Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6158

Ombudsman: Pelayanan Publik di Kota Batam Paling Rendah

0
kepala ombudsman kepri lagat
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos

batampos – Kota Batam adalah daerah paling maju di antara Kota dan Kabupaten Provinsi se-Kepri. Meski begitu, ternyata pelayanan publik di Kota Batam paling terendah diantara 7 daerah lainnya di Kepri.

Nilai terendah itu didapat dari survei yang dilakukan Ombudsman Kepri terhadap opini pelayanan publik tahun 2022. Dimana untuk pelayanan publik Pemerintah Kota Batam berada di urutan ke 7 dari Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepri.

Sedangkan pelayanan paling rendah, dinobatkan terhadap pelayanan publik Badan Pengusahaan BP Batam.

Meski pelayanan Pemko Batam, diurutan ke 7, nilai untuk Pemko Batam naik dibanding tahun 2021 lalu.

Baca Juga: Ini Kata Warga Batam Terkait Naiknya Tarif Pass Pelabuhan Internasional

Dalam penilaian tahun sebelumnya, Pemko Batam dengan nilai 69,86, tahun ini meningkat dengan mendapatkan nilai 83,06 sehingga membawanya masuk pada kategori B serta kualitas opini Tinggi.

“Namun diantara Kabupaten dan Kota lain di Provinsi Kepri, pelayanan publik di Kota Batam paling rendah,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Cabang Kepri Lagat Siadari beberapa waktu lalu.

Di Pemko Batam hanya satu instansi masuk pada kategori A dan mendapatkan kualitas opini tertinggi yaitu Puskesmas Botania yang memperoleh nilai 89,73.

Sisanya lima instansi masuk pada kategori B dan mendapatkan kualitas opini Tinggi yaitu Dinas Kesehatan dengan nilai 86,5, Dinas Pendidikan 85,91, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 84,36, Dinas Sosial dengan nilai 79,62 dan DPM-PTSP dengan nilai 79,38, dan satu instansi lainnya yaitu Puskesmas Tanjung Uncang masuk pada kategori C dan mendapatkan kategori kualitas opini Sedang dengan perolehan nilai 75,92.

Baca Juga: Kualitas Air Baku Waduk Seiladi Alami Penurunan

Sedangkan, BP Batam memperoleh kategori C atau kualitas opini Sedang karena dua produk pelayanan BP Batam yang dinilai, yakni Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) dan Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Batam (SPAM Batam) masing-masing hanya memperoleh nilai 70,4 dan 56,07.

“Semua pelayanan di BP Batam sebenarnya ada keluhan, tapi paling di rekomendasikan dua unit Layanan yaitu pada usaha spam dan Direktorat PTSP. Jadi dari penilaian opini publik terhadap pelayanan, BP Batam berada diurutan nomor 8 setelah Pemko Batam,” kata Lagat.

Dikatakan Lagat, dalam hal pelayanan SPAM, BP Batam terkesan tidak siap. Terutama dari kompetensi para pelayanan terlihat belum memahami sepenuhnya teknis dan non teknis.

Bagaimana melayani masyarakat sesuai dengan undang-undang pelayanan publik yang kedua adalah terkait dengan ketersediaan dokumen.

Baca Juga: KKP Hentikan Proyek Reklamasi Laut di Jembatan II Barelang

“Jadi kami juga bingung BP sebesar itu kok saat diminta dokumen mereka tak siap. Parahnya bilang karena mendadak nah memang pilihan kami ini On The Spot enggak dikasih tahu dulu. Masa survei harus kasih tahu,” jelas Lagat.

Masih kata Lagat, pihaknya juga telah memberi rentang waktu 2 bulan untuk BP Batam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Namun hingga waktu yang ditentukan, dokumen tersebut tak juga disiapkan

“Kami bilang interval 2 bulan ini Jadi bukan besok datang juga enggak. Kami kasih tahu dulu kan harusnya mereka udah persiapkan ya dokumen-dokumen yang harus mereka buktikan,” jelas Lagat.

Penilaian kepatuhan ini berlangsung sejak Agustus hingga November, dengan berkeliling daerah di Kepri. Substansi penilaian yakni kesehatan (pelayanan jasa dan administrasi), pendidikan, sosial, perizinan dan administrasi kependudukan serta pada Kementerian ATR/ BPN dan Polri.

Baca Juga: Ruas Jalan di Batam Terancam Gelap Gulita

“Jadi kami memang memilih dinas-dinas yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Waktu dan anggaran kami memang terbatas, sehingga kami hanya mengambil beberapa sampel saja dari tiap Kota dan Kabupaten, serta propinsi,” terang Lagat.

Empat poin tujuan penilaian kepatuhan, diantaranya mengidentifikasi tingkat kompetensi penyelenggara pelayanan publik, mengidentifikasi kecukupan pemenuhan sarana dan prasarana pelayanan, kemudian mengidentifikasi pemenuhan komponen standar pelayanan publik, serta mengidentifikasi pengelolaan pengaduan dalam instansi penyelenggaraan pelayanan publik.

“Penilaian kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena kali ini kami lebih memperluas penilaian, seperti mengukuran kompetensi penyelenggara, pemenuhan sarana dan prasarana, standar pelayanan serta pengelolaan pengaduan,” kata

Ada 5 indikator penilaian seperti penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, tidak memberikan pelayanan, penyalahgunaan wewenang hingga tidak kompeten. Paling tinggi adalah penyimpangan prosedur kemudian penundaan berlarut dan yang tidak dilayani. Kemudian beberapa persen penyalahgunaan wewenang.

“Tapi memang tiga tadi lah yang dominan setiap tahun kami terima laporannya, serta keluhan yang disampaikan oleh masyarakat yang ada di 7 Kota kabupaten yang ada di Kepri,” jelas Lagat.(*)

 

Reporter: Yashinta

Bripka Madih, Whistleblower Perlu Dilindungi

0
Bripka Madih, anggota polisi yang mengaku diperas oknum penyidik di Polda Metro Jaya. (Istimewa)

batampos — Kasus Bripka Madih menjadi pengingat untuk kepolisian. Bahwa pelayanan kepolisian terhadap masyarakat masih perlu perbaikan. Seorang anggota polisi, apalagi Provost mau mengorbankan dirinya untuk menjadi whistleblower. Pantaslah untuk membuka seterang-terangnya kasus tersebut.

Polda Metro Jaya memang membuat terobosan dengan menghadirkan Mahdi, pembeli tanah, Pengurus RW, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di kantor Dirkrimum PMJ kemarin. Semua mengkonfrontir masalah jual beli tanah itu satu per satu. Namun, persoalan tanah tersebut belum tuntas, justru yang muncul adalah pengurus RW yang memberikan informasi yang menyudutkan Madih.

Begitu pula dengan kepolisian, Dirkrimum PMJ Kombespol Hengky Haryadi yang menyebut bahwa sebenarnya kasus ini telah dituntaskan pada 2011, dimana kasus tersebut tidak ditemukan adanya tindakan pidana. Serta menyebut bahwa Madih membuat inkonsistensi dalam data tanah yang dilaporkan pada 2011 dengan luas 1.600 meter persegi, namun kini yang tanah yang dipermasalahkan mencapai 3.500 meter persegi. ”Ada inkonsistensi Pak Madih,” jelasnya.

Namun, dari semua itu belum dapat dipastikan bagaimana kelanjutan dugaan pemerasan oleh mantan penyidik terhadap Bripka Madih. Hengky menyebut bahwa untuk dugaan tersebut akan ditangani Propam. ”Tapi, dugaan permintaan uang itu sudah lama, 2011. Penyidiknya sudah purnawirawan,” urainya.

Sementara Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri menuturkan bahwa apa yang diungkap Bripka Madih ini mengingatkan semua dengan whistleblowing. Sebuah sifat yang perlu ditumbuhkan dengan subur di internal kepolisian. ”Siapa yang mengetahui penyimpangan, kalau bukan personel sendiri,” urainya.

Namun begitu, memang berat untuk menjadi whistleblower. Sebagian besar orang akan menolak menjadi whistleblower karena khawatir serangan balik. Baik dari orang yang membuat skandal atau malah dari lembaga bekerjanya. ”Tentunya menjadi tanda tanya, mengaka kasus KDRT Madih yang lama dimunculkan juga,” jelasnya.

Sebenarnya sangat mudah untuk bisa menuntaskan kasus ini, ada tiga perkara yang perlu diselesaikan. Soal kepemilkan tanah, dugaan permintaan uang oleh oknum dan kasus KDRT. ”Namun, kalau akar masalahnya itu ketidakpercayaan, maka perlu untuk membuat tim gabungan pencari fakta. Tapi, apa iya mau bikin TGPF terus, betapa borosnya akibat ketidakpercayaan ini,” paparnya. (*)

Reporter: JP Group

Masih Ada Lapak Kosong di Pasar Puan Maimun

0
Aktivitas pasar puan maimun beberapa waktu lalu

batampos- Para pedagang sayuran blok B lantai 2 yang telah menempati tempat baru pada Rabu (1/2) lalu, terus melakukan aktivitas jual beli sayuran dan bumbu masakan. Lokasi yang berada disamping blok A kanan dan kiri yang berjumlah 328 pedagang. Kemudian, ada pedagang kaki lima 64 pedagang dan 26 kios akan dikerjasamakan dengan salah satu pedagang bersama Perumda Bumi Berazam Jaya untuk dibangunkan kios dengan sistem BOT.

