Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5868

Warga Perum Taman Carina Tanjunguncang Keluhkan Suplai Air Bersih Kecil

0
air
Aktivitas tangki air yang mengambil air bersih di depan POP PP. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Warga Perumahan Taman Carina, Tanjunguncang, mengeluhkan suplai air bersih ke tempat mereka tidak berjalan lancar bahkan terkadang mati total.

Ketua RW 02 Perumahan Taman Carina, Hakimin, mengatakan, tersendatnya suplai air bersih ke permukiman warga dikarenakan ada mobil tangki air di hidrant pintu kepuar POP PP.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Audit BPK Terkait Kasus Perjalanan Dinas DPRD Batam

“Ini mengakibatkan tekanan air dari pipa induk untuk suplai ke Perum Taman Carina kecil dan terkadang mati total,” jelasnya, Jumat (24/3/2023).

Ia mengatakan, warga sekitar sangat dirugikan karena aktivitas tangki air tersebut.

“Kami merasa dirugikan, sekali pun mereka mempuyai ijin dari BP Batam. Jadi kami harap kepada Kepala BP Batam agar melakukan kajian ulang terkait hal ini. Karena masih banyak (hydrant) di tempat lain untuk mengambil air. Tidak semerta-merta di depan POP PP saja,” tuturnya.

Baca Juga: Umrah di Bulan Ramadan Banyak Diminati Warga Batam

Kata dia, sampai saat ini pasokan air bersih ke tempat tinggal mereka masih sangat kecil.

“Ada kala mau menjelang salat maghrib, di saat ibadah puasa air warga kami mati total,” katanya.

Ia berharap hal ini dapat segera ditangani oleh ppihak-pihak terkait.

“Agar warga kami tidak anarkis,” ujarnya.(*)

Reporter: Dalil Harahap

Sudah Lama Tidak Beroperasi, Pelabuhan Seri Kuala Tanjung di Desa Teluk Sasah, Kini Jadi Tempat Joging dan Mancing

0
Pelabuhan Seri Kuala Tanjung yang sudah lama tidak beroparasi di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Pelabuhan Seri Kuala Tanjung di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan sudah lama tidak beroperasi.

Sebabnya, karena sepinya penumpang speed yang menggunakan pelabuhan tersebut.

Kini, pelabuhan tersebut telah dijadikan tempat joging tiap akhir pekan dan memancing ikan oleh masyarakat setempat.

Seorang warga, Jon yang ditemui di pelabuhan membenarkan, kalau setiap akhir pekan, masyarakat setempat mengisi waktu dengan berolahraga seperti joging di kawasan pelabuhan.

Selain joging, dia mengiayakan kalau masyarakat juga memanfaatkan pelabuhan untuk memancing ikan.

BACA JUGA:Lapor Pak Polisi….!, Dekat Pelabuhan Ada Anak-anak Ngelem

Dia mengatakan, dulunya pelabuhan ini dibangun untuk penumpang speed yang mau ke Tanjungpinang atau Batam.

“Dulu speed dari Batam ke Tanjungpinang dan sebaliknya singgah di sini,” kata dia.

Dia mengatakan, waktu itu, penumpang yang mau ke Batam lebih senang lewat pelabuhan Bulang Linggi di Tanjunguban.

“Kalau dari Tanjunguban setiap jam selalu ada speed yang ke Batam,” kata dia.

Kemudian, penumpang yang mau ke Tanjungpinang juga lebih senang menggunakan transportasi darat. Apalagi, sekarang sudah ada jalur Lintas Barat.

Kata dia, karena sepinya penumpang sehingga membuat pelabuhan tak lagi beroperasi.

Tidak hanya masyarakat, pantauan di lokasi, banyak nelayan yang memanfaatkan pelabuhan untuk sandar sampan. Bahkan, kantor pelabuhan terlihat sudah dijadikan seperti gudang untuk menyimpan hasil dari laut.

