Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa tengah foto bersama dengan lintas media usai syukuran HPN dan Jumat Curhat
batampos– Syukuran hari pers Nasional (HPN) dan Jumat Curhat Polsek Kundur bersama lintas media di pulau Kundur berlangsung cukup keakraban. Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa menyampaikan rekan-rekan pers merupakan mitra Polri. Sinergitas yang sudah terjaga selama ini perlu dipertahankan dan tetap dijaga.
”Selamat Hari Pers Nasional (HPN) sebagai teman, sahabat atau mitra kerja harus saling mengingatkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kapolsek.
Disebutkan jika rekan-rekan pers merupakan mitra Polri dengan sinergitas tersebut maka akan tercipta hubungan yang harmonis. ”Kami berharap Polsek Kundur dan pers satu persepsi dalam menciptakan iklim kenyamanan dan keamanan di lingkungan kehidupan masyarakat di wilayah hukum Polsek Kundur,” ujarnya.
Raja Juraimi salah satu wartawan mengusulkan adanya sosialisasi terkait Narkoba dan kenakalan remaja di lingkungan pelajar. Kami berharap jajaran Polsek Kundur melakukan sosialisasi ke Kecamatan Ungar.
Sedangkan Sudarno wartawan lainnya curhat masalah keluhan masyarakat pengurusan surat izin mengemudi (SIM) kendaraan bermotor. Diharapkan jajaran Polsek Kundur dapat mengusulkan agar pengurusan SIM bisa lebih dipermudah. Karena masyarakat pulau Kundur mengeluhkan untuk urus SIM harus ke Polres Karimun. Sedangkan biaya transportasi yang harus ditanggung cukup mahal. (*)
Wali Kota Batam Muhammad Rudi, melantik 64 pegawai yang ada di lingkungan Kota Batam, Jumat (17/2/2023). Tiga kepala dinas dilantik untuk menduduki jabatan baru. Foto: Diskominfo Kota Batam
batampos – Wali Kota Batam Muhammad Rudi melantik 64 pegawai yang ada di lingkungan Kota Batam, Jumat (17/2/2023).
Tiga kepala dinas dilantik untuk menduduki jabatan baru. Pertama Kepala Dinas UMKM yang ditinggal Suleman Nababan yang saat ini dijabat Hendri Arulan.
Kepala Satuan Pamong Praja, Reza Khadafi menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Sementara itu Firman menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdako.
“Pergeseran itu adalah hal yang biasa. Jadi jangan sampai ada omongan di belakangan. Karena ada yang keberatan atas pergeseran yang saya lakukan ini. Karena semua demi kinerja Pemko Batam,” kata dia usai melantik pejabat di Lantai IV Pemko Batam.
Rudi mengingatkan kepada pejabat yang dilantik agar tidak bersantai, dan bekerja dengan serius. Batam masih memiliki target dan tujuan dalam membangun. Untuk itu, jabatan yang sudah diberikan, tolong dipertanggungjawabkan.
“Jangan ada yang main-main lagi. Fokus bekerja, dan jaga nama baik Pemko Batam. Bekerjalah sesuai dengan apa yang sudah diberikan,” tegasnya.
Rudi mengatakan, bahwa pelantikan merupakan hal yang biasa dan wajib dilakukan. Sehingga, ada warna baru dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Jadi jangan ada prinsip dan pemikiran bahwa pergeseran ini menjadi kepentingan pribadi. Tapi ini untuk kepentingan menjalankan roda pemerintah,” ucapnya.
Ia mengakui, pelantikan dilakukan secara bertahap tidak keseluruhan. Karena, masih banyak jabatan-jabatan yang kosong. Sehingga, butuh perizinan dan instruksi lainnya.
Saat ini tiga jabatan masih dalam tahap seleksi. Jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Jabatan Kepala Kasatpol PP, dan Jabatan Kepala Dinas Kominfo Batam.
