Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5971

AC Milan Takluk di Kandang Fiorentina

0
AC Milan gagal meraih hasil impresif di Artemio Franchi. (AFP)

batampos – AC Milan takluk 1-2 di markas Fiorentina dalam laga pekan ke-25 Serie A di Stadion Artemio Franchi pada Minggu (5/3/2023) dini hari WIB.

Fiorentina unggul dua gol di babak kedua berkat penalti Nico Gonzalez dan sundulan Luka Jovic sebelum Milan memperkecil ketertinggalan lewat gol Theo Hernandez.

Hasil ini membuat Fiorentina berada di posisi ke-12 klasemen Serie A dengan 31 poin. Sementara Milan tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 47 poin.

Fiorentina bermain baik dan membuat Milan kesulitan mengembangkan serangan mereka sejak pertandingan dimulai.

Baca Juga: Sergio Busquets Lewati Rekor Messi dan Ramos

La Viola nyaris mencetak gol pada menit ke-26. Meski dikawal, Giacomo Bonaventura berhasil melepaskan tendangan di kotak penalti yang melewati kiper Mike Maignan. Namun, Fikayo Tomori berhasil menyapu bola sebelum melewati garis gawang.

Milan baru bisa membalas pada menit ke-31. Menerima umpan di kotak penalti, Olivier Giroud berhasil menanduk bola yang masih bisa dihentikan oleh kiper Pietro Terracciano.

Selepas turun minum, Fiorentina mendapatkan hadiah penalti setelah Jonathan Ikone dijatuhkan Tomori di kotak terlarang. Nico Gonzalez yang maju sebagai eksekutor melakukan tugas dengan baik untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Baca Juga: Lionel Messi Bagikan 35 iPhone 14 Berlapis Emas

Milan juga sempat mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-78 setelah Arthur Cabral dinilai melakukan handball di area terlarang. Namun, setelah melihat VAR, wasit membatalkan keputusannya.

Fiorentina justru bisa mencetak gol kedua pada menit ke-87. Sebuah serangan balik diakhiri dengan umpan silang Dodo ke kotak penalti, yang disambut dengan tandukan Luka Jovic untuk membawa tim tuan rumah unggul 2-0.

Sebelum pertandingan berakhir, Milan berhasil mendapat gol hiburan pada menit 90+5 lewat sepakan keras Theo Hernandez. Laga berakhir dengan skor 2-1. (*)

 

Reporter: JPGroup

Cegah Longsor di SMAN 21 Batam, Gubernur Ansar Siapkan BTT Rp10 Miliar

0
SMA e1676367049149
Kepala Sekolah SMAN 21 Batam, Dwi Sulistiani menunjuk bagian belakang bangunan sekolah yang rawan longsor. F. Azis Maulana

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menyiapkan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk menangani lima titik longsor di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 21 Batam, yang berlokasi di Nongsa.

Ansar menyebutkan kondisi sekolah memang termasuk salah satu yang rawan longsor. Hal ini karena pengalokasian lahan memang adanya di sana. Tim sudah diturunkan dalam menghitung kebutuhan biaya pembangunan batu miring.

“Kondisi ini termasuk yang darurat. Karena mengancam keselamatan bangunan sekolah, siswa, dan warga sekitar. Untuk itu nanti kami akan gunakan BTT dulu. Informasinya masih ada sisa Rp10 miliar. Kita pakai dulu untuk tangani longsor ini,” kata dia, Sabtu (4/3).

Baca Juga: Pembangunan Jalan Yos Sudarso Kembali Dilanjutkan, Warga Baloi Kolam Terdampak

Ia menjelaskan, dana BTT digunakan untuk mengantisipasi longsor terjadi kembali, dengan membangun batu miring. Kondisi sekolah yang berada di tebing atau ketinggian juga menyebabkan rawan longsor.

Ansar meminta kepada BP Batam, agar lebih memperhatikan kondisi lahan yang akan diberikan untuk pembangunan sekolah. Menurutnya banyak lahan yang dihibahkan oleh BP Batam ke Disdik Kepri yang yang kurang baik. Seperti lokasi di SMAN 21 Batam sekarang ini.

“Dulu pernah saya bilang juga, sesekali kami dikasih lahan yang bagus, jangan cuma investor saja yang dikasi lahan bagus. Dunia pendidikan ini tanggung jawab kita bersama,” pintanya.

Baca Juga: Tembok Pembatas Perumahan Ansley Park Roboh

Ansar menyebutkan pembangunan batu miring akan segera dilaksanakan. Pengerjaan akan dimulai usai cuacaa membaik. Sehingga pelaksanaan bisa berjalan tanpa kendala.

Saat ini bangunan dan jalan SMAN 21 Batam, terancam amblas lantaran berada di perbukitan dan dikelilingi lima titik longsor. Sejumlah titik longsor itu muncul usai hujan deras mengguyur Kota Batam

Kondisi cukup parah terdapat di bagian belakang, kiri, kanan, maupun depan gedung SMAN 21 Batam yang belum terpasang batu miring.

Baca Juga: Longsor di Tanjungsengkuang, Seorang Warga Meninggal Dunia

Kepala Sekolah SMAN 21, Dwi Sulistiyani mengungkapkan, SMA tersebut memang menjadi langganan longsor terutama saat hujan deras terjadi. Namun, belum sampai mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

Dwi menjelaskan, atas kerawanan itu, pihaknya kerap kali mendapatkan komplain dari warga sekitar. Meski demikian, ia mengaku belum dapat mengatasi permasalahan tersebut karena keterbatasan anggaran.

“Mudah-mudah segera dipasang. Karena ini sudah sangat mengkhawatirkan,” sebutnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Arsenal Menang Dramatis 3-2 atas Bournemouth

0
Ilustrasi Liga Premier Inggris Arsenal. (Gilang Galiartha/Antara)

batampos – Arsenal meraih kemenangan secara dramatis 3-2 atas Bournemouth setelah sempat tertinggal dua gol dalam laga pekan ke-26 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, pada Sabtu (4/3) malam WIB.

Bournemouth terlebih dahulu unggul berkat gol Philip Billing dan Marcos Senesi. Arsenal bangkit di babak kedua dan membalikkan keadaan melalui gol Thomas Partey, Ben White, dan Reiss Nelson.

Kemenangan itu membuat Arsenal kembali unggul lima poin dari Manchester City yang menghuni peringkat kedua klasemen. The Gunners kini mengumpulkan 60 poin dari 26 laga sedangkan Bournemouth tertahan di peringkat 16 dengan 24 poin, demikian catatan laman resmi Liga Premier Inggris seperti dilansir dari Antara.

Bournemouth membuka keunggulan saat laga belum genap 30 detik ketika Dango Ouattara menguasai bola di kanan lalu mengirim umpan silang yang disambar Philip Billing di depan gawang menjadi gol pembuka. Arsenal merespons dengan serangan pada menit ke-3. Namun, sepakan Martin Odegaard masih bisa dihalau kiper Bournemouth Neto sebelum bola rebound ditendang Bukayo Saka dan masih bisa diblok pemain lawan.

Bournemouth nyaris menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-20. Billing melakukan tusukan di sisi kiri dan melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Solanke dan Ouattara tidak terkawal, tetapi bola disambar Ouattara. Sayangnya Aaron Ramsdale masih bisa memblok bola tersebut.

Kebobolan satu gol, Arsenal meningkatkan intensitas serangannya di babak kedua. Arsenal sempat mengancam gawang Neto lewat tendangan Odegaard pada menit ke-51.

Namun, Bournemouth justru menggandakan keunggulan enam menit kemudian. Marco Senesi menyundul bola hasil sepak pojok Joe Rothwell untuk membuat Arsenal tertinggal 0-2.

Jack Stephens hampir mencetak gol bunuh diri pada menit ke-61 setelah mencoba menyapu umpan silang Bukayo Saka. Tapi arah bola hanya melesat tipis di atas mistar.

Arsenal baru bisa mencetak gol semenit kemudian. Bermula dari situasi sepak pojok, Neto meninju bola yang kemudian disundul Smith Rowe. Bola dikuasai Thomas Partey yang dengan mudah menceploskannya ke gawang Bournemouth.

Skuad asuhan Mikel Arteta itu akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-70. Umpan silang Reiss Nelson disambar tendangan voli Ben Whitey. Gol itu memacu semangat Arsenal untuk mencetak gol ketiga. Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Arsenal akhirnya mencetak gol kemenangan mereka pada masa injury time berkat tendangan keras Nelson yang bersarang ke pojok kanan gawang.

Gol tersebut membuat Arsenal sukses melakukan comeback dengan kemenangan 3-2 atas Bournemouth.

Susunan pemain:

Arsenal (4-3-3): Aaron Ramsdale; Takehiro Tomiyasu (Ben White 46′), Gabriel Magalhaes, William Saliba, Oleksandr Zinchenko; Fabio Vieira (Granit Xhaka 84′), Thomas Partey, Martin Odegaard; Bukayo Saka, Leandro Trossard (Emile-Smith Rowe 22′ (Reiss Nelson 69′)), Gabriel Martinelli

Bournemouth (5-4-1): Neto; Chris Mepham, Jack Stephens, Marcos Senesi; Adam Smith, Joe Rothwell (Lewis Cook 70′), Philip Billing, Jordan Zemura (Fredericks 64′); Dango Ouattara (Christie 82′), Dominic Solanke, Antoine Semenyo (Anthony 64′)

 

 

Reporter: Antara

Pembangunan Jalan Yos Sudarso Kembali Dilanjutkan, Warga Baloi Kolam Terdampak

0

image 6483441 e1677983163972

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan Sosialisasi Rencana Peningkatan Jalan Yos Sudarso tahap 4 tahun 2023 di Marketing Center, Kamis, (2/3).

Sosialisasi tersebut menghadirkan warga Baloi Kolam yang terdampak. Sepanjang 2,4 km ruas jalan kanan dan kiri Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita – Nagoya Gate) akan ditingkatkan menjadi 5 lajur.

Plt. Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam Ponco I. Subekti membuka sosialisasi menerangkan pihaknya akan membuka batas ROW (Right Of Way) 100 meter untuk mendukung peningkatan infrastruktur jalan Yos Sudarso tersebut.

Baca Juga: Satlantas Polresta Barelang Datangi Proyek Pelebaran Jalan di Sudirman dan Yos Sudarso

“Dalam peningkatan ruas jalan ini akan dilakukan ulang pengukuran row 100 secara faktual di lapangan guna memastikan batas pasti yang terdampak,” kata Ponco.

Pihaknya memastikan saat pengukuran dilakukan pada Senin, (6/3) melibatkan tim terpadu dan warga terdampak. Hal itu, menurutnya sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi agar masyarakat bisa sinergi dalam mengawal proses pembangunan.

“Pengukuran dilakukan Senin mendatang, harapannya didukung oleh warga Baloi Kolam baik RT, RW dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar bersama memahami bahwa peningkatan jalan tersebut merupakan langkah strategis BP Batam untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

Baca Juga: Longsor di Tanjungsengkuang, Seorang Warga Meninggal Dunia

“Tidak hanya untuk kepentingan investasi semata, tapi juga untuk kemudahan mobilisasi industri dan mendukung ekonomi masyarakat,” serunya.

Ketua RW 16 Baloi Kolam Sahat Tampubolon saat ditemui usai sosialisasi mengapresiasi langkah BP Batam untuk mendorong dan mendukung peningkatan investasi dan ekonomi.

“Pelebaran jalan ini kami tentu sangat mendukung karena untuk pengembangan investasi di Batam, namun kami berharap bagi warga yang terdampak mohon kebijakan dari BP Batam,” imbuhnya.

Menanggapi keinginan warga Baloi Kolam tersebut, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menyebutkan untuk proses penyelesaian penertiban kepada warga atau pemukiman yang terdampak pembangunan nantinya akan melalui aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Mari bersama kita membangun demi Batam yang maju dan modern,” ucap Tuty.

Baca Juga: Pertamina Sosialisasi Program Tukar LPG 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg di Batam

Turut hadir dalam sosialisasi yaitu Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranoan, Direktur Pengamanan Aset BP Batam Badrus, Plt. Kasatpol PP Kota Batam Imam Tohari, Kanit Polsek Batam Kota Dedy LA., Sekretaris Kecamatan Batam Kota Tommy Army dan Lurah Sungai Panas Suryawan.

Sebelumnya diketahui, BP Batam tengah melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri sepanjang 20 km yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pengerjaan untuk tahun tunggal atau single year dan ditargetkan selesai Desember 2023. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Pembangunan Jalan Yos Sudarso Kembali Dilanjutkan, Warga Baloi Kolam Terdampak

0

image 6483441 e1677983163972

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan Sosialisasi Rencana Peningkatan Jalan Yos Sudarso tahap 4 tahun 2023 di Marketing Center, Kamis, (2/3).

Sosialisasi tersebut menghadirkan warga Baloi Kolam yang terdampak. Sepanjang 2,4 km ruas jalan kanan dan kiri Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita – Nagoya Gate) akan ditingkatkan menjadi 5 lajur.

Plt. Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam Ponco I. Subekti membuka sosialisasi menerangkan pihaknya akan membuka batas ROW (Right Of Way) 100 meter untuk mendukung peningkatan infrastruktur jalan Yos Sudarso tersebut.

Baca Juga: Satlantas Polresta Barelang Datangi Proyek Pelebaran Jalan di Sudirman dan Yos Sudarso

“Dalam peningkatan ruas jalan ini akan dilakukan ulang pengukuran row 100 secara faktual di lapangan guna memastikan batas pasti yang terdampak,” kata Ponco.

Pihaknya memastikan saat pengukuran dilakukan pada Senin, (6/3) melibatkan tim terpadu dan warga terdampak. Hal itu, menurutnya sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi agar masyarakat bisa sinergi dalam mengawal proses pembangunan.

“Pengukuran dilakukan Senin mendatang, harapannya didukung oleh warga Baloi Kolam baik RT, RW dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar bersama memahami bahwa peningkatan jalan tersebut merupakan langkah strategis BP Batam untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

Baca Juga: Longsor di Tanjungsengkuang, Seorang Warga Meninggal Dunia

“Tidak hanya untuk kepentingan investasi semata, tapi juga untuk kemudahan mobilisasi industri dan mendukung ekonomi masyarakat,” serunya.

Ketua RW 16 Baloi Kolam Sahat Tampubolon saat ditemui usai sosialisasi mengapresiasi langkah BP Batam untuk mendorong dan mendukung peningkatan investasi dan ekonomi.

“Pelebaran jalan ini kami tentu sangat mendukung karena untuk pengembangan investasi di Batam, namun kami berharap bagi warga yang terdampak mohon kebijakan dari BP Batam,” imbuhnya.

Menanggapi keinginan warga Baloi Kolam tersebut, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menyebutkan untuk proses penyelesaian penertiban kepada warga atau pemukiman yang terdampak pembangunan nantinya akan melalui aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Mari bersama kita membangun demi Batam yang maju dan modern,” ucap Tuty.

Baca Juga: Pertamina Sosialisasi Program Tukar LPG 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg di Batam

Turut hadir dalam sosialisasi yaitu Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranoan, Direktur Pengamanan Aset BP Batam Badrus, Plt. Kasatpol PP Kota Batam Imam Tohari, Kanit Polsek Batam Kota Dedy LA., Sekretaris Kecamatan Batam Kota Tommy Army dan Lurah Sungai Panas Suryawan.

Sebelumnya diketahui, BP Batam tengah melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri sepanjang 20 km yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pengerjaan untuk tahun tunggal atau single year dan ditargetkan selesai Desember 2023. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Persiapan Tahapan Pemilu Harus Tetap Berjalan

0
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait penundaan Pemilu 2024 diharapkan tidak mengganggu konsentrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Persiapan menuju hari pemilihan harus tetap berjalan.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa putusan PN Jakpus tersebut tidak bisa dieksekusi. Sebab, terjadi salah kamar pengadilan. Mahkamah Agung (MA) sudah memberikan panduan melalui Perma Nomor 2 Tahun 2019.

Menurut Mahfud, majelis hakim PN Jakpus salah dalam mengeluarkan putusan itu. Sebab, gugatan yang diajukan Partai Prima tersebut seharusnya ditangani PTUN. ”Sudah ada itu petunjuk dari Mahkamah Agung. Kalau ada urusan administrasi masuk, ditolak,” kata dia kemarin (4/3).

Independensi hakim, lanjut Mahfud, bisa dipermasalahkan dewan disiplin. Bahkan, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut ada kemungkinan permainan di balik putusan PN Jakpus yang menimbulkan kontroversi itu. ”Mungkin ada main di belakangnya. Pasti ada main di belakangnya, pasti,” ungkapnya.

Mahfud mengatakan telah berkomunikasi dengan KPU. Menurut dia, ada dua hal yang harus dilakukan. Pertama, KPU melakukan perlawanan dengan mengajukan banding. Kedua, harus terus digaungkan bahwa putusan itu tidak bisa dieksekusi. Pemerintah akan terus mempersiapkan pemilu. Sebab, waktu pelaksanaannya semakin dekat. ”Kalau sudah diajukan banding dan kalah lagi, ya diabaikan saja. Karena putusan itu salah kamar,” tegasnya.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, partainya menolak penundaan pemilu. Konstitusi jelas menyatakan bahwa pesta demokrasi diadakan lima tahun sekali. ”Kita tidak diam. Kita perjuangkan agar mekanisme demokrasi lima tahunan dapat dijalankan dengan tepat waktu, yakni 14 Februari 2024,” ungkap Hasto setelah Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) yang diadakan DPD PDIP DKI Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Hasto mengatakan, ada kekuatan besar di balik gerakan penundaan pemilu. Namun, dia enggan menyebut siapa di balik kekuatan itu. Yang jelas, mereka mencoba untuk merombak tatanan demokrasi dan hukum di Indonesia. Karena itu, putusan PN Jakpus perlu diselidiki. PDIP mendukung Komisi Yudisial (KY) untuk memeriksa hakim PN Jakpus yang memerintah KPU untuk menunda Pemilu 2024.

Sementara itu, pakar hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto menuturkan, ada masalah ketatanegaraan serius dalam penegakan hukum di Indonesia. ”Sedari putusan hakim soal penundaan pemilu, kasus Ferdy Sambo, dan dikritiknya jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus Sambo, semua menyadari penegakan hukum Indonesia tidak baik-baik saja,” tuturnya.

Putusan PN Jakpus itu, kata dia, jelas di luar nalar hukum. Mahasiswa hukum saja mengetahui bahwa peradilan umum tidak berwenang memutus kasus pemilu. ”Kalau sampai peradilan umum memutus tanpa wewenang, sangat jelas dan terbuka bahwa ada maksud dan kepentingan tertentu yang dipaksakan,” tegasnya. (*)

Reporter: JP Group

Pertamina Tanggung Sepenuhnya Pengobatan dan Santunan Korban Plumpang

0
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kiri) bersama Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury dalam konferensi pers di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Sabtu (4/3/2023). (Antara)

batampos – PT Pertamina (Persero) bertanggung jawab sepenuhnya atas biaya pengobatan dan santunan kepada korban kebakaran pipa Terminal BBM (TBBM) Plumpang di Koja, Jakarta Utara.

“Dalam hal ini kami ingin menyampaikan komitmen Pertamina untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas seluruh biaya pengobatan dan juga santunan kepada korban yang meninggal,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam konferensi pers di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Sabtu (4/3).

Nicke menambahkan, Pertamina juga bertanggung jawab sepenuhnya atas seluruh biaya kepada korban yang menjalani perawatan sampai dengan dinyatakan sembuh dan bisa pulang serta beraktivitas seperti biasa.

Untuk masyarakat terdampak yang saat ini sementara mengungsi di beberapa posko, Pertamina pastikan bahwa seluruh kebutuhan mereka akan dipenuhi. “Dalam kesempatan ini saya dan juga seluruh manajemen jajaran Pertamina menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang sebesar – besarnya karena kebakaran pipa di Terminal BBM Plumpang yang menyebabkan ada 18 orang meninggal dunia,” kata Nicke.

Dirinya beserta seluruh jajaran Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak dan keluarga korban, serta para korban yang menjalani perawatan atas terjadinya insiden tersebut.

“Ada 35 korban yang saat ini dirawat, di mana di RSPP sendiri ada 25 orang, kemudian di RS Pertamina Jaya ada dua orang, RSUD Koja ada tiga orang, RSCM satu orang, Rumah Sakit Tugu Koja dua orang, Rumah Sakit Pelabuhan dua orang,” ujarnya.

Nicke mengatakan, Pertamina terus memantau dan memberikan penanganan terbaik, serta juga kepada keluarga yang ditinggalkan Pertamina juga memberikan perhatian yang sangat besar.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan para korban terbakarnya pipa TBBM Plumpang menjadi prioritas Kementerian BUMN juga PT Pertamina. Ia menambahkan bahwa sejak peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, Pertamina sudah hadir untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak kebakaran itu.

Menurut Erick, fasilitas yang dimiliki Pertamina, terutama jaringan rumah sakit dianggap mampu untuk membantu penanganan korban Plumpang secara maksimal. Fasilitas burn unit (unit luka bakar) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) merupakan fasilitas terbaik untuk penanganan korban dengan luka bakar.

Dia mengimbau kepada siapapun yang terdampak atas musibah di Plumpang, untuk silakan mendatangi RSPP dan Pertamina siap memberikan bantuan bagi yang membutuhkan pertolongan lebih insentif. (*)

Reporter: JP Group

Ns Didi Yunaspi MKep, Wakil Rektor IKMB Batam

0
F Pak Didi Yunasfi IKMB F Pribadi 6
Didi Yunasfi, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Wisuda, Selasa 15 Desember 2020, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

Jadikan IKMB Kampus Kesehatan Terbesar di Kepri

SOSOK Ns Didi Yunaspi MKep bisa disebut salah seorang tim inti dalam membangun dan membesarkan Institut Kesehatan Mitra Bunda (IKMB). Berawal dari Akademi Keperawatan (Akper) Mitra Bunda Persada, lalu naik tingkat menjadi STIKes Mitra Bunda Persada, dan terakhir meningkat lagi statusnya menjadi IKMB. Didi mampu memposisikan IKMB sebagai salah satu lembaga pendidikan kesehatan terbesar di Kepri. Mahasiswa aktifnya mencapai 1.250 dan alumni sekitar 1.000-an orang.

Itu tentu tidak mudah. Apalagi menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan kesehatan. Hanya dalam kurun waktu beberapa tahun, masyarakat, civitas academika sektor pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah tidak asing lagi dengan keberadaan IKMB. IKMB menjadi rujukan masyarakat Kepri dan nasional. Bagaimana  itu bisa dicapai? Dari kampus IKMB, Jalan Seraya Nomor 1, Batam, Wakil Rektor III IKMB  ini memaparkan kepada redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung, Rabu (9/2/2023).

IKMB telah menjadi rujukan pendidikan kesehatan di Kepri.

Alhamdulillah. Terima kasih kepada siapapun atas bantuan, doa dan kerja sama untuk IKMB dulu sekrang dan nanti.

BACA JUGA: RSHB Milik Masyarakat Batam

Bisa diceritakan awal mula IKMB?

Sebelum besar dan dikenal seperti sekarang, kita mengawali pendidikan kesehatan dengan nama Akademi Keperawatan (Akper) Mitra Bunda Persada yang mendapat izin beroperasi pada tanggal 29 Oktober 2002. Program Studi (Prodi) yang kita miliki saat itu adalah Diploma Tiga Keperawatan.

BACA JUGA: Selamat HUT ke-70 tahun, Datuk Henry Minit

Saat itu, mahasiswanya belum terlalu banyak. Ya sekitar ratusan orang lah. Namun itu merupakan satu awal yang cukup baik. Karena pada tahap awal saja, kepercayaan masyarakat Kepri, Batam terutamanya, sangat tinggi. Dan minat orang tua wali untuk memasukkan anakya di Akper Mitra Bunda semakin meningkat.

BACA JUGA: dr Made Tantra Wirakesuma MARS, Ketua ARSSI Cabang Kepri  

Awal yang baik.

Itulah yang terus membuat kita, para dosen, Ketua Yayasan Harapan Bunda, Hj Gusnawati STr Keb MKM dan Pembina Yayasan Harapan Bunda, H Henry Minit semakin bersemangat untuk terus full membesarkan Akper Mitra Bunda Persada ini. Ini termasuk dengan meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Akper Mitra Bunda Persada dengan mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan. Juga meningkatkan kualitas dan kuantitas isi laboratorium, perpustakaan, fasilitas pendidikan dan lainnya.

BACA JUGA: Henry: Jaga dan Doakan IKMB di HUT ke-21

Keberadaan Akper Mitra Bunda Persada dirasa belum maksimal dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat. Untuk itu, kita bersama tim yang ada, mengajukan peningkatan status dari Akper Mitra Bunda menjadi STIKes Mitra Bunda Persada pada tanggal 9 September 2009 dengan menambah 2 Program Studi (Prodi) baru dan 1 Prodi yang sudah ada yaitu: Diploma Tiga Keperawatan, Diploma Tiga Kebidanan dan Sarjana Keperawatan.

Cukup?

Belum. Seiring perkembangan waktu dan meningkatnya minat masyarakat di Kota Batam terhadap pendidikan tinggi kesehatan, maka STIKes Mitra Bunda Persada pada tahun 2014 menambah 2 prodi baru yaitu Prodi Sarjana Farmasi dan Pendidikan Profesi Ners. Tentu masyarakat bertanya. Kenapa Prodi Farmasi ditambah dalam sistem pendidikan STIKEs Harapan Bunda? Jawabannya karena jumlah penduduk Batam dan Kepri relatif banyak. Batam sekitar 1 jutaan. Sedangkan secara keseluruhan penduduk Kepri berjumlah sekitar 2 jutaan. Penduduknya heterogen dan memiliki profesi yang beragam. Tentu ini ada dinamika kehidupannya. Butuh pelayanan  kesehatan, dan obat-obatan (farmasi, red). Masyarakat di kampung kecil membutuhkan obat. Apalagi kota besar seperti Batam. Obat-obatan perlu dan harus ada. Farmasi atau ilmu yang mempelajari segala seluk-beluk mengenai obat-obatan  harus dimiliki, dikuasai anak-anak di Negeri Bunda Tanah Melayu  ini. Tepatnya di Seraya, lokasi IKMB.

Artinya?

Untuk mendapatkan pendidikan Farmasi dan lainnya, anak-anak, generasi muda di Negeri Bunda Tanah Melayu  ini tidak perlu lagi kuliah di luar Kepri. Lembaga pendidikan kita dekat dan murah bagi anak-anak Batam. Tanpa perlu naik pesawat, tak perlu biaya kamar mahal, tak perlu biaya transportasi mahal. Sebab lembaga pendidikan ini berada ”di depan rumah” mahasiswa.

Ada lagi?

Tentu. Penambahan prodi itu penting. Sebab tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat. Kita sebagai lembaga yang mengolah SDM intelektual di bidang kesehatan sangat berharap, agar alumni lembaga pendidikan kita benar-benar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan.

Pada Tahun 2018 STIKes Mitra Bunda Persada mendirikan Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan. Pada Tahun 2019 mendirikan Prodi Sarjana Gizi.

Bergerak dan berjuang terus?

Ha ha. Insya Allah. Dan tentunya juga disertai doa bersama. Nah terakhir, kita mengajukan lagi perubahan bentuk menjadi perguruan tinggi kesehatan bertaraf institut. Sehingga pada 18 Februari 2020 lalu memperoleh izin perubahan bentuk dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Nomor : 284/M/2020 dari STIKes Mitra Bunda Persada Menjadi Institut Kesehatan Mitra Bunda dengan 8 prodi yang telah terakreditasi dengan peringkat baik sekali  yaitu: Diploma Tiga Keperawatan, Diploma Tiga Kebidanan

Sarjana Keperawatan, Sarjana Kebidanan, Sarjana Farmasi, Sarjana Gizi, Pendidikan Profesi Ners dan Pendidikan Profesi Bidan.

Terbaru, pada 24 Oktober 2022, Institut Kesehatan Mitra Bunda memperoleh izin dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mendirikan Prodi Pendidikan Profesi Apoteker pertama di Batam.

Nampaknya mudah sekali menambah prodi?

Ha ha. Menambah prodi mudah diucap. Tapi relatif rumit dan berat dijalankan. Rumit, karena banyak peryaratan harus dipenuhi. Mulai dari sistem pendidikan, laboratorium, perpustakaan, staf, ketersediaan SDM dosen dan lainnya. Ada kata berat. Berat bila tidak dipenuhi dan dipatuhi apa yang menjadi prasyarat mendirikan satu prodi. Nah di IKMB, kita mengedepankan kekeluargaan, persahabatan dan tentu saja tetap mengedepankan profesionalisme kerja sebagai staf dan dosen. Artinya, kita sekuat tenaga mengerahkan tenaga, pikiran waktu dan tentu saja finansial untuk meningkatkan sistem pendidikan di IKMB. Insya Allah, penambahan prodi menjadi sesuatu yang dibutuhkan di IKMB.

Ada kendala?

Suka duka pasti ada. Namanya juga hidup apalagi dalam dunia pendidikan yang dinamis. Suka bila anak-anak kita, para mahasiswa mendapat nilai tinggi, lulus dan diwisuda. penambahan prodi itu adalah satu bentuk suka yang kita rasakan.

Cara lain membesarkan  IKMB?

Kemitraan. Berkawan. Bersahabat. Dengan siapapun untuk hal yang positif. Kita menjalin kemitraan dengan lembaga swasta dan pemerintah. Pemko Batam, Pemko Tanjungpinang, Pemkap se-Kepri, Pemprov Kepri, Kopertis Wilayah X dan lainnya. Dalam kemitraan tadi kita berkawan dan menjadi sahabat. Melalui kemitraan, persahabatan, dan berkawan, kita memaparkan potensi IKMB. Apa andalah IKMB. Dan kemana nanti para alumni akan bekerja. Sebagian besar argumentasi, dan paparan kita bisa diterima masyarakat.

Total Program Studi (Prodi) di IKMB berapa?

Kita sekarang memiliki sembilan prodi yaitu: Diploma Tiga Keperawatan,  Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Keperawatan, Sarjana Kebidanan, Sarjana Farmasi, Sarjana Gizi, Pendidikan Profesi Ners, Pendidikan Profesi Bidan dan Pendidikan Profesi Apoteker,

Berapa jumlah alumni dan mahasiswa IKMB?

Secara keseluruhan mulai dari Akpes Mitra Bunda, STIKes Mitra Bunda dan IKMB, kita memiliki alumni sekitar 1.000-an orang. Dan mahasiswa aktif sekitar 1.250 orang.

Apakah alumni IKMB langsung bekerja?

Ini perlu kita sampaikan bahwa sebelum wisuda, kita  membekali mahasiswa dengan dunia kerja. Bentuknya seperti pelatihan-pelatihan. Memasukkan mereka, magang, dalam dunia kesehatan seperti apotik, puskesmas, Rumah Sakit (RS) dan lainnya. Tujuannya, agar mahasiswa tadi mengerti dengan dunia kerja. Tidak asing dengan lingkungan kesehatan. Tahu apa yang akan dilakukan, tahu apa yang harus dihindari dalam bekerja. Pelatihan atau magang  ini membuat para mahasiswa jadi terlatih. Sejak dini sebelum terjun ke tengah masyarakat, masuk ke dunia kerja, mereka sudah mengetahui apa yang akan mereka kerjakan nantinya.

Hasilnya?

Sangat bermanfaat. Secara umum. Masa tunggu mahasiswa kita setelah wisuda, paling lambat hanya tiga bulan saja. Setelah itu, mereka langusng bekerja. Bisa dikatakan mereka tidak ada yang menganggur. Karena jujur saja. Tingkat kebutuhan dunia kerja di sektor kesehatan  terhadap tenaga akademisi kesehatan (alumni IKMB, red) cukup tinggi. Ini jelas membuat kita sangat berbahagia. Anak-anak kita, para alumni, bisa diterima dengan baik di tengah klinik ksehatan, apotek, puskesmas, RS dan lainnya.

Bagaimana cara mengenalkan IKMB ke tengah masyarakat?

Kita melakukan promosi secara personal. Mendatangi orang tua calon mahasiswa dan calon mahasiswa. Selain itu, para alumni diberdayakan menjadi sentra promosi, sentra informasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui tentang IKMB, dan tentu pada akhirnya, diharap masyarakat akan masuk di IKMB. Selain itu, ada juga tim promosi dari kampus IKMB. Tim ini turun langsung ke tengah masyarakat. Kita harus jemput bola.

Tak  hanya itu, di pulau-pulau kita juga bergerak. Kita sudah ada marketing-marketing yang mepromosikan IKMB. Mereka itu adalah alumni IKMB sendiri. Di kampus, juga ada tim  marketing khusus. Mereka turun secara priodik ke daerah-daerah, ke kantong-kantong penduduk untuk mensosialisasikan keberadaan dan keunggulan IKMB kepada masyarakat.

Bentuk lainnya?

Kita juga membentuk link-link di jaringan grup IKMB. Ini fungsinya untuk melakukan koordinasi, komunikasi, silaturahmi antar para alumni, para mahasiswa dan bahkan dengan dosen IKMB sendiri. Jadi. Walau sudah diwisuda. Sudah masuk dunia kerja di Indonesia, kita upayakan komunikasi antara mahasiswa, alumni dan dosen tetap terjaga.

Asal daerah mahasiswa?

Para mahasiswa  IKMB ada yang berasal dari berbagai daerah. Dari desa atau kota besar. Mereka yang dari desa, setelah selesai pendidikan langsung pulang. Mengabdi di pulau, atau di daerah masing-masing. Mereka inilah yang kemudian kita berdayakan menjadi marketing-marketing mepromosikan IKMB. Tugas yang saja juga dibderikan kepada alumni dari kota seperti Padang (Sumatera Barat), Jawa, NTT, NTB, Aceh, Palembang, Jambi, Bengkulu, Medan dan lainnya. Mereka senang  ikut membesarkan dan memberi informasi keberadaan IKMB kepada calon mahasiswa dan masyarakat.

Minat masyarakat terhadap IKMB?

Antusia masyarakat memasukkan anaknya ke IKMB cukup tinggi. Penerimaan mahasiswa tiap periode selalu berada di atas prediksi dan ekspektasi kita. Peminat selalu meningkat. Bahkan melebihi kuota yang ada di IKMB. Tapi kita tetap profesional. Mereka yang diterima adalah lulusan teraik yang telah melewati seleksi dari tim penjaringan masuk IKMB.

Ada kemudahan  masuk ke IKMB?

Pasti. Kita berkerja sama dengan pemerintah menerima mahasiswa lewat program beasiswa. Ini kita sebut Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah). Ini adalah program pendidikan tinggi untuk mahasiswa yang tidak mampu. Program dibiayai Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dalam program  ini, Kemenristekdikti mendata siswa-siswi di sekolah-sekolah untuk masuk di kampus-kampus yang mereka minati. Salah satunya adalah IKMB. Kita memberikan perhatian dan kemudahan cukp besar kepada mahasiswa KIP-Kuliah ini.

Ada informasi IKMB akan membuka Fakultas Kedokteran?

Ha ha. Pertanyaan ini no comment dulu lah.

Perhatian untuk masyarakat sekitar?

Alhamdulillah. IKMB yang berada di bawah naungan Yayasan Harapan Bunda yang terdiri dari Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB) Batam, IKMB Batam, Rumah Sakit Agung Jakarta, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Harapan Bunda Batam, Klinik Bunda Baloi Batam, Klinik Asih Batam, Hotel Bunda Batam, dan Masjid Al Amin di Tembesi Batam, Optik Bunda dan berbagai perusahaan internal lainnya tidak  jauh dari masyarakat. Tiap tahun, biasanya saat Ramadan, kita mengundang 1.500-an orang, mulai dari anak yatim piatu, panti asuhan, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah untuk makan bersama. Saat itu kita juga memberikan santunan kepada mereka yang berhak. Untuk Hari Raya Idul Adha, kita menyembelih sekitar 20 sapi dan mendapat 3.500 kupon. Daging itu dibagikan di Padang, Batusangkar, Batam dan Jakarta.

Dukungan pemerintah bagaimana?

Kita sangat berterima kasih. Perhatian, dukungan dan bantuan Wali Kota Batam, Pak HM Rudi SE MM dan Gubernur Pemprov Kepri, H Ansar Ahmad SE MM kepada IKMB sangat tinggi dan besar. Beliau berdua memberikan bantuan menggunakan fasilitas-fasilitas kesehatan dan pendidikan kepada IKMB. Terima kasih juga untuk pasangan Wali Kota Batam dan pasangan Gubernur Kepri sebelumnya. Urusah-urusan kita juga sangat mudah dan dimudahkan. Semua pelayanan kesehatan dn pendidikan untuk IKMB, dibantu dan difasilitasi pemerintah. (***)

Biografi

Nama: Ns Didi Yunaspi MKep

Lahir: Bukitinggi, Sumatera Barat, 20 Juli 1978

Saudara: Anak pertama dari tiga bersaudara

Keluarga

Istri: Roza Erda MKM MM

Anak:Muhammad Ilham Aldira

: Arif Ramdhan Aldira

: Abid Zikri Aldira

Pendidikan    

SDN 02 Tabat Patah, Batusangkar. Lulus 1990.

SMPN Pasir Lawas, Batusangkar. Lulus 1993.

SMAN 1 Payakumbuh. Lulus 1996.

Akper Depkes RI Padang. Lulus Tahun 1999.

S1 Keperawatan, PSIK FK-Unand. Lulus 2004.

Profesi Ners, PSIK FK-Unand. Lulus 2005.

S2 Keperawatan, FKep Unand. Lulus 2015.

Program Doktor, Prodi S3 Kesmas FK-Unand sampai sekarang.

Organisasi

Ketua Bagian Diklat PPNI Kota Batam periode 2015-2021.

Jabatan

Kabid Keperawatan RS Harapan Bunda (RSHB) Batam.

Wakil Rektor III Institut Kesehatan Mitra Bunda (IKMB).

Reporter: Suprizal Tanjung

Polri Telusuri Sumber Api Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

0
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (4/3/2023). (Antara)

batampos – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut pihaknya masih menelusuri sumber api yang menjadi penyebab peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat malam (3/3).

“Kita telusuri sumber apinya dari mana. Secara teknis tim sedang melaksanakan investigasi,” kata Kapolri di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu.

Menurut Listyo, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan tim gabungan untuk menelusuri sumber api. Termasuk, dampak kebakaran yang menyentuh area permukiman.

“Tentunya baik gang, dalam depo, maupun permukiman tentunya kan ada kebakaran. Itu sedang kami dalami,” paparnya.

Dia pun mengungkapkan dugaan kuat penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang sudah ada, namun pihaknya tidak mau buru-buru menyimpulkan dan mengungkapkan ke publik terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Tentunya dugaan sudah ada namun demikian kita tidak bisa terburu-buru menjawab karena juga kita harus kumpulkan semuanya agar bisa membentuk satu kesimpulan agar bisa kita jelaskan,” ujar Listyo.

Hingga Sabtu sore, RS Polri telah menerima 15 kantong jenazah korban kebakaran Depo Pertamina tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan jenazah laki-laki, lima jenazah perempuan dan satu bagian tubuh.

Tim Disaster Victim dan Idenfication (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang berdasarkan sidik jari. “Dari enam sidik jari diproses oleh tim Inafis dan tim DVI RS Bhayangkara, dua teridentifikasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Dalam mengidentifikasi jenazah korban kebakaran, tim DVI menggunakan tiga metode yakni menggunakan melalui DNA, gigi, dan sidik jari. Kedua jenazah yang telah teridentifikasi di antaranya Fahrul Hidayatulah (28) dan Muhammad Bukhori (41), keduanya merupakan warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. (*)

Reporter: JP Group

Ternyata dengan CERDIK dan PATUH Bisa Turunkan Obesitas

0

batampos – Untuk menurunkan angka obesitas pada anak maupun dewasa perlu digalakkan Gerakan lawan obesitas dengan CERDIK dan PATUH.

“Gerakan lawan obesitas bisa dilakukan dengan CERDIK yaitu Cek Kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Dan jika sudah terkena obesitas masyarakat diharapkan melakukan gerakan PATUH yaitu Periksa Kesehatan secara rutin, Atasi penyakit dengan pengobatan tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan aktifitas fisik dengan aman, dan Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya,” ucap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI Dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes dalam diskusi mengenai obesitas di Jakarta, Rabu (1/3).

Ia juga mengatakan untuk deteksi dini obesitas dan disarankan dilakukan setiap enam bulan sekali baik untuk cek tekanan darah, ukur tinggi dan berat badan, cek lingkar perut, cek leher Rahim dan payudara untuk Wanita serta cek pendengaran dan penglihatan.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, ia menyebut sebanyak 1 dari 5 anak berusia 5-12 tahun, dan 1 dari 7 remaja berusia 13-18 tahun di Indonesia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

“Kalau kita lihat kelompok umur 0-4 tahun tertinggi 6,24 persen, pada umur 19-55 itu juga tinggi berkisar 13,5 persen. Lebih dari 55 tahun 13,7 persen. Pada usia 3 tahun ke atas sebanyak 8,51 persen mengonsumsi minuman makanan manis kurang dari 3 kali per bulan, 30,22 persen mengkonsumsi manis 1-6 kali per minggu. Justru yang paling mengkhawatirkan 61,27 persen mengonsumsi minuman manis lebih dari 1 kali per hari,” ucapnya.

Berdasarkan data tersebut tercatat angkanya terus meningkat. Jika dibiarkan, ada kecenderungan menyebabkan masalah lainnya yaitu anak-anak bisa terkena penyakit tidak menular empat kali lebih tinggi dibanding anak yang tidak obesitas, dan berisiko juga mengalami sindrom metabolik.

“Prevalensi sindrom metabolik (SM) di Indonesia sebesar 23,34 persen, lebih tinggi pada laki-laki sebesar 26,2 persen dibandingkan pada perempuan sebesar 21,4 persen dan diprediksi menyebabkan kenaikan dua kali lipat risiko terjadinya penyakit jantung dan lima kali lipat pada penyakit diabetes melitus tipe 2,” ucapnya.

Penuntasan obesitas di Indonesia sudah masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dimana obesitas harus diturunkan pravelansinya. Beberapa upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan gerakan masyarakat hidup sehat, menerapkan isi piringku, melakukan gerakan lawan obesitas.

BACA JUGA:Ini Tips Diet yang Sehat Bagi Penderita Obesitas

Selain itu Kemenkes bersama kementerian Keuangan juga sedang melakukan upaya untuk mengenakan cukai pada panganan yang mengandung pemanis agar industri pangan bisa menurunkan kadar gula pada makanannya.

Kemenkes juga sedang menyiapkan sarana prasarana untuk deteksi dini pengukuran tinggi badan dan berat badan, pengecekkan gula darah dan tekanan darah hingga skrining kanker secara gratis yang bisa dilakukan di puskesmas.

“Target kita secara global harus menurunkan prevalensi tekanan darah, penurunan pengurangan aktivitas fisik harus di bawah 40 persen dan tidak terjadi peningkatan diabetes atau orang obesitas,” ucap Eva.

Pemerintah juga menargetkan dalam pembangunan berkelanjutan atau SDGs ada penurunan 25 persen kematian akibat penyakit tidak menular seperti jantung, kanker, diabetes dan penyakit paru kronik di 2025 dan prevalensi obesitas penduduk usia di bawah 18 tahun tahun 2024 turun 21,8 persen.

“Untuk itu pemerintah menyerukan agar semua pihak, termasuk para guru, orang tua dan pelaku sektor swasta, memprioritaskan asupan nutrisi seimbang pada anak, serta mendorong aktivitas fisik untuk mencegah dan menghentikan rantai obesitas sedini mungkin. Berbagai upaya juga sudah dilakukan pemerintah mulai dari menerbitkan Permenkes tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak Serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji serta melakukan edukasi terkait aturan tersebut,” jelas Dr. Eva. (*)

sumber: antara