Pipa DN600mm yang bocor di depan Kepri Mall. Foto: Ginda untuk Batam Pos
batampos – Aliran air di 24 kawasan di Batam dalam sepekan belum normal bahkan ada yang mati total. Hal ini membuat para warga menderita.
Adit, salah seorang warga Sengkuang mengaku aliran air di kawasan tersebut mati total selama sepekan. Ia mengaku terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
“Ini puasa, air butuh lebih banyak. Malah mati total seperti ini,” katanya.
Ia mengaku air di kawasan tersebut sudah kerap mati. Sebelumnya, pipa SPaM di jembatan Melcem Tering Raya juga bocor, sehingga penyuplaian air bersih mati beberapa hari.
“Sampai kapan seperti ini. Batam kota besar masih saja kesulitan air,” katanya.
Sementara Corporate Communication (Corcom) Spam Batam, Ginda Alamsyah, mengatakan, matinya aliran air tersebut karena terjadi kebocoran pipa SPAM Batam di kawasan Kepri Mall. Kemudian terjadinya penurunan voltase listrik di Duriangkang.
“Ini terjadi dalam waktu yang bersamaan. Sehingga penyuplaian air ke warga terhambat,” ujar Ginda, kemarin.
Ia menjelaskan, 2 permasalahan tersebut sudah teratasi. Namun, karena akhir pekan, kebutuhan warga kembali meningkat, sehingg mempengaruhi tekanan air di kawasan hulu.
“Kawasan hulu itu ada 23. Seperti Tanjunguncang, Seilekop, Nongsa, Tanjung Uma, Patam Lestari, Sengkuang. Jadi karena kebutuhan di hilir meningkat, mempengaruhi tekanan air di hulu,” katanya.
Ginda memprediksi aliran air ke 23 kawasan tersebut akan kembali normal pada awal pekan ini.
“Awal pekan ini, warga akan kembali beraktivitas, kebutuhan tidak banyak seperti akhir pekan. Kemungkinan akan kembali normal,” tutupnya.(*)
Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Taiwan keluar dari Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. (Dok JawaPos.con)
batampos – Kinerja pelayanan petugas Direktorat Jenderal Bea Cukai terus menjadi sorotan. Hal itu terutama berkaitan dengan masih banyaknya keluhan masyarakat pada pelayanan yang diberikan oleh petugas Bea Cukai.
Salah satu area yang mendapat sorotan tajam adalah pelayanan petugas Bea Cukai di bandara khususnya terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Para PMI sering kali mengeluh mendapat diskriminasi hingga pungutan. Keluhan itu juga ramai disuarakan di media sosial.
Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo mengungkapkan, laporan terkait diskriminasi yang diterima para pekerja migran saat pulang kampung (pulkam) ini sering diterima oleh pihaknya. Bahkan, meski sudah tidak ada lagi kewajiban bagi para pekerja migran untuk melewati terminal khusus pekerja migran di bandara. Namun, perlakukan petugas di bandara masih sama.
”Perlakukan yang dialami mereka oleh oknum petugas bandara, secara spesifik petugas bea cukai, menandakan tidak ada yang berubah,” ungkapnya.
Selain itu, cara pandang diskriminatif masih tertanam kuat pada petugas di bandara atas sosok pekerja migran. Mereka dianggap sebagai warga negara kelas 2. Sehingga, bisa diperlakukan berbeda. Padahal, sebagai petugas pelayanan publik harusnya memperlakukan seluruh warga negara secara sama dan baik.
Kemudian, para pekerja migran diangap ladang uang. Kepulangan mereka ke Tanah Air diidentikkan dengan membawa banyak uang untuk keluarga di rumah. Walhasil, kerap banyak pungutan yang menyasar para migran yang baru kembali.
”Jadi selama ini yang digembar-gemborkan oleh Kepala BP2MI bahwa pekerja migran akan mendapat perlakukan VIP itu semata hanya jargon. Karena perlakuan diskriminatif tidak berubah di lapangan,” keluhnya.
Kondisi-kondisi ini biasanya terjadi di bandara-bandara internasional yang memiliki direct flight dari negara pekerja migran bekerja. Seperti, Bandara Soekarno Hatta, Bandara Juanda, dan Bandara Kualanamu.
Tak hanya laporan, Sekretaris Jenderal Organisi Pekerja Seluruh Indobesia (OPSI) Timboel Siregar bahkan pernah menjadi saksi perlakukan diskriminatif salah seorang pekerja yang baru kembali dari luar negeri sekitar 2004 lalu. Ia ingat betul kala itu baru kembali dari Singapura bersama temannya. Kemudian, ada salah satu perempuan yang satu pesawat dengannya dan mendapat perlakuan berbeda oleh petugas di bandara.
