Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5771

Bagas/Fikri Gagal Juara, Indonesia Nirgelar di Orleans Masters

0
Bagas Maulana /Muhammad Shohibul Fikri gagal di final Orleans Masters 2023 usai dikalahkan pasangan Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi. (Humas PP PBSI)

batampos – Timnas bulu tangkis Indonesia gagal meraih gelar juara dari turnamen Orleans Masters 2023 setelah ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri gagal memenangi babak final di Palais Des Sports, Minggu (9/4/2023).

Satu-satunya wakil Merah Putih pada partai puncak itu harus takluk di tangan ganda putra Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi dalam dua gim langsung 19-21, 17-21.

Sejak gim pertama, Bagas/Fikri kesulitan mengimbangi pola permainan Chen/Liu yang lebih berani melakukan serangan dan umpan menyilang. Sementara duo Indonesia belum bisa sepenuhnya in dengan pola permainan mereka sendiri.

Baca Juga: Roberto Firmino Selamatkan Liverpool dari Kekalahan atas Arsenal

Dominasi Chen/Liu juga semakin diperkuat dengan error yang kerap terjadi dari tangan Fikri. Fikri berulang kali membuat kesalahan saat servis, pengembalian shuttlecock yang membentur net, atau dropshot yang justru tak bisa melewati net.

Akibatnya, Chen/Liu terus melebarkan selisih skor hingga pertengahan pertandingan. Meski Bagas/Fikri sempat menyamakan kedudukan 18-18 berkat tiga poin beruntun, namun mereka belum bisa menahan pukulan-pukulan lawan yang lebih cekatan.

Pada gim kedua, pasangan berjuluk Bakri itu berpeluang merebut kemenangan gim kedua saat lebih dulu unggul pada paruh awal. Permainan Bagas/Fikri cukup meyakinkan dengan mengubah pola menjadi lebih berani hingga bisa memimpin 8-6.

Baca Juga: PB Advent Kembali Gelar Kejuaraan Bulu Tangkis

Sayangnya, keunggulan tersebut tak sanggup mereka pertahankan setelah ganda putra peringkat ke-81 asal Tiongkok itu merebut empat poin berturut-turut menjadi 8-10.

Bagas/Fikri yang tertekan justru tak bisa menjaga fokus dan permainan mereka pun menjadi tidak terkendali. Eror pun kembali dialami oleh duo Indonesia, bahkan memberi peluang bagi Chen/Liu untuk kembali memperlebar jarak menjadi 11-15.

Hingga gim berakhir pada menit ke-43, Bagas/Fikri masih belum bisa memberikan perlawanan terbaiknya. Meski mereka sempat menambah dua poin saat Chen/Liu menyentuh match point, namun usaha Bagas/Fikri akhirnya pupus dan harus puas menjadi runner-up dari turnamen BWF Super 300 tersebut. (*)

 

 

Reporter: Antara

Memburu Mafia PMI Ilegal

0
jual TKI
Ilustrasi: Sejumlah tersangka berhasil diamankan Polsek KKP Polresta Barelang saat jumpa pers penangkapan PMI ilegal di Mapolsek KKP, Sekupang, Selasa (7/2/2023). F. Dalil Harahap/Batam Pos

Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah pahlawan devisa yang memberikan kontribusi besar ke negara. Nilainya mencapai Rp 130 triliun di 2021. Namun, banyak pahlawan ini berstatus PMI nonprosedural alias ilegal.

LAPORAN: TIM BATAM POS

Sebut saja namanya Sularni (bukan nama sebenarnya), PMI nonprosedural dari Pulau Jawa. Kepada Batam Pos dan Romo Pascal, dia menceritakan pengalamannya bekerja di Malaysia, secara nonprosedural.

Beberapa bulan lalu, di medio Desember. Sularni menjual rumah dan tanahnya di Jawa. Uang tersebut akan dipergunakan untuk menyeberang dan bekerja di Malaysia. Kala itu, harapannya bisa mengubah hidup memuncak. Dalam angannya terbayang bisa kembali membeli tanah dan rumah yang lebih besar. Selain itu, dapat memberikan modal ke anaknya di Jawa.

Dari Jawa, Sularni terbang menuju Batam. Ia berusaha mencari informasi, tata cara bekerja di Malaysia. Akhirnya, ia mendapatkan informasi, tentang seseorang yang bisa membantunya. Namun, informasi bekerja di Malaysia secara nonprosedural.

Sularni memberikan uang sebesar Rp 6,5 juta. Dia dijanjikan akan dibuatkan paspor dan visa kerja. Tapi, seminggu sejak bertemu, orang tersebut tak kunjung datang. “Saya tertipu,” ujarnya.

Kehidupan di Batam, tak seperti di Jawa. Semuanya mahal dan Sularni harus membayar uang kos sendiri selama berada di Batam. Lalu, ia bertemu orang lainnya, menjanjikan bisa membawa masuk ke Malaysia, asal membayar Rp 10 juta.

“Saya ditipu lagi,” katanya.

Baca Juga: Ribuan Orang Tinggalkan Batam Menuju Singapura dan Malaysia

Setelah sekian lama di Batam, sekitar Januari, Sularni mendapatkan informasi dari tetangganya di Jawa. Ada seseorang yang sering membantu menyeberangkan ke Malaysia.