“Mungkin pekan depan selesai prosesnya. Sehingga bisa langsung dilantik, agar bisa bertugas segera, dan mengisi jabatan yang kosong ini. Sekarang Pak Hendri jabat dulu Plt Disdik, menunggu pemenang lelang,” bebernya.
Rudi mengatakan, pelayanan ke masyarakat adalah fokus pemerintahan. Untuk itu, pejabat yang baru dilantik, segera lakukan serah terima sehingga roda pemerintahan bisa berjalan.
Adapun pejabat yang dilantik. Antara lain Reza Khadafy menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam. Mantan Camat Sagulung sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Batam.
Kemudian, Hendri Arulan mengisi posisi Suleman Nababan yang sudah pensiun sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) Kota Batam. Sebelumnya Hendri Arulan menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam. Namun, jabatan tersebut saat ini masih proses seleksi.
Sementara, Firmansyah, menjabat Asisten Adminitrasi dan Umum Sekdako Batam menggantikan posisi Pebrialin.
Selain itu, M Teddy Nuh jabatan lama Analisis Kebijakan Ahli Madya DPM-PTSP Batam, kini menjabat Sekretaris DPM-PTSP mengantikan posisi Zulkifli Aman duduk di Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Batam.
Selanjutnya, Ratnawati menjadi Sekretaris BKP-SDM Batam sebelumnya Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitas BKP-SDM Batam.(*)
Wali Kota Batam Muhammad Rudi, melantik 64 pegawai yang ada di lingkungan Kota Batam, Jumat (17/2/2023).
Tiga kepala dinas dilantik untuk menduduki jabatan baru. Foto: Diskominfo Kota Batam
batampos – Wali Kota Batam Muhammad Rudi melantik 64 pegawai yang ada di lingkungan Kota Batam, Jumat (17/2/2023).
Tiga kepala dinas dilantik untuk menduduki jabatan baru. Pertama Kepala Dinas UMKM yang ditinggal Suleman Nababan yang saat ini dijabat Hendri Arulan.
Kepala Satuan Pamong Praja, Reza Khadafi menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Sementara itu Firman menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdako.
“Pergeseran itu adalah hal yang biasa. Jadi jangan sampai ada omongan di belakangan. Karena ada yang keberatan atas pergeseran yang saya lakukan ini. Karena semua demi kinerja Pemko Batam,” kata dia usai melantik pejabat di Lantai IV Pemko Batam.
Rudi mengingatkan kepada pejabat yang dilantik agar tidak bersantai, dan bekerja dengan serius. Batam masih memiliki target dan tujuan dalam membangun. Untuk itu, jabatan yang sudah diberikan, tolong dipertanggungjawabkan.
“Jangan ada yang main-main lagi. Fokus bekerja, dan jaga nama baik Pemko Batam. Bekerjalah sesuai dengan apa yang sudah diberikan,” tegasnya.
Rudi mengatakan, bahwa pelantikan merupakan hal yang biasa dan wajib dilakukan. Sehingga, ada warna baru dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Jadi jangan ada prinsip dan pemikiran bahwa pergeseran ini menjadi kepentingan pribadi. Tapi ini untuk kepentingan menjalankan roda pemerintah,” ucapnya.
Ia mengakui, pelantikan dilakukan secara bertahap tidak keseluruhan. Karena, masih banyak jabatan-jabatan yang kosong. Sehingga, butuh perizinan dan instruksi lainnya.
Saat ini tiga jabatan masih dalam tahap seleksi. Jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Jabatan Kepala Kasatpol PP, dan Jabatan Kepala Dinas Kominfo Batam.
“Mungkin pekan depan selesai prosesnya. Sehingga bisa langsung dilantik, agar bisa bertugas segera, dan mengisi jabatan yang kosong ini. Sekarang Pak Hendri jabat dulu Plt Disdik, menunggu pemenang lelang,” bebernya.
Rudi mengatakan, pelayanan ke masyarakat adalah fokus pemerintahan. Untuk itu, pejabat yang baru dilantik, segera lakukan serah terima sehingga roda pemerintahan bisa berjalan.
