Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 5903

Melihat Ponpes Al Kahfi Somalangu yang Berusia Lebih dari 5 Abad

0

Masjid Atap Tumpang dan Pondokan Berdinding Bambu Jadi Saksi

Pondokan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kahfi Somalangu, Kebumen, yang masih dipetahankan seperti semula (5/2). (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS)

Ponpes Al Kahfi Somalangu berusaha berkesinambungan dengan zaman sembari tetap mempertahankan pengajaran khas pesantren salafiyah, termasuk salawatan dengan irama macapatan. Pendirinya mubalig Islam satu-satunya yang masuk ke Jawa lewat pantai selatan.

LAILATUL FITRIANIKebumen

PARA santri setingkat SMP yang berdiri melingkar sambil memegang kitab, tak jauh dari masjid tua yang masih tampak kokoh, barangkali adalah gambaran yang mewakili Ponpes Al Kahfi Somalangu.

Ponpes di Desa Sumberadi, Kebumen, Jawa Tengah, itu sudah hampir lima setengah abad berdiri, tetap memegang teguh sejumlah tradisi khas pesantren salafiyah, sembari tentu melakukan beberapa perubahan di sana-sini.

”Saat (pendirian ponpes, Red) itu masjid itu yang pertama dibangun, dari Selasa sore sampai Rabu paginya. Jadi, azan pertama yang dikumandangkan adalah azan Subuh,” kata KH Afifuddin Chanif Al-Hasani atau akrab dipanggil Gus Afif kepada Jawa Pos yang bertandang pada Minggu (5/2) lalu tentang awal pendirian ponpes yang kini dia pimpin.

Pondok yang berdiri 548 tahun lalu dan kini memiliki lebih dari dua ribu santri dan santriwati itu baru saja menerima penganugerahan pesantren tertua dengan usia lebih dari satu abad dari PBNU. Diikuti Pondok Pesantren Mojosari, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur, yang masih berjarak 230 tahun setelahnya.

Tak jauh dari masjid, berdiri sebuah pondokan yang juga menjadi saksi awal berdirinya pesantren. ”Guru saya berpesan untuk mempertahankan satu pondokan yang ada di atas kolam tempat wudu agar dibiarkan apa adanya. Untuk mengenang dulu membuat pesantren awalnya seperti ini bentuknya,” ungkap generasi ke-16 dari keluarga pendiri Ponpes Al Kahfi Somalangu tersebut.

Dinding pondokan masih menggunakan anyaman dari bilah-bilah bambu. Sebagian lagi dari papan. Pondokan berisi empat kamar itu masih difungsikan sebagai hunian santri. Kecuali paling ujung yang dulunya pernah ditempati kakek dari Gus Afif.

Tapi, kompleks ponpes tersebut sudah banyak didominasi bangunan-bangunan baru. Mulai gedung terpadu tiga lantai yang bersebelahan dengan SMK hingga gedung SMA di sisi belakang.

Pesantren salafiyah itu memang sudah menerapkan pendidikan formal. Di bawah kepemimpinan Gus Afif, Pondok Al Kahfi menjadi pesantren pertama di Jawa Tengah yang memiliki sekolah menengah kejuruan (SMK).

”Dulu ketika saya pertama kali pulang ke sini hanya tinggal lingkungan situ saja (masjid dan bangunan pondokan tua, Red). Lalu kami lakukan pengembangan. Kami beli tanah-tanah di sekitar sini,” ungkapnya.

Saat sang ayahanda, Syekh As-Sayyid Chanifuddin Al-Hasani, meninggal, Gus Afif masih duduk di bangku SMA. Tamat sekolah, dia melanjutkan menimba ilmu di sebuah pesantren di Pacitan dan Jogjakarta. Pesantren kemudian diurus kakek dan pamannya.

Gus Afif baru balik ke Somalangu pada 1992. Dia mengenang ketika itu kondisi ponpes yang terletak sekitar 1,5 kilometer dari Jalan Raya Kebumen-Kutoarjo tersebut memprihatinkan. Santri sudah hampir habis, tinggal sekitar tujuh orang.

