Senin, 27 April 2026
Beranda blog Halaman 610

Habib Rizieq Nilai Menteri Sampaikan Laporan Tak Jujur ke Presiden soal Bencana Sumatra

0
Habib Rizieq Shihab. F. Jawa Pos.

batampos – Habib Rizieq Shihab menilai adanya dugaan laporan tidak jujur yang disampaikan sejumlah menteri kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kondisi penanganan bencana di Sumatra. Menurutnya, informasi yang tidak sesuai fakta di lapangan berpotensi menyesatkan pengambilan keputusan pemerintah.

Habib Rizieq menegaskan, persoalan utama bukan pada penetapan status bencana nasional, melainkan pada kejujuran pejabat negara dalam menyampaikan kondisi sebenarnya kepada Presiden.

“Tidak jadi bencana nasional itu tidak masalah, asal pemerintah betul-betul sanggup dan jujur bekerja ke bawah,” kata Habib Rizieq dalam ceramahnya, dikutip Jumat (26/12).

Ia menyebut ada laporan yang dinilainya tidak sesuai fakta, salah satunya terkait pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana.

“Dilaporkan ke Presiden listrik sudah nyala, ternyata di lapangan belum nyala,” ujarnya.

Habib Rizieq juga menyinggung laporan mengenai penanganan korban meninggal dunia yang disebut telah selesai. Ia menduga laporan tersebut membuat Presiden beranggapan kondisi bencana sudah sepenuhnya tertangani.

“Dilapor semua korban sudah diurus, sudah dikuburkan, tidak ada mayat lagi. Presiden percaya, lalu dianggap sudah selesai,” katanya.

Padahal, menurut Habib Rizieq, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak korban yang belum ditemukan hingga saat ini.

“Masih banyak mayat yang belum ditemukan, saudara,” tegasnya.

Ia juga mengungkap informasi mengenai masih adanya desa-desa yang tertimbun material bencana. Kondisi tersebut, kata dia, memperlihatkan bahwa dampak bencana belum sepenuhnya tertangani.

“Ada desa-desa yang masih tertimbun. Itu berapa kepala keluarga? Berapa warga yang terdampak?” ujarnya.

Lebih lanjut, Habib Rizieq menilai pemerintah tidak perlu menutup-nutupi kondisi bencana. Ia menyebut penetapan status bencana nasional bukan sesuatu yang memalukan, termasuk jika harus menerima bantuan dari luar negeri.

“Bencana nasional itu tidak perlu malu. Yang memalukan itu kalau laporan tidak jujur. Utang triliunan tidak malu, tapi menerima bantuan malah malu,” pungkasnya. (*)

Artikel Habib Rizieq Nilai Menteri Sampaikan Laporan Tak Jujur ke Presiden soal Bencana Sumatra pertama kali tampil pada News.

Penumpang di Pelabuhan Bulang Linggi Bintan Tembus 1.093 Orang saat Libur Natal

0
Penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Jumat (26/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Arus penumpang di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal 2025. Pada Kamis (25/12), tercatat sebanyak 1.093 penumpang tiba melalui pelabuhan tersebut.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode Natal tahun sebelumnya yang hanya sekitar 746 penumpang. Lonjakan ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan momen libur Natal untuk bepergian.

Kepala Kantor UPP Kelas I Tanjunguban, Hotman Tua CH Pangaribuan, melalui Kepala Pos Kerja Pelabuhan Bulang Linggi, Rahmat, mengatakan peningkatan penumpang mencapai sekitar 22 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

“Peningkatan paling signifikan terjadi pada 25 Desember,” ujar Rahmat saat ditemui di Pos Pelabuhan Bulang Linggi, Jumat (26/12).

Tak hanya penumpang datang, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Bulang Linggi pada Kamis (25/12) juga meningkat. Tercatat sebanyak 1.094 penumpang berangkat, naik dari 664 penumpang pada periode Natal tahun sebelumnya.

Sementara itu, sebelum Hari Natal, arus penumpang juga menunjukkan tren kenaikan meski tidak terlalu besar. Pada Rabu (24/12), jumlah penumpang tiba tercatat 858 orang, meningkat dari 812 orang pada periode yang sama tahun lalu. Penumpang berangkat pada hari tersebut mencapai 915 orang, naik dari 808 orang.

Pada Selasa (23/12), jumlah penumpang tiba mencapai 846 orang, meningkat dibandingkan 784 orang tahun sebelumnya. Sedangkan pada Senin (22/12), tercatat 856 penumpang tiba, naik dari 825 orang pada periode yang sama tahun lalu.

Rahmat menjelaskan, lonjakan arus penumpang tersebut didominasi oleh masyarakat yang memanfaatkan libur Natal untuk berwisata, termasuk rombongan wisatawan mancanegara.

“Cukup banyak rombongan wisatawan dari Malaysia yang datang untuk liburan,” katanya.

Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, pihaknya memprediksi arus penumpang masih berpotensi meningkat, terutama pada 1 Januari 2026.

Dari sisi keselamatan, Rahmat memastikan seluruh kapal yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelaikan dan kelengkapan alat keselamatan pelayaran sebelum masa libur Natal.

“Ketersediaan armada mencukupi. Kapal diberangkatkan segera saat penumpang penuh, tanpa melebihi kapasitas. Bahkan speedboat bisa berangkat setiap 10 menit,” jelasnya.

Ia pun mengimbau para penumpang untuk tidak memaksakan diri naik kapal apabila kapasitas sudah terpenuhi demi menjaga keselamatan selama pelayaran. (*)

Artikel Penumpang di Pelabuhan Bulang Linggi Bintan Tembus 1.093 Orang saat Libur Natal pertama kali tampil pada Kepri.

Pesepak Bola Burundi Meninggal di Lapangan, Diduga Telan Jimat

0
Pemain Liga Divisi Dua Burundi, Igiraneza Aime Gueric kolaps di tengah lapangan. F. via Sinar Harian.

batampos – Dunia sepak bola Burundi dikejutkan oleh insiden tragis. Seorang pemain Liga Divisi Dua Burundi, Igiraneza Aime Gueric, meninggal dunia secara mendadak setelah rebah saat pertandingan tengah berlangsung.

Gueric yang berposisi sebagai gelandang dan membela klub Les Guêpiers du Lac tiba-tiba terjatuh ketika timnya menghadapi LLB Amasipiri Never Give Up di Pusat Teknikal Nasional Ngaraga, Sabtu lalu.

Tim medis yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama di atas lapangan sebelum membawa korban ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan. Namun, nyawa Gueric tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia tak lama kemudian.

Federasi Sepak Bola Burundi (FFB) melalui pernyataan resmi mengonfirmasi peristiwa tersebut serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan klub yang dibelanya. Meski demikian, FFB belum mengungkapkan penyebab pasti kematian sang pemain.

Mengutip laporan Daily Sports, sejumlah penonton yang menyaksikan laga tersebut mengaitkan kematian Gueric dengan dugaan ritual mistik yang disebut-sebut dilakukan saat pertandingan berlangsung.

Pemain itu diduga meletakkan koin di bawah lidah yang dipercaya sebagai jimat untuk memperoleh keunggulan dalam permainan. Namun, koin tersebut disebut tertelan secara tidak sengaja, menyebabkan korban sesak napas hingga akhirnya kolaps dan meninggal dunia.

Laporan RMC Sport menyebutkan, ini bukan kali pertama Gueric dikaitkan dengan isu penggunaan praktik mistik. Ia sebelumnya sempat menghadapi tuduhan serupa, namun selalu membantahnya.

Hingga kini, belum ada laporan autopsi resmi terkait penyebab kematian Gueric. Informasi yang beredar masih bersumber dari keterangan saksi mata dan penonton di stadion.

Tragedi ini memicu desakan dari berbagai pihak di Burundi agar para pesepak bola diberi edukasi mengenai bahaya penggunaan praktik spiritual atau mistik demi mengejar kemenangan.

Federasi sepak bola setempat juga dilaporkan telah melarang penggunaan ‘gris-gris’ (jimat) di lingkungan pertandingan karena dinilai berisiko membahayakan keselamatan pemain. (*)

Artikel Pesepak Bola Burundi Meninggal di Lapangan, Diduga Telan Jimat pertama kali tampil pada Olahraga.

Gurun Pasir Busung Bintan Jadi Favorit Wisatawan Saat Libur Natal

0
Wisatawan berlibur di objek wisata Gurun Pasir Desa Busung di Bintan, Jumat (26/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Objek wisata Gurun Pasir Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, dipadati wisatawan selama libur Natal 2025. Ribuan pelancong lokal maupun mancanegara tercatat mengunjungi destinasi unik tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Petugas objek wisata Gurun Pasir Desa Busung, Jardaif, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan sejak Senin (22/12) hingga Kamis (25/12) mencapai 3.701 orang. Dari jumlah itu, 1.719 wisatawan lokal dan 1.982 wisatawan mancanegara.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode 15–21 Desember 2025, di mana kunjungan tercatat sebanyak 3.559 orang dalam tujuh hari, terdiri dari 1.262 wisatawan lokal dan 2.297 wisatawan mancanegara.

“Wisatawan mancanegara yang datang rata-rata berasal dari Malaysia dan Singapura, sementara wisatawan lokal didominasi dari Batam, Tanjungpinang, dan daerah lainnya,” ujar Jardaif.

Ia menjelaskan, Gurun Pasir Desa Busung memiliki daya tarik alam yang unik berupa danau dan gundukan pasir yang membentang menyerupai lanskap gurun. Keunikan tersebut menjadi magnet utama bagi wisatawan.

Selain menikmati panorama alam, pengunjung juga dapat mencoba berbagai atraksi yang disediakan masyarakat setempat, seperti wisata berkuda, berfoto bersama burung, hingga wisata ATV.

“Namun atraksi yang paling diminati wisatawan adalah wisata swafoto. Hampir semua pengunjung menjadikan spot gurun pasir sebagai lokasi foto favorit,” katanya.

Dalam menyambut pergantian tahun, pengelola bersama masyarakat desa menyiapkan sejumlah kegiatan menarik mulai 29 Desember 2025. Agenda tersebut meliputi bazar UMKM hingga acara puncak pada 31 Desember 2025.

Pada malam pergantian tahun, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan seni budaya lokal, seperti Makyong, joget dangkung, permainan gasing, dan pencak silat.

“Kita ingin menampilkan seni budaya khas desa, karena Busung merupakan desa wisata,” jelas Jardaif.

Tak hanya itu, rangkaian acara akan dilanjutkan dengan pesta gonggong pada 1 Januari 2026, sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan hingga lebih dari 8.000 orang, melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Tahun 2024 lalu kunjungan mencapai sekitar 7.000 orang. Tahun ini kita optimistis bisa lebih,” pungkasnya. (*)

Artikel Gurun Pasir Busung Bintan Jadi Favorit Wisatawan Saat Libur Natal pertama kali tampil pada Kepri.

Sekolah di Batam Terima Smart TV hingga Laptop

0
Guru dan siswa menggunakan smart TV interaktif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah Kota Batam.
Sekolah-sekolah di Kota Batam mulai menggunakan smart TV interaktif dan laptop bantuan Kemendikdasmen dalam program digitalisasi pembelajaran 2025, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto memperkuat kualitas pendidikan nasional. F. kemendikdasmen

batampos – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan sebanyak 288.865 sekolah di seluruh Indonesia siap melaksanakan digitalisasi pembelajaran pada tahun 2025.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi digital di seluruh daerah.

Kemendikdasmen tidak hanya menyalurkan perangkat, tetapi juga memastikan media pembelajaran digital yang dikirimkan telah terpasang konten pembelajaran sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam proses belajar mengajar.

Di Kota Batam, program digitalisasi pembelajaran mulai direalisasikan melalui penyaluran berbagai perangkat penunjang. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Kota Batam, Yusal, mengatakan, program ini mencakup penyaluran Interactive Flat Panel (IFP) atau Smart TV, laptop, serta media penyimpanan konten pembelajaran berupa external hard disk (HDD).

“Digitalisasi pembelajaran ini tidak hanya sebatas pemasangan smart TV. Perangkat yang disalurkan sudah terintegrasi, mulai dari TV interaktif, laptop, hingga media penyimpanan konten pembelajaran,” ujar Yusal, Jumat (26/12).

Ia menjelaskan, penyaluran perangkat ke sekolah-sekolah di Batam dilakukan secara bertahap. Setiap sekolah penerima mendapatkan satu unit TV interaktif lengkap dengan laptop dan HDD.

“Beberapa waktu lalu smart TV sudah disalurkan. Selanjutnya, sejumlah sekolah juga menerima laptop. Penyaluran ini mencakup semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA,” jelasnya.

Selain distribusi perangkat, Kemendikdasmen juga menyiapkan bimbingan teknis (bimtek) bagi guru dan sekolah penerima. Pelatihan ini bertujuan agar tenaga pendidik mampu mengoptimalkan fitur digital yang tersedia sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan interaktif.

“Sasaran program ini bukan hanya menyalurkan perangkat, tetapi memastikan sekolah mampu memanfaatkannya secara maksimal. Dari guru di kota besar hingga sekolah di pelosok, semuanya harus mampu menjalankan kelas digital secara efektif,” katanya. (*)

Artikel Sekolah di Batam Terima Smart TV hingga Laptop pertama kali tampil pada Metropolis.

FDA Tarik Udang Indonesia dari Pasar AS karena Dugaan Paparan Cesium-137

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) kembali menarik produk udang beku asal Indonesia dari peredaran di Amerika Serikat. Penarikan dilakukan setelah adanya kekhawatiran kemungkinan paparan zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).

FDA mengumumkan sekitar 83.000 kantong udang mentah beku impor dari Indonesia ditarik dari pasar. Produk tersebut diduga telah diproses, dikemas, atau disimpan dalam kondisi yang memungkinkan terpapar Cs-137 sebelum dipasarkan.

Udang beku tersebut dijual dengan merek Market 32 dan Waterfront Bistro, serta didistribusikan oleh Direct Source Seafood LLC yang berbasis di Bellevue, Washington.

Cesium-137 merupakan isotop radioaktif buatan manusia yang menjadi perhatian dalam pengujian keamanan pangan karena berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jika terjadi paparan dalam jangka panjang.

FDA menegaskan hingga saat ini belum ada produk yang terkonfirmasi positif mengandung Cs-137. Penarikan dilakukan sebagai langkah pencegahan guna melindungi konsumen dari potensi risiko.

Penarikan mencakup produk dengan berbagai tanggal best by hingga April 2027, yang dijual sejak akhir Juni hingga Juli 2025. Produk tersebut dilaporkan beredar di sekitar 17 negara bagian AS, termasuk Illinois, Colorado, Nevada, Connecticut, dan New York.

“Konsumen yang telah membeli produk udang terdampak tidak boleh mengonsumsinya. Konsumen diminta mengembalikan produk ke tempat pembelian atau membuangnya untuk mendapatkan pengembalian dana penuh,” ujar FDA dalam pernyataannya, dikutip dari SeafoodSource, Jumat (26/12).

Penarikan ini dilakukan di tengah penyelidikan lanjutan oleh FDA bersama otoritas terkait di Amerika Serikat. Investigasi bertujuan mengetahui bagaimana potensi paparan Cs-137 dapat terjadi dalam rantai distribusi sebelum produk sampai ke konsumen.

Pemerintah AS juga melaporkan adanya temuan awal kontaminasi pada sejumlah kontainer pengiriman, yang diidentifikasi oleh Customs and Border Protection (CBP) sebagai bagian dari penyelidikan yang telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.

Otoritas kesehatan menekankan bahwa langkah ini bersifat preventif. Tidak ditemukan bukti bahwa produk beredar dengan kadar Cs-137 yang dapat menyebabkan dampak kesehatan akut.

“Paparan Cs-137 dalam jumlah rendah, terutama jika terjadi berulang dalam jangka panjang, berpotensi meningkatkan risiko kesehatan seperti kerusakan DNA hingga kanker,” ujar otoritas kesehatan, dikutip dari Meigs County Health Department.

Kasus penarikan ini turut berdampak pada ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat, yang dilaporkan mengalami penurunan volume hingga 59 persen secara tahunan. (*)

Artikel FDA Tarik Udang Indonesia dari Pasar AS karena Dugaan Paparan Cesium-137 pertama kali tampil pada News.

Libur Natal, Arus Penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang Tembus 60 Ribu

0
Ratusan penumpang tiba di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Jumat (26/12). F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos – Arus penyeberangan laut di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang mengalami lonjakan signifikan selama periode libur Natal 2025.

Aktivitas keluar masuk penumpang terpantau meningkat sejak pertengahan Desember hingga pasca Hari Raya Natal, 25 Desember 2025.

Berdasarkan data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, total pergerakan penumpang selama periode 18–25 Desember 2025 mencapai 60.325 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 29.149 penumpang tercatat tiba di Tanjungpinang, sementara 31.176 penumpang lainnya meninggalkan Tanjungpinang melalui jalur laut.

Tak hanya penumpang, intensitas pergerakan kapal juga meningkat. Selama periode tersebut, tercatat 227 kapal sandar di Pelabuhan SBP dan 232 kapal bertolak menuju berbagai daerah tujuan.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Tanjungpinang, Abdur Rachman, mengatakan puncak arus penumpang terjadi pada Rabu, 25 Desember 2025.

“Pada 25 Desember, jumlah keberangkatan paling tinggi. Total kapal yang beroperasi mencapai 31 unit, lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya,” ujar Abdur Rachman, Jumat (26/12).

Ia menjelaskan, mayoritas penumpang didominasi oleh rute domestik, khususnya perjalanan dari dan menuju Pelabuhan Batam. Sementara untuk rute internasional, jumlah penumpang masih relatif rendah dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Dalam mengantisipasi peningkatan arus penumpang, KSOP memastikan armada kapal berkapasitas besar tetap dioperasikan secara maksimal, termasuk kapal dengan daya angkut sekitar 480 penumpang pada rute Batam–Tanjungpinang.

“Seluruh armada beroperasi optimal selama periode arus Natal, sehingga kebutuhan angkutan penumpang dapat terpenuhi,” jelasnya.

Dari sisi pelayanan, KSOP memastikan kondisi pelabuhan tetap terkendali. Tidak terjadi penumpukan penumpang, dan area ruang tunggu dilaporkan dalam kondisi kondusif tanpa kepadatan berlebih.

Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, KSOP memprediksi arus penumpang masih berpotensi meningkat, terutama pada 29 Desember 2025.

Selain itu, kondisi cuaca perairan hingga saat ini terpantau relatif aman, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter.

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca. Secara umum, operasional pelabuhan berjalan lancar dan perairan masih aman,” pungkas Abdur Rachman. (*)

Artikel Libur Natal, Arus Penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang Tembus 60 Ribu pertama kali tampil pada Kepri.

Fenomena Langka, Salju Selimuti Gurun Arab Saudi Setelah Puluhan Tahun

0
Fenomena langka salju menyelimuti gurun di Arab Saudi. F. x.com/WorldTimesWT.

batampos – Fenomena cuaca langka terjadi di Arab Saudi. Sejumlah wilayah gurun di negara tersebut dilaporkan diselimuti salju dalam beberapa hari terakhir pada Desember 2025, peristiwa yang disebut jarang terjadi dalam puluhan tahun.

Turunnya salju dipicu masuknya gelombang udara dingin kuat dari wilayah utara. Daerah Tabuk, termasuk pegunungan Jabal Al-Lawz, serta dataran tinggi Trojena, tercatat tertutup salju cukup tebal.

Salju mengendap di ketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut, dengan suhu permukaan dilaporkan mencapai minus 4 derajat Celsius. Fenomena ini dinilai tidak lazim mengingat wilayah tersebut dikenal beriklim panas dan kering.

Selain Tabuk, wilayah Hail, kawasan dataran tinggi di utara, hingga area sekitar Riyadh dan Al-Majmaah juga dilaporkan mengalami hujan es dan salju tipis akibat penurunan suhu ekstrem.

Sebelumnya, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NMC) telah mengeluarkan peringatan cuaca pada Minggu (14/12), terkait masuknya gelombang dingin pertama musim dingin yang diperkirakan berdampak ke sebagian besar wilayah negara tersebut.

Fenomena ini terjadi ketika massa udara dingin bergerak dari arah utara dan bertemu dengan sistem cuaca aktif yang membawa kelembapan. Akibatnya, suhu turun di bawah titik beku dan curah hujan berubah menjadi salju, bahkan di ketinggian yang lebih rendah dari biasanya.

Pemandangan salju di hamparan gurun pasir ini langsung menjadi perhatian global. Sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan lanskap gurun berubah menjadi putih.

Warga setempat dan wisatawan tampak memanfaatkan momen langka tersebut untuk berfoto, piknik, hingga menikmati suasana musim dingin yang tidak biasa. Peristiwa ini disebut sebagai salah satu kejadian salju terlangka di Arab Saudi dalam tiga dekade terakhir.

Otoritas setempat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem serta mematuhi peringatan keselamatan yang telah dikeluarkan. (*)

Artikel Fenomena Langka, Salju Selimuti Gurun Arab Saudi Setelah Puluhan Tahun pertama kali tampil pada News.

Diduga Korban TPPO, Keluarga Dua Warga Natuna Diminta Tebusan Rp120 Juta

0
Ilustrasi. F. Istimewa.

batampos – Dua warga Kabupaten Natuna berinisial DS (33) dan DA (26) diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah terjebak tawaran kerja ke luar negeri dan akhirnya dibawa ke Kamboja.

Keduanya diketahui merupakan kakak beradik yang pada tahun 2023 menerima tawaran pekerjaan di Malaysia dengan iming-iming gaji tinggi dan pekerjaan layak. Namun, tawaran tersebut berujung pada dugaan eksploitasi tenaga kerja lintas negara.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Natuna, Muhajirin, mengatakan keberangkatan DS dan DA dilakukan tanpa sepengetahuan orang tua mereka dan sejak awal sudah bermasalah secara administrasi.

“Mereka berangkat menggunakan paspor pelancong, bukan paspor kerja, sehingga sejak awal sudah bermasalah secara hukum,” ujar Muhajirin, Jumat (26/12).

Keberangkatan DS dan DA ke Malaysia difasilitasi oleh seorang pria berinisial YG yang diduga berperan sebagai perekrut. Namun setibanya di Malaysia, keduanya tidak ditempatkan bekerja sesuai janji, melainkan langsung dibawa ke Kamboja.

Di Kamboja, DS dan DA diduga diperdagangkan antarperusahaan yang bergerak di bidang judi online. Keduanya disebut beberapa kali dipindahtangankan tanpa kejelasan status hukum maupun kontrak kerja resmi.

Selama sekitar 10 bulan, DS dan DA dipekerjakan di bagian dapur dengan gaji sekitar Rp7 juta per bulan. Setelah itu, mereka dipindahkan ke perusahaan lain dengan sistem upah berbeda. DS menerima sekitar Rp9 juta per bulan, sementara DA hanya memperoleh sekitar Rp4 juta.

Tidak lama berselang, keduanya dipaksa menandatangani kontrak baru sebagai operator judi online. Namun, mereka hanya bertahan sekitar dua bulan sebelum kembali dipindahkan ke perusahaan lain.

Dalam komunikasi dengan keluarga, kedua korban mengaku mengalami tekanan berat, baik secara fisik maupun mental.

“Kalau tidak mencapai target mendatangkan pemain judi, mereka dihukum. Dipaksa berdiri berjam-jam sambil mengangkat galon air sampai kaki bengkak,” ungkap Muhajirin.

Kondisi keamanan di sekitar lokasi kerja mereka juga dilaporkan tidak kondusif. Bahkan, sempat terjadi insiden penembakan di area tersebut yang melibatkan aparat bersenjata setempat.

“Lokasinya jauh dari kota, katanya di kawasan hutan. Keluarga sangat khawatir dengan keselamatan mereka,” kata Muhajirin menirukan keluhan orang tua korban.

Lebih memprihatinkan, keluarga DS dan DA mengaku diminta uang tebusan sebesar Rp120 juta oleh pihak tertentu agar kedua korban dapat dipulangkan ke Indonesia. Hingga kini, keluarga berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk menyelamatkan dan memulangkan korban. (*)

Artikel Diduga Korban TPPO, Keluarga Dua Warga Natuna Diminta Tebusan Rp120 Juta pertama kali tampil pada Kepri.

Libur Sekolah, Layanan SPPG Kepri Tetap Berjalan untuk Ibu Hamil dan PAUD

0
Relawan SPPG Permaisuri menyiapkan makanan di dapur SPPG yang berlokasi di Jalan Permaisuri, Bintan Utara. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Meski memasuki masa libur sekolah tahun 2025, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepulauan Riau tetap beroperasi. Selama libur berlangsung, pelayanan tidak lagi difokuskan ke sekolah, melainkan dialihkan ke kelompok sasaran lainnya.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan aktivitas SPPG tetap berjalan guna memastikan layanan pemenuhan gizi masyarakat tidak terhenti.

“Pelayanan tetap dilanjutkan. Kegiatan untuk ibu hamil dan PAUD masih berjalan selama masa libur sekolah,” ujar Nyanyang, Rabu (24/12).

Nyanyang menjelaskan, selama kegiatan belajar mengajar diliburkan, program SPPG difokuskan pada ibu hamil serta anak-anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dengan menyesuaikan kebutuhan di masing-masing daerah.

Sementara itu, terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Nyanyang menyebut penyaluran makanan bergizi dilakukan secara situasional, tergantung adanya permintaan dari pihak sekolah.

“Kalau untuk sekolah, itu tergantung permintaan,” jelasnya.

Menurut Nyanyang, distribusi makanan bergizi hanya dilakukan apabila terdapat aktivitas resmi atau kegiatan tertentu di lingkungan sekolah maupun lembaga terkait. Jika tidak ada kegiatan, maka penyaluran MBG tidak dilaksanakan.

“Jika tidak ada permintaan, tentu tidak dikirim. Namun bila sekolah masih memiliki kegiatan, program MBG tetap bisa dilaksanakan di daerah masing-masing,” pungkasnya. (*)

Artikel Libur Sekolah, Layanan SPPG Kepri Tetap Berjalan untuk Ibu Hamil dan PAUD pertama kali tampil pada Kepri.