” Alhamdulillah, sejak relokasi pedagang tidak ada masalah. Dan, mereka tetap berjualan seperti biasanya tidak ada yang komplain. Sebab, sebelum direlokasi sudah dilakukan cabut undi secara terbuka, terang kepala Pasar Puan Maimun M Soleh ketika dikonfirmasi batampos, Minggu (5/2).

Sedangkan, bekas kios dan lapak di lantai 2 blok B tersebut nantinya akan dipergunakan oleh para pedagang minuman dan makanan yang berada dilantai 3. Sementara ditanya, masih banyak ditemukan lapak-lapak yang masih kosong tidak ada pedagangnya disisi kanan maupun kiri. Ia mengatakan, dari laporan para pedagang mereka belum bisa berjualan dalam waktu dekat ini.

” Masih ada yang diluar kota pedagang. Yang jelas, kita sebagai pengelola sudah mengingatkan agar segera difungsikan lapaknya,” jawabnya.

Dengan demikian, lanjut Soleh lagi pihaknya sudah melaporkan kepada Dirut Perumda Bumi Berazam sebagai atasannya tentang hal tersebut. Sehingga, tinggal menunggu keputusan dari Dirut tersebut.

” Kita berikan kesempatan beberapa minggu inilah. Apabila tidak juga berjualan, maka kita akan alihkan kepada orang lain,” ungkapnya.

BACA JUGA: Lapak dan Kios Lantai II Pasar Puan Maimun Resmi Pindah

Pantauan dilapangan, aktivitas para pedagang tidak berbeda dari tempat sebelumnya. Namun, masih banyak para pedagang yang melakukan pembenahan lapak maupun kios untuk tempat dagangan. Agar bisa menarik pelanggan dan bisa mudah didapat barang dagangannya.

” Lumayanlah, kerja ekstra dulu promosi kepada pelanggan lokasi yang baru. Maklum tempatnya kecil, lokasinya juga baru perlu beberapa hari aja. Agar kembali normal para pelanggan tau tempatnya,” kata Madi.

Seperti diketahui, pembangunan kios dan lapak tersebut dibungan pada tahun 2021 silam dengan menggunakan APBD Karimun yang mencapai Rp. 4.343.352.941 999.835.061,00. Namun, hingga satu tahun 2022 belum juga dilakukan relokasi para pedagang tersebut. Namun, penempatan lokasi baru tersebut menjadi sempit terutama lokasi parkir.(*)

reporter: tri haryono

Ini Kata Warga Batam Terkait Naiknya Tarif Pass Pelabuhan Internasional

0
pelabuhan batam center
Ilustrasi. Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan baik ke Malaysia maupun Singapura antre di pintu keberangkatan Pelabuhan Internasional Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah masyarakat Batam menolak rencana kenaikan seapotax atau pass pelabuhan Internasional oleh Badan Penguasaan (BP) Batam. Hal itu dikarenakan harga tiket, yang sangat tinggi atau naik berlipat-lipat dibanding harga sebelumnya.

Diketahui sebelumnya harga tiket antar negara naik, di tahun 2022 disaat pintu antar negara Indonesia dan Singapura serta Malaysia dibuka. Dari yang dulunya hanya Rp 270-300 ribu untuk pulang pergi Singapura, naik drastis hingga 730 ribu jalur yang sama.

Ranasti, warga Seipanas yang hendak ke Singapura, cukup keberatan dengan rencana kenaikan pass pelabuhan Internasional. Rencana itu, terlalu membebankan masyarakat disaat kondisi harga tiket sangat mahal.

“Ya pasti tak setuju, soalnya harga tiket saja sudah mahal, naik berkali lipat dibanding sebelumnya. Ini ada lagi yang mau naik,” jelas wanita berusia 28 tahun ini.

Ia juga bingung dengan rencana pemerintah yang menaikan harga pass pelabuhan, disaat harga tinggi. Menurutnya, pemerintah harus lebih dulu mencari solusi agar harga tiket kembali turun.

“Harga tiket saja tak bisa diturunkan, ini mau naikan harga pass juga. Bingung saya dengan aturan pemerintah ini, tak boleh lihat masyarakatnya senang dikit,” jelasnya lagi.

Karena itu, ia berharap pemerintah dalam hal ini BP Batam, bisa mengkaji ulang rencana kenaikan pass pelabuhan. Sebab rencana itu cukup memberatkan para penumpang, terutama masyarakat Indonesia.

“Kalau untuk wisatawan masih mending, secara dolar mereka lebih tinggi dari rupiah. Jadi saya harap ditinjau ulang, kalau bisa tak jadi,” sebutnya.

General Manager Synergy Tharada, dalam hal ini pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, mengaku sudah dapat informasi terkait rencana kenaikan pass Pelabuhan. Namun, menurutnya hal itu merupakan wewenang BP Batam.