Kondisi pelabuhan pun sudah memprihatinkan. Bangunannya sudah terlihat rusak, pegangan di trestle atau jembatan dari darat menuju ke dermaga pelabuhan sudah berkarat dan atap sudah tidak ada lagi.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pelabuhan Seri Kuala Tanjung sepertinya  dikelola pemerintah provinsi Kepri.

“Kita akan koordinasi dahulu,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Kapolri: Sirene yang Melengking Itu Mengganggu!

0
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

batampos- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta penggunaan sirene atau strobo di jalan raya saat proses pengawalan kendaraan dikurangi, terutama saat jalan macet. Mengingat hal itu bisa mengganggu kenyamanan pengendara lain.

“Penggunaan sirene, penggunaan strobo tolong kita juga melihat sensivitas pada saat jalan sedang padat, masyarakat juga sedang padat-padatnya, suara itu juga menjadi masalah, sirene yang terlalu melengking dan model suaranya yang bising itu juga mengganggu,” kata Sigit, Jumat (24/3).

Oleh karena itu, Sigit meminta agar kegiatan pengawalan tidak juga memberikan keleluasaan untuk melanggar lalu lintas. Kecuali, untuk beberapa pengawalan yang dikecualikan seperti ambulans.

“Gunakan suaranya yang lebih pas lah, misalkan (lampu) dim kah, suara-suara yang membuat masyarakat kemudian berpikir di satu sisi ‘oke nih ada kegiatan pengawalan’, namun di sisi lain juga tidak terlalu mengusik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri itu meminta agar kegiatan pengawalan bisa lebih tertib supaya tidak menimbulkan kecemburuan masyarakat. “Tolong yang seperti ini rekan-rekan bisa lebih selektif, memahami, apalagi pada saat situasi macet, sehingga kemudian semua pengguna jalan betul-betul merasakan bahwa ada norma-norma yang harus kita jaga. Hal-hal ini memang harus dilatih, karena ini bicara sense of crisis,” pungkas Sigit. (*)

Reporter : JP GROUP

Inisiatif Nestlé DANCOW FortiGro dan Single Moms Indonesia

0

 

batampos – Sosok ibu tunggal masih kerap dipandang sebelah mata di tengah masyarakat. Stigma ini menambah berat tantangan mereka dalam melakukan peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus pencari nafkah. Meski begitu, ketangguhan untuk terus menghadirkan #CintaBundaSempurna dalam memastikan tumbuh kembang Si Buah Hati yang berkualitas menginspirasi hadirnya program Mompreneurs Hub. Sebuah program hasil kolaborasi antara Nestlé DANCOW FortiGro dengan Komunitas Single Moms Indonesia (SMI) yang fokus pada pemberdayaan ibu tunggal. Dimulai pada Februari 2023, program ini digelar dengan pendampingan kewirausahaan yang diberikan oleh para ahli terkait untuk membantu mengatasi isu ketahanan finansial yang dihadapi oleh para ibu tunggal.

Produk usaha 30 besar Mompreneurs Hub pada acara Mompreneurs Hub Awarding night.

Program Mompreneurs Hub diawali dengan proses seleksi dari ratusan pendaftar, hingga tersaring menjadi 260 peserta dari 18 provinsi, mulai dari Kota Banda Aceh hingga Kabupaten Sorong. Setelah melalui tahapan seleksi berikutnya dan pelatihan ketat dari ratusan peserta, terpilih 10 ibu tunggal yang akan menerima pendanaan tahap pertama dari program Mompreneurs Hub guna mendukung upaya peningkatan skala bisnis masing-masing.

“Selamat kepada 10 ibu tunggal terpilih! Saya berharap pendampingan dan pendanaan yang disalurkan dapat menjadi bagian dari dukungan nyata kami untuk memperkuat ketahanan finansial para bunda melalui wirausaha. Sejalan dengan kampanye #CintaBundaSempurna yang diusung Nestlé DANCOW Fortigro, kami berkolaborasi dengan SMI dalam menghadirkan pelatihan yang diberikan oleh para ahli terkait untuk mendorong rasa percaya diri ibu tunggal dalam mengasah kreativitas berbisnis. Semoga program ini mampu membantu Bunda dalam memberikan kasih sayang maksimal bagi tumbuh kembang buah hati,” ujar Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia di sela-sela malam penghargaan program Mompreneurs Hub.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Nestlé DANCOW Fortigro dan Single Moms Indonesia yang telah berkolaborasi menghadirkan program Mompreneurs Hub.

“Kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya inisiatif Nestlé DANCOW Fortigro dan SMI untuk memberikan dukungan bagi para ibu tunggal melalui program pendampingan kewirausahaan. Program kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi para mompreneurs untuk mencapai kemandirian ekonomi, ketahanan keluarga yang bermuara pada pencapaian kesetaraan gender. Bagi para ibu tunggal, program ini tentunya akan membuka peluang yang lebih luas untuk mendukung multi-peran dalam rumah tangga dan merawat tumbuh kembang anak mereka. Kita semua harus paham bahwa perempuan memiliki peran penting dalam sebuah perubahan, karena perempuan dapat menginspirasi, mendorong dan memberdayakan perempuan lainnya. Dengan berbagai latar belakang dan profesi, perempuan harus terus mengembangkan potensi dirinya sehingga dapat berdaya saing dan produktif, meningkatkan kesejahteraan, serta mendapatkan akses dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hasil pembangunan,” ujar Menteri PPPA RI.

Pendiri Komunitas Single Moms Indonesia Maureen Hitipeuw berterima kasih kepada Nestlé DANCOW Fortigro atas kolaborasi ini. “Kami senang sekali dapat bekerja sama pada program spesial ini, menyaksikan langsung lautan semangat dari para ibu tunggal untuk berdikari dalam memperjuangkan ketahanan finansialnya demi tumbuh kembang Si Buah Hati. Selamat kepada para ibu tunggal yang berhasil masuk sepuluh besar program Mompreneurs Hub. Semoga ilmu dan dukungan yang diterima memberikan nilai lebih di masa depannya dengan buah hati tercinta. Terima kasih juga kepada para ibu tunggal lainnya yang telah berpartisipasi. Tetap semangat dan mari berjuang bersama untuk senantiasa wujudkan #CintaBundaSempurna dengan berdikari.”

Mewakili sepuluh besar Mompreneurs Hub, Arlinda Fety Roviana, mengaku sangat bersyukur berhasil terpilih setelah melewati serangkaian seleksi ketat yang membuktikan kerja kerasnya selama ini mengurus buah hati maupun usahanya. “Sebagai ibu tunggal, tentunya ada tantangan tersendiri yang terkadang terasa berat dijalani. Dari tantangan pribadi untuk bisa membagi waktu setiap harinya sampai ke faktor eksternal seperti tekanan dari sekitar misalnya perspektif yang cenderung negatif terhadap ibu tunggal. Tapi di sini, setelah bertemu dengan ibu-ibu tunggal hebat lainnya dan dibekali oleh berbagai coaching bisnis dari para ahlinya, mata saya semakin terbuka. Bahwa lelah ini tak sebanding dengan kesempurnaan cinta yang mengiringi tumbuh kembang Buah Hati. Ini semakin menguatkan dan memotivasi saya untuk terus menumbuhkan semangat dalam berkarya dan mengasihi”.

Selama proses penyaringan menuju sepuluh besar, tercatat mayoritas usaha yang dilakoni oleh peserta berputar pada bidang makanan dan minuman, jasa layanan, dan aksesori fashion. Namun, terdapat juga peserta yang berusaha di bidang keberlanjutan lingkungan melalui pengolahan berbagai jenis limbah layak kelola.

Di sisi lain, apresiasi juga disampaikan oleh Wida Septarina, Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang turut hadir pada acara penghargaan Mompreneurs Hub. “Program ini merupakan platform penting bagi pemberdayaan ibu tunggal melalui kewirausahaan. APSAI mendukung upaya-upaya penguatan finansial para ibu tunggal yang artinya juga mendukung kesejahteraan anak-anak. Terima kasih kepada Nestlé DANCOW FortiGro dan SMI yang telah melaksanakan program ini dengan sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa sektor swasta di Indonesia memiliki peran strategis untuk turut serta mendukung Ibu sekaligus mendorong pemenuhan hak-hak anak. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para ibu tunggal di seluruh Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan bagi keluarga dan khususnya anak-anak,” jelas Wida.

Adapun rangkaian pendampingan yang diberikan di sela-sela tahapan seleksi banyak menyoroti tentang pembekalan menjadi seorang entrepreneur berdikari, yang meliputi tiga topik pembahasan utama berupa komunikasi persuasif, pemasaran digital, dan tata kelola keuangan dalam bisnis. Pendampingan ini difasilitasi oleh para ahli di bidangnya masing-masing, guna memastikan seluruh materi yang disampaikan dapat diterapkan dan berkelanjutan.

Nestlé DANCOW FortiGro melalui #CintaBundaSempurna merayakan Bunda – termasuk para ibu tunggal – dengan segala ketidaksempurnaan yang dimiliki, untuk secara inklusif mendukung para Bunda dalam setiap langkahnya mendampingi tumbuh kembang Si Buah Hati melalui dukungan gizi, stimulasi, dan cinta kasih.

Mengabuburit via Literasi Digital

0

 

 

Ramadan telah tiba. Di Indonesia, momentum ini selalu dinantikan oleh masyarakat, baik dari kalangan umat muslim maupun umat yang beragama lain. Perayaan Ramadan menjadi salah satu wujud toleransi beragama di negara yang multikultural ini. Salah satu bentuk perayaan yang hanya ada pada saat Ramadan adalah kegiatan mengabuburit.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengabuburit diartikan sebagai “menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan”. Masyarakat pun lebih akrab menggunakan istilah ini dengan ngabuburit. Istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda, yakni burit yang berarti “kegiatan waktu menjelang sore”. Ada juga yang mengatakan bahwa ngabuburit merupakan singkatan dari “ngalantung ngadagoan burit” yang artinya bersantai menjelang sore. Namun, seiring berjalannya waktu, istilah ngabuburit sering digunakan sebagai “menunggu waktu menjelang berbuka puasa”.

Di Kepulauan Riau, masyarakat mengenal ngabuburit dengan istilah cari angin atau melenga-lenga. Akan tetapi, istilah ini kurang populer dibandingkan dengan ngabuburit. Kegiatan cari angin hampir sama dengan ngabuburit, yaitu masyarakat memanfaatkan waktu luang di sore hari menjelang berbuka puasa. Banyak masyarakat memanfaatkan ngabuburit dengan beragam kegiatan, seperti mengunjungi tempat wisata, membaca Al-Qu’ran, mendengarkan ceramah, berburu takjil, hingga bersantai dengan keluarga atau teman. Sebagai alternatif, kegiatan ngabuburit juga dapat dimanfaatkan dengan berliterasi digital.

Menurut Bawden (2001), literasi digital berakar pada literasi komputer dan informasi. Literasi digital lebih banyak dikaitkan dengan keterampilan teknis mengakses, merangkai, memahami, dan menyebarluaskan informasi. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa literasi digital merupakan suatu bentuk kemampuan untuk mendapatkan, memahami, dan menggunakan informasi yang berasal dari berbagai sumber dalam bentuk digital.

Keberadaan literasi digital saat ini bagaikan dua sisi mata uang yang memberikan efek positif dan negatif kepada masyarakat. Sisi negatifnya adalah semakin berkembangnya teknologi dan jaringan digital yang luas, banyak oknum yang tidak bertanggung jawab menyebarkan konten-konten negatif, seperti pornografi dan isu SARA. Sementara itu, sisi positifnya adalah menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan individu untuk lebih kritis dalam berpikir dan memahami informasi, menambah penguasaan kosakata dari berbagai bahan bacaan, meningkatkan kemampuan verbal individu, meningkatkan daya fokus dan konsentrasi individu, serta menambah kemampuan individu dalam membaca, merangkai kalimat, dan menulis informasi.

