunker DPRD Batam 1 F Cecep Mulyana scaled e1679393872505
Ketua DPRD Batam Nuryanto didampingi Wakil Ketua DPRD memberikan keterangan perihal kunjungan kerja DPRD Batam tahun 2016 , Senin (20/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto meminta persoalan antara oknum mantan Sekretaris DPRD Batam Marzuki dan agen travel, terkait biaya perjalanan dan penginapan perjalanan dinas, bisa selesai dengan cepat.

“Tidak ada masalah dengan kami. Semua sudah dijelaskan kepada penyidik. Dan informasinya sudah dicicil, namun masih ada yang belum lunas,” kata dia, Senin (20/3).

Nuryanto mengungkapkan hingga saat ini pihak dari travel tidak pernah membuat laporan terkait perjalanan dinas fiktif ini.

“Perlu kami tegaskan tidak ada perjalanan fiktif, yang ada itu hutang piutang antara oknum dan agen travel,” sebutnya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Perjalanan Dinas Mantan Anggota DPRD Batam Naik Status, Mantan Sekwan Diperiksa 2 Kali

Mengingat, isu yang berkembang akan adanya dugaan perjalanan dinas fiktif dibantah keras oleh Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, bersama Wakil Ketua Ahmad Surya dan Muhammad Yunus.

Nuryanto mengatakan bahwa perjalan dinas yang dilakukan oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam sepanjang tahun 2016 tersebut terbilang sah, resmi dan tidak fiktif.

Untuk itu, pihaknya mencoba meluruskan tanpa bermaksud menyudutkan pihak-pihak tertentu.

“Sekali lagi, yang saya tahu dan saya pahami bahwa perjalanan dinas kita resmi. Namun ada kekurangan pada pembayaran dari Sekretariat Dewan ke pihak travel,” tegasnya.

Baca Juga: Cabuli 3 Anak Kandung, Oknum ASN Batam Ditangkap Polisi

Artinya, setiap tahunnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit. Setelah ada lampiran dari BPK, jika ada temuan dan kerugian maka ada ruangan untuk dilakukan perbaikan. Baik itu melalui perbaikan secara administratif ataupun pengembalian jika ditemukan ada kerugian negara.

Namun yang terjadi saat ini adalah, tidak ada kerugian negara ataupun perbaikan secara administrasi. Akan tetapi hanya kekurangan pembayaran dari dana perjalanan dinas Anggota DPRD Batam ke pihak travel agen.

“Selama perjalanan dinas ini pun, kami (para anggota dewan, red) hanya menerima uang makan dan uang representatif. Sementara untuk uang tiket pesawat dan uang untuk hotel atau penginapan, sudah dipesankan langsung oleh pihak Sekretariat DPRD Batam melalui pihak ketiga (Travel agen, red),” terang Nuryanto.

Baca Juga: Pegawai Koperasi di Belakangpadang Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,9 Miliar

Oleh karena itu, pihaknya mengaku tidak mengetahui letak kerugian negara hingga akhirnya diperiksa oleh aparat kepolisian dari Polresta Barelang. Namun demikian, sebagai warga negara yang baik, pihaknya tetap mengikuti prosedur yang ada.

“Kami tidak tahu letak dimana kerugian negara. Yang kami tahu, ada kekurangan pembayaran dari Sekretariat Dewan ke travel. Dan saya yakinkan sekali lagi, perjalanan dinas kita ini jelas dan tidak fiktif,” tegasnya.

Oknum Sekwan yang menjabat waktu itu, harus bertanggungjawab dan melunasi hutang piutang ini. DPRD dalam hal ini tidak ada hubungan,” imbuhnya.(*)

Reporter: YULITAVIA

BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

0
bp batam batuampar
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batuampar. Foto: BP Batam

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan pembangunan serta pengembangan Pelabuhan Batuampar berlanjut.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, BP Batam bersama seluruh instansi daerah maupun pusat berkomitmen untuk segera menyelesaikan pengerjaan yang saat ini berlangsung.