“Ya saya sudah dengar, terutama dari media-media, kan ada beritanya. Cuma itu wewenang Pelabuhan,” kata Nika.

Dikatakan Nika, pihaknya sebagai pengelola Pelabuhan Internasional hanya mengikuti protap atau aturan dari BP Batam. Sehingga jika nanti ada kenaikan, maka pihaknya tak bisa aikut campur.

“Kalau memang itu aturannya, kami ikut saja,” jelas Nika

Salah satu alasan BP Batam menaikan pass pelabuhan , karena pass pelabuhan Internasional di Singapura telah lebih dulu naik. Tapi terkait itu, Nika belum tahu.

“Nah soal ini saya belum kroscek,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta

Angkatan Laut Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

0
KSAL Laksamana Muhammad Ali. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi potensi cuaca ekstrem sepanjang Februari tahun ini. Untuk itu, TNI AL mengimbau seluruh masyarakat Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Utamanya bagi masyarakat yang sehari-hari melaksanakan aktivitas pelayaran di perairan Indonesia.

Tentu saja Angkatan Laut tidak sembarangan mengeluarkan imbauan tersebut. Beberapa hari belakangan, para prajurit TNI AL turut serta dalam operasi penyelamatan korban kecelakaan perairan. Terbaru, mereka menyelamatkan nelayan yang terombang-ambing selama lima hari. Nelayan itu terbawa arus hingga terdampar.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa nelayan asal Banten tersebut terdampar di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Persisnya pantai yang berada di Kecamatan Cikalong. Dia terbawa arus lebih dari 142 nautical mile setelah kehabisan bahan bakar dan tali jangkar kapalnya putus.

Selain kecelakaan perairan tersebut, Angkatan Laut mencatat beberapa kecelakaan lain yang belum lama terjadi. “Kecelakaan Kapal Samiasih di Muara Angke, kecelakaan KM Nuraini Jaya 01 saat akan menuju Batam dan berhasil diselamatkan KRI Bubara-886,” ungkap Julius kemarin (4/2). Berdasar informasi dari BMKG, potensi cuaca ekstrem dengan hujan disertai kilat dan angin kencang akan terjadi di 31 daerah.

Bila terjadi, potensi tersebut tidak hanya dapat membahayakan aktivitas pelayaran melainkan juga bisa berdampak terjadinya bencana alam. Karena itu juga Angkatan Laut mengeluarkan imbauan. “TNI AL terus menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara masif,” ungkap Julius. Tujuannya agar masyarakat paham dan peduli akan potensi cuaca ekstrem yang sudah diprediksi oleh BMKG. Dengan begitu, mereka diharapkan bisa lebih waspada dan hati-hati.

Secara khusus, TNI AL menyampaikan imbauan dan sosialisasi tersebut kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. “Di sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi dan angin kencang,” kata Julis. “Agar selalu waspada terhadap potensi peningkatan gelombang tinggi di beberapa wilayah Perairan Indonesia,” tambah perwira tinggi bintang satu TNI AL tersebut.

Tidak hanya mengeluarkan imbauan, melakukan sosialisasi, dan edukasi masyarakat, TNI AL juga menyiagakan prajurit dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mengantisipasi kecelakaan perairan atau terjadinya bencana alam. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan hal itu. “Hitungan jam TNI AL harus hadir saat masyarakat membutuhkan pertolongan,” tegas dia. (*)

Reporter: JP Group

Dinkes DKI Sebut Ada Dua Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

0
Ilustrasi. Penggunaan obat sirup diduga sebagai pemicu gagal ginjal akut. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI membenarkan adanya temuan baru terkait dugaan kasus gagal ginjal akut misterius pada anak di Jakarta. Dinkes DKI masih menyebutkan dua kasus dugaan gagal ginjal akut misterius pada anak atau yang biasa disebut juga Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI) tersebut merupakan kasus baru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Dwi Oktavia menuturkan, dua kasus baru tersebut masih proses investigasi.

”Iya ada dua kasus anak dengan gangguan ginjal akut. Kemudian ini masih dilakukan investigasi ya. Artinya, diperiksa kemungkinannya, apakah dari riwayat obatnya, atau misalnya memang karena penyakit sendiri, progresif aktivitas dari penyakitnya sendiri,” kata Dwi.

Setelah itu, dia menyebutkan, dari hasil investigasi tersebut akan dilanjutkan dengan penyelidikan epidemiologi penyakit tersebut. ”Sambil, kami juga mengumpulkan data dukungnya, misalnya sampel obat dan sebagainya. Sama seperti (proses, Red) yang sebelumnya,” jelasnya.

