Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5862

Menaker Teken Permenaker Nomor 5, Perusahaan Eksportir Potong Gaji Buruh 25 Persen

0
Pekerja Pabrik THR Dalil Harahap6
Ilustrasi. Pekerja di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Menteri Tenaga Kerja mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2023 terkait pemotongan gaji buruh sebesar 25 persen bagi perusahaan eksportir.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan aturan pemotongan gaji buruh tersebut ditujukan bagi perusahaan eksportir. Batam hampir semua perusahaan eksportir.

Baca Juga: Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur: Saya Khilaf

Namun tidak semua perusahaan yang terdampak aturan tersebut. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2023 yang diteken Ida Fauziyah pada 7 Maret 2023, tersebut ada kriteria dan kategori beberapa perusahaan yang diperbolehkan menerapkan aturan ini.

Beberapa perusahaan yang menerapkan aturan ini adalah perusahaan yang memproduksi alas kaki, barang kulit, furniture, mainan anak, dan tekstil.

“Di Batam ada tiga perusahaan tekstil. Mayoritas terdampak perusahaan di Jawa Barat. Tapi saya masih pelajari soal permenaker ini. Karena Permenaker ini masih baru diteken,” kata dia, Kamis (16/3).

Baca Juga: BP Batam Gelar Pelantikan Pejabat Struktural, Ini Nama-namanya

Menurutnya adanya pemotongan upah sudah pasti merugikan pekerja. Namun kebijakan ini berlaku bagi perusahaan yang terdampak ekonomi global. Selain itu, dalam aturan tersebut juga ada kesepakatan antara pekerja dengan perusahaan.

“Jadi tidak semena-mena begitu. Ada aturannya. Jadi untuk itu, mungkin saya akan pelajari lagi,” sebutnya.

Menurutnya, dalam aturan tersebut ada kesepakatan antara perusahaan dan buruh, sebelum hal ini diberlakukan.

“Mungkin itu yang bikin berat perusahaan untuk menerapkan aturan tersebut. Kendati demikian, aturan ini masih sangat baru, jadi mungkin butuh sosialisasi dan lainnya sebelum ditetapkan,” ungkapnya.

Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Batam Diperiksa Terkait Kasus Perjalanan Dinas Fiktif, Ini Penjelasan Kapolresta

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Yafet Ramon mengatakan aturan ini sangat merugikan buruh.

Meskipun dalam surat tersebut, ditekankan berlaku bagi perusahaan yang terdampak ekonomi global.

“Sangat merugikan sekali ini. Kenapa harus buruh lagi yang terdampak dari aturan ini,” sebutnya.

Baca Juga: BP Batam Identifikasi Illegal Connection Sambungan Air Non Meteran

Ia berharap aturan ini tidak berlaku di Batam. Karena mayoritas perusahaan di Batam adalah galangan kapal, hingga manufaktur.

“Kalau bisa jangan ada lagi aturan yang merugikan buruh. Kami selalu terdampak selama ini. Harusnya buruh diperhatikan lagi, jangan mengeluarkan aturan yang merugikan buruh,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

Imigrasi Batam Temukan 85 Pelanggaran Administrasi WNA

0
imigrasi batamm
Imigrasi Batam mengelar konferensi pers pendeportasian dua WNA yang menyalahi izin tinggal di Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menemukan 85 pelanggaran administrasi warga negara asing (WNA), selama periode Januari hingga Maret 2023.

Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam, Ritus Rahmadhana, mengatakan, terdapat dua WNA asal Malaysia yang ditahan.

Empat orang dideportasi, dan dua orang dilarang masuk. Sementara itu, lima WNA asal Singapura ditahan, enam orang dideportasi, dan enam orang dilarang masuk ke wilayah Indonesia.

Ia menuturkan, mayoritas WNA menyalahi administrasi keimigrasian. Berdasarkan data WNA dilakukan tindakan hukum, karena penyalahgunaan izin tinggal yang melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Batam Diperiksa Terkait Kasus Perjalanan Dinas Fiktif, Ini Penjelasan Kapolresta

“Beberapa kasus bahkan sudah berlangsung selama setahun atau lebih,” ujarnya, Kamis (16/3).

Tidak hanya WNA asal Malaysia dan Singapura, pihak Imigrasi Batam juga melakukan deportasi terhadap 2 WNA asal Myanmar, kemudian satu WNA asal Belanda ditahan, satu orang dideportasi, dan satu orang dilarang masuk ke wilayah Indonesia.

Kemudian pihaknya juga melakukan penahanan satu WNA asal India, satu lainnya telah dideportasi, dan satu lainnya mendapat pelarangan masuk ke Indonesia.

“Selain itu pihaknya juga memulangkan 25 WNA asal Vietnam, serta pelarangan masuk,” jelasnya.

Baca Juga: BP Batam Identifikasi Illegal Connection Sambungan Air Non Meteran

Ritus juga mengatakan petugas Imigrasi Batam melakukan pengawasan administratif dan lapangan secara rutin setiap harinya.

Imigrasi juga memantau data WNA melalui sistem, sehingga mendapatkan laporan dari masyarakat melalui hotline yang tersedia di website imigrasi Batam serta melalui media sosial.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan kedutaan untuk pemulangan WNA yang masih dalam detensi,” lanjutnya.

Baca Juga: Ini Kata Pertamina Terkait Kelangkaan gas LPG 3 Kilogram di Batam

Ritus menambahkan beberapa kasus WNA yang terkena tindakan administrasi tersebut telah tinggal di Batam selama hampir dua tahun, seperti salah satu WNA asal Singapura yang sudah berusia lanjut dan tidak memiliki keluarga di Indonesia.

“Laporan dari masyarakat juga turut membantu kami dalam menjalankan tugas. Jadi jika memang ada WNA yang tinggal lama, tanpa ada keluarga di Batam silakan lapor. Nanti akan kami tindaklanjuti,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Pekerjaan Jalan yang Amblas Digesa, Ditargetkan Bisa Dilalui Mobil Pertengahan Bulan Puasa

0
Pekerja melakukan tahap pemasangan besi sebelum pengecoran lantai di lokasi jalan yang amblas di jalan raya Busung, Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Selasa (14/3/2023). F.Kiriman Dishub Bintan

batampos– Pekerjaan pembangunan jalan yang amblas di jalan raya Busung, Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, digesa.

Ditargetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2023, jalan tersebut sudah bisa dilalui mobil.

PPK Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kepulauan Riau (Kepri), Humisar menargetkan tiga pekan ke depan, jalan yang amblas di Desa Busung sudah bisa dilalui mobil.

“Kita targetkan pertengahan bulan puasa sudah bisa dilalui mobil,” kata Humisar saat dihubungi, Rabu (15/3/2023) sore.

Dia mengatakan, pekerjaan jalan yang amblas terus digesa karena jalan tersebut merupakan akses yang menghubungkan Bintan, Tanjungpinang bahkan Batam.

Selain itu, kata dia, pekerjaan digesa untuk mendukung arus lalu lintas kendaraan yang mengangkut barang menjelang Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA: Pekerjaan Jalan Amblas di Desa Busung, Balai PJN Kepri Segera Cor Lantai dan Dinding

Untuk saat ini, dikatakannya, pekerjaan dalam tahap pemasangan besi. Setelah besi dipasang, kemudian pengecoran lantai dan dinding.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akibat curah hujan tinggi membuat ruas jalan di jalan raya Busung, Lintas Barat di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, mengalami amblas, Sabtu (4/3/2023).

Akibat jalan yang amblas, kendaraan roda empat dialihkan ke jalan lama Tanjungpinang – Tanjunguban. Sedangkan untuk kendaraan roda dua masih bisa lewat setelah dibangun jembatan darurat. (*)

reporter: slamet

Batam Kehilangan 500 Liter Air Bersih per Detik

0
bp batam 21
Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) Batam menindaklanjuti angka kehilangan air di wilayah kerja SPAM Batam yang mencapai angka 20%. Dari angka tersebut diketahui Batam kehilangan sekitar 500 liter air bersih per detik.

Hal ini dibahas dalam pertemuan BU SPAM dengan stakeholder, terkait pembahasan Illegal Connection dan rencana penindakan terhadap kegiatan illegal connection / sambungan liar di wilayah kerja SPAM Batam.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam Denny Tondano mengatakan bahwa terdapat total kehilangan air di Batam hampir 500 liter/detik.

“Jika 500lt/dt ini bisa diamankan, kita surplus 200lt/dt. Kami telusuri dan cari, kehilangan yang cukup besar,” kata Denny.

Baca Juga: Mempermudah Pengurusan Izin Berusaha, Iperindo dan BP Batam Gelar Bimtek

Ia mengatakan, saat ini angka kehilangan air Batam masih ada di angka 19-20%. Sebagai pembanding ia menuturkan tingkat kehilangan air di DKI Jakarta berkisar 40%, Jawa Barat 38%, Singapura masih juga di angka 9%.

“Angka kita memang lebih baik dari Jakarta Jabar, tapi kita terus mau tingkatkan dengan target ya dekat lah dengan tetangga. Ini acuan kita,” kata Denny.

Denny menjabarkan, kondisi spesifik kehilangan air di Batam terdeteksi, terbesar ada di wilayah Duriangkang – Jodoh – Nagoya – Sengkuang.

“Jodoh kita indentifikasi 26% air hilang. Kami kirimkan sebanyak 241,005 lt/dt, yang terbaca dimeteran hanya 178,341 Lt/dt saja. Artinya teridentifikasi kehilangan air yang besar di wilayah ini, menyebabkan kekurangan air di wilayah tersebut (Jodoh),” terang Denny.

Baca Juga: Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik, BP Batam Gelar FGD bagi PPID

“Kondisi ini akan merugikan masyarakat dan negara. Siapa yang paling terdampak. Adalah masyarakat, tetangganya yang justru terdampak bisa jadi debit air lebih sedikit. Air terserap untuk kegiatan illegal melalui sambungan tanpa meteran.” Imbuh Denny.

Menurutnya, dari total 2136 sambungan tanpa meter (illegal inspection & connection) dan baru 900an dilakukan pemutusan. Sehingga masih ada 1000-an lebih sambungan illegal yang terdeteksi.

Dengan kondisi tersebut ia mengajak instansi terkait bersinergi memberikan masukan saran dan dukungan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Tujuan kami adalah untuk menekan kehilangan air dan mengedukasi masyarakat. Arahan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi adalah pelayanan air harus bagus, semua harus terlayani dengan baik. Inilah kenapa kami bergerak. Mudah mudah dalam 1 – 2 minggu kita bisa turunkan menjadi 18%. Untuk itu kami butuh kerja sama dan sinergi Bapak-Bapak,” Pungkas Denny.

Baca Juga: Kepala BP Batam: Pajak untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Kepala Satuan Pemerika Intern BP Batam Konstantin Siboro mengatakan bahwa sangat disayangkan kondisi kehilangan air yang terjadi dan ia harapkan dapat segera ditangani sesuai aturan yang berlaku.

“Banyak keluhan masyarakat tentang kekurangan air, tapi di sisi lain kegiatan illegal pencurian air juga makin marak. Ini yang harus segera ditindaklanjuti. Ada kerugian bagi masyarakat dan juga negara.” Kata Siboro.

Hadir perwakilan dari pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP Kota Batam yang juga siap bersinergi dengan upaya penyelamatan air Batam.

Menurutnya, bila terbukti kehilangan air diindikasikan karena perbuatan illegal artinya telah masuk ranah pencurian, maka ini sudah masuk tindakan melawan hukum.

“Kami dari kepolisian siap mengawal dan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat. Kami siap mendukung.” Kata perwakilan dari Polresta Barelang.

Semua masukan dan saran yang disampaikan stakeholder akan menjadi bahan pertimbangan bagi BU SPAM dalam menyusun langkah-langkah ke depan untuk menyelamatkan kondisi kehilangan air yang terus meningkat.

Hal ini sejalan dengan amanah dari Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan air di Kota Batam.

BU SPAM mengajak masyarakat yang menyaksikan potensi-potensi pemasangan illegal connection dapat melaporkan melalui nomor pengaduan 0778-5700000 atau pesan whatssapp 08117780155.(*)

Batam Kehilangan 500 Liter Air Bersih per Detik

0
bp batam 21
Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) Batam menindaklanjuti angka kehilangan air di wilayah kerja SPAM Batam yang mencapai angka 20%. Dari angka tersebut diketahui Batam kehilangan sekitar 500 liter air bersih per detik.

Hal ini dibahas dalam pertemuan BU SPAM dengan stakeholder, terkait pembahasan Illegal Connection dan rencana penindakan terhadap kegiatan illegal connection / sambungan liar di wilayah kerja SPAM Batam.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam Denny Tondano mengatakan bahwa terdapat total kehilangan air di Batam hampir 500 liter/detik.

“Jika 500lt/dt ini bisa diamankan, kita surplus 200lt/dt. Kami telusuri dan cari, kehilangan yang cukup besar,” kata Denny.

Baca Juga: Mempermudah Pengurusan Izin Berusaha, Iperindo dan BP Batam Gelar Bimtek

Ia mengatakan, saat ini angka kehilangan air Batam masih ada di angka 19-20%. Sebagai pembanding ia menuturkan tingkat kehilangan air di DKI Jakarta berkisar 40%, Jawa Barat 38%, Singapura masih juga di angka 9%.

“Angka kita memang lebih baik dari Jakarta Jabar, tapi kita terus mau tingkatkan dengan target ya dekat lah dengan tetangga. Ini acuan kita,” kata Denny.

Denny menjabarkan, kondisi spesifik kehilangan air di Batam terdeteksi, terbesar ada di wilayah Duriangkang – Jodoh – Nagoya – Sengkuang.

“Jodoh kita indentifikasi 26% air hilang. Kami kirimkan sebanyak 241,005 lt/dt, yang terbaca dimeteran hanya 178,341 Lt/dt saja. Artinya teridentifikasi kehilangan air yang besar di wilayah ini, menyebabkan kekurangan air di wilayah tersebut (Jodoh),” terang Denny.

Baca Juga: Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik, BP Batam Gelar FGD bagi PPID

“Kondisi ini akan merugikan masyarakat dan negara. Siapa yang paling terdampak. Adalah masyarakat, tetangganya yang justru terdampak bisa jadi debit air lebih sedikit. Air terserap untuk kegiatan illegal melalui sambungan tanpa meteran.” Imbuh Denny.

Menurutnya, dari total 2136 sambungan tanpa meter (illegal inspection & connection) dan baru 900an dilakukan pemutusan. Sehingga masih ada 1000-an lebih sambungan illegal yang terdeteksi.

Dengan kondisi tersebut ia mengajak instansi terkait bersinergi memberikan masukan saran dan dukungan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Tujuan kami adalah untuk menekan kehilangan air dan mengedukasi masyarakat. Arahan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi adalah pelayanan air harus bagus, semua harus terlayani dengan baik. Inilah kenapa kami bergerak. Mudah mudah dalam 1 – 2 minggu kita bisa turunkan menjadi 18%. Untuk itu kami butuh kerja sama dan sinergi Bapak-Bapak,” Pungkas Denny.

Baca Juga: Kepala BP Batam: Pajak untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Kepala Satuan Pemerika Intern BP Batam Konstantin Siboro mengatakan bahwa sangat disayangkan kondisi kehilangan air yang terjadi dan ia harapkan dapat segera ditangani sesuai aturan yang berlaku.

“Banyak keluhan masyarakat tentang kekurangan air, tapi di sisi lain kegiatan illegal pencurian air juga makin marak. Ini yang harus segera ditindaklanjuti. Ada kerugian bagi masyarakat dan juga negara.” Kata Siboro.

Hadir perwakilan dari pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP Kota Batam yang juga siap bersinergi dengan upaya penyelamatan air Batam.

Menurutnya, bila terbukti kehilangan air diindikasikan karena perbuatan illegal artinya telah masuk ranah pencurian, maka ini sudah masuk tindakan melawan hukum.

“Kami dari kepolisian siap mengawal dan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat. Kami siap mendukung.” Kata perwakilan dari Polresta Barelang.

Semua masukan dan saran yang disampaikan stakeholder akan menjadi bahan pertimbangan bagi BU SPAM dalam menyusun langkah-langkah ke depan untuk menyelamatkan kondisi kehilangan air yang terus meningkat.

Hal ini sejalan dengan amanah dari Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan air di Kota Batam.

BU SPAM mengajak masyarakat yang menyaksikan potensi-potensi pemasangan illegal connection dapat melaporkan melalui nomor pengaduan 0778-5700000 atau pesan whatssapp 08117780155.(*)

Kapal Keruk Bekas PT Timah Terbakar

0
Anggota dari Satpolairud Polres Karimun melakukan pantauan kapal keruk yang terbakar

batampos- Kapal keruk (KK) dengan nama Bangka I bekas milik PT Timah pada Kamis (16/3) terbakar. Kebakaran kapal keruk jenis lama ini terjadi di Perairan Sikumbang, Kecamatan Kundur Barat.

”KK Bangka I bukan lagi milik dari PT Timah. Melainkan, milik PT Teguh Sukses Sejahtera. Kebakaran terjadi pukul 11.30 WIB pada saat sedang melakukan pekerjaan pemotongan plat bandar atau plat besi yang masih dilapisi dengan karet,” ujar Kasat Polairud, Iptu Doddy Basyir.

Dikatakannya, kondisi plat bandar yang sedang dipotong itu sudah berkarat. Pemotongan ini dilakukan agar tidak terjadi kebocoran. Setelah tiga jam lebih pekerjaan pemotongan dilakukan, muncuil percikan api. Akhirnya, kegiatan pemotongan dihentikan. Namun, kondisinya percikan api sudah menyebar.

BACA JUGA:Kapal Tenggelam Diterjang Gelombang, Dua Nelayan Tambelan Selamat 

”Karena ada percikan api, maka pekerjaan dihentikan. Tapi, percikan api mengenai plat yang dilapisi karet yang ada di sekililing kapal. Melihat hal ini, karyawan berusaha memadamkan percikan api dengan menggunakan APAR sebanyak 6 buah dan berusaha menggunakan pompa air. Tapi, air yang keluar tidak mampu menjangkau api yg berada di atas kapal,” jelasnya.

Dilanjutkannya, api semakin besar dan sulit dipadamkan. Sehingga, pengawas pekerjaan segera mengambil keputusan agar karyawan yang berada di atas KK Bangka I untuk meninggalkan kapal dan segera kembali ke PT Timah dan segera melaporkan kejadian kepada pihak PT Timah.

”Manajemen PT Timah di Kundur meminta pertolongan kapal pancung pemadaman api.
Kemudian kita yang mendapatkan informasi langsung menuju ke lokasi kejadian. Dari laporan yang kita terima jumlah pekerja yang ada di atas KK Bangka I sebanyak 7 orang. Seluruhnya seluruh karyawan sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa atau mengalami luka-luka,” paparnya.

Kebakaran di KK Bangka I, tambah Doddy, baru bisa dipadamkan pada pukul 15.40 WIB. Untuk diketahui pekerjaan pemotongan plat bandar tersebut sudah berjalan sejak hari Jumat (3/3). Dalam hal ini, PT Teguh Sukses Sejahtera sebagai pemenang lelang kapal tersebut sejak 7 Desember 2022. (*).

reporter: sandi

Pawai Ta’aruf STQH, Kafilah Kecamatan Teluk Sebong Tampilkan Replika Burung Ababil

0
Replika Burung Ababil yang ditampilkan Kecamatan Teluk Sebong dalam pawai Ta’aruf Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Ke-XII tingkat Kabupaten Bintan di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (15/3/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Kafilah Kecamatan Teluk Sebong berhasil menarik perhatian masyarakat dalam pawai Ta’aruf Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Ke-XII tingkat Kabupaten Bintan di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (15/3/2023).

Mereka menampilkan replika burung Ababil saat mengiringi peserta pawai dari jalan depan Taman Kota Seri Kuala Lobam menuju ke jalan depan Masjid Al Hikmah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Camat Teluk Sebong, Sri Heni Utami mengungkapkan, alasan replika burung Ababil yang ditampilkan saat pawai Ta’aruf STQH karena dikisahkan kemunculan burung ababil untuk menghalau pasukan bergajah dari Yaman yang ingin menghancurkan Ka’bah.

“Nuansannya keagamaan, jadi kita menampilkan replika burung Ababil yang mana dikisahkan bahwa burung Ababil didatangkan untuk menghalau kejahatan,” kata dia.

Dia mengatakan, replika burung Ababil dibuat lebih kurang tiga hari dan dibuat dari bahan daur ulang seperti plastik dan triplek.

“Replikanya dibuat dari kantong keresek dan triplek yang sudah tidak dipakai dari Bank Sampah kita,” kata dia.

Tidak hanya replika burung Ababil, dia mengatakan, kafilah Kecamatan Teluk Sebong juga menampilkan busana dari koran bekas.

“Tadi ada 6 orang anak muda yang mengenakan busana dari koran bekas saat pawai Taaruf STQH,” kata dia.

BACA JUGA:Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam Siap Jadi Tuan Rumah STQH Tingkat Kabupaten Bintan

Dia mengatakan, dalam pawai Taaruf, Kecamatan Teluk Sebong menurunkan sekira 444 orang.

“Kalau kafilah yang akan ikut lomba dalam STQH ada sekira 14 orang. Kita juga turunkan 2 grup laski,” kata dia.

Dia berharap, kafilah Kecamatan Seri Kuala Lobam berhasil menang dan mewakili Kabupaten Bintan dalam event tingkat Provinsi Kepri.

Rombongan dari Kecamatan Gunung Kijang saat pawai taaruf STQH tingkat Kabupaten Bintan di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (15/3/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Dalam pawai Ta’aruf STQH, kafilah Kecamatan Gunung Kijang terlihat menurunkan dua orang yang mengenakan busana karnaval berjalan mengiringi peserta pawai taaruf.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pawai taaruf STQH tingkat Kabupaten Bintan diikuti ribuan peserta dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan.

“Alhamdulillah, masing-masing kafilah menampilkan yang terbaik,” kata dia. (*)

reporter: slamet

BP Batam Gelar Pelantikan Pejabat Struktural, Ini Nama-namanya 

0
bp batam 22
Para pejabat struktural eselon II dan II BP Batam diambil sumpahnya di Ruang Presentasi Gedung Marketing, Kamis (16/3/2023). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar pelantikan pejabat struktural eselon II dan III, di Ruang Presentasi Gedung Marketing, pada Kamis (16/3/2023).

Sebanyak satu pejabat eselon II dan tiga pejabat eselon III dilantik dan mengambil sumpah.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, selaku pejabat yang melantik mengatakan bahwa para pejabat yang dilantik berada pada unit yang sangat strategis, sehingga sangat diharapkan dapat menjalankan amanah dengan komitmen sesuai dengan sumpah jabatan.

Baca Juga: BP Batam Identifikasi Illegal Connection Sambungan Air Non Meteran

Kedua unit memiliki peran utama yakni Direktorat Infrastruktur Kawasan dan Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Penanaman Modal. Sehingga Wahjoe berpesan dengan hadirnya pejabat baru dapat membawa semangat positif untuk mencapai target pembangunan dan investasi hingga tahun 2024.

Hal ini sejalan dengan semangat Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang telah mencanangkan target-target pembangunan dan investasi yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah melalui pembangunan sektor-sektor prioritas hingga 2024.

“Mendorong semangat pembangunan Batam yang terus digencarkan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi, kami harap para pejabat dapat komit sesuai sumpah, melaksanakan pelayanan yang optimal, bekerja dengan inovasi dan integritas. Sehingga pembangunan dan target investasi yang sudah dicanangkan hingga 2024 harus selesai tanpa ada masalah,” tutur Wahjoe dalam sambutannya.

Baca Juga: Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik, BP Batam Gelar FGD bagi PPID

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Batam Nomor 55 tahun 2023, berikut adalah Daftar Pejabat yang dilantik :

  1. Ponco Indro Subekti dilantik menjadi Direktur Infrastruktur Kawasan, Kedeputian Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi. Jabatan ini sebelumnya diisi oleh Imam Bachroni, yang telah memasuki masa purnabakti.
  2. Wildan Arief Kepala Subdit Industri, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.
  3. Yani Alkindi Kepala Subdit Pelayanan Penanaman Modal, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.
  4. Rully Syahrizal Kasubdit Perdagangan, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal. Rully Syahrial merupakan ASN dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.(*)

BP Batam Gelar Pelantikan Pejabat Struktural, Ini Nama-namanya 

0
bp batam 22
Para pejabat struktural eselon II dan II BP Batam diambil sumpahnya di Ruang Presentasi Gedung Marketing, Kamis (16/3/2023). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar pelantikan pejabat struktural eselon II dan III, di Ruang Presentasi Gedung Marketing, pada Kamis (16/3/2023).

Sebanyak satu pejabat eselon II dan tiga pejabat eselon III dilantik dan mengambil sumpah.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, selaku pejabat yang melantik mengatakan bahwa para pejabat yang dilantik berada pada unit yang sangat strategis, sehingga sangat diharapkan dapat menjalankan amanah dengan komitmen sesuai dengan sumpah jabatan.

Baca Juga: BP Batam Identifikasi Illegal Connection Sambungan Air Non Meteran

Kedua unit memiliki peran utama yakni Direktorat Infrastruktur Kawasan dan Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Penanaman Modal. Sehingga Wahjoe berpesan dengan hadirnya pejabat baru dapat membawa semangat positif untuk mencapai target pembangunan dan investasi hingga tahun 2024.

Hal ini sejalan dengan semangat Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang telah mencanangkan target-target pembangunan dan investasi yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah melalui pembangunan sektor-sektor prioritas hingga 2024.

“Mendorong semangat pembangunan Batam yang terus digencarkan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi, kami harap para pejabat dapat komit sesuai sumpah, melaksanakan pelayanan yang optimal, bekerja dengan inovasi dan integritas. Sehingga pembangunan dan target investasi yang sudah dicanangkan hingga 2024 harus selesai tanpa ada masalah,” tutur Wahjoe dalam sambutannya.

Baca Juga: Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik, BP Batam Gelar FGD bagi PPID

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Batam Nomor 55 tahun 2023, berikut adalah Daftar Pejabat yang dilantik :

  1. Ponco Indro Subekti dilantik menjadi Direktur Infrastruktur Kawasan, Kedeputian Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi. Jabatan ini sebelumnya diisi oleh Imam Bachroni, yang telah memasuki masa purnabakti.
  2. Wildan Arief Kepala Subdit Industri, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.
  3. Yani Alkindi Kepala Subdit Pelayanan Penanaman Modal, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.
  4. Rully Syahrizal Kasubdit Perdagangan, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal. Rully Syahrial merupakan ASN dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.(*)

Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur: Saya Khilaf

0
polsek sekupang 7
Kapolsek Sekupang Kompol Z.A. Christophel Tamba, menanyai pelaku pencabulan anak di bawah umur, Fa. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Fa, 19, warga Batuaji yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Sekupang karena mencabuli pacarnya SA, siswi SMK di Batam Selasa (14/3/2023) mengaku menyesal.

Di kantor polisi, pemuda yang tak punya pekerjaan tetap itu mengaku telah mengajak pacarnya berhubungan intim sebanyak 3 kali di salah satu hotel melati daerah Batuaji.

Mengenakan baju tahanan orange dengan tangan diborgol, pria 19 tahun itu hanya bisa tertunduk lesu meratapi nasibnya.

“Saya sangat menyesal pak. Saya khilaf, ” ujar Fahrezi.

Di hadapan awak media, ia mengaku baru berkenalan dengan pacarnya sekitar dua bulan yang lalu melalui media sosial.

Baca Juga: Lampu Hias dan Tiang Dicuri, Pemko Batam Rugi Belasan Juta Rupiah

Perkenalan berlanjut dengan saling bertukar nomor telpon sebelum akhirnya ia membawa kabur korban yang diketahui masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan tersebut.

“Berhubungannya baru tiga kali pak, satu kali di rumah saya dan dua kali di hotel,” tambahnya.

Sebelumnya, SA sempat dilaporkan orang tuanya ke Polsek Sekupang karena pergi meninggalkan rumah sejak Sabtu lalu (11/3/2023).

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui SA bersama Fa sempat beberapa kali mengecoh dan main kucing -kucingan dengan polisi dan keluarga SA yang mencarinya.

Baca Juga: Ini Kata Pertamina Terkait Kelangkaan gas LPG 3 Kilogram di Batam

Pelaku awalnya membawa korban ke kediaman orang tuanya di Kecamatan Batuaji. Lalu dirasa sudah tidak aman, ia pindah ke salah satu hotel untuk menghindari pencarian polisi.

Selama waktu pelarian itulah dimanfaatkan pelaku untuk merayu dan melakukan hubungan badan dengan pacarannya.

“Saya sempat niat untuk bawa balik ke orang tuanya pak. Tapi saya takut karena saat itu dicari keluarganya, ” ucap Fa.

Kapolsek Sekupang Kompol Z.A. Christophel Tamba, menyampaikan, pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah mendapatkan laporan.

“Pelaku dan korban punya hubungan, mereka berpacaran. Jadi korban ini nekat kabur dari rumah dikarenakan permasalahan keluarga,” ujar Kapolsek Tamba.

Baca Juga: Mempermudah Pengurusan Izin Berusaha, Iperindo dan BP Batam Gelar Bimtek

Saat pelarian, korban dibawa menginap oleh pelaku ke rumahnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku dan korban SA mengaku sudah tiga kali melakukan hubungan suami istri. Itu dilakukan selama tidak kembali ke rumah orang tua korban.

Setelah ditangkap, korban pun dibawa ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan medis untuk mendapatkan visum et repertum sebagai alat bukti telah terjadinya pencabulan.

Pendamping UPTD PPA, Ratnawati Sitorus, mengapresiasi kinerja Kepolisian Sektor Sekupang yang sangat cepat mengungkap kasus pencabulan, khususnya, yang dilakukan oleh teman dekat korban.

“Saya mengapresiasi Polsek Sekupang dalam Pengungkapan Kasus pencabulan. Karena beberapa kasus pencabulan yang diungkap berawal dari laporan anak meninggalkan rumah,” ujar Ratnawati.

Baca Juga: DPRD Batam Usul Pembayaran Parkir Disatukan dengan Pembayaran Pajak Kendaraan

Menurut Ratnawati, apresiasi itu ia berikan lantaran melihat gerak cepat dan penggalian kasus yang dilakukan oleh Polsek Sekupang. Kasus terakhir, Polsek Sekupang menerima laporan tentang seorang siswi SMK yang pergi meninggalkan rumah.

Setelah dilakukan penyelidikan dan korban ditemukan bersama seorang teman prianya, polisi kemudian mengembangkan kasus itu hingga menemukan tindak pidana pencabulan yang dilakukan teman dekat korban.

Ratnawati juga mengimbau semua pihak untuk bersama-sama-sama mencegah tindak pidana pencabulan terhadap anak.

“Ini bukan hanya tugas Kepolisian saja. Ini adalah tugas kita bersama. Pengawasan serta edukasi dari orang tua juga sangat penting,” tuturnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra