Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 5833

Warga Pelita Keluhkan Banyak Aksi Pencurian Kepada Kapolsek Lubukbaja

0
ilsutrasi pencurian
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Warga Pelita, Lubukbaja mengeluhkan banyaknya aksi pencurian di kawasan tersebut. Modusnya, pelaku menggunakan becak motor dan mengangkut barang-barang yang ada di depan rumah serta pertokoan.

Ketua RW IV Pasar Pelita, Marjoni, mengatakan, warganya sudah resah dengan aksi pencurian tersebut. Bahkan, warga sempat memergoki para pelaku.

“Kami sudah pernah menegur pembawa becak motor agar jangan memasuki kawasan komplek. Tapi dijawab kalau dirinya punya anak istri yang harus dihidupi,” ujar Marjoni dalam kegiatan Curhat Jumat Kamtibmas bersama Polsek Lubukbaja.

Baca Juga: Rawan Longsor, Pembangunan Batu Miring di SMAN 21 Batam Dilakukan Bertahap

Selain kehilangan barang-barang di depan rumah dan pertokoan, warga juga mengeluhkan banyaknya aksi pencurian motor.

“Di sini juga banyak OKP (organisasi kepemudaaj) yang mengatasnamakan Pemuda tempatan untuk meminta sumbangan,” kata Marjoni.

Hal senada dikatakan, Ketua RW 01 Baloi Indah Anggrek. Dalam kesempatan itu ia meminta polisi untuk meningkatkan patroli selama bulan Ramadan.

Baca Juga: Puluhan Rumah di Purimas 2 Terancam Tertimbun Tanah Longsor

“Patroli di masjid pada saat umat beribadah. Agar dapat menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang beribadah,” katanya.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yudi Arvian, mengatakan, untuk mengantisipasi pencurian tersebut, pihaknya akan meningkatkan patroli khususnya di jam rawan. Serta patroli di jam ibadah bulan Ramadan nanti.

“Untuk OKP yang mengatasnamakan pemuda ataupun yayasan, saya akan perintahkan tim untuk menindak apa bila ada unsur pemerasan maupun pemaksaan saat meminta bantuan atau sumbangan,” katanya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

8 Orang Dinyatakan Hilang Usai Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

0
Petugas membawa korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang untuk dirujuk di RSUD Koja, Jakarta, Sabtu (4/3/2023). Sejauh ini sebanyak 17 orang meninggal dan puluhan luka-luka akibat peristiwa tersebut. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Sebanyak delapan orang masih dinyatakan hilang usai insiden kebakaran pipa bahan bakar minyak yang terjadi di Depo Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3) malam. Ihwal adanya hal ini dikatakan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara Rizal.

Rizal mengatakan, lokasi peristiwa kebakaran merupakan pemukiman padat penduduk yang berpotensi menimbulkan korban cukup banyak.

“Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan terbakarnya pemukiman warga di Jalan Tanah Merah Bawah, RT 12 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja,” kata Rizal di Jakarta, dikutip dari Antara Sabtu (4/3).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 20.16 WIB, pada Jumat (3/3). Kobaran api membumbung tinggi dan membuat langit di sekitar lokasi kejadian menjadi gelap, karena tertutup asap hitam.

Warga berlarian menyelamatkan diri ke berbagai tempat aman, di antaranya markas PMI Jakarta Utara yang berada tidak jauh dari pemukiman mereka.

Rizal menuturkan, jumlah warga yang mengungsi ke markas PMI Jakarta Utara mencapai 338 jiwa.

Para warga itu juga tersebar di sejumlah posko, di antaranya RPTRA Rasela sebanyak 256 jiwa, Kantor Dinas Tenaga Kerja sebanyak 74 jiwa, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan sebanyak 65 jiwa, hingga beberapa masjid di sekitar lokasi kejadian.

Selain menyebabkan delapan orang masih dinyatakan hilang, kebakaran pipa bahan bakar minyak itu juga menewaskan 13 orang dan 49 orang mengalami luka bakar.

Korban meninggal dunia berada di Rumah Sakit Polri, sedangkan korban luka bakar ada di sejumlah rumah sakit, di antaranya Rumah Sakit Pelabuhan, RSUD Tugu Koja, Rumah Sakit Mulyasari, dan Rumah Sakit Koja.