”Saya ketemu di bandara sama pekerja, peneliti di Singapura. Si mbak ini memang gayanya agak acak-acakan,” kenangnya. Namun, yang membuatnya kaget, tiba-tiba perempuan tersebut diberhentikan dan diperiksa. Timboel yang memang dekat dengan dunia pekerja sontak emosi dan bertanya alasan si mbak tersebut tiba-tiba diperiksa khusus. Sementara, dia dan rekannya tidak. Padahal, sama-sama dari luar negeri.
”Karena dicurigai PMI. Saya tanya, kenapa anda membedakan? Atas dasar apa? Tidak ada dasar hukumnya PMI diperiksa khusus begini,” ujarnya menceritakan sikap protesnya saat itu.
Menurut Timboel, perlakuan tersebut muncul lantaran oknum petugas di bandara menilai para pekerja migran yang baru datang dari luar negeri memiliki banyak uang. Kemudian, mereka tak mengetahui seputar aturan-aturan yang berlaku di Indonesia lantaran jarang pulang. Hal ini yang kemudian menjadi motif para oknum untuk melakukan tindakan-tindakan diskriminatif berujung pungutan-pungutan.
”Memang imigrasi punya hak investigasi kalau ada kecurigaan, begitu pula bea cukai. Tapi bukan hanya untuk PMI, tapi untuk semua,” tegasnya.
Timboel menegaskan, perlu pengawasan ketat dan menyeluruh pada mereka yang bertugas di bandara. Pemerintah juga dinilai perlu membuka posko pengaduan terbuka dan berjenjang. Tak hanya lapor di tempat, tapi juga pelaporan online guna memastikan laporan dari PMI yang mendapatkan perlakuakn diskriminatif telah ditindaklanjuti. ”Ini kan nggak disediakan, jadi mereka nggak tahu harus lapor ke mana,” ungkapnya.
Terpisah, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati turut menyuarakan aspirasi para PMI itu. Kurniasih miris melihat banyaknya hal tidak menyenangkan yang dialami PMI. Baik ketika mengirim barang maupun saat kepulangan di Indonesia karena banyak barang yang dibongkar, diacak-acak, dan sebagian hilang.
‘’Aspirasi yang sama disuarakan teman-teman PMI Hongkong saat kami mendengar langsung aspirasi mereka belum lama ini. Masalah ini kembali ramai seiring viralnya beberapa kejadian di bea cukai bandara yang akhirnya berujung permintaan maaf,’’ ujarnya.
Kurniasih meminta agar perbaikan yang dilakukan bukan hanya pada saat viral semata, tapi menjadi standar baku yang diterapkan. Bea Cukai harus menyosialisasikan dan menjelaskan secara jelas SOP dalam pemeriksaan barang bawaan penumpang. Serta wajib bekerja berdasarkan SOP tersebut agar tidak terkesan ada diskriminasi.
Dia juga menyinggung soal aturan pengenaan biaya saat mengirim barang kembali ke Indonesia atau saat kepulangan ke Indonesia. Terlebih saat ini musim mudik yang mungkin dimanfaatkan sebagian PMI untuk pulang ke Tanah Air.
‘’Sosialisasi aturannya sudah dilaksanakan secara masif belum? Sehingga teman-teman yang tidak paham aturan tidak merasa diakali atau dibebani pembayaran berlebih. Karena ada yang menelepon langsung dan harus bayar sekian jika barangnya ingin keluar. Itu yang dicurhatkan teman-teman PMI,’’ sebut Politisi PKS itu.
Setelah sosialisasi aturan, Kurniasih menilai perlunya service excellent dari petugas bea cukai terhadap penumpang dari luar negeri terlebih kepada PMI. Sebab berkaca dari kasus yang dialami anak mantan Presiden RI Aliyah Wahid, terkesan ada diskriminasi terhadap profesi Pekerja Migran Indonesia.
Kejadian seperti itu bisa mencoreng nama baik bea cukai. Padahal kepabeanan Indonesia saat ini sudah mulai jadi model pembelajaran bagi negara berkembang lain tentang tata kelola kepabeanan.