Gus Afif memulai kembali semuanya dari awal. Dia bertekad melanjutkan dakwah para pendahulunya. ”Ada satu kultur dari setiap generasi itu mewariskan sebuah tulisan yang dipersembahkan ke anaknya. Ketika dibaca, sang anak akan merasa ada kewajiban untuk meneruskan orang tuanya,” terang dia.

Sejarah Ponpes Al Kahfi Somalangu diawali kedatangan sang pendiri, Sayid Muhammad Ishom Al-Hasani atau dikenal sebagai laqob Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani. Mubalig dari Hadramaut, Yaman, itu masih memiliki garis keturunan Rasulullah dari Sayidina Hasan.

”Ketika menimba ilmu, Sayid Abdul Kahfi ini mendapat peristiwa rohani. Dalam mimpinya, beliau bertemu dengan Imam Syafi’i. Di situ beliau minta banyak pemahaman tentang agama,” ceritanya.

Setelah dirasa cukup, Imam Syafi’i memintanya melanjutkan dakwah Islamiah. Untuk mengembangkan Islam di tanah Jawa. Karena kecintaannya pada sosok Imam Syafi’i, Sayid Abdul Kahfi pun berlayar menuju pulau yang dimaksud melalui Kepulauan Maladewa. ”Beliau termasuk satu-satunya mubalig Islam yang masuk ke tanah Jawa lewat pantai selatan, tepatnya di Pantai Karang Bolong, Kebumen,” ungkap Gus Afif.

Pada umumnya, penyebaran Islam di Jawa memang lewat pantai-pantai utara berbarengan dengan jalur perdagangan. Adapun jalur laut selatan dikenal memiliki ombak yang lebih ganas.

Saat itu Kebumen masih berupa belantara. Sebelum mendirikan Pondok Somalangu, Sayid Abdul Kahfi beberapa kali berpindah tempat. Dari membantu perjuangan Sunan Ampel, membangun basis kekuatan Islam di Kudus, hingga membantu Raden Patah di Demak.

”Beliau kemudian dinikahkan dengan putri sultan Demak. Baru kemudian meminta izin melanjutkan dakwah dengan membawa serta istri dan anaknya ke sini, Kebumen,” lanjutnya.

Dimulai dengan membangun masjid tadi, sesuatu yang lazim ditemukan di masa awal masuknya Islam ke Nusantara. Sampai kini atap masjid tersebut masih berbentuk limasan tumpang. Di pucuknya terdapat mustaka terakota asli yang menjadi lambang Ponpes Somalangu. Sayang, atap seng yang digunakan sebagai perpanjangan serambi menutupi sebagian arsitektur masjid.

Berbarengan dengan berdirinya bangunan tersebut, dibuatlah candrasengkala. Bentuknya berupa prasasti batu zamrud Siberia berbobot kurang lebih 9 kg. Bagian atas prasasti berbunyi Bumi Pitu Ina yang ditulis menggunakan aksara Jawa. Di bawahnya tertulis angka Arab 25 diikuti bulan Syakban dan 879 H. Lalu, di bawahnya lagi terdapat ukiran gambar bulus berkaki tiga. Prasasti yang mulanya berada di dalam masjid itu kini telah dipindahkan ke kediaman Gus Afif.

”Zaman itu orang menandai tahun dengan sebuah candrasengkala. Prasasti tersebut menandai pembangunan pondok ini. Kalau dalam Masehi berarti 4 Januari 1475,” ujarnya.

Pada Minggu pagi lalu itu, beberapa santriwati masih duduk-duduk di serambi setelah melakukan tahlil pagi. Serambinya cukup luas. Tiang-tiang jati tua dengan upak batu di bagian tengah serambi menjadi penyangga.

Di bawah kepemimpinan Gus Afif, Ponpes Al Kahfi Somalangu berusaha terus berkesinambungan dengan perkembangan zaman. Namun, masih ada sistem pengajaran khas pesantren salafiyah yang terus dipertahankan seperti sorogan dan bandongan.