Orang yang tak diketahui namanya, meminta uang Rp 1,8 juta. Uang tersebut dipergunakan sebagai garanty atau jaminan dan tiket.

Selain itu, Sularni dikasih petunjuk, agar memberikan uang selip paspor sebesar Rp 100 ribu. “Setelah menjalani itu, saya bisa masuk ke Malaysia,” tuturnya.

Setelah di Malaysia, Sularni tak membutuhkan waktu lama mendapatkan pekerjaan. Ia bekerja di sebuah butik. Meski gajinya kecil, tidak masalah bagi Sularni.

Ia berharap pekerjaan itu bisa mengubah hidupnya dan keluarganya. Namun, tiga bulan bekerja di butik itu, bukannya mendapatkan gaji. Sularni, malah dibebani utang yang tidak dikehendakinya.

“Saya bekerja tiga bulan, tapi tak menikmati gaji. Malah, saya berutang sebesar 2000 Ringgit Malaysia,” ujarnya.

Baca Juga: Terkait Penyelundupan PMI, Kasat Reskrim: Masih Atensi

Nasi sudah jadi bubur. Penyesalan selalu datang di akhir. Sularni tidak bisa berbuat banyak. Sebab, jika dia membantah, sang majikan akan mengadukannya ke polisi atau pihak imigrasi.

“Ancaman selalu begitu, padahal suami bos saya adalah tentara di sana,” ucapnya.

Akhirnya, Sularni berpindah tempat kerja. Di tempat yang baru, Sularni mendapatkan perlakuan yang layak, namun dia masih harus membayar utang 2000 Ringgit Malaysia ke majikannya yang lama.

“Majikan yang baru ini, katanya mau buatkan permit. Sehingga, saya tidak perlu passing (sistem bolak balik, bermodalkan visa kunjung. Hanya bisa bekerja di Malaysia selama 25 hari),” ucap Sularni.

Lainnya halnya dengan Sularni. Sebut saja Putri (bukan nama sebenarnya), baru pertama kali ke Malaysia. Dia mengaku, tidak tahu atau petunjuk cara bekerja di Malaysia. Informasi yang minim, membuatnya memilih jalur nonprosedural.

“Berangkat 8 Maret (tahun 2023),” kata Putri.

Putri adalah PMI dari sekian banyak PMI nonprosedural yang berangkat secara pribadi, tanpa dikelola oleh sindikat. Sedari pagi di 8 Maret 2023, Putri sudah berada di salah satu pelabuhan internasional di Batam.

Baca Juga: Polsek Bengkong Tangkap 4 Pemuda yang Sedang Pesta Miras

Ia bersama temannya berangkat dengan modal nekat. Dari informasi yang didapatnya, Putri bersama temannya menyelipkan uang sebesar Rp 150 ribu di paspornya.

Meski sudah menyelipkan, oknum petugas masih saja memintanya masuk ke ruangan. Di sana, Putri mengaku ditanya berbagai macam pertanyaan, namun dia berdalih ingin berlibur ke Malaysia.

“Petugas itu, membuat tulisan di paspor. Hanya boleh tiga hari saja,” ujarnya.

Sesampai di kapal, Putri melihat banyak orang yang juga berniat sama dengan dirinya, bekerja di Malaysia. Beberapa orang di sebelahnya, meminta Putri agar memberikan uang jaminan, agar bisa masuk dengan mulus ke Malaysia.

“Ada orang di kapal yang bisa membantu, tapi kasih uang Rp 800 ribu. Akhirnya saya berikan uang itu, lalu dari situ saya dipinjamkan uang 600 Ringgit Malaysia, sebagai uang tunjuk diperlihatkan ke imigrasi Malaysia,” ujar Putri.

Namun, memang benar, perjalanan Putri tidak ada hambatan. Sesampai di Stulang Laut, Malaysia, dia bisa dengan mulus melewati petugas imigrasi. “Uang tunjuknya saya balikkan lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid di Bengkong

Putri hanya 25 hari di Malaysia. Sebab, dia tidak betah dengan majikannya. “Majikan saya bilang suka ke saya. Pandangan matanya aneh, sehingga saya hanya bertahan 25 hari saja. Setelah itu saya pulang (ke Indonesia),” ujar Putri.

Kasus Putri dan Sularni, hanya sebagian kecil dari permasalahan PMI nonprosedural. Menko Polhukam Mahfud MD saat kegiatan diskusi Perang Semesta Melawan Sindikat Penempatan PMI Ilegal di Batam, 4 April lalu mengatakan bahwa banyak PMI yang mengalami penyiksaan dari majikannya.

“Gaji tidak dibayar, mengalami gangguan stres. Saya pernah mampir ke Malaysia, ada 82 orang ditampung. Kebanyakan adalah nonprosedural,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan, secara resmi PMI ada sebanyak 4,6 juta orang. Namun, dari data penelitian disebutkan angka PMI bekerja di luar negeri mencapai 9 juta orang. Kebanyakan, kata Mahfud, adalah nonprosedural, tidak terdata di sistem.

Mereka diduga dikirim sindikat pengiriman PMI ilegal lewat jalur belakang maupun pelabuhan resmi.

“Kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) ini semakin meningkat dari 2018 sampai 2022,” ucap Mahfud.

TPPO, kata Mahfud, tidak hanya melibatkan orang dewasa. Tapi, juga sebagian besar adalah anak-anak. Kasus PMI nonprosedural, tidak hanya masuk melalui jalur belakang, tapi juga melalui pelabuhan-pelabuhan resmi di Indonesia.

Baca Juga: Beredar Isu Korban Begal di Seitemiang, Ini yang Dilakukan Polsek Sekupang

Dari data Bareskrim Polri, ada tiga wilayah tempat keluarnya PMI nonprosedural. Salah satunya di Kepulauan Riau, Batam.

“Sulitnya itu, kita (instansi pemerintah) berusaha menyelesaikan berdasarkan aturan. Tapi, problemnya penjahat tidak memakai aturan,” ucap Mahfud.

Oleh sebab itu, petugas pemerintah harus lebih tegas. Dari data yang didapatnya, pola pengiriman PMI nonprosedural sudah jelas. “Siapa yang mengirim, siapa menerima, melewati pegawai apa, setor uang ke siapa. Saya sudah punya datanya, saya bawa ke Jakarta untuk cek lagi,” kata Mahfud.

Mahfud menjelaskan, sudah mendapatkan data aliran dana ke beberapa oknum aparat dan pihak-pihak di pelabuhan. “Kami sudah punya hitung-hitungannya. Tapi, sekali lagi saya sampaikan ini dugaan,” tuturnya.

Mahfud mengatakan, ada yang memberikan kode lampu hijau. Sehingga, penempatan PMI nonprosedural berjalan lancar.

Kasus perdagangan orang ini, membuat negara menjadi terhina. Sebab, sudah diatur dalam konstitusi. “Sebagai negara merdeka, wajib membangun martabat manusia,” ucapnya.

Selama di Batam, Mahfud sempat mengunjungi Pelabuhan Internasional Batam Center. Mahfud dan rombongan masuk menuju lokasi keberangkatan. Lalu, menuju ke konter pemeriksaan imigrasi. Dari sana, ia begerak menuju ke dermaga.

Namun, Mahfud diarahkan menuju ke dermaga sebelah kiri. Ada dua kapal bersandar saat itu. Sementara itu, terlihat di dermaga satunya lagi, ada satu kapal yang bersandar, dengan warna khas merah putih.

Selama pengecekan di dua kapal itu, Mahfud bertanya ke beberapa penumpang dan mengecek beberapa kapal. Katanya, kedatangan ke dermaga hanya mengecek secara fisik. “Melihat-lihat saja, bagaimana fisiknya,” tuturnya singkat.

Sementara itu, Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, menyatakan siap perang dengan para sindikat mafia penempatan PMI nonprosedural. Ia mengatakan, sindikat-sindikat tersebut, tak jarang dibekingi oleh oknum-oknum berseragam.

“Mari mulai saat ini, bilang say goodbye kepada sindikat,” imbaunya.

Agar semua ini bisa berjalan lancar dan tidak ada lagi sindikat penempatan PMI secara nonprosedural, maka, kata Benny, dibutuhkan komitmen semua. “Sejak saya menjabat sebagai pimpinan BP2MI, 91 ribu PMI dipulangkan. 90-an persen berangkat tak resmi. Ada yang pulang dalam keadaan hidup, ada yang sudah diantarkan jenazahnya saja,” ujar Benny.

Benny menyampaikan, bahwa PMI adalah extra ordinary crime. Oleh sebab itu, dia mendorong pihak aparat tidak hanya menangkap pemain lapangan saja. Namun, juga dapat membongkar siapa otak pelaku atau master of mind.

“Lalu, gali juga pencucian uangnya,” tutur Benny.

Kasus serupa ada di Batam. Ada dua DPO penempatan PMI ilegal yang masih berkeliaran, Benny meminta segera ditangkap. Begitu juga, pengungkapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kasus yang melibatkan tersangka Acing.

“Mari sudahi pesta pora para mafia ini. Seolah mereka tidak bisa disentuh oleh hukum,” tutur Benny.

Kedatangan Menko Polhukam, Mahfud MD dan Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, menjadi angin segar bagi penggiat kemanusiaan atau para organisasi tergabung dalam jaringan safe migrant. Hal ini diutarakan oleh Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP), Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus. Aktivis kemanusiaan yang akrab dipanggil Romo Pascal ini mengatakan, datangnya kedua orang itu (Mahfud dan Benny) menunjukkan kehadiran negara di Batam. Selain itu, bisa jadi sebagai pesan bahwa pemerintah tidak main-main dalam penanganan penempatan PMI nonprosedural.

“Banyak yang beliau (Mahfud MD) janjikan. Integritas Prof Mahfud sudah tidak diragukan lagi, kami meyakini beliau akan mengambil tindakan yang tegas,” tutur Romo Pascal.

Ia mengatakan, di Batam bahkan Kepulauan Riau, pengiriman manusia ke luar negeri baik melalui pintu depan dan belakang, masih ada. “Namun, paling ramai itu, di pintu depan (melalui pelabuhan-pelabuhan resmi),” ungkap Romo Pascal.

Oleh sebab itu, berdasarkan tren dari catatan Romo Pascal. Pasca-lebaran, akan ada grafik kenaikan jumlah orang yang akan bekerja ke luar negeri secara ilegal. Sehingga, sangat diperlukan langkah pencegahan.

“Tren ini terus muncul setiap tahun,” tuturnya.

Masifnya pemberitaan serta advokasi terhadap kejahatan kemanusiaan ini, membuat para sindikat penempatan PMI nonprosedural mencari-cari celah. “Mereka pasti mencari cara,” ujar Romo Pascal.

Banyak celah yang masih digunakan oleh sindikat ini. Sehingga, ia berharap ada regulasi khusus atau perlindungan khusus bagi calon PMI berangkat melalui Batam. “Berikan regulasi khusus, sehingga menjamin keberangkatan para PMI ini secara legal. Negara pun memberikan jaminan keamanan bagi mereka,” tuturnya.

Penindakan, kata Romo Pascal, hanya tindakan pertama. Namun, penindakan tidak bisa terus menerus dilakukan. Sehingga, butuh regulasi atau sistem yang lebih kuat. “Sistem ini penting sekali. Agar menjaga orang awalnya tak berbuat kejahatan, jadi jatuh berbuat kejahatan,” katanya.

Pengawasan di Pelabuhan Resmi Jadi Atensi Polda Kepri

Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan, menyebut bahwa Polda Kepri fokus kepada penindakan (Gakkum) selama ini sebagai laporan adanya pengiriman PMI secara nonprosedural tentunya berkoordinasi dengan Imigrasi. “Sejauh ini kami masih tahap lidik jika ada laporan terkait aktivitas pengiriman PMI nonprosedural. Dengan berkoordinasi dengan KKP dan Imigrasi,” ujarnya.

Ditreskrimum Polda Kepri sebelumnya berhasil mengungkap sindikat pengiriman PMI Ilegal yang akan diberangkatkan menuju Kamboja beberapa waktu lalu. Dengan mengamankan dua tersangka yang berperan sebagai perekrut dan pengantar 10 korban PMI yag ditawarkan sebagai karyawan customer service judi online di Kamboja.

“Informasi ini juga dari pihak Imigrasi dari modus yang dijalankan jaringan tersebut menggunakan agen travel dan di ketahui bahwa akan memberangkat PMI ilegal sebagai karyawan judi online di Kamboja,” ujarnya.

Pergeseran modus operandi yang memanfaatkan jaringan media online tengah di soroti oleh Polda Kepri dengan melakukan penegakkan hukum atas jaringan tersebut. “Penegakkan hukum juga di lakukan di pelabihan resmi di Batam , namun lingkupnya terbatas dengan area Imigrasi, akan tetapi sebelum memasuki area tersebut kita bisa langsung melakukan penindakan,” sebutnya.

Beberapa modus yang masih proses lidik termasuk dengan modus perjalanan wisata dan telah menjadi atensi Polda Kepri. Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan kasus pengiriman PMI ilegal masih menjadi atensi pihaknya.

“Masih atensi. Apalagi kemarin Pak Mahfud (Menko Polhukam) datang langsung,” ujar Budi, Minggu (9/4).

Budi menjelaskan, dari kasus yang ditangani, pelaku pengiriman PMI ilegal di Batam ini memiliki jaringan dari tempat asal korban. Awalnya, pelaku mengurus dokumen, seperti paspor, tiket menuju Batam.

“Sekarang pengurusan paspor dari tempat asal. Karena di Batam pengurusannya sudah penuh,” kata Budi.

Kemudian, sambung Budi, pelaku yang di Batam bertugas menjemput dari bandara, menampung, serta mengantarkan korban ke pelabuhan. “Kalau tiket belum dapat, kemungkinan korban akan menetap dulu di Batam. Itu semua diurus pelaku yang di Batam,” ungkap Budi.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim Polreta Barelang sejak awal tahun mencatat sudah mengungkap 4 kasus pengiriman PMI ilegal ini. “Sejak awal tahun sudah 4 kasus yang kita tangani,” ujar Kanit VI Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Dwi Dea Anggraini.

Dea menjelaskan dari 4 kasus tersebut, korban direkrut dari beberapa daerah. Seperti Banten, Lombok, Sumbawa. Rencananya, seluruh korban akan dikirimkan ke Malaysia.

“Biasanya pelaku ada yang bertugas merekrut, menampung, dan mengurus,” kata Dea.

Terbaru, Satreskrim Polresta Barelang menangkap 2 pelaku pengiriman PMI Ilegal, yakni Rusana, 44, dan Imlen, 35, Selasa (28/3) malam. Keduanya ditangkap di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Dalam aksinya, Rusana bertugas sebagai perekrut, pengurusan paspor. Sedangkan Imlen bertugas mengantarkan korban ke pelabuhan.

“Pelaku ini mengirim PMI ilegal melalui Pelabuhan Internasional Batam Center menuju Malaysia,” ungkap Dea.

Dengan maraknya pengiriman PMI ilegal ini, kata Dea, ia mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk memenuhi persyaratan dan mengikuti prosedur. “Serta tidak tergiur dengan iming-iming gaji besar,” tutupnya. (ska/zis/opi)

Pemprov Kepri Rehab Balai Benih Ikan, Perkuat Sektor Budidaya Ikan dan Udang

0

batampos-Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, Said Sudrajat mengatakan, lewat program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 ini, Pemprov Kepri akan melakukan beberapa peningkatan pada sumber daya yang ada.

“Tahun 2023 ini, kita mendapatkan DAK sebesar Rp4 miliar. Anggaran ini, akan kita optimalkan untuk beberapa pekerjaan,” ujar Said Sudrajat, Minggu (9/4/) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, anggaran DAK tersebut akan diperuntukan bagi mendukung program kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang ada di Kepri. Adapun dua sasaran utamanya adalah rehabilitasi Balai Benih Ikan (BBI) dan program konservasi laut.

“BBI Provinsi Kepri ada di Bintan, kemudian untuk program konservasi tersebar di Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, nantinya juga akan diperuntukkan untuk sarana dan prasarana tangkap nelayan hingga pengembangan perikanan budidaya. Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat fungsi pelabuhan perikanan yang ada di Provinsi Kepri.

BACA JUGA:Peringati Malam Nuzulul Qur’an, Gubkepri  Ajak Transformasikan dan Memasyarakatkan Nilai Alqur’an

“Yakni, sebagai prasarana pokok dan fungsional sebagai penggerak ekonomi perikanan dan kelautan,” jelasnya lebih lanjut.

Menurutnya, saat ini DKP Kepri sedang fokus memperkuat fungsi balai benih perikanan tawar, payau dan laut.

Penguatan balai benih diharapkan mampu mendorong kemandirian Kepri menyediakan benih ikan dan udang. Karena ini adalah potensi lokal yang harus dikembangkan.

“Letak geografis Kepri yang didominasi 96 persen laut menyimpan banyak potensi kelautan dan perikanan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian daerah maupun nasional,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mendorong DKP Provinsi Kepri untuk terus menggali potensi kelautan yang ada. Menurutnya, pengelolaan pelabuhan perikanan juga harus berkontribusi bagi pendapatan daerah.

“Jika memang ada program-program DAK yang bisa dikejar, tentu lebih baik. Sehingga kita bisa memperkuat pengelolaan sumber daya yang tersedia di Kepri,” ujar Wahyu Wahyudin. (*)

reporter: jailani

Usut Transaksi Janggal Kemenkeu, Menko Polhukam Sebut Komite TPPU Bentuk Satgas

0
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam konferensi pers di Kantor PPATK, Jakarta, Senin (10/4/2023). (ANTARA/Tri Meilani Ameliya)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU (Komite TPPU) akan membentuk tim gabungan atau satuan tugas (satgas) untuk mengusut kasus transaksi ganjal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Komite Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau Komite TPPU akan segera membentuk tim gabungan atau satgas yang akan melakukan supervisi untuk menindaklanjuti keseluruhan LHA/LHP (laporan hasil analisis/laporan hasil pemeriksaan PPATK) dengan nilai agregat sebesar lebih dari Rp349 triliun,” ujar Mahfud dalam konferensi pers di Kantor PPATK, Jakarta, Senin (10/4).

Supervisi itu, lanjut dia, akan dilakukan oleh tim gabungan atau satgas dengan melakukan pembangunan kasus dari awal atau “case building”.

Mahfud menambahkan Komite TPPU melalui satgas akan melakukan “case building” dengan memprioritaskan LHP yang bernilai paling besar.

“Komite (melalui satgas) akan melakukan ‘case building’ dengan memprioritaskan LHP yang bernilai paling besar karena telah menjadi perhatian masyarakat, yakni dimulai dengan LHP agregat lebih dari Rp189 triliun,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud pun menyampaikan tim gabungan atau satgas tersebut akan melibatkan sejumlah pihak. Di antaranya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), Ditjen Bea dan Cukai, dan Bareskrim Polri.

Berikutnya, Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung, Bidang Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Kemenkopolhukam.

Dalam melaksanakan tugasnya, Mahfud mengatakan Komite TPPU serta tim gabungan atau satgas akan bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Pembentukan satgas itu disepakati usai Komite TPPU melakukan pertemuan di Jakarta, Senin pagi ini.

Sebelumnya, Mahfud MD mengungkapkan secara resmi mengenai dugaan transaksi janggal di Kemenkeu Rp349 triliun dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/3).

Dalam kesempatan itu, Mahfud juga menyampaikan ada 491 entitas aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Keuangan yang terlibat dalam dugaan tindak pidana pencucian uang senilai Rp349 triliun.

“Yang terlibat di sini jumlah entitas dari Kemenkeu 491 orang,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan 491 entitas ASN tersebut terdiri atas tiga kelompok laporan hasil analisis (LHA). Kategori pertama adalah transaksi keuangan mencurigakan pegawai Kemenkeu dengan jumlah Rp35.548.999.231.280 yang melibatkan 461 entitas ASN Kemenkeu.