Lantaran masih berproses, Dwi belum bisa memastikan bahwa dua kasus tersebut sudah terkonfirmasi gagal ginjal akut misterius atau tidak. Memang untuk penyelidikan epidemiologi penyakit tersebut mereka harus mengumpulkan data riwayat sakit pertama anak hingga riwayat minum obat anak. ”Kami juga sambil berusaha mengumpulkan sampel kalau memang ada riwayat minum obat sambil paralel dengan proses medis lainnya,” tambahnya.

Memang, dari dua kasus baru tersebut, Dwi mengakui salah satunya sudah meninggal dunia. ”Ada satu meninggal satu orang. Tapi itu tadi, kami masih mengumpulkan informasi,” imbuhnya. Sementara satu kasus lainnya, selain investigasi, saat ini masih proses perawatan dan pemantauan medis.

Sebelumnya, kasus AKI sempat menghebohkan pada akhir tahun lalu. Sebab dari awal 2022 sudah ada 323 kasus anak yang terindikasi AKI hingga 31 Oktober lalu. 190 diantaranya meninggal dunia.

Melihat banyaknya korban, BPOM dan Kemenkes akhirnya mengeluarkan surat edaran untuk memberikan obat sirup pada anak yang demam. Konon kandungan etilena glikol (EG) dan dietilena glikol (DEG) yang melebihi ambang batas jadi penyebab AKI, yang jika terlambat ditolong akan menyebabkan kematian. Setelah pelarangan tersebut, kasus AKI terus turun dan akhirnya pada November sudah tidak dilaporkan. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengamini hal ini. “Kasus langsung nol saat pelarangan meresepkan obat sirup,” katanya.

Nadia meyakinkan sejak kasus mulai hilang, tak ada laporan lagi. Rumah sakit juga sudah mengerti jika ada anak tidak kencing atau urinisasinya menurun pasca minum minum obat sirup maka segera dilaporkan. Pasien juga harus segera dirujuk sedini mungkin untuk dilakukan cuci darah.

“Pengawasan obat ada di BPOM,” kata Nadia. Kemenkes tidak memiliki kewenangan untuk mengawasi obat yang ada. Pasca pelarangan pemberian obat sirup untuk anak, BPOM mulai melakukan penyelidikan mana yang kandungan EG/DEGnya melebihi ambang batas. Yang tergolong aman, BPOM memberi rekomendasi bisa diresepkan lagi dan digunakan sesuai dosis. (*)

Reporter: JP Group

Resepsi Harlah 1 Abad NU, Rangakaian Acara 24 Jam Nonstop

0
Dari kiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat meninjau lokasi resepsi satu abad NU. (Istimewa)

batampos – Momen bersejarah itu segera berlangsung. Mulai pukul 00.00 nanti (7/2), rangkaian acara resepsi Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU dimulai di GOR Delta, Sidoarjo. Gong pembukanya adalah pembacaan lailatul qiraah/haflah yang dipimpin KH Mutawakkil Alallah, pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo. Acara demi acara akan terus berjalan nonstop selama 24 jam hingga penutupan pukul 00.00 (8/2).

Kemarin tiga kepala daerah mengecek langsung persiapan acara di GOR Delta, Sidoarjo. Tiga orang itu adalah Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ahmad Muhdlor mengatakan, hingga kemarin sudah ada 1,1 juta orang yang mendaftar hadir melalui Google Forms. Tentu, jumlah yang datang nanti lebih dari itu. Sebab, massa yang datang tanpa mendaftar di Google Forms diperkirakan lebih banyak. Dia yakin warga Sidoarjo guyup rukun dan memahami event akbar tersebut. ”Karena tidak hanya kegiatan ekonomi yang naik, tapi juga membawa keberkahan,” katanya.

Hingga kemarin, sudah ada 480 ribu nasi bungkus gratis yang siap dibagikan. Jumlahnya terus bertambah. Ada juga kopi dan snack yang siap dibagikan. Menurut dia, warga Sidoarjo siap menjadi tuan rumah yang baik. Dia mengatakan, beberapa industri besar juga siap meliburkan karyawan.

Eri Cahyadi menyebutkan, pihaknya membantu 200 armada ambulans lengkap dengan nakesnya. Selain itu, Pemkot Surabaya menyediakan lebih dari 50 truk sampah, toilet portabel, dan konsumsi untuk para peserta. ”Kami juga akan perbantukan teman-teman tagana, satpol PP, dan dishub. Kami akan support betul ke Sidoarjo,” tegas Eri. Dia juga akan mengeluarkan surat work from home (WFH) bagi ASN yang tinggal di Sidoarjo dan kabupaten lain yang melewati Sidoarjo. ”Harapannya, arus lalu lintas bisa lebih lancar,” katanya.

Pernyataan senada disampaikan Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad. Dia menyebutkan, tiga kepala daerah akan rewang bareng untuk menyukseskan resepsi puncak 1 Abad NU. ”Support dari Surabaya maupun Gresik dengan satu tujuan utama, yakni mendoakan bangsa dan negara,” tegasnya.