Terbaru, revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar pun telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan, pengerukan dan pendalaman alur dalam kegiatan tersebut bertujuan sebagai penunjang kegiatan utama pelabuhan ke depan.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak FKPD Bersinergi Wujudkan Batam Kota Baru

“Kegiatan itu pun sudah memiliki dokumen AMDAL berdasarkan SK dari Wali Kota Batam Nomor 09-P.A/KOMDAL/BTM/XII/2012. Oleh sebab itu, pemeliharaan dan pengerukan alur itu sendiri sudah terkaji di dalam dokumen lingkungannya,” ujar Ariastuty, Selasa (21/3/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Tuty, revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar juga sudah sesuai administrasi dan peraturan yang ada serta dikawal oleh Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.

“Pelabuhan Batuampar itu diperuntukkan bagi kegiatan bongkar muat barang. Diharapkan, pendalaman alur ini dapat menampung kapal-kapal besar dengan kapasitas 3.000 TEUs,” tambahnya.

Baca Juga: Jalan dibuat 6 Lajur, BP Batam Pastikan Penghijauan Jalan Tidak Terhambat

Ia menegaskan, BP Batam akan terus membangun Pelabuhan Batuampar mulai dari segi infrastruktur, suprastruktur, dan bidang pelayanan.

Sehingga, Pelabuhan Batuampar diharapkan menjadi pelabuhan modern yang mampu melaksanakan bongkar muat peti kemas seperti pelabuhan modern lainnya.

“Nanti tidak akan ada lagi bongkar muat yang dilakukan selain BP Batam. Karena alat-alat bongkar muatnya disediakan oleh BP Batam secara bertahap. Karena ini investasi yang besar. Kita rencanakan bertahap mulai 2023. Diperkirakan tahun depan sudah berjalan. Jadi tak ada lagi bongkar muat dengan alat-alat yang sudah lama,” pungkasnya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Distribusikan 7.700 Paket Sembako Subsidi di Kecamatan Nongsa

Sementara, PPK Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan BP Batam, Aris Muajib, menerangkan kegiatan revitalisasi yang sedang berjalan juga telah memiliki izin Konfirmasi Kesesuaian Ruang Laut (KKRL) Nomor: B.204/MEN-KP/IV/2022 yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Selain itu, kata Aris, pihaknya juga telah mengantongi Persetujuan Kegiatan Kerja Keruk dan Reklamasi Nomor: B-239/KA-A3-A3.5/LT.00/4/2022.

“Dokumen AMDAL menjadi persyaratan untuk terbitnya kedua dokumen tersebut. Jadi izin sudah lengkap semua,” tegasnya.

Baca Juga: Sahabat Humas BP Batam dan Pertamina Kumpulkan 4 Ton Sampah di Belakangpadang

Bahkan, Aris memastikan bahwa pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sekitar areal pengerjaan. Khususnya masyarakat nelayan yang ada.

“Sosialisasi sudah kita lakukan jauh hari sebelum pengerjaan dimulai. Bahkan, sempat terjadi kebocoran pipa penyedot tapi kita setop pengerjaannya. Ini bentuk komitmen kita agar pengembangan Pelabuhan Batu Ampar bisa selesai dan meningkatkan perekonomian Batam,” pungkasnya.(*)

BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

0
bp batam batuampar
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batuampar. Foto: BP Batam

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan pembangunan serta pengembangan Pelabuhan Batuampar berlanjut.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, BP Batam bersama seluruh instansi daerah maupun pusat berkomitmen untuk segera menyelesaikan pengerjaan yang saat ini berlangsung.

Terbaru, revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar pun telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan, pengerukan dan pendalaman alur dalam kegiatan tersebut bertujuan sebagai penunjang kegiatan utama pelabuhan ke depan.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak FKPD Bersinergi Wujudkan Batam Kota Baru

“Kegiatan itu pun sudah memiliki dokumen AMDAL berdasarkan SK dari Wali Kota Batam Nomor 09-P.A/KOMDAL/BTM/XII/2012. Oleh sebab itu, pemeliharaan dan pengerukan alur itu sendiri sudah terkaji di dalam dokumen lingkungannya,” ujar Ariastuty, Selasa (21/3/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Tuty, revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar juga sudah sesuai administrasi dan peraturan yang ada serta dikawal oleh Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.

