Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 571

Kejari Batam Terima SPDP Kasus Penyiksaan Dwi Putri, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati

0
Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan Dwi Putri Aprilian. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam resmi menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus kematian tragis Dwi Putri Aprilian Dini, korban penyiksaan berhari-hari yang ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan dua lantai di Perumahan Jodoh Permai, Batuampar.

SPDP atas empat tersangka tersebut diserahkan penyidik Polsek Batuampar pada Jumat pekan lalu. “Kami telah menerima SPDP atas keempat tersangka pada Jumat kemarin,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Batam, Iqram Saputra, Selasa (9/12).

Tak menunggu waktu, Kejari Batam langsung membentuk tim khusus untuk mengawal jalannya penyidikan. Iqram telah menerbitkan surat penunjukan jaksa peneliti (P-16) guna memastikan seluruh proses berjalan objektif dan unsur pidana terpenuhi sebelum perkara dinyatakan lengkap (P-21).

Baca Juga: Kasus Dwi Putri, Polisi Periksa Saksi Tambahan dan Dalami TPPO, Koordinasi dengan Tim Hotman Paris 911 Diperkuat

Tim jaksa peneliti terdiri dari empat orang: Iqram Saputra, Gustian Juanda Putra, Aditya Otavian, dan Benediktus Krisna Murti. “Jaksa peneliti akan mengikuti proses penyidikan dari awal hingga memastikan terpenuhinya unsur pidana sebelum dinyatakan lengkap P-21,” kata Iqram.

Saat ini Kejari Batam menunggu berkas tahap pertama dari penyidik untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Proses hukum tetap berjalan sembari berkas dilengkapi.

Dalam SPDP tercantum empat tersangka: Wilson Lukman alias Koko (WL), Anik alias Mami, Putri Angelina alias Papi Tama, dan Salmiati alias Papi Charles. Keempatnya diduga terlibat langsung dalam penyiksaan yang berujung kematian.

Penyidikan Polsek Batuampar mengungkap motif mengejutkan di balik aksi keji tersebut. Kepala Polsek Batuampar, Kompol Amru Amrullah menjelaskan peristiwa bermula dari video rekayasa yang dibuat Anik alias Mami bersama Salmiati alias Papi Charles, seolah Anik dicekik korban.

“WL tidak mengetahui video itu rekayasa. Ia langsung emosi setelah melihat pacarnya seakan-akan dicekik korban,” terang Amru.

Selama tiga hari berturut-turut korban mengalami kekerasan ekstrem. Ia dipukul, ditendang, ditampar, dan kepalanya dibenturkan berulang ke dinding. Korban juga dipukul sapu lidi dan kayu, diikat dengan lakban dan borgol, serta disiram air dalam kondisi telanjang.

Pada satu sesi penyiksaan, korban disemprot air ke hidung hampir dua jam, sementara mulutnya tertutup lakban. Tiga pelaku perempuan turut aktif mengawasi dan membantu pembelian lakban serta pengikatan korban.

Ketika korban akhirnya tidak merespons, para tersangka panik. Mereka memanggil seorang bidan, sementara WL membeli tabung oksigen untuk berpura-pura melakukan pertolongan. Namun korban tak terselamatkan.

Dalam upaya menghilangkan jejak, korban kemudian dibawa ke RS Elisabeth Sei Lekop menggunakan identitas palsu “Mrs X”.

Keempat tersangka dijerat Pasal 340 KUHP juncto Pasal 338 juncto Pasal 55, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara, seumur hidup, atau hukuman mati.

Kejari Batam menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini secara ketat dan transparan. “Kami memastikan tidak ada satu pun detail yang terabaikan. Penanganan perkara ini menjadi prioritas,” tutur Iqram. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Kejari Batam Terima SPDP Kasus Penyiksaan Dwi Putri, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati pertama kali tampil pada Metropolis.

Anak Korban Kebakaran di Tanjungpinang Dapat Bantuan Seragam Sekolah

0
Tiga anak yang menjadi korban kebakaran rumah di Jalan Agus Salim Tanjungpinang mendapatkan seragam sekolah gratis, Selasa (9/12). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Keluarga korban kebakaran rumah di Jalan Agus Salim, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mendapat bantuan seragam sekolah gratis dari Polsek Tanjungpinang Barat. Bantuan diberikan untuk meringankan kebutuhan pendidikan tiga anak pemilik rumah yang terdampak kebakaran.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Senin (8/12) sore. Rumah milik Yulianti hangus dilalap api dan mengakibatkan seluruh barang kebutuhan rumah tangga, termasuk pakaian dan perlengkapan sekolah ketiga anaknya, ludes terbakar.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Missyamyu Alson mengatakan, bantuan yang diberikan mencakup seragam sekolah, tas, sepatu, hingga buku tulis.

“Bantuan ini untuk meringankan orang tua. Karena seragam dan buku anak korban ikut terbakar,” ujar Iptu Missyamyu Alson, Selasa (9/12).

Ia menyebut, Polresta Tanjungpinang juga telah meninjau langsung lokasi kejadian dan mendengar keluhan korban yang kehilangan hampir seluruh barang penting.

“Bantuan ini juga penting agar anak dapat sekolah kembali. Jangan sampai mereka putus bersekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Yulianti menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan pihak kepolisian.

“Ini sangat menolong dan memperhatikan masyarakat. Semoga dimudahkan rezekinya dan dilancarkan semuanya,” ucapnya.

Kebakaran bermula saat penghuni rumah sedang memasak nasi menggunakan kompor gas. Selang elpiji diduga mengalami kebocoran hingga memicu percikan api yang dengan cepat membakar rumah berdinding dan beratap seng tersebut, bahkan hampir merambat ke bangunan lain di sekitarnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Anak Korban Kebakaran di Tanjungpinang Dapat Bantuan Seragam Sekolah pertama kali tampil pada Kepri.

Banjir Rob Rendam Desa Lanjut, Jalan Rusak Parah dan Lalu Lintas Terganggu

0
Pemerintah Desa Lanjut bersama unsur terkait dan warga setempat membersihkan pasir yang menumpuk di jalan pasca banjir rob, Selasa (9/12). F. Istimewa.

batampos – Banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lingga menyebabkan kerusakan pada akses jalan, seperti yang terjadi di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir.

Jalan yang sebelumnya terendam air kini terkikis di bagian bawah akibat hantaman ombak, serta tertutup timbunan pasir sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas warga.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Lanjut bersama unsur terkait dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan pembersihan pasir yang menumpuk di badan jalan agar jalur transportasi dapat kembali normal.

Kepala Desa Lanjut, Abu Samah, mengatakan bahwa pembersihan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan agar berkendara dengan perlahan dan tetap waspada untuk menghindari terjadinya kecelakaan,” ujarnya, Selasa (9/12).

Abu Samah menjelaskan, kerusakan tersebut terjadi akibat gelombang laut yang terus menghantam wilayah pesisir selama empat hari terakhir.

“Untuk pencegahan sementara, kami telah memasang pembatas jalan di lokasi yang mengalami kerusakan agar pengendara lebih berhati-hati,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa laporan terkait kerusakan jalan sudah disampaikan ke pihak kecamatan dan kini menunggu tindak lanjut pemerintah untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami sudah melaporkan kepada pihak kecamatan, tinggal menunggu tindak lanjut dari pemerintah untuk segera diperbaiki,” jelasnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Banjir Rob Rendam Desa Lanjut, Jalan Rusak Parah dan Lalu Lintas Terganggu pertama kali tampil pada Kepri.

Transformasi FTZ Batam Diapresiasi Nasional, BP Batam Raih Penghargaan BIG 40 Awards 2025

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad saat menerima penghargaan Pioneer in Free Trade Zone Management for Regional Investment Gateway pada ajang BIG 40 Awards 2025 yang di Raffles Hotel, Jakarta, Selasa (8/12). Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Transformasi Batam menuju pusat investasi regional kembali mendapatkan legitimasi nasional. BP Batam menerima penghargaan Pioneer in Free Trade Zone Management for Regional Investment Gateway pada ajang BIG 40 Awards 2025 yang di Raffles Hotel, Jakarta, Selasa (8/12).

Penghargaan itu diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, sebagai pengakuan atas peran strategis lembaganya dalam mengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau FTZ Batam.