Pada H-2 kemarin, sejumlah persiapan semakin matang. Sound system besar sudah terpasang di bundaran Taman Pinang Indah, di luar area GOR. Kemarin sore sudah dilakukan uji coba. Suaranya menggelegar. Videotron juga sudah terpasang. Tempat wudu dan cuci kaki portabel juga terpasang di beberapa lokasi. Pembagian titik parkir juga terus disosialisasikan.

Kepala Dishub Sidoarjo Benny Airlangga menyatakan, ada tiga zona parkir yang disiapkan. Zona parkir dibagi sesuai jam kedatangan peserta. Pada zona satu, titik parkirnya meliputi halaman Lippo Plaza, Perumahan Pondok Mutiara, Perumahan Kahuripan Nirwana, Samsat Kota Sidoarjo, Perumahan Puri Indah, Perumahan Istana Mentari, dan garasi truk di Desa Lebo. ”Nanti ada area penurunan jemaah sebelum kendaraannya diparkir di zona parkir,” kata Benny.

Zona dua, area parkirnya meliputi Jalan Gajah Mada, Jalan Mongonsidi, Mal Ciplaz, Jalan Kartini, Pasar Larangan, Terminal Larangan, dan Jalan Lingkar Timur. Zona tiga meliputi area depan Masjid Agung Sidoarjo, Alun-Alun Sidoarjo, Queen Aflah, gedung Rahmatul Ummah, Jalan Jenggolo depan stadion, halaman Transmart, dan mal pelayanan publik (MPP). Pelaksana Tugas (Plt) Kasidalops Dishub Sidoarjo Novianto Koesno menyebutkan, akan ada petugas yang mengarahkan. Pembagian zona parkir tersebut sudah disampaikan ke rombongan sehingga waktu kedatangannya bisa bergantian.

Dukungan lain datang dari pelaku usaha. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sidoarjo melayangkan edaran bagi pengusaha mal, swalayan, dan ritel di Kecamatan Sidoarjo. Isinya, meminta mereka buka selama 24 jam mulai hari ini (6/2) sampai besok (7/2). ”Untuk mendukung harlah, kami sudah sampaikan ke tiap pusat perbelanjaan,” kata Kepala Disperindag Sidoarjo Widyantoro Basuki.

Support juga datang dari warga Muhammadiyah Sidoarjo. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Lazismu, Masjid An-Nur, dan ortom Muhammadiyah menyiapkan beberapa fasilitas untuk nahdliyin. Di antaranya, tempat parkir, tempat istirahat untuk 2.000 orang, ambulans, dan tim kesehatan. Selain itu, Muhammadiyah menyediakan 9.000 botol minuman, kopi, snack, teh, 2.000 nasi bungkus, dan 3.000 porsi bakso. ”Makanan dibagikan mulai Selasa subuh,” ujar Kepala Sekretariat Umsida Kumara Adji.

Cegah Hujan dengan Penyemaian Garam

Hujan deras diprediksi terjadi saat hari H acara di kawasan GOR Delta, Sidoarjo. Karena itu, BPBD Jatim mengerahkan tim modifikasi cuaca (TMC) untuk menghalau hujan. Mereka telah melakukan tiga kali penyemaian garam NaCI di sejumlah titik sekumpulan awan di langit Malang, Tuban, Gresik, dan Bojonegoro.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, tim bergerak setelah BMKG memperkirakan terjadi hujan di wilayah GOR Delta. ”Kegiatan kolaboratif ini dilangsungkan bersama Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Bandara Juanda, TNI-AU Bandara Abdulrachman Saleh Malang, BRIN, BMKG, dan BNPB,” terang Gatot.

Dia menyatakan, instansinya turut membantu kesuksesan acara. Sebelum melaksanakan kegiatan dukungan Harlah 1 Abad NU, tim BPBD Jatim juga menggelar apel pasukan yang diikuti TRC BPBD Kota Surabaya dan TRC BPBD Kabupaten Sidoarjo. ”Ada 150 personel yang siaga. Saat pelaksanaan nanti, kita akan stand by-kan tiga mobil rescue, dua ambulans, dan beberapa kendaraan operasional lainnya,” tambah Gatot.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada masyarakat jika nanti ada kepadatan lalu lintas. Pemerintah telah menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mencegah kemacetan. ”Tentu, kami berharap acara berlangsung lancar,” kata Khofifah.

Selama sepekan terakhir, ketua umum PP Muslimat NU itu beberapa kali datang ke GOR Delta. Dia menyaksikan anggota Muslimat dan Banser berlatih kekompakan tari untuk acara puncak.

Ada sejumlah masukan dan rekomendasi yang disampaikan Khofifah. Dia usul acara dibuka dan ditutup dengan salawat. Penutupan jangan sampai terlalu malam agar masyarakat bisa meninggalkan lokasi secara aman.

