Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 578

SDN 004 Toapaya Torehkan Prestasi Raih Adiwiyata Nasional 2025

0
Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari mendampingi Kepala SDN 004 Toapaya, Rita Mardiani menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional di Jakarta, Kamis (11/12). F. Zoko untuk Batam Pos.

batampos – SD Negeri 004 Toapaya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bintan setelah meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Penghargaan tersebut ditetapkan melalui SK Menteri LH Nomor 2920/2025.

Penghargaan diserahkan di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (11/12), dan diterima langsung oleh Kepala SDN 004 Toapaya, Rita Mardiani, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, Niken Wulandari.

Rita menyebut penghargaan ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan di Bintan terus bergerak ke arah positif, tidak hanya mengembangkan kompetensi siswa dan sarana prasarana, tetapi juga menerapkan prinsip lingkungan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, ini kebanggaan bagi sekolah kami. Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama DLH dan Dinas Pendidikan Bintan,” ujar Rita.

Sementara itu, Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, mengatakan pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan bagi sekolah-sekolah di Bintan dalam penerapan pendidikan dan budaya peduli lingkungan.

“Sekolah adalah tempat strategis untuk menanamkan pola hidup melestarikan lingkungan. Anak-anak dilatih sejak dini agar terbiasa peduli terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya sudah ada sekolah lain di Bintan yang juga meraih Adiwiyata, dan ke depan pihaknya berharap semakin banyak sekolah yang mampu mencapai Adiwiyata Nasional hingga Adiwiyata Mandiri.

“Harapan kita tentu semakin banyak sekolah Bintan yang bisa meraih predikat ini,” kata Niken.

Adiwiyata merupakan penghargaan bagi sekolah yang berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (Gerakan PBLHS). Program ini dirancang untuk membentuk sekolah berbudaya lingkungan sekaligus mengatasi persoalan pencemaran.

Ada lima aspek penilaian dalam Adiwiyata: kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, penghematan dan konservasi energi, serta penghematan dan konservasi air.

Pada 2025, sebanyak 974 sekolah dari 31 provinsi mengusulkan diri sebagai kandidat penerima Adiwiyata. SDN 004 Toapaya, yang dijuluki Sekolah Sirih Merah, menjadi salah satu finalis yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan untuk Kabupaten Bintan. (*)

Artikel SDN 004 Toapaya Torehkan Prestasi Raih Adiwiyata Nasional 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

HUT Korpri ke-54, ASN Anambas Tumpah Ruah di Lapangan Sulaiman Abdullah

0
ASN Kabupaten Anambas mengikuti lomba tiup balon dalam pipa semarak HUT Korpri ke-54. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memadati Lapangan Sulaiman Abdullah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Jumat (12/12).

Sejak pagi, suasana lapangan berubah meriah saat para ASN mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka Hari Jadi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54.

Tidak seperti hari biasanya, para ASN berkumpul bukan untuk apel atau kegiatan kedinasan, melainkan untuk berkompetisi dalam aneka permainan yang dirancang untuk mempererat kebersamaan. Gelak tawa dan sorakan riuh terdengar dari peserta maupun penonton di setiap sudut lapangan.

Salah satu lomba yang mencuri perhatian adalah tiup balon dalam pipa. Para peserta harus meniup balon melalui pipa panjang hingga melewati garis akhir. Banyak yang kewalahan menahan napas, membuat momen-momen lucu yang mengundang tawa penonton.

Perlombaan sepak bola sarung tak kalah ramai. Dengan kaki yang dibungkus sarung, peserta kerap terpeleset dan kesulitan mengontrol bola. Meski begitu, semangat mereka tak surut sedikit pun saat mengejar bola di tengah sorakan rekan-rekan ASN.

Tarik tambang menjadi salah satu yang paling kompetitif. Dua tim saling mengerahkan tenaga, sementara penonton memberikan dukungan penuh. Teriakan semangat menggema, menambah panasnya persaingan.

Di sisi lain, lomba voli daster menjadi favorit. Peserta wanita yang mengenakan daster tampak kesulitan bergerak lincah, namun justru itu membuat suasana semakin menghibur. Setiap bola yang melambung berhasil memancing tepuk tangan meriah.

Ketua Korpri Anambas, Sahtiar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana memupuk kekompakan dan memperkuat semangat kerja ASN.

“Melalui kegiatan ini, saya ingin menunjukkan bahwa ASN Anambas memiliki jiwa semangat yang kuat. Semangat inilah yang harus kita bawa dalam bekerja untuk membangun daerah,” ujar Sahtiar.