‘’Justru teman-teman PMI ini harus disambut karpet merah karena remitansi mereka untuk devisa Indonesia adalah terbesar kedua setelah sektor migas. Tapi fakta di lapangan profesi PMI masih menjadi profesi yang dipandang sebelah mata sehingga tidak ada service excellent tapi yang didapat kesan intimidatif. Ini harus direformasi,’’ tegasnya.
Baru-baru ini, untuk meningkatkan pemahamam calon pekerja migran Indonesia (PMI), Bea Cukai secara rutin mengadakan sosialisasi aturan kepabeanan dan cukai. Sosialisasi itu dengan menggandeng Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
‘’Secara umum, informasi yang diberikan oleh Bea Cukai adalah terakit barang kiriman impor, barang pribadi bawaan penumpang, dan registrasi IMEI,’’ ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Hatta Wardhana.
Dalam sosialisasi yang diadakan pada 30 Maret 2023 dan 6 April 2023 tersebut, terdapat puluhan PMI yang akan bekerja ke berbagai negara, antara lain Hongkong, Taiwan, Polandia, Malaysia, dan Korea.
Hatta menambahkan, bahwa informasi kepabeanan menjadi hal yang penting untuk diketahui bagi para PMI agar dapat menjadi acuan ketika mereka mengirim barang atau kembali ke Indonesia.
Dalam setiap kesempatan sosialisasi, Bea Cukai juga memberikan buku saku kawan migran yang dapat diakses melalui taplink.cc/beacukaijuanda. Hatta menyebut pihaknya akan terus berkomitmen untuk menyebarluaskan informasi terkait kepabeanan dan cukai guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan kepabeanan dan cukai.
‘’Melalui kegiatan orientasi pra pemberangkatan ini, kami berharap pengetahuan calon PMI mengenai kepabeanan dan cukai semakin meningkat sehingga mereka dapat bekerja di luar negeri dengan lebih memahami peraturan-peraturan yang berlaku. PMI paham aturan, perjalanan pun jadi tenang,’’ katanya. (*)
Kades Sebong Lagoi, Mazlan menjelaskan rencana pembangunan akses jalan menuju objek wisata mangrove dalam pertemuan di salah satu restauran di Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Sabtu (15/4/2023) sore. F.Slamet Nofasusanto
batampos– Warga yang memiliki lahan di daerah Sungai Kecil bersedia menghibahkan lahannya untuk pembangunan akses jalan menuju objek wisata mangrove Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong.
Hal ini terungkap dalam pertemuan yang dihadiri Kades Sebong Lagoi, Mazlan, Anggota 3 BP Kawasan FTZ Bintan, Warsito, pelaku usaha wisata, Herman dan sejumlah warga pemilik lahan di salah satu restauran di Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Sabtu (15/4/2023).
Kades Sebong Lagoi, Mazlan menyampaikan, pembangunan akses jalan menuju objek wisata mangrove sudah lama didambakan. Karena, kalau hujan akses jalan menuju objek wisata mangrove Sungai Kecil tidak layak dilalui.
Setelah difasilitasi berbagai pihak baik pemerintah daerah dan BP Kawasan FTZ Bintan, kata dia, akan diusulkan pembangunan akses jalan sepanjang lebih kurang 3,1 kilometer menuju objek wisata mangrove Sungai Kecil.
Dikatakannya, semua pemilik lahan sangat mendukung rencana pembangunan jalan dengan menghibahkan lahannya.
“Ada 4 orang pemilik lahan, mereka mendukung rencana ini. Hibah lahan sudah tidak masalah, hanya tinggal melengkapi administrasi sebelum diusulkan ke pemerintah pusat melalui BP Kawasan Bintan,” kata dia.
Dia optimis, pembangunan akses jalan menuju objek wisata mangrove Sungai Kecil segera direalisasikan.
Harapannya, setelah dibangunnya akses jalan akan membuat sektor usaha pariwisata yang ada di objek wisata mangrove Sungai Kecil bisa semakin berkembang dan membuat ekonomi masyarakat lebih baik.
Anggota 3 BP Kawasan FTZ Bintan, Warsito mengatakan, pihaknya mendukung usulan masyarakat terkait rencana pembangunan akses jalan menuju objek wisata mangrove Sungai Kecil karena menunjang investasi di sektor pariwisata. Terlebih, pembangunan yang diusulkan masuk dalam kawasan FTZ Bintan.
Menurutnya, diperlukan hibah lahan dari pemilik lahan yang menjadi syarat untuk pembangunan akses jalan menuju objek wisata mangrove Sungai Kecil.