Khofifah juga meminta ada pemetaan titik yang penerangannya kurang. ”Semoga semua yang tampil memberikan sajian terbaik,” ujar Khofifah.

Dia menegaskan, pemprov telah mengeluarkan edaran terkait work from home (WFH). Edaran disampaikan kepada direksi BUMN/BUMD dan pimpinan perusahaan swasta. Mereka diimbau untuk meliburkan pekerja besok (7/2). (*)

Reporter : JP Group

Peringatan Satu Abad NU Disejalankan Peresmian Kantor PCNU Kabupaten Bintan

0
Warga Nahdliyin di Bintan memperingati satu abad NU dengan meresmikan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bintan di Bintan Buyu, Sabtu (4/2/2023). F.Adi

batampos– Warga Nahdliyin di Kabupaten Bintan memperingati satu abad Nahdlatul Ulama (NU).

Kegiatan ini disejalankan peresmian kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bintan di Bintan Buyu, Sabtu (4/2/2023).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengapresiasi peran warga Nahdliyin yang selama ini sudah berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bintan.

BACA JUGA: PCNU Buka Gerai Vaksin 3 Hari di Tanjungpinang

Dia mengatakan, PCNU Bintan selama ini telah menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan. Salah satunya selama masa pandemi covid-19

“Pemerintah daerah telah banyak dibantu salah satunya dalam penanganan covid-19 dengan menyalurkan energi positif ke masyarakat,” kata dia.

Dia mengharapkan, PCNU terus menebar kebaikan dan bersama mewujudkan cita-cita besar NU.

“Cita-cita besar kita bersama untuk mencerdaskan bangsa,” kata dia.

Peringatan satu abad NU ini juga dilakukan pembacaan Rotibul Haddad untuk keberkahan bangsa tercinta. (*)

reporter: slamet

Kualitas Air Baku Waduk Seiladi Alami Penurunan

0
Dam Seiladi Dalil Harahap
Dam Seiladi

batampos – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam menginformasikan terjadinya penurunan kualitas air baku di waduk Seiladi. Sehingga, SPAM Batam melakukan penyesuaian jumlah produksi.

Corporate Communication SPAM Batam, Ginda Alamsyah mengatakan, Air Batam Hulu saat ini memproduksi dan mendistribusikan air ke pelanggan melalui 6 Instalasi Pengolahan Air.

Salah satu nya adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Seiladi, yang berkapasitas 240 liter per detik.

“IPA ini mengaliri di sebagian besar Tiban, sebagian Baloi, Tanjunguma dan sekitarnya,” ujar Ginda.

Baca Juga: Knalpot Brong dan Geng Motor Bikin Resah Warga Bengkong

Ia melanjutkan, sejak beberapa hari terakhir terjadi penurunan kualitas air baku di waduk Seiladi yang menjadi sumber air baku IPA Seiladi. Sehingga air baku sulit diolah menjadi air bersih seperti biasanya.

Sesuai komitmen SPAM Batam, untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, SPAM Batam akan terus berusaha untuk menyelesaikan permasalahan penurunan kualitas air baku tersebut. Sehingga tetap dapat menghasilkan kualitas air yang bersih dengan debit yang cukup.

“Saat ini kami menyesuaikan jumlah produksi secara bertahap dan melakukan percepatan untuk menghasilkan kualitas air bersih secara maksimal, hingga akhirnya kondisi suplai kembali normal,” katanya.

Baca Juga: Sepuluh Rumah di Pulau Buluh Porak Poranda Dihantam Puting Beliung

SPAM Batam akan tetap berusaha menjaga kualitas, kuantitas dan kontiunitas suplai air ke pelanggan. Saat ini masih terdapat beberapa daerah yang terdampak akibat dari penyesuian jumlah produksi, yaitu durasi alir suplai dari kondisi normal menjadi berkurang.

“Secara bertahap bertahap kualitas, kuantitas, kontuinitas air bersih dapat kembali ke kondisi normal,” katanya.

Ia menambahkan, untuk daerah yang terdampak, SPAM menyediakan suplai air bersih melalui watertangki ke pelanggan secara gratis.

“Permintaan watertangki ini dapat melalui perangkat RT/ RW setempat di call centre kami,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

 

Ulama dari 40 Negara Bahas Fikih Peradaban

0
Foto perjalanan KH Abdul Wahab Chasbullah dalam Komite Hijaz, ditampilkan secara berurutan pada pameran Foto Komite Hijaz di halaman Pendopo Jombang, Ahad (5/2/2023). (Dokumne NU Online)

batampos – Sebanyak 68 foto lawas terpampang rapi dalam pameran di Hotel Shangri-La, Surabaya, kemarin (5/2). Di bawah foto-foto tersebut, terdapat penjelasan ringkas. Itu adalah rangkaian foto dan dokumen perjalanan Komite Hijaz yang dilakukan KH Wabah Hasbullah dan Syekh Ghanaim Al Amir sebagai utusan NU yang bertemu Raja Ibn Saud pada 1928.

