batampos – PT Air Batam Hilir (ABHi) mengumumkan rencana pekerjaan terencana berupa pemasangan flow meter berdiameter 600 milimeter di kawasan depan Rusun Muka Kuning. Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan suplai air bagi pelanggan di wilayah tersebut.
Pemasangan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, mulai pukul 21.00 hingga 01.00 WIB. Selama proses berlangsung, suplai air minum dipastikan mengalami gangguan.
“Selama pekerjaan ini, akan berdampak pada gangguan pelayanan suplai air minum berupa air kecil dan air terhenti untuk sementara waktu,” demikian keterangan ABHi.
Sejumlah area diperkirakan mengalami dampak, meliputi Rusun Top 100, Geisya, Panaran, Gosyen Park, Yonif 136, Harris Barelang, Saguba, Griya Permai, Sagulung Asri, Kavling Mandiri, Perumnas, Kavling Bahagia, PJB, Fanindo, Tunas, Sei Lekop, TPI, Fantasy, Marina, Parama, Benih Raya, Holiday Inn, Harris Marina, serta Pertamanan dan sekitarnya.
ABHi mengimbau pelanggan mengantisipasi gangguan tersebut dengan menampung air untuk kebutuhan harian selama pekerjaan berlangsung.
Perusahaan juga menyiagakan mobil tangki air minum bagi pelanggan yang mengalami gangguan suplai hingga 1×24 jam. Penyaluran bantuan air ini dapat dikoordinasikan melalui ketua RT, RW, atau kelurahan setempat, kemudian disampaikan melalui layanan resmi pelanggan Air Batam Hilir:
Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) di Bengkong, Batu Aji, dan HO Batam Centre
Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat menghadiri doa kebangsaan untuk para korban bencana alam Sumatera di Alun-Alun Engku Putri Batam Center, Selasa (2/12) malam.
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Forkopimda menggelar doa kebangsaan untuk para korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Acara itu berlangsung di Alun-Alun Engku Putri Batam Center, Selasa (2/12) malam.
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai bentuk solidaritas masyarakat Batam terhadap para korban bencana di tiga provinsi tersebut. Rencana awal kegiatan ini dipersiapkan untuk sekitar seribu orang. Namun, kondisi cuaca membuat panitia harus melakukan pembatasan.
“Kami sepakat untuk mengadakan doa bersama dari Batam untuk sahabat-sahabat kita di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Banyak yang ingin hadir, tetapi karena cuaca kami akhirnya membatasi,” katanya.
Dia menyampaikan tiga poin utama yang ingin dibawa Pemko Batam melalui kegiatan doa kebangsaan tersebut. Pertama, sebagai bentuk empati dan solidaritas nyata dari warga Batam kepada daerah-daerah yang sedang dilanda musibah.
Kedua, pemerintah menginformasikan bahwa Pemko Batam telah menyetujui pencairan dana bantuan tidak terduga sebesar Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi terdampak, masing-masing Rp2,5 miliar.
Ketiga, Amsakar mengimbau warga Batam yang ingin menyalurkan bantuan secara mandiri agar melakukannya melalui satu pintu, yakni Dinas Sosial (Dinsos) Batam.
“Silakan warga berinisiatif membantu, tapi semuanya harus terkelola melalui Dinsos agar tertib. Selain doa, malam ini juga memastikan mekanisme bantuan jelas,” ujarnya.
Amsakar turut menyampaikan, bahwa selain bantuan dari Pemko, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batam juga mengumpulkan dana untuk disalurkan ke daerah terdampak bencana. Persyaratan administrasi untuk penyaluran bantuan tersebut pun telah ia tandatangani.
Menurutnya, penanganan bantuan ini dibahas secara serius bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Ia berharap, seluruh ikhtiar yang dilakukan malam itu dapat memberi manfaat nyata bagi para korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Dan mudah-mudahan doa ini sampai ke sana, sampai ke langit. Semoga musibah segera selesai,” ujarnya.(*)
Penampakan buronan interpol bernama Dewi Astutik saat ditangkap BNN di Kamboja. (Istimewa)
batampos – Gembong narkoba Dewi Astutik baru saja ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kamboja pada Senin (1/12).