Setelah pemilik lahan menghibahkan lahannya, kata dia, selanjutnya perencanaan dibagi tahap pradesain dan desain, lalu menghitung estimasi anggaran dan melengkapi berbagai syarat sebelum diusulkan ke pemerintah pusat.
Dengan dukungan sarana dan prasarana berupa akses jalan di kawasan FTZ Bintan, dia berharap tumbuh embrio ekonomi dari sektor pariwisata yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar objek wisata.
Pelaku usaha, Herman mengatakan, dengan akan dibukanya akses jalan dengan pengaspalan jalan maka akan membuat sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat lebih baik ke depannya.
“Akses jalan sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata yang ada di sini,” kata dia.
Dia berharap, usulan pembangunan akses jalan masuk dalam skala prioritas sehingga segera terealisasi. (*)
Personel Polsek Bengkong saat mengecek makanan di salah satu supermarket. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Unit Reskrim Polsek Bengkong melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan mengecek makanan dan minuman kadaluarsa di beberapa supermarket, Jumat (14/4). Hasilnya dari 4 supermaket yang didatangi, satu di antaranya ditemukan produk kadaluarsa.
Adapun lokasi yang didatangi, yakni Supermarket GOGO Kelurahan Tanjung Buntung, Supermarket Epy Mart Kelurahan Bengkong Laut, Hot Market Kelurahan Tanjung Buntung, dan Supermarket Jodoh Centre, Kelurahan Bengkong Indah.
“Dari pengecekan, kita mendapati salah satu supermarket masih memajang bahan makanan yang sudah kadaluarsa,” ujar Kapolsek Bengkong Iptu Muhammad Rizqy Saputra.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin menjelang lebaran. Tujuannya, agar masyarakat tidak mengkonsumsi makanan dan minuman kadaluarsa.
“Produk kadaluarsa jangan sampai beredar dan justru dikonsumsi masyarakat,” katanya.
Sementara Kanit Reskrim, Ipda Anwar Aris, mengatakan, dalam pengecekan yang dilakukan pada Epy Mart, pihaknya menemukan beberapa produk yang sudah kadaluarsa. Mulai dari makanan kaleng, hingga bumbu masakan dengan kemasan.
Malahan, beberapa produk tersebut memiliki masa kadaluarsa pada tahun 2021 dan 2022 lalu, namun masih saja dipajang.
Kementerian Ketenagakerjaan telah membentuk Pos Komando Satuan Tugas (Posko Satgas) THR Keagamaan 2023. Tahun ini, aduan mencapai angka 938 kasus. (Darwin Fatir/Antara)
batampos – Jumlah aduan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan masih tinggi. Tahun ini, aduan masih mencapai angka 938 kasus.
Data tersebut merupakan rekapitulasi layanan konsultasi posko THR mulai 28 Maret hingga 15 April 2023 yang mencakup 669 perusahaan. Sementara, untuk layanan konsultasi mencapai 1.050 layanan dengan rentang 28 Maret-14 April 2023 di 34 provinsi.
Yang disayangkan, baru 23 aduan yang ditindaklanjuti. Padahal, enam hari lagi sudah lebaran.
Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar menilai, masih tingginya angka pelanggaran pembayaran THR ini lantaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan dinas ketenagakerjaan (disnaker) tak belajar dari tahun lalu. Padahal, urusan THR ini kerap terjadi tiap tahun.
”Ini menunjukkan seolah pemerintah tidak pernah melakukan upaya preventif atas pelanggaran THR yang terjadi tiap tahun. Hanya pasif menerima aduan lewat posko,” ujarnya, kemarin (16/4).
Harusnya, kata dia, pemerintah sudah membaca data pelanggaran THR tahun lalu. Dengan begitu, sejak H-30 sudah ada action yang dilakukan dengan mendatangi perusahaan-perusahaan yang telah melakukan pelanggaran sebelumnya. ”Jadi ada preventif. Ada peringatan ke mereka yang sebelumnya melakukan pelanggaran. Ada warning untuk mereka supaya bayar sesuai ketentuan,” tegasnya.
Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada terus bertambahnya kasus serupa. Karena, ada pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah. ”Ini bentuk rendahnya kualitas penanganan kasus THR oleh Pemerintah,” sambungnya.
Timboel meyakini, dari 669 perusahaan yang melakukan pelanggaran THR tahun ini, juga melakukan pelanggaran THR tahun sebelumnya dan atau tahun-tahun sebelumnya.
Terkait tindaklanjut aduan, menurut dia, hal ini menunjukkan rendahnya kualitas penanganan pengaduan yang dilakukan Pemerintah. Dalam rentang waktu sekitar 18 hari, pemerintah hanya mampu menindaklanjuti 23 kasus THR yang dilaporkan. ”Ini kan artinya hanya 2,4 persen kasus yang ditindaklanjuti. Ini pun masih belum ada kepastian, apakah yang tindaklanjuti berarti sudah selesai dengan dibayarkannya THR atau memang masih proses penanganan,” keluhnya.
Mengingat waktu jelang lebaran yang kian sempit, Timboel pun pesimis seluruh aduan bisa ditindaklanjuti sesuai harapan. Kalaupun bakal dibayarkan, kemungkinan usai lebaran. ”Dan nilai artinya akan berbeda antara sebelum dan sesudah lebaran,” katanya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi mengungkapkan, pihaknya telah mengimbau dan mengingatkan komitmen para pengusaha terhadap kewajiban pembayaran THR tahun ini. Dia pun memastikan, aduan-aduan yang masuk akan ditindaklanjuti. ”Kami akan menindaklanjutinya baik melalui Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker maupun Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi dan Kabupaten/Kota,” tegasnya.
Kemenaker juga tak akan segan memberikan sanksi pada perusahaan-perusahaan yang melanggar. Mulai dari peniadaan layanan publik hingga pencabutan izin. (*)
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda TNI Julius Widjojono saat memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Wartawan Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta, Minggu (16/4/2023). Konferensi pers tersebut terkait kontak tembak antara TNI dengan KKB yang menewaskan satu orang prajurit atas nama Pratu Miftahul Arifin itu merupakan bagian dari operasi penyelamatan pilot Susi Air di Mugi-Man, Kabupaten Nduga, Papua. SALMAN TOYIBI/JAWAPOS (Salman Toyibi/Jawa Pos )
batampos – Tim penyelamat pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Satu prajurit TNI dipastikan gugur. Berdasarkan informasi yang beredar ada beberapa anggota TNI yang ditangkap KKB.
Namun, pihak TNI mengaku masih mendalami informasi tersebut. “Seperti saya sampaikan tadi, kami masih mencoba mendalami. Berkaitan dengan keterbatan komunikasi, cuaca di sana tidak menentu,” kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono kepada wartawan, Senin (18/4).
Julius memastikan, operasi pembebasan pilot Susi Air akan terus berjalan. Sejauh ini hambatan terbesarnya adalah cuaca.
“Operasi tetap kita jalankan. Dalam waktu dekat Panglima TNI akan melakukan evaluasi yang mendalam berkaitan dengan peristiwa ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan duka cita atas gugurnya seorang prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin usai ditembak Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam operasi penyelamatan pilot Susi Air, Capt Philip Mark Merthens di Nduga, Papua Pegununungan, Sabtu (15/4).
“Panglima TNI turut berduka cita atas gugurnya prajurit terbaik TNI atas nama Pratu Miftahul Arifin yang gugur pada 15 April 2023 pukul 16:30 WIT,” kata Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono, Minggu (16/4).
Julius lantas menanggapi soal adanya kesimpangsiuran informasi yang beredar di media sosial. Dia meminta agar awak media merujuk informasi dari Mabes TNI. Sebab, kesimpangsiuran informasi akan berdampak pada tingkat keberhasilan operasi di lapangan.
Julius menegaskan, TNI sebagai patriot NKRI tidak pernah mundur untuk menjaga kedaulatan wilayah RI, termasuk di Papua. Dia pun menyampaikan arahan Panglima TNI Yudo Margono yang memerintahkan untuk mengambil tindakan tegas tanpa ragu. (*)
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono menegaskan bahwa Panglima TNI telah memerintahkan mengambil tindakan dan jangan ragu terkait insiden di Nduga, Papua. (Tri Meilani Ameliya/Antara)
batampos – Kabar duka datang dari operasi pencarian dan penyelamatan Pilot Susi Air. Pada Sabtu sore (15/4) Pratu Miftahul Arifin gugur. Prajurit TNI AD itu meninggal dunia setelah tertembak dan terjatuh ke dalam jurang dengan ketinggian 15 meter. Kemarin (16/4) Mabes TNI mengonfirmasi peristiwa itu. Kontak tembak terjadi antara Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa sebelum Pratu Arifin tertembak, Satgas Yonif Raider 321/Galuh Taruna sedang menyisir dan mendekati posisi KST yang menyandera Pilot Susi Air. ”Kemudian ada serangan dari mereka (KST, Red). Satu (prajurit) terjatuh di kedalaman 15 meter,” ungkap Julius. Atas gugurnya Pratu Arifin, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan duka cita mendalam.
