Kepala Bidang Propam Polda Kepri, Kombes Eddwi Kurniayanto. F.YashintaYashint
batampos– Proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen belum sepenuhnya berakhir. Usai dijatuhi sanksi terberat oleh Majelis Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri Polda Kepri, yang bersangkutan resmi mengajukan upaya banding.
Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, membenarkan adanya pengajuan banding dari Brigpol Arga atas putusan PTDH tersebut. Saat ini, Polda Kepri tengah mempersiapkan pembentukan komisi banding untuk menindaklanjuti permohonan tersebut.
“Yang bersangkutan banding. Saat ini kita masih menunggu administrasinya, dan dalam minggu ini akan dibentuk komisi banding,” ujar Kombes Eddwi kemarin.
Ia menjelaskan, proses pengajuan banding
memiliki batas waktu maksimal 21 hari kerja sejak pernyataan banding.
“Prosesnya sekitar 21 hari,” jelasnya
Kombes Eddwi menegaskan, meskipun upaya banding merupakan hak terperiksa, hal tersebut tidak serta-merta membatalkan putusan PTDH. Selama proses banding berlangsung, status Brigpol Arga tetap mengacu pada putusan etik yang telah dijatuhkan.
“Banding adalah hak setiap anggota. Tapi prinsipnya, kami di Propam tetap bekerja profesional dan objektif, sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Sebelumnya, Majelis KKEP Polri Polda Kepri secara resmi menjatuhkan sanksi PTDH terhadap Brigpol Arga dalam sidang etik tertutup yang digelar di Mapolda Kepri, Selasa (23/12). Putusan tersebut dibacakan setelah majelis menilai perbuatan terlapor sebagai pelanggaran berat dan berulang terhadap kode etik Polri.
Dalam persidangan terungkap, Brigpol Arga diketahui pernah dijatuhi sanksi demosi selama dua tahun pada 2021 atas pelanggaran serupa. Namun, setelah kembali berdinas, perbuatan tersebut kembali terulang dan menimbulkan korban baru.
Selain perkara etik, Brigpol Arga juga masih menghadapi dua laporan pidana yang saat ini tengah berproses. Pihak korban berharap seluruh proses hukum, baik etik maupun pidana, dapat berjalan transparan tanpa intervensi dari pihak mana pun. (*)
batampos – Liverpool dikabarkan segera menuntaskan transfer bek tengah Club Brugge, Joel Ordonez, dalam beberapa hari ke depan. Nilai kepindahan pemain asal Ekuador itu disebut bisa mencapai 43 juta pound sterling atau setara sekitar Rp800 miliar, setelah Chelsea memutuskan mundur dari perburuan sang pemain.
Bek berusia 21 tahun tersebut akan bergabung dengan The Reds dengan nilai transfer awal sekitar 35 juta pound sterling. Jumlah itu masih berpotensi meningkat seiring adanya tambahan bonus dan klausul performa dalam kesepakatan transfer.
Ordonez tampil impresif bersama Club Brugge dengan membantu klub tersebut menjuarai Liga Belgia musim 2023/2024. Ia juga tengah menjalani musim kedua berturut-turut tampil di ajang Liga Champions Eropa.
Meski memiliki nama belakang yang sama, Ordonez tidak memiliki hubungan keluarga dengan Deinner Ordonez, bek muda berusia 16 tahun yang dikabarkan akan bergabung dengan Chelsea saat berusia 18 tahun.
Keduanya sama-sama merupakan lulusan akademi Independiente del Valle, klub ternama di Ekuador yang juga melahirkan bintang seperti Moises Caicedo.
Kehadiran Ordonez diyakini akan menambah kualitas instan di lini pertahanan Liverpool, terutama setelah kegagalan mendatangkan sejumlah bek pada bursa transfer musim panas lalu. Upaya Liverpool merekrut Marc Guehi dari Crystal Palace gagal pada hari terakhir bursa transfer.
Selain itu, bek muda Geovanni Leoni yang didatangkan dari Parma dengan nilai transfer hingga 26 juta pound sterling harus menepi setelah mengalami cedera ligamen lutut serius (ACL) pada laga debutnya.
Ordonez diproyeksikan menjadi opsi berkualitas di posisi bek tengah, terlebih jika Liverpool gagal mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Ibrahima Konate. Kontrak Konate memungkinkan dirinya untuk mulai bernegosiasi dengan klub lain mulai hari ini.
Sementara itu, Liverpool dijadwalkan kembali bertanding pada dini hari nanti dengan menjamu Leeds United di Stadion Anfield. (*)
Penumpang yang hendak menyeberang ke Batam terlihat ramai saat akan masuk ke dermaga Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Kamis (1/1) sore. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Arus balik libur Tahun Baru 2026 di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, terpantau ramai namun tetap berjalan lancar, Kamis (1/1) sore. Aktivitas penyeberangan didominasi penumpang yang kembali menuju Kota Batam setelah menghabiskan masa liburan di Bintan.
Selain penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua juga tampak mendominasi arus balik. Sepeda motor terlihat antre masuk ke area dermaga untuk menaiki kapal roll on roll off (RoRo).
Pantauan di lokasi menunjukkan kepadatan terjadi di gerbang masuk dermaga menuju kapal RoRo. Meski demikian, proses naik penumpang dan kendaraan berjalan tertib tanpa penumpukan berarti.
Salah seorang penumpang kapal RoRo mengaku kembali ke Batam bersama rombongan usai berlibur di Bintan. Ia menyebutkan tiket penyeberangan telah dipesan sebelumnya melalui agen perjalanan dari Batam.
“Baru selesai liburan, kami pulang ramai-ramai,” ujarnya singkat.
Setelah penumpang naik ke kapal, kendaraan roda dua secara bertahap mulai masuk ke dalam dek kapal. Seiring proses keberangkatan kapal, suasana pelabuhan yang sempat padat perlahan kembali normal.
Hingga berita ini diunggah, Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, belum berhasil dikonfirmasi. Namun sebelumnya, ia sempat memprediksi puncak arus balik libur Tahun Baru 2026 akan terjadi pada 1 hingga 2 Januari 2026.
“Biasanya arus balik di Pelabuhan Tanjunguban ramai setelah libur panjang,” ujarnya.
Pihak pengelola pelabuhan terus mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan agar arus balik liburan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (*)
Pesta Gonggong di objek wisata Gurun Pasir Telaga Biru di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, berlangsung meriah, Kamis (1/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Pesta Gonggong yang digelar pada 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 di objek wisata Gurun Pasir Telaga Biru, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, sukses menjadi magnet wisatawan.
Selama perhelatan tersebut, tren kunjungan wisatawan ke kawasan Gurun Pasir Telaga Biru mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Desa Busung, Rusli, mengatakan jumlah pengunjung pada Pesta Gonggong tahun ini melampaui target yang telah ditetapkan panitia.
“Tahun lalu pengunjung tidak seramai sekarang. Tahun ini diperkirakan sudah lebih dari target, hampir 2 ribu orang,” ujar Rusli.
Ia juga memperkirakan total kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, ke Gurun Pasir Telaga Biru selama periode 22 hingga 31 Desember 2025 hampir menembus 12 ribu orang.
Menurut Rusli, lonjakan kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Banyak warga terlibat langsung dalam kegiatan Pesta Gonggong, mulai dari penjualan gonggong, penyewaan rakit, hingga penjualan makanan khas daerah.
Rusli menyebutkan sekitar 400 kilogram gonggong yang disajikan dalam Pesta Gonggong tahun ini diperoleh dari hasil tangkapan masyarakat lokal dan dibeli dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya.
“Perputaran ekonomi sangat luar biasa. UMKM musiman selama empat hari bisa meraup keuntungan sekitar Rp 2 juta. Untuk UMKM yang menetap di sini, bisa mencapai Rp 5 juta,” jelasnya.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengapresiasi Pemerintah Desa Busung dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan Pesta Gonggong.
Menurutnya, event tersebut efektif mempromosikan pariwisata Gurun Pasir Telaga Biru sekaligus kuliner khas Bintan.
“Event ini juga menampilkan berbagai olahan berbahan dasar gonggong, seperti kerupuk gonggong,” kata Roby.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperkenalkan lebih luas potensi wisata Bintan, khususnya Desa Busung.
Salah seorang wisatawan asal Batam, Rita, mengaku sudah beberapa kali mengunjungi Gurun Pasir Telaga Biru. Ia kembali datang karena tertarik dengan banyaknya spot foto menarik yang tersedia.
“Saya suka suasananya. Gonggongnya segar, masih fresh, sambalnya juga enak dan pedas,” ungkap Rita.
Sementara itu, wisatawan lainnya asal Batam, Putri, berharap ke depan ada penambahan spot foto dan wahana permainan di kawasan Gurun Pasir Telaga Biru agar semakin menarik minat wisatawan. (*)
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu ketika menyantuni anak yatim dalam kegiatan doa bersama momentum pergantian tahun, Rabu, (31/12) malam. F. Adies untuk Batam Pos.
batampos – Malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung sederhana dan penuh kekhusyukan. Tidak ada pesta kembang api maupun konser musik seperti perayaan tahun baru pada umumnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memilih untuk tidak menggelar hiburan sebagai bentuk penghormatan dan empati terhadap daerah-daerah di Indonesia, khususnya di Sumatra, yang tengah dilanda bencana alam.
Keputusan tersebut diambil sebagai wujud solidaritas kepada masyarakat yang terdampak berbagai musibah, mulai dari banjir hingga bencana alam lainnya yang terjadi di sejumlah wilayah.
Sebagai gantinya, Pemkab Kepulauan Anambas menggelar doa bersama dan santunan anak yatim yang dipusatkan di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Rabu malam (31/12).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang ingin menyambut tahun baru dengan cara yang lebih bermakna.
Suasana masjid tampak dipenuhi jamaah yang khusyuk mengikuti rangkaian doa, memohon keselamatan, keberkahan, dan perlindungan bagi Kabupaten Kepulauan Anambas serta seluruh masyarakat Indonesia.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap saudara-saudara di wilayah lain yang sedang tertimpa bencana.
“Di saat banyak saudara kita sedang berjuang menghadapi musibah, sudah sepantasnya kita menahan diri dari euforia berlebihan dan memilih untuk berdoa serta berbagi,” ujar Raja Bayu.
Ia menegaskan, Anambas ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial jauh lebih penting daripada sekadar hiburan di malam pergantian tahun.
Selain itu, Raja Bayu juga mengajak masyarakat menjadikan momentum tahun baru sebagai waktu refleksi diri untuk memperbaiki sikap dan perbuatan ke arah yang lebih baik.
“Tahun baru bukan hanya tentang pergantian angka di kalender, tetapi juga tekad untuk menjadi pribadi yang lebih peduli, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi sesama,” katanya.
Ia berharap masyarakat Anambas dapat terus menjaga persatuan, memperkuat nilai keagamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tahun 2026.
Melalui doa bersama dan santunan anak yatim tersebut, Pemkab Kepulauan Anambas berharap dapat mengawali tahun baru dengan semangat kebersamaan, keikhlasan, serta harapan agar daerah ini selalu diberkahi dan dijauhkan dari segala bencana. (*)
Petugas gabungan dari TNI-Polri menjaga rumah ibadah sebelum umat kristiani beribadah pada malam pergantian tahun. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas pada malam pergantian tahun 2025 menuju 2026, Rabu (31/12/2025), terpantau aman dan kondusif. Tidak ada laporan gangguan keamanan maupun kejadian menonjol selama perayaan Tahun Baru.
Kondisi tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan aparat gabungan TNI dan Polri yang telah melakukan patroli rutin sejak jauh hari. Personel disebar ke berbagai titik strategis, mulai dari pusat kota hingga ke wilayah pelosok desa.
Patroli dilakukan untuk memastikan masyarakat merayakan malam pergantian tahun secara tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum. Aparat juga memberikan imbauan langsung kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Selain pengamanan, petugas turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berlebihan seperti pesta minuman keras, konvoi kendaraan, maupun kegiatan lain yang berpotensi memicu keributan. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan dini.
Danramil 02 Tarempa, Kapten Inf Inman Manurung, mengatakan patroli gabungan telah dilaksanakan sejak 20 Desember 2025 sebagai bagian dari pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sasaran patroli meliputi rumah ibadah, pelabuhan, pusat keramaian, serta objek-objek vital lainnya. Semua dipantau secara berkala untuk memastikan situasi tetap terkendali,” kata Inman Manurung saat dikonfirmasi, Kamis (1/1/2026).
Ia menambahkan patroli rutin akan berlangsung hingga 2 Januari 2026. Selama pelaksanaan pengamanan, tidak ditemukan tindak kriminal maupun kejadian yang menonjol.
“Sejauh ini situasi aman dan kondusif. Seluruh personel TNI di wilayah Koramil 02 Tarempa tetap siaga selama masa libur akhir tahun,” tegasnya.
Pengamanan ini sejalan dengan imbauan pemerintah daerah agar masyarakat merayakan Tahun Baru secara sederhana dan penuh kekhidmatan, tanpa euforia berlebihan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengingatkan kondisi geografis Anambas sebagai wilayah kepulauan yang rawan cuaca ekstrem serta mobilitas antar-pulau, sehingga kewaspadaan perlu terus dijaga.
Dengan sinergi aparat keamanan dan peran aktif masyarakat, malam pergantian tahun di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat dilalui dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan. (*)
Sekda Bintan, Ronny Kartika memimpin rapat evaluasi kinerja BLUD RSUD Bintan di rumah sakit tersebut, Rabu (31/12). F. Zoko untuk Batam Pos.
batampos – Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, menegaskan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bintan harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan efisiensi dan akuntabilitas keuangan.
Penegasan tersebut disampaikan Ronny usai memimpin rapat evaluasi kinerja BLUD RSUD Bintan, Rabu (31/12/2025).
“RSUD sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus memiliki kinerja yang efektif, transparan, dan akuntabel, serta memprioritaskan mutu layanan kepada masyarakat,” ujar Ronny.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah menetapkan empat elemen prioritas pembangunan, yakni infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan dasar. Dalam hal ini, RSUD Bintan memiliki peran strategis sebagai penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat.
Ronny menegaskan, pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan merupakan hak seluruh warga Bintan, baik yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun yang belum.
“RSUD tidak boleh menolak pasien yang datang. Pelayanan kesehatan adalah hak masyarakat yang wajib dipenuhi,” tegasnya.
Ia berharap hasil evaluasi kinerja tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui perbaikan sistem, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan koordinasi antarunit kerja di lingkungan RSUD Bintan.
Dengan sinergi yang kuat antara RSUD dan pemerintah daerah, Ronny optimistis pelayanan kesehatan di Kabupaten Bintan akan semakin optimal dan merata.
Sementara itu, Direktur RSUD Bintan, Toni Masruri, menyampaikan bahwa rapat evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan internal rumah sakit.
Menurutnya, evaluasi kinerja BLUD menjadi dasar untuk memperkuat manajemen, meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan, serta menyusun program kerja ke depan.
“Evaluasi menyeluruh ini menjadi pijakan dalam pengelolaan BLUD RSUD Bintan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik,” pungkas Toni. (*)
Wisatawan lokal kunjungi pemandian Batu Ampar, Lingga di libur awal tahun. F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Objek wisata Pemandian Batu Ampar di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, ramai dikunjungi wisatawan lokal pada libur awal tahun 2026.
Sejak pagi hingga siang hari, pengunjung terlihat datang silih berganti bersama keluarga untuk menikmati suasana alam dan kesegaran air pemandian.
Pantauan di lokasi, wisatawan memanfaatkan momentum libur sekolah dan Tahun Baru untuk berwisata tanpa harus keluar daerah. Pemandian Batu Ampar menjadi salah satu destinasi favorit karena lokasinya yang relatif jauh dari keramaian kota.