Jauh sebelum penangkapan tersebut, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto sudah menyusun langkah taktis dan strategis untuk memburu dan menangkap perempuan asal Ponorogo, Jatim, yang menjadi buronan interpol tersebut.
Dalam konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (2/12), Komjen Suyudi menyampaikan bahwa penangkapan Dewi Astutik bermula dari laporan dan informasi yang diterima pada 17 November 2025.
Saat itu, BNN mendapatkan informasi intelijen mengenai keberadaan perempuan bernama lain Kak Jinda alias Dinda alias PA tersebut.
”BNN menerima informasi intelijen mengenai keberadaan target di wilayah Phnom Penh, Kamboja,” kata dia. Atas informasi tersebut, Suyudi langsung membentuk tim untuk berangkat ke Kamboja pada 25 November 2025.
Setelah tiba di Kamboja, pada 30 November 2025, tim itu langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat.
Termasuk KBRI Phnom Penh, BAIS TNI, dan perwakilan Polri di negara tersebut. Hasilnya tidak percuma, selang sehari buronan tersebut langsung ditangkap.
”Pada Senin tanggal 1 Desember 2025, sekira pukul 13.39 waktu setempat di area lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja, target terdeteksi berada dalam kendaraan Toyota Prius berwarna putih dan langsung dilakukan upaya penangkapan oleh tim gabungan,” jelasnya.
Mantan kapolda Banten itu menyampaikan bahwa saat penangkapan berlangsung, Dewi Astutik tidak sendirian. Dia tengah bersama seorang laki-laki.
Tim gabungan yang menyergap Dewi Astutik langsung melakukan verifikasi dan klarifikasi, termasuk pemeriksaan fisik dan memastikan bahwa orang yang disergap adalah Dewi Astutik.
”Keberhasilan ini tentunya menegaskan komitmen BNN dalam mengejar pelaku kejahatan narkotika hingga ke luar negeri melalui sinergitas yang kuat antar lembaga negara maupun kepolisian negara sahabat,” imbuhnya.
Dewi Astutik bukan pemain biasa dalam jejaring peredaran narkoba. Bersama gembong lain bernama Fredy Pratama yang kini juga buron, Dewi Astutik adalah pemain utama yang mendominasi kawasan Golden Triangle.
Dia mengendalikan rekruter jaringan peredaran narkoba di kawasan Asia-Afrika. Tidak hanya menjadi buronan Indonesia, namanya juga tercatat sebagai buronan Korea Selatan (Korsel).
Dewi Astutik menjadi aktor utama dalam penyelundupan 2 ton sabu dengan nilai mencapai Rp 5 triliun pada Mei 2025 lalu di Kepri.
Tidak hanya itu, dia juga tercatat pernah terlibat dalam berbagai kasus narkoba di Indonesia selama 2024. Karena itu, Dewi Astutik menjadi buronan interpol.(*)
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil selama kurang lebih enam jam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (2/12). Berbagai pengetahuan soal kasus dugaan korupsi pengadaan iklan pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) didalami penyidik kepada Ridwan Kamil.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya mendalami Ridwan Kamil soal pengetahuannya terkait pengelolaan dana non-budgeter pengadaan iklan di BJB, penyidik juga mengonfirmasi detail harta kekayaan serta aset-aset milik Ridwan Kamil.
“Penyidik mengonfirmasi aset-aset yang sudah dilaporkan di LHKPN, apakah masih ada aset lain yang belum dilaporkan, serta meminta keterangan mengenai penghasilan resmi sebagai Gubernur Jawa Barat saat itu,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo.
Menurut Budi, pendalaman harta kekayaan tersebut dilakukan untuk mencocokkan antara laporan LHKPN Ridwan Kamil dengan informasi dari para saksi, serta temuan hasil penggeledahan di kediaman maupun lokasi lain yang terkait kasus dugaan korupsi BJB.
“Setiap keterangan dari saksi, termasuk Saudara RK, tentu akan dicocokkan dengan fakta dan bukti lain, baik dari saksi lainnya maupun dokumen dan barang bukti elektronik yang sudah disita,” jelasnya.
Budi menambahkan, penyidik telah memeriksa banyak saksi serta menyita sejumlah barang bukti berupa aset, dokumen, dan perangkat elektronik. Seluruh temuan tersebut kini sedang dianalisis untuk memperjelas konstruksi perkara dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.
Sementara, usai menjalani pemeriksaan, Ridwan Kamil menegaskan tidak terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan iklan di BJB. Ia menyebut pengelolaan dana tersebut merupakan tindakan internal BUMD yang tidak berada dalam tupoksi gubernur.
“Saya tidak mengetahui apa yang menjadi perkara dana iklan ini. Dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi BUMD dilakukan oleh teknis mereka sendiri,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.
Ridwan Kamil mengklaim, baru mengetahui soal aksi korporasi BUMD apabila ada laporan dari direksi, komisaris, atau kepala biro BUMD. Namun, tidak ada satu pun pihak yang memberikan laporan selama ia menjabat sebagai gubernur.
“Tiga-tiganya tidak memberikan laporan semasa saya menjadi gubernur. Jadi kalau ditanya saya mengetahui, jawabannya tidak,” tegasnya.
Karena itu, ia berharap klarifikasi yang disampaikan dapat meluruskan spekulasi publik terkait dugaan aliran dana korupsi BJB.
“Saya tidak tahu, apalagi terlibat, apalagi menikmati hasilnya. Mudah-mudahan klarifikasi ini membuat persepsi yang berkembang menjadi lebih jelas,” pungkasnya. (*)
Latihan Penanggulangan keadaan darurat yang digelar oleh Pihak Bandara Hang Nadim Batam bersama aparat gabungan, Selasa (2/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Aksi aku tembak dan penyanderaan sempat mengguncang kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Selasa (2/12) siang. Suasana mendadak mencekam ketika puluhan letusan senjata api terdengar bersahutan dari arah jalan akses utama bandara.
Namun rangkaian kejadian tersebut ternyata bagian dari latihan penanggulangan keadaan darurat yang digelar pengelola bandara bersama aparat keamanan gabungan.
Kejadian bermula saat sebuah mobil Avanza hitam melaju kencang dan menerobos marka jalan. Dari dalam kendaraan itu, seorang petugas bandara diseret dan dijadikan sandera oleh dua pria bersenjata laras panjang. Aksi itu memicu kepanikan pengunjung yang sedang melintas di area kedatangan.
Kedua pria itu memaksa korban masuk ke dalam kendaraan, lalu mencoba kabur menerobis marka jalan bandara. Namun upaya mereka terhenti setelah sejumlah petugas menghadang dengan merobohkan belasan penutup jalan sehingga mobil tak mampu melanjutkan pelarian.
Tak lama setelahnya, kedua pria bersenjata tersebut keluar dari kendaraan sambil melepaskan tembakan ke udara. Mereka juga menyeret petugas yang disandera sambil mengacungkan senjata api ke arah petugas dan udara.
Salah satu pelaku kemudian berteriak menyampaikan dua tuntutan. Pertama meminta saudara mereka yang sedang ditahan dan hendak dipindahkan ke Nusa Kambangan segera dibebaskan, serta meminta akses jalan yang ditutup dibuka kembali. Teriakan itu membuat situasi semakin menegangkan.
“Lepaskan saudara kami, kalau tidak petugas ini mati,” teriak pria berbadan tegap ini sambil mengeluarkan tembakan ke udara.
Aksi tersebut mengejutkan pengunjung dan pekerja bandara. Sejumlah orang menjauh mencari perlindungan, sementara dentuman tembakan terus terdengar dari arah pintu keberangkatan.
Hampir 30 menit situasi penyanderaan berlangsung hingga akhirnya tim Gegana Brimob Polda Kepri tiba di lokasi. Kontak tembak tak terelakkan. Dalam hitungan menit, dua pelaku akhirnya menyerah dan meletakkan senjata mereka di atas aspal.
Namun ancaman belum selesai. Seorang pria lain yang membawa bom rakitan mencoba kabur sambil mengancam akan meledakkan diri. Saat dikepung, pria itu akhirnya meledakkan bom yang terpasang di tubuhnya. Ia tewas seketika.
Di waktu yang hampir bersamaan, tim gabungan menemukan satu bom lain berbentuk tas yang diletakkan di dekat gedung bandara. Unit penjinak bom kemudian mengevakuasi perangkat tersebut ke area disposal dan meledakkannya secara terkendali.
Seluruh rangkaian kejadian ternyata merupakan bagian dari simulasi keamanan skala penuh Bandara Internasional Hang Nadim. Latihan ini melibatkan skenario penyanderaan, terorisme, hingga ancaman bom sebagai uji kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Dalam kronologis latihan, tiga pelaku digambarkan terlibat dalam aksi teror, dua ditangkap hidup-hidup dan satu tewas akibat ledakan bom bunuh diri. Sementara itu, tim gabungan juga menemukan tas mencurigakan yang kemudian terkonfirmasi sebagai bom rakitan.
Selain tim internal bandara, latihan ini turut melibatkan Brimob, Polresta Barelang, TNI, Air Force Security, tim KKP, Basarnas, serta seluruh unsur Komite Keamanan Bandar Udara. Seluruh area bandara disisir untuk memastikan tidak ada ancaman tambahan.
Direktur Operasi dan Keamanan Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, mengatakan latihan ini merupakan bagian dari implementasi dokumen Airport Emergency Plan dan Airport Security Program Hang Nadim Batam. Latihan tersebut menguji komunikasi, koordinasi, dan komando lintas instansi.
“Kegiatan ini untuk memastikan sistem keselamatan dan keamanan penerbangan benar-benar siap dalam menghadapi keadaan darurat. Kami juga menguji kemampuan personel sesuai fungsi masing-masing,” kata Anton.
Ia menjelaskan, skenario melibatkan dua jenis bom: bom bunuh diri yang diledakkan oleh pemeran pelaku, serta bom berbentuk tas yang kemudian diledakkan di area disposal oleh tim penjinak. Seluruh prosedur, termasuk penggunaan senjata laras panjang, telah dipastikan aman. “Peluru yang digunakan adalah peluru hampa,” ujarnya.
Berbeda dengan latihan pagi hari yang menutup bandara selama satu jam, simulasi teror sore ini tidak sampai menghentikan operasional bandara. “Operasional tetap berjalan, hanya ada rekayasa lalu lintas dan sedikit gangguan pelayanan. Kami mohon maaf,” ujar Anton.
Menurutnya, latihan semacam ini penting agar seluruh unsur keamanan di Hang Nadim mampu merespons cepat ancaman teror yang berpotensi membahayakan penerbangan. “Keamanan dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan selesainya simulasi tersebut, seluruh tim gabungan memastikan kondisi bandara kembali normal dan aman untuk operasional penerbangan. “Semua berjalan sesuai rencana dan hasil evaluasi awal menunjukkan respons tim cukup baik,” tutup Anton. (*)
batampos – Hari Rabu, 3 Desember 2025, berada di bawah pengaruh energi Kuda Api pada Hari Bahaya, kondisi yang disebut membawa kewaspadaan sekaligus mempertajam insting.
Kombinasi Kuda Api, Bulan Babi Api, dan Tahun Ular Kayu memperkuat intuisi dalam setiap interaksi dan membuka ruang bagi kejujuran.
Berikut enam shio diprediksi memperoleh limpahan cinta dan hoki sepanjang hari:
1. Kuda
Energi Kuda Api meningkatkan kepercayaan diri dan melembutkan pertahanan diri. Perubahan rencana justru memberi keuntungan yang tak disangka.
2. Babi
Hal kecil membuat Babi merasa diperhatikan. Hari Rabu ini membawa kejelasan tanpa perlu menunggu lebih lama.
3. Ular
Intuisi Ular kian tajam dan akurat hari ini. Keberuntungan cinta muncul melalui tanda-tanda halus.
4. Kambing
Akan ada seseorang yang menghubungi dengan ketulusan. Kabar ringan atau undangan sederhana dapat berubah menjadi momen penuh kehangatan emosional.
5. Harimau
Ada pergerakan yang menunjukkan ketertarikan seseorang. Keberuntungan cinta datang dalam bentuk spontanitas.
6. Anjing
Anjing akhirnya membuka sesuatu yang selama ini tertahan. Kejujuran dua arah menjadi pintu masuk keberuntungan cinta.
Ramalan shio 3 Desember 2025 menggambarkan hari yang dipenuhi insting kuat serta ruang bagi keterbukaan. Enam shio disebut bakal menikmati hadirnya cinta dan keberuntungan.(*)
Penyerang Liverpool Alexander Isak akhirnya mencetak gol pertama untuk Liverpool di Liga Premier, Minggu (30/11/2025) malam. (screenshot the sun)
batampos – Liverpool akhirnya meraih hasil positif. Namun The Reds kembali mendapatkan ujian kekonsistenan dari Sunderland yang sedang naik daun, pada Kamsi (4/12), di Stadion Anfield.
The Reds baru-baru ini meraih kemenangan 2–0 di Stadion Olimpiade London. Sementara The Black Cats sukses melakukan comeback dramatis setelah mengejar ketertinggalan 0–2 dalam kemenangan 3–2 yang dramatis atas Bournemouth di Stadium of Light.
Dibantu kartu merah paling tidak masuk akal untuk Lucas Paqueta, Liverpool berhasil bangkit dari keterpurukan di ibu kota, mengalahkan West Ham. Sebelumnya mereka sedang dalam performa terbaik untuk mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun.
Gol perdana Alexander Isak juga menjadi indikasi positif lain bagi asuhan Arne Slot yang kemungkinan besar mendapatkan kepercayaan diri kembali setelah berbagai badai menerpanya.
Sementara, Mohamed Salah menyaksikan seluruh kemenangan tim asal Merseyside ini dari bangku cadangan. Penampilan timnya malah semakin lebih baik tanpa top skor dan pencetak asis terbanyak liga musim lalu.
Tetapi Virgil van Dijk dkk memiliki rekor yang sangat layak untuk dibanggakan ketika berhasil mencatatkan 12 kemenangan pertandingan liga utama terakhirnya melawan klub promosi. Meskipun Sunderland bukan sekadar tim yang baru naik ke kasta tertinggi.
Skuad Regis Le Bris dapat dengan bangga mengklaim telah menorehkan sejarah Sunderland akhir pekan lalu. Sebab, untuk pertama kalinya, setelah 188 laga berhasil menyelesaikan upaya bangkit dari ketertinggalan 2–0 untuk memenangkan pertandingan Liga Inggris.
Dengan mengakhiri tiga laga tanpa kemenangan sebelumnya, Granit Xhaka dkk berada di posisi keenam, hanya tertinggal dari Brighton & Hove Albion yang berada di posisi kelima dalam selisih gol saja.
Lebih lanjut, tim tamu sayangnya belum pernah mengalahkan Liverpool di Anfield, yang terakhir kali terjadi pada tahun 1983 silam meskipun sudah hampir sembilan tahun sejak pertemuan terakhir mereka, dengan hasil imbang 2–2 pada Januari 2017.
Duel sengit yang tersaji di kota Merseyside ini bisa disaksikan secara langsung di Vidio, pada Kamis (4/12) dini hari, pukul 03.15 WIB. Berikut preview singkat serta prediksi skor pertandingan ini.
Liverpool
Semua mata Anfield pasti akan tertuju apakah Salah akan kembali bermain di pertengahan pekan ini, kecuali Dominik Szoboszlai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, Slot pasti tidak akan melihat perlunya mengganggu harmoni yang sedang terbangun.
Gakpo, Isak, dan Florian Wirtz yang tampil gemilang saat melawan West Ham juga dipuji. Oleh karena itu, trio tersebut bisa dipertahankan sebagai tumpuan lini serang The Reds yang sedang mencari kembali konsistensinya.
Giovanni Leoni, Conor Bradley, dan Jeremie Frimpong diperkirakan akan absen, jadi Slot yang sering berbicara tentang perlunya melindungi Joe Gomez mungkin akan memainkan Curtis Jones ke posisi bek kanan.
Prediksi starting line-up The Reds (4-2-3-1): Alisson Becker (kiper); Curtis Jones, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Andrew Robertson (bek); Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch (gelandang); Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, Cody Gakpo (gelandang serang); Alexander Isak (striker).
Sunderland
Mengenai ketersediaan, Sunderland juga dihalangi dua pemain yang menepi, Aji Alese dan Habib Diarra tidak akan terlibat dalam laga ini, tetapi The Black Cats memiliki skuad yang sehat khusus pemain intinya jelang perjalanan ke Anfield.
Gol Brobbey sebagai super-sub dari bangku cadangan menunjukkan bahwa pemain berusia 23 tahun itu telah menyumbang tiga gol dalam lima laga terakhirnya di Liga Inggris, dan pemain asal Belanda itu bisa menjadi pilihan utama untuk pertama kalinya musim ini.
Brobbey bisa menjadi ujung tombak dalam formasi yang berbeda untuk tim tamu, yang bisa memasukkan Lutsharel Geertruida untuk menggantikan Chemsdine Talbi jika Le Bris menginginkan stabilitas pertahanan yang lebih baik saat melawan tim Big Six seperti Liverpool.
Prediksi starting line-up The Black Cats (5-2-1-2): Ribin Roefs (kiper); Nordi Mukiele, Lutsharel Geertruida, Dan Ballard, Omar Alderete, Reinildo (bek); Granit Xhaka, Noah Sadiki (gelandang); Enzo Le Fee (gelandang serang); Bertrand Traore, Brian Brobbey (striker).
Prediksi Skor: Liverpool 2–0 Sunderland
Keberhasilan tuan rumah menang atas Aston Villa dan Real Madrid mendahului tiga kekalahan beruntun yang menyedihkan, jadi tidak ada jaminan bahwa kejayaan akhir pekan lalu memicu kebangkitan The Reds, terutama melawan Sunderland yang sedang terpuruk.
Namun, pasukan Le Bris belum menemukan formula untuk sukses dalam menyerang di laga tandang, dan sang juara pastinya memburu kemenangan kedua beruntun di liga demi menemukan ritme terbaiknya. (*)
Kemacetan panjang di Jalan S Parman atau tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, Selasa (2/12) pagi. F.Yofie Yuhendri
batampos – Kemacetan panjang terjadi di Jalan S Parman atau tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, Selasa (2/12) pagi. Kemacetan ini berlangsung selama satu jam, hingga pengendara saling caci maki.
Irawan, warga Piayu mengatakan kemacetan ini sudah biasa terjadi pada pagi dan sore hari. Penyebabnya, jalan tersebut masuh satu jalur dan berdekatan dengan pertigaan.
“Pengendara tidak ada yang mau mengalah. Hari ini macetnya sampai satu jam. Saya kerja jadi terlambat,” ujarnya.
Menurut dia, jalan ini sudah seharusnya diperlebar dan dibuat dua jalur. Sebab, penduduk kawasan Seibeduk saat ini semakin padat.
“Sudah puluhan tahun jalan masih satu lajur. Belum lagi jalan banyak yang rusak dan berlubang,” katanya.
Selain perbaikan jalan, Irawan meminta personel Polsek Seibeduk untuk bersiaga dan mengatur arus lalu lintas saat jam sibuk tersebut.
“Kalau belum ada perbaikan, paling tidak ada Polisi yang ngatur. Biar jalan ini tetap lancar,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi macet di kawasan Simpang Bagan ini.
Empat pelaku penyelundupan sabu jaringan narkoba internasional saat rilis di Bea Cukai Batam. F.Eusebius Sara
batampos – Upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional kembali dipatahkan Bea Cukai Batam. Melalui operasi pengawasan di bandara dan pelabuhan internasional, petugas berhasil mengungkap dua modus berbeda yang digunakan para pelaku untuk menyelundupkan sabu seberat total 1.797,7 gram.
Empat orang yang berhasil diamankan dalam operasi ini, menegaskan bahwa Batam masih menjadi salah satu pintu strategis yang dibidik jaringan narkoba lintas negara.
Penindakan pertama terjadi pada Sabtu (22/11) di Bandara Hang Nadim Batam. Petugas mencurigai seorang penumpang berinisial AW (27) yang hendak terbang menuju Surabaya.
Gerak-gerik gelisah dan sikap tidak kooperatif membuat petugas melakukan pemeriksaan mendalam. Hasilnya mengejutkan: dua bungkus sabu seberat 602 gram ditemukan terselip rapi di dalam insole sepatu pelaku.
Dari temuan itu, Bea Cukai Batam bersama BNNP Kepri melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AH (50), kaki tangan jaringan, di kawasan Bengkong. Di tempat tinggal AH, petugas menemukan satu bungkus sabu tambahan seberat 666 gram yang disembunyikan di bawah tempat tidur.
Seluruh barang bukti untuk kedua pelaku kemudian dibawa ke KPU Bea Cukai Batam, dengan hasil uji laboratorium memastikan kandungannya adalah Methamphetamine.
Keterangan para pelaku mengungkap jaringan yang terstruktur. AW mengaku bekerja sebagai kuli bangunan dan menerima tawaran menjadi kurir dari seorang pengendali berinisial MH asal Madura.
Ia diminta mengambil sabu dari Tanjung Balai Karimun dan membawanya ke Madura dengan imbalan Rp70 juta. Sementara AH bertugas menyiapkan metode penyembunyian sebelum sabu kembali dibawa keluar Batam dalam perjalanan berikutnya.
Dua hari setelah operasi pertama, Bea Cukai kembali mengamankan dua tersangka lainnya di Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay. Petugas mencurigai dua penumpang Kapal MV Putri Anggreni 02 dari Malaysia, masing-masing MA (30), WNA asal Malaysia, dan MF (31), WNI. Keduanya menunjukkan tanda mencurigakan dan diduga membawa barang terlarang dalam tubuh.
Pemeriksaan lanjutan dilakukan bersama Unit K-9 dan tim medis di RS Awal Bros Batam. Hasilnya, ditemukan total 8 bungkus sabu seberat 529,7 gram dari dalam tubuh keduanya.
MA membawa empat bungkus dengan berat 263,7 gram, sementara MF menyimpan empat bungkus lainnya seberat 266 gram, seluruhnya dibalut lateks dan sengaja dikemas untuk mengelabui petugas.
Dari pengakuan awal, kedua pelaku bekerja sebagai driver online di Malaysia dan rela menjadi kurir sabu akibat terlilit pinjaman online. Mereka diperintah oleh seorang pengendali berinisial D, WNI yang sudah lama menetap di Malaysia.
Paket sabu diserahkan di wilayah Johor, dan keduanya dijanjikan upah masing-masing Rp 40 juta bila berhasil membawa barang haram itu ke Indonesia hingga ke Malang.
Keempat pelaku kini terjerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup. Dari total 1,79 kilogram sabu yang diamankan, Bea Cukai mencatat bahwa jumlah tersebut mampu menyelamatkan sekitar 9.000 jiwa dari penyalahgunaan narkoba dan menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga Rp14 miliar.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Batam, Muhtadi, menegaskan bahwa Batam tetap menjadi titik rawan yang membutuhkan pengawasan intensif.
“Ini adalah bukti nyata bahwa jaringan narkoba internasional terus mencari celah. Kami tidak akan lengah dan terus memperkuat sinergi dengan Polri, TNI, BNN, dan seluruh penegak hukum,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh penindakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam memberantas narkotika. Menurut Muhtadi, pengawasan dan penindakan akan terus ditingkatkan untuk menjaga Kepri dari ancaman penyelundupan narkoba yang terus berevolusi dalam berbagai modus baru. (*)