Berdasar laporan yang diterima oleh Mabes TNI, Satgas Yonif Raider 321/Galuh Taruna lainnya langsung berusaha mengevakuasi jenazah Pratu Arifin. Namun, mereka kembali diserang oleh KST. Sehingga kontak tembak kembali terjadi. Sejauh ini, TNI belum bisa memastikan ada atau tidak korban lainnya pasca serangan susulan oleh KST. ”Kondisi lainnya masih dalam tahap pendalaman,” terang mantan kepala Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) itu.
Julius memastikan perkembangan informasi terkait peristiwa tersebut akan disampaikan oleh TNI. Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi-informasi simpang siur yang tidak jelas sumbernya. ”Penyebaran informasi yang keliru akan berdampak pada tingkat keberhasilan operasi di lapangan,” imbuhnya. Sampai kemarin sore, TNI baru bisa memastikan korban meninggal dunia akibat serangan KST di Nduga hanya Pratu Arifin.
Informasi lainnya belum diterima oleh Mabes TNI lantaran terkendala kondisi cuaca dan sulitnya sinyal. ”Informasi yang lain belum kami dapatkan karena kesulitan untuk mencapai lokasi karena cuaca tidak menentu,” tegasnya. Bahkan evakuasi jenazah Pratu Arifin pun belum selesai dilakukan. Yang jelas, Julius menegaskan bahwa TNI tidak akan tinggal diam. ”Dalam waktu dekat panglima TNI akan melakukan evaluasi yang mendalam berkaitan dengan peristiwa ini,” bebernya.
Para prajurit di Papua memang bergerak di bawah komando Mabes TNI. Operasi yang mereka lakukan di bawah kendali panglima TNI. Meski menyebabkan duka, aksi KST di wilayah Mugi-Mam tidak lantas membuat TNI mundur. Julius memastikan, upaya pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air tetap mereka laksanakan. ”TNI sebagai patriot NKRI, tidak pernah mundur sejengkal pun untuk menjaga kedaulatan dan itu masih konsisten dilaksanakan di Papua,” imbuhnya.
Kepada seluruh jajarannya yang bertugas di Bumi Cenderawasih, lanjut Julius, panglima TNI telah memerintahkan untuk bertugas secara total. ”Panglima TNI dengan tegas menyampaikan untuk ambil tindakan jangan ragu-ragu,” kata dia. Di tengah kendala cuaca dan medan, Mabes TNI juga memastikan, pencarian dan bantuan dengan kekuatan maksimal terus dikerahkan. ”Kondisi pilot sudah diketahui areanya, operasinya sudah makin mengerucut dan terfokus,” tambahnya.
Menurut Julius, seluruh jajaran TNI ingin pencarian dan penyelamatan Pilot Susi Air segera tuntas. Namun, mereka juga ingin tidak ada lagi korban. Untuk itu, operasi yang dilaksanakan TNI bersama Polri bersifat smart operation. ”Dimana kami ingin mengurangi jatuhnya korban,” tegas dia. Bagaimana operasi itu berjalan dan prajurit dari satuan mana saja yang terlibat? dia tidak bisa menyampaikan itu kepada publik. ”Karena itu sifatnya sangat-sangat rahasia,” jelasnya.
Julius menambahkan, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono akan bertolak ke Papua hari ini (17/4). Orang nomor satu di TNI itu akan turut didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak. “Betul,” ungkap Julius mengonfirmasi rencana keberangkatan Yudo ke Papua. Dia pun menekankan kembali arahan panglima TNI yang meminta seluruh jajarannya di Papua tidak ragu-ragu bertindak. ”Panglima berkali-kali tegaskan jangan ragu-ragu, tegas, dan terukur, dalam lakukan aksi,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Kavaleri Herman Taryaman menyampaikan bahwa cuaca dan medan di wilayah Mugia-Mam memang menjadi kendala. Menurut dia, cuaca di sana sangat cepat berubah. Akibatnya komunikasi antara prajurit di lapangan dengan personel di markas tidak jarang terkendala. ”Evakuasi sedang dilaksanakan, kami berharap evakuasi berjalan dengan cepat, lancar, dan aman,” harapnya.
