Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5909

Uniba Batam Gelar Seminar Nasional Manajemen Sumber Daya Manusia

0

 

batampos – Seminar berskala nasional yang ditaja Akademisi Program Studi Magister Manajemen Universitas Batam (Uniba) ini mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Manajemen Sumber Daya Manusia pada Instansi Pemerintah dan Swasta Bagi Lintas Generasi”.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini, dihadiri ratusan peserta dan sejumlah tokoh-tokoh penting di Provinsi Kepri, hadir juga Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Ketua DPRD Kabuapten/Kota serta Bupati/Walikota se-Kepri, serta Rektor hingga Ikatan Praktisi Sumber Daya Manusia.

rumenganDengan mendatangkan narasumber diantaranya Dr. H. M. Soerya Respationo, S.H., M.H; Gubernur Kepri Ansar Ahmad, SE., M.M; Sekretaris Jenderal Kemendagri DR.Drs. Suhajar Diantoro, M.Si; dan HCD PT Link Net Tbk Yosafet Hutagalung di Rumengan Hall Kampus Uniba Kota Batam, Sabtu (4/3/2023).

Soerya Respationo yang merupakan Pembina dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan yang diprakarsai Akademisi Program Studi Magister Manajemen Universitas Batam ini, lebih kepada menggagas bagaimana mengelola manajemen sumber daya manusia secara benar dan baik. Sehingga akan sangat berguna, baik untuk meningkatkan kualitas kerja di pemerintahan, swasta maupun lintas generasi.

Dikatakan Soerya, seorang filsuf dari Tiongkok yang juga seorang jenderal ahli strategi militer Sun Tzu mengatakan “Kenali diri sendiri, kenali lawan. Maka kemenangan sudah pasti ditangan anda. Dan pemikiran Sun Tzu tersebut apabila kita ejawantahkan pada jaman pembangunan seperti era sekarang ini, dapat dimaknai dan ditujukan kepada diri kita sendiri dan pada kemampuan diri kita sendiri.

“Artinya harus jujur pada diri sendiri, bagaimana kemampuan kita, keahliannya, bagaimana memanfaatkan diri kita untuk orang lain, masyarakat, bangsa dan negara,” kata Soerya dalam sambutannya.

Untuk itu kata Soerya, pengelolaan manajemen sumber daya manusia ini sangat diperlukan baik di lingkungan pemerintahan, organisasi dan perusahaan swasta yang meliputi pendayagunaan, pengembangan, penilaian pemberian balas jasa bagi semua lintas generasi.

Untuk itu, Soerya berharap dengan seminar nasional ini akan mampu menggugah para peserta seminar, khususnya bagi mahasiswa-mahasiswi Uniba dan para pegawai untuk semakin bersemangat menumpuk pengetahuan, keahlian dan menerapkannya secara nyata di tempat kerjanya masing-masing baik di swasta maupun di pemerintahan.

Di tempat yang sama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, manajemen SDM memegang peranan sangat penting, guna menentukan faktor produksi membangun dan mengembangkan perusahaan atau organisasi itu sendiri.

Menurut Gubernur Ansar, faktor manusia juga memegang peranan sangat penting bagi kemajuan sebuah organisasi, perusahaan hingga pemerintahan itu sendiri. Faktor penting tersebut ada pada kualitas seseorang itu sendiri, sebagai sumber daya manusia.

“Jumlah sumber daya manusia yang besar itu tidak akan cukup untuk melakukan perubahan besar guna mencapai kemajuan. Yang kita butuhkan justru manusia unggul dengan visi besar, untuk merubah dan memajukan perusahaan, organisasi, pemerintahan bahkan dunia” jelasnya.

Setiap individu kata Ansar, mesti terus mengasah kemampuan, menambah ilmu pengetahuan dan juga terus meng-update kemampuan dan potensi, sebagai sebuah keniscayaan untuk mendorong dan melakukan perubahan besar dan cepat demi menggolkan tujuan.

rumengan2

Secara umum Gubernur Ansar juga menyampaikan lima point bahasan terkait strategi pengembangan sumber daya manusia. Mulai dari gambaran umum tentang Provinsi Kepri itu sendiri. Gambaran umum tergambar melalui program pembangunan yang terus dilakukan. Indikator kinerja makro Provinsi Kepri. Dimana secara umum, geliat pertumbuhan ekonomi pasca pandemi covid 19, terus mengalami trend positif, dengan capaian capaian tumbuh kembangnya sangat menyakinkan.