”Di kesenian itu juga ada tradisi salawatan Jawa. Lagunya pakai irama macapatan, tapi memang lumayan sulit dipertahankan regenerasinya,” ucap dia. (*)

Cegah Mafia, 14 Ribu Bidang Tanah Masuk PTSL di Kepri Tahun Ini

0
lahan ilustrasi
Ilustrasi lahan di Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Badan Pertanahan Nasional Wilayah Kepri kembali melanjutkan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun 2023 ini.

Kepala Kantor Wilayah BPN/ATR Kepri, Nurhadi Putra mengatakan tahun ini sebanyak 14 ribu program PTSL dilaksanakan. Program PTSL ini tersebar di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Kepri.

“Berbagai permasalahan akan dibahas dalam rapat kerja sama di Kanwil Kepri. Intinya kami ingin menuntaskan persoalan pertanahan di Kepri,” kata dia usai menghadiri rapat kerja di Best Western Panbil Hotel, Kamis (9/2).

Baca Juga: Harus Menggunakan Fuel Card 3.0 Bukopin, Ini Batas Maksimal Pembelian Solar

Dalam kegiatan ini juga mengundang narasumber dari Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Agama, Polda, hingga kejaksaan. Dalam pertemuan ini pihaknya akan membahas perihal mafia tanah di Kepri. Diharapkan ada tindakan yang bisa mencegah terjadinya mafia tanah.

“Dokumen pertanahan atau sertifikat ini sangat penting. Melalui kegiatan ini saya juga mengimbau kepada BPN se-Kepri untuk fokus dalam mencegah tindakan mafia tanah,,” ujarnya.

Nurhadi menilai menertibkan dokumen pertanahan yang ada di kota hingga desa sangat penting. Hal ini biasa mencegah terjadinya tindakan yang melibatkan mafia tanah.

“Sudah pasti itu kalau memiliki sertifikat tanah, terjamin status hukumnya. Sehingga bisa terhindar dari berbagai tindakan mafia lahan,” tambah Nurhadi.

Baca Juga: Ini Upaya Pemko Batam Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Bulan Puasa

Ia berharap di tahun 2023 ini berharap sinergitas antara Kanwil Kepri dengan pemerintah daerah bisa lebih baik.

Saat ini Kepri sangat fokus mendukung dan menjalankan program pemerintahan, termasuk PTSL yang dinilai cukup baik dalam pencatatan dan sertifikasi tanah milik masyarakat.

Sebelumnya, BPN juga sudah menyelenggarakan pemasangan patok tahan di seluruh Indonesia. Ia berharap dengan program milik pemerintah ini, pihaknya ingin menunjukkan peta lengkap di Kepri.

Baca Juga: Warga Batam Masih Tunggu Besaran Biaya Haji 2023

“Semua tanah tercatat, dan tersertifikasi dengan baik. Sehingga pemilik tanah memiliki legalitas hukum terhadap aset mereka,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh program PTSL ini dibiayai oleh negara. Untuk itu, masyarakat yang masih belum masuk dalam program ini, masih terbuka untuk tahun ini.

“Gratis yang jelas. Jadi masyarakat cukup memenuhi syarat saja untuk masuk dalam PTSL ini,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

Baru Pekan Depan Mesin PLTU Unit 1 Diperkirakan Beroperasi

0
Karyawan PLTU terus berupaya memperbaiki mesin yang rusak

batampos – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Balai Karimun sejak Selasa (17/1) lalu telah melakukan pemeliharaan periodik ME+ unit 1 PLTU Tanjung Balai Karimun dengan estimasi pekerjaan selama 35 hari. Manager PLTU Tanjung Balai Karimun Syaifil Edli ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini proses pekerjaan sudah mencapai 89 persen.

” Masih dalam proses pekerjaan sekarang, tinggal pemasangan turbin yang dilanjutkan dengan proses instal ulang,” jawabnya, Kamis (9/2).

Dan, pihaknya sudah secara maksimal untuk mengerjakan pemeliharaan periodik ME+ unit 1 PLTU Tanjung Balai Karimun bersama tim. Sehingga, waktu atau estimasi pekerjaan bisa dipercepat dari waktu estimasi 35 hari.

