Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5967

Setahun Tambah Empat Kapal Tunda

0
Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda Agus Santoso meluncurkan kapal tunda di Dermaga PT Noahtu Shipyard, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (7/3). TNI AL berkomitmen terus menambah kapal tunda untuk mengimbangi pertambahan kapal perang.

batampos – TNI AL mendapat tambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mendukung tugas operasi yang mereka emban. Selasa (7/3), Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Agus Santoso secara resmi meluncurkan satu unit kapal jenis harbour tug atau kapal tunda. Selain berfungsi membantu pergerakan kapal perang, kapal jenis itu juga bisa dimanfaatkan oleh TNI AL untuk operasi search and rescue (SAR).

Agus mengungkapkan, kapal tunda yang baru dia luncurkan itu dibangun oleh perusahaan industri pertahanan dalam negeri, PT Noahtu Shipyard. Secara keseluruhan, mereka membangun dua kapal tunda untuk TNI AL. Satu untuk Komando Armada I di Jakarta dan satu lainnya untuk Koarmada III di Sorong, Papua. ”Kapal tunda kami rata-rata usianya sudah tua. Kalau kita lihat yang di Surabaya itu rata-rata sudah tua,” imbuhnya.

Karena itu, tidak hanya untuk Komando Armada I dan Komando Armada III, TNI AL juga bakal mengupayakan penambahan kapal tunda untuk Komando Armada II di Surabaya. Menurut Agus, idealnya masing-masing pangkalan TNI AL memiliki lima kapal tunda. Dengan begitu, pergerakan kapal perang Angkatan Laut akan lebih cepat. ”Koarmada I, Koarmada II, atau Koarmada III, itu wajib punya,” ungkap perwira tinggi dengan dua bintang di pundak tersebut.

Satu kapal tunda yang dibangun oleh PT Noahtu Shipyard dibeli oleh TNI AL dengan harga Rp 85 miliar. Sehingga anggaran yang dikeluarkan untuk menambah dua kapal tunda mencapai Rp 170 miliar. Satu unit kapal tunda yang sudah selesai dibangun akan dioperasikan oleh Komando Armada I. Sementara satu unit kapal tunda yang masih dalam proses pembangunan akan dikirim ke Papua untuk memenuhi kebutuhan pangkalan di Komando Armada III.

Agus menegaskan, keberadaan kapal tunda sangat penting bagi TNI AL. Terlebih saat ini Angkatan Laut terus menambah kapal perang. Baik kapal perang untuk angkut pasukan dan senjata maupun kapal perang korvet, fregat, dan kapal perang jenis lainnya. ”Seiring dengan bertambahnya alutsista kami, bertambahnya pangkalan yang bisa digunakan, tentunya keberadaan kapal tunda sangat penting,” kata Agus. Dengan kebutuhan itu, TNI AL menarget menambah empat kapal tunda dalam satu tahun.

Dua kapal tunda yang dibangun oleh PT Noahtu Shipyard di Jakarta, lanjut Agus, akan ditambah dengan dua kapal tunda lain. ”Untuk mengganti (kapal tunda) yang sudah tua, khususnya yang di Surabaya,” imbuhnya. Dia belum menyebut dimana dua kapal tunda itu akan dibangun. Namun, TNI AL memastikan memilih produk lokal. ”Kami sejalan dengan instruksi bapak presiden, semaksimal mungkin bisa diproduksi dalam negeri,” tambah dia.

Tidak hanya kapal tunda, Angkatan Laut mengandalkan perusahaan industri pertahanan dalam negeri untuk membangun kapal jenis lainnya. ”Saat ini kami juga bekerja sama dengan Noahtu (Shipyard) terkait kapal angkut tank. Kami bangun kapal angkut tank,” kata Agus. Tentu bukan hanya galangan di Jakarta, TNI AL turut mengandalkan galangan yang berbasis di daerah lain seperti di Banyuwangi, Lampung, dan Batam. (*)

Reporter: JP Group

Petugas Haji Wajib Ikut Bimtek di Bulan Ramadan

0
Ilustrasi. Sejumlah Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia 1443 H/2022 memasuki area check in di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

batampos – Peserta seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2023 harus bersabar. Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan, hasil seleksi akan ditetapkan pada bulan puasa nanti. Pada bulan Ramadan, peserta yang lulus wajib mengikuti pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek).

Perkembangan proses seleksi petugas haji itu disampaikan Direktur Bina Haji Kemenag Arsad Hidayat di Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin (7/3). Dia menuturkan, petugas haji terdiri atas beberapa pos penugasan. Mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, perlindungan jemaah, hingga media center haji (MCH).

Arsad menuturkan, tugas para personel PPIH Arab Saudi tahun ini lebih menantang. Sebab, pada ibadah haji tahun ini tidak ada batasan usia. ’’Tahun ini ada 64 ribu jemaah haji reguler lansia,’’ tuturnya. Begitu pun secara kuota tahun ini kembali normal di angka 221 ribu jemaah.

Dia menjelaskan, para personel PPIH wajib mengikuti bimtek atau pelatihan sekitar satu pekan. Prosesnya akan dibagi dalam dua tahap, yaitu kelas tugas dan fungsi serta kelas integrasi. ’’Empat hari pertama, kita akan lakukan pembekalan petugas dalam kelas-kelas tugas dan fungsi,’’ tuturnya. Para petugas akan dikumpulkan pada kelas layanan masing-masing untuk diberi penguatan pemahaman dan kompetensi.

Segmen berikutnya, dilakukan kelas integrasi dari semua layanan. Termasuk dengan para petugas kesehatan, perlindungan jemaah, MCH, dan layanan lainnya. Tujuannya, terbentuk kesepahaman dan keterpaduan dalam memberikan pelayanan.

Sementara itu, sampai saat ini Kemenag masih melaksanakan verifikasi calon jemaah haji (CJH). Hasil verifikasi tersebut menjadi acuan penetapan nama-nama CJH berhak berangkat haji 2023. Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab mengatakan, nama-nama tersebut bakal dilansir secara resmi oleh Kemenag pusat. Kemudian, datanya didistribusikan ke Kemenag daerah-daerah.

Dia menuturkan, keputusan menteri agama (KMA) soal kuota haji per provinsi sudah keluar beberapa hari lalu. Menurut dia, antara aturan penetapan nama-nama CJH berhak berangkat dan keppres biaya haji saling terkait. Dia meminta masyarakat bersabar sampai ada pengumuman resmi Kemenag.

Seperti diketahui, Kemenag menetapkan seluruh CJH lunas tunda 2020 akan berangkat tahun ini. Mereka tidak perlu melunasi biaya haji lagi. Sementara itu, jemaah lunas tunda 2022 hanya membayar sebagian uang pelunasan. Nah, jemaah haji nomor antrean tahun ini membayar uang pelunasan secara penuh. Tahun ini Kemenag menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) Rp 90 juta. Dari besaran itu, tanggungan jemaah Rp 49,8 juta. (*) 

Reporter: JP Group

47 Warga Korban Longsor masih Dicari, 1.216 Korban Longsor Ditampung di Pengungsian

0
Kondisi pengungsi di SMA Negeri 1 Serasan di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Natuna, Kepri, Selasa (7/3/2023). (ANTARA/HO- koordinator pengungsi SMA N 1 Serasan)

batampos– Data pada Selasa (07/03) pukul 07:00 WIB, tim di yak 6 Orang, data meninggal belum terindentifikasi sebanyak 4 Orang.lokasi longsor di Serasan, Natuna mencatat data korban meninggal teridentfikasi seban

Sementara yang dinyatakan hilang sejumlah 47 Orang. Adapun korban luka berat ada 4 Orang, dan korban kritis sejumlah 4 Orang (3 orang dikirim ke Pontianak via Bukit Raya dan 1 orang dikirim ke Ranai via Indra Perkasa).

Saat ini jumlah orang yang mengungsi di pengungsian PLBN sebanyak 219 Orang, pengungsian Puskesmas : 215 Orang, pengungsian Pelimpak dan Mesjid Alfurqon sebanyak 500  orang, dan pengungsian SMA 1 Serasan ada 282 orang. Total Pengungsi berjumlah 1.216 Orang.

BACA JUGA:Kasau Berikan Bantuan Sembako Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Natuna

Gubkepri Ansar Ahmad juga sudah bergerak cepat dengan mengirimkan  bantuan logistik sebanyak 200 paket. Setiap paketnya berisikan mie instan 2 dus, sarden 5 kaleng, minyak goreng 5 kilogram, gula 2 kilogram, teh 2 kotak, Susu bubuk 2 kotak, peralatan mandi 1 paket, peralatan makan 1 paket, dan peralatan masak 1 paket.

Dalam rombongan yang berangkat dari Jakarta, Basarnas juga mengirimkan enam personel unit K9 yang akan membantu mencari warga yang masih tertimbun longsor. (*)

Caleg Muda Siap Mendulang Suara Millenial

0
politik
Encik Arinda Chikita calon legislatif (Caleg) di Batam dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Setiap partai politik saat ini, memiliki tantangan yang hampir sama. Di pemilu 2024 ini, suara pemilih pemula, millenial sangat banyak dan mendominasi.

Tentunya, hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi masing-masing partai. Beberapa partai, banyak mendorong calon legislatif yang masih muda-muda.

Para caleg muda ini mulai bermunculan, salah satunya Encik Arinda Chikita calon legislatif (Caleg) di Batam dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca Juga: BP Batam Komitmen Jaga Kebangkitan Industri Shipyard

Ia menjelaskan alasannya memilih bergabung ke PKS. Bagi, Arinda, PKS telah membuka kesempatan luas bagi orang muda untuk berkiprah di partai tersebut. Selain itu, PKS sampai saat ini tetap konsisten di garis perjuangan bersama rakyat.

“PKS itu memberikan kesempatan luas bagi anak-anak muda menjadi pemimpin baik di partai maupun di pemerintahan. PKS juga selalu peka dan tanggap terhadap setiap persoalan yang timbul di masyarakat,” kata Arinda.

Arinda mengatakan, nantinya diplot sebagai caleg di daerah Lubuk Baja dan Batam Kota. “PKS ini seperti madrasah. Semua kadernya dididik dan dibina secara rutin. Berpolitik harus bahagia agar dapat membangun suasana menyenangkan. Masyarakat harus diajak bahagia dan riang gembira dalam berpolitik,” ujar alumni SMA Ibnu Sina Batam tersebut.

Baca Juga: Batam Masih Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Saat ditanya strategi apa untuk menarik pemilih-pemilih pemula, perempuan yang tengah menempuh Program Doktor (S3) Ilmu Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang ini mengatakan, bahwa dirinya sudah mempunyai strategi khusus untuk meraih hati milenial dan masyakat Kota Batam.

“Memberikan edukasi berpolitik dan kebermanfaatan kepada masyarakat dan generasi milenial. Lalu, mengoptimalkan pemanfaatan medsos untuk mendapatkan dukungan pikiran, dan hati para masyarakat, khususnya milenial,” ucap istri dari Dr Fadlan, S.H.,M.H ini.

“Saya hadir di sini bukan untuk merebut suara milenial saja, tetapi untuk bekerja keras memberikan kebermanfaatan kepada generasi milenial,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Arinda juga akan memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak para ibu dan anak di Batam. Saat ini, ia melihat masih banyak kekurangan fasilitas umum (Fasum) yang dikhususkan untuk ibu-ibu.

Baca Juga: Polsek Sagulung Tangkap Pelaku Peramparan Sepeda Motor Saat Bersenang-senang di Simpang Dam

“Saya sebagai seorang ibu saat ini melihat masih banyak fasilitas umum yang kurang memadai untuk itu saya ingin memberikan perhatian khusus buat ibu dan anak agar mempunyai fasilitas umum yang memadai. Juga tentang anak, saya lihat banyak permasalahan yang muncul, terutama anak bermasalah dengan hukum. Kalau sejak dini kita bisa edukasi, maka permasalahan anak itu bisa kita tangkal,” kata ibu dua anak itu.

Baca Juga: Sepekan, Kasat Reskrim Ungkap 4 Kasus Atensi Kapolresta dan Kapolda

Arinda mengaku akan memberikan edukasi politik dan sesuai dengan profesinya sebagai advokat. Menurutnya, caleg perempuan bukan hanya sekedar pelengkap untuk memenuhi kuota 30 persen saja.

“Dalam politik, semua gender sama, baik laki-laki maupun perempuan, sepanjang mampu memberikan kontribusi dan perjuangan politik demi rakyat dan untuk rakyat,” ucapnya. (*)

Pergerakan Lebaran Diprediksi Naik 14,2 Persen

0
Ilustrasi arus memudik turun di Stasiun Pasar Senen. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Pergerakan masyarakat selama masa Lebaran 2023 diprediksi mencapai 123,8 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 14,2 persen dibandingkan dengan prediksi pergerakan masyarakat di periode yang sama tahun lalu yang mencapai 85,5 juta orang.

Prediksi itu berdasar hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, melihat potensi pergerakan masyarakat yang begitu tinggi pada masa mudik tahun ini, pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait akan menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Baik berupa penyiapan sarana prasarana transportasi, aspek keselamatan, dan manajemen rekayasa lalu lintas. Termasuk kebijakan lainnya.

’’Ini kami lakukan agar penyelenggaraan mudik tahun ini dapat berjalan dengan selamat, aman, dan terkendali,’’ ucapnya kemarin (7/3).

Menurut Budi, ada beberapa faktor yang mengakibatkan tingginya potensi pergerakan masyarakat di masa mudik Idul Fitri 1444 Hijriah. Di antaranya, tidak adanya pembatasan perjalanan dan persepsi positif dari masyarakat pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2022. Termasuk perekonomian yang semakin membaik. ’’Penanganan arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini sangat menantang,’’ ujarnya.

Karena itu, pihaknya pun telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal tahun. Selain itu, evaluasi dari penyelenggaraan mudik serta Natal dan tahun baru sebelumnya menjadi bekal penting.

Puncak arus mudik, lanjut Budi, diperkirakan terjadi pada H-1 (Jumat, 21 April 2023). Diprediksi terjadi pergerakan sebesar 14,3 persen (17,7 juta orang). Namun, perjalanan pada arus mudik diprediksi mulai meningkat sejak H-3 (Rabu, 19 April 2023). Kemudian, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+2 (Selasa, 25 April 2023). ’’Untuk pemilihan moda transportasi didominasi moda darat. Yaitu, mobil pribadi, sepeda motor, bus, dan kereta api,’’ bebernya.

Budi menambahkan, survei prediksi pergerakan masyarakat selama masa Lebaran 2023 dilakukan bekerja sama dengan kalangan akademisi dan pakar transportasi. Pelaksanaannya juga telah memperhatikan berbagai faktor. Di antaranya faktor sosiologis, ekonomi, budaya, dan dinamika yang terjadi di masyarakat. ’’Termasuk perubahan kebijakan dan regulasi terkait dengan penanganan kondisi Covid-19 yang semakin membaik,’’ jelasnya.

Sementara itu, VP Public Relation KAI Joni Martinus mengungkapkan, berdasar pantauan per 7 Maret 2023 pukul 08.00 WIB, tiket KA jarak jauh pada masa angkutan Lebaran 2023 terjual 250.687 tiket atau sekitar 24,4 persen dari total keseluruhan tiket yang disediakan sebanyak 1.02.8547 tiket. Yakni untuk keberangkatan pada periode 12–21 April 2023. ’’Jumlah tersebut masih akan bertambah. Sebab, penjualan masih terus berlangsung,’’ terangnya.

Untuk relasi favorit, Joni menyebut sejauh ini ada Jakarta–Jogjakarta, Jakarta–Solo, Jakarta–Surabaya, Bandung–Blitar, dan lainnya. Kemudian, tanggal keberangkatan yang menjadi favorit dipesan adalah 20 April 2023 sebanyak 47 persen. Lalu, tanggal 19 dan 21 April 2023 masing-masing sebanyak 41 persen.

’’KAI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan baik karena tiket KA masa angkutan Lebaran masih cukup banyak tersedia,’’ pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Kepala BNPB RI: Jangan Sampai Korban Bencana Dibebani Lagi

0
Kepala Badan Penangggulan Bencana Nasional (BNPB) RI Letjen TNI Suharyanto bersama Gubkepri Ansar Ahmad saat tiba di Natuna

batampos-Bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat. Kepala Badan Penangggulan Bencana Nasional (BNPB) RI Letjen TNI Suharyanto ikut serta bersama Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meninjau langsung lokasi tanah longsor.

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. tiba di Bandara Raden Sadjat, Ranai, Kabupaten Natuna, Selasa (7/3) menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.

Setibanya di Bandara Raden Sadjat, Ranai, Natuna, Kepala BNPB RI langsung menggelar rapat untuk memberikan arahan kepada Gubernur, Danrem, Kapolda serta seluruh Forkopimda atau perangkat daerah lainnya yang terlibat langsung dalam proses evakuasi para korban tanah longsor di Serasan, Kabupaten Natuna.

Letjen TNI Suharyanto dalam arahannya meminta agar lokasi kejadian tidak menjadi kendala. Evakuasi harus dilakukan dan tim evakuasi harus maksimal dalam mencari korban yang masih dinyatakan hilang untuk sementara. Tidak menjadikan lokasi yang terpencil dan kondisi cuaca yang tidak stabil mempengaruhi proses pencarian.

“Setelah ini kita tetapkan sebagai darurat bencana, maka kita harus bahu-membahu secara maksimal melakukan pertolongan. Sebanyak 47 orang yang dinyatakan hilang itu relatif banyak. Makanya kita harus cari dengan maksimal, sampai betul-betul tidak mungkin ditemukan lagi,” kata Suharyanto.

BACA JUGA:BPBD Provinsi Kepri Mengirim Logistik untuk Korban Tanah Longsor di Kecamatan Serasan, Natuna

Untuk masyarakat yang saat ini berada di pengungsian, Suharyanto juga meminta agar kebutuhan sehari-harinya terjamin, baik berupa sandang, papan dan pangannya.

“Jangan sampai masyarakat yang sudah kena musibah itu dibebani lagi dengan susah mendapat bantuan makanan, pakaian dan sebagainya. Kita harus perhatikan betul-betul sampai status darurat bencana selesai,”ujarnya.

Ditegaskannya lagi, meskipun lokasi kejadian cenderung sulit diakses karena jauh dan harus berhadapan dengan cuaca yang tidak menentu di laut Natuna, namun Suharyanto meminta agar standar perlakuan penanganan bencana dilakukan secara seksama.

“Justru harus lebih maksimal lagi karena kondisi geografis dan cuaca mengharuskan kita demikian,” tegasnya.

Turut serta dalam rombongan dari Jakarta yaitu Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan, Kapusdatin BNPB Dr. Abdul Muhari, personil Basarnas, dan sejumlah jurnalis media nasional.

Setibanya di Ranai, rencananya Gubernur Ansar bersama Letjen TNI Suharyanto akan langsung menuju pulau Serasan menggunakan kapal laut. Namun karena kondisi cuaca dan jarak tempuh yang jauh akhirnya dalam rapat diputuskan ditunda untuk menuju Serasan, yakni menjadi subuh (dini hari).

Jarak pulau Serasan dari ibukota Kabupaten Natuna di Ranai berkisar 330 mil dengan waktu tempuh 12 jam.

Sebelumnya Gubernur Ansar juga telah memerintahkan KMP Bahtera Nusantara 1 untuk membawa personel dan peralatan evakuasi ke pulau Serasan. KMP Bahtera Nusantara 1 dengan kapasitas 295 orang dan 36 unit kendaraan mengangkut beberapa personil Kemensos, TNI, Polri, KSOP, BPTD, dan Pemda.

“Kita harus cepat untuk membawa personil dan peralatan ke pulau Serasan karena kondisinya darurat, semua armada yang memungkinkan untuk turun akan kita kirim kesana,” kata Gubernur Ansar.

Sebelumnya, longsor terjadi di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan Timur, Senin (6/3) pukul 11.15 WIB. Longsor disebut menyapu 27 rumah warga di Desa Pangkalan. (*)

BP Batam Komitmen Jaga Kebangkitan Industri Shipyard

0
bp batam 8
BP Batam pun mengelar dialog interaktif yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards di Hotel Santika, Batam Center. Foto: Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam komitmen untuk menjaga kebangkitan industri shipyard di Kota Batam.

BP Batam pun mengelar dialog interaktif yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards di Hotel Santika, Batam Center, Selasa (7/3/2023).

Dialog tersebut diinisiasi oleh Biro Humas Promosi dan Protokol dengan mengundang Badan Usaha Pelabuhan BP Batam dan lebih dari 50 peserta pengusaha shipyard di Batam.

Hal itu merupakan bagian dari semangat yang digaungkan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, untuk terus komitmen menjaga investasi seiring kebangkitan industri shipyard dengan melibatkan peran aktif pelaku industri maritim.

Baca Juga: SPAM BP Batam Lakukan Penutupan Pintu Air dan Patroli Waduk Duriangkang

Ketua Harian Batam Shipyard Offshore and Offshore Association (BSOA), Novi Hasni, mengapresiasi BP Batam yang terus memberikan perhatian kepada dunia industri maritim baik dari infrastruktur maupun perizinan jasa kepelabuhanan. Ia pun menyarankan agar kedepan khususnya perizinan agar dilakukan satu pintu melalui BP Batam.

“Perizinan ini niatnya kan baik, yakni memudahkan semua perizinan, baiknya semua kewenangan perizinan itu berpusat pada BP Batam saja, tidak membedakan apakah itu PMA, PMDN dan lainnya,” kata Novi.

Untuk itu ia berharap kepada pemangku kepentingan di bidang industri shipyard dapat saling bersinergi dan mendukung upaya untuk menjaga keberlangsungan industri shipyard di Batam.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Batam

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepulauan Riau, Tia menginginkan agar regulasi birokrasi kepelabuhanan semakin ringkas.

“Kita minta sistem yang telah diaplikasikan, bekerja dengan baik dan bisa memberikan kemudahan bagi kami selaku pengusaha galangan,” sebut Tia.

Merespon hal tersebut, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyatakan pihaknya akan memfasilitasi dan membantu mengurai permasalahan yang dihadapi pengusaha dengan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan tertentu. Sehingga menurutnya semua hambatan perizinan akan dapat tersampaikan dan menjadi terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

“Kita berharap dengan diskusi ini, permasalahan perizinan yang dirasakan pengusaha shipyard dapat diatasi dan diselesaikan dengan sinergisitas dan kerja sama yang kompak,” harapnya.

Upaya BP Batam inipun turut diapresiasi oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku.

Baca Juga: BP Batam Gelar Konsinyering Rancangan Perka KEK Lingkup Lalu Lintas Barang

Takwim mengatakan pertemuan dan diskusi langsung dengan pengusaha shipyard ini merupakan langkah yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pengusaha galangan kapal, sehingga semua hambatan yang dirasakan dapat terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Pangkalan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Batam, Pengawas Perikanan Muda/Pengawas Pengelolaan Wilayah Pesisir dengan Kewenangan Kepolisian Khusus dan Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Batam.(*)

BP Batam Komitmen Jaga Kebangkitan Industri Shipyard

0
bp batam 8
BP Batam pun mengelar dialog interaktif yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards di Hotel Santika, Batam Center. Foto: Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam komitmen untuk menjaga kebangkitan industri shipyard di Kota Batam.

BP Batam pun mengelar dialog interaktif yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards di Hotel Santika, Batam Center, Selasa (7/3/2023).

Dialog tersebut diinisiasi oleh Biro Humas Promosi dan Protokol dengan mengundang Badan Usaha Pelabuhan BP Batam dan lebih dari 50 peserta pengusaha shipyard di Batam.

Hal itu merupakan bagian dari semangat yang digaungkan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, untuk terus komitmen menjaga investasi seiring kebangkitan industri shipyard dengan melibatkan peran aktif pelaku industri maritim.

Baca Juga: SPAM BP Batam Lakukan Penutupan Pintu Air dan Patroli Waduk Duriangkang

Ketua Harian Batam Shipyard Offshore and Offshore Association (BSOA), Novi Hasni, mengapresiasi BP Batam yang terus memberikan perhatian kepada dunia industri maritim baik dari infrastruktur maupun perizinan jasa kepelabuhanan. Ia pun menyarankan agar kedepan khususnya perizinan agar dilakukan satu pintu melalui BP Batam.

“Perizinan ini niatnya kan baik, yakni memudahkan semua perizinan, baiknya semua kewenangan perizinan itu berpusat pada BP Batam saja, tidak membedakan apakah itu PMA, PMDN dan lainnya,” kata Novi.

Untuk itu ia berharap kepada pemangku kepentingan di bidang industri shipyard dapat saling bersinergi dan mendukung upaya untuk menjaga keberlangsungan industri shipyard di Batam.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Batam

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepulauan Riau, Tia menginginkan agar regulasi birokrasi kepelabuhanan semakin ringkas.

“Kita minta sistem yang telah diaplikasikan, bekerja dengan baik dan bisa memberikan kemudahan bagi kami selaku pengusaha galangan,” sebut Tia.

Merespon hal tersebut, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyatakan pihaknya akan memfasilitasi dan membantu mengurai permasalahan yang dihadapi pengusaha dengan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan tertentu. Sehingga menurutnya semua hambatan perizinan akan dapat tersampaikan dan menjadi terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

“Kita berharap dengan diskusi ini, permasalahan perizinan yang dirasakan pengusaha shipyard dapat diatasi dan diselesaikan dengan sinergisitas dan kerja sama yang kompak,” harapnya.

Upaya BP Batam inipun turut diapresiasi oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku.

Baca Juga: BP Batam Gelar Konsinyering Rancangan Perka KEK Lingkup Lalu Lintas Barang

Takwim mengatakan pertemuan dan diskusi langsung dengan pengusaha shipyard ini merupakan langkah yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pengusaha galangan kapal, sehingga semua hambatan yang dirasakan dapat terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Pangkalan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Batam, Pengawas Perikanan Muda/Pengawas Pengelolaan Wilayah Pesisir dengan Kewenangan Kepolisian Khusus dan Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Batam.(*)

3 Terdakwa Pabrik Sabu di Sukajadi Minta Bebas

0
bnn narkotika
Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Petrus Golose (baju hitam) melihat tiga tersangka yang digerebek di gudang peracikan narkotika jenis sabu di Perumahan Sukajadi, Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Tiga terdakwa perkara kepemilikan pabrik sabu di kawasan Elit Sukajadi Batam minta bebas. Alasannya, para terdakwa, AS, NS dan M tidak mengetahui tentang aktivitas dan keberadaan pabrik sabu tersebut.

Farida Wulandari, Kuasa hukum terdakwa, NS dan AS mengatakan, alasan kliennya minta bebas karen sama sekali tidak tahu tentang aktifitas pabrik sabu.

Ditambah lagi fakta-fakta persidangan menunjukkan bahwa AS dan NS korban dari Cece dan Kevin ( DPO ), yang mengontrak rumah dan sebagai pemilik sabu.

“Salah satu unsur pasal yg diterapkan oleh JPU tidak terbukti. Karena itu kedua terdakwa minta dibebaskan,” jelas Farida.

Baca Juga: Polsek Sekupang Tangkap Pelaku Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur

Hal senada diungkapkan Sudirman Situmeang, kuasa hukum M yang merupakan warga negara Malaysia. Menurutnya, dalam pembelaan, kliennya meminta hal yang sama dengan terdaka lainnya.

“Ya sama, dengan terdakwa lainnya (bebas),” tegasnya.

Usai mendengar pembelaan terdakwa, majelis hakim menunda sidang hingga 15 Maret dengan agenda Replik atau tanggapan dari Jaksa penuntut Umum (JPU) atas pledoi. Dan direncanakan putusan atau vonis dari hakim diagendakan pada 23 Maret mendatang.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam, Abdullah menuntut tiga terdakwa yang diduga memproduksi sabu di wilayah Perumahaan Sukajadi dituntut 20 tahun penjara. Tak hanya itu, ketiga terdakwa juga diminta membayar Rp 1 miliar.

Baca Juga: Batam Tidak Punya Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dalam amar tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU)Abdullah, menjelaskan, perbuatan ketiga terdakwa telah terbukti sah melakukan permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memproduksi narkotika golongan 1 bukan tanamanan melebihi 5 gram. Sebagaimana melanggar pasal 113 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 129 huruf a, b juncto pasal 132 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Menurut Abdullah, ada hal yang memberatkan dan meringankan hukuman tuntutan ketiga terdakwa. Hal memberatkan, terdakwa tidak mengikuti program pemerintah dalam hal pemberantasaan Narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Baca Juga: SPAM BP Batam Lakukan Penutupan Pintu Air dan Patroli Waduk Duriangkang

Diketahui, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap pabrik pembuatan narkoba disala hsatu rumah kawasan elite Batam, Sukajadi. Pada pengungkapan itu petugas mendapatkan sabu-sabu berupa kristal sebanyak 5.032 gram.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan cairan pembuat sabu. Satu dari tiga orang diamankan, merupaka warga negara Malaysia, yang juga mantan polisi negara tersebut.(*)

Reporter: Yashinta

Dituduh Terima Rp 15 M, Saiful Mengaku Tidak Tahu

0
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata (tengah) berikan keterangan terkait penahanan mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2023). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

batampos – Saiful Ilah kembali berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, mantan bupati Sidoarjo itu disangka menerima gratifikasi senilai total Rp 15 miliar. Pria yang akrab disapa Abah Ipul itu kemarin (7/3) mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK untuk kali kedua.

Sebelum ditahan, Saiful Ilah diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Setelah menjalani pemeriksaan sekitar pukul 17.00, Saiful ditahan. Dia keluar dari ruang penyidik dengan mengenakan rompi tahanan oranye dan peci hitam. Kedua tangannya diborgol.