Dalam rangka meningkatkan derajat bangsa Indonesia di bidang minat baca (literasi), masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk melakukan kegiatan positif terutama pada saat berkegiatan menjelang buka puasa. Misalnya dengan cara memanfaatkan gawai atau perangkat computer untuk berselancar di beberapa portal literasi digital.

Pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan literasi anak melalui literasi digital. Salah satu upaya tersebut digalakkan oleh Badan Pemgembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kemendikbudristek melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN). Melalui gerakan tersebut, Badan Bahasa telah meluncurkan aplikasi buku digital yang diberi nama “Budi”. Di dalam aplikasi tersebut terdapat buku-buku cerita anak sesuai perjenjangan usianya yang dapat diakses secara daring ataupun diunduh secara gratis. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) meluncurkan aplikasi bertajuk “Siberkreasi”. Program-program literasi digital lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain sebagai berikut.

Pertama, aplikasi “Belajar Membaca Lancar”. Aplikasi ini membantu anak-anak untuk belajar membaca dengan mudah, yaitu dengan huruf-huruf alfabet dari A sampai Z. Anak-anak juga bisa belajar membaca dan belajar kata-kata dasar yang menyenangkan. Tentu saja, aplikasi ini sangat cocok untuk anak yang baru mulai belajar membaca. Pada dasarnya, aplikasi ini merupakan aplikasi membaca dengan konsep permainan (game). Materi dalam permainan tersebut berisi tentang membaca satu suku kata, dua suku kata, tiga suku kata, serta huruf konsonan dan vokal.

Kedua, aplikasi “Cerita Anak Nusantara”. Aplikasi literasi ini berisi kumpulan kisah-kisah anak, dongeng anak, dan cerita Nusantara dari berbagai daerah. Selain itu, di balik semua cerita yang tersaji pasti ada pesan moral yang menjadi pelajaran bagi anak. Melalui aplikasi ini, diharapkan anak-anak akan mengetahui kisah-kisah dari berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut menjadikan wawasan anak menjadi luas dan mengetahui kondisi suatu daerah atau tradisi yang berkembang di daerah lain. Tidak hanya itu, dalam aplikasi ini juga terdapat suara atau narasi dari masing-masing bacaan, serta gambar sebagai penunjang visualisasi bagi anak.

Ketiga, aplikasi bertajuk “Kisah Cerita Anak” atau disingkat KICA. Aplikasi ini berisi tentang kisah menarik dan imajinatif seputar kehidupan sehari-hari. Ada legenda, dongeng, dan beragam cerita menarik lainnya. Gambar pada cerita bersifat lucu, interaktif, dan segar sehingga menarik bagi anak-anak. Kualitas gambarnya dipenuhi dengan animasi yang menjadikan gambar lebih hidup dan “eye catching”.

Selain dari beberapa portal literasi digital yang disebutkan di atas, masih banyak lagi portal literasi digital yang lainnya. Dengan banyaknya portal literasi digital, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai kegiatan ngabuburit yang tentunya bersifat positif. Ada satu pepatah mengatatakan, “yang baik-baik dipegang mati, yang buruk-buruk dibuang jauh”. Artinya, sikap baik mari dipertahankan, sedangkan sikap yang buruk mari ditinggalkan. Hendaklah kita melakukan kegiatan yang baik dan bermanfaat daripada melaksanakan kegiatan yang merugikan diri sendiri.

 

 

Teguh Madia Tarigan
Koordinator Literasi, Kantor Bahasa Provinsi Kepri

 

 

 

 

Liga Inggris Jeda Pertandingan Sejenak untuk Pemain Muslim Buka Puasa

0
Bek Chelsea Wesley Fofana dan Kalidou Koulibaly mengapit bek Tottenham Hotspur Cristian Romero dalam perebutan bola di Tottenham Hotspur Stadium. Fofana dan Koulibaly adalah dua di antara pemain Liga Inggris yang beragama Islam. (JUSTIN TALLIS/AFP )

batampos – Ofisial Liga Inggris dan kapten-kapten tim dengan pemain muslim sepakat untuk melakukan jeda sejenak saat pertandingan untuk memberikan kesempatan pemain muslim berbuka puasa selama berlangsungnya bulan suci Ramadan.