Dengan demikian, segera akan dioperasikan mesin unit 1 PLTU Tanjung Balai Karimun untuk mensuplay daya listrik kepada ULP PLN Tanjung Balai Karimun yang akan disalurkan kepada pelanggan.

” Mudah-mudahan pekan depanlah, sudah kembali normal seperti biasanya,” ucapnya.

Sementara itu Manajer ULP PLN Tanjung Balai Karimun Hendrico mengungkapkan, dua hari yang lalu ada pemadaman terhadap pelanggan besar. Hal tersebut diakibatkan cuaca panas yang secara otomati pemakaian listrik oleh pelanggan terjadi peningkatan.

” Kebetulan, mesin PLTD kita satu unit mengalami gangguan yang harus dilakukan perbaikan secara cepat,” terangnya.

BACA JUGA: Perbaikan Mesin PLTU Unit 1 Terus Digesa

Dimana, kondisi daya listrik saat ini kemampuannya mencapai 28 Mega Watt (MW) hingga 29 MW dengan beban puncak pelanggan 25 MW sampai 26 MW dengan kondisi cuaca yang hujan atau tidak panas.

Namun, apabila kondisi cuaca panas beban puncak pelanggan bisa mencapai 27 MW hingga 29 MW sehingga sebagai antisipasi terjadinya pemadaman kita meminta pelanggan besar (hotel dan swalayan) beralih menggunakan Genset milik mereka selama waktu pemakaian listrik beban puncak.

” Kita juga mohon kerjasamanya, kepada para pelanggan agar gunakan energi listrik secara cermat. Terutama, kondisi saat hujan turun agar diperhatikan kelistrikan anda,” pesannya.(*)

reporter: tri haryono

Hukuman Kurir 49 Ribu Ekstasi Diringankan

0
palu pengadilan
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam memberi keringanan hukuman terhadap AS, kurir narkotika jenis ekstasi sebanyak 49.143 butir. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan seumur hidup penjara. Namun majelis hakim yang dipimpin Halimatussakdiah, terdakwa divonis 19 tahun penjara.

Vonis ringan majelis hakim langsung diterima terdakwa dalam sidang yang berlangsung virtual dari Pengadilan Negeri Batam. Sementara JPU Rosmarlina pikir-pikir.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan perbuatan terdakwa AS telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram.

Baca Juga: Puncak HPN 2023, Presiden Joko Widodo Ketik Kata HPN di Mesin Tik Tua 

“Menyatakan terdakwa AS (menyebut nama lengkap,red) telah terbukti bersalah melanggar pasal Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Halima.

Dikatakan Halima, sebelum putusan, majelis hakim telah mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan. Hal memberatkan perbuatan yang bersangkutan telah meresahkan masyarakat serta tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana narkotika. Sedangkan hal meringankan terdakwa mengakui perbuatannya serta selalu kooperatif selama berlangsungnya proses persidangan.

“Mengadili, menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa AS dengan pidana penjara selama 19 tahun,” kata Halima.

Selain pidana penjara, terdakwa Anto Sikumbang juga dihukum membayar denda sebesar Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan penjara.

Baca Juga: Penyebab Kemacetan, Polsek Sekupang Tutup U-Turn di Tiban Lama

Menanggapi pertanyaan hakim, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosmarlina Sembiring yang mengikuti persidangan secara daring dari rutan dan Kantor Kejari Batam langsung menyatakan pikir-pikir atas putusan itu.

“Kami pikir-pikir yang mulia,” kata terdakwa dan jaksa secara bergantian.

Untuk diketahui, vonis 19 tahun yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa ternyata lebih ringan dari tuntutan jaksa. Dimana, pada persidangan sebelumnya Jaksa Penunut Umum (JPU) Rosmarlina menuntut terdakwa AS dengan pidana penjara seumur hidup.

Diketahui, dalam kasus ini terdakwa merupakan anggota sindikat jaringan narkotika internasional yang berafiliasi dengan warga negara Malaysia.

Baca Juga: Curi Tiang dan Rambu Jalan untuk Beli Sabu

Bahkan, dalam melakukan pekerjaan ini, terdakwa menerima upah puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Kasus peredaran gelap narkotika ini berhasil diungkap aparat kepolisian Satresnarkoba Polresta Barelang sekira bulan September 2022 lalu. Kala itu, terdakwa ditangkap polisi di parkiran depan Pasific Foodcourt, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam saat hendak menyerahkan Ekstasi tersebut kepada pemesan.