Selanjutnya ada peningkatan investasi Provinsi Kepri dan strategi peningkatan SDM. Pointnya ada pada penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik, termasuk mengembangkan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang meritokratis dan berintegritas. “Termasuk pengembangan karir bagi ASN berprestasi” tambah Gubenur.

Selanjutnya kata Ansar, capaian peningkatan SDM. Dimana point terpenting ada pada kebijakan untuk terus melahirkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing, kompeten, memiliki skill.

“Juga kita terus memperbanyak sertifikasi profesi, yang menjamin setiap SDM memang telah sesuai permintaan dan kebutuhan pasar,” tutupnya.

Selain itu Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro dalam pemaparannnya menekankan pada strategi peningkatan SDM pada ASN. Dimana ada empat point penting yang disampaikan, yakni kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosio kultural, dan kompetensi pemerintahan. (*)

 

 

Reporter: Cipi Ckandina

 

 

 

Bertemu Ketua DPD RI, Asperapi Minta Kemenparekraf Buat Standar Biaya Perizinan Pameran

0

 

 

batampos – Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Jawa Timur mengeluhkan tidak adanya standar biaya perizinan pameran. Hal itu terungkap saat jajaran pengurus Asperapi bertemu Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang sedang melakukan agenda reses di Jawa Timur, Sabtu (4/3/2023).

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (kiri)

Kepada LaNyalla, Ketua Asperapi Jawa Timur Yusuf Karim Ungsi berharap pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menerbitkan standar harga perizinan untuk menggelar pameran.

“Semua unsur pentahelix terkait harus kolaborasi, Kemenparekraf sebagai leading sectornya menentukan standar biaya. Itu karena selama ini belum ada standar harga yang ditetapkan. Jadi, masing-masing daerah berbeda. Oleh karenanya, kami berharap ada standar yang pasti mengenai biaya perizinan pameran ini. Bukan dikeluarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Yusuf kepada LaNyalla di Kantor Kadin Jatim.

Yusuf berharap LaNyalla dapat memperjuangkan aspirasi lembaganya. Sebab, selama ini biaya perizinan pameran tak memiliki basis yang jelas standar pembiayaannya. “Biaya perizinan itu tak jelas standar itemnya apa. Artinya rujukannya kemana. Sehingga, biaya perizinan pameran di satu kota dan kota lainnya di Jawa Timur ini bisa berbeda-beda,” kata Yusuf.

Apalagi, selama ini setiap kali berurusan dengan biaya perizinan seringkali dihadapkan pada orang perorangan. Tentu saja standar biaya perizinannya akan berbeda-beda. “Maka harus ada batasan-batasan yang jelas dengan standar yang juga jelas. Jadi jelas kami harus berurusan dengan siapa, bukan orang perorangan saja,” tutur Yusuf.

Menurut Yusuf perbaikan saat ini adalah momentum tepat kebangkitan pariwisata di Indonesia. “Ini adalah momentum kebangkitan pariwisata nasional secara menyeluruh. Tak hanya soal pameran, tapi juga Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) dan juga konser-konser musik. Harus ada standar biaya yang jelas,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, LaNyalla sependapat jika harus ada batasan dan standar yang jelas dalam hal biaya perizinan pameran.

“Tentu agar ada kepastian bagi penyelenggara terkait biaya yang harus dikeluarkan oleh mereka. Jangan mempersulit dan memberatkan industri. Pameran itu melibatkan banyak rakyat. Sektor pariwisata juga terangkat jika pameran berjalan dan banyak. Keterisian Hotel juga baik. Jadi saya akan dorong ini, “kata LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu mengaku Asperapi sejauh ini berkontribusi terhadap laju perputaran perekonomian di daerah. Oleh karenanya, sudah sepatutnya pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang dihadapi Asperapi.

Kata LaNyalla, kontribusi positif ini jangan dihambat oleh tangan-tangan jahat. Karena dari pameran adalah suatu sarana yang efektif untuk tujuan promosi baik itu produk tertentu, sosialisasi program perusahaan, serta informasi tentang keunggulan suatu produk kepada masyarakat sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan penetrasi pasar.

“Jadi goalnya pergerakan ekonomi rakyat. Saya dulu juga berkarier di dunia pameran, jadi sudahlah, sekarang yang baik-baik saja kalau urusan rakyat itu.  Pameran itu untuk menggerakkan ekonomi rakyat Indonesia yang kita cintai ini,” pungkasnya.(*)

Longsor di Tanjungsengkuang, Seorang Warga Meninggal Dunia

0
Ilustrasi Meninggal dunia
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Hujan deras yang terjadi beberapa hari ini membuat terjadinya longsor di Kavling Sei Tering I, RW 06/RT 03, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Sabtu (4/3) siang.

Seorang petugas keamanan PT Union Batuampar Batam meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tanah longsor. Korban diketahui tengah memancing di dekat aliran air atau drainase tepat tempat terjadinya longsor.

Salah seorang warga di tempat kejadian, Hari Mulyanto menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga: Cuaca Buruk Melanda Batam, Pengguna Trasnportasi Laut Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

“Kebetulan lokasi memancing merupakan bagian belakang kawasan perusahaan, dan berbatasan dengan perumahan warga dan dibatasi drainase. Jadi pas siang itu ada gemuruh cukup kuat, dan tak lama terjadi longsor,” ujarnya saat dijumpai di lokasi.

“Posisi duduk di tembok pembatas kawasan perusahaan, yang posisinya lebih tinggi dari kawasan pemukiman. Jadi tertimpa di sana,” sebutnya.

Warga setempat mengungkapkan longsor terjadi dua kali. Longsor pertama korban masih bisa menyelamatkan diri dengan bergantung di pohon.

Namun korban tidak bisa mengelak ketika terjadi longsor susulan yang akhirnya menimbun korban.

Baca Juga: Limbah B3 Menumpuk di Tanjunguncang

Warga berusaha menyelamatkan korban dengan alat seadanya. Meskipun hujan warga bergotong royong memindahkan tanah yang menimbun korban.

Proses evakuasi korban berlangsung kurang lebih 30 menit. Pencarian memakan waktu dua jam. Karena warga berupaya meraba-raba lokasi korban. Dan berhati-hati dalam menggali reruntuhan tanah menggunakan sekop.

“Sekitar dua jam kami mencari titik korban berada karena dia betul-betul tertimpa tanah. Setengah jam kami berusaha menyelamatkan korban dengan cangkul dan alat seadanya. Saat itu korban sudah lemas,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Kepri Usulkan Keringan Biaya VOA untuk Dorong Kunjungan Wisman

Setelah berhasil mengevakuasi korban, warga kemudian membawa korban menuju Rumah Sakit Harapan Bunda.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Edi Junaidi menambahkan, kejadian tersebut terjadi di kawasan Union Industrial Park.

“Korban meninggal diperjalanan. Waktu itu kondisi gerimis. Mungkin karena lama tertimbun,” katanya.

Baca Juga: Satlantas Polresta Barelang Datangi Proyek Pelebaran Jalan di Sudirman dan Yos Sudarso

Ia menambahkan lokasi ini memang sering terjadi longsor. Namun, baru kali ini menimbulkan korban jiwa.

“Sering longsor juga di sini. Tapi baru kali ini ada yang korban meninggal,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Kadis PU Kepri Sebut Pekerjaan Proyek Jalan Bandara RHF Sudah Sesuai Prosedur

0
ilustrasi pengerjaan proyek

batampos– Proyek penataan Jalan Bandara RHF Tanjungpinang melalui dana pinjaman PT SMI Persero sebesar Rp40 miliar dipersoalkan. Namun Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri, Abu Bakar mengatakan semua sudah sesuai prosedur.

“Pengerjaan Proyek tersebut sudah sesuai prosedur dan aturan hukum yang perlaku, bahkan didampingi langsung oleh pihak Kejaksaan Tinggi Kepri,” ujar Abu Bakar, Jumat (3/3) di Tanjungpinang.

Menurut Abu Bakar, sebelum dilakukan proses pelelangan pengerjaan proyek penataan jalan Bandara RHF, terlebih dahulu telah dilakukan reviu Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bersama Inspektorat Daerah Provinsi Kepri dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dalam tahapan reviu dilakukan pengecekan terhadap harga satuan dan rencana volume pekerjaan.

“Dalam tahap pengadaan penyedia, pelelangan juga dilakukan secara terbuka melalui UKPBJ Provinsi Kepri dan bisa diikuti oleh seluruh kontraktor yang ada,” jelasnya.