Ia berharap kebersamaan yang tercipta selama perlombaan dapat terbawa ke lingkungan kerja. “Kalau kita solid di lapangan seperti ini, maka kita juga harus solid ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sahtiar juga mengingatkan pentingnya menjaga loyalitas dan profesionalitas, mengingat tantangan pembangunan di daerah kepulauan menuntut ASN yang tangguh dan berkomitmen.

Rangkaian lomba HUT Korpri ke-54 ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Meski permainan yang digelar sederhana, suasana keceriaan dan kebersamaan yang tercipta sukses mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan Pemkab Anambas. (*)

Artikel HUT Korpri ke-54, ASN Anambas Tumpah Ruah di Lapangan Sulaiman Abdullah pertama kali tampil pada Kepri.

Pertamina Klaim Distribusi Normal, Warga Batuaji Masih Hadapi Antrean Solar

0
Ilustrasi. Pengendara mobil mengisi BBM jenis solar di salah satu SPBU di Batuaji.

batampos – Antrean solar yang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Batam tak hanya membuat resah warga, tetapi juga mulai berdampak pada kelancaran aktivitas pelaku usaha kecil hingga kebutuhan transportasi harian.

Sejumlah sopir angkutan barang dan pemilik usaha rumahan mengaku produktivitas mereka menurun akibat waktu tunggu yang lebih lama saat mengisi BBM. “susah dua hari ini antre setengah jam lebih. Jadi terlambat kirim ke pelanggan,” keluh Dika, sopir pikap di kawasan Batuaji.

Hal senada disampaikan Joko, warga Sekupang yang menggunakan mobil diesel untuk kebutuhan usaha keluarganya. “Kalau antre panjang begini, kami takut nggak kebagian. Padahal kendaraan dipakai kerja tiap hari,” ujarnya.

Para pengguna BBM diesel yang menggantungkan pendapatan pada mobilitas mengaku berharap normalisasi segera terjadi. Antrean panjang dikhawatirkan berimbas pada biaya operasional dan ketepatan pengiriman barang.

“Kalau terus begini, yang rugi kami. Waktu habis di SPBU, belum lagi kena macet antreannya,” sebut Dika.

Menanggapi kecemasan publik, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara menegaskan bahwa pasokan biosolar tidak mengalami gangguan. Section Head Commrel, M Romi Bahtiar, memastikan stok di Terminal BBM Batam mencukupi dan seluruh SPBU tetap beroperasi.

“Penyaluran BBM termasuk biosolar dan Dexlite berjalan dengan baik. Stok aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa lonjakan konsumsi beberapa hari terakhir membuat suplai harus disesuaikan secara cepat.

Untuk menjaga agar aktivitas warga dan pelaku usaha tidak terganggu, Pertamina mempercepat suplai tambahan ke SPBU yang permintaannya meningkat. “Armada distribusi kami optimalkan agar BBM tiba lebih cepat dan merata di seluruh Batam,” tambahnya.

Pertamina meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Dexlite juga tersedia sebagai alternatif bagi kendaraan diesel.

“Pasokan aman, masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Romi. Pertamina juga menyediakan layanan informasi melalui kontak center 135.

Dengan meningkatnya keluhan pengguna, fokus utama saat ini adalah memastikan kelancaran arus distribusi solar agar mobilitas masyarakat terutama sektor usaha, logistik, dan layanan harian tidak terhambat. (*)

Artikel Pertamina Klaim Distribusi Normal, Warga Batuaji Masih Hadapi Antrean Solar pertama kali tampil pada Metropolis.

KM Pelangi 15 Sempat Putar Balik Sebelum Tenggelam, 4 Awak Selamat Tiba di Anambas

0
Danposal Memperuk, Letda Laut (P) Eko Purnomo menginterogasi nakhoda KM Pelangi 15, Syaiful Anwar. F. Eko Purnomo untuk Batam Pos.

batampos – Empat awak kapal KM Pelangi 15 yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Tembelan, Kabupaten Bintan, akhirnya berhasil selamat dan tiba di Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan, Kabupaten Anambas, Jumat (12/12) sekitar pukul 01.30 WIB.

Setibanya di Nyamuk, para korban yakni Syaiful Anwar, Abidin, Sarip, dan Juraimi, langsung dievakuasi menuju Puskesmas Siantan Timur untuk mendapatkan perawatan medis. Tenaga kesehatan memastikan kondisi keempatnya stabil meski tampak lemah setelah berjam-jam bertahan di laut.

Selain menjalani penanganan medis, seluruh awak kapal juga dimintai keterangan oleh Danposal Memperuk, Letda Laut (P) Eko Purnomo, guna melengkapi kronologi insiden tenggelamnya KM Pelangi 15.

Menurut penuturan nakhoda, Syaiful Anwar, kapal tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi dalam perjalanan menuju Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

“Angin kencang membuat nakhoda memutuskan untuk kembali ke Tarempa. Namun tidak lama setelah berputar balik, kapal terhempas dan bodinya patah,” ujar Eko menyampaikan keterangan Syaiful kepada Batam Pos.

Ia menambahkan, situasi saat itu sangat kritis sehingga awak kapal tidak sempat mengirimkan kabar maupun sinyal darurat. “Kondisinya sudah tidak memungkinkan,” ucapnya.

Meski sempat terombang-ambing di laut, kondisi seluruh korban kini berangsur pulih. “Alhamdulillah kondisi korban sudah mulai membaik dan segar,” kata Eko.

Ia mengimbau masyarakat dan para nelayan agar menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran penting, terutama terkait keselamatan berlayar.

“Baik nelayan maupun nakhoda harus memperhatikan faktor keamanan sebelum berangkat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sebelumnya, empat awak KM Pelangi 15 ditemukan bertahap oleh nelayan Tambelan pada Rabu (10/12) sekitar pukul 18.30 WIB. Juraimi ditemukan pertama, disusul Abidin dan Sarip satu jam kemudian. Syaiful Anwar ditemukan pada Kamis (11/12) sekitar pukul 02.00 WIB.

Keempatnya ditemukan mengapung di atas fiber ikan, yang mereka gunakan untuk bertahan hidup hingga berhasil diselamatkan. (*)

Artikel KM Pelangi 15 Sempat Putar Balik Sebelum Tenggelam, 4 Awak Selamat Tiba di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Koordinasi Lintas Instansi Digencarkan, Batam Targetkan Nataru Tanpa Insiden

0
Kepala KSOP Batam, Takwin.

batampos – Polresta Barelang menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, salah satunya melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Operasi Angkutan Laut Nataru 2025–2026 yang digelar di Ruang PALKA KSOP Batam, Kamis (11/12) pukul 09.00 WIB. Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mobilitas masyarakat, terutama melalui jalur laut yang menjadi moda utama di wilayah Kepulauan Riau.

Rakor dipimpin Kepala KSOP Batam, Takwin, dan menghadirkan unsur Forkopimda serta berbagai pemangku kepentingan. Polresta Barelang hadir melalui Kabag Ops AKP Yudi Kurniadi yang memaparkan kesiapan pengamanan Operasi Lilin Seligi 2025–2026. “Pengamanan Nataru tahun ini memerlukan sinergi lintas sektor mengingat mobilitas masyarakat diprediksi meningkat signifikan,” ujarnya.

Seluruh instansi terkait, termasuk KSOP, BP Batam, Basarnas Batam, Ditpolairud Polda Kepri, TNI AL, Pelni, ASDP, Jasa Raharja, Kantor Kesehatan Pelabuhan, hingga agen pelayaran, turut menyampaikan paparan. Fokus pembahasan berada pada kesiapan sarana, prasarana, keamanan, hingga mitigasi risiko lonjakan penumpang jelang masa libur panjang akhir tahun.

KSOP Batam menegaskan bahwa Batam merupakan wilayah dengan tingkat pergerakan masyarakat tertinggi di Kepri sekaligus barometer arus transportasi laut nasional. Sebagai langkah antisipatif, KSOP menyiapkan pemasangan CCTV terintegrasi di seluruh pelabuhan domestik dan internasional, penyediaan kapal bantuan untuk mengantisipasi kepadatan, serta kesiapan ASDP dengan 10 armada dan tambahan satu kapal Pelni untuk melayani kebutuhan perjalanan selama puncak Nataru.

Pada kesempatan itu, Polresta Barelang menegaskan bahwa Operasi Lilin Seligi 2025–2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Sebanyak 154 personel diterjunkan, terdiri dari 5 satgas, 6 pos pengamanan, dan 3 pos pelayanan. “Secara umum Polresta Barelang siap memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata AKP Yudi Kurniadi.