Reporter: Yashinta

KIB Terancam Pecah, Waketum PAN Ungkap Manuver Golkar

0
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto pun mengungkapkan tujuan di balik manuver pertemuan Partai Golkar yang saat ini menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Partai NasDem, PKB dan PKS. (istimewa)

batampos – Peta koalisi jelang pilpres masih terus cair. Sejumlah silaturahim pun terus digelar antar sesam para elit. Salah satu tujuannya adalah menambah power politik jelang pendaftaran capres pada Mei nanti.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto pun mengungkapkan tujuan di balik manuver pertemuan Partai Golkar yang saat ini menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Partai NasDem, PKB dan PKS.

Yandri menegaskan, pertemuan tersebut bagian dari manuver menambah power Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menghadapi kontestasi Pilpres 2024.

“Apa yang dilakukan Golkar tentu kami apresiasi, mudah-mudahan itu bisa menambah kekuatan KIB untuk kontestasi Pilpres ke depan,” kata Yandri di Kompleks Senayan, Jakarta, (9/2).

Anggota Komisi VIII DPR RI juga menyebutkan KIB selalu membuka diri bagi semua partai politik atau porpol yang ingin menjalin komunikasi politik ataupun silaturahim.Karena itu, Yandri menepis soal isu pertemuan Partai Golkar dengan sejumlah parpol beberapa hari lalu merupakan lobi-lobi untuk bergabung dengan koalisi lain.

“Partai Golkar mau keluar dari KIB? Itu kan hanya isu dan kita sudah berkomitmen untuk berjalan bersama,” ujar Yandri.

Sebaliknya, lanjut anak buah Zulkifli Hasan itu, Partai Golkar justru akan mengajak beberapa parpol tersebut untuk bergabung menambah kekuatan KIB.

“Mungkin Golkar bakal mengajak partai-partai itu bergabung KIB,” ucap dia.

Yandri memastikan KIB yang digagas bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap solid untuk menyongsong Pilpres 2024.

“Kalau itu kita pastikan KIB solid, jadi PPP PAN Golkar insya Allah solid dan tetap pada komitmen awal,” kata Yandri.

Meski demikian, tambah Yandri, KIB sampai saat ini belum memutuskan siapa capres-cawapres yang bakal diusung di Pilpres 2024 mendatang.

“Kita sampai hari ini masih menunggu mencari kesepakatan siapa capres-cawapres yang bakal diusung KIB, yang jelas dari internal partai,” pungkas dia.

Observasi Posisi Pilot Susi Air, GPS yang Dibawa Pilot Tidak Terdeteksi

0
Ilustrasi: Pesawat Susi Air. (Antara)

batampos – Upaya menyelamatkan Pilot Susi Air belum menemui titik terang. Hingga kemarin (9/2) Tim Gabungan TNI dan Polri belum menemukan lokasi pilot asal Selandia Baru tersebut. Alat global position system (GPS) yang dibawa pilot terdeteksi non aktif.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti maupun saksi yang melihat pilot Susi Air tersebut dibawa dan disandera oleh KST. ”Saat (pesawat) itu dibakar, dia (pilot, Red) larinya ke mana, lari sendiri atau dibawa, sampai saat ini belum ada info,” ungkap dia saat diwawancarai usai menutup Rapat Pimpinan (Rapim) TNI di Jakarta, kemarin.

Menurut Yudo, pihaknya masih mengobservasi posisi dan keberadaan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu. Yang jelas, lanjut dia, pihaknya sudah mengerahkan tim untuk menangani persoalan di Distrik Paro. Salah satu tugas mereka adalah mencari dan menemukan pilot Susi Air tersebut. ”Sudah kami kirim tim ke sana melaksanakan pencarian,” tegasnya.

Sejauh ini, mantan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I itu menyatakan, baru 15 pekerja bangunan yang sudah berhasil dievakuasi dari Distrik Paro. Dia pun percaya, seluruh jajarannya di Papua dapat menemukan pilot tersebut. ”Di sana ada pangdam, pangkogabwilhan III, dan di sana sudah ada pasukan yang sudah melaksanakan operasi,” imbuhnya.

Karena itu, Yudo menilai, pencarian pilot Susi air itu belum membutuhkan perkuatan dari pasukan khusus TNI seperti Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI. ”Saya kira belum sampai mengirim (Koopssus TNI) seperti (pertanyaan) tadi,” imbuhnya.

Sementara Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny Prabowo menuturkan, memang sebelumnya posisi pilot terdeteksi dari alat GPS. Dari alat itu sempat diketahui pilot Susi Air sempat berpindah posisi. ”Sekarang tidak bisa terdeteksi lagi,” terangnya.

Karena itulah, Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri sehari sebelumnya sempat menyebut pilot masih berada di sekitar Distrik Paro. Hanya bergeser sekitar 100 meter dari Lapangan Terbang Paro. ”Itu berdasar informasi kemarin, saat masih terdeteksi,” ujarnya.

Kini tim sedang memastikan lokasi terakhir keberadaan pilot, berdasarkan data sinyal GPS tersebut. Dia mengatakan, penyelidikan lebih lanjut dilakukan. ”Yang pasti, perlu kehati-hatian dalam menangani ini, agar tidak jatuh korban jiwa,” urainya.

Sebelumnya, KST membakar pesawat Susi Air yang mendarat di Bandara Paro. Lima penumpang pesawat dipastikan selamat, namun pilot Susi Air belum jelas nasibnya. Sedangkan ada 15 pekerja pembangunan puskesmas yang juga diungsikan dari lokasi pembangunan.

Hal tersebut dilakukan karena adanya ancaman dari KST. Seorang pendeta membantu evakuasi terhadap 15 pekerja bangunan tersebut. (*)

Reporter: JP Group

SPAM Batam Terus Berupaya Maksimalkan Air Baku Waduk Seiladi

0
pipa air
Ilustrasi. Pipa air SPAM Batam

batampos – PT Air Batam Hulu melakukan penyesuaian jumlah produksi melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Seiladi. Hal ini, menyusul terjadinya penurunan kualitas air baku yang ada di waduk Seiladi.

Pantauan Batam Pos air baku di waduk Seiladi memang tidak seperti biasanya berwarna biru jernih. Air baku di waduk Seiladi tampak keruh dan berwarna kecoklatan.

Corporate Communication (Corcom) SPAM Batam, Ginda Alamsyah mengatakan, sampai dengan saat ini, SPAM Batam masih berupaya melakukan tindakan perbaikan pada proses pengolahan air pada Instalasi Pengolahan Air Minum Seiladi.

Ia menyebutkan, faktor utamanya yang menjadi penyebab kekeruhan tersebut berasal dari banyak sumber yang mempengaruhi turunnya kualitas air bahan baku, diantaranya oleh pencemaran kegiatan pelebaran jalan. Sehingga tanah-tanah bekas pelebaran jalan itu turun melalui selokan-selokan air yang ada disekitar waduk.

Baca Juga: Makin Berani, Maling Sasar PJU di Pusat Kota

“Sehingga, mengakibatkan aliran air bercampur ke waduk, baik pencemaran fisik, kimia, maupun biologi,” katanya.

Ia melanjutkan saat ini level waduk mengalami meningkat karena curah hujan yang tinggi. Namun, level waduk yang meningkat itu juga diikuti dengan kualitas air waduk yang menurun.

Air hujan yang turun dalam beberapa waktu belakangan ini menyebabkan endapan lumpur yang sudah lama berada di dasar waduk ikut terangkat serta terlarut.

Baca Juga: Puncak HPN 2023, Presiden Joko Widodo Ketik Kata HPN di Mesin Tik Tua 

“Sehingga mengakibatkan beban diunit pengolahan beroperasi dengan berat atau air susah diolah akibat kekeruhan warna air, zat melayang (TSS) serta zat besi pun meningkat,” jelasnya.

Kekeruhan yang terjadi pada air baku itu juga mempengaruhi daya ikat air terhadap oksigen. Sehingga kualitas oksigen terlarut (DO) juga ikut menurun. Kemudian zat organik juga ikut meningkat dan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya kualitas air baku waduk Sei Ladi.

“Dengan kondisi tersebut, SPAM Batam saat ini terpaksa tetap memproses pengolahan air, dan tidak melakukan penghentian produksi. Mengingat permintaan kebutuhan air sangat tinggi di masyarakat atau pelanggan,” tegas Ginda.

Baca Juga: Terpidana Hukuman Mati dan Seumur Hidup Bertambah di Lapas Batam, Ini Kasusnya

Meskipun kualitas air baku yang menurun, produksi air bersih harus terus diolah secara kontiniu tanpa berhenti. Langkah penurunan produksi terpaksa dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas yang dihasilkan.

“Hingga sampai hari ini pun Tim Instalasi Pengolahan Air Minum dan Laboratorium SPAM Batam terus berupaya dalam meningkatkan kualitas olahan,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi ini menjadi tantangan bagi SPAM Batam dalam menanggulangi permasalahan air baku yang terjadi. Dengan tetap mempertahankan kualitas, kuantitas dan kontinyunitas.

Sesuai dengan dosis optimal yang dapat menghasilkan air bersih, sesuai dengan standar air minum. Sehingga produksi kuantitas yang dihasilkan bisa kembali normal.

Saat ini SPAM Batam juga melakukan penambahan udara (oksidasi) melalui surface aerator di waduk Seiladi, pengurasan pada pipa distribusi, pipa air baku atau transmisi serta pengurasan di Instalasi Pengolahan Air Minum itu sendiri dari clearator/pulsator, Filter dan Reservoir.

“Apabila masih ada gangguan, mohon untuk segera menghubungi ke Call Center di 0778 5700 000. Sekali lagi SPAM Batam menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya atas ketidak nyamanan ini,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Kejagung Periksa Johnny G. Plate Pekan Depan

0
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate. (dok JawaPos.com)

batampos – Rencana pemeriksaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) kemarin (9/2) batal terlaksana. Penyidik Korps Adhyaksa menjadwal ulang pemeriksaan tersebut pada Selasa (14/2). Pejabat yang akrab dipanggil Plate itu sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir di Kejagung pekan depan.

Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) membutuhkan keterangan Plate untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi. Yakni kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G serta infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi (BAKTI) Kominfo tahun anggaran 2020 – 2022. Dalam kasus itu, Kejagung sudah menetapkan lima orang tersangka.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengungkapkan, pihaknya sudah mengirim surat pemanggilan kepada Plate pada Senin (6/2) lalu. Surat itu dikirimkan oleh direktur penyidikan JAM Pidsus Kejagung. ”Surat pemanggilan saksi pada Kamis, 9 Februari 2023 pukul 09.00,” ungkap dia kemarin. Namun Plate tidak dapat memenuhi panggilan tersebut.

Menurut Ketut, pada Selasa (7/2) Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo telah membalas surat panggilan itu. Lewat surat tersebut, Kementerian Kominfo menyampaikan bahwa Plate sebagai menkominfo tidak bisa memenuhi panggilan penyidik lantaran harus mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Medan, Sumatera Utara.

Selain itu, lanjut Ketut, Plate juga sudah terjadwal hadir dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR pada Senin (9/2). ”Yang beragendakan penjelasan pemerintah terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” jelas dia.

Karena itu, Plate baru bisa hadir di Kejagung pada Selasa pekan depan. ”JGP (Plate, Red) selaku Menteri Komunikasi dan Informatika akan hadir sebagai saksi pada Selasa 14 Februari 2023,” ungkap Ketut. Lebih lanjut, dia menyatakan, kemarin penyidik JAM Pidsus Kejagung memeriksa seorang saksi dalam kasus tersebut. ”Saksi yang diperiksa yaitu DT selaku pemilik money changer Anugerah Mega Perkasa,” tambah dia.

Ketut menyampaikan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam kasus itu. Kemarin, Plate tampak hadir di lokasi puncak acara HPN. Presiden Jokowi pun sempat memberikan komentar terkait panggilan Kejagung untuk menterinya tersebut. Dia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum. ”Semuanya harus menghormati proses hukum,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Dishub Kota Batam Ajukan 50 Unit Trans Batam Baru ke Pusat

0
Trans Batam Dalil Harahap 4
Ilustrasi. Bus Trans Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengajukan penambahan unit Trans Batam dan bus sekolah ke pemerintah pusat. Hal itu dikarenakan unit Trans Batam saat ini sudah banyak berumur.

Kadishub Kota Batam, Salim, mengatakan, permintaan unit Trans Batam itu telah disampaikan melalui Menteri Perhubungan RI yang sempat datang berkunjung ke Batam. Ia berharap, permintaan itu dapat dipenuhi, mengingat pemerintah daerah yakni Kota Batam tak punya anggaran.

“Jadi saat Menteri berkunjung, kami sudah ajukan penambahan 50 unit Trans Batam. Begitu juga bus sekolah sebanyak 10 unit,” kata Salim.

Baca Juga: PT Austin Engineering Indonesia Lakukan Ekspansi

Menurut Salim, saat ini kondisi bus-bus Trans Batam sudah banyak yang berumur alias tua. Beberapa diantaranya, ada yang sudah rusak, seperti bagian pintu macet dan lainnya.

“Bayangkan saja sudah sejak 2014, sudah lama sekali. Kami juga sudah mencoba menservis dan sebagainya, namun mungkin faktor umum, ya pasti ada saja yang rusak,” jelas Salim.

Sedangkan untuk bus sekolah, dikatakan Salim lebih diperuntukan untuk anak-anak yang tinggal di hiterland. Dimana saat ini, kondisi daerah tersebut sangat kekurangan bus sekolah.

Baca Juga: Destinasi Wisata Baru yang Megah, Pulau Nirup Siap Beroperasi

“Kasian juga anak-anak tersebut, berangkat sekolah dengan keterbatasan transportasi. Karena itu, kami berharap dapat disetujui pemerintah pusat,” sebut Salim.

Jika pengajuan 50 unit Trans Batam itu disetujui pusat, maka Dishub akan memaksimalkan 11 koridor yang sudah ada. Begitu juga dengan menyisipkan unit-unit baru di koridor yang ada.

“Jadi semuanya bisa baru dan bus yang benar-benar layak untuk Batam sebagai kota wisata,” kata Salim.

Baca Juga: Masjid Tanjak Ramai Dikunjungi Warga Batam saat Sore

Selain Trans Batam dan bus sekolah, pihaknya juga mengajukan untuk alat uji KIR. Sebab, alat uji KIR saat ini sudah mulai tua.

“Pengajuan alat uji KIR, karena sangat dibutuhkan, mengingat jumlah kendaraan di Batam yang semakin banyak,” pungkas Salim.(*)

Antisipasi Banjir Rob, Polisi Siagakan Alat Keselamatan

0
Personel Satpolair menyiapkan alat keselamatan di Dermaga Pelantar I Tanjungpinang. F. Humas Polresta Tanjungpinang

batampos – Polresta Tanjungpinang menyiagakan alat keselamatan dan personel guna mengantisipasi peringatan dini rob di Tanjungpinang.

Kasat Polair Polresta Tanjungpinang AKP M Akmal, mengatakan peringatan dini kemungkinan terjadinya banjir rob sebelumnya dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BACA JUGA: BMKG Prediksi Empat Wilayah Berpotensi Banjir Rob Sepekan ke Depan

Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir rob, pihaknya menyiapkan alat keselamatan dan personel di kawasan pesisir Tanjungpinang. “Kami sudah menyiagakan alat keselamatan berupa Controle U-Save, pelampung dan life jacket untuk mengantisipasi banjir rob,” kata Akmal, Kamis (9/2).

Masyarakat terutama yang bertempat tinggal di kawasan pesisir, pengguna jasa transportasi laut serta nelayan agar mewaspadai terhadap peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG tersebut. “Jangan terlalu memaksakan beraktivitas di laut karena sangat berbahaya,” imbau Kasat Polair. (*)

reporter: yusnadi