Diakui oleh Herman, pihaknya juga belum mendapat informasi pasti jumlah korban akibat serangan KST. Sejauh ini, baru satu prajurit yang sudah dipastikan gugur. ”Masih belum diketahui secara pasti berapa korban Prajurit TNI yang meninggal dan luka-luka. Sampai saat ini masih dilaksanakan pemantauan, namun karena cuaca hujan dan berkabut sehingga belum bisa berkomunikasi dengan aparat keamanan yang berada di lokasi tersebut,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan duka atas kembali gugurnya prajurit TNI di tanah Papua. Dia berharap, kasus ini segera direspon secara cepat oleh negara. ”Negara harus bertanggung jawab,” ujarnya kemarin. AHY menjelaskan, kasus ini bukan kali pertama terjadi. Di mana warga sipil, aparat keamanan hingga Warga Negara Asing (WNA) secara bergilir terus menjadi korban KTSP.
Pihaknya menilai, kasus yang terus terjadi menunjukkan penanganan belum berhasil. ”Seolah kita abai terhadap kondisi di Papua. Mana janji yang diberikan Pemerintah untuk menghadirkan kedamaian?,” tagih AHY. Dia berharap, negara bisa menyelesaikan persoalan di Papua harus dengan tangan dingin. Di mana pendekatan keamanan harus dijalankan dengan efektif.
Selain itu, dia juga mendesak agar keadilan dan kesejahteraan bisa diwujudkan. ”Kunci hadirnya kedamaian adalah melalui pendekatan keadilan dan kesejahteraan,” kata putra sulung SBY itu. Terakhir, dia mengajak publik untuk melakukan pencarian terhadap prajurit yang hilang. Diakuinya, pekerjaan itu bukan sesuatu yang mudah, karena medan Papua yang sulit dan cuaca yang ekstrim. (*)
Calon penumpang yang akan berangkat tujuan Riau Daratan f,TRI
batampos– Arus mudik sudah terasa di pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun, untuk ke berbagai tujuan yang ada di Provinsi Kepri maupun Provinsi Riau. Ketua INSA Cabang Karimun Bustami Datuk Rajo Marah mengatakan, bahwa pihaknya telah mempersiapkan kapal cadangan apabila terjadi lonjakan penumpang pada H-7.
” Sekarang masih normal seperti biasa, penumpang tujuan Selat Panjang, Bengkalis, Dumai dan Pekanbaru memang sudah terjadi lonjakan penumpang. Namun, masih bisa diangkut oleh armada kapal reguler biasa,” terangnya, Minggu (16/4).
Ia mengungkapkan, kapal cadangan tersebut dipersiapkan minimal satu kapal dan bisa lebih melihat kondisi dan situasi dalam beberapa hari kedepan. Sedangkan, kapal cadangan tersebut tujuan ke Provinsi Riau seperti Selat Panjang, Bengkalis, Dumai dan Pekanbaru. Sementara itu, wilayah Kepri seperti Batam, Tanjungpinang tidak ada penambahan kapal.
” Kita lihat nantilah. Dikarenakan, pemerintah memberikan kelonggaran syarat untuk arus mudik. Belum, tentu arus mudik ramai seperti semula,” ungkapnya.
Masih kata Bustami lagi, untuk luar negeri sendiri tidak ada penambahan kapal. Sedangkan, kedatangan pelabuhan international Tanjung Balai Karimun masih didominasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Malaysia.
” Kalau dari Malaysia ramai. Biasalah, mereka keluarga yang di Malaysia mau lebaran di kampung halamannya,” ucapnya.
Sebelumnya Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Jon Kenedi mengatakan, bahwa pihaknya telah memastikan ada 44 armada kapal yang siap mengantar para pemudik ke daerah-daerah yang ditujuk dalam arus mudik tahun 2023.
” Diprediksi ada kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan tahun lalu. Paling, puncak lonjakan penumpang kita prediksi terjadi pada H-2 dan H-1 lebaran 2023,” tuturnya.
Sedangkan, General Manager PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun Yusrizal sebagai pengelola terminal pelabuhan domestik maupun international Tanjung Balai Karimun telah menambah fasilitas ruang tunggu di dua tempat. Sehingga, memberikan nyaman kepada calon penumpang yang akan berangkat.
” Kita tambah pendingin ruangan. Agar, bisa nyaman. Anda bisa lihat sendiri sekarang sudah dingin ruang tunggu domestik yang akan terjadi lonjakan penumpang,” tegasnya.(*)
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. ANTARA/Benardy Ferdiansyah.
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian khusus pada persoalan infrastruktur di Lampung. Itu setelah banyaknya masyarakat setempat yang memotret kondisi jalan rusak di Lampung dan menyebarluaskannya melalui media sosial (medsos).