Saat ini, suasana pemukiman terpantau mulai kondusif. Pukul 03.30 WIB, para petugas pemadam kebakaran meninggalkan lokasi yang menandakan upaya pemadaman api telah selesai.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar insiden kebakaran fasilitas bahan bakar minyak milik perseroan tidak lagi terulang di masa depan. (*) 

Reporter : JP Group

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Data Polisi 14 Orang Meninggal

0
Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, mengalami insiden kebakaran, Jumat (3/3) malam. (Istimewa)

batampos – Polres Metro Jakarta Utara mengungkap sudah ada 14 korban meninggal akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Saat ini proses evakuasi terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

“Sampai saat ini 14 meninggal dunia dan beberapa mengalami luka bakar,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion kepada wartawan, Jumat (3/3) malam WIB.

Untuk korban luka-luka tercatat sebanyak 24 orang. Data ini masih bersifat sementara dan masih dapat bertambah.

Para korban telah dilarikan ke beberapa rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. “Beberapa yang mengalami luka bakar di rujuk ke RS,” jelasnya.

Sebelumnya, Depo Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, mengalami kebakaran. Api yang membesar dan asap hitam terlihat membumbung tinggi di udara. Hal itu dikonfirmasi pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

“Objek pipa bensin Pertamina,” ujar Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Mulat Wijayanto dalam keterangannya, Jumat (3/3).

Menurut Mulat, kejadian itu tepatnya terjadi di Jl. Tanah merah Bawah RT 012 RW 09 Kel. Rawa Badak Selatan, Kec. Koja, Jakarta Utara.

“Status pemadaman merah/dalam proses pemadaman,” katanya.

Corporate Secretart Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengonfirmasi kebenaran peristiwa kebakaran di kawasan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta.

Adapun terkait penyebabnya, Irto menyebut pihaknya belum mengetahui. Pasalnya saat ini hal yang sedang diupayakan adalah pemadaman.

“Sedang upayakan pemadaman dulu. Kita belum tahu penyebabnya. Mohon doanya,” kata Irto saat dikonfirmasi, Jumat (3/3). (*) 

Reporter : JP Group

Ditpolairud Polda Kepri Bagikan 2 Ribu Paket Sembako dan 700 Jaket Pelampung

0
ditpolairud polda kepri
Personel Ditpolairud Polda Kepri memberikan jaket pelampung kepada salah seorang masyarakat. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Ditpolairud Polda Kepri membagikan 2 ribu paket sembako dan 700 life jacket (jaket pelampung) untuk masyarakat di Pulau Kasu, Belakang Padang dan Pulau Seraya, Sekupang.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari hari jadi Polda Kepri ke 18

“Dalam rangka HUT Polda Kepri ke 18 jajaran Ditpolairud memberikan Bansos ke masyarakat pesisir, serta nelayan tradisional di Pulau Kasu dan Seraya yakni paket sembako dan juga lifejacket,” ujar Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Kepri, Kombes Boy Herlambang, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga: 10 PMI Asal Batam Diberangkatkan ke Malaysia

Sebanyak 21 personel di kerahkan untuk menjangkau wilayah tersebut menggunakan kapal patroli Ditpolairud Polda Kepri. Tujuan dari giat tersebut adalah agar terjalin nya sinergitas antara Polda Kepri dan masyarakat khususnya yang berada di pulau-pulau.

“Tentu dengan momen ini agar terjalinnya sinergitas ke masyarakat pulau-pulau, sehingga bisa lebih bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat pesisir, pengguna jasa transportasi laut serta nelayan agar mewaspadai terhadap peringatan cuaca yang sudah disampaikan oleh BMKG.

Baca Juga: Rawan Longsor, Pembangunan Batu Miring di SMAN 21 Batam Dilakukan Bertahap

Sebelumnya, Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Apri Fajar Hermanto, mengatakan, bahwa jajaranya sudah bersiaga. Selain itu, perintah ini juga telah disampaikan ke jajaran Ditpolairud yang ada di daerah.