BACA JUGA:Pedestrian di Depan Bandara RHF Tarik Perhatian Warga

Selanjutnya, dalam tahap pelaksanaan, pekerjaan proyek penataan jalan Bandara RHF Tanjungpinang selalu diawasi oleh konsultan pengawas dan dilakukan pendampingan dan pengamanan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang bertentangan dengan hukum dalam pengerjaannya.

Ditandai dengan Gubernur Ansar dan Kajati Kepri Gerry Yasid yang secara langsung menyaksikan penandatanganan kontrak pengerjaan proyek tersebut di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Rabu, 16 Maret 2022 silam.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penyimpangan dan kesalahan prosedur dalam tahap pelaksanaan. Berulangkali Gubernur menginbatkan kita hal tersebut,” jelasnya.

Penandatanganan kontrak dilakukan antara Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri dan pemenang tender proyek penataan jalan bandara RHF. Sebagai pemenang tender dalam proyek ini adalah PT Amanah Anak Negeri, sementara konsultan pengawas adalah PT Bentan Sondong.

Adapun detail pengerjaan empat segmen jalan Bandara RHF yaitu Segmen 1 untuk median jalan dan pedestrian dengan pengerjaan terramix, pengerjaan bangku, pemasangan batu miring, pemasang Kanstin K8 dengan ukuran 40x20x10, cor beton K300 untuk badan jalan, tanaman, aspal lev, dan Sculpture Layar kecil bernilai Rp 8 miliar.

Lalu Segmen 2 untuk median jalan dan pedestrian dengan pekerjaan terramix, pekerjaan bangku, pemasangan batu parit, pemasang Kanstin K8 dengan ukuran 40x20x10, cor beton K300 untuk badan jalan, tanaman, aspal lev, dan pemasangan videotron dengan nilai Rp 11 miliar.

Selanjutnya Segmen 3 untuk median jalan dan pedestrian dengan pekerjaan terramix, pekerjaan bangku, pemasangan batu parit, pemasang Kanstin K8 dengan ukuran 40x20x10, cor beton K300 untuk badan jalan, tanaman, aspal lev, dan pemasangan sculpture kapal senilai Rp 12 miliar.

Terakhir adalah Segmen 4 untuk median jalan dan pedestrian dengan pekerjaan terramix, pekerjaan bangku, pemasangan batu parit, pemasang Kanstin K8 dengan ukuran 40x20x10, cor beton K300 untuk badan jalan, tanaman, aspal lev, dan pemasangan sculpture motif tenun yang senilai Rp 5 miliar.

Sehingga total anggaran pengerjaan empat segmen tersebut adalah Rp 36 miliar non PPN. Apabila ditambah dengan PPN 11 persen sebesar Rp 3,6 miliar, maka total keseluruhan anggaran pekerjaan Proyek Pembangunan Pedestrian dan Penataan Median Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) berjumlah Rp 39,6 miliar.

Saat ini pekerjaan tersebut telah selesai dilakukan Probity Audit oleh Inspektorat Daerah Provinsi Kepri dan BPKP Perwakilan Kepri. Pekerjaan tersebut juga telah dilakukan audit oleh BPK Perwakilan Kepri.

“Dari uraian diatas, semua pekerjaan telah dilakukan sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku, maka tidak ada ruang untuk dilakukan persekongkolan apalagi mark up,” tutup Abu Bakar.(*)

reporter: jailani

Jalan Lintas Barat segera Diperbaiki

0

 

 

batampos – Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Provinsi Kepri di bawah Kementerian PUPR meninjau lokasi jalan yang nyaris amblas di jalan Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan.

Foto: Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Police line dipasang di lokasi jalan yang nyaris amblas di jalan Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Sabtu (4/3/2023) sore.

Dari pengamatan di lapangan, petugas Satker PJN Kepri menganalisa bangunan pelintas yang berada di bawah jalan tidak mampu menahan aliran air akibat curah hujan yang tinggi.

“Mungkin dimensinya tidak mampu menahan air sehingga (mengalir) ke tembok-tembok dan menyebabkan sayapnya roboh,” kata PPK Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Provinsi Kepri di bawah Kementerian PUPR, Humisar saat ditemui di lokasi, Sabtu (4/3/2023) sore.