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan pembangunan infrastruktur di daerah yang tidak maksimal menjadi salah satu persoalan prioritas yang dipantau KPK. Terlebih, infrastruktur adalah salah satu sektor yang rentan terjadi korupsi. ”KPK akan turun untuk memonitor (Lampung, Red),” ujarnya kepada Jawa Pos (jaringan batampos.co.id).
Ghufron menambahkan, pembangunan jalan di Lampung yang sudah dilaksanakan, namun cepat rusak dalam hitungan bulan, memang sangat disayangkan. Bahkan, dia mencurigai adanya indikasi korupsi dalam proyek-proyek asal-asalan semacam itu.
”Kalau ada info, ‘Pak itu (proyek perbaikan jalan) sudah dilaksanakan, Pak, tapi kok baru sebulan, dua bulan, rusak’, itu diduga proyeknya ada yang tidak benar, mungkin perlu dicurigai ada korupsi,” tegasnya.
Ghufron meminta masyarakat tidak segan menyampaikan hal-hal yang mencurigakan terkait pelaksanaan program pembangunan infrastruktur di Lampung, khususnya proyek perbaikan jalan provinsi. Informasi dan partisipasi masyarakat akan sangat membantu KPK dalam mengungkap praktik-praktik korup di Lampung.
”Kewenangan KPK itu yang berkaitan dengan proyek-proyek (pembangunan) yang dikorup,” tegas mantan dekan Fakultas Hukum Universitas Jember tersebut. Dia memastikan laporan terkait persoalan infrastruktur di Lampung bakal ditindaklanjuti. Apalagi, persoalan itu ternyata sangat merugikan masyarakat.
Seperti diberitakan, Provinsi Lampung menjadi sorotan di dunia maya pasca mencuatnya video kritik yang dibuat Bima Yudho Saputro tentang provinsi di ujung selatan Pulau Sumatera tersebut. Bersamaan dengan itu, mencuat pula video kondisi jalan provinsi di Lampung yang rusak parah dan tidak diperbaiki selama bertahun-tahun. (*)
Rumah Sakit Keluarga Husada (RSKH) Batam di Jalan Tengku Sulung Odessa, Blok C1 No.12-16, Batamkota, Sabtu (11/5/2019). F Suprizal Tanjung
Berbuka Puasa Bersama dengan Ratusan Hadirin
batampos – Pada 23 Ramadan 1444 Hijriah atau Jumat (14/4/2023), keluarga besar RS Keluarga Husada (RSKH) berbuka puasa bersama sekaligus menyantuni 40 anak yatim piatu di RSKH, Jalan Tengku Sulung Odessa, Blok C1 No.12-16, Batam Kota.
”Di waktu yang bersamaan di Klinik Harapan Kita Group Villa Pesona Asri, Batam Kota, juga diadakan berbuka puasa dan memberikan santunan kepada 40 anak yatim yang berasal dari berbagai panti asuhan di Batam,” sebut Panitia Acara, Wakil Direktur Keuangan RSKH, Andi Riswan SE, Jumat (14/4/2023).
Sementara itu, Owner RSKH dan Klinik Harapan Kita Group, Hj Yuliana AM Keb STr. Keb SE MARS dari Jakarta menyebutkan, buka bersama dan santunan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT dan melanjutkan jiwa sosial yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi terdahulu.
Yuliana mengakui, sejak awal RSKH dan 7 klinik berdiri, mereka berupaya agar wujud rasa syukur, saling berbagi, berkumpul dengan ratusan karyawan bisa terealisasi.
”Insya Allah semua kita di kelurga besar RSKH dan Klinik Harapan Kita Group terus diberikan kesehatan, mudah segala urusan. Sehingga kita bisa terus berkumpul, berdoa bersama, menyatu dengan masyarakat dan anak yatim piatu,” sebut Yuliana.
Hadir saat itu di masing-masing lokasi acara Direktur RSKH, dr Arif Alfianita Sugianto; dr Ratna Palupi Indirasari (Lulu) dan dan 108 karyawan RSKH. Dan Direktur Klinik Harapan Kita Group, dr Viana Vilamanda J bersama 93 karyawan Klinik Harapan Kita Group. Juga hadir tokoh masyarakat sekitar RSKH dan klinik.
Acara penuh kekeluargaan, kompak dan akrab tersebut semakin khusyuk saat ustad memberikan ceramah tentang keutamaan puasa Ramadan dan saling berbagi. (*)