“Pak Dir (Kombes Boy Herlambang), sudah meminta jajaran Polairud daerah bersiaga dan siap membantu masyarakat saat dibutuhkan,” tutur Apri.

Baca Juga: BP Batam Lakukan Sosialisasi kepada Warga yang Terdampak Pembangunan Jalan

Apri berharap, masyarakat bisa segera menginformasi, jika menjadi korban kecelakaan di laut.

“Kepada masyarakat yang melihat atau menjadi korban, segera lapor ke kami. Kami akan segera menuju ke lokasi yang disebutkan. Selalu berhati-hati saat di laut,” tutupnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

10 Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Dilarikan ke RS Koja

0
Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/3), mengalami insiden kebakaran. (Istimewa)

batampos – Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara mendata hingga sejauh ini ada 10 korban yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Mereka adalah korban dari kebakaran pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) di Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara.

“Saat ini terdata10 korban yang sudah masuk IGD Koja. Kami akan memberikan info selanjutnya,” ujar Humas Rumah Sakit Koja Dewi Fitriani saat dihubungi wartawan, Jumat (3/3).

Terkait dengan kondisi korban, ia mengatakan belum mendapatkan informasi secara komprehensif dari yang menangani. Hal itu termasuk dengan korban meninggal dunia. v”Saat ini belum terinfo (yang meninggal,Red)” kata Dewi.

Sebelumnya, pihak Pertamina membenarkan adanya pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, terbakar. Hal itu disampaikan Unit Manager Communication Relations dan CSR Pertamina MOR III Eko Kristiawan. “Terjadi insiden terbakarnya pipa penerimaan BBM di Integrated Terminal BBM Jakarta, Plumpang,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/3).

Hingga saat ini, Eko mengatakan bahwa berbagai pihak tengah melakukan penanggulangan dan evakuasi pekerja maupun warga sekitar lokasi kejadian. “Saat ini sedang dilakukan upaya penanggulangan dan evakuasi pekerja maupun warga disekitar lokasi berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,” ucapnya. “Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat berupaya maksimal dalam penanggulangan insiden yang terjadi,” tandas Eko. (*)

Reporter: JP Group

Hujan Deras, Batu Miring di TPU Kamboja Longsor

0

batampos– Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Bintan dalam beberapa hari menyebabkan salah satu batu miring di TPU Kamboja, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, longsor.

Akibatnya, satu makam terdampak tanah longsor. Sedangkan makam lainnya nyaris longsor.

Masyarakat melihat kondisi makam keluarganya pascainsiden batu miring longsor, Kamis (2/3/2023)  dengan mendatangi TPU Kamboja di Tanjunguban Jumat (3/3/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Petugas TPU Kamboja, Tanjunguban, Heri mengatakan, kejadian batu miring lahan makam yang longsor, diketahui pada Kamis (2/3/2023).

“Kemarin sore sekira pukul 16.30 WIB,” kata dia ditemui di lokasi TPU Kamboja, Tanjunguban, Jumat (3/3/2023) siang.

BACA JUGA:Lahan Kawasan Hutan untuk TPU Baru di Tanjunguban Segera Digunakan

Dia mengatakan, batu miring yang longsor sepanjang lebih 3 meter.

Akibat batu miring yang longsor, dia mengatakan, satu makam tertimbun tanah longsor.

“Yang tertimbun tanah ada 1 makam, sedangkan makam di atasnya tergantung dan kalau longsor lagi bisa jatuh,” kata dia.

Dia mengatakan, banyak warga yang datang sejak pagi ke lokasi TPU Kamboja, Tanjunguban.

Sebagian masyarakat datang untuk melihat kondisi makam keluarganya, sedangkan sebagian lain ingin melaksanakan gotong-rotong di lokasi batu miring yang longsor.

Namun karena hujan semakin deras, dia mengatakan, untuk sementara warga hanya memasang kayu untuk menahan agar tidak longsor lagi.

Dia mengakui, kejadian serupa pernah terjadi di TPU Kamboja, Tanjunguban.

“Kalau tidak salah dua tahun lalu. Insha Allah informasinya tahun ini mau diperbaiki,” kata dia.