“Seperti tahun sebelumnya, musim ini kapten klub dengan pemain Muslim bersepakat dengan ofisial pertandingan Premier League untuk melakukan jeda sebentar dalam pertandingan agar para pemain atau ofisial pertandingan dapat berbuka puasa,” tulis keterangan resmi di laman resmi Liga Inggris.

Kebijakan ini sudah dilakukan pada musim sebelumnya di tahun 2021 di mana telah dibuat kesepakatan untuk memberikan kesempatan kepada pesepakbola muslim untuk berbuka di tengah-tengah pertandingan.

Baca Juga: Italia Dikalahkan Inggris dengan Skor 2-1 di Kandang

Pada pertandingan antara Leicester City melawan Crystal Palace pada 26 April 2021, gim sempat jeda saat tendangan gawang sambil menunggu pemain Leicester Wesley Fofana dan pemain Palace Chikhou Koyate untuk berbuka dengan minum air dan asupan jelly energi.

Selain kebijakan pada berlangsungnya pertandingan tersebut, sejumlah klub Liga Inggris juga merayakan bulan suci Ramadan bersama para penggemar ataupun masyarakat sekitar.

Chelsea adalah tim Liga Inggris pertama yang akan menggelar buka puasa bersama, bahkan terbuka bagi semua kalangan penganut agama, di stadionnya Stamford Bridge pada 26 Maret.

Baca Juga: Ronaldo Cetak Gol, Portugal Libas Liechtenstein 4-0

Salah satu pemain muslim Everton, Abdoulaye Doucoure menyatakan dirinya selalu berpuasa di bulan Ramadan dan tidak pernah bermasalah pada kondisi fisiknya kendati tetap harus latihan dan menjalani pertandingan di siang hari.

“Saya berpuasa setiap hari, saya tidak melewatkan satu hari pun. Itu sudah menjadi normal dan sangat mudah bagi saya,” kata Doucoure.

’’Latihan di bulan Ramadan masih sama, tapi jika kami pergi untuk pertandingan tandang, kami mungkin perlu menunda makan dari yang lain, jadi koki menyiapkan makanan untuk kami, memastikan semuanya serasa seperti di rumah. Kita mendapatkan makanan halal, jadi tidak ada masalah,” kata Doucoure yang menjalani ibadah puasa bersama pemain muslim Everton lainnya Idrissa Gueye dan Amadou Onana. (*)

 

 

Reporter: Antara

Prodi Seni dan Olahraga Wajib Unggah Portofolio saat Daftar SNBT

0
ILUSTRASI SNBT. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Mulai kemarin (23/3) pukul 15.00, pendaftaran seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) masuk perguruan tinggi negeri (PTN) 2023 dibuka.

Calon peserta harus mencermati sejumlah ketentuan. Salah satunya, menyiapkan portofolio untuk program studi (prodi) yang diminati. Wakil Koordinator Portofolio Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Achmad Syarief mengungkapkan, ada sebelas prodi yang mengharuskan calon peserta ujian tertulis berbasis komputer (UTBK)-SNBT membuat portofolio.

Yakni, olahraga; seni rupa, desain, dan kriya; tari; teater; musik; sendratasik; seni karawitan; etnomusikologi; fotografi; film dan televisi; serta seni pendalangan.

Pengisian portofolio harus menggunakan template yang disediakan SNPMB. Bukan membuat format sendiri. ”Karena kalau bikin sendiri, kemungkinan besar tidak dinilai,” jelas dia.