Kedua, transaksi keuangan mencurigakan yang diduga melibatkan pegawai Kemenkeu dan pihak lain. Nilai transaksi dari kategori itu adalah Rp53.821.874.839.402 dengan jumlah entitas ASN Kemenkeu terlibat sebanyak 30 orang.

Ketiga, transaksi keuangan mencurigakan terkait kewenangan Kemenkeu sebagai penyidik tidak pidana asal dan TPPU yang belum diperoleh data keterlibatan pegawai di kementerian tersebut.

Untuk kategori itu, jumlah transaksinya mencapai Rp260.503.313.306 dan tidak melibatkan entitas ASN Kemenkeu. (*)

Reporter: Antara

Baznas Karimun Taragetkan Penerimaan Zakat Mal Sebesar Rp5 Miliar

0
Ketua Baznas Kabupaten Karimun Drs H Nasrial

batampos– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karimun menargetkan penerimaan Zakat Mal untuk tahun 2023 sebesar Rp5 miliar.

Sedangkan untuk zakat fitrah, Baznas tidak menetapkan target. Karena memang sudah menjadi kewajiban.

“Untuk Zakat Mal, kita targetkan lebih kurang Rp5 miliar pemerimaannya untuk tahun 2023 ini. Sedangkan Zakat Firah tidak kita targetkan, karena memang kewajiban setiap muslim,” ujar Ketua Baznas Karimun, Drs H Nasrial, Minggu (9/4/2023).

Disampaikan Nasrial, untuk pemungutan zakat, ada berupa
zakat fitrah, zakat mal (harta), pertanian, serta binatang ternak. Dan masing-masing ada petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan.

Untuk zakat fitrah, setiap kaum muslimin, dan orang yang menjadi tanggungannya diwajibkan membayar zakat fitrah setara 2,5 Kg beras yang dimakan sehari-hari perorangnya.

“Lalu untuk Zakat Mal (harta), dikenakan kepada kaum muslimin yang memiliki harya tertentu. Seperti pedagang, pemilik rumah sewa, serta pemilik emas dan perak yang telah cukup nisabnya yakni 85 gram emas atau nilai uangnya Rp72.250.000 (kalkulasi 1 gram emas senilai Rp850 ribu), dan haulnya mencapai 1 tahun makan zakatnya 2,5 % dari harta tersebut,” ungkapnya.

Sementara untuk zakat pertanian, lanjut Nasrial, yang diwajibkan berzakat adalah yang telah panen sebanyak 5 wasq atau setara dengan 1.350 kg gabah atau 750 kg beras.

Termasuk bahan pokok lainnya seperti gandum, jagung, kurma, dan lainnya wajib mengeluarkan zakat 10 %.

BACA JUGA:Ayo Segera Tunaikan Zakat Fitrah Anda, Bisa di Baznas maupun di UPT Masjid Terdekat

“Tapi jika sawahnya dialiri air hujan, maka zakatnya 5 %,” bebernya.

Kemudian, untuk zakat binatang ternak (kambing, biri-biri, dan domba) nisabnya 40-120 ekor haul 1 tahun zakatnya yakni satu ekor dengan umur satu tahun. Jika memiliki 121-200 ekor ternak dengan haul satu tahun, maka zakatnya dua ekor ternak, dan tiap haul satu tahun bertambah 100 ekor zakatnya juga tambah 1 ekor.

“Untuk sapi dah kerbau, 30 ekor haul 1 tahun zakatnya 1 ekor umur 1 tahun. Jika memiliki 40 ekor haul 1 tahun, zakatnya 2 ekor. Untuk sapi dan kerbau, jika tiap 1 tahun bertambah 30 ekor, zakatnya tambah 1 ekor umur 1 tahun, jika tambahnya 1 ekor umur 2 tahun,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Nasrial juga mengimbau kepada kaum muslimin untuk senantiasa berinfaq dan sedakah di bulan Ramadan. Tujuannya untuk mengembangkan kehidupan kegamaan seperti pembangunan masjid, surau, musala, TPQ, ponpes dan madrasah. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Persaingan Perebutan Gelar Juara Liga Premier kian Memanas

0
Persaingan perebutan gelar juara Liga Premier musim ini makin menarik setelah Arsenal ditahan imbang Liverpool, 2-2, di Anfield. (Sportbible)

batampos – Manchester City kembali memiliki peluang meraih gelar Liga Premier setelah Arsenal menyia-nyiakan keunggulan dua gol saat bermain imbang melawan Liverpool, 2-2, di Anfield, Minggu (10/4/2023) dini hari WIB.

Arsenal selaku pemimpin klasemen liga sempat unggul 2-0 setelah serangan dari Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus pada babak pertama.

Namun, Mohamed Salah membalaskan satu gol di akhir babak pertama dan menyia-nyiakan peluang besar untuk menyamakan kedudukan ketika dia menempatkan penalti melebar setelah Diogo Jota dilanggar oleh Rob Holding.

Tapi, kemudian Roberto Firmino muncul dengan menyamakan kedudukan untuk mengklaim satu poin bagi Liverpool dalam pertandingan mendebarkan di Anfield.

Baca Juga: Roberto Firmino Selamatkan Liverpool dari Kekalahan atas Arsenal

Hasil imbang di Anfield itu tentu saja disambut suka cita para penggemar Man City, karena hasil ini adalah momen besar dalam upaya mereka untuk memenangkan gelar Liga Premier ketiga berturut-turut.

Mereka kini tertinggal enam poin dari Arsenal setelah pasukan Pep Guardiola mengalahkan Southampton 4-1 pada Sabtu (8/4/2023).

Namun, mereka masih memiliki satu pertandingan di tangan atas The Gunners, yang juga mereka selenggarakan di Stadion Etihad dalam pertandingan epik pada 26 April nanti.

Dengan selisih gol yang sedikit lebih unggul, Man City akan mengangkat satu gelar lagi jika memenangkan semua pertandingannya.

Baca Juga: Carlo Ancelotti dan Frank Lampard bakal Bernostalgia di Estadio Santiago Bernabeu

Bentrokan antara Liverpool dan Arsenal tidak diragukan lagi merupakan salah satu yang terbaik musim ini dan meningkat ketika pertengkaran antara Trent Alexander-Arnold dan Granit Xhaka membuat semua orang bersemangat.

Namun, ada momen mengejutkan di babak pertama saat hakim garis Constantine Hatzidakis tampak menyikut bek Liverpool Andy Robertson.

Para pemain Liverpool marah kepada wasit dan rekaman yang diperlihatkan oleh Sky Sports mengkonfirmasi klaim Jamie Carragher bahwa pemain Skotlandia itu sedang menerima sikutan. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Roberto Firmino Selamatkan Liverpool dari Kekalahan atas Arsenal

0
Gelandang Liverpool asal Brasil Roberto Firmino. ANTARA/AFP/PAUL ELLIS

batampos – Gol dari Roberto Firmino menjelang berakhirnya babak kedua menyelamatkan Liverpool dari kekalahan atas Arsenal pada pekan ke-30 Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu petang waktu setempat.

Pada pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus sebelumnya akhirnya disamakan oleh Mohamed Salah serta Firmino, demikian catatan Liga Inggris.

Hasil imbang ini membuat Liverpool tertahan di posisi ke-8 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 44 poin dari 29 laga, sedangkan Arsenal masih kokoh di peringkat pertama dengan torehan 73 poin dari 30 pertandingan.

Baca Juga: Manchester City Hancurkan Southampton 4-1

Pada babak pertama Arsenal mampu unggul cepat pada menit ke-8 setelah Gabriel Martinelli memanfaatkan kesalahan lini belakang Liverpool lalu mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Berhasil unggul satu gol, Arsenal tidak mengendurkan serangan dan mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Gabriel Jesus memanfaatkan umpan silang Martinelli pada menit ke-28.

Tertinggal dua gol, Liverpool berupaya untuk memperkecil ketertinggalan dan memiliki peluang melalui tendangan Mohamed Salah yang masih menyamping dari gawang Arsenal.

The Reds akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-42 setelah Salah mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut di depan Aaron Ramsdale. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Baca Juga: Carlo Ancelotti dan Frank Lampard bakal Bernostalgia di Estadio Santiago Bernabeu

Pada babak kedua Liverpool mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika mendapatkan hadiah tendangan usai Rob Holding melanggar Diogo Jota di kotak terlarang Arsenal.

Salah yang maju sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangan penaltinya menyamping tipis di sisi kiri gawang.

Skuad asuhan Jurgen Klopp terus berupaya mencari gol penyeimbang, salah satunya melalui tendangan Darwin Nunez yang masih dapat ditepis oleh Ramsdale.

Baca Juga: Bersama Pelatih Baru, Chelsea Dipecundangi 0-1 Oleh Wolverhampton Wanderers

Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui gol sundulan Roberto Firmino yang memanfaatkan umpan silang Trent Alexander-Arnold sehingga skor berubah menjadi 2-2. Skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Selanjutnya Liverpool akan bertandang ke markas Leeds United pada pekan ke-31 Liga Inggris, Selasa (18/4), sedangkan Arsenal akan menghadapi West Ham, Minggu (16/4).

 

 

Reporter: Antara

Warga Batam Mulai Berburu Baju Lebaran

0
Matahari Bazar Mega Mall f Immanuel Sebayang 1
Ilustrasi: Bazar Matahri di Megal Mall. F.Immanuel Sebayang

batampos – Mendekati momen Hari Raya Idul Fitri, warga Batam mulai berburu kebutuhan lebaran. Tak hanya pakaian, namun juga untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sejumlah pusat perbelanjaan pun tampak ramai di serbu warga pada Minggu (9/4). Seperti yang terlihat di pusat perbelanjaan kawasan Batam Center, Megamall, beberapa tenan pakaian tampak ramai dikunjungi. Mulai dari tenan pakaian anak hingga dewasa.

Lastri, warga Batamcenter mengaku tengah mencari pakaian untuk sang buah hatinya. Untuk harga pakaian jelang lebarang diakui Lastri cukup mahal, namun terbantu dengan adanya diskon atau potongan harga.

Baca Juga: Lonjakan Arus Mudik Melalui Bandara Hang Nadim Diprediksi Mulai16 April

“Anak saya ada 3, yang pertama sudah kuliah, kedua SMA dan yang kecil SD. Untuk harga baju lumayan juga, Rata-rata diatas Rp 100 ribu,” ujar Lastri.