Meski lahan makam di TPU Kamboja, Tanjunguban semakin sempit namun masih ada warga yang memakamkan keluarganya yang sudah meninggal di TPU Kamboja.

“Masih, kalau orang kampung saja masih dimakamkan di sini, karena kalau ke TPU di Lobam jauh,” kata dia.

Sementara warga setempat, Sukardi mengharapkan, TPU baru yang di daerah Sei Jago, Tanjunguban bisa segera digunakan. Bahkan, dirinya siap jika diminta untuk berpartisipasi melaksanakan gotong royong.

“Kita tunggu dari pemerintah. Kalau diminta untuk melaksanakan gotong-royong, kita siap,” kata dia.

Camat Bintan Utara, Deny Irman Susilo mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait lahan batu miring makam yang longsor.

“Yang longsor sekira 5 atau 6 meter,” kata dia.

Dikatakannya, masyarakat sudah melaksanakan gotong-royong di lokasi yang longsor namun karena hujan deras akhirnya dihentikan.

“Takutnya makin longsor,” kata dia.

Dia mengatakan, pemerintah telah menganggarkan untuk perbaikan batu miring yang longsor beberapa tahun lalu di sisi kiri makam dari jalan masuk.

“Mudah-mudahan yang longsor sekarang bisa terkover juga,” kata dia.

Terkait soal kapan lahan TPU baru dapat digunakan?

Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan pendekatan ke petani pengarap yang ada di lahan seluas lebih kurang 3,9 hektare tersebut.

“Kemarin Pemkab Bintan minta diinventarisir jumlah petani pengarap di sana, sudah kita laporkan, kita masih menunggu arahan dari Pemkab,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Wali Kota Batam Siapkan Desain Drainase Induk untuk Cegah Banjir

0
IMG 20230301 WA0017 e1677685015634
Banjir melanda beberapapemukiman di Batam setelah hujan mengguyur sejak Selasa (28/2).

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tengah menyiapkan drainase induk yang terintegritas, dan bisa mencegah banjir.

Seperti diketahui sampai saat ini titik banjir masih terus bermunculan. Beberapa permukiman warga, bahkan jalan terendam banjir.

Pembangunan drainase ini akan dibangun bertahap, dan diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di Batam.

Baca Juga: 10 PMI Asal Batam Diberangkatkan ke Malaysia

“Hujan sebentar sudah banjir. Ini yang harus kita antisipasi ke depan. Jadi saya mengajak developer untuk turut membantu Pemko Batam dalam menangani persoalan drainase yang layak ini,” kata Rudi saat menghadiri Central Property Festival Jazz Nigth di Mega Mall, Kamis (2/3/2023) malam.

Ia menyebutkan, seperti pembuatan drainase perumahan, pihaknya berharap disiapkan secara matang. Sehingga saat hujan lebat dapat menampung debit air dan mengalir dengan lancar.

Ia juga mengaku akan mendukung penuh kegiatan program pembangunan. Sehingga nantinya Kota Batam dapat benar-benar menjadi satu kota modern dan bertaraf internasional.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Polsek Bulang Ingatkan Nelayan Untuk Waspada

“Tapi tetap keinginan saya developer berperan dalam penyediaan lahan untuk pembangunan drainase. Jadi jangan setengah- setengah untuk drainase ini. Karena kalau banjir repot semua,” tegasnya.

Penataan infrastruktur di Batam tidak bisa terwujud dalam waktu yang singkat. Saat ini pihaknya sudah mulai membangun. Pada dasarnya kelayakan drainase juga diperhitungkan.

Baca Juga: Puluhan Rumah di Purimas 2 Terancam Tertimbun Tanah Longsor

“Lagi kami benahi semua. Mungkin kita bisa lihat hasilnya ke depan. Pemko menjalankan tugas untuk mengentaskan banjir ini. Kita juga tengah menyiapkan desain drainase induk guna mengatasi masalah banjir, nantinya akan kita buat secara bertahap,” ujarnya.

Rudi meminta para pengembang properti tidak ragu untuk berinvestasi di Kota Batam. Pihaknya akan siap mengawal dan memberikan kemudahan dalam proses perizinannya.

“Izin sudah kami kasih, harusnya saling bantu dalam membangun Batam. Termasuk ketersediaan aliran air yang layak,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Ini Tips Berkendara di Musim Hujan

0
ilustrasi berkendara

batampos – Cuaca saat ini sangat tidak bersahabat. Karena sering hujan. Bah, berkendara pada saat hujan bukan sebuah hal yang mudah untuk dilakukan bagi sebagian orang, berbagai persiapan untuk mencegah hal-hal yang berdampak buruk harus segera dilakukan sebelum berkendara mulai dari persiapan fisik hingga kesehatan dari kendaraan tersebut.

Dalam keterangan resminya pada Selasa, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memberikan tiga poin penting yang harus dilakukan oleh pengendara sebelum beraktivitas menggunakan kendaraan kesayangan mereka.

“Kami berharap, lewat tips ini para pengendara dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman ketika dalam kondisi hujan. Sahabat juga dapat memastikan kendaraannya agar selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis rutin di bengkel resmi Daihatsu terdekat,” kata Marketing People Development Department Head PT Astra Daihatsu Motor, Ben Faqih.

Periksa kendaraan
Poin utama yang patut dipersiapkan adalah kendaraan itu sendiri. Persiapan ini bisa meliputi berbagai pengecekan kondisi ban, segera ganti jika karet ban sudah tipis. Alur ban yang masih bagus dapat meminimalisasi risiko melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) ketika hujan.

Pemilik kendaraan juga disarankan untuk rajin mengecek kondisi karet wiper, komponen ini penting dalam menyapu air untuk menjaga visibilitas ketika berkendara. Periksalah komponen ini secara berkala, dan ganti dengan yang baru di bengkel resmi bila kondisi sudah getas dan sapuannya tidak bersih.

Langkah yang harus dilanjuti adalah dengan memastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik. Komponen ini akan sangat membantu dalam memberikan visibilitas baik bagi pengemudi atau pun pengendara lainnya.

Persiapan fisik
Kondisi fit pada saat mengemudi akan sangat membantu sang juru kemudi tetap fokus dalam berkendara. Dalam kondisi hujan, penting rasanya jika seorang yang berkegiatan rutin dengan berkendara dituntut untuk selalu fit ketika sudah berada di dalam kendaraan mereka.

Oleh karena itu, pengendara atau pengemudi harus memastikan kondisi kesehatan tubuh tetap fit, karena merupakan aspek terpenting dalam beraktivitas, terlebih ketika akan berkendara.

BACA JUGA: Berkendara Aman saat Hujan, Perhatikan Tujuh Hal ini

Sedia payung di dalam mobil, karena tempat tujuan tidak selalu memiliki pelindung atap kanopi, sehingga dapat melindungi tubuh dari guyuran air hujan ketika turun dari mobil.
Membawa atau menggunakan baju hangat ketika akan berkendara. Untuk berjaga-jaga, anda juga dapat menyediakan alas kaki atau sandal cadangan di dalam mobil.

Saat berkendara
Ketika hujan turun cukup deras, pengemudi disarankan untuk menyalakan lampu. Hal ini akan membantu untuk melihat pandangan di jalanan yang biasanya kurang jelas, sehingga lampu kendaraan dapat membantu dan memberi tanda bagi pengendara di sekitar.

Selalu jaga jarak, dan kecepatan dengan kendaraan lain agar dapat bereaksi terhadap manuver pengendara lain yang mendadak, terutama ketika menghindari genangan air, jalanan rusak, dan hambatan eksternal lainnya.

Ini yang harus diperhatikan. Tidak menyalakan lampu hazard ketika hujan, karena dapat mengganggu konsentrasi dan menyulitkan pandangan pengendara lain, khususnya di belakang kita yang dapat mengurangi kepekaan saat akan memperlambat, dan berpindah jalur atau berbelok arah.

Untuk yang terakhir, ketika pengendara dengan terpaksa melintasi jalan yang tergenang, jangan panik tetap tenang, dan disarankan untuk menggunakan gigi rendah dan RPM yang stabil. (*)

reporter: antara

DLH Akan Olah Sampah dan Menghasilkan BBM

0

 

 

batampos – Dinas Lingkungn Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang datangkan mesin destilator untuk mengolah sampah plastik yang menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan tahun 2023 Pemko Tanjungpinang sudah mempersiapkan mesin untuk mengolah sampah dan menghasilkan BBM.

“Tujuan utamanya adalah mengurangi sampah dan memiliki nilai ekonomis,” kata Rahma, Jumat (3/3/2023).

Mesin tersebut akan ada pada 2023 ini, sebab sudah dipesan dan sekarang masih dalam perjalanan. Nantinya bisa menghasilkan BBM jenis solar dan bensin. Rahma berharap alat itu bisa menjadi solusi untuk pengelolaan sampah di Tanjungpinang.

“Tidak mungkin dimusnahkan saja, harus punya nilai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, Riono menambahkan selama ini sampah plastik di Tanjungpinang merupakan pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.

“Tahun 2023 ini kami datangkan alat destilator untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar,” kata Riono.

BBM yang dihasilkan itu, dijelaskan Riono dalam 10 Kilogram (Kg) sampah plastik akan menghasilkan 6 liter solar, 2 liter bensin dan 1,5 liter minyak tanah.

“Itu sampah plastik yang bisa diolah menjadi bahan bakar, kalau sampah plastik yang tidak bisa diolah menjadi bahan bakar, solusinya dijadikan paving blok,” terangnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Pekerja Konstruksi di IKN Gunakan Kartu Multifungsi untuk Transaksi Keuangan

0

 

 

batampos – Guna mempermudah kegiatan transaksi keuangan di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong para pekerja konstruksi untuk memanfaatkan kartu multifungsi khusus dari Bank BNI. Adanya kartu multifungsi tersebut diharapkan dapat mewujudkan hunian yang nyaman sekaligus ekosistem digital dan melatih para pekerja untuk lebih sadar penggunaan teknologi di sektor keuangan dalam bekerja.

“Para pekerja konstruksi di IKN kami bekali dengan kartu multifungsi dari BNI sehingga mudah dalam melaksanakan transaksi keuangan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jum’at (3/3/2023).

Kementerian PUPR, imbuh Iwan, juga ingin mewujudkan smart village dengan membangun digital ekosistem di kawasan IKN. Selain itu, pihaknya ingin para pekerja konstruksi juga melek informasi dan teknologi di sektor keuangan.

“Kami ingin pekerja konstruksi memiliki budaya baru dalam bekerja dan menggunakan kartu multifungsi ini dengan baik. Jadi pekerja konstruksi di IKN ini selain membangun konstruksi juga bisa belajar dan memanfaatkan teknologi yang baru,” katanya.

Pembangunan HPK, kata Iwan, sebenarnya diperuntukkan bagi pekerja agar terbiasa bekerja di lingkungan yang tertata, nyaman dan jam kerja yang disiplin. Selain unit hunian yang telah dilengkapi dengan fasilitas yang baik seperti tempat tidur susun dan laci untuk tempat pakaian, juga tersedia toilet yang bersih, tempat ibadah masjid dan tentunya kantin yang menyediakan makanan dan minuman yang higienis.

Sebagai informasi, kartu multifungsi tersebut merupakan hasil kerjasama Kementerian PUPR dengan Bank BNI. Kartu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk payroll gaji, akses masuk, alat pembayaran, asuransi, dan lainnya selama di lingkungan HPK IKN.

“Rusun HPK nya sudah tertata rapi bukan berbentuk bedeng-bedeng lagi dan tersedia masjid dan kantin yang higienis bukan warung biasa. Pekerja di IKN juga harus disiplin, hidup sehat dan punya budaya kerja yang baru salah satunya bisa bertransaksi dengan kartu multifungsi jadi mereka tidak perlu lagi bawa uang tunai saat bekerja,” terangnya.

 

Salah seorang pekerja di HPK IKN, Taufik mengaku senang bisa bekerja membangun IKN. Apalagi hunian untuk pekerja sangat rapi dan nyaman.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah khususnya Kementerian PUPR yang telah memberikan hunian yang layak bagi kami sebagai pekerja konstruksi. Kami juga siap menggunakan kartu multifungsi karena mempermudah bertransaksi,” katanya. (*)