Penetapan Saiful sebagai tersangka merupakan kali kedua. Pada Januari 2020, Saiful kali pertama ditetapkan sebagai tersangka. Waktu itu, dia disangka menerima suap terkait proyek infrastruktur di Pemkab Sidoarjo. Kala itu, Saiful Ilah yang masih menjabat bupati Sidoarjo ditangkap KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT).

Dia dituduh menerima suap total Rp 600 juta dari pihak swasta bernama Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. Ibnu dan Totok menyerahkan uang tersebut setelah memenangi sejumlah proyek infrastruktur di Sidoarjo. Sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo juga terseret kasus tersebut. Ada tiga pejabat kala itu yang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Sidoarjo Sunarti Setyaningsih, pejabat pembuat komitmen pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Sidoarjo Judi Tetrahastoto, serta Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Sanadjihitu Sangadji.

Saiful ditangkap di Pendopo Kabupaten Sidoarjo oleh tim penyidik KPK. Selain menyita uang tunai Rp 1 miliar, tim penyidik KPK mengamankan puluhan ribu mata uang asing dari rumah dinas Saiful.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, penetapan Saiful sebagai tersangka penerimaan gratifikasi Rp 15 miliar merupakan pengembangan fakta hukum yang diperoleh dari persidangan kasus suap yang ditangani KPK sebelumnya. Fakta-fakta itulah yang menjadi dasar dimulainya penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan gratifikasi.

Alex, sapaan Alexander Marwata, menjelaskan bahwa gratifikasi yang diterima Saiful Ilah ditengarai diperoleh selama dirinya menjabat bupati Sidoarjo periode 2010–2015 dan 2016–2021. Gratifikasi yang diterima, antara lain, berupa uang pecahan rupiah hingga mata uang asing.

Selain itu, Saiful ditengarai menerima gratifikasi dalam bentuk barang. Mulai logam mulia 50 gram, jam tangan mewah berbagai merek, tas mewah berbagai merek, hingga ponsel mahal merek terkenal. Semua barang itu diterima dengan berbagai nama atau istilah. Misalnya, hadiah ulang tahun dan uang Lebaran. ”Juga fee atas penandatanganan sidang peralihan tanah gogol gilir,” ungkap Alex.

Berdasar hasil penelusuran KPK dan fakta-fakta yang muncul di persidangan, pihak-pihak yang diduga memberikan gratifikasi itu, antara lain, berasal dari swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Ada pula direksi badan usaha milik daerah (BUMD) yang diduga turut memberikan hadiah untuk Saiful.

Terkait teknis penyerahan gratifikasi, lanjut Alex, para pihak tersebut ditengarai memberikan secara langsung kepada Saiful. ”Saat ini besaran gratifikasi yang diterima sekitar Rp 15 miliar,” terang Alex. Dia menyatakan, tim penyidik KPK masih akan mendalami dugaan penerimaan gratifikasi lain. Pendalaman itu dilakukan dengan memanfaatkan laporan hasil analisis (LHA) PPATK dan Accounting Forensik Direktorat Analisis dan Deteksi Korupsi KPK.

Sementara itu, Saiful saat masuk ke kendaraan tahanan menyatakan tidak mengetahui gratifikasi yang dipaparkan KPK. Dia mengaku tidak mengerti atas konstruksi perkara yang disangkakan KPK. Termasuk total gratifikasi Rp 15 miliar. ”Enggak mungkin (menerima gratifikasi Rp 15 miliar, Red),” tuturnya sembari masuk ke mobil tahanan.

Pascabebas dari penjara, Saiful sudah tidak banyak terlihat aktif di berbagai kegiatan di Sidoarjo. Sejumlah tokoh Sidoarjo juga tidak pernah memiliki kegiatan bersama Saiful. Wakil Bupati Sidoarjo yang juga Ketua DPC PKB Sidoarjo Subandi mengatakan, Abah Ipul tidak lagi tergabung dengan PKB. Sebelum terjerat OTT KPK, Saiful Ilah memang menjabat ketua DPC PKB Sidoarjo. ”Saya penggantinya sebagai ketua DPC PKB,” kata Subandi.

Dia menerangkan, setelah bebas dari penjara, Saiful sama sekali tidak tampak berkegiatan di Sidoarjo. Komunikasi dengan PKB juga tidak ada. Sepengetahuan Subandi, Abah Ipul keluar dijemput keluarga dari penjara untuk cek kesehatan. ”Kata anaknya, mondok di Kediri, di pondok Ploso. Pulang (dari lapas) langsung mondok,” ujar Subandi. (*)

Reporter: JP Group

Play sound