“Pelabuhan Batuampar itu diperuntukkan bagi kegiatan bongkar muat barang. Diharapkan, pendalaman alur ini dapat menampung kapal-kapal besar dengan kapasitas 3.000 TEUs,” tambahnya.

Baca Juga: Jalan dibuat 6 Lajur, BP Batam Pastikan Penghijauan Jalan Tidak Terhambat

Ia menegaskan, BP Batam akan terus membangun Pelabuhan Batuampar mulai dari segi infrastruktur, suprastruktur, dan bidang pelayanan.

Sehingga, Pelabuhan Batuampar diharapkan menjadi pelabuhan modern yang mampu melaksanakan bongkar muat peti kemas seperti pelabuhan modern lainnya.

“Nanti tidak akan ada lagi bongkar muat yang dilakukan selain BP Batam. Karena alat-alat bongkar muatnya disediakan oleh BP Batam secara bertahap. Karena ini investasi yang besar. Kita rencanakan bertahap mulai 2023. Diperkirakan tahun depan sudah berjalan. Jadi tak ada lagi bongkar muat dengan alat-alat yang sudah lama,” pungkasnya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Distribusikan 7.700 Paket Sembako Subsidi di Kecamatan Nongsa

Sementara, PPK Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan BP Batam, Aris Muajib, menerangkan kegiatan revitalisasi yang sedang berjalan juga telah memiliki izin Konfirmasi Kesesuaian Ruang Laut (KKRL) Nomor: B.204/MEN-KP/IV/2022 yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Selain itu, kata Aris, pihaknya juga telah mengantongi Persetujuan Kegiatan Kerja Keruk dan Reklamasi Nomor: B-239/KA-A3-A3.5/LT.00/4/2022.

“Dokumen AMDAL menjadi persyaratan untuk terbitnya kedua dokumen tersebut. Jadi izin sudah lengkap semua,” tegasnya.

Baca Juga: Sahabat Humas BP Batam dan Pertamina Kumpulkan 4 Ton Sampah di Belakangpadang

Bahkan, Aris memastikan bahwa pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sekitar areal pengerjaan. Khususnya masyarakat nelayan yang ada.

“Sosialisasi sudah kita lakukan jauh hari sebelum pengerjaan dimulai. Bahkan, sempat terjadi kebocoran pipa penyedot tapi kita setop pengerjaannya. Ini bentuk komitmen kita agar pengembangan Pelabuhan Batu Ampar bisa selesai dan meningkatkan perekonomian Batam,” pungkasnya.(*)

Kondisi Korban Masih Mengenaskan, Sebulan setelah Gempa di Turki-Syria

0
Sebuah foto memperlihatkan bangunan  di Distrik Kasimpasa di Istanbul, Kota Terbesar di Turki, pada 15 Maret 2023. Sejak gempa berkekuatan 7,8 SR pada 6 Februari, yang menewaskan lebih dari 40.000 orang di Turki dan menghancurkan seluruh wilayah, Istanbul telah menerima lebih dari 140.000 permintaan dari warga yang ingin menguji bangunannya. (OZAN KOSE/AFP)

batampos – Kondisi para korban gempa di Turki dan Syria masih mengenaskan. Mayoritas tinggal di tenda-tenda penampungan. Fasilitas juga seadanya. Karena itu, kemarin (20/3) Komisi Eropa dan Dewan Kepresidenan Swedia menjadi tuan rumah konferensi donor untuk menggalang dana serta mengoordinasikan respons bantuan untuk daerah terdampak gempa di dua negara tersebut.

’’Lebih dari sebulan pascagempa, situasi di daerah yang terdampak tetap memprihatinkan,’’ ujar Tanya Evans, direktur Komite Penyelamatan Internasional (IRC) untuk wilayah Syria, seperti dikutip Agence France-Presse.

Baca Juga:Rusia Ganti Selidiki Hakim dan Jaksa ICC, Xi Bertemu Putin, Bahas Proposal Damai

Situasi memburuk ketika banjir bandang melanda area yang terdampak gempa di Turki pekan lalu. Bencana itu merenggut nyawa 14 orang yang tinggal di selter penampungan sementara. Dua hari lalu, banjir serupa juga melanda Syria. Banyak tenda penampungan yang tak bisa dipakai lagi karena terendam air.

Awal bulan ini, Program Pembangunan PBB memperingatkan, respons terhadap permintaan dana bantuan untuk pendanaan mendesak yang dilakukan Februari lalu terbilang buruk. Terlepas dari situasi itu, IRC tetap meminta para donor memastikan bahwa permintaan darurat PBB sebesar USD 1 miliar (Rp 15,35 triliun) untuk Turki dan USD 397 juta (Rp 6,09 triliun) untuk Syria dapat terpenuhi. Namun, berdasar data PBB, permohonan dana untuk Turki baru terpenuhi 16 persen, sedangkan Syria 72 persen.

Sebagaimana diberitakan, gempa 7,8 magnitudo yang mengguncang Turki dan Syria telah menewaskan lebih dari 50 ribu nyawa. Bencana itu juga meluluhlantakkan wilayah yang terdampak. Jutaan orang kehilangan tempat tinggal. PBB memperkirakan, kerusakan di Turki saja bisa mencapai lebih dari USD 100 miliar (Rp 1,5 kuadriliun).

Dalam konferensi donor di Brussel, Belgia, kemarin, Jerman menyatakan akan menggandakan dukungannya untuk korban gempa menjadi EUR 240 juta (Rp 3,94 triliun). Lalu, Prancis menjanjikan tambahan bantuan EUR 12 juta (Rp 197,19 miliar). (*)

Reporter: jpgroup

BP3MI 23 Kali Pencegahan dan Amankan 70 PMI Ilegal, Deportasi Meningkat

0
WhatsApp Image 2023 01 05 at 20.45.01 2 e1673166085629
Pemulangan PMI yang dideportasi dari Malaysia.

batampos – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri telah mencegah 23 kali pengiriman PMI secara ilegal. Selain itu, BP3MI juga menerima 847 orang dideportasi dari Malaysia. BP3MI Kepri juga telah menempatkan 326 orang secara legal.

Kepala BP3MI Kepri, Amingga mengatakan, berbagai cara dilakukan untuk mencegah PMI pergi secara ilegal, serta menempatkan mereka secara legal. “Kami juga berusaha menyelamatkan orang-orang yang dideportasi,” kata Amingga, Senin (20/3/2023).

Amingga menjelaskan, sebanyak 847 orang yang dideportasi dari Malaysia, kebanyakan berasal dari Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan Sumatera Utara.”Sepanjang tahun 2022, sebanyak 989 orang dideportasi. Tahun 2023 baru berjalan 3 bulan, namun angkanya sudah sebanyak tahun 2022,” ucap Amingga.

Baca Juga: 2 Tersangka Impor Ballpress Jalani Pemeriksaan Intensif

Para PMI ini kebanyakan dideportasi akibat tidak memiliki dokumen lengkap (paspor dan visa kerja), lalu melakukan tindak kriminal. Ada juga PMI ilegal dideportasi ditangkap saat akan masuk ke Malaysia secara ilegal.

Para PMI yang dideportasi ini, kebanyakan berangkat dari pelabuhan internasional di Batam. Namun, ada juga yang bekerja ke luar negeri melalui jalur belakang.

“Para PMI ini bekerja di sektor konstruksi, perkebunan, restoran, industri pengolahan dan asisten rumah tangga,” tutur Amingga.

Berdasarkan jenis kelamin, ada sebanyak 535 laki-laki dewasa, 295 perempuan dewasa, 9 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. “Dari tingkat pendidikan, didominasi dari tamatan SD, SMP dan SMA. Namun, ada juga yang lulusan D3 dan sarjana,” ucap Amingga.

Baca Juga: Jaksa Banding Atas Vonis Ringan Terdakwa Korupsi SMK 1 Batam

Agar tidak ada yang dideportasi akibat tidak memiliki dokumen atau menjadi korban saat berangkat secara ilegal. BP3MI bekerjasama dengan berbagai pihak dalam pencegahan.

“Kami mencatat ada 23 kali pencegahan, amankan 70 PMI dan 21 orang tersangka. Para calon PMI yang diselamatkan ini berasal dari NTB, Jawa Timur, Sumatera Utara dan beberapa daerah lainnya,” tutur Amingga.

Amingga mengaku, bahwa BP3MI Kepri juga terus berusaha menyosialisasikan, untuk bekerja ke luar negeri secara legal. Ia mengatakan, sosialisasi ini cukup berhasil.

Sejak dari Januari hingga Maret 2023, ada sebanyak 326 orang PMI ditempatkan secara legal. Para PMI ini kebanyakan bekerja di Malaysia.

“Ada sebanyak 284 pria dan 42 perempuan,” ucap Amingga.

Amingga mengatakan, kebanyakan para PMI yang ditempatkan oleh BP3MI di Malaysia bekerja di sektor pertanian dan konstruksi. (*)

 

Reporter: FISKA JUANDA

PTM Tonsea Raih Juara Satu Tenis Meja se-Sumatera

0
tenis meja
PTM Perkumpulan Keluarga Tonsea Batam, meraih juara satu dalam Turnamen Tenis Meja se-Sumatera di Pekanbaru, Riau. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Persatuan Tenis Meja (PTM) Perkumpulan Keluarga Tonsea Batam, meraih juara satu dalam Turnamen Tenis Meja se-Sumatera di Pekanbaru, Riau, yang digelar oleh PP PTMSI pada 17 sampai 19 Maret 2023 lalu.

Wakil Ketua PTM Perkumpulan Keluarga Tonsea Batam, Hudson, mengatakan, pada ajang turnamen se-Sumatera tersebut pihaknya menurunkan lima peserta.

“Kita berhasil meraih juara satu dalam kategori Kadet Putra oleh Jeva Adrian (15) tahun dan Michael Kevin meraih juara tiga. Kita sudah ada beberapa prestasi di Batam ini, setelah dua tahun terbentuk. Seperti turnamen BP Batam juara dan kejuaraan lainnya,” ujar Senin (20/3/2023).

Baca Juga: 2 Tersangka Impor Ballpress Jalani Pemeriksaan Intensif

Hudson menambahkan, keikutsertaaan mereka pata turnamen tersebut untuk mengasah ataupun mengukur kemampuan dan pengalaman bertanding.

“Kita sudah cukup bersaing di Batam, maka PTM Tonsea ikut serta dalam turnamen se-Sumatera tersebut. Tim senior yang di turunkan belum bisa bersaing. Namun untuk tim muda (kadet) putra meraih juara 1,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada turnamen tersebut jumlah peserta mencapai 200 ornag lebih yang dibagi dalam 6 kategori. Dari pengalaman kompetisi diajang tersebut dapat membentuk dan mengukur kemampuan dari tim PTM Tonsea.

Baca Juga: Oknum ASN Batam Ditangkap Polisi Karena Cabuli 3 Anak Kandungnya

“Artinya kami tertantang untuk ikut serta dalam turnamen tersebut dan bisa terus berkembang ke kancah Nasional,” sebutnya.

Ia menjelaskan, pembinaan dari PTM Tonsea sudah cukup baik. Sehingga kemanpuan para atlet dari PTM Tonsea bisa bersaing dengan peserta-peserta daerah lainnya di Sumatera.

“Kita selalu latihan setiap Selasa dan Kamis. Tiap anggota wajib ikut. Pada dasarnya kita selalu ikut melibatkan dalam apapun turnamen untuk mengukur kemampuan, dimana di Batam sudah mulai menggeliat kembali,” jelasnya.

Baca Juga: ASDP Telagapunggur Tambah Armada Kapal ke Sei Selari, Pakning dan Kuala Tungkal

PTM Tonsea juga merencanakan akan menggelar turnamen besar pada Agustus mendatang. Ada beberapa atlet akan mengikuti turnamen di Juli Temu Karya PKB GPIB se Indonesia yang akan diadakan di Batam TM Arena.

“Ada 17 atlet yang saat ini dalam pembinaan PTM Tonsea dan siap terus mengembangkan bakat dan kemampuan nya untuk bisa membawa prestasi baik di kancah daerah maupun Nasional,” tutupnya.(*)

Reporter: Azis Maulana