Amsakar menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya usai menerima penghargaan tersebut. Bagi dia, penghargaan ini bukan hanya untuk BP Batam, tapi juga bentuk legitimasi atas kerja kolektif seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan Batam.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk Ibu Wakil, rekan-rekan Deputi, staf, Forkopimda, serta seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Batam,” katanya.

Pengakuan ini menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menilai, keberhasilan Batam dalam menjaga iklim investasi tidak terlepas dari kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Saya percaya sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci yang membuat Batam menjadi terdepan sebagai kota tujuan investasi yang menarik di Indonesia,” kata Amsakar.

Melihat konsistensi pembangunan dan tata kelola yang semakin matang, ia optimistis Batam berada di jalur yang tepat untuk memperkuat perannya sebagai gerbang ekonomi global. Ia menilai, momentum ini penting dalam mendukung strategi nasional memperluas jaringan investasi internasional.

“Semoga apa yang kita raih hari ini memicu semangat kita untuk lebih berbuat optimal,” ujarnya.

BIG 40 Awards 2025 merupakan puncak perayaan 40 tahun Bisnis Indonesia. Ajang ini memberikan apresiasi kepada 40 tokoh, institusi, dan inovator yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penguatan industri nasional.

Beberapa tokoh yang turut menerima penghargaan antara lain Soemitro Djojohadikoesoemo, Jusuf Kalla, Susi Pudjiastuti, serta sejumlah BUMN seperti Pertamina dan perbankan milik negara. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Transformasi FTZ Batam Diapresiasi Nasional, BP Batam Raih Penghargaan BIG 40 Awards 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Transformasi FTZ Batam Diapresiasi Nasional, BP Batam Raih Penghargaan BIG 40 Awards 2025

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad saat menerima penghargaan Pioneer in Free Trade Zone Management for Regional Investment Gateway pada ajang BIG 40 Awards 2025 yang di Raffles Hotel, Jakarta, Selasa (8/12). Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Transformasi Batam menuju pusat investasi regional kembali mendapatkan legitimasi nasional. BP Batam menerima penghargaan Pioneer in Free Trade Zone Management for Regional Investment Gateway pada ajang BIG 40 Awards 2025 yang di Raffles Hotel, Jakarta, Selasa (8/12).

Penghargaan itu diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, sebagai pengakuan atas peran strategis lembaganya dalam mengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau FTZ Batam.

Amsakar menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya usai menerima penghargaan tersebut. Bagi dia, penghargaan ini bukan hanya untuk BP Batam, tapi juga bentuk legitimasi atas kerja kolektif seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan Batam.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk Ibu Wakil, rekan-rekan Deputi, staf, Forkopimda, serta seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Batam,” katanya.

Pengakuan ini menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menilai, keberhasilan Batam dalam menjaga iklim investasi tidak terlepas dari kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Saya percaya sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci yang membuat Batam menjadi terdepan sebagai kota tujuan investasi yang menarik di Indonesia,” kata Amsakar.

Melihat konsistensi pembangunan dan tata kelola yang semakin matang, ia optimistis Batam berada di jalur yang tepat untuk memperkuat perannya sebagai gerbang ekonomi global. Ia menilai, momentum ini penting dalam mendukung strategi nasional memperluas jaringan investasi internasional.

“Semoga apa yang kita raih hari ini memicu semangat kita untuk lebih berbuat optimal,” ujarnya.

BIG 40 Awards 2025 merupakan puncak perayaan 40 tahun Bisnis Indonesia. Ajang ini memberikan apresiasi kepada 40 tokoh, institusi, dan inovator yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penguatan industri nasional.

Beberapa tokoh yang turut menerima penghargaan antara lain Soemitro Djojohadikoesoemo, Jusuf Kalla, Susi Pudjiastuti, serta sejumlah BUMN seperti Pertamina dan perbankan milik negara. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Transformasi FTZ Batam Diapresiasi Nasional, BP Batam Raih Penghargaan BIG 40 Awards 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenhub Minta Aset Pelabuhan Tanjung Moco Dikembalikan, Ini Respons BP Tanjungpinang

0
Pelabuhan Tanjung Moco, Tanjungpinang yang diminta kembali oleh Ditjen Hubla. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan meminta kembali pengelolaan Pelabuhan Tanjung Moco, Tanjungpinang, dari Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang.

Hal tersebut dibenarkan Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra. Ia menyebut proses pengembalian aset masih berjalan akibat adanya kesalahan administrasi dalam pengelolaan.

“Kondisi saat ini Pelabuhan Moco diminta kembali oleh Perhubungan Laut,” ujar Cokky, Selasa (9/12).

Meski demikian, BP Tanjungpinang memastikan akan segera mengajukan permohonan agar pelabuhan itu kembali dikelola oleh pihaknya. Cokky menilai operasi pelabuhan itu memberikan dampak positif bagi perekonomian Tanjungpinang.

Terlebih, Pelabuhan Tanjung Moco baru kembali aktif pada awal tahun 2025 setelah belasan tahun terbengkalai.

“Tapi akan kami minta lagi. Karena selama ini memang tidak ada kegiatan di pelabuhan itu. Sejak kita yang kelola, baru kita operasikan,” tegasnya.

Ia menyebut beroperasinya bongkar muat di Pelabuhan Moco berpotensi menghidupkan kawasan Free Trade Zone (FTZ) Pulau Dompak. Bahkan, awal 2026 kapal perintis Sabuk Nusantara direncanakan bersandar di pelabuhan tersebut.

BP Tanjungpinang juga telah menyiapkan fasilitas penunjang, mulai dari pos penjagaan, toilet penumpang, hingga ruang tunggu.

“Jadi akan kita minta lagi pelabuhan tersebut. Besar harapan dapat kita kelola lagi dengan berkolaborasi dengan dinas terkait,” pungkas Cokky. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kemenhub Minta Aset Pelabuhan Tanjung Moco Dikembalikan, Ini Respons BP Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Disnaker Batam Ingatkan THR Natal Wajib Cair Paling Lambat 18 Desember

0
Kepala Disnaker Batam, Rudi Yudi Suprapto. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Menjelang perayaan Natal 2025, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam kembali menegaskan kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada para pekerja. Kepala Disnaker Batam, Rudi Yudi Suprapto, mengingatkan seluruh perusahaan di Batam agar tidak menunda-nunda pemenuhan hak pekerja tersebut, terlebih THR menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan karyawan menjelang hari raya.

Menurut Yudi, pembayaran THR Natal wajib dilakukan paling lambat H-7 sebelum perayaan, atau selambat-lambatnya pada 18 Desember 2025. Aturan itu mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

“THR harus dibayarkan paling lambat tanggal 18 Desember 2025. Kami minta perusahaan disiplin dan tertib menjalankan aturan ini,” tegas Yudi Suprapto, Selasa (9/12).

Ia menjelaskan, besaran THR untuk pekerja dengan masa kerja minimal satu tahun adalah setara dengan satu kali gaji bulanan, mengikuti UMK Batam 2025 yang berada di kisaran Rp4,98 juta. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, THR dihitung secara proporsional sesuai masa kerja.

“Rumusnya satu bulan gaji dibagi dua belas, lalu dikali masa kerja. Jika masa kerja enam bulan, maka contohnya Rp4.900.000 dibagi 12 dikali 6, hasilnya sekitar Rp2,49 juta,” jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan adil, Disnaker Batam juga membuka Posko Pengaduan THR di kantor Disnaker. Posko itu akan menerima laporan terkait perusahaan yang tidak atau belum membayar THR, serta menindaklanjuti kasus secara langsung dengan pendekatan mediasi maupun penegakan aturan formal.

“Kami membuka posko THR di kantor. Jika ada aduan pekerja mengenai keterlambatan atau ketidaksesuaian pembayaran, akan segera kami telusuri,” tutur Yudi.

Ia juga mengimbau pekerja untuk melapor apabila mendapatkan perlakuan tidak adil, termasuk pembayaran tidak sesuai hitungan proporsional, pemotongan sepihak, atau penundaan tanpa alasan jelas.

Yudi menambahkan, pembayaran THR bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat menjelang akhir tahun. Perputaran ekonomi di pusat belanja, pasar, dan transportasi biasanya meningkat berkat tambahan pendapatan karyawan.

“THR selain penting bagi kesejahteraan pekerja, juga mendorong roda ekonomi Kota Batam menjelang akhir tahun. Jadi semua pihak harus memahami manfaatnya,” ujarnya.

Disnaker berharap tidak ada lagi perselisihan pembayaran THR seperti tahun-tahun sebelumnya dan meminta perusahaan menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan pekerja. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Disnaker Batam Ingatkan THR Natal Wajib Cair Paling Lambat 18 Desember pertama kali tampil pada Metropolis.

593 PPPK Paruh Waktu Dikukuhkan, Amsakar Tekankan Disiplin dan Integritas

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan SK kepada 593 PPPK Paruh Waktu yang digelar di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (8/12). Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan SK kepada 593 PPPK Paruh Waktu dalam sebuah apel sederhana yang digelar di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (8/12). Momentum itu jadi titik awal bagi para pegawai untuk resmi mengemban tugas sebagai bagian dari jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Amsakar ingin para ASN yang dikukuhkan untuk menjaga integritas, disiplin, dan kualitas kerja. Katanya, penyerahan SK bukan soal pengukuhan status kepegawaian belaka, melainkan bagian dari komitmen Pemko Batam memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.

“Mereka (PPPK) kini menjadi bagian dari Pemko Batam, maka sudah semestinya menjaga nama baik, kehormatan, dan memberikan yang terbaik,” kata dia.

Ia menjelaskan, skema PPPK Paruh Waktu merupakan kebijakan nasional yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal pemerintah pusat maupun daerah. Pengaturan ini lahir dari dinamika transisi kebijakan PPPK dalam beberapa tahun terakhir, khususnya terkait keterbatasan pembiayaan.

“Insyaallah, saya akan perjuangkan agar tahun depan status ini bisa ditingkatkan. Namun harus dipahami, semuanya bergantung pada APBD. Jika APBD belum cukup kuat, penyesuaian tidak bisa dilakukan serta-merta,” ujarnya.

Pemko Batam tak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga terus berupaya mencari solusi terbaik bagi pegawai sesuai kemampuan daerah. Ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk meningkatkan etos kerja dan meninggalkan pola lama yang dinilai tidak produktif.

“Sekarang tidak ada lagi cerita bekerja ala kadarnya atau bekerja sambil lintang-lunggang. Era sekarang adalah era yang menuntut kinerja terbaik,” kata Amsakar.

Menurutnya, perubahan budaya kerja harus dilakukan secara menyeluruh. Birokrasi modern bukan lagi soal tampil di depan, tapi tentang kontribusi nyata dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berdampak.

Di era kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, tidak ada tempat bagi aparatur yang hanya mengedepankan pencitraan tanpa hasil kerja yang terukur.

“Saya ingin di era Amsakar Achmad-Li Claudia tidak ada lagi yang sekadar tampil di depan. Yang saya perlukan adalah kinerja terbaik bagi kemajuan Kota Batam yang kita cintai,” ujar dia.

Amsakar juga mengingatkan, bahwa Batam tengah memasuki fase percepatan pembangunan. Keberhasilan agenda pembangunan, katanya, sangat bergantung pada komitmen dan kontribusi optimal seluruh aparatur.

“Keberhasilan pemerintah membutuhkan SDM yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi mampu menjadi motor penggerak pembangunan kota,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 593 PPPK Paruh Waktu Dikukuhkan, Amsakar Tekankan Disiplin dan Integritas pertama kali tampil pada Metropolis.

Kedeputian Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang Gelar Retret, untuk Peningkatan Kinerja dan Sinergi

0

batampos – Jajaran pejabat struktural di Kedeputian Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, mengikuti Retret di Mako Brimob Polda Kepri, pada 8-10 Desember 2025.

Kegiatan ini, dibuka langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan, Senin (8/12/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Ruslan menegaskan jika Retret ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kerja, memperkuat sinergi, serta membangun budaya kerjasama yang lebih adaptif.

Sebagaimana yang diketahui bersama, saat ini pengelolaan bandara, pelabuhan dan lalu lintas barang semakin kompleks.