Diakuinya, membeli baju lebaran adalah hal wajib untuk menyambut hari kemenangan. Meski baju lebaran itu hanya untuk anak-anaknya.

“Karena kalau tak dibelikan, mereka pasti merengek. Makanya untuk baju lebaran mereka wajib, kalau untuk saya dan suami, itu belakangan, karena baju juga masih banyak,” ungkap Astrid.

Baca Juga: Ingin Jembatan Batamcenter Nongsa Segara Dibangun, Warga Tagih Janji BP Batam

Hal senada diungkapkan Joko yang juga tengah menemani sang istri memilih sepatu untuk anaknya. Ia memilih berbelanja lebih awal karena khawatir kalau mendekati lebaran akan sangat ramai dan berdesakan.

“Ya milih sekarang, jadi nanti agak santai. Tapi ternyata sekarang saja sudah ramai,” terang Joko, warga Batamcenter juga.

Tak hanya tenan-tenan pakaian seperti baju, celana, pakaian dalam dan sepatu yang ramai. Sejumlah toko peralatan atau kebutuhan rumah tangga mulai ramai diserbu warga.

Tak hanya di pusat perbelanjaan, sederet toko kawasan Botania 2 juga mulai banyak dikunjungi warga. Terutama toko yang menjual perkakas rumah tangga. Puluhan orang juga tampak memadati salah satu toko perlengkapan terbesar di kawasan Botania tersebut.

Baca Juga: Sehari 2.066 Orang Tinggalkan Kota Batam

Ida, warga Nongsa mengaku sengaja datang ke kawasan Botania 2, karena salah satu pusat kebutuhan rumah tangga di Botania 1 terbakar. Ia yang tengah mencari toples dan lainnya pun mendatangi kawasan tersebut disaat akhir pekan.

“Pengen beli toples, ternyata bagus-bagus banget, bingung juga milihnya. Untuk harga ramah lebih murah lah, bisa disesuaikan dengan bidget,” jelas Ida. (*)

Reporter: Yashinta

Polsek Bengkong Tangkap 4 Pemuda yang Sedang Pesta Miras

0
polsek bengkong
Porsonel Polsek Bengkong menangkap 4 pemuda yang sedang pesta miras di kawasan Bengkong Harapan Swadaya. Foto: Rizqy untuk Batam Pos

batampos – Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar Polsek Bengkong berhasil mengamankan empat pemuda yang tengah pesta minuman keras (miras), Sabtu (8/4/2023) malam. Pemuda ini diamankan di kawasan Bengkong Harapan Swadaya.

Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, mengatakan, tindakan keempat pemuda tersebut sangat meresahkan masyarakat. Apalagi, saat ini masih dalam suasana Bulan Ramadan.

“Kita amankan pemuda tersebut, saat melakukan patroli mengeliling kawasan Bengkong, baik tempat keramaian maupun pemukiman,” ujarnya.

Baca Juga: Terkait Penyelundupan PMI, Kasat Reskrim: Masih Atensi

Ia menjelaskan, di lokasi tersebut pihaknya mendapati 5 orang pemuda. Namun, 1 di antaranya berhasil melarikan diri. Serta dari tangan pemuda, pihaknya mengamankan beberapa botol miras.

“Ada lima pemuda yang diamankan karena mabuk-mabukan. Saat anggota tiba di lokasi, teman-temannya ada yang kabur,” katanya.

Setelah dibawa ke Mapolsek Bengkong jelas Rizqy, terhadap kelima pemuda tersebut diberikan didata teguran bahwa apa yang dilakukan sangat meresahkan. Kemudian dibuat surat perjanjian tidak akan mengulangi perbuarannya lagi.

Baca Juga: Pencuri Kabel PJU Ditangkap Warga

“Kita data dan berikan teguran. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi,” ungkapnya.

Rizqy juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan serta kondusifitas di lingkungan sekitar. Sehingga masyarakat yang melakukan ibadah tetap merasa nyaman.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Survei LSI: Di Pilpres 2024, Pemilih Jokowi Masih Memilih Ganjar Pranowo

0
Tangkapan layar hasil survei LSI bakal calon presiden pada Pemilu 2024 di Jakarta, Minggu (9/4/2024). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

batampos – Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan pemilih pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden pada Pilpres 2024.

“Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma’ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam keterangan pers secara daring di Jakarta, Minggu (9/4).

Hal ini disampaikan Djayadi dalam paparan hasil survei nasional LSI ‘Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum, Isu Piala Dunia U-20, Aliran Dana Tak Wajar di Kemenkeu, Dugaan Korupsi di BTS, dan Peta Politik Terkini’.

Menurut dia, pemilih Jokowi dan Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, memilih Prabowo Subianto sebanyak 30,8 persen. Sedangkan Anies Baswedan sebanyak 16,9 persen. Kemudian sebanyak 13 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

LSI melakukan survei selama 31 Maret hingga 4 April 2023. Terdapat sebanyak 1.299 responden yang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak atau random digit dialing (RDD).

Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih. Sementara itu, margin of error diperkirakan lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (*)

Reporter: JP Group