Penguatan pengamanan dilakukan tidak hanya di lingkungan kepolisian, tetapi juga melalui peningkatan patroli laut, darat, serta pengawasan di titik-titik vital seperti pelabuhan, pusat keramaian, dan jalur transportasi utama. Polresta Barelang juga mendorong kolaborasi intensif dengan instansi terkait untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas selama masa libur panjang.

Sementara itu, Basarnas Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan pelayaran selama periode Nataru, terutama pada aspek pencarian dan pertolongan jika terjadi kondisi darurat. Peningkatan kesiapsiagaan personel dan peralatan SAR menjadi prioritas untuk memastikan respons cepat di lapangan.

Seluruh pemangku kepentingan sepakat memperkuat koordinasi dan komunikasi demi mewujudkan Operasi Angkutan Laut Nataru 2025 yang zero insiden. Kolaborasi antar lembaga diharapkan mampu memberikan layanan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun liburan akhir tahun. (*)

Artikel Koordinasi Lintas Instansi Digencarkan, Batam Targetkan Nataru Tanpa Insiden pertama kali tampil pada Metropolis.

BKAD Bintan Serahkan Berkas Lahan Sekolah Rakyat ke BPN, Siap Diukur

0
Kantor BPN Bintan di Jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Proses sertifikasi lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Bintan Buyu kembali dilanjutkan. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bintan telah menyelesaikan perbaikan berkas dan menyerahkannya kembali ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bintan.

​Kepala BKAD Bintan, Hatriah, membenarkan bahwa surat permohonan sertifikat tersebut telah diantar kembali ke BPN pada Jumat (12/12).

​”Sudah diantar kembali ke BPN,” ujar Hatriah.

​Secara terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) BKAD Bintan, Sugito, menjelaskan bahwa perbaikan surat permohonan sertifikat dilakukan menyusul adanya ketidaksesuaian data awal yang diajukan oleh Pemkab Bintan.

​Menurut Sugito, surat permohonan awal mencantumkan luas lahan hanya 10.000 meter persegi (1 hektare). Padahal, surat keterangan aset yang sebenarnya adalah 100.000 meter persegi (10 hektare).

​”Kami telah melakukan perbaikan surat permohonan setelah terdapat ketidaksesuaian data luasan lahan,” kata Sugito.

​Untuk melengkapi berkas, pihak BKAD juga turun ke lapangan guna meminta tanda tangan warga sekitar yang berbatasan dengan lahan tersebut.

​Setelah berkas perbaikan diterima BPN Bintan, pihak BPN berencana segera melakukan pengukuran lahan.

​”Rencananya (pengukuran) akan dilakukan pada Senin atau Selasa mendatang,” pungkas Sugito. (*)

Artikel BKAD Bintan Serahkan Berkas Lahan Sekolah Rakyat ke BPN, Siap Diukur pertama kali tampil pada Kepri.

Pertamina Pastikan Pasokan Biosolar di Batam Aman, Suplai ke SPBU Diprioritaskan

0
Ilustrasi. Aktivitas di salah satu SPBU di Kota Batam.

batampos – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak jenis Biosolar dan Dexlite di Kota Batam dalam kondisi aman, meski dalam beberapa hari terakhir terjadi antrean di sejumlah SPBU akibat peningkatan kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakam, konsumsi Biosolar tercatat lebih tinggi dari biasanya sehingga berdampak pada melonjaknya kunjungan di beberapa titik layanan. Kendati begitu, ia memastikan operasional distribusi tetap berjalan lancar.

“Stok di Fuel Terminal Batam mencukupi. Untuk menjaga kelancaran pelayanan, suplai ke SPBU kami percepat dan diprioritaskan ke titik-titik yang membutuhkan tambahan pasokan,” katanya, Kamis (11/12).

Pertamina juga mengoptimalkan armada distribusi agar pengiriman ke seluruh SPBU berlangsung lebih cepat dan merata. Dengan percepatan suplai tersebut, pihaknya berharap antrean dapat segera terurai dan pelayanan kembali normal.

Seluruh SPBU di Batam tetap beroperasi memberi layanan kepada masyarakat. Pertamina menyampaikan, Dexlite tersedia sebagai alternatif bagi pelanggan yang membutuhkan BBM diesel dengan kualitas lebih tinggi.

Selain itu, koordinasi terus dilakukan dengan pengelola SPBU guna memastikan antrean tetap tertib dan masyarakat nyaman saat mengisi BBM.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak perlu khawatir, karena pasokan aman dan penyaluran energi terus kami optimalkan,” kata Fahrougi. (*)

Artikel Pertamina Pastikan Pasokan Biosolar di Batam Aman, Suplai ke SPBU Diprioritaskan pertama kali tampil pada Metropolis.

Donasi Bencana Sumatra di Anambas Tembus Rp130 Juta, Kelurahan Tarempa Penyumbang Terbanyak

0
Lurah Tarempa, Syamsir menyerahkan uang donasi sebesar Rp 16 Juta untuk korban bencana Sumatra ke Baznas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Anambas terus menggalang dana bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatra.

Pengumpulan dana dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari sekolah, OPD, organisasi masyarakat, hingga warga desa dan kelurahan.

Ketua Baznas Anambas, Muksin, mengatakan total dana yang berhasil dihimpun hingga Jumat (12/12) mencapai Rp130 juta. “Hampir seminggu melakukan penggalangan dana, total masuk Rp130 juta,” ujarnya.

Dari seluruh wilayah yang ikut menyumbang, Kelurahan Tarempa mencatat donasi terbesar. Warga setempat berhasil mengumpulkan dana hingga Rp16 juta.

Lurah Tarempa, Syamsir, menjelaskan penggalangan dana dilakukan secara door to door oleh RT dan RW selama dua hari. “Alhamdulillah hasilnya luar biasa, banyak warga kita yang antusias membantu saudara kita,” ungkapnya.

Menurut Syamsir, tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masyarakat Tarempa masih sangat kuat. “Ini bukan soal jumlahnya, tapi tentang bagaimana kita saling menopang di saat saudara kita tertimpa musibah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ketua RT dan RW yang bekerja tanpa lelah mendatangi rumah warga. Syamsir menyebut kerja lapangan itu menjadi kunci tingginya sumbangan dari Tarempa.

“Kita di Tarempa selalu siap berdiri paling depan ketika ada panggilan kemanusiaan,” katanya.

Syamsir berharap semangat warganya bisa menginspirasi wilayah lain untuk ikut bergerak. Menurutnya, semakin banyak bantuan yang terkumpul, semakin cepat kebutuhan darurat korban bencana bisa terpenuhi.

Baznas Anambas akan menyalurkan seluruh donasi dalam bentuk logistik dan kebutuhan darurat. Penyaluran akan dilakukan bertahap sesuai besaran dana yang masuk. (*)

Artikel Donasi Bencana Sumatra di Anambas Tembus Rp130 Juta, Kelurahan Tarempa Penyumbang Terbanyak pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus Dwi Putri: 15 Saksi Diperiksa Polsek Batuampar, Peran Wilson dan ‘CS’ Diurai

0
Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan Dwi Putri Aprilian. f. cecep

batampos – Penyelidikan kasus kematian tragis Dwi Putri Aprilian Dini (25) kembali mencatat perkembangan signifikan. Hingga Kamis (11/12), Polsek Batuampar telah memeriksa sedikitnya 15 saksi yang berasal dari dalam rumah lokasi kejadian maupun lingkungan sekitar. Pemeriksaan luas ini dilakukan untuk merangkai ulang seluruh kronologi kekerasan yang dialami korban sebelum meninggal dunia.

Kapolsek Batuampar Kompol Amru Abdullah menjelaskan, bahwa para saksi yang dipanggil merupakan individu yang mengetahui situasi rumah sebelum dan sesudah peristiwa terjadi.

“Sudah 15 saksi kami periksa, baik dari dalam rumah maupun sekitar lokasi. Keterangan mereka sangat penting untuk memperkuat konstruksi peristiwa,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Dwi Putri: Dua Saksi Baru Muncul, Pengusutan Kian Menguat

Secara administratif, penyidik juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan, menandai masuknya kasus ini ke tahap penyidikan formal. Kompol Amru menegaskan bahwa saat ini fokus penyidik adalah menyelesaikan berkas dugaan pembunuhan terlebih dahulu. “TPPO dan kemungkinan tindak pidana lain akan menyusul setelah berkas utama pembunuhan selesai. Itu kami diback up Satreskrim polresta Barelang,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin juga menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini akan bergerak meluas. Ia menyebut ada indikasi kuat yang mengarah pada dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terkait pola kerja dan jaringan agensi yang mengatur keberadaan korban di Batam. “Tidak hanya pembunuhan, dugaan TPPO dan keterlibatan agensi bermasalah akan kami dalami,” tegasnya.