Pameran foto dan dokumen Komite Hijaz itu dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Gus Yahya –sapaannya– berkeliling melihat langsung manuskrip-manuskrip kuno itu. Foto dan dokumen tersebut cukup lengkap terkait gambaran perjalanan Komite Hijaz. Dalam foto juga dimuat kapal yang dipakai untuk berlayar. Namanya kapal Plancius yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak.

Kapal yang dinaiki dari Pelabuhan Tanjung Perak transit di Singapura. Di sana, KH Wahab Hasbullah bertemu ulama ahlusunah waljamaah. KH Wahab juga singgah di Johor, Malaysia. Dokumen-dokumen menggambarkan pertemuan KH Wahab dengan sejumlah ulama Madinah hingga bertemu dengan Raja Ibn Saud untuk menyampaikan aspirasi dari organisasi ulama ahlusunah waljamaah.

Dokumen juga menggambarkan kepulangannya melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Dari Jakarta, KH Wahab tidak langsung ke Surabaya. Dia menemui sejumlah ulama untuk menceritakan perjalanannya selama di Arab Saudi. Dari Jakarta, KH Wahab singgah ke Jogjakarta. Lalu, ke Jombang sebelum sampai di Surabaya untuk menggelar rapat resmi di Kantor PBNU, Jalan Bubutan, Surabaya. Saat ini gedung itu berfungsi sebagai kantor PCNU Surabaya.

Gus Yahya menyampaikan, Kiai Wahab adalah ulama yang berpandangan modern. Jalan dakwahnya pun melalui media massa atau surat kabar. Kala itu dia mendirikan surat kabar Soeara Nahdlatul Oelama. Karena itu, jelas Gus Yahya, Kiai Wahab adalah sosok wali peradaban. Sejak muda dia konsen terhadap perubahan-perubahan peradaban besar di dunia. ’’Kiai Wahab Hasbullah adalah ulama peradaban. Ini membuka ingatan kita apa yang diperjuangkan muassis adalah komitmen atas perjuangannya,’’ tegas Gus Yahya.

Momen pameran foto dan dokumen Komite Hijaz itu mengawali Muktamar Internasional Fiqih Peradaban yang digelar hari ini. Gus Yahya menjelaskan bahwa rangkaian peringatan satu abad NU itu bakal dihadiri 79 ulama ahli fikih dunia. Para ulama yang mengonfirmasi hadir berasal dari 40 negara. ’’Yang sudah hadir sekitar 60 ulama dari 79 yang telah konfirmasi hadir,’’ jelasnya.

Muktamar Fiqih Peradaban diharapkan melahirkan diskursus atau wacana tentang peradaban ke depan. Salah satu yang akan dibahas terkait dengan Piagam PBB. Sebab, Piagam PBB memiliki implikasi yang signifikan dalam memengaruhi peradaban dunia. ’’Maka, di usia NU yang mencapai 100 tahun ini bisa membawa perubahan bagi peradaban dunia yang lebih baik,’’ tuturnya.

Terpisah, Guru Besar Ilmu Hukum Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie menuturkan, fikih peradaban yang digagas PBNU mendudukkan hukum Islam untuk kemanusiaan. ’’Ini memberi nilai positif untuk menempatkan fikih sesuai tujuannya. Yakni, kemaslahatan kemanusiaan,’’ ujar Tholabi.

Ketua Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia itu mengatakan, perubahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini cukup dinamis. Perubahan tersebut perlu diikuti dengan cara baca yang baru dalam melihat teks-teks sumber hukum Islam. Menurut dia, dibutuhkan cara baca untuk mendekatkan disparitas antara teks-teks suci dan realitas peradaban saat ini.

Tholabi yang juga dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjelaskan upaya yang perlu dilakukan saat ini. Di antaranya, menggali teks klasik peninggalan para pemikir Islam terdahulu untuk didialogkan dengan realitas saat ini. Tujuannya, mencari titik temu di antara keduanya dan apa perbedaannya. ’’Serta pertimbangan konsekuensi apabila pandangan fukaha tempo dulu diterapkan pada realitas saat ini,’’ kata dia.

Menurut Tholabi, fikih peradaban yang digagas PBNU itu patut direspons positif oleh kalangan sarjana Islam. Khususnya di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Menurut dia, upaya kolaboratif kalangan ulama di pesantren dan sarjana di perguruan tinggi harus dirintis guna menyemai pikiran konstruktif untuk kemaslahatan umat. (mar/wan/c7/oni)

Play sound