Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5964

Kabupaten Karimun Perlu Pemekaran Desa 

0
Samsuliwan

batampos– Jumlah penduduk Kabupaten Karimun saat ini sekitar 270 ribu jiwa. Namun jumlah desanya hanya 42.

Berbanding terbalik dengan Kabupaten Lingga. Dengan jumlah penduduknya lebih kurang 150 ribu jiwa, namun total desanya mencapai 85 desa.

“Bercermin dari kondisi itu, Kabupaten Karimun pun perlu pemekaran desa baru. Ini dilakukan demi pemerataan pembangunan, dan memperpendek rentang kendali,” ujar anggota DPRD Karimun, Samsuliwan ditemui usai paripurna, Selasa (7/3/2023).

Mempecepat pemekaran desa, kader
Fraksi Golkar ini meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Karimun melakukan pembahasan terkait pemekaran desa baru di Kabupaten Karimun.

Samsul mengaku, beberapa daerah di pulau-pulau luar saat ini sangat membutuhkan dukungan di dalam beberapa bidang. Salah satunya peningkatan faslitas kesehatan.

“Masyarakat kita di pulau saat ini sangat kesulitan untuk berobat, pihak puskesmas di pulau-pulau tidak memiliki ambulance laut untuk mengantar pasien, sehingga masyarakat harus menyewa boat untuk ke rumah sakit besar yang ada di Karimun apalagi dalam keadaan emergency,” papar Samsuliwan.

Pun sektor pendidikan, warga pulau juga sangat butuh perhatian. Dimana saat ini ketersediaan transportasi untuk para siswa, dan siswi sangat terbatas sehingga dikeluhkan oleh beberapa orang tua siswa.

“Sebenarnya dari dana pokir anggota DPRD bisa saja diupayakan untuk pengadaan fasilitas transportasi tersebut. Cuma dinas terkait tidak siap untuk budgeting biaya pemeliharaannya,” tambahnya.

BACA JUGA:DPRD Kepri Desak Pemprov Kepri Percepat Proses Lelang Kegiatan Fisik

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di pulau-pulau juga kekurangan fasilitas mobil damkar, sementara potensi musibah kebakaran di pulau-pulau cukup tinggi.

“Solusinya saya secara pribadi sudah minta pemberdayaan masyarakat dan desa untuk di tahun 2023 ini atau paling lambat 2024 sudah memiliki proyeksi untuk pemekaran desa baru. Masukkan anggaran untuk membuat kajian terhadap daerah yang berpotensi untuk dimekarkan menjadi desa baru,” tegasnya.

Dengan adanya pemekaran desa baru, Samsul yakin akan dapat mempercepat pembangunan di daerah-daerah yang masih tertinggal serta dapat memajukan beberapa daerah khususnya di luar pulau.

“Saat ini beberapa tim di pulau-pulau sudah membentuk tim, dimana berdasarkan informasi ada sekitar 10 sampai 12 desa baru yang bisa dimekarkan antara lain di kecamatan moro, sugie besar, kundur serta di pulau karimun. Jika desa baru berhasil dimekarkan, otomatis daerah tersebut bisa memanfaat dana desa dari pusat untuk percepatan pembangunan dan melengkapi fasilitas. Ini yang harus kita kejar,” tegasnya. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Abdul Haris Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Terdakwa Kasus Kanjuruhan

0
Sidang kasus Kanjuruhan dengan terdakwa Abdul Haris di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/3/2023). (ANTARA/Indra Setiawan)

batampos – Terdakwa kasus Kanjuruhan Malang Abdul Haris divonis 1 tahun 6 bulan penjara dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/3).

Putusan dalam sidang yang dipimpin hakim Abu Achmad Sidqi Amsya tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 6 tahun 8 bulan penjara.
“Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” kata hakim.
Hal yang memberatkan terdakwa dalam kasus ini adalah karena kealpaannya menyebabkan orang lain meninggal dunia dan orang lain luka berat serta orang lain luka sedemikian rupa.
“Majelis hakim juga berpendapat hal yang meringankan karena terdakwa membantu meringankan beban korban, belum pernah dipidana, dan telah lama mengabdi,” katanya.
Usai mendengarkan putusan hakim, baik terdakwa, jaksa penuntut umum, maupun pengacara terdakwa menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir Yang Mulia,” kata terdakwa.