Dia mengatakan, longsornya sudah menjorok ke tengah di bawah jalan sehingga harus dibongkar.

“Mau tidak mau jalannya harus dibongkar semua,” kata dia.

Dia menargetkan, perbaikan jalan membutuhkan waktu lebih kurang satu bulan.

Selama perbaikan jalan, dia mengatakan, PJN sudah berkoordinasi dengan polisi dan dinas perhubungan untuk pengalihan arus lalu lintas kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

“Akses jalan akan ditutup dan dialihkan ke jalan lama,” kata dia.

Dia juga mengatakan, ada permintaan kepala desa setempat agar ada akses jalan yang bisa dilalui motor.

“Pak kades minta ada akses jalan untuk motor karena ada sekolah tidak jauh dari sini, jadi kita akan buatkan jembatan sementara,” kata dia.

Sedangkan untuk mobil tetap dialihkan ke jalan lintas lama Tanjungpinang -Tanjunguban.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Satker PJN terkait pekerjaan jalan sehingga akan dilakukan pengalihan akses jalan.

“Mau tidak mau akses jalan kendaraan yang melalui jalan ini dialihkan karena mau segera dikerjakan,” kata dia.

Dia mengatakan, pihaknya akan mengalihkan akses jalan ke jalan lama Tanjungpinang-Tanjunguban.

Adapun jalur alternatif yang bisa dilalui mobil yang datang dari arah Tanjungpinang ke arah Tanjungpinang bisa melalui jalan Lintas Barat, kemudian belok ke kanan ke Simpang Penaga lalu ke Simpang Lagoi kemudian belok ke kiri ke arah Simpang Sungai Kecil untuk ke arah Desa Lancang Kuning Tanjunguban atau bisa juga dari Simpang Sungai Kecil kemudian ke arah Pantai Sekera untuk ke Tanjunguban.

Sedangkan mobil yang datang dari arah Tanjunguban ke arah Tanjungpinang bisa melalui Pantai Sakera lalu ke arah Sungai Kecil atau bisa juga melalui Desa Lancang Kuning lalu ke arah Simpang Sungai Kecil, kemudian ke arah Simpang Lagoi lalu ke Simpang Penaga dan ke jalan Lintas Barat. (*)

 

 

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

 

 

 

 

Curah Hujan Tinggi, Jalan Lintas Barat, Jalan Desa Busung Nyaris Ambles

0

batampos – Ruas jalan Lintas Barat, tidak jauh dari objek wisata gurun pasir, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, nyaris ambles, karena tanah di bawah dan bagian pinggir jalan terkikis akibat curah hujan yang tinggi, Sabtu (4/3/2023).

Foto: Satlantas Polres Bintan.
Tanah di bawah dan pinggir jalan Lintas Barat, Desa Busung terkikis dan mengalami longsor, Sabtu (4/3/2023).

Warga khawatir kalau kendaraan terus lewat di jalan tersebut akan memperparah jalan.

“Kalau kendaraan berat lewat terus, bisa roboh semua (jalannya),” kata seorang warga yang memvideokan jalan ambles (melesak ke bawah).

Camat Seri Kuala Lobam, Anton Hatta Wijaya mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas PUPR dan Dishub Bintan untuk dibuat jalur alternatif.

“Kalau truk dengan muatan berat lewat terus, bisa memperparah jalan,” kata dia.

Kemungkinan, kata dia, truk dengan muatan berat akan dialihkan ke jalan lama Tanjunguban-Tanjungpinang melalui Desa Lancang Kuning, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengatakan, anggotanya telah berada di lokasi untuk mengamankan di lokasi jalan yang tanahnya mengalami longsor.

Dia mengatakan, pihaknya bersama dinas terkait telah mencari jalan alternatif yang bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Jadi semua kendaraan roda empat dialihkan melalui jalan lama Tanjungpinang-Tanjunguban. Karena kalau dipaksakan lewat di jalan yang longsor berbahaya,” kata dia.

Jalur alternatif, mobil dari arah Tanjungpinang yang mau ke arah Tanjungpinang bisa melalui jalan Lintas Barat ke Simpang Penaga lalu ke Simpang Lagoi, kemudian ke Desa Lancang Kuning Tanjunguban atau melalui Sungai Kecil lalu ke Pantai Sekera, setelahnya ke Tanjunguban.

Demikian juga mobil yang dari arah Tanjunguban mau ke arah Tanjungpinang bisa melalui Pantai Sakera  Tanjunguban lalu Sungai Kecil atau melalui Desa Lancang Kuning lalu ke arah Simpang Lagoi lalu ke Simpang Penaga dan ke jalan Lintas Barat.

Sedangkan, kendaraan roda dua masih dibolehkan melewati jalan tersebut. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Bersama Wamendag RI Jerry Sambuaga, Gubernur Ansar Jadi Keynote Speaker di Seminar Nasional Uniba

0
Gubkepri saat memberi kata sambutan

batampos– Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad membuka secara resmi sekaligus menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional dengan Tema “Peluang Investasi dan SDM Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Free Trade Zone (FTZ) Pasca berlakunya UU Cipta Kerja” di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Jum’at (03/03).

Bersama Gubernur Ansar, seminar nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Batam (Uniba) ini juga diisi oleh Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga sebagai keynote speaker yang hadir secara daring.

Uniba juga menghadirkan pembicara profesional dan ahli mengenai tema seminar nasional ini, antara lain Direktur Utama Bank Riau Kepri Syariah Andi Buchari dan Ketua Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana. Acara dipandu Kepala BPSDM Kepri, Sardison sebagai moderator.

Dalam paparannya, Gubernur Ansar menyampaikan materi tentang Optimalisasi Pemanfataan KEK dan FTZ untuk Investasi dan SDM Di Provinsi Kepri. Diawali dengan gambaran umum Provinsi Kepulauan Riau yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 2002  yang disahkan pada tanggal 24 September 2002 dan mulai operasional tanggal 1 Juli 2004.

“Kemudian visi Pemprov Kepri yakni “Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya”. Lalu dari lima misi Pemprov Kepri yang berkaitan dengan seminar kali ini adalah “Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Sehat, dan Berdaya Saing dengan Berbasiskan Iman dan Taqwa” papar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menyampaikan indikator kinerja makro Pemprov Kepri yang terdiri dari Indeks Pembangunan Manusia, Angka Kemiskinan, Angka Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan per Kapita, dan Ketimpangan Pendapatan atau GINI Ratio.

“Dari indikator kinerja makro tersebut menunjukkan trend yang baik dan positif disebabkan pasca pandemi geliat ekonomi semakin tumbuh di Provinsi Kepri. Sejumlah indikator makro  Provinsi Kepri juga lebih baik dari capaian nasional” ungkapnya.

Kemudian bicara mengenai investasi dan daya saing di Kepri, menurut Gubernur Ansar, terjadinya penurunan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) disebabkan pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepri, investor berinvestasi dengan nilai terbesarnya di tahun 2020 dan 2021. Lalu di tahun 2022 berorientasi pada perluasan investasi tersebut.

BACA JUGA:Ruas Jalan Digenangi Banjir, Puluhan Sepeda Motor Mogok

“Dari segi daya saing daerah, skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kepri mencapai angka 3,36 di tahun 2022. Ini lebih baik dari Nasional (3,26). Dari 12 pilar komponen IDSD, di Provinsi Kepri hanya 4 pilar yang berada di bawah skor nasional. Mana-mana pikar yang berada di bawah tersebut akan kita perbaiki dan intervensi agar lebih baik ke depannya” ucap Gubernur Ansar.

Terakhir, Gubernur Ansar membeberkan upaya-upaya optimalisasi KEK dan Free Trade Zone (FTZ) yang menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan dan daya saing daerah dan akan menyerap tenaga kerja yang besar dan mengurangi angka penganggguran.

“Upaya optimalisasi FTZ dan KEK antara lain link and match antara pendidikan dan industri, pembangunan infrastruktur, industri perikanan dan kelautan, serta tourism linkages networking” tutupnya. (*)

Kantor Bahasa Kepri Audiensi ke Sekda dan Disdik Bintan

0

 

batampos – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Tim Kelompok Kepakaran Layanan Profesional (KKLP) Pembinaan dan Bahasa Hukum melakukan audiensi ke Sekretariat Daerah (Sekda) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan.

Foto :Humas untuk Batam Pos
Kantor Bahasa Kepri lakukan audiensi ke Sekda dan Disdik Bintan pada 28 Februari dan 3 Maret 2023.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri, Rahmat menyampaikan audiensi yang dilaksanakan pada 28 Februari dan 3 Maret 2023 dalam rangka melanjutkan program Pembinaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Dokumen di Lembaga Pemerintahan.

“Prinsip dasar kegiatan ini adalah fokus, berkelanjutan, dan kemitraan,” kata Rahmat, Jumat (3/3/2023).

Rahmat berharap dengan audiensi tersebut bisa terjalinnya kerja sama hingga dapat menerbitkan regulasi yang mendukung pengutamaan bahasa negara.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk bersilaturahmi, berdiskusi, dan mengambil data ruang publik dan dokumen persuratan terbaru,” terangnya.

Kedatangan Tim KBP Kepri disambut dengan baik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum, Mardhiah, dan Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Bintan, Subagio. (*)

 

 

 

Reporter: Peri Irawan

 

 

 

 

Jalan menuju Kawasan Industri Lobam, Bintan, Dilanda Banjir

0

 

 

batampos – Akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (3/3/2023) menyebabkan jalan menuju kawasan industri Lobam di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan tegenang air setinggi lutut orang dewasa.

Foto: Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Pekerja yang baru pulang kerja terlihat berjalan kaki menerobos banjir di Jalan menuju kawasan industri Lobam, Sabtu (4/3/2023).

Akibatnya pekerja yang berangkat kerja banyak meninggalkan motor dan memilih jalan kaki menuju ke tempat kerja dengan menerobos banjir.

Seorang pekerja Lobam, Ani mengatakan, banjir sudah terjadi sejak Jumat (3/3/2023). Karena curah hujan tinggi ditambah air laut pasang membuat ketinggian air mencapai lutut orang dewasa di jalan menuju kawasan industri Lobam.

Dia mengatakan, karena arus deras di lokasi banjir membuat pekerja banyak meninggalkan kendaraan.

“Pekerja banyak tidak membawa kendaraan ke kawasan. Takutnya mogok atau jatuh terseret karena arusnya deras,” kata dia, Jumat (3/3/2023) malam.

Dia mengatakan, pekerja yang meninggalkan motor di pinggir jalan, lalu berjalan kaki menerobos genangan air.

Selain jalan kaki, dia mengatakan, beberapa pekerja diangkut dengan truk dan pikap. Bahkan, beberapa pekerja diangkut dengan perahu karet.

Sementara pantauan Sabtu (4/3/2023), banjir masih mengenangi jalan menuju kawasan industri Lobam.

Pekerja yang baru pulang dari bekerja harus berjalan kaki menerobos banjir. Beberapa pekerja terlihat mendorong motornya dan menerobos banjir. (*)

 

 

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

Hujan Deras Guyur Tanjunguban, 13 Ruas Jalan dan Pemukiman Warga Dilanda Banjir

0

batampos- Beberapa ruas jalan dan pemukiman warga di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara dilanda banjir, Jumat (3/3/2023).

Camat Bintan Utara, Deny Irman Susilo mengatakan, hujan deras yang menyuyur, Jumat (3/3/2023) mengakibatkan 13 ruas jalan dan pemukiman warga di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara mengalami banjir.

BACA JUGA:Ruas Jalan Digenangi Banjir, Puluhan Sepeda Motor Mogok

Dia menyebut, ruas jalan yang mengalami banjir yakni di jalan depan Wisma Jimmy, jalan simpang Alamanda, jalan Pasar Lama depan K-One Cendrawasih, jalan depan SPBE Warung Merah Putih, jalan Pasar Baru menuju jalan Lobam, jalan Tendean, jalan Depan Kopitiam.

Kemudian, jalan Praja Kelurahan Tanjunguban Selatan, jalan depan Pegadaian dan jalan depan Pasar Baru Tanjunguban serta Jalan Datok Syahbandar Tanjunguban.

Pengendara terpaksa mendorong motornya saat menerobos banjir di Pasar Baru, Tanjunguban, Jumat (3/3/2023) sekira pukul 16.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Selain ruas jalan, dia mengatakan, beberapa pemukiman warga tergenang air yakni di Kampung Kamboja Warung Suketjo, Kampung Paya Lebar, dan Kampung Jeruk.

Dia mengimbau ke masyarakat yang terkena dampak banjir agar dapat mengamankan peralatan elektronik, barang-barang berharga, dokumen penting, dan arus listrik.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan hewan melata dan berbisa yang bisa memasuki rumah. (*)

reporter: slamet