Adapun pejabat yang dilantik. Antara lain Reza Khadafy menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam. Mantan Camat Sagulung sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Batam.
Kemudian, Hendri Arulan mengisi posisi Suleman Nababan yang sudah pensiun sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) Kota Batam. Sebelumnya Hendri Arulan menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam. Namun, jabatan tersebut saat ini masih proses seleksi.
Sementara, Firmansyah, menjabat Asisten Adminitrasi dan Umum Sekdako Batam menggantikan posisi Pebrialin.
Selain itu, M Teddy Nuh jabatan lama Analisis Kebijakan Ahli Madya DPM-PTSP Batam, kini menjabat Sekretaris DPM-PTSP mengantikan posisi Zulkifli Aman duduk di Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Batam.
Selanjutnya, Ratnawati menjadi Sekretaris BKP-SDM Batam sebelumnya Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitas BKP-SDM Batam.(*)
batampos – Masyarakat kebun Sayur Tembesi keluhkan maraknya aksi pencurian barang belakangan ini. Barang berharga di dalam rumah hingga hasil pertanian yang ada kebun banyak yang dicuri maling baik di siang ataupun malam hari.
Masyarakat menyampaikan permasalahan mereka itu dalam dialog curhat Kamtibmas yang dilaksanakan Polsek Sagulung, Jumat (17/2).
Masyarakat berharap agar pihak kepolisian rutin melakukan patroli pengawasan dan penindakan di sekitar pemukiman mereka.
Dia juga meminta masyarakat untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Sebab tidak setiap saat polisi ada di sekitar tempat tinggal warga.
“Siskamling itu penting karena lebih tahu situasi dan keadaan di lingkungan tempat tinggal bapak ibu. Itu dihidupkan dan nanti kami back up dengan patroli pengawasan rutin,” ujar Nyoman.(*)
batampos – Asosiasi Distributor Kota Batam berupaya untuk mengoptimalkan pasokan beras, guna memenuhi kebutuhan hingga lebaran mendatang.
Ketua Asosiasi Distributor Batam, Aryanto, mengatakan, untuk pasokan ke Batam saat ini masih ada yang berada di daerah pemasok, dan belum tiba di Batam.
“Belum dikirim masih ada. Jadi untuk pasokan saat ini masih cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata dia, Jumat (17/2/2023).
Aryanto mengungkapkan stok untuk pasokan akan segera masuk, sehingga kebutuhan untuk bulan puasa, dan lebaran dijamin terpenuhi. Dan tidak ada kendala.
Untuk memenuhi kebutuhan selama dua bulan ke depan, stok beras masih ada. Asosiasi juga membahas untuk meningkatkan pasokan dalam waktu dekat ini.
Kendati demikian, pihaknya berharap ada solusi yang disiapkan untuk mengantisipasi adanya kelangkaan. Meskipun pihaknya berupaya untuk mendatangkan beras dari daerah penghasil.
Namun adanya ancaman gagal panen membuat distributor khawatir terganggunya pasokan ke Batam. Sehingga harus ada langkah antisipasi. Aryanto menyebutkan untuk kebutuhan satu bulan mencapai 1.200 ton.
Mengenai rencana impor, Aryanto masih irit bicara. Namun menurutnya, solusi pembukaan kran impor oleh pemerintah menjadi salah satu upaya.
“Soal impor mungkin tergantung pusat. Dan kalau di Batam kan juga ada BP Batam untuk urusan impor ini. Kalau kami menunggu regulasi saja terkait impor ini,” ungkapnya.
batampos – Polisi hingga kini belum menyimpulkan penyebab kecelakaan maut di Jalan Letjen Suprapto atau tepatnya di dekat SMK Putra Batam, Batuaji. Polisi mengaku belum memiliki saksi dalam kejadian ini.
“Karena kejadianya subuh, tidak ada saksi. Jadi kita masih menunggu korban yang dirawat untuk dimintai keterangan, kemudian baru dilakukan olah TKP,” ujar Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean, Jumat (17/2/2023).