Abdul Haris merupakan Ketua Panpel laga Arema FC versus Persebaya pada tanggal 1 Oktober 2022.

Abdul Haris kemudian ditetapkan jadi salah satu tersangka pascatragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 135 orang.

Selain Haris, terdakwa lain dari sipil adalah Suko Sutrisno yang kini sedang menunggu putusan dari majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.
Tragedi Kanjuruhan terjadi pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022, usai pertandingan tuan rumah Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang berakhir dengan skor 2-3. Kekalahan itu membuat para suporter turun dan masuk area lapangan.
Kerusuhan tersebut makin besar ketika sejumlah flare (suar) dilemparkan, termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut, kemudian menggunakan gas air mata yang memicu jatuhnya korban jiwa. (*)
Reporter: Antara

Zainudin Amali Resmi Serahkan Surat Pengunduran Diri Sebagai Menpora

0
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah minta mundur dari jabatannya dan fokus di PSSI sebagai Wakil Ketua Umum. (Gilang Galiartha/Antara)

batampos – Zainudin Amali mengaku telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Penyerahan surat pengunduran diri ini setelah Zainudin bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

“Pagi ini saya baru saja ketemu dengan pak Mensesneg, saya mengantarkan surat permohonan pengunduran diri saya, dari posisi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga,” kata Zainudin di kantor Kemensetneg, Jakarta, Kamis (9/3).

Zainudin mengaku kembali akan menemui Presiden Jokowi terkait pengunduran dirinya sebagai Menpora. Keputusan ini dilakukan, setelah dirinya terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

“Tentu itu masih berupa surat, memang saya harus ketemu bapak presiden, beliau sekarang tidak ada, maka kemungkinan saya dijadwalkan hari senin akan bertemu dengan pak presiden,” papar Zainudin.

“Kan teman-teman menanyakan kapan akan mengantarkan suratnya, hari ini tanggal 9 Kamis, saya sudah antarkan. Tinggal tunggu saja, kan keputusannya ada di bapak presiden, bukan di saya,” sambungnya.

Meski demikian, Zainudin menyerahkan sepenuhnya penggantinya dirinya di Menpora merupakan keputusan Presiden Jokowi. Ia mengaku, hanya akan fokus mengurus PSSI.

“Hak untuk penggantinya adalah hak prerogatif bapak presiden, sebagaimana yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu secara informal, secara lisan saya sudah sampaikan ke presiden, saya akan fokus dan konsentrasi mengurus salah satu cabang olahraga.

Karena enggak etis bagi saya, sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga mengurusi semua cabang olahraga, kok hanya berfokus pada satu cabang, itu akhirnya saya minta izin pak presiden dan beliau izinkan,” pungkas Zainudin. (*)

Reporter: JP Group

Polresta Barelang Tangkap Pelaku Penipuan, Bawa Lari Uang Rp430 Juta

0
polresta barelang 4
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono (tengah) saat mengelar konferensi pers terkait kasus penipuan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menangkap AT, 73, di Subang, Jawa Barat pada akhir Februari lalu.

Pria yang diketahui berprofesi sebagai pengacara itu dilaporkan menipu dan menggelapkan uang hasil jual beli rumah di Perumahan Citra Batam, Batam Kota senilai Rp 430 juta.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, mengatakan, penipuan ini berawal dari laporan korban pada 22 Desember lalu.

Baca Juga: Buruh Batam Kembali Berduka

Saat itu, korban yang sudah menyerahkan uang tunai tak mendapatkan sertifikat rumah atas namanya.

“Saat di notaris, sertifikat rumah itu masih atas nama perusahaan. Jadi korban tidak bisa menguasai rumah itu,” ujar Budi.

Untuk memuluskan aksinya dan meyakinkan korban, pelaku mengaku sebagai Direktur PT Igata Jaya atau developer perumahan. Namun, developer tersebut dinyatakan pailit pada tahun 2012.