Template dan syarat portofolio untuk setiap prodi berbeda-beda. Calon peserta dapat mengakses laman https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/. Kemudian, klik bagian unduhan untuk melihat detailnya. Dia mencontohkan, untuk prodi seni tari, calon peserta diharuskan mengunggah satu file video format MP4 berisi penampilan menari tunggal dengan durasi 3–5 menit dan besaran file maksimal 50 MB.

Kewajiban itu juga dibebankan kepada peserta seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) yang mungkin tidak lolos seleksi. Syarief menyatakan, mereka tetap memiliki kewajiban yang sama meski sebelumnya telah mengunggah portofolio saat mendaftar SNBP. Lantas, bolehkah mengunggah portofolio yang sama?

Dia memastikan, tindakan tersebut diperbolehkan. Sama dengan SNBP, peserta SNBT diperbolehkan memilih dua prodi. Bedanya, dua prodi itu diperbolehkan di satu perguruan tinggi yang sama. Selain itu, salah satu prodi tidak harus berada di perguruan tinggi yang satu wilayah dengan sekolah asal.

”Ketika memilih dua prodi yang mempersyaratkan portofolio, harus membuat dua portofolio sesuai dengan pilihannya,” tuturnya.

Ketua Pelaksana Eksekutif SNPMB Budi Prasetyo Widyobroto menuturkan, calon peserta dibebaskan memilih prodi sesuai dengan keinginan dan passion masing-masing. Dengan catatan, harus bertanggung jawab. Kemudian, calon peserta diperbolehkan mengatur mana prodi dan perguruan tinggi yang menjadi pilihan pertama dan kedua. (*)

Reporter: JP Group

Polisi Tunggu Hasil Audit BPK Terkait Kasus Perjalanan Dinas DPRD Batam

0
kompol budi hartono
Kasat Reskrim Polresta Barelang. Foto: Dokumen Pribadi untuk Batam Pos

batampos – Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan pihaknya masih menunggu hasil audit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi perjalanan dinas anggota dewan Batam medio Januari hingga Mei 2016.

“Belum (hasil audit). Masih digodok BPK RI,” ujar Budi, Kamis (23/3).

Budi menjelaskan lambatnya hasil audit ini karena data perjalanan dinas anggota dewan pada periode tersebut belum lengkap.

Baca Juga: Ini Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Batam

“Ada SPJ (surat perjalanan dinas) yang belum didapat. Ini masih pengumpulan, BPK juga meminta bantuan kita,” katanya.

Menurut Budi, data perjalanan dinas anggota DPRD Batam periode tersebut akan disinkronkan ke pihak ketiga atau travel sebagai penyedia jasa.

Baca Juga: Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif, Nuryanto: Kami Tidak Tahu Dimana Kerugian Negara

“Makanya kerugian negaranya belum didapat. Setelah itu baru kita lakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” ungkapnya.

Sebelumnya, Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menaikkan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas anggota dewan Batam medio Januari hingga Mei 2016 ke tingkat penyidikan. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Putri KW Kalahkan Juara Dunia di 16 Besar Swiss Open

0
Putri KW tampil impresif di Swiss Open. (ANTARA)

batampos – Putri Kusuma Wardani maju ke perempat final tunggal putri Swiss Open 2023. Dia melaju setelah mengalahkan juara dunia 2019, Pusarla V Sindhu, pada babak 16 besar turnamen yang digelar di Basel, Kamis (24/3/2023) malam waktu setempat.

Usaha Putri menyingkirkan peserta unggulan keempat itu berlangsung alot dan berakhir dengan rubber game 21-15, 12-21, 21-18 yang berlangsung selama 59 menit.

“Saya bersyukur karena bisa menang melawan salah satu pemain top dunia. Saya malah lupa kalau dia adalah juara dunia yang meraih gelarnya saat berlangsung di sini (Swiss),” kata Putri melalui keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat (24/3/2023).

Baca Juga: Ronaldo Cetak Gol, Portugal Libas Liechtenstein 4-0

Pada gim pertama, Putri secara cepat meraih keunggulan meski sempat mencoba sejumlah pola yang cocok pada awal permainan. Putri mengaku lebih nyaman pada sisi lapangan pertama, dan di posisi yang sama pula membuatnya juga mampu mencuri poin pada gim ketiga.

