Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 5843

Masyarakat sekitar Kawasan Wisata Lagoi Didorong Hasilkan Produk Berkualitas yang Diminati Wisatawan

0
Masyarakat saat mengikuti pelatihan sablon yang diselenggarakan PT. BRC di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (17/2/2023). F.Bintan Resort untuk Batam Pos.

batampos– Tingginya kunjungan wisatawan yang datang ke kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi, Bintan menjadi peluang besar bagi kelompok masyarakat khususnya pelaku UMKM.

Sebagai pengelola kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi, PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC) menangkap peluang ini dengan mendorong kelompok masyarakat untuk menghasilkan produk berkualitas yang diminati wisatawan.

Salah satunya dengan memberikan pelatihan sablon di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (17/2/2023).

GM Finance & Admin PT. BRC, Hebron Habeahan mengatakan, pelatihan ini bagian dari program Bintan Berkarya untuk kelompok masyarakat yang ada di sekitar kawasan wisata Bintan Resorts, Lagoi.

“Program ini dirancang PT. BRC bagi kelompok masyarakat dan berkolaborasi dengan pemerintah setempat,” kata dia.

BACA JUGA: Perbanusa Bikin Pelatihan Membuat Ecobrick di Bintan

Dijelaskan dia, program ini dimaksudkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat dari sektor pariwisata.

“Kita ingin masyarakat mampu menciptakan produk berkualitas yang diminati turis lokal serta internasional,” kata dia.

Program ini sudah berjalan sejak 2022 dan diawali dengan pemberian pelatihan menjahit, merajut dan teknik ecoprint bagi kelompok masyarakat di Kelurahan Kota Baru dan Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong.

Adapun produk yang dihasilkan antara lain gantungan kunci, tas, boneka, dompet dan lain sebagainya.

Selanjutnya dibentuk UMKM Mart sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan berbagai produk yang dihasilkan di berbagai kegiatan wisata di kawasan Bintan Resorts.

“Dan sudah diproduksi sebelas produk unggulan,” kata dia.

Dia mengatakan, setelah pelatihan ini, akan ada pelatihan membatik.

Dia berharap, produk yang dihasilkan dari setiap kelompok yang tumbuh dan bergabung di bawah wadah UMKM Mart akan dapat menunjukkan ciri khas, menciptakan sumber pendapatan dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi di masing-masing desa.

Salah seorang peserta pelatihan, Wahyu Prayoga mengatakan, pelatihan ini merupakan peluang yang bagus untuk mengembangkan keahlian dan bisnis serta memajukan desa di bidang ekonomi.

Camat Teluk Sebong, Sri Henny Utami mengharapkan, pelatihan ini dapat berkolaborasi melalui APBDes sehingga manfaatnya akan
jauh lebih besar bagi masyarakat.

Kades Sebong Pereh, Bahari mengharapkan, semoga produk yang diproduksi bisa diserap di kawasan wisata Bintan Resorts. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Deli Indonesia Resmi Rilis Produk Kolaborasi Bareng AGNEZMO

0
deli indonesia
Deli Indonesia Resmi Rilis Produk Kolaborasi Bareng AGNEZMO. Foto: Deli Indonesia untuk Batam Pos

batampos – Deli Group didirikan pada tahun 1981 dan selama bertahun-tahun menduduki peringkat pertama dalam bidang pendidikan dan budaya di Cina. Di negara asalnya, merek Deli telah menjadi panutan untuk produk alat tulis.

Selain itu, Deli memiliki 11 pusat pemasaran regional, 7 pusat R&D, dan 6 basis manufaktur di seluruh dunia. Produknya dijual di lebih dari 130 negara dan wilayah. Di banyak negara, Deli telah menjadi merek terkenal dan melokal di bidang pendidikan dan budaya.

Juga di Indonesia, agar lebih dekat dengan konsumen, sejak berdiri 5 tahun lalu, Deli Indonesia terus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di seluruh Indonesia, menghasilkan lebih dari 12.000 produk, lengkap dan komprehensif, cocok untuk semua kebutuhan konsumen. Sesuai dengan misi dari Deli, yaitu untuk menciptakan produk yang baik dan melayani pengguna global.

Pada 4 Desember 2022, Deli Indonesia mengumumkan kerjasamanya dengan AGNEZ MO sebagai brand ambassador Deli Indonesia. Multi talenta, dinamis, dan Go Internasional adalah simbol kesuksesan karier seseorang.

Ciri-ciri tersebut erat kaitannya dengan AGNEZ MO. Hal ini juga sangat cocok dengan Deli, yang memiliki beragam kategori produk, terus-menerus berinovasi, dan multinasional.

Dalam kerjasama tersebut, AGNEZ MO juga membagikan kisah karirnya. Vidio iklan pertama yang dibuat bersama oleh AGNEZ MO dan Deli secara resmi dirilis pada 18 Februari 2023.

AGNEZ MO terus terang mengatakan, dalam video tersebut, bahwa tidak peduli berapa kali dia memulai lagi dari awal, dia tidak membiarkan melepaskan kreasinya, karena setiap awal yang baru, ditemani oleh Deli.

“Deli membuat ide-ideku lebih berwarna. Dengan Deli, proses kreatifku jadi lebih efisien. Deli #TemanSuksesku,” ujar AGNEZ MO dalam video yang menampilkan kisah perjalanannya bersama Deli Indonesia.

Deli Indonesia percaya bahwa Deli dapat menjadi sahabat sukses masyarakat Indonesia, dan Deli berusaha untuk menjadi sahabat kebutuhan sehari-hari konsumen menuju kesuksesan.

Menyertai perkembangan kreativitas dan kebijaksanaan anak-anak, dan juga menyertai karier dan kesuksesan orang dewasa. Untuk itu, Deli Indonesia akan terus menampilkan inovasi terbarunya untuk membuktikan bahwa Deli Indonesia dapat mengakar di pasar Indonesia dengan menghadirkan produk-produk terbaik.

Direktur PT. Deli Group Indonesia, Peter Lim, mengatakan mulai 18 Februari 2023, Deli Indonesia resmi meluncurkan lini produk eksklusif AGNEZ MO, sebagai sajian inovatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Rangkaian produk eksklusif AGNEZ MO ini terbagi menjadi dua kategori produk, untuk anak-anak hingga remaja dan pekerja kantoran. Ini mencakup semuanya, mulai dari Krayon, Pensil, dan Rautannya untuk pengajaran sekolah dan perguruan tinggi, hingga Expanding File, display book, dan Stapler untuk pekerjaan kantor” lanjut Peter.

Mulai 18 Februari 2023, lebih dari 60 produk alat tulis eksklusif AGNEZ MO tersedia untuk dijual di situs e-commerce Indonesia seperti Shopee, Tokopedia, Lazada serta berbagai jaringan supermarket kecil dan toko alat tulis nasional di Indonesia.

Informasi mengenai produk Deli Indonesia juga dapat dilihat di Instagram resmi Deli Indonesia di akun Instagram @deliindonesia.(*)

Polri Identifikasi 2 Jenazah WNI Korban Gempa Turki

0
Ilustrasi: Gempa Turki (Istimewa)

batampos – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi dua jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi di Turki. Dua jenazah tersebut merupakan WNI berjenis kelamin perempuan asal Bali.

Kasatgas Misi Kemanusiaan Turki 2023, Brigjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan, kedua korban ditemukan di daerah Dyarbakir. Lalu proses identifikasi berjalan sejak Kamis (16/2).

“Tim pun langsung membantu melakukan tindakan proses identifikasi,” kata Gatot dalam keterangan tertulis, Senin (20/2).

Gatot menuturkan, kedua jenazah tersebut ditemukan di bawah reruntuhan gedung apartemen Galeria setelah tertimbun selama kurang lebih 2 minggu. Korban dalam kondisi sulit dikenali secara visual sehingga perlu identifikasi yang lebih akurat secara scientific.

Berdasarkan permintaan dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki, Tim DVI Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 jenazah diduga WNI, yang dinyatakan hilang kontak di Dyarbakir Turki pada bencana gempa bumi.

Adapun hasil pemeriksaan DVI menyatakan 2 korban bernama Irma Lestari, 33, dan Ni Wayan Supini, 45. Proses identifikasi Irma berdasarkan catatan medis dan properti. Sementara untuk Ni Wayan Supini teridentifikasi berdasarkan catatan medis, gigi dan properti.

“Selanjutnya kedua jenazah akan dipulangkan ke tanah air oleh pemerintah melalui KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang direncanakan akan didampingi Atpol KBRI Ankara,” pungkasnya.

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan magnitudo 7,8 terjadi di wilayah Turki pada Senin (6/2). Peristiwa ini awalnya mengakibatkan 500 korban jiwa dan 3000 orang luka-luka, namun jumlah korban terus bertambah.

Selain Turki, beberapa negara seperti Suriah, Lebanon, dan Israel juga terdampak. Tercatat ada 24 gempa susulan setelah gempa utama di Turki. Pusat gempa terjadi kira-kira di sepanjang Patahan Anatolia Timur (East Anatolian Fault). (*)

Reporter: JP Group

BRIN: Asupan Protein Hewani Rendah, Tingkat Kecerdasan di Bawah Rerata Dunia

0
Tangkapan layar Periset BRIN, Tri Puji Priyatno, menjelaskan paparannya ketika menjadi narasumber BRIN Insight Every Friday, Jumat (17/2/2023). (Dok BRIN)

batampos – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti rendahnya konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia. Pasalnya dengan tingkat konsumsi protein hewani yang rendah itu, memicu kekurangan gizi dan tingkat kecerdasan yang rendah. Indikasinya tingkat rerata IQ Indonesia berada di urutan 130 dari 199 negara.

Rendahnya konsumsi protein hewani itu disampaikan Kepala Pusat Riset Peternakan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN Tri Puji Priyatno. Analisa soal konsumsi protein hewani itu dia ambil dari laporan BPS 2021 yang belum lama ini dikeluarkan. Protein hewani itu meliputi telur, ayam, ikan, daging sapi, dan susu. Laporan BPS menunjukkan adanya ketimpangan konsumsi protein hewani antara kelompok masyarakat berpengeluaran rendah, sedang, dan tinggi.

Dia menuturkan alam Indonesia menyuguhkan beragam protein hewani yang melimpah. “Namun tidak semua lapisan masyarakat punya kesempatan mengonsumsi protein, sesuai standar kecukupan nasional,” katanya dalam diskusi virtual bertajuk Riset Peternakan Mendukung Kebutuhan Protein Masyarakat, kemarin (19/2).

Menurut dia riset dan inovasi bisa mengambil peran untuk mengatasi persoalan konsumsi protein hewani tadi. Dengan inovasi pangan yang tepat, bisa menghadirkan produk ubtuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat yang mudah diperoleh. Kemudian yang terpenting bisa didapatkan dengan harga terjangkau.

Tri menuturkan rendahnya konsumsi protein hewani tidak bisa dibiarkan berlarut. “Kurangnya (asupan) protein hewani menyebabkan kekurangan gizi dan akan menimbulkan stunting. Berupa tingkat kecerdasan rendah,” katanya. Kondisi itu akan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang sulit berkompetisi di tengah persaingan masyarakat global.

Soal resiko rendahnya kecerdasan akibat kurang asupan protein hewani tersebut, Tri mengutip riset terbaru yang dikeluarkan badan pemerintah kecerdasan internasional. Dalam laporannya disebutkan bahwa rerata IQ masyarakat Indonesia adalah 78,49 poin. Sementara rerata skor IQ atau kecerdasan dunia adalah 100,74 poin. “Kita berada di posisi 130 dari 199 negara,” katanya.

Menurut dia fakta tersebut tentu memprihatinkan. Apalagi Indonesia sudah 78 tahun merdeka. Dia lantas membandingkan tingkat IQ Malaysia yang sudah melejit melampaui Indonesia. Rata-rata tingkat IQ di negeri jiran itu 87,58 poin.

Tri menuturkan tingginya rerata IQ warga Malaysia itu sejalan dengan tinfkay asupan protein hewani mereka. Asupan protein hewani di Malaysia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Disusul kemudian Vietnam, Filipina, dan Thailand. Indonesia sendiri nangkring di urutan kelima.

Tri juga menyampaikan, asupan protein hewani sangat penting untuk memelihara stamina tubuh. Kemudian mempercepat regenerasi sel, menjaga sel darah merah, meningkatkan kecerdasan, dan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, untuk memperpanjang usia harapan hidup (UHH), dan meningkatkan produktivitas atau pendapatan perkapita.

Dia menuturkan sektor peternakan menjadi salah satu aspek penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Tri mengatakan riset bidang peternakan harus dilakukan dari hulu ke hilir. “Riset yang akan kita lakukan dalam upaya meningkatkan produksi daging nasional,” katanya.

Terutama riset yang harus menghasilkan galur atau bibit unggul ternak. Lalu penyediaan pejantan unggul, teknologi pemuliaan hijauan, pakan, reproduksi, veteriner dan budidaya. Berikutnya, integrasi ternak-sawit, serta rekomendasi kebijakan peternakan.

Selain itu riset teknologi pakan, nutrisi, dan kesehatan hewan, akan diarahkan untuk peningkatan produktivitas. Sedangkan, teknologi smart farming juga perlu dikembangkan untuk mendukung budidaya ternak yang terintegrasi, dengan sistem pakan yang digunakan dan kondisi lingkungan budidayanya.

Catatan BRIN, kontribusi produksi daging nasional, sebagai pemenuhan protein hewani, saat ini banyak disuplai dari ayam ras yang mencapai 71,5 persen. Kemudian daging sapi 9,2 persen, daging babi 6,8 persen, ayam buras 5,7 persen, dan ayam petelur 3,1 persen.

Data neraca pangan nasional, setiap tahun Indonesia mengalami defisit daging sapi. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (BPN) 2022, Indonesia mengalami defisit sekitar 134 ribu ton dari total kebutuhan daging yang mencapai 700 ribu ton. Artinya, hanya bisa dipenuhi dari daging nasional sekitar 500 ribu ton. Akhirnya Indonesia harus melakukan impor. (*)

Reporter: JP Group

Antisipasi Sisi Negatif Medsos pada Pemilu 2024

0
Arham.

ARUS media sosial alias medsos kian tak terbendung menggempur berbagai sisi bidang kehidupan manusia. Berbagai platform medsos begitu pesat perkembangannya dan menawarkan kemudahan berkomunikasi. Namun tetap tak terlepas dari sisi negatifnya yang perlu pengantisipasian khususnya menghadapi agenda nasional kepemiluan 2024.

Data terbaru bulan Februari 2022, menurut Datareportal, digitaliasi Indonesia bertumbuh sangat cepat. Penggunaan telepon seluler mencapai 370,1 juta. Angka yang sudah melebihi populasi dengan persentase 133,3 persen. Artinya satu lebih dari satu smartphone. Sedangkan pengguna aktif media sosial sebanyak 191,4 juta atau sebesar 68,9 persen populasi.

Angka pengguna aktif medsos tersebut tidak berbeda jauh dengan angka partisipasi pemilih dalam beberapa kali pemilihan kepala daerah. Tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah Indonesia tahun 2020 sebesar 76,9 persen, tahun 2015 sebesar 70 persen, tahun 2017 sebesar 74 persen, dan sebesar 73,2 persen pada tahun 2018.

Tidak mengherankan setiap menjelang kepemiluan, pengguna aktif medsos terasa lebih riuh kalau tak mau dibilang gaduh. Sayangnya tidak semua postingan yang muncul ke berbagai platform medsos terverifikasi dengan benar. Seringkali justru menimbulkan pertentangan dan debat panjang tak berujung hanya menghabiskan energi.

Data yang dapat diakses dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia menunjukkan pengguna aktif medsos menyebarkan konten-konten hoaks dengan dominasi konten palsu sebesar 34 persen, konten manipulasi sebesar 23,4 persen, konten menyesatkan 21,3 persen, konten salah 17 persen, konten tiruan 2,1 persen, serta konten satire 2,1 persen.

Pemelintiran konten-konten medsos telah membuat masyarakat yang masih lemah literasi kesulitan memilah informasi yang mereka konsumsi. Seringkali pula mereka begitu tertarik dengan konten yang ada kemudian meneruskannya ke grup medsos tanpa upaya memfilter. Contohnya ditemukan konten seorang paslon pilkada gubernur sedang menggalang dana atau sumbangan untuk kampanye lalu masyarakat begitu saja memercayainya dan akhirnya masih ada saja yang tertipu.

Berbagai konten hoaks telah terbukti menggempur melalui medsos pada Pemilu 2019. Hal itu tergambar dengan jelas berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kominfo yang mengidentifikasi setidaknya 62 konten hoaks terkait kepemiluan. Konten-konten hoaks tersebut melakukan serangan informasi palsu yang menyesatkan terhadap pemerintah, terhadap presiden, terhadap partai, serangan kepada para calon sampai kepada informasi menyesatkan soal PKI dan China. Pun penyelenggara pemilu tak luput dari serangan hoaks medsos, contohnya seperti konten akan diadakannya pemilu online oleh KPU, ancaman pembunuhan terhadap anggota KPU, dan pendatang China akan diberi arahan oleh KPU untuk mencoblos di TPS.

Serangan demi serangan melalui berbagai platform medsos menjadi sangat berbahaya dan menyesatkan bagi masyarakat yang menjadi peserta pemilih dalam momen kepemiluan. Cara kerja medsos dengan jangkauan yang luas dapat saja memengaruhi opini publik jika tidak ada antisipasi sisi negatifnya. Menurut pakar media Cobb and Elder, karena jangkauan dan ekspansi yang luas maka media dapat saja memberikan tekanan dan memengaruhi agenda publik yang sedang berjalan. Untuk itu perlu pengantisipasian sisi negatif medsos yang menyerang dengan jangkauan luas, dari penyelenggara kepemiluan itu sendiri.

Penyelenggara kepemiluan dapat melakukan langkah kreatif untuk memulai melakukan penetrasi kepada medsos yang merupakan habitat berkembangnya hoaks. Selain penggunaan medsos melalui akun-akun bersifat manual, tidak ada salahnya penyelenggara mulai menggunakan konsep digital marketing yang secara otomatis dan bertarget dapat menjangkau publik yang lebih luas.