Dalam rekonstruksi keterangan awal yang dibangun penyidik bersama tim kuasa hukum, korban disebut mengalami rangkaian kekerasan selama beberapa hari. Rekaman CCTV memperlihatkan dugaan penyiksaan bertubi-tubi hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamar lantai satu. Sejumlah bukti fisik seperti luka lebam, wajah membengkak, serta dugaan ikatan pada tubuh semakin menguatkan dugaan penganiayaan berat.

Sejauh ini, penyidik telah memetakan peran para tersangka yang sebelumnya diamankan. Tersangka utama, Wilson, diduga berperan sebagai pihak yang memiliki kontrol penuh atas aktivitas di dalam rumah serta bertanggung jawab dalam sebagian tindakan kekerasan fisik terhadap korban. Ia juga disebut beberapa saksi sebagai orang yang memberi perintah kepada penghuni rumah lainnya.

Selain itu, terdapat tersangka pendamping lainnya (sejumlah orang yang dikenal sebagai bagian dari “Wilson cs”) yang diduga terlibat dalam berbagai tindakan, mulai dari membantu menahan korban, menyaksikan kekerasan tanpa mencegahnya, hingga turut melakukan penganiayaan. Peran mereka kini tengah dipetakan kembali oleh penyidik berdasarkan keterangan saksi dan bukti digital.

Penyidik juga menyoroti peran pengurus rumah dan pihak yang bertugas mengatur mobilitas korban, yang diduga mengetahui kondisi korban namun tidak melaporkannya. Mereka dianggap berpotensi terlibat dalam pembiaran, kelalaian berat, atau turut serta dalam rangkaian tindak pidana yang menyebabkan kematian korban.

Tim kuasa hukum Hotman Paris 911 menyebut bahwa sejumlah saksi baru yang muncul memperkuat dugaan adanya pola kekerasan berulang di lokasi tersebut. Mereka menegaskan seluruh informasi yang didapat telah diserahkan kepada polisi.

“Keterangan saksi-saksi ini sangat membantu dalam memperjelas peran masing-masing pelaku. Semua detail kami cocokkan satu per satu,” ujar Putri Maya Rumanti.

Dengan semakin mengerucutnya konstruksi perkara, penyidik optimistis proses hukum dapat segera naik ke tahap berikutnya. Mereka memastikan tidak ada pelaku yang akan luput dari pertanggungjawaban. Sementara itu, keluarga korban dan tim hukum berharap seluruh rangkaian penyidikan berjalan transparan demi memastikan keadilan bagi almarhumah Dwi Putri. (*)

Artikel Kasus Dwi Putri: 15 Saksi Diperiksa Polsek Batuampar, Peran Wilson dan ‘CS’ Diurai pertama kali tampil pada Metropolis.

Oknum ASN Tanjungpinang Diduga Aniaya Anak Tiri, Polisi Tetapkan Tersangka

0
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. F. Jawa Pos.

batampos – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, berinisial IR (47), resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Korban adalah anak tirinya sendiri yang masih berusia 10 tahun.

Penetapan tersangka dibenarkan Wakil Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, Iptu Onny Chandra, pada Jumat (12/12). Kasus ini berawal dari laporan yang masuk ke Polresta Tanjungpinang pada 10 Agustus 2025, terkait dugaan penganiayaan di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Laporan dibuat oleh ayah kandung korban setelah melihat adanya tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar Onny.

Melihat adanya sejumlah lebam, pelapor langsung berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Anak untuk melakukan visum. Hasil visum kemudian digunakan sebagai alat bukti dugaan kekerasan.

Onny menjelaskan, orang tua kandung korban telah lama berpisah. Korban tinggal bersama ibu serta ayah sambungnya, yang kini menjadi tersangka.

Setelah serangkaian pemeriksaan saksi dan bukti, penyidik meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan sebelum akhirnya menetapkan IR sebagai tersangka.

“Berdasarkan dua alat bukti yang sah, IR kami tetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga,” tegas Onny.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 44 Ayat 1 UU KDRT dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara, serta pasal kekerasan terhadap anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan penjara.

Korban saat ini telah dipindahkan ke rumah ayah kandungnya dan menjalani pendampingan serta konseling dari UPTD.

“Korban sudah ditangani. Kini berada bersama ayah kandung dan mendapatkan pendampingan psikologis,” kata Onny. (*)

Artikel Oknum ASN Tanjungpinang Diduga Aniaya Anak Tiri, Polisi Tetapkan Tersangka pertama kali tampil pada Kepri.