Baca Juga: ASDP Layani Mudik dengan Kekuatan Penuh

“Korban menyerahkan uang tunai secara bertahap. Kemudian pelaku kabur ke Subang,” katanya.

Budi menjelaskan pelaku menipu dengan memanfaatkan kondisi perusahaan yang pailit. Sehingga, perumahan tersebut hingga kini masih berstatus milik developer.

“Penipuan ini juga dilakukan pelaku pada tahun 2017. Dengan kerugian korban Rp 400 juta,” ungkap Budi.

Sementara AT membantah sudah melakukan penipuan dan penggelapan. Ia mengaku ke Subang untuk berkunjung ke rumah saudara.

Baca Juga: Marlin Mengaku Kecewa Dengan Dinas Pendidikan Kepri

“Saya tidak lari. Uang segitu tidak sebanding dengan kekayaan saya saat ini,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Instagram Gangguan, Twitter Jadi Tempat Pelarian

0

 

batampos – Downdetector.com melaporkan Instagram down / gangguan, Kamis (9/3/2023) lebih dari 46.000 pengguna melaporkan masalah.

Di Indonesia pengguna IG mengeluhkan jaringamn IG ke laman twitter.

Akun @jebaiting menulis “Everyone coming to twitter to confirm instagram is down.” (*)

Harga Gula dan Beras Berangsur Naik, Minyak Goreng dan Tepung Normal

0
gula
Ilustrasi. Harga gula pasir kemasan di Kota Batam berangsur naik. Foto: Jawapos.com

batampos – Jelang bulan suci Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok berangsur naik. Seperti harga beras dan gula.

Meski begitu, kenaikan harga gula dan beras tidak terlalu signifikan seperti daerah-daerah lainnya. Sehingga, tidak terlalu berdampak dan membuat panik masyarakat.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengatakan untuk harga gula di Batam sudah mulai naik. Kenaikan gula khusus untuk jenis kemasan atau premium. Sedangkan untuk harga gula curah masih tetap sama.

Baca Juga: Buruh Batam Kembali Berduka

“Ya, gula kemasan yang sudah naik, kalau curah masih sama,” katanya.

Menurut dia, saat ini harga gula kemasan dari Distributor diatas Rp 13100, dimana sebelumnya harga gula dilempar ke psaraan di bawah Rp 13 ribu.

“Naiknya sedikit saja, jadi tidak terlalu keliataan. Kenaikan untuk stok gula baru, kalau stok gula lama, harganya masih sama,” jelas Aryanto.

Begitu juga dengan harga beras, yang juga berangsur naik. Namun ditegaskan Aryanto naiknya harga beras tidak seperti daerah lainnya. Dimana daerah lain bisa mencapai ribuan rupiah per kg.

Baca Juga: Marlin Mengaku Kecewa Dengan Dinas Pendidikan Kepri

“Di Batam cuma ratusan rupiah, belum terasa naiknya. Untuk stok beras aman,” imbuhnya.

Sedangkan untuk harga minyak goreng, ditetapkan Aryanto masih tetap sama. Belum ada kenaikan sama sekali, dari harga bulan lalu.

“Untuk harga aman, baik yang kemasaan dan curah. Tak ada kenaikan,” sebutnya.

Tak hanya itu, Aryanto juga memastikan harga tepung terigu dan lainnya aman jelang bulan suci Ramadan. Meski permintaan tinggi, belum ada tanda-tanda kenaikan.

“Harga tepung masih aman, belum ada tanda-tanda naik,” katanya.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Jelang Lebaran Melambung Tinggi

Pantauan Batam Pos, untuk harga gula kemasaan saat ini dijual berkisar Rp 13500-14500 per kg. Sedangkan untuk gula curah dijual Rp 12500-13000 per kg.

Untuk beras juga dijual dalam harga bervariasi, mulai Rp10 ribu hingga Rp 14 ribu per kg.

Begitu juga minyak goreng kemasaan per kgnya Rp 15500- 19.000, minyak goreng curah Rp 13 ribu.(*)

Reporter: Yashinta

10 Jenis Kertas yang Harus Anda Tahu! Apa Saja?

0
ilustrasi kertas. f. net

batampos– Tahukah Anda bahwa kertas memiliki banyak jenis? Mengetahui berbagai jenis kertas ini tentunya menjadi hal yang baik agar Anda bisa menggunakannya di aktivitas dan pemilihan media yang tepat.

Jika Anda memperkirakan seberapa besarnya peran kertas dalam hidup, Anda mungkin akan kesulitan melakukan penghitungan. Dari tisu yang ada di atas meja makan atau kamar mandi, hingga buku atau majalah yang Anda baca, Anda akan menemukan banyak sekali barang yang menggunakan kertas sebagai bahan utamanya. Tak salah jika banyak pabrik pengolahan kertas yang terus hidup dan berproduksi sampai saat ini.

Namun, di setiap penggunaan, ada bahan kertas yang berbeda. Untuk mengetahui lebih jelas jenis-jenis kertas yang dimaksud, Anda bisa membaca informasinya di bawah ini!

BACA JUGA: Optimalkan Pengambilan Keputusan Perusahaan dengan Software HRIS

Apa Saja Jenis-jenis Kertas?
1.Kertas Grafis
Kertas grafis diproduksi dalam jumlah tertentu dan biasanya digunakan sebagai bahan untuk pembuatan majalah atau katalog. Kertas jenis ini memiliki potensi penggunaan yang luas, tergantung pada bagaimana Anda ingin menampilkan kesan yang ingin diciptakan.

Menggunakan kertas jenis ini, Anda bisa membuat katalog atau majalah dengan citra mahal, atau bahan publikasi yang tipis namun tetap memiliki kelas tersendiri. Sensasi yang ditawarkan mulai dari bahan yang mewah, mudah dan menarik untuk dibaca dengan bagian permukaan yang terlihat mengkilat. Anda bisa melihat dan memilih kertas jenis ini di Blibli.

2.Kertas Koran
Biasanya terbuat dari kertas daur ulang, kertas koran biasanya murah dan biasanya cukup kuat digunakan dalam proses pencetakan yang cepat. Beberapa kertas koran dibuat dari bahan serat buatan. Kertas jenis ini biasanya digunakan untuk bahan cetak dalam jumlah banyak, termasuk di antaranya untuk koran atau leaflet murah.

3.Tisu
Kertas tisu memiliki kualitas yang tidak terlalu baik untuk digunakan sebagai media tulis. Namun demikian, kertas tisu memiliki kegunaan lain, di antaranya sebagai kertas serbet, handuk lap dari kertas dan juga tisu toilet. Kertas jenis ini sangat bagus dalam hal menyerap kelembaban. Kertas tisu juga diproduksi dari kertas daur ulang atau bahan serat, yang berarti juga ramah lingkungan.

4.Kertas Halus
Kertas halus banyak digunakan sebagai bahan pembuatan kertas kopi, kertas seni, amplop dan masih banyak lagi lainnya, yang mana kualitasnya bisa bertahan lama tanpa menunjukkan penurunan hasil cetakan. Kertas halus bisa diciptakan dengan sensasi matte atau glossy dan saat ini tersedia dalam berbagai pilihan warna.

5.Kertas Pembungkus
Normalnya, karakteristik dari kertas pembungkus adalah kekuatannya. Kertas jenis ini biasa digunakan untuk menjadi pembungkus, seperti kertas bungkus makanan, paperbag dan banyak lagi lainnya. Kertas jenis ini biasanya dibuat dari kertas yang dicampur dengan bahan plastik, kertas daur ulang dan masih banyak lagi lainnya.

6.Kertas Buku
Kertas jenis ini memiliki karakteristik yang baik untuk menjadi bahan cetakan dan kualitas yang bagus sebagai media baca. Kualitas kertas buku itu sendiri yang menjadikannya baik. Keuntungan lain dari kertas buku adalah bahannya yang mayoritas relatif ramah lingkungan.

7.Kertas Kemasan
Kertas kemasan menjadi jenis kertas yang memiliki ketebalan yang di atas rata-rata, yang menjadikannya pas untuk dijadikan kotak pembungkus. Bahannya kuat, bisa dibentuk menjadi berbagai bentuk. Kertas jenis ini juga tidak terlalu sensitif terhadap cairan maupun makanan. Kertas ini biasanya digunakan sebagai kardus pembungkus susu atau cairan lainnya dan banyak lagi.

BACA JUGA:Sering Diperbincangkan, NCT 127 Dijadikan Duta Merek Blibli

8.Kertas Kardus
Menurut sejarahnya, kertas kardus pertama kali dibuat pada tahun 1871 dan menjadi produk kertas paling kuat untuk dijadikan kotak pembungkus. Karakternya adalah kekuatan yang dimiliki, berkat perpaduan sejumlah bahan berkualitas dan konstruksi yang dibuat sedemikian rupa untuk bisa menunjang kekuatan itu sendiri.

9.Kertas khusus
Ada sejumlah kertas yang diciptakan secara khusus untuk berbagai keperluan. Setiap kertas didesain dengan ciri khasnya masing-masing. Contohnya adalah kertas uang, kertas dokumen penting, kertas label dan sebagainya.

10.Kertas Daur Ulang
Seperti namanya, kertas daur ulang dibuat untuk banyak tujuan tanpa harus merusak lingkungan. Malahan, kertas daur ulang dibuat sedemikian rupa untuk mendukung program peremajaan lingkungan.

Kertas jenis ini dibuat dari berbagai bahan kertas lain yang sudah tidak lagi digunakan dengan melalui proses tertentu. Asyiknya, kertas daur ulang bisa digunakan kembali untuk semua kebutuhan dengan kualitas yang tidak jauh berbeda, bahkan terkesan lebih artistik dan environmental-friendly.

Sudah tahu berbagai jenis kertas, bukan? Ada banyak sekali, ya. Beli perlengkapan kertas sesuai kebutuhan Anda hanya melalui Blibli sekarang juga! (*)

 

Angka Kematian Lebih Banyak dari Angka Kelahiran

0

batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Karimun mencatat angka kematian pada 2021 dengan jumlah 4.501 orang dan 2022 sebanyak 6.038 orang.

Jika dibandingkan dengan angka kelahiran yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes), maka angka kematian lebih besar. Angka kelahiran pada 2021 sebanyak 3.456 orang dan 2022 sebanyak 3.254 orang.

 

ilustrasi kelahiran. f, net

Kepala Disduk Capil Kabupaten Karimun, M Tahar, Rabu (8/3) mengatakan, memang jika melihat angka kematian dalam dua tahun terakhir cukup banyak warga Karimun yang meninggal. ”Apalagi, pada tahun lalu yang jumlahnya 6.038 orang,” ujarnya.

BACA JUGA:Angka Kelahiran Per Tahun 3 Ribu Orang Lebih

Sebenarnya, tambah Tahar, jumlah warga Kabupaten Karimun yang meninggal dalam satu tahun itu tidak sampai sebesar itu. Bahkan 50 persen dari jumlah komulatif juga tidak sebanyak itu. Mungkin lebih kecil lagi. Data kematian ini terkait dengan surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Disduk Capil dalam satu tahun.

”Tapi, kalau melihat berkas yang disampaikan atau dimasukkan ke kita untuk mendapatkan surat keterangan kematian diketahui meninggalnya bukan pada tahun yang sama. Yakni, ada yang sudah dua atau tiga tahun sudah meninggal. Bahkan, ada yang sudah lebih 10 tahun meninggal baru dilaporkan,” paparnya.

Sehingga, lanjutnya, ketika dikeluarkan surat keterangan kematian, maka di sistim akan tercatat kematian pada tahun laporan kematian disampaikan ke Disduk Capil. Apalagi, sistim administrasi kependudukan (SIAK) saat ini server-nya hanya satu dan itu terpusat di Ditjen Administrasi Kependudukan.

”Biasanya surat kematian itu baru diajukan ketika berkaitan dengan warisan. Atau terkait dengan perbankan dan untuk melanjutkan pendidikan. Padahal, seharusnya ketika ada ahli keluarga yang meninggal dunia, segera laporkan ke Disduk Capil, tujuannya agar kematian itu dapat dicatatkan dan administrasi kependudukan menjadi lebih baik,” ungkap Tahar. (*)

reporter: sandi

Punya Saham di Perusahaan Rafael Alun, Wahono Saputro Dipanggil KPK

0
Pahala Nainggolan (Dery Ridwansah/JawaPos. com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, terdapat istri pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan lainnya, yang tercatat sebagai pemegang saham sebuah perusahaan properti bersama istri Rafael Alun Trisambodo (RAT), Ernike Meike Tondorek. Hal ini terungkap setelah Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK melakukan analisa terhadap LHKPN.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengatakan, istri Rafael Alun tercatat pemegang saham pada dua perusahaan properti di Mihasa Utara, Sulawesi Utara. KPK berencana memanggil Wohono untuk mendalami kekayaan Rafael Alun.

“Kita lihat detailnya ternyata ada lagi, bahwa perusahaan yang dua ini pemegang sahamnya selain istri RAT, ada lagi istri orang pajak juga kita sebut namanya Wahono Saputro,” kata Pahala di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (8/3).

Wahono Saputro merupakan Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur. Pahala mengakui, pihaknya telah menerbitkan surat undangan klarifikasi harta kekayaan terhadap Wahono. “Kemarin kita terbitkan surat tugas pemeriksaan LHKPN atas nama Wahono Saputro, kebetulan beliau ada di Jakarta, jadi kita harapkan mungkin minggu depan kita undang untuk klarifikasi,” ucap Pahala.

Pahala mengungkap, total harta kekayaan Wahono yang dilaporkan ke dalam LHKPN sebesar Rp 1,4 miliar. Namun, ia menegaskan harta kekayaan yang diklarifikasi bukan perkara besar atau kecilnya. “Karena dia nyangkut di nama perusahaan ini, istrinya ada di sana bersama dengan istri RAT. Oleh karena itu, kita undang beliau untuk klarifikasi minggu depan,” terang Pahala.

Oleh karena itu, Pahala berjanji akan menyampaikan hasil klarifikasi harta kekayaan Wahono ke publik. Terlebih kini, KPK sedang menyelidiki ada atau tidaknya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Rafael Alun.

“Sekarang sampai minggu depan kita masih punya kesempatan untuk segera menghubungi jaringan data kita dari perbankan, asuransi, AHU, PPATK, segala macem kita lakukan itu,” pungkas Pahala. (*)

Reporter: JP Group

Kejari Batam Belum Terima Pelimpahan Berkas 3 Pelansir Solar

0
polda kepri 6
Kapolda Kepri, Irjen Tabana Bangun, melihat barang bukti kendaraan yang digunakan para pelaku untuk melansir BBM bersubsidi jenis solar. Foto: Humas Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri Batam belum menerima pelimpahan berkas dalam perkara dugaan penyalahgunaan BBM jenis solar subsidi dengan tiga tersangka. Alasannya, karena perkara tersebut merupakan wewenang Kejaksaan Tinggi Kepri.

Kasi Pidum Kejari Batam, Amanda, mengatakan, perkara yang ditangani Polda Kepri akan langsung ditangani oleh Kejati Kepri. Meski lokus kejadian berada di wilayah Kejari Batam.

“Kalau perkara dari Polda, biasanya dilimpah ke Kejati,” ujarnya.

Baca Juga: ASDP Layani Mudik dengan Kekuatan Penuh

Menurut Amanda, biasanya dari Kejati Kepri barulah melimpahkan berkas untuk ditindaklanjuti oleh Kejari Batam dan proses persidangan nantinya akan berlangsung di Pengadilan Negeri Batam.

“Proses p 21 di Kejati Kepri, namun proses tahap 2 biasanya langsung ke sini. Itu pun tergantung dari Kejati,” sebut Amanda.

Dijelaskan Amanda, proses tahap 2 perkara dilakukan beberapa hari setelah perkara dinyatakan lengkap.

Baca Juga: Permohonan PAW Azhari David, Anggota DPRD Batam yang Terjerat Kasus Narkotika Sudah di Gubernur

Dimana penyidik polisi akan menyerahkan berkas perkara, beserta barang bukti dan tersangka ke Jaksa.

“Untuk proses tahap 2, juga ada rentang waktu untuk menyelesaikan proses administrasi, untuk dilimpah ke pengadilan,” jelasnya.(*)

Reporter: Yashinta

Play sound