Penggunaan konsep digital marketing akan dapat menjangkau audien secara bertarget sesuai dengan kelompok umur dan wilayah daerah pemilihan. Sehingga sosialisasi yang dilakukan penyelenggara kepemiluan dapat ‘’menghantui’’ setiap pemegang smartphone dan sosialisasi yang digencarkan penyelenggara akan selalu terlihat saat pengguna membuka platform medsosnya.

Langkah tak kalah kreatifnya, tentu saja harus berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai alternatif agar kesuksesan kepemiluan dapat diraih. Sebagaimana diketahui tata kelola kolaboratif sudah menjadi arus utama di dunia untuk menyukseskan suatu agenda tidak terkecuali untuk agenda bersama kepemiluan.

Proses kolaboratif model Ansell dan Gash (2008) yang sangat terkenal dapat menjadi inspirasi penyelenggara kepemiluan dalam melakukan kolaborasi pemerintahan (collaborative governance). Proses kolaborasi dapat digabungkan dengan model penta helix, di mana lima pemangku kepentingan, yakni pemerintah, dunia usaha, universitas/akademisi, masyarakat madani, dan media massa akan dapat mendukung agenda bersama kepemiluan dengan harapan akan menghasilkan kepemimpinan yang mensejahterahkan masyarakat. ***

Penulis: ARHAM

Jurnalis/Praktisi Media, Mahasiswa Pascasarjana Administrasi Publik Universitas Terbuka

ASDP Siapkan Buffer Zone untuk Angkutan Lebaran

0
Ilustrasi. Aktivitas kapal roro milik ASDP di penyebarang  Merak-Bakauheni. (dok antara)

batampos – Jumlah penumpang dan kendaraan pada angkutan lebaran 2023 diprediksi meningkat tajam. Guna mengantisipasi kondisi ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan sejumlah skenario.

Skenario pertama, penyiapan buffer zone di sejumlah titik. Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, dari hasil rapat bersama Pemerintah Provinsi Banten, terdapat beberapa potensi pengembangan lahan untuk buffer zone di luar area pelabuhan. Antara lain, penyediaan lahan di KM 89 dan KM 97 tol arah Merak, serta perluasan buffer zone di KM 68.

Rest area akan menjadi buffer zone sebagai area untuk melakukan screening muatan bahan berbahaya. “Juga screening tiket pengguna jasa yang akan menyeberang agar sesuai dengan jadwal. Serta menjamin aspek safety terkait dengan ketepatan data manifes,” ujarnya, Minggu (19/2).

Strategi kedua, pelebaran dan penataan bahu Jalan Cikuasa bawah dan atas.

Skenario selanjutnya, ASDP bakal melakukan penambahan satu dermaga eksekutif untuk melayani angkutan dominan penumpang saat peak season. Lalu, relokasi stasium kereta api Merak, penyiapan dermaga di luar Pelabuhan Merak dan Bakauheni (Ciwandan dan Panjang), serta penambahan kapasitas daya tampung pelabuhan untuk kelancaran trafik di Pelabuhan Merak.

Tak kalah penting, sosialisasi masif pembelian tiket online. Hal ini untuk menghindari antrian di pelabuhan.

Ada dua skema pembelian tiket kapal penyeberangan ferry ini. Pertama, pembelian tiket online yang dapat dilakukan H-60 sebelum keberangkatan melalui web reservation di www.ferizy.com, aplikasi di Android dan IOS, dan gerai retail seperti Alfamart, Indomaret, Agen BRILink, dan lainnya. Skeman ini berlaku di empat pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

“Apabila tiba di pelabuhan belum bertiket, maka kendaraan akan diputar balik keluar pelabuhan,” tegasnya.

Skema kedua, pembelian tiket non online yang dilakukan langsung di pelabuhan penyeberangan dengan pembayaran non-tunai. Saat ini, ada 25 pelabuhan ASDP dan 11 pelabuhan Non-ASDP yang belum menerapkan pembelian tiket online secara 100 persen.

Shelvy mengungkapkan, seluruh skenario ini juga merujuk dari hasil evaluasi layanan angkutan lebaran 2022 dan layanan Nataru 2022/2023. Menurutnya, terdapat 3 hal lesson learned yang menjadi fokus. Yaitu, kondisi cuaca ekstrem di beberapa lintasan sehingga terjadi penutupan layanan pada periode waktu tertentu, masih terdapat praktek calo, dan keselamatan dan keamanan pelayanan angkutan penyeberangan.

Selain itu, menurut data Kementerian Perhubungan, terjadi lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan yang cukup signifikan pada moda penyebrangan sebesar 49,92 persen. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat pada momen angkutan lebaran 2023 mendatang. (*)

Reporter: JP Group

Tuntaskan Kepri Terang, Gubernur Ansar Temui Langsung GM PT PLN Riau Kepri

0
Gubkepri Ansar Ahmad menemui General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau Kepri Agung Murdifi di Pekanbaru, Minggu (19/02),

batampos-Menjelang dua tahun kepemimpinannya,  Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menemui langsung General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau Kepri Agung Murdifi di Pekanbaru, Minggu (19/02), untuk menuntaskan program ‘Kepri Terang’ yang sudah dimulai sejak dirinya menjabat.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar turut serta memboyong Bupati Karimun Aunur Rafiq,  Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri Darwin dan Kepala Dinas Kominfo Kepri Hasan, S.Sos  untuk menyampaikan beberapa usulan terkait pemenuhan kebutuhan listrik di Provinsi Kepri.

Salah satu pembicaraan yang menjadi pokok utama pertemuan tersebut adalah kebutuhan listrik untuk tambak udang Vaname yang diberdayakan di Ungar Pulau Alai Karimun.

Gubernur Ansar menyebutkan masyarakat Karimun telah secara swadaya mengelola tambak udang Vaname, dan hasil yang didapatkan dari tambak udang tersebut sangat potensial untuk ditingkatkan. Namun saat ini tambak udang tersebut masih terkendala dengan belum terpenuhinya kebutuhan listrik.

“Kami mengusulkan ke PLN Riau Kepri menambah mesin 1 atau dua megawatt untuk tambak udang di Pulau Alai, karena tambak itu butuh supply listrik yang stabil,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar meyakini jika arus listrik sudah terpenuhi di tambak udang pulau Alai, maka hasil tambak udang Vaname tersebut dapat lebih berlimpah untuk di kirim ke luar daerah Kepri.

Hal senada diamini Aunur Rafiq, dirinya menyebutkan jika arus listrik menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda untuk mengembangkan tambak udang di Pulau Alai.

“Kalau listrik di tambak udang belum stabil, investor yang mau menanam modal di tambak pun jadi ragu juga, jadi memang supply listriknya yang kita prioritaskan,” kata Aunur Rafiq.

Selain itu, Gubernur Ansar juga menyampaikan usulan ke PT PLN UID Riau Kepri untuk menambah mesin diesel 1 megawatt untuk di Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kebutuhan listrik di Letung selain untuk aktivitas masyarakat sehari-hari juga untuk menunjang pariwisata karena bentang alam Letung yang indah.

BACA JUGA:PLN Bayar Ratusan Juta, Gunakan Ruang Laut Kepri

“Program Kepri Terang ini untuk seluruh masyarakat Kepri, semuanya punya hak yang sama, dari masyarakat di kota besar seperti di Batam sampai masyarakat di Letung, kita benar-benar ingin tidak ada daerah Kepri yang gelap gulita,” tekan Gubernur Ansar.

Menanggapi usulan yang disampaikan Gubernur Ansar, Agung Murdifi yang didampingi Manager Komunikasi PT PLN (Persero) UID Riau Kepri Tajudin mengungkapkan akan langsung menindaklanjutinya. Ia mengapresiasi langkah cepat Gubernur Ansar untuk menuntaskan Kepri Terang.

“Untuk memperkuat keandalan sistem listrik di Karimun, PT. PLN (Persero) UID Riau Kepri akan menugaskan PT PLN Batam untuk mengadakan diesel 4 MW, kami rencanakan masuk sistem sebelum bulan Ramadhan,” kata Agung Murdifi.

Terakhir, untuk memfinalisasi rencana peningkatan pelayanan listrik dalam rangka program Kepri Terang, tanggal 2 Maret 2023 mendatang Dinas ESDM Kepri akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. (*)

Banyak Remaja Nongkrong Tengah Malam, Warga Bengkong Ketakutan

0
WhatsApp Image 2023 02 05 at 16.01.05 1 e1675589822474
Ilustrasi: Polisi membubarkan kelompok remaja yang nongkrong hingga larut malam.

batampos – Warga Tanjung Buntung, Bengkong mengeluhkan banyaknya remaja yang nongkrong tengah malam. Hal ini menyebabkan warga setempat terganggu dan merasa tidak nyaman.

“Di Kelurahan Tanjung Buntung ini masih banyak remaja yang nongkrong hingga larut malam,” ujar Ketua RW 11 Tanjung Buntung, Marjono.

Marjono menjelaskan keberadaan remaja tersebut sempat ditegur oleh masyarakat setempat, namun tidak digubris. Bahkan, para pengguna jalan merasa ketakutan dengan keberadaan mereka.

Baca Juga: Warga Sagulung Keluhkan Siswa yang Berkeliaran di Jam Sekolah

“Mereka kadang duduk di tepi jalan. Jadi banyak yang ketakutan,” katanya.

Selain tongkrongan remaja pada malam hari, kasus pencurian motor juga menjadi keluhan bagi masyarakat Bengkong. Kasus ini tengah marak dan hampir terjadi di seluruh wilayah Bengkong.