“Penting bagi kita untuk memiliki ruang jeda seperti ini, untuk menjadi ruang kita berdiskusi, menyamakan langkah dan memperkuat hubungan antar unit,” ujar Ruslan.

Oleh kareta itu, lanjut Ruslan, melalui Retret ini dirinya mengajak untuk menetapkan komitmen dan tindakan nyata yang wajib dijalankan bersama.

Adapun komitmen dan tindakan nyata tersebut, dimulai dari adanya evaluasi menyeluruh terhadap SOP dan proses pelayanan di pelabuhan, bandara, terminal penumpang, terminal barang dan lalu lintas barang.

Selanjutnya, dilakukannya penyederhanaan minimal 30 persen proses administrasi tanpa mengurangi aspek keselamatan dan hukum, penguatan koordinasi lintas unit, serta percepatan penanganan setiap aduan masyarakat.

Sementara komitmen dan tindakan nyata yang terakhir, harus memperlihatkan hasil evaluasi yang nyata berupa penurunan waktu tunggu pelayanan; peningkatan kecepatan dan kepastian layanan; serta meningkatnya kepuasan pengguna jasa.

“Batam tidak membutuhkan pemimpin yang hanya pandai bicara. Tapi Batam membutuhkan pemimpin yang berani bertindak,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Ruslan berharap Retret ini dapat menjadi kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat, membangun komunikasi yang lebih terbuka, serta menemukan cara baru untuk bekerja lebih solid dan efisien.

“Mari kita manfaatkan acara ini bukan hanya sebagai kegiatan formal, tapi juga sebagai momen untuk menyegarkan pikiran dan memperkuat rasa kebersamaan,” tutupnya. (*)

Artikel Kedeputian Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang Gelar Retret, untuk Peningkatan Kinerja dan Sinergi pertama kali tampil pada Metropolis.

Kedeputian Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang Gelar Retret, untuk Peningkatan Kinerja dan Sinergi

0

batampos – Jajaran pejabat struktural di Kedeputian Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, mengikuti Retret di Mako Brimob Polda Kepri, pada 8-10 Desember 2025.

Kegiatan ini, dibuka langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan, Senin (8/12/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Ruslan menegaskan jika Retret ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kerja, memperkuat sinergi, serta membangun budaya kerjasama yang lebih adaptif.

Sebagaimana yang diketahui bersama, saat ini pengelolaan bandara, pelabuhan dan lalu lintas barang semakin kompleks.

“Penting bagi kita untuk memiliki ruang jeda seperti ini, untuk menjadi ruang kita berdiskusi, menyamakan langkah dan memperkuat hubungan antar unit,” ujar Ruslan.

Oleh kareta itu, lanjut Ruslan, melalui Retret ini dirinya mengajak untuk menetapkan komitmen dan tindakan nyata yang wajib dijalankan bersama.

Adapun komitmen dan tindakan nyata tersebut, dimulai dari adanya evaluasi menyeluruh terhadap SOP dan proses pelayanan di pelabuhan, bandara, terminal penumpang, terminal barang dan lalu lintas barang.

Selanjutnya, dilakukannya penyederhanaan minimal 30 persen proses administrasi tanpa mengurangi aspek keselamatan dan hukum, penguatan koordinasi lintas unit, serta percepatan penanganan setiap aduan masyarakat.

Sementara komitmen dan tindakan nyata yang terakhir, harus memperlihatkan hasil evaluasi yang nyata berupa penurunan waktu tunggu pelayanan; peningkatan kecepatan dan kepastian layanan; serta meningkatnya kepuasan pengguna jasa.

“Batam tidak membutuhkan pemimpin yang hanya pandai bicara. Tapi Batam membutuhkan pemimpin yang berani bertindak,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Ruslan berharap Retret ini dapat menjadi kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat, membangun komunikasi yang lebih terbuka, serta menemukan cara baru untuk bekerja lebih solid dan efisien.

“Mari kita manfaatkan acara ini bukan hanya sebagai kegiatan formal, tapi juga sebagai momen untuk menyegarkan pikiran dan memperkuat rasa kebersamaan,” tutupnya. (*)

Artikel Kedeputian Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang Gelar Retret, untuk Peningkatan Kinerja dan Sinergi pertama kali tampil pada Metropolis.