Salah seorang pengunjung, Kelana, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas pekerjaan.
“Pada momen liburan ini saya sengaja bersama keluarga berlibur dan menikmati keindahan Pemandian Batu Ampar untuk menenangkan diri di tengah kesibukan pekerjaan,” ujar Kelana, Kamis (1/1/2026).
Ia menilai Pemandian Batu Ampar cocok dijadikan tempat rekreasi keluarga karena menawarkan suasana alami, air terjun mini, serta kolam pemandian yang bersumber dari mata air alami.
Meski demikian, Kelana menyayangkan kondisi sejumlah fasilitas umum di kawasan wisata tersebut yang dinilai kurang terawat. Ia menyebut musala di area pemandian tidak dapat digunakan sehingga pengunjung harus mencari tempat ibadah di sekitar lokasi.
“Beberapa fasilitas rusak. Mushalanya juga tidak bisa dipakai, jadi kalau mau salat harus mencari masjid atau musala terdekat,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang penjaga pintu masuk Pemandian Batu Ampar mengatakan lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak masa libur sekolah hingga awal Januari 2026. Menurutnya, banyak warga memilih destinasi wisata lokal sebagai alternatif liburan.
“Memang cukup ramai, apalagi sekarang anak-anak masih libur sekolah. Bagi yang tidak pergi ke luar daerah, Pemandian Batu Ampar jadi salah satu tujuan favorit,” katanya.
Ia menambahkan, jumlah pengunjung terus meningkat sejak pagi hari. Bahkan, sebagian wisatawan datang secara berkelompok dengan menggunakan kendaraan sederhana.
“Dari pagi sampai siang ramai keluar masuk. Tadi juga ada anak-anak yang datang pakai lori,” pungkasnya. (*)
Banjir rob melanda pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, beberapa waktu lalu. F. Yusnadi/Batam Pos.
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah pesisir di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada awal Januari 2026.
BMKG memprediksi fenomena pasang laut tinggi tersebut berpotensi berlangsung selama sepekan, mulai 1 hingga 8 Januari 2026.
Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Muhammad Fadris, menjelaskan potensi banjir rob dipicu oleh fase perigee yang terjadi pada 2 Januari 2026, disusul fenomena bulan purnama atau supermoon pada 3 Januari 2026. Kombinasi kedua fenomena astronomi ini dapat meningkatkan ketinggian maksimum muka air laut.
“Hasil pemantauan data ketinggian air laut serta prediksi pasang surut menunjukkan adanya peluang terjadinya air laut pasang tinggi di wilayah pesisir Pulau Bintan,” ujar Fadris, Kamis (1/1).
Di Kota Tanjungpinang, wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi kawasan pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, dan Bukit Bestari.
Sementara di Kabupaten Bintan, potensi serupa diperkirakan terjadi di wilayah pesisir Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur, serta daerah sekitarnya.
Fadris menyebutkan, banjir rob berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pelabuhan dan permukiman pesisir. Dampak yang mungkin terjadi antara lain terganggunya aktivitas bongkar muat, kegiatan perikanan darat, hingga akses mobilitas warga.
Selain ancaman banjir rob, BMKG juga mencatat potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Pulau Bintan.
Secara umum, kondisi cuaca di Pulau Bintan diprakirakan berawan dengan peluang hujan yang dapat disertai angin kencang dan sambaran petir.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob, hujan lebat, petir, angin kencang, serta gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau,” pungkas Fadris. (*)
batampos – Mengawali tahun 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan optimisme terhadap prospek Pasar Modal Indonesia setelah mencatat kinerja solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang 2025. Ketangguhan tersebut teruji di tengah ketidakpastian global, mulai dari dinamika kebijakan moneter, tensi geopolitik, hingga tekanan dan sentimen perdagangan internasional.
Capaian positif itu tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pertumbuhan kapitalisasi pasar, meningkatnya aktivitas transaksi dan penghimpunan dana, serta lonjakan jumlah investor domestik—terutama dari kalangan generasi muda. Fondasi kuat ini menjadi pijakan OJK dalam menatap agenda strategis pengembangan pasar modal sepanjang 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menilai resiliensi pasar sepanjang 2025 merupakan hasil kolaborasi erat antara regulator, Self-Regulatory Organization (SRO) pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pasar Modal Indonesia menunjukkan daya saing yang kian menguat. Berbagai tantangan telah menguji ketangguhan kita dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memperkokoh fondasi pasar modal ke depan. Capaian ini lahir dari kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Inarno, (31/12).
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono jajaran direksi dan komisaris SRO, serta pimpinan pelaku industri pasar modal.
Pada konferensi pers penutupan perdagangan BEI 2025, Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Eddy Manindo Harahap memaparkan, hingga 19 Desember 2025 IHSG tumbuh 22,10 persen secara year to date (ytd) dan ditutup di level 8.644,26. Kapitalisasi pasar menembus Rp15.810 triliun atau meningkat 28,16 persen ytd, melampaui target Roadmap Pasar Modal dan RPJMN, dengan rasio kapitalisasi terhadap PDB 2024 sebesar 71,41 persen.
Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat 12,10 persen ytd ke level 440,19. Sementara industri pengelolaan investasi membukukan dana kelolaan Rp1.039 triliun, tumbuh 24,16 persen ytd. Penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp268,14 triliun dari 210 penawaran umum—termasuk 18 emiten saham baru dan dua emiten EBUS—melampaui target Rp220 triliun.
Pada sektor perdagangan karbon, volume transaksi akumulatif sejak 26 September 2023 hingga 29 Desember 2025 mencapai 1,6 juta ton CO₂ ekuivalen dengan nilai Rp80,75 miliar.
“Partisipasi tercatat dari 150 perusahaan dengan ketersediaan unit karbon 2,67 juta ton CO₂ ekuivalen,”katadia
Pertumbuhan investor ritel juga menorehkan rekor. Sepanjang 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) bertambah 5,34 juta sehingga total mencapai 20,2 juta SID.
“Sekitar 79 persen di antaranya didominasi generasi berusia di bawah 40 tahun, menegaskan kuatnya inklusi dan pendalaman basis investor domestik,” ujarnya
Untuk menjaga integritas pasar, OJK sepanjang 2025 melakukan 219 pemeriksaan teknis dan 155 pemeriksaan khusus atas dugaan pelanggaran, termasuk 116 kasus terkait transaksi saham. Regulator menjatuhkan 120 sanksi administratif kasus pelanggaran, 1.180 sanksi keterlambatan laporan, serta 65 sanksi non-kasus lainnya. Total denda administratif mencapai Rp123,3 miliar, disertai enam pencabutan izin, enam perintah tertulis, dan 329 peringatan tertulis.
Dari sisi regulasi, OJK menerbitkan 10 Peraturan OJK (POJK) dan enam SEOJK/PADK sepanjang 2025. Di antaranya POJK 1/2025 tentang derivatif keuangan berbasis efek, POJK 9/2025 mengenai dematerialisasi efek ekuitas dan aset tidak diklaim, serta POJK 15/2025 terkait pemeringkatan reksa dana dan manajer investasi berbasis rating dan ranking.
OJK juga meluncurkan buku rujukan perdagangan karbon bagi sektor jasa keuangan serta mengintegrasikan layanan perizinan melalui penyatuan sistem SPRINT OJK dan SPEK KSEI.
Memasuki 2026, OJK menetapkan empat agenda strategis utama. Pertama, pendalaman pasar melalui penguatan sisi penawaran, permintaan, dan infrastruktur pengawasan. Kedua, peningkatan integritas pasar dengan efektivitas sanksi dan perbaikan kualitas emiten. Ketiga, penguatan kelembagaan perusahaan efek dan manajer investasi, termasuk ketahanan siber dan pengendalian internal. Keempat, pengembangan keuangan berkelanjutan melalui perluasan pengguna jasa bursa karbon serta penyusunan roadmap keberlanjutan 2026–2030.
“OJK bersama SRO mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mendukung program strategis nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang 2026 dan seterusnya,” tutupnya.(*)