“Curanmor juga sangat banyak laporan,” ungkap Marjono.

Baca Juga: Pekerja di Batam Meninggal Setelah Tertimpa Besi di Tempat Kerja

Sementara Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, mengatakan akan menindak laporan warga tersebut. Ia mengatakan akan mengerahkan anggota bhabinkamtibmas untuk membubarkan dan memberikan edukasi kepada para remaja.

“Jika remaja ini tidak bisa ditegur warga, nanti akan ada anggota Bhabinkamtibas yang memberikan edukasi,” katanya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Diduga Takaran Tidak Sesuai Tera, SPBU di Sagulung Disegel

0
SPBU Codo Dalil Harahap 80 scaled e1676812583903
SPBU Codo di Sagulung belum beroperasi setelah disegel oleh dinas terkait, Minggu (19/2). F Dalil Harahap/Batam pos

batampos – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Codo di Jalan R Suprapto, samping ruko Air Mas, Sagulung sudah dua pekan tutup. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam yang diinformasikan menyegel SPBU tersebut terkait tera ulang meteran pengisian BBM yang bermasalah.

Ilham, pedagang yang berada di dekat SPBU mengatakan, penutupan ini terjadi sudah hampir dua pekan yang lalu setelah petugas Disperindag Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sana. “Katanya tera meterannya yang bermasalah. Ada kecurangan gitu makanya disegel,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Sagulung Keluhkan Siswa yang Berkeliaran di Jam Sekolah

Ahmadi, warga lain di dekat lokasi SPBU juga menyampaikan hal yang sama. SPBU tersebut selama ini memang dikeluhkan warga karena takaran saat pengisian BBM berbeda dengan SPBU lainnya. Pembeli yang membeli BBM dengan nominal tertentu akan mendapat volume yang berbeda dengan jumlah pembelian yang sama di SPBU lainnya.

“Itu memang bermasalah karena kita isi minyak pasti beda dengan SPBU lain (meskipun jumlah pembelian yang sama). Lebih sedikit dia,” ujar Ahmadi.

Baca Juga: Operasi Cipkon Gabungan Tiga Polsek, Bubarkan Remaja Nongkrong hingga Larut Malam

Pihak SPBU saat dicoba konfirmasi belum bisa memberikan keterangan. SPBU tersebut digembok dengan gerbang terakhir di bagian depan dan tidak ada penjaga yang dijumpai di lapangan.

Sementara Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau saat dikonfirmasi juga belum memberikan keterangan. Panggilan telepon dan pesan singkat belum direspon. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Satgas Cartenz Sita 39 Alat Publikasi KST

0
Satgas Penegakan Hukum Damai Cartenz lakukan olah TKP di lokasi pembakaran pesawat Susi Air di Paro, Kabupaten Nduga. (ANTARA/HO-Humas Satgas Damai Cartenz)

batampos – Keberadaan pilot Susi Air yang diculik kelompok separatis teroris (KST), Phillip Mark Mehrtens, pada 7 Februari lalu masih gelap. Hingga kemarin, tim yang dikerahkan untuk melacak jejak pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu belum menemukan lokasi penyekapan.

Meski demikian, Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menemukan sejumlah peralatan dokumentasi dan publikasi milik KST. Mulai kamera video, kamera DSLR, hingga lensa tele. Ada juga HP maupun HT. Barang-barang itu ditengarai digunakan untuk propaganda isu-isu kemerdekaan Papua.

Barang-barang tersebut didapat saat personel gabungan TNI-Polri Ops Damai Cartenz 2023 melakukan patroli di wilayah perkampungan Kabupaten Nduga.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombespol Faizal Ramdhani menyampaikan, peralatan digital itu biasa digunakan untuk mendorong kampanye Papua merdeka. Dia menjelaskan, Satgas Cartenz juga menemukan sejumlah dokumen dan alat propaganda lainnya. ”Kita melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB di Kabupaten Nduga, tepatnya di Kampung Yutpul, Distrik Kilmid,” jelasnya seperti dilansir Cenderawasih Pos. Total barang yang diamankan petugas 39 unit. Semua barang tersebut telah diserahkan kepada penyidik Polri untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Kavaleri Herman Taryaman kepada Jawa Pos mengakui bahwa pilot Susi Air belum ditemukan. ’’Masih proses pencarian,’’ katanya.

Dia tidak merespons ketika ditanya mengenai senjata api yang digunakan KST untuk beraksi di Distrik Paro. Dalam foto dan potongan video yang disebar KST, mereka tampak menggunakan senjata bikinan PT Pindad.

Menurut pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies Khairul Fahmi, senjata yang tampak pada foto dan video tersebut adalah SS1-V1 dan SS2-V1. ”Bikinan Pindad yang selama ini juga digunakan TNI-Polri,” kata dia. Menurut Fahmi, senjata-senjata itu sangat mungkin diperoleh KST dengan cara-cara ilegal atau melawan hukum. ”Bisa hasil rampasan atau senjata yang tertinggal ketika kontak tembak,” imbuhnya.

Fahmi tidak menampik kabar mengenai praktik ilegal jual beli senjata api berikut amunisi di Papua. Bahkan, tidak jarang praktik itu dilakukan oknum aparat di Papua. Karena itu, selain hasil rampasan dan senjata yang tertinggal di lokasi kontak tembak, tidak tertutup kemungkinan senjata tersebut didapat dengan cara jual beli secara ilegal. ”Memang ada sejumlah celah dan sumber kebocoran,” imbuhnya.

Tak hanya di dalam negeri, lanjut Fahmi, kebocoran itu bisa saja berasal dari luar negeri. ”Diselundupkan dari luar negeri, dari daerah-daerah konflik lain,” ujarnya.

Berkaitan dengan strategi guna menyelamatkan pilot Susi Air, Fahmi menyatakan bahwa langkah persuasif yang dilakukan memang mesti diberi batas waktu. ”Karena jika berlarut-larut, situasi dan kondisi bisa saja memburuk dan merugikan upaya penyelamatan,” imbuhnya. Namun, dia menekankan pentingnya kerahasiaan informasi. Jangan sampai ada informasi penting yang bocor.

Karena itu, semua pihak harus memaklumi bila petugas merahasiakan operasi penyelamatan tersebut. Sebab, keselamatan pilot Susi Air menjadi prioritas. ”Publik harus memahami bahwa kesenyapan dan pendadakan merupakan langkah yang harus ditempuh militer untuk efektivitas dan meningkatkan peluang keberhasilan operasi,” bebernya.

Terpisah, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah membenarkan adanya perwakilan pemerintah Selandia Baru di Mimika. Tiga perwakilan pemerintah Selandia Baru tersebut merupakan diplomat yang bertugas di Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta. ”(Mereka) difasilitasi Kemenlu ke Papua agar bisa melakukan tugas-tugas kekonsuleran bagi warga negaranya,” ujar Faizasyah kemarin.

Dia menyampaikan, kedatangan perwakilan pemerintah Selandia Baru itu tidak ada keperluan langsung dengan KST. Termasuk niat berbicara dengan kelompok kriminal bersenjata tersebut. Hal itu turut menegaskan bahwa tuntutan KST untuk bisa berbicara langsung dengan pemerintah Selandia Baru tidak akan dipenuhi. ”Tidak (dipenuhi). Ini masalah yang bersifat internal yang tengah ditangani otoritas Indonesia,” tegasnya.

Senin (13/2) pekan lalu tiga diplomat Selandia Baru itu bertemu dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa. Mereka didampingi dua staf Kemenlu. Hal-hal yang dibicarakan dalam pertemuan itu berfokus pada upaya penyelamatan Kapten Phillip sejak kali pertama ditawan KST pada 7 Februari lalu. Mereka juga diperlihatkan jalur evakuasi dan kesiapan tim medis.

Berdasar data Kodam XVII/Cenderawasih, tiga diplomat tersebut bernama Brendan Andrew Stanbury selaku deputy head misi diplomatik Selandia Baru untuk ASEAN, Patrick John Fitzgibbon, dan Alexander Mcsporran selaku sekretaris II Kedutaan Besar Selandia Baru. ”Kita juga minta dukungan internasional untuk membicarakan kepada Komisioner Tinggi Dewan HAM Internasional terkait masalah tersebut di atas,” tegas Nyoman dalam pertemuan itu.

Sementara itu, KST kembali melakukan aksi teror dengan membakar sebuah rumah. Aksi pembakaran itu terjadi pada Sabtu (18/2) lalu. Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny menuturkan, sekitar pukul 12.00 WIT, petugas mendengar sebuah tembakan dan melihat asap mengepul dari arah Tower Telkomsel Ilaga. Petugas lalu merespons dengan mencari sumber asap. Saat itulah diketahui ada sebuah rumah warga yang terbakar. Dipastikan tidak ada korban jiwa. ”Pemilik rumah sudah tidak tinggal di sana,” jelasnya.

Petugas lantas mengejar KST. Namun, kelompok teroris itu sudah lari ke arah Kampung Nipuralome. Saat petugas tiba di kampung tersebut, ada tembakan ke arah petugas. Adu tembak pun terjadi.

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengatakan, olah TKP belum bisa dilaksanakan karena terkendala situasi yang masih rawan. ”Kerugian materiil sekitar Rp 350 juta,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group