Viktor mengatakan korban kecelakaan yang sebelumnya tewas tanpa identitas kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Korban merupakan warga Kampung Selayang, Seibeduk berinisial HS, 23.
“Sementara data yang kita dapatkan itu saja. Nanti setelah korban yang dirawat membaik akan kita tindak lanjuti,” paparnya.
Sebelumnya, pria tanpa identitas atau Mr. X yang ditemukan tewas di Jalan Letjen Suprapto atau tepatnya di dekat SMK Putra Batam dipastikan karena kecelakaan.
Kecelakaan itu melibatkan 2 unit sepeda motor. Kecelakaan itu dilaporkan warga terjadi pada pukul 03.00 WIB.
batampos– Gubkepri Ansar Ahmad mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri sampai saat ini terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menggenjot pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur jalan di daerah pebatasan.
“Ini merupakan upaya mendukung konektivitas dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di perbatasan, seperti di Kabupaten Natuna” kata Gubernur Ansar di hadapan masyarakat Batubi, Desa Gunung Putri Kecamatan Bunguran Timur pada acara Doa Bersih-Bersih Desa yang merupakan agenda tahunan masyarakat setempat, Kamis, (16/2).
Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar menyampaikan saat ini perhatian Pemerintah Pusat sudah cukup baik untuk Provinsi Kepri, terutama di wilayah perbatasan. Menurutnya Presiden RI Joko Widodo secara khusus telah menekankan konsep membangun Indonesia dari Pinggiran.
“Buktinya, khusus di Kabupaten Natuna, untuk tahun anggaran 2022 dan 2023 telah dan akan dilakukan pembangunan infrastruktur jalan dalam menunjang konektivitas ekonomi di salah satu perbatasan paling utara Indonesia ini” ujar Gubernur Ansar.
Sebagai informasi di Kabupaten Natuna, untuk tahun anggaran 2023, Gubernur Ansar telah berhasil menarik perhatian Pemerintah Pusat untuk menggelontorkan dana APBN senilai Rp 120 miliar untuk pembangunan Jalan Tanjung Buton – Klarik di Kabupaten Natuna. Sebuah nilai yang sangat berarti bagi Pemprov Kepri untuk membantu pembangunan infrastruktur konektivitas perbatasan.
Selain itu, di tahun yang sama, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp. 11,4 miliar akan dikerjakan rekonstruksi Jalan Bukit Leman – Trans Batubi oleh Dinas PUPP Kepri. Kemudian melalui APBD tahun 2023 akan dilaksanakan 23 paket pekerjaan pembangunan infrastruktur konektivitas di Natuna dengan total pagu Rp. 9,1 miliar.
Adapun rincian paket pekerjaan tersebut antara lain Pembangunan Jalan/Pelantar Rakyat Desa Sabang Mawang, Lanjutan Pembangunan Jalan Pulau Subi, Pembangunan Jalan Lingkar Pulau Tiga, Pulau Laut, Serasan dan Suak Midai, Pembangunan Buras Jalan Bunguran Utara, Pembangunan Jalan Puskesmas Midai, dan Batu Belanak.
Kemudian Pembangunan Jalan Beton Bertulang Desa Tapau, Ranai Kota, Ranai Darat, dan Bandarsyah, Pembangunan Jalan Lingkungan di Batu Belian dan Midai, Pembangunan Jalan Beton di Setuik dan Ranai Kota, Pembangunan Parit Jalan Pasar Ikan Ranai, Pembukaan Jalan di Desa Kelanga, Penimbunan Sirtu Desa Kelanga, Pembangunan Jembatan Sekunyam – Pian Tengah (Lanjutan) dan Pembangunan Box Culvert dan Penimbunan Jalan Gg. Serindit Kelurahan Batu Hitam.
Sementara itu, Pemprov Kepri di tahun 2022 telah melaksanakan pekerjaan Peningkatan Jalan Trans Batubi – Kelarik, dengan Pagu Rp 9,7 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Selain itu, melalui APBD dengan total Pagu Rp 4,9 miliar telah dilaksanakan 5 paket pekerjaan ilaksanakan 23 paket pekerjaan yakni Pembangunan dan Perkerasan Jalan di Pulau Subi, Pembangunan Jalan Lingkar Midai Suak, Pembangunan Jalan Tanjung – Selahang, Limau Manis, Peningkatan Jalan Air Lengit, dan Pembangunan Jembatan Sekunyam – Pian Tengah.
Gubernur Ansar menambahkan, Pemerintah Pusat juga membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Serasan pada tahun 2022 yang saat ini pembangunannya telah rampung dan segera akan dioperasionalkan.
“PLBN ini berkepentingan dalam mendukung percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi terutama pada sektor kelautan perikanan, pariwisata dan pemenuhan komoditi kebutuhan bahan pokok masyarakat, selain menjaga kedaulatan perbatasan tentunya” ujarnya.
Melalui Kementerian Perhubungan, lanjut Gubernur, Pemprov Kepri pada tahun 2023 akan melaksanakan pekerjaan Pembangunan Lanjutan Ruang Tunggu Pelabuhan Sedanau dengan pagu Rp 26 Miliar.
“Dimana sebelumnya di tahun 2022 Pemerintahan Provinsi Kepri telah membangun HDPE atau Ponton apung senilai Rp 2,6 Milar dalam mendukung operasional Pelabuhan Sedanau. Kita akan terus memberikan perhatian penuh dalam pemulihan ekonomi Kepri, termasuk Kabupaten Natuna” tutup Gubernur Ansar. (*)
Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun (tiga dari kiri) melihat kontainer yang berisikan pakaian dan barang-barang bekas yang diduga berasal dari Singapura. Foto: Humas Polda Kepri
batampos – Para penyelundup barang bekas di Batam mulai menghentikan aktivitasnya. Hal ini disebabkan adanya penindakan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri beberapa hari lalu.
Pantauan Batam Pos dilapangan, gudang yang digunakan tempat penyimpanan barang bekas tersebut ditutup rapat. Seperti gudang milik salah seorang penyelundup berinisal RY di Aviari, Batuaji. Gudang yang ditempatkan di 3 unit ruko tersebut digembok.
“Sudah beberapa hari ini tutup dan digembok (gudangnya). Biasanya dia atau anggotanya ada di sini,” ujar Putra, salah pedagang barang bekas.
Menurut Putra, RY dalam sebulan bisa melakukan pembongkaran barang bekas sebanyak 2 kontainer. Kontainer itu diantarkan langsung menuju gudangnya.
“Kemarin saya mau ambil (beli) barang. Alasannya lagi kosong. Gitu juga dengan pemilik barang yang lain,” katanya.
Menurut Putra, para penyelundup barang bekas di Batam terbilang banyak. Modusnya, barang ilegal dipasok via kontainer melalui Pelabuhan Batuampar. Barangnya berupa pakaian, tas, sepatu, mainan, hingga perabot.
“Masih banyak pemainnya (penyelundup). Sekali masuk itu ada ribuan barang,” terangnya.
Informasi yang didapatkan, para penyelundup barang bekas via kontainer tersebut mencapai puluhan orang. Diantaranya berinisial NI, RY, KI, PU, JK, ST, BD, ED, SP, RN, NN, SH, NW, VT, NA, MU, AS, DS, dan MT.
Mereka memiliki gudang penyimpanan yang tersebar di Tiban, Aviari, Dotamana, Marina, Pasar Nasa, Taman Raya Square, Melcem, dan Tunas Industri.
“Mereka ini pemain (penyelundup besar) bukan pedagang eceran ya. Mereka yang memasok,” tutup Putra.
Sementara Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M. Rizki Baidillah yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait informasi banyaknya penyelundup barang ilegal tersebut.
“Saya baru landing. Nanti saya hubungi ya,” katanya.
Sebelumnya, Rizki mengaku bahwa petugasnya tak bisa memeriksa semua kontainer yang masuk ke Batam lewat pelabuhan.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau pelaksanaan SKD di Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Pemko Batam untuk Batam Pos
batampos – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2023 akan segera dibuka. Rencananya pembukaan akan dimulai Juni mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan usulan formasi yang dibutuhkan ke pemerintah pusat. Namun untuk kuota tetap menunggu dari pusat.
“Penentu kuota CPNS itu dari pusat. Kalau usulan dari kita sudah dikirim. Statusnya sekarang kita menunggu tindaklanjuti dari usulan tersebut berupa kuota formasi,” jelasnya, Jumat (17/2/2023).
Jefridin mengungkapkan untuk formasi kebutuhan CPNS meliputi tenaga teknis atau tenaga ahli, arsip, perpustakaan dan lainnya.
Sementara itu, untuk formasi guru, dan tenaga kesehatan sudah dibuka melalui perekrutan pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK).
Mantan Kepala Bapenda Batam mengungkapkan kebutuhan untuk CPNS selalu ada. Hal ini karena setiap tahun ada pegawai yang pensiun. Sehingga dibutuhkan regenerasi jabatan. Dan itu melalui perekrutan CPNS.
Ia menuturkan bahwa rekrutmen CASN 2023 juga mempertimbangkan sejumlah variabel tertentu seperti indikator jumlah PNS yang pensiun dan pemenuhan SDM guna mendukung program strategis nasional, termasuk letak geografis dan kemampuan anggaran.
“Itu pertimbangan dari pusat. Karena kan digaji pemerintah. Usulan sudah diperbaharui, dan tentu kami berharap kuota dan formasi yang diberikan untuk Batam banyak. Karena kebutuhan juga banyak,” bebernya.
Jefridin menambahkan informasi pembukaan CPNS direncanakan dibuka Juni atau pertengahan tahun mendatang.
Lanjutnya, Kementerian PANRB telah menetapkan prioritas pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan profesi tertentu pada CPNS 2023 seperti hakim, jaksa, dosen, serta tenaga teknis tertentu lainnya termasuk talenta digital.
“Untuk mendukung digitalisasi ini, tentu dibutuhkan tenaga handal, dan Batam juga butuh untuk menunjang sistem pemerintahan yang sudah ada saat ini. Pelayanan harus digitalisasi dan penuh inovasi demi memudahkan masyarakat,” tutupnya.(*)
Ilustrasi. Hutan Mangrove. Foto: Dokumentasi Batam Pos
batampos – Masyarakat Galang mengeluhkan banyaknya penebangan hutan mangrove di kawasan tersebut. Penebangan diduga dilakukan para pengusaha untuk pembangunan.
Camat Galang, Ute Rambe, mengatakan, hutan mangrove di Galang tersebar di 8 kelurahan. Saat ini, hutan tersebut sudah banyak yang ditebang.
“Pembangunan galang sangat diminati para pengusaha. Kita sudah menjaga, tapi tetap ditebang juga,” ujar Ute.
Dari catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, di Galang terdapat 103 ribu hektar hutan mangrove. Saat ini, hutan tersebut mengalami kritis seluas 7 ribu hektare.
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengimbau masyarakat untuk menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang ada di Batam.
“Saya mengimbau masyatakat untuk menjaga dan melestarikan hutan mangrove kita, demi masa depan bumi kita yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Nugroho, pelestarian hutan mangrove merupakan atensi dari Presiden, Joko Widodo. Tujuannya, untuk melindungi dan menghindari dunia dari abrasi.
“Oleh karna itu mari kita jaga mangrove, karna mangrove merupakan ekosistem alam,” katanya.
Hal senada dikatakan Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Nasriadi. Ia menegaskan akan menindak tegas pelaku pengrusakan hutan mangrove tersebut.
“Saya perintahkan tolong cari pengrusak di Kepri ini. Kita sudah menangkap 14 pelaku penambang kayu di Dabo Singkep. Oleh karena itu mari kita jaga mangrove,” katanya.