Pebulu tangkis asal Tangerang itu menggunakan pola yang sama pada sisi lapangan tersebut untuk mendulang keunggulan atas juara dunia asal India tersebut.

“Di gim pertama dan ketiga sebenarnya polanya sama, seperti membatasi bola atas dan depannya. Saya main save saja, yang penting masuk dulu karena permainan Sindhu juga tidak gampang dimatikan,” kata Putri.

Situasi berbeda terjadi pada gim kedua. Setelah unggul pada gim pertama, Putri justru kesulitan memetik poin dan mayoritas serangannya bisa dimentahkan oleh Sindhu untuk balik dimatikan.

Baca Juga: Italia Dikalahkan Inggris dengan Skor 2-1 di Kandang

Menurut Putri, dia kehilangan fokus dan kendali permainan sehingga membuatnya terlalu terburu-buru mengeksekusi serangan. Kondisi tersebut membuat pukulannya tak akurat dan pertahanannya pun menjadi lengah.

Namun, gim ketiga, Putri berusaha lebih tenang agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Dia akhirnya sukses mengamankan tiket perempat final turnamen BWF Super 300 itu menyusul rekan senegara Gregoria Mariska Tunjung.

“Tadi yang menjadi kunci kemenangan, saya bermain lebih tenang dan lebih menikmati permainan saja,” katanya. (*)

 

Reporter: JPGroup

Tiga Hari ke Depan Cuaca Cerah Berawan, Batam akan Terasa Panas

0
Cuaca Panas Terik Dalil Harahap8
Ilustarsi. Warga Batam berpayung karena cuaca yang panas. Foto: .Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – BMKG Stamet Hang Nadim Batam memperkirakan cuaca dalam tiga hari ke depan cerah berawan. Selain itu, cuaca cerah berawan ini berkemungkinan terus berlanjut selama satu minggu ke depan.

Meskipun begitu, potensi hujan tetap ada hingga beberapa hari ke depan. “Tapi, kemungkinan itu tidak besar, jika terjadi hujan ringan dan bersifat lokal,” kata Forecaster Stamet Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi, Kamis (23/3).

Akibat minimnya hujan, serta tutupan awan yang kurang. Sehingga, sepanjang satu pekan ke depan, cuaca Batam akan terasa panas. Saat dini hari, cuaca Batam bersuhu di kisaran 25 hingga 26 derajat celcius.

Baca Juga: Umrah di Bulan Ramadan Banyak Diminati Warga Batam

Namun, saat siang hari, suhu Batam puncaknya di kisaran 30 sampai 32 derajat celcius. “Bisa meningkat menjadi 32 derajat celcius, jika tiupan angin yang berkurang,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Nizam meminta masyarakat tidak terlalu berkegiatan di luar ruangan. Bagi yang berpuasa di siang hari, tentunya saat sahur atau berbuka, harus memperbanyak asupan air mineral.

Cuaca saat ini disebabkan oleh kelembapan lapisan atas yang relatif rendah. Sehingga, kurang mendukung potensi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau.

“Secara umum kondisi cuaca esok hari diperkirakan berawan,” ucap Nizam.

Baca Juga: Ujian Seleksi Kompetensi PPPK Pekan Depan, Ini yang Harus Diperhatikan Peserta

Suhu esok hari di Batam paling tinggi 32 derajat celcius dan rendah 24 derajat celcius. Hal yang sama diperkirakan di Tanjungpinang, Bintan, Lingga dan Natuna.

Sedangkan di Anambas, suhu puncak diperkirakan sekitar 33 derajat celcius, dan paling rendah 24 derajat celcius.

“Kecepatan angin rata-rata di berbagai wilayah di Kepri, di kisaran 5 hingga 25 knot per jamnya. Rata-rata angin berhembus dari utara ke timur laut,” ujar Nizam. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA