Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 5850

Dapat Perlakukan Tak Wajar dari Perusahaan, Pekerja Migran Indonesia di Kamboja Minta Perlindungan ke Anggota DPD RI asal Aceh

0

 

 

batampos – 20/02/2023 Sejumlah pekerja migran asal Indonesia diperlakukan secara tak wajar oleh perusahaan yang berkedok usaha jasa layanan pinjaman online yang berada di Kota Chrey Thum, Kamboja.

Anggota DPD RI dari Aceh H. Sudirman

Hal tersebut diketahui berdasarkan surat bertulis tangan pada bekas kotak bungkusan dari 6 (enam) pekerja yang berhasil melarikan diri dari tempat kerja yang ditujukan kepada kepada Anggota DPD RI dari Aceh H. Sudirman. Surat tersebut dikirim dalam bentuk foto dan ke nomor Whatsap salah satu staf ahli dari H. Sudirman.

Kebetulan dari 6 (enam) pekerja yang berhasil melarikan diri, salah satunya berasal dari Aceh, yakni Zihan Salsabila dari Kabupaten Pidie Jaya. Sehingga kemudian berinisiatif mengirim surat yang ditanda tangani bersama kepada H. Sudirman, anggota DPD RI asal Aceh melalui nomor staf ahlinya yang didapat dari kerabatnya di Aceh. Sementara lima lainnya yaitu Muhammad Saputra (Sumut), Niken Prihatin (Jawa Timur), Rofuan Maindra (DKI Jakarta), Finan Hendra (Sumut) dan Riko Alexander (Kalbar).

Dalam surat tersebut, mereka menceritakan terkait perlakukan yang sangat tidak wajar dan tidak manusiawi yang diterima pekerja Indonesia di sana. Ada rekan mereka yang dikurung, bahkan disetrum hanya karena lupa menyerahkan handphone saat akan masuk kerja. Mereka juga didenda pemotongan gaji jika tidak mencapai target yang dibebankan, bahkan disuruh lari keliling lapangan hingga 10 kali.

Selain itu, mereka juga dipaksa untuk bekerja selama 12 jam dan lembur tanpa dibayar. Selain itu, ada pekerja yang paspor dan dokumen lainnya ditahan perusahaan ketika kontrak kerjanya telah selesai dan berniat untuk kembali ke Indonesia. Akibatnya, mereka tidak bisa membeli tiket penerbangan dan keluar dari Kamboja.

Hal tersebut yang membuat 6 (enam) pekerja Indonesia nekat dan berhasil melarikan diri dari lokasi tempat mereka bekerja. Namun mereka tidak tahu harus kemana dan bagaimana cara untuk mendapatkan perlindungan dan dapat kembali ke Indonesia.

Saat ini keenam pekerja yang melarikan diri tersebut bersembunyi di suatu tempat dan tidak berani keluar karena takut dan menghindari kejaran pihak perusahaan. Mereka juga tidak bisa bergerak untuk mencari perlindungan ke KBRI Phnom Penh karena tidak memiliki bekal serta dokumen paspor karena ditahan perusahaan.

Terkait hal itu, H. Sudirman merasa sangat prihatin dengan kondisi pekerja migran di Kamboja setelah menerima surat dari mereka yang berhasil kabur.

“Tentu kita merasa sangat prihatin terhadap kondisi mereka disana setelah menerima surat yang ditujukan kepada saya dan dikirim melalui nomor WA salah satu staf ahli saya. Mereka telah tiga hari kabur dari tempat kerja dan sedang bersembunyi mengindari kejaran dari pihak perusahaan tersebut,” ujar H. Sudirman atau akrab disapa Haji Uma, Senin (20/2/2023).

Sudirman juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya melalui staf ahlinya Muhammad Daud telah melakukan komunikasi intensif dengan pekerja tersebut. Dirinya juga telah berkoordinasi dan mengirim surat resmi pada 16/02/2023 kepada Direktur Perlindungan WNI/BHI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI) terkait upaya perlindungan kepada pekerja migran Indonesia di Indonesia.

“Saya dan staf ahli saya yaitu Muhammad Daud telah berkomunikasi intens dengan mereka guna mendapatkan informasi detail terkait kondisi mereka dan rekannya disana. Selain itu, saya juga telah berkoordinasi dan mengirim surat resmi ke Bapak Yudha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI/BHI Kemenlu untuk upaya perlindungan dan evakuasi para pekerja kita dari Kamboja,” jelas H. Sudirman.

H. Sudirman juga turut menjelaskan kronologis bagaimana para pekerja migran Indonesia sampai bekerja di Kamboja. Berdasarkan cerita di surat yang diterimanya, para pekerja tersebut mendapat informasi dan tawaran kerja di Kamboja dari Facebook dengan iming-iming gaji besar dan kerja santai. Namun setelah bekerja, kondisinya bertolak belakang dari yang dijanjikan. Bahkan, mereka mulai tahu jika perusahaan tersebut melakukan praktik penipuan berkedok layanan jasa pinjaman online.

Target teritorial operasi perusahaan tersebut adalah Indonesia, namun mereka operasinya dijalankan dari Kota Chrey Tum, Kamboja. Mereka menyasar warga Indonesia sebagai korban dengan modus menawarkan pinjaman online. Cara kerjanya yaitu menggunakan aplikasi, sebelum pencairan pinjaman, nasabah diharuskan membayar 10 persen dari total pinjaman untuk mendapatkan kode OTP. Setelah itu, mereka akan menipu dan meminta biaya lagi dari nasabah dengan cara mengirim kode OTP yang salah dan kembali meminta biaya.

“Dari cerita mereka, target wilayah utama operasi mereka adalah Indonesia dan ini adalah modus penipuan berkedok pinjaman online. Nasabah tidak akan pernah mendapat pinjaman dan bahkan akan terus diminta biaya untuk proses pencairan pinjaman. Sementara pekerja dipaksa mendapatkan target dan mereka dibawah tekanan. Satu sisi mereka berat hati sebab korbannya warga Indonesia namun di sisi lain mereka takut dan terpaksa melakukannya,” beber Haji Uma.

H. Sudirman pun berkomitmen untuk terus menindaklanjuti dan mengawal upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan dan evakuasi para pekerja Indonesia di Kamboja tersebut. Menurutnya, ini adalah kasus kedua, di mana kasus serupa sebelumnya yakni menimpa dua warga Aceh di Myanmar.

“Kita akan terus menindaklanjuti dan mengawal kasus ini hingga para pekerja Indonesia mendapat perlindungan dan evakuasi untuk keluar dari Kamboja. Ini kasus serupa kedua, sebelumnya menimpa dua warga Aceh di Myanmar yang mendapat perlakuan serupa. Insya Allah saya sampai saat ini berkomunikasi terus dengan direktur Perlindungan WNI/BHI Kemenlu terkait masalah ini dan pihak Kemenlu dan KBRI sedang bekerja dan menindak lanjuti hal ini,” tutup Haji Uma. (*)

KM Bahtera Nusantara 03 Mulai Beroperasi Pekan Depan

0
Peluncuran Kapal Ro ro di PT Karimun Anugrah Sejati fff. PT KAS untuk Batam Pos
KMP Bahtera Nusantara 03 yang diproduksi PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) resmi diluncurkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, di galangan kapal PT KAS di Tanjunguncang, Rabu (18/5/2023) lalu. Foto: PT KAS untuk Batam Pos

batampos – KM Bahtera Nusantara 03 diperkirakan baru akan mulai beroperasi pada pekan depan. Kapal yang diproyeksikan menjadi transportasi laut yang dapat membantu mobilitas masyarakat dan mendukung konektivitas antar wilayah di Provinsi Kepri dan Kalimantan.

General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Batam, Marsadik, menyebutkan, saat ini pihaknya berharap kapal tersebut bisa beroperasi karena banyaknya permintaan dari masyarkat agar kapal tersebut segera bisa beroperasi.

“Saya berharap bisa segera, karena kami dari ASDP sudah banyak mendengar permintaan warga agar kapal tersebut bisa segera beroperasi,” katanya, Minggu (19/2/2023).

Baca Juga: REI Expo Batam Bukukan Penjualan Properti hingga Rp86 Miliar

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau dan Provinsi (Kepri, Yugo Antoro, mengatakan, Kapal Bahtera Nusantara 03 sudah bisa siap untuk beroperasi mulai Kamis pekan depan.

“Semaksimal diupayakan KM Bahtera Nusantara 03, Kamis pekan depan sudah bisa beroperasi,” ujarnya.

Yugo menjelaskan, lamanya kapal tersebut dapat beroperasi semenjak peninjauan kesiapan yang dilakukan Menteri Perhubungan, Budi Karya. Pasalnya ada beberapa kendala di sistem LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik).

Baca Juga: Kasus Diabetes Anak di Kepri Cukup Tinggi, Paling Banyak di Batam

“Tapi sekarang sudah selesai, jadi tinggal menunggu beroperasi saja,” jelasnya.

Kapal Bahtera Nusantara 03 akan menempuh rute Batam, Matak, Serasan dan Sintete. Dengan kapasitas penumpang mencapai 386 orang serta mampu mengangkut sebanyak 36 kendaraan.

Kapal ini akan memudahkan akses transportasi antarwilayah di Indonesia, khususnya untuk masyarakat yang membutuhkan layanan penyeberangan dari Kepri ke Kalimantan.(*)

Reporter: Azis Maulana

Penimbunan Lahan di Kawasan Hutan, KPHP Bintan-Tanjungpinang Segel Dua Lahan di Tanjunguban

0
Kepala KPHP Unit IV Bintan Tanjungpinang, Ruah Alim Maha. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– KPHP Unit IV Bintan Tanjungpinang menyegel dua lokasi lahan terkait kegiatan penimbunan di kawasan hutan di daerah Pasar Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Kepala KPHP Unit IV Bintan Tanjungpinang, Ruah Alim Maha mengatakan, awal mula masyarakat melaporkan penimbunan aliran sungai di daerah Pasar Baru di Tanjunguban sehingga menyebabkan pohon bakau mati.

Kemudian, pemerintah setempat turun ke lokasi aliran sungai yang ditimbun dan disepakati membuka kembali aliran sungai yang mengalir ke kawasan hutan bakau.

Dari hasil investigasi lapangan, ternyata banyak pohon bakau yang mati.

Pemerintah pun melimpahkan masalah ini ke KPHP.

BACA JUGA:Aliran Sungai yang Ditimbun di Daerah Pasar Baru Tanjunguban Sudah Dibuka

Setelah dilakukan investigasi, dia mengatakan, untuk masalah penimbunan aliran sungai, lahannya masuk dalam kawasan areal penggunaan lain (apl).

“Karena apl, jadi berkaitan dokumen lingkungan, ini ke instansi terkait. Denda dan sanksinya di DLH. Nanti kami kembalikan ke mereka,” kata dia.

Namun, dia mengatakan, KPHP menemukan fakta lain adanya kegiatan investasi di bidang kelautan dengan melakukan penimbunan lahan di kawasan hutan produksi terbatas.

“Ada perusakan hutan yang dilakukan pribadi,” kata dia saat ditemui di Tanjunguban, Minggu (19/2/2023).

Dia menyebut, KPHP menyegel dua lokasi lahan yang ditimbun. Adapun lokasi lahan yang ditimbun sejak 2013 dengan luas sekira 9 ribu meter per segi dan lokasi lahan yang ditimbun dengan luas sekira 6 ribu meter per segi sejak tahun 2017.

“Mereka mengakui seluruh kegiatan penimbunan di lokasi tersebut. Aing Suardi sudah menimbun sejak 2013 sedangkan Santo menimbun sejak 2017,” kata dia.

Dia mengatakan, kegiatan penimbunan lahan di dua lokasi tersebut telah melanggar SK Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nomor 76/KLHK/Tahun 2014.

“Jadi kita menyegel di lokasi lahan dengan memasang plang dan melayangkan surat teguran agar mereka menghentikan kegiatan di lokasi,” kata dia.

Karena mengaju ke UU Cipta Kerja maka sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan P24/KLHK tahun 2021 tentang Keterlanjuran Investasi dalam Kawsaan Hutan.

Dia membunyikan bahwa setiap pelaku usaha yang  melakukan kegiatan perkebunan, pertambangan dan investasi lain di dalam kawasan hutan dilaksanakan sebelum UU Cipta Kerja wajib dikenakan sanksi administrasi atau denda.

Dia mengatakan, KPHP akan segera melaporkan masalah ini ke KLHK untuk verifikasi denda berdasarkan volume kayu yang sudah dirusak karena ditimbun dan sudah berapa lama mereka menempati lahan tersebut.

“Kalau denda tidak dibayarkan, maka bisa kena pidana,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Helikopter Kapolda Jambi Kecelakaan, Tim SAR Sudah di Lokasi

0
Tim SAR sudah berada di lokasi jatuhnya Helikopter yang ditumpabgi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono dan pejabat di Kerinci, Jambi, Senin (20/2). (ANTARA/HO/SAR)

batampos – Tim SAR gabungan Polri, TNI dan Basarnas, Senin (20/2) pagi telah berhasil menuju lokasi dan menemukan rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono yang mengalami kecelakaan helikopter. Helikopter itu jatuh di kawasan perbukitan Tamiai, Muara Emat Kabupaten Kerinci, dikutip dari Antara. 

Berdasarkan hasil rekaman video berdurasi satu menit 14 detik dari tim SAR yang berada di lokasi, tampak korban Kapolda dan dua direktur, sepripim dan kru helikopter sudah mengenakan perlengkapan selimut dan logistik lainnya yang telah diturunkan dari helikopter evakuasi.

Tim yang sudah tempat kejadian itu, saat ini sedang membersihkan lokasi sekitar kejadian untuk bisa melakukan evakuasi menggunakan helikopter sehingga bisa cepat dilakukan pertolongan pertama.

Dalam rekaman video pendek itu tampak, Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono dan dua pejabat utama serta kru helikopter terbaring menggunakan selimut dari batuan tim evakuasi yang sudah sampai.

Cuaca cukup mendukung untuk dilakukan evakuasi terhadap para korban melalui udara. (*)

Reporter : JP Group

Tim Evakuasi Temukan Lokasi Titik Kecelakaan Helikopter Kapolda Jambi

0
Persiapan untuk melakukan evakuasi udara oleh Tim SAR gabungan TNI, Polri, dan Basarnas di Muara Emat, Kerinci, Jambi, Senin (20/2). (ANTARA/HO/Basarnas )

batampos -Tim evakuasi gabungan Polri, TNI dan Basarnas telah berhasil menemukan titik koordinat atau lokasi tempat kecelakaan helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi bersama stafnya di pergunungan Kerinci, Jambi.

“Pagi ini sekitar pukul 07.40 WIB, tim sudah berhasil menemukan titik lokasi kecelakaan helikopter yang ditumpangi Kapolda dan beberapa saat kemudian helikopter evakuasi juga telah menurunkan logistik di dekat lokasi kejadian,” kata Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Feri Handoko, Senin (20/2).

Saat ini tim evakuasi jalur udara setelah menemukan titik lokasi jatuh helikopter akan mencoba melakukan evakuasi lewat udara. Kemudian, tim evakuasi jalur udara juga sudah memberikan logistik kepada Kapolda Jambi dan rombongan.

Helikopter milik Polairud Polda Jambi yang ditumpangi Kapolda dan beberapa pejabat utama Polda Jambi, berangkat dari bandara Sultan Thaha Jambi dengan tujuan Kabupaten Kerinci pada Minggu pagi (19/2), mengalami kecelakaan jatuh di bukit di Kecamatan Muara Emat, Kabupaten Kerinci sebelum tiba di Bandara Kerinci.

Helikopter Polairud Polda Jambi itu berangkat dari Bandara Jambi dengan tujuan Kabupaten Kerinci, namun karena faktor cuaca dan sesuatu hal maka helikopter yang ditumpangi oleh Kapolda dan beberapa pejabat utama itu mengalami kecelakaan di bukti di Tamia Kabupaten Kerinci, Jambi.

Sementara itu memasuki hari kedua Tim SAR Gabungan melanjutkan proses evakuasi Crew Helikopter Polairud Jambi. Tim SAR gabungan telah menurunkan logistik di lokasi kejadian dengan menggunakan heli bell 429 milik Polri.

Selanjutnya pukul 07.00 WIB tim SAR gabungan dengan menggunakan heli PK-BST dengan personil berjumlah 17 orang yang terdiri dari personil BASARNAS Jambi tiga orang, DokPol dua orang, Brimob enam orang, dan crew heli enam orang akan melakukan manuver dan searching di sekitar LKP. Apabila kondisi memungkinkan akan dilakukan dropping personil di lokasi kejadian.

Untuk Tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi melalui jalur darat, hingga pagi ini masih dalam perjalanan dengan jarak kurang lebih 3,5 KM untuk sampai ke lokasi sedangkan kondisi cuaca di sekitar lokasi berkabut dengan suhu 17-29°C. (*)

Reporter : JP Group

Gerindra Kepri Dukung Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024

0
PRABOWO TEMUI AIRLANGGA MIFTAHULHAYAT 3 e1571663623227
Ilustrasi: Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto saat berbincang bersama dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. (Miftahulhayat/Jawa Pos)

batampos – DPC Gerindra Provinsi Kepri dukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, untuk kembali maju sebagai calon Presiden RI pada Pilpres 2024. Dukungan kepada Prabowo digaungkan dalam kegiatan bersepeda dan jalan santai HUT ke-15 partai Gerindra yang digelar oleh DPD Gerindra Kepri dan DPC Kota Batam, Sabtu (18/2/).

Kegiatan yang digelar di Dataran Engku Hamidah Batam Center tersebut dihadiri Meireza Endipat Wijaya selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, yang juga calon Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Kepri pada pemilu 2024 mendatang. Hadir juga ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan beserta jajaran pengurusnya dan juga pengurus DPC Gerindra Kota Batam, anggota fraksi DPRD Kepri dan DPRD Kota Batam hingga para pengurus ranting Partai Gerindra.

Meireza mengatakan, para pengurus, kader Gerindra bertekad mendukung dan memenangkan ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Presiden pada pemilu 2024 nanti. Bahkan menurutnya, berdasarkan hasil survei, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra saat ini semakin tinggi dan laju.

“Salah satu target kita adalah menjadikan pak Prabowo Subianto sebagai Presiden RI,” ujar Meireza.

Baca Juga: Kasus Diabetes di Kepri Cukup Tinggi, Paling Banyak di Batam

Dilanjutnya, Partai Gerindra akan terus berjuang untuk rakyat dan menjadikan Indonesia yang lebih sejahtera.“Itu sebabnya kami ingin Ketua Umum Pak Prabowo bisa diberi amanat dan mandat oleh rakyat untuk menjadi Presiden RI, ” harapnya.

Sementara Meireza sendiri akan maju ke DPR RI dapil Kepri karena ingin berjuang untuk masyarakat Kepri, bahkan saat ini bulum lagi duduk di DPR RI pihaknya sudah banyak membawa program-program pusat ke Kepri melalui fraksi Gerindra DPRD Kepri. “Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kepri,” ucap Endipat.

Sementara itu, ketua panitia HUT ke-15 partai Gerindra di Batam, Aweng Kurniawan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung suksesnya rangkai acara harlah tersebut. “Acara ini adalah rangkaian HUT ke-15 partai Gerindra, ini adalah momen yang sangat penting. Walaupun persiapan yang sangat singkat, yakni cuma 3 hari saja, kegiatan berjalan dengan sukses dan meriah,” katanya.

Baca Juga: Stok Berkurang, Harga Pakaian dan Barang Seken di Aviari Naik

Disampaikan Aweng, suksesnya kegiatan itu berkat kerjasama para panitia dan pengurus serta support dari Meireza Endipat Wijaya dan anggota fraksi DPRD Kota Batam dan Kepri.

Ditambahkannya, hal yang paling penting kedepannya adalah kemenangan Prabowo jadi Presiden pada pemilu 2024 nanti. Para pengurus dan simpatisan siap untuk memenangkan itu.

“Tentunya kami mengharapkan kepada semua masyarakat untuk mendukung memenangkan pak Prabowo sebagai Presiden pada pemilu 2024, kita di Batam dan Kepri optomis menang. Kalau untuk Pileg, Gerindra menargetkan di DPRD Batam bisa meraih wakil ketua I,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Di Sini Sapi Tak Perlu Tetenger, Cukup Dihafal Wajahnya

0

Di Merak, Kampung Berisi Ratusan Kepala Keluarga nun di Dalam ’’Africa van Java’’

Indri, warga Lempuyang, mengecek sapi miliknya di Pantai Lempuyang, Dusun Merak, Situbondo (4/2). Merak yang berada dalam kawasan Taman Nasional Baluran sebagai kampung sapi. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)

Di dalam kompleks Taman Nasional Baluran, warga Dusun Merak, Situbondo, tinggal dan menggantungkan hidup dari beternak sapi. Akses khusus ke Merak sudah mudah, tapi tidak dengan dua wilayah lain.

EKO HENDRISitubondo

’’HUS… hus.. Ayo lari. Lurus-lurus!’’ Teriakan Raminem itu menggema di sela-sela kesunyian Taman Nasional Baluran yang kawasannya terletak di perbatasan Situbondo-Banyuwangi, Jawa Timur.

Satu sapi yang digembalakan Raminem ndablek. Bukannya mengikuti rombongan, hewan berkulit putih itu justru lari berlawanan arah dan bersembunyi di balik hutan lebat seakan memancing kemarahan.

’’Kebetulan lagi giliran jaga, Mas. Susah jika ada yang hilang,” katanya kepada Jawa Pos yang mengikutinya pada Sabtu (4/2) dua pekan lalu itu.

Raminem satu di antara warga Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Dusun tersebut berada di kawasan pantai di Taman Nasional (TN) Baluran.

TN Baluran dikenal luas sebagai ’’Africa van Java”. Julukan itu tersemat menyusul kondisi geografis dan flora-fauna yang ada di dalamnya. Banteng bisa dibilang maskot taman nasional yang awalnya ditetapkan sebagai hutan lindung pada 1930 tersebut.

Masuk wilayah Dusun Merak, ada pula Lempuyang yang lebih ’’terisolasi”. Keduanya terpisah jarak 7 kilometer. Satu lagi Sirondo yang jaraknya dari Lempuyang masih 3 kilometer lagi.

Pada Sabtu dua pekan lalu itu, Jawa Pos mendatangi tiga wilayah tersebut. Di Lempuyang, ada 22 rumah penghuninya. Sedangkan di Sirondo cuma terdapat tiga kediaman yang kebetulan ketika itu para penghuninya tengah ke hutan.

Dulu tidak ada akses roda empat ke Merak. Hanya kendaraan roda dua yang bisa keluar-masuk. Itu pun jalannya tak mudah dilewati.

Namun kini, situasinya berbeda. Pembangunan jalan masuk ke Kampung Merak yang melewati Taman Nasional Baluran sudah rampung. Akses itu diresmikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada awal tahun ini.

Kalau Baluran yang berstatus taman nasional sejak 6 Maret 1980 itu identik dengan banteng, Merak luas dikenal sebagai kampung sapi. Tercatat ada 3.500 ekor sapi yang hidup di dusun tersebut, berdampingan dengan 360 KK (kepala keluarga) yang menghuninya.

Sapi-sapi itu tidak dibuatkan kandang tertutup dan kokoh seperti lazimnya di desa-desa. Namun, ditempatkan dalam kandang yang berada di pinggir pantai.

Karena berdampingan dengan taman nasional dengan hutan yang luas, kejadian sapi hilang atau tersesat pun beberapa kali terjadi. Raminem juga pernah mengalaminya. ’’Ada sapi hilang di hutan seminggu. Saya dimarahi pemiliknya,” kenang Raminem.

Bersama empat penggembala lain, mereka angon sekitar 300 ekor ke hutan. Sapi-sapi tersebut berangkat pagi dan pulang sore hari.

Saat pergi dan pulang sapi inilah biasanya terjadi suasana menegangkan laksana film koboi. Tak semua hewan menurut dan langsung masuk kandang. Ada yang masih ingin bermain-main.

Warga Merak memang menerapkan sistem beternak secara tradisional. Sapi diumbar ke hutan dan dimasukkan kandang menjelang senja. Masyarakat secara bergantian ditugaskan jadi penggembala.

’’Sengaja tidak saya kasih tetenger. Tapi, saya hafal wajahnya,” kata Mohammad Nurul, peternak lainnya, saat diminta Jawa Pos menunjukkan sapi miliknya.

Nurul mengaku punya 40 ekor. Sebagian sapi itu merupakan titipan orang luar.

’’Yang susah saat PMK (penyakit mulut dan kuku) ramai beberapa waktu lalu. Kami nangis bareng,” tutur Nurul.

Merak, apalagi Lempuyang dan Sirondo, jauh dari pusat pemerintahan desa. Untuk memasukinya, pengunjung harus melalui Pos Waturumpuk, Dusun Karangtekok, yang berlokasi di pinggir TN Baluran.

Informasi yang didapat Jawa Pos, wilayah Dusun Merak sebelumnya merupakan tanah kosong. Yang mendirikan rumah di sana kebanyakan pendatang. Selain warga Desa Sumberwaru, ada pula warga asal Banyuwangi yang sengaja membuat rumah di pinggir pantai.

Secara pengelolaan, dusun tersebut berada dalam zona pemanfaatan wilayah TN Baluran yang memiliki luas 25 ribu hektare. Tapi, warga tak pernah diusir karena sudah lama menetap di sana.

Kalau akses ke Merak sudah lebih lancar, tak demikian halnya ke Lempuyang. Belum ada jalan memadai. Bahkan kalau hujan turun tak bisa dilewati.

Selama naik motor dari Merak ke Lempuyang, Jawa Pos hampir tiga kali terjatuh. Sebab, kontur tanahnya tak merata dan terkadang harus melewati batu-batu besar.

“Warga lebih sering naik perahu untuk keluar-masuk Lempuyang,” ungkap Kusnadi, sesepuh Lempuyang.

Pria 57 tahun itu menyebut warga Lempuyang –seperti juga warga Merak secara keseluruhan– menggantungkan hidup dari angon sapi. Jadi, bisa dibayangkan kepanikan yang mereka hadapi saat PMK mendera. ’’Saat itu belum ada vaksin,” kenang Nurul.

Sapi-sapi diberi obat pilek dengan dosis ditambah tiga kali lipat. Untuk meningkatkan kekebalan, Nurul dan warga lain membuat jamu tradisional dari bahan beras kencur dan kunyit.

Bahkan, ketika tak ada wabah sekalipun, meski berada dalam kompleks taman nasional yang terkenal, menjual sapi pun juga bukan perkara mudah. Terutama mereka yang tinggal di Lempuyang dan Sirondo.

“Kalau yang kecil, kami naikkan perahu kami bawa ke Ketapang, Banyuwangi,” kata Kusnadi.

Untuk sapi-sapi yang lebih besar otomatis harus dibawa dengan berjalan kaki berkilo-kilometer. Tapi, mereka sudah melakukan itu berpuluh-puluh tahun tanpa mengeluh. Seperti juga Raminem pada Sabtu siang dua pekan lalu itu. Toh, alam Baluran juga sudah banyak memberi mereka berkah. (*)

Reporter: JP Group

 

Tottenham Hotspur Merangkak Naik ke Peringkat 4 Usai Bungkam West Ham

0
Ilustrasi: Pemain sepak bola Tottenham Hotspur Son Heung-min melakukan selebrasi setelah mencetak gol (ANTARA FOTO/REUTERS/David Klein/aww/cfo)

batampos – Tottenham Hotspur naik ke peringkat empat setelah sukses mengalahkan West Ham 2-0 dalam matchday ke-24 Liga Premier Inggris di Tottenham Hotspur Stadium yang berakhir pada Senin (20/2) dini hari WIB, dikutip dari Antara.

Dua gol tim tuan rumah masing-masing dicetak oleh Emerson dan Son Heung-Min di babak kedua.

Berdasarkan laman resmi Liga Premier Inggris, kemenangan ini membuat mereka naik ke peringkat empat dengan menggeser Newcastle.

The Lilywhites kini mengoleksi 42 poin, sementara West Ham masih berada di zona degradasi atau peringkat ke-18 setelah hanya meraih 20 poin dari 23 pertandingan.

Baca Juga: Manchester United Sikat Leicester 3-0

Tottenham langsung menekan West Ham sejak awal pertandingan, tetapi peluang berbahaya pertama baru terjadi pada menit ke-35.

Emerson memberikan umpan ke Pierre-Emile Hojbjerg sebelum gelandang asal Denmark itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayangnya percobaan Hojbjerg masih bisa ditangkap Lukasz Fabianski.

Pada menit ke-45, tim tuan rumah mengancam lagi. Harry Kane memberikan umpan terobosan ke Richarlison. Dia berhasil mengontrol bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan sepakannya dari sudut sempit, tetapi upaya itu masih dapat ditahan Fabianski.

Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Tottenham meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua.

Baca Juga: Soal Isu Messi Kembali ke Barcelona, Ini Penjelasan Sang Ayah

Pada menit ke-47, Richarlison menerima bola dari Dejan Kulusevski di kotak penalti. Namun, tembakan penyerang Brasil tersebut masih belum bisa diselamatkan Fabianski.

Tottenham akhirnya bisa memecahkan kebuntuan pada menit ke-56. Ben Davies lolos dan mengoper ke Emerson, yang tendangan kaki kanannya dengan mudah menaklukkan Fabianski. Skor menjadi 1-0 untuk Tottenham.

West Ham bukannya tanpa perlawanan, mereka mendapatkan peluang pada menit ke-58. Sepakan Jarrod Bowen dari jarak dekat belum bisa menaklukkanFraser Forster.

Tottenham merespons semenit kemudian, kali ini Fabianski menyelamatkan tendangan Kulusevski dari luar kotak penalti.

Baca Juga: Emir Qatar Mau Beli Manchester United, Resmi Ajukan Penawaran

Tottenham bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-72. Harry Kane tampil apik untuk memenangi perebutan bola dengan Angelo Ogbonna, lalu mengirim umpan terobosan ke Son Heung-min.

Penyerang Korea Selatan itu dengan tenang menceploskan bola ke sisi kanan gawang dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.

West Ham beberapa kali menciptakan peluang untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi penyelesaian mereka masih belum on target.

Sampai pertandingan berakhir, tidak ada gol lagi yang tercipta. (*)

 

 

 

Reporter: Antara

Lingga Dapat Tambahan Dua Unit Damri Layani Trayek Daik-Pancur dan Kudung

0
Kabupaten Lingga mendapatkan tambahan dua unit Damri tahun ini. (Foto: Istimewa)

batampos– Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah IV Riau-Kepri menambah dua unit armada bus perintis di Kabupaten Lingga, tahun 2023 ini.

Armada tersebut akan mengikuti trayek yang sama dengan dua armada bus perintis yang sudah dioperasikan oleh Perum DAMRI pada tahun 2019, yaitu trayek Daik-Pancur dan Daik-Kudung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga, Hendry Efrizal mengatakan, penambahan armada bertujuan untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Lingga Timur dan Lingga Utara yang merupakan jalur lalu lintas yang cukup padat.

“Alhamdulilah, akhirnya usulan kami terealisasi. Ini semua tak terlepas atas kerjasama semua pihak, salah satunya juga atas campur tangan dari pimpinan yakni Bupati Lingga, yang dimana memenuhi permintaan dari masyarakat untuk pengguna jasa angkutan darat,” kata dia belum lama ini

Kadishub menilai, penambahan armada tersebut akan sangat efektif dalam meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan mempercepat konektivitas antar desa.

BACA JUGA: Kiat Karimun City Hotel Bertahan Selama Pandemi, Lakukan Diskon yang Bekerjasama dengan Transportasi Laut

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Perum DAMRI dan BPTD wilayah IV Riau-Kepri yang telah memenuhi kebutuhan transportasi darat masyarakat Kabupaten Lingga.

“Kami berangsur-angsur mencoba meringankan beban masyarakat dalam memenuhi pelayanan transportasi darat dengan menggunakan fasilitas umum yang difasilitasi oleh pemerintah, tanpa mematikan usaha di bidang transportasi oleh pihak swasta atau perorangan,” ujarnya.

Diharapkan dengan penambahan armada bus perintis ini, mobilitas masyarakat di Kabupaten Lingga, terutama di wilayah pesisir, akan semakin mudah di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan program Bupati dan Wakil Bupati Lingga dalam membuka konektivitas melalui bidang darat dan memenuhi akses pelayanan masyarakat.

“Untuk trayek Dabo Kota-Tinjul juga berjalan dengan maksimal sampai hari ini, dan saya juga sudah komunikasi secara langsung kepada pihak DAMRI meminta armada yang di Dabo Singkep untuk dilakukan penambahan seperti yang di Ibukota ini,” pungkas Kadishub. (*)

reporter: bayu

REI Expo Batam Bukukan Penjualan Properti hingga Rp86 Miliar

0
REI Expo 1 F Cecep Mulyana scaled e1676861638316
Ketua REI Batam Achyar Arfan memberikan penghargaan kepada perbankan, managemen mall ppendukung acara ada REI Expo di pusat perbelanjaan Grand Batam Mall pada acara penutupan, Minggu (19/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – DPD Real Estate Indonesia (REI) khusus Batam menutup pameran properti yang digelar di Grand Mall Batam 10-19 Februari 2023.

Digelar selama 10 hari, REI Expo 2023 berhasil membukukan penjualan yang cukup baik. Diikuti kurang lebih 16 developer, dan lima stan pendukung mulai dari perbankan dan lainnya.

“Informasi dari ketua panitia total sales sampai hari ini mencapai Rp86 miliar,” kata Ketua DPP REI Khusus Batam, Achyar Arfan, Minggu (19/2).

Ia mengatakan untuk periode pemulihan bisinis properti capaian ini dinilai baik. Hal ini bisa menjadi dasar bagi peningkatan sektor properti ke depannya. Terima kasih kepada Bank BTN selalu sponsor acara, dan bank lainnya yang mulai terlibat dalam pelaksanaan REI Expo.

Baca Juga: Pencurian di Mobil Marak, Polisi Tingkatkan Patroli di Pertokoan dan Perbankan

Tahun 2022 lalu REI Expo berhasil menghasilkan nilai transaksi atau penjualan mencapai angka Rp78 miliar.

“Dibanding tahun lalu ada peningkatan hampir Rp10 miliar. Ini membuktikan bisnis properti semakin membaik dan bertumbuh di awal tahun ini,” ujarnya.

Achyar menyebutkan pameran bagian dari promosi. Jadi yang datang ke stand belum semua melakukan transaksi, namun ini akan menjadi prospek bagi developer dalam memasarkan rumah.

“Bahkan tidak semua langsung beli. Jadi melalui pameran bisa promosi. Dan kemudian membeli,” imbuhnya.

Baca Juga: Stok Berkurang, Harga Pakaian dan Barang Seken di Aviari Naik

Ia jug mengucapkan selamat kepada Rexvin yang mencapai penjualan terbaik selama REI Expo 2023.

“Tadi disebutkan Rexvin mencapai transaksi Rp11 miliar. Semoga ini menjadi awal baik bagi properti di Batam,” harapnya.

Ia menyebutkan berdasarkan data dari Bank Indonesia, dalam satu tahun sebanyak 10-12 ribu rumah terjual dalam satu tahun. Dalam satu bulan transaksi di bidang properti mencapai Rp400 miliar.

“Dalam satu tahun mencapai Rp4 triliun untuk properti ini,” sebutnya. Jadi ini akan menjadi semangat bagi developer yang ada di Batam untuk menciptakan hunian bagi warga Batam, dan juga WNA ke depannya,” beber Achyar.

Terkait kepemilikan properti oleh warga negara asing (WNA) Achyar menjelaskan untuk aturan sudah jelas, namun ada regulasi yang masih berkiblat pada aturan lama.

Baca Juga: Banyak Remaja Nongkrong Tengah Malam, Warga Bengkong Ketakutan

Misalnya ada yang masih mempersyaratkan adanya KITAS, padahal pada aturan terbaru cukup pakai paspor WNA yang bersangkutan saja.

“Ini yang juga masih dalam tahap finalisasi, seperti di bank, dan keperluan peralihan haknya. Mudah-mudahan cepat selesai, sehingga regulasi kepemilikan untuk WNA ini bisa segera diluncurkan, dan menjadi panduan bagi semua pihak yang terkait dengan jual dan beli properti,” ungkapnya.

Ia menargetkan tahun ini penjualan kepada WNA sudah bisa direalisasikan. Sehingga turis atau wisatawan mancanegara yang ke Batam tidak saja berwisata, namun juga membeli properti di Batam.

“Batam adalah percontohan untuk kepemilikan properti bagi asing. Dan semoga hal itu bisa segera terwujud, demi mendukung peningkatan di segala bidang,” tutupnya. (*)

 

 